<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Limapuluh Kota Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/limapuluh-kota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/limapuluh-kota/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 30 Jul 2026 12:04:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Limapuluh Kota Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/limapuluh-kota/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah</title>
		<link>https://langgam.id/pengasuh-ponpes-ungkap-kondisi-santri-yang-diduga-diintimidasi-saat-beribadah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 12:04:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Beribadah]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Trauma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=254440</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; NAF, santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kabupaten Limapuluh Kota yang diduga mengalami intimidasi saat beribadah mengalami trauma. Kondisi itu berdampak pada kemampuan menghafal Alquran, konsentrasi belajar, hingga kepercayaan remaja 14 tahun tersebut. Pengasuh PBS Ibnu Haromain Harmen Hadi mengatakan, kondisi psikologis NAF belum stabil. Ia masih sering merasa takut dan menangis ketika peristiwa yang dialaminya kembali dibahas. &#8220;Anak ini masih trauma. Mentalnya belum stabil, sering ketakutan dan kehilangan kepercayaan diri,&#8221; kata Harmen kepada Langgam.id, Kamis (30/07/2026). Sebelum peristiwa itu terjadi, Harmen menambahkan, NAF dikenal sebagai santri yang aktif. Ia kerap dipercaya menjadi imam salat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengasuh-ponpes-ungkap-kondisi-santri-yang-diduga-diintimidasi-saat-beribadah/">Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; NAF, santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kabupaten Limapuluh Kota yang diduga mengalami intimidasi saat beribadah mengalami trauma. Kondisi itu berdampak pada kemampuan menghafal Alquran, konsentrasi belajar, hingga kepercayaan remaja 14 tahun tersebut.</p>



<p>Pengasuh PBS Ibnu Haromain Harmen Hadi mengatakan, kondisi psikologis NAF belum stabil. Ia masih sering merasa takut dan menangis ketika peristiwa yang dialaminya kembali dibahas.</p>



<p>&#8220;Anak ini masih trauma. Mentalnya belum stabil, sering ketakutan dan kehilangan kepercayaan diri,&#8221; kata Harmen kepada Langgam.id, Kamis (30/07/2026).</p>



<p>Sebelum peristiwa itu terjadi, Harmen menambahkan, NAF dikenal sebagai santri yang aktif. Ia kerap dipercaya menjadi imam salat di masjid pondok.</p>



<p>Selain itu, NAF turut mengisi jadwal khutbah Jumat,di sejumlah masjid di Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Ia juga merupakan santri tahfiz yang telah menghafal 25 juz Alquran.</p>



<p>Saat ini, ia sedang menyelesaikan hafalan menuju 30 juz dengan bimbingan guru tahfiz di pondok.</p>



<p>&#8220;Guru tahfiznya istri saya. Istri sebut sebelum kejadian, hafalannya sangat baik dan sudah mencapai 25 juz,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Harmen mengungkapkan, setelah dugaan intimidasi terjadi daya ingat NAF mulai menurun. Saat mengikuti pelajaran, ia sering melamun dan tidak lagi seaktif sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Kalau belajar sekarang sering melamun. Fokusnya berkurang, padahal sebelumnya sangat aktif di kelas,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Trauma itu juga terlihat ketika ada pihak yang menanyakan kasus tersebut. Harmen menyebut NAF menangis saat petugas Kementerian Agama datang ke pondok dan membahas peristiwa itu.</p>



<p>&#8220;Bahkan ketika nama terduga pelaku disebut, dia langsung menangis,. Entah diapain sama pelakunya, sampai anak kondisinya seperti sekarang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Perubahan perilaku juga terlihat saat masa libur. Jika sebelumnya NAF selalu pulang ke rumah, dan sudah di rumah ia tidak mau untuk ke pondok, kini memilih tetap tinggal di pondok.</p>



<p>&#8220;Saya selalu melihat NAF tidak pulang ketika hari libur, ketika ditanya jawabannya enggak ada,&#8221; katanya.</p>



<p>Pihak pondok bersama keluarga berencana membawa NAF menjalani pemeriksaan psikologis pada Senin (3/7/2026). Pemeriksaan juga akan melibatkan Dinas Perlindungan Anak sebagai bagian dari pendampingan terhadap korban.<strong> (WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengasuh-ponpes-ungkap-kondisi-santri-yang-diduga-diintimidasi-saat-beribadah/">Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">254440</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat</title>
		<link>https://langgam.id/perlindungan-hukum-bagi-santri-di-tengah-intoleransi-intra-umat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 08:11:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=254391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Muhammad Arif, S.H.I. (Ketua PW Pemuda Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Sumatra Barat Langgam.id &#8211; Peristiwa dugaan intimidasi terhadap santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. Apabila benar terjadi sebagaimana diberitakan, maka peristiwa tersebut bukan hanya menyangkut dugaan tindak pidana terhadap anak, tetapi juga menjadi ujian bagi komitmen negara dalam memberikan perlindungan terhadap hak santri untuk memperoleh pendidikan agama, menjalankan keyakinan, serta mengamalkan tradisi keagamaan tanpa rasa takut dan intimidasi. Santri adalah bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki hak konstitusional. Negara melalui Pasal 28E Undang-Undang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/perlindungan-hukum-bagi-santri-di-tengah-intoleransi-intra-umat/">Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><em>Oleh: Muhammad Arif, S.H.I. (Ketua PW Pemuda Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Sumatra Barat</em></strong></p>



<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Peristiwa dugaan intimidasi terhadap santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa. </p>



<p>Apabila benar terjadi sebagaimana diberitakan, maka peristiwa tersebut bukan hanya menyangkut dugaan tindak pidana terhadap anak, tetapi juga menjadi ujian bagi komitmen negara dalam memberikan perlindungan terhadap hak santri untuk memperoleh pendidikan agama, menjalankan keyakinan, serta mengamalkan tradisi keagamaan tanpa rasa takut dan intimidasi.</p>



<p>Santri adalah bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki hak konstitusional. Negara melalui Pasal 28E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menjamin kebebasan setiap orang untuk memeluk agama dan menjalankan ibadah menurut keyakinannya.</p>



<p>Jaminan tersebut diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang mewajibkan negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua memberikan perlindungan terhadap anak dari segala bentuk kekerasan, ancaman, diskriminasi, maupun tekanan psikologis.</p>



<p>Karena itu, apabila terdapat tindakan intimidasi, ancaman, ataupun kekerasan terhadap santri hanya karena mereka mengamalkan tradisi keagamaan yang diyakininya, maka persoalan tersebut telah bergeser dari sekadar perbedaan pandangan fikih menjadi persoalan hukum yang harus ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum.</p>



<p>Di Minangkabau, amaliah Ahlussunnah wal Jamaah bermazhab Syafi&#8217;i seperti zikir berjamaah, pembacaan Yasin, tahlil, peringatan Maulid Nabi, doa setelah pemakaman, dan berbagai tradisi keagamaan lainnya merupakan praktik yang telah hidup turun-temurun. Tradisi tersebut menjadi bagian dari wajah Islam Minangkabau yang tumbuh seiring falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).</p>



<p>Perbedaan pandangan keagamaan merupakan sesuatu yang dikenal dalam khazanah Islam. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh berubah menjadi tindakan yang merendahkan, mengintimidasi, apalagi menggunakan tekanan terhadap pihak lain. Dakwah yang mengedepankan pelabelan sesat, pembid&#8217;ahan secara provokatif, serta tekanan kepada kelompok lain hanya akan melahirkan konflik sosial yang merusak ukhuwah Islamiyah.</p>



<p>Dalam konteks inilah, perlindungan terhadap santri bukan hanya menjadi tanggung jawab pesantren, tetapi juga tanggung jawab negara. Santri harus memperoleh jaminan rasa aman ketika belajar, beribadah, dan mengamalkan tradisi keagamaannya. Tidak boleh ada anak yang mengalami ketakutan karena mempertahankan keyakinan yang diajarkan oleh guru dan orang tuanya.</p>



<p>Peran aparat penegak hukum menjadi sangat penting. Dugaan intimidasi terhadap anak harus diproses secara profesional, objektif, dan tanpa intervensi. Penegakan hukum bukan dimaksudkan untuk mengkriminalisasi perbedaan pendapat, melainkan memberikan kepastian bahwa tidak ada seorang pun yang dibenarkan menggunakan intimidasi ataupun kekerasan dalam menyampaikan pandangan keagamaannya.</p>



<p>Di sisi lain, lembaga-lembaga keagamaan, khususnya Majelis Ulama Indonesia (MUI), memiliki tanggung jawab moral sebagai pemersatu umat. MUI diharapkan mampu menghadirkan ruang dialog, meredam eskalasi konflik, serta memastikan bahwa perbedaan pandangan fikih tidak berkembang menjadi permusuhan yang mengancam kerukunan masyarakat.</p>



<p>Peristiwa di Kapur IX hendaknya menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat perlindungan terhadap santri dan lembaga pendidikan Islam. Pesantren bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga benteng pembinaan akhlak, penjaga tradisi keilmuan Islam, sekaligus bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.</p>



<p>Bagi keluarga besar Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI), menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah bukan berarti menutup ruang dialog. Sebaliknya, tradisi Tarbiyah mengajarkan dakwah dengan hikmah, argumentasi ilmiah, dan akhlak yang mulia. Namun demikian, sikap santun tidak boleh dimaknai sebagai kelemahan ketika hak-hak santri dan lembaga pendidikan mendapat ancaman.</p>



<p>Oleh sebab itu, setiap dugaan intimidasi terhadap santri harus dikawal hingga memperoleh kepastian hukum. Negara tidak boleh membiarkan munculnya rasa takut di lingkungan pendidikan. Sebab ketika santri tidak lagi merasa aman untuk belajar dan beribadah, sesungguhnya yang sedang dipertaruhkan bukan hanya masa depan pesantren, melainkan juga masa depan kehidupan beragama yang damai dan berkeadaban di Indonesia.</p>



<p>Melindungi santri berarti melindungi hak konstitusional warga negara. Melindungi pesantren berarti menjaga salah satu pilar penting pendidikan, kebudayaan, dan peradaban bangsa.</p>



<p>Wallahu a&#8217;lam bish-shawab.<strong> (***)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/perlindungan-hukum-bagi-santri-di-tengah-intoleransi-intra-umat/">Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">254391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-selidiki-dugaan-intimidasi-santri-saat-beribadah-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 07:33:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=254388</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi mulai menindak lanjuti laporan dugaan intimidasi terhadap seorang santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Korban berinisial NAF (14). Ia diduga mendapatkan intimidasi saat menjalankan ibadah di musala. Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, Iptu M Indra Prakoso, membenarkan laporan yang disampaikan keluarga korban telah diterima penyidik. &#8220;Sudah masuk suratnya dan sedang kami tindak lanjuti,&#8221; kata Indra kepada Langgam.id, kamis (30/07/2026). Ia mengatakan, penyidik bakal melakukan pemeriksaan terhadap pelapor atau orang tua dari korban, termasuk korban serta pihak-pihak terkait. Dijadwalkan, pemeriksaan itu pada Senin, (3/8/2026), karena menyesuaikan dengan izin sekolah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-selidiki-dugaan-intimidasi-santri-saat-beribadah-di-limapuluh-kota/">Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Polisi mulai menindak lanjuti laporan dugaan intimidasi terhadap seorang santri Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain di Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Korban berinisial NAF (14). Ia diduga mendapatkan intimidasi saat menjalankan ibadah di musala.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, Iptu M Indra Prakoso, membenarkan laporan yang disampaikan keluarga korban telah diterima penyidik.</p>



<p>&#8220;Sudah masuk suratnya dan sedang kami tindak lanjuti,&#8221; kata Indra kepada <strong>Langgam.id</strong>, kamis (30/07/2026).</p>



<p>Ia mengatakan, penyidik bakal melakukan pemeriksaan terhadap pelapor atau orang tua dari korban, termasuk korban serta pihak-pihak terkait. Dijadwalkan, pemeriksaan itu pada Senin, (3/8/2026), karena menyesuaikan dengan izin sekolah korban.</p>



<p>&#8220;Terkait pelapor dan pihak terkait adalah anak. Yang bersangkutan bersedia hadir di hari Senin depan karena menyesuaikan izin libur sekolah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Indra menyebutkan, pemeriksaan pada hari tersebut dilakukan karena pelapor dan saksi akan hadir secara bersamaan.</p>



<p>&#8220;Sifatnya saksi dan pelapor datang bersama. Jadi mereka baru bersedia hadir pada hari Senin,&#8221; katanya.</p>



<p>Sebelumnya, korban diduga mendapat tekanan psikis setelah ditegur saat berzikir di Musala Nurul Huda, Jorong Cinta Maju, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.</p>



<p>Keluarga menilai peristiwa tersebut membuat korban mengalami trauma, kehilangan rasa percaya diri, serta takut kembali beribadah sendirian di musala. Polisi kini masih mengumpulkan keterangan dari para pihak untuk mendalami laporan tersebut. <strong>(WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-selidiki-dugaan-intimidasi-santri-saat-beribadah-di-limapuluh-kota/">Polisi Selidiki Dugaan Intimidasi Santri saat Beribadah di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">254388</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum</title>
		<link>https://langgam.id/santri-di-limapuluh-kota-diduga-diintimidasi-saat-beribadah-keluarga-tempuh-jalur-hukum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2026 07:10:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Beribadah]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=254382</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua seorang santri di Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain, melaporkan ke kepolisian dugaan intimidasi dan kekerasan psikis yang dialami anaknya ketika menjalani ibadah.&#160;&#160; Korban diketahui berinisial NAF (14), tinggal di Jorong Cinta Maju, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam kasus ini, ayah korban Zulfantri dan ibunya Petri Mayuza, melaporkan seorang warga berinisial RU. Dari laporan itu, keduanya menduga anak mereka mengalami kekerasan psikis akibat intimidasi saat menjalankan ibadah. Dalam surat laporan yang ditujukan kepada Polres Limapuluh Kota, peristiwa diduga terjadi sejak Mei 2026. Keluarga baru mengetahui dampaknya pada Juni 2026. Dalam</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/santri-di-limapuluh-kota-diduga-diintimidasi-saat-beribadah-keluarga-tempuh-jalur-hukum/">Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Orang tua seorang santri di Pondok Pesantren Berbasis Surau (PBS) Ibnu Haromain, melaporkan ke kepolisian dugaan intimidasi dan kekerasan psikis yang dialami anaknya ketika menjalani ibadah.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Korban diketahui berinisial NAF (14), tinggal di Jorong Cinta Maju, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.</p>



<p>Dalam kasus ini, ayah korban Zulfantri dan ibunya Petri Mayuza, melaporkan seorang warga berinisial RU. Dari laporan itu, keduanya menduga anak mereka mengalami kekerasan psikis akibat intimidasi saat menjalankan ibadah.</p>



<p>Dalam surat laporan yang ditujukan kepada Polres Limapuluh Kota, peristiwa diduga terjadi sejak Mei 2026. Keluarga baru mengetahui dampaknya pada Juni 2026.</p>



<p>Dalam laporan tersebut, korban menjadi imam salat di Musala Nurul Huda saat libur sekolah. Seusai salat berjemaah, korban didatangi terlapor ketika sedang berzikir.</p>



<p>Terlapor diduga menegur korban dan menyebut amalan zikir yang dilakukan merupakan ajaran sesat. Ucapan itu disampaikan di hadapan sejumlah orang sehingga korban merasa malu dan tertekan.</p>



<p>Pada kesempatan lain, terlapor juga diduga kembali menyampaikan pernyataan yang merendahkan guru korban. Kemudian korban meminta penjelasan kepada pengasuh PBS Ibnu Haromain Harmen Hadi, melalui pesan WhatsApp terkait dalil zikir bersama setelah salat.</p>



<p>Harmen memberikan penjelasan beserta dalil yang menjadi dasar amalan tersebut. Penjelasan itu kemudian dikirim korban kepada terlapor, namun kembali ditolak.</p>



<p>Dalam laporannya, keluarga menyebut rangkaian peristiwa tersebut membuat korban mengalami gangguan psikis. Korban disebut juga kehilangan rasa percaya diri, merasa takut, cemas, dan tidak berani lagi pergi ke musala sendirian.</p>



<p>Ibu korban juga mengaku sempat mendatangi terlapor untuk meminta penjelasan. Namun, menurut laporan itu, terlapor hanya menjawab bahwa pelapor tidak memahami persoalan agama.</p>



<p>Pengasuh PBS Ibnu Haromain, Harmen Hadi, membenarkan kejadian tersebut serta keluarga korban telah menempuh jalur hukum. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar santri memperoleh perlindungan hukum.</p>



<p>&#8220;Kami berharap hukum ditegakkan secara adil. Semua pihak dapat mengambil hikmah dan tidak berlaku arogan atau semena-mena,&#8221; kata Harmen, Kamis (30/7/2026).</p>



<p>Ia berharap proses hukum berjalan secara objektif sehingga keluarga korban mendapatkan keadilan.</p>



<p>&#8220;Yang tidak kalah penting, santri kami mendapat perlindungan secara hukum. Keluarganya juga mendapatkan keadilan dan merasa dilindungi oleh hukum,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam laporan tersebut, keluarga turut menyerahkan sejumlah barang bukti berupa tangkapan layar percakapan WhatsApp, keterangan guru, serta sejumlah saksi yang disebut mengetahui langsung peristiwa tersebut.</p>



<p>Sementara itu, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Syaiful Wachid, membenarkan laporan atas dugaan intimidasi tersebut telah diterima kepolisian.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Laporan telah masuk ke Reskrim Limapuluh Kota,&#8221; singkat Syaiful. <strong>(WAN)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/santri-di-limapuluh-kota-diduga-diintimidasi-saat-beribadah-keluarga-tempuh-jalur-hukum/">Santri di Limapuluh Kota Diduga Diintimidasi saat Beribadah, Keluarga Tempuh Jalur Hukum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">254382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS</title>
		<link>https://langgam.id/253306-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=253306</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kecelakaan lalu lintas antara Toyota Avanza dan Pikap Mitsubishi L300 terjadi di Jalan Raya Payakumbuh–Bukittinggi, Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka. Kanit Gakkum Satlantas Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, mengatakan kecelakaan bermula saat pikap yang dikemudikan Dasril (57) melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi. Saat melintasi lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza, yang dikemudikan Doni Mochtar (43). Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza diduga berpindah ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan pikap. &#8220;Avanza</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/253306-2/">Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Kecelakaan lalu lintas antara Toyota Avanza dan Pikap Mitsubishi L300 terjadi di Jalan Raya Payakumbuh–Bukittinggi, Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah Batu Ampa, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 16.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka.</p>



<p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, mengatakan kecelakaan bermula saat pikap yang dikemudikan Dasril (57) melaju dari arah Payakumbuh menuju Bukittinggi.</p>



<p>Saat melintasi lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Avanza, yang dikemudikan Doni Mochtar (43).</p>



<p>Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza diduga berpindah ke jalur kanan hingga bertabrakan dengan pikap.</p>



<p>&#8220;Avanza yang datang dari arah Bukittinggi, diduga berpindah jalur ke kanan sehingga bertabrakan dengan pikap yang datang dari arah berlawanan,&#8221; kata Hardiman.</p>



<p>Akibat benturan itu, pengemudi pikap Dasril, mengalami patah tulang pada kaki kanan. Dua penumpangnya, Randu Abdi Andika (12) dan Restu Three Pandi (14), juga mengalami patah tulang pada kaki kanan.</p>



<p>&#8220;Tiga korban itu telah dibawa Rumah Sakit Dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi untuk mendapatkan perawatan medis,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, pengemudi Toyota Avanza, Doni Mochtar, mengalami memar pada tulang rusuk kanan. Penumpangnya, Fattan Ryuga Alfarezi (9) mengalami benturan dan nyeri pada bagian perut, sedangkan Nafeeza Miyuki Alesha (4) mengalami benturan pada bagian punggung.</p>



<p>&#8220;Enam korban mengalami luka ringan, tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat,&#8221; pungkasnya. <strong>(WAN)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/253306-2/">Kecalakaan Pikap Kontra Minibus di Limapuluh Kota, 3 Orang Dilarikan ke RS</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">253306</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truk Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit</title>
		<link>https://langgam.id/truk-masuk-jurang-di-limapuluh-kota-sopir-dilarikan-ke-rumah-sakit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 16:36:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=252676</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu unit mini truk Toyota Dyna mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Payakumbuh–Lintau, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Kanit Gakkum Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, mengatakan kecelakaan bermula saat mini truk yang dikemudikan Adriyan Eka Prasastra melaju dari arah Lintau menuju Kota Payakumbuh. &#8220;Saat melintasi tikungan ke kiri, kendaraan diduga hilang kendali. Mobil kemudian bergerak ke jalur kanan dan masuk ke jurang yang berada di sisi kanan jalan,&#8221; kata Hardiman, Senin (13/7/2026) malam. Ia mengatakan, akibat kecelakaan itu pengemudi mengalami luka ringan lecet di kaki kanan. Korban</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/truk-masuk-jurang-di-limapuluh-kota-sopir-dilarikan-ke-rumah-sakit/">Truk Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id &#8211; Satu unit mini truk Toyota Dyna mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Payakumbuh–Lintau, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Senin (13/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>Kanit Gakkum Polres Payakumbuh, Aiptu Hardiman, mengatakan kecelakaan bermula saat mini truk yang dikemudikan Adriyan Eka Prasastra melaju dari arah Lintau menuju Kota Payakumbuh.</p>



<p>&#8220;Saat melintasi tikungan ke kiri, kendaraan diduga hilang kendali. Mobil kemudian bergerak ke jalur kanan dan masuk ke jurang yang berada di sisi kanan jalan,&#8221; kata Hardiman, Senin (13/7/2026) malam.</p>



<p>Ia mengatakan, akibat kecelakaan itu pengemudi mengalami luka ringan lecet di kaki kanan. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Adnaan WD Kota Payakumbuh, untuk mendapatkan perawatan medis.</p>



<p>Hardiman menambahkan, tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.</p>



<p>&#8220;Korban luka ringan satu orang, sedangkan korban luka berat, dan meninggal dunia,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain menimbulkan korban luka ringan, kecelakaan itu juga mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp30 juta akibat kerusakan pada kendaraan.</p>



<p>&#8220;Malam ini, petugas sedang melakukan evakuasi mini truk tersebut dengan menggunaka mobil derek,&#8221; ujarnya. (WAN)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/truk-masuk-jurang-di-limapuluh-kota-sopir-dilarikan-ke-rumah-sakit/">Truk Masuk Jurang di Limapuluh Kota, Sopir Dilarikan ke Rumah Sakit</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">252676</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin</title>
		<link>https://langgam.id/kronologi-truk-colt-diesel-masuk-jurang-kelok-sembilan-diduga-hilang-kendali-gegara-jalan-licin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 13:06:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Truk]]></category>
		<category><![CDATA[Kelok Sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=251679</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu unit truk Colt Diesel masuk jurang kawasan flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (4/7/2026) sore. Truk pengangkut perabotan itu diduga hilang kendali setelah melintasi jalan yang licin akibat cuaca hujan. Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur mengatakan, truk tersebut dikemudikan oleh Isra (54), warga Baso, Kabupaten Agam. Saat kejadian, truk melaju dari arah Pekanbaru menuju Kabupaten Limapuluh Kota dengan membawa barang pindahan berupa perabotan rumah tangga yang akan diantarkan ke Tanjung Alam, Agam. BACA JUGA: Truk Cold Diesel Masuk Jurang Kawasan Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Dua Korban Luka-luka &#8220;Setelah dilakukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-truk-colt-diesel-masuk-jurang-kelok-sembilan-diduga-hilang-kendali-gegara-jalan-licin/">Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Satu unit truk Colt Diesel masuk jurang kawasan flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (4/7/2026) sore. Truk pengangkut perabotan itu diduga hilang kendali setelah melintasi jalan yang licin akibat cuaca hujan.</p>



<p>Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur mengatakan, truk tersebut dikemudikan oleh Isra (54), warga Baso, Kabupaten Agam.</p>



<p>Saat kejadian, truk melaju dari arah Pekanbaru menuju Kabupaten Limapuluh Kota dengan membawa barang pindahan berupa perabotan rumah tangga yang akan diantarkan ke Tanjung Alam, Agam.</p>



<p><strong>BACA JUGA:</strong> <em><strong><a href="https://langgam.id/truk-cold-diesel-masuk-jurang-kawasan-kelok-sembilan-limapuluh-kota-dua-korban-luka-luka/" type="link" id="https://langgam.id/truk-cold-diesel-masuk-jurang-kawasan-kelok-sembilan-limapuluh-kota-dua-korban-luka-luka/">Truk Cold Diesel Masuk Jurang Kawasan Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Dua Korban Luka-luka</a></strong></em></p>



<p>&#8220;Setelah dilakukan pendataan, kendaraan mengalami hilang kendali diduga akibat kondisi jalan yang licin setelah hujan mengguyur kawasan tersebut,&#8221; katanya kepada <strong><em>Langgam.id</em></strong>, Sabtu (4/7/2026) malam.</p>



<p>Isra mengalami luka robek di bagian belakang kepala. Saat ini, korban direncanakan menjalani pemeriksaan lanjutan berupa rontgen untuk memastikan kondisi kesehatannya.</p>



<p>Di dalam truk juga terdapat seorang penumpang bernama Aris Munandar (19). Dia merupakan anak pengemudi yang mengalami luka lecet pada pelipis mata dan bibir, serta benturan pada bahu.</p>



<p>&#8220;Kedua korban dievakuasi dalam kondisi sadar,&#8221; katanya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-truk-colt-diesel-masuk-jurang-kelok-sembilan-diduga-hilang-kendali-gegara-jalan-licin/">Kronologi Truk Colt Diesel Masuk Jurang Kelok Sembilan, Diduga Hilang Kendali Gegara Jalan Licin</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">251679</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Truk Cold Diesel Masuk Jurang Kawasan Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Dua Korban Luka-luka</title>
		<link>https://langgam.id/truk-cold-diesel-masuk-jurang-kawasan-kelok-sembilan-limapuluh-kota-dua-korban-luka-luka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2026 12:41:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelok Sembilan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Mobil Masuk Jurang]]></category>
		<category><![CDATA[SAR Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=251673</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu unit truk cold diesel mengalami kecelakaan di kawasan flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (4/7/2026) sore. Mobil bermuatan barang perabotan itu terjun ke jurang sedalam sekitar 40 meter. Beruntung, dua orang yang berada di truk tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Keduanya mengalami luka pada bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis. Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur mengatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut pada pukul 17.46 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. &#8220;Mobil masuk ke jurang dengan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/truk-cold-diesel-masuk-jurang-kawasan-kelok-sembilan-limapuluh-kota-dua-korban-luka-luka/">Truk Cold Diesel Masuk Jurang Kawasan Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Dua Korban Luka-luka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Satu unit truk cold diesel mengalami kecelakaan di kawasan flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (4/7/2026) sore. Mobil bermuatan barang perabotan itu terjun ke jurang sedalam sekitar 40 meter.</p>



<p>Beruntung, dua orang yang berada di truk tersebut berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Keduanya mengalami luka pada bagian kepala dan langsung dilarikan ke RSUD Adnaan WD Payakumbuh untuk mendapatkan penanganan medis.</p>



<p>Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Roni Nur mengatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut pada pukul 17.46 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, insiden terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.</p>



<p>&#8220;Mobil masuk ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 40 meter di kawasan flyover Kelok Sembilan,&#8221; kata Roni Nur kepada Langgam.id.</p>



<p>Sementara itu, identitas kedua korban masih dalam proses pendataan karena setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit.</p>



<p>&#8220;Saat ini masih melakukan pendataan. Sebanyak lima personel rescuer diberangkatkan menuju lokasi kejadian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam operasi penyelamatan tersebut, Tim SAR mengerahkan satu unit truk personel, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi untuk mendukung proses evakuasi korban dari dasar jurang.</p>



<p>Hingga berita ini ditulis, penyebab kecelakaan masih belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan terhadap identitas korban serta menghimpun informasi terkait kronologi lengkap kejadian. <strong>(ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/truk-cold-diesel-masuk-jurang-kawasan-kelok-sembilan-limapuluh-kota-dua-korban-luka-luka/">Truk Cold Diesel Masuk Jurang Kawasan Kelok Sembilan Limapuluh Kota, Dua Korban Luka-luka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">251673</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kronologi Remaja Perempuan Ditemukan Meninggal Diduga Bunuh Diri di Limapuluh Kota</title>
		<link>https://langgam.id/kronologi-remaja-perempuan-ditemukan-meninggal-diduga-bunuh-diri-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 05:36:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250567</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergantung di dalam kamar yang dijadikan gudang di Jorong Galo Gandang, Kelurahan Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (23/6/2026).  Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sekitar pukul 06.00 WIB.&#160; Korban tinggal bersama kakek dan neneknya di tempat kejadian perkara (TKP). Diketahui, korban tidak lagi sekolah.&#160;&#160; &#8220;Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di kamar belakang rumah menggunakan kain gorden. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saudaranya,&#8221; kata Bambang, Selasa (23/6/2026).&#160; Dari keterangan saudara korban bernama Naura, ia</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-remaja-perempuan-ditemukan-meninggal-diduga-bunuh-diri-di-limapuluh-kota/">Kronologi Remaja Perempuan Ditemukan Meninggal Diduga Bunuh Diri di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tergantung di dalam kamar yang dijadikan gudang di Jorong Galo Gandang, Kelurahan Andaleh, Kecamatan Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (23/6/2026). </p>



<p>Kapolsek Luhak, Iptu Bambang Irawan, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sekitar pukul 06.00 WIB.&nbsp;</p>



<p>Korban tinggal bersama kakek dan neneknya di tempat kejadian perkara (TKP). Diketahui, korban tidak lagi sekolah.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di kamar belakang rumah menggunakan kain gorden. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh saudaranya,&#8221; kata Bambang, Selasa (23/6/2026).&nbsp;</p>



<p>Dari keterangan saudara korban bernama Naura, ia sempat tidur bersama dalam satu kamar dengan korban. Ketika terbangun sekitar pukul 03.00 WIB, lalu melihat korban tidak berada di sampingnya.&nbsp;</p>



<p>Saat itu, Naura tidak menaruh curiga dan kembali tidur. Kemudian sekitar pukul 06.00 WIB, ia kembali terbangun dan keluar dari kamar. Saat melintas di dekat kamar belakang, saksi melihat bayangan seseorang tergantung di dalam ruangan tersebut.&nbsp;</p>



<p>Saksi kemudian memanggil ayah korban untuk memeriksa kondisi tersebut.</p>



<p>&#8220;Setelah dicek ke dalam kamar, korban ditemukan sudah dalam keadaan tergantung. Selanjutnya keluarga melaporkan kejadian itu kepada perangkat nagari dan diteruskan ke pihak kepolisian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi bersama petugas medis untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.</p>



<p>&#8220;Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan keluarga tidak lakukan autopsi,&#8221; ujarnya. <strong>(WAN)</strong> </p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kronologi-remaja-perempuan-ditemukan-meninggal-diduga-bunuh-diri-di-limapuluh-kota/">Kronologi Remaja Perempuan Ditemukan Meninggal Diduga Bunuh Diri di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250567</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Remaja Perempuan Diduga Bunuh Diri, Ditemukan Tergantung dalam Gudang di Limapuluh Kota </title>
		<link>https://langgam.id/remaja-perempuan-diduga-bunuh-diri-ditemukan-tergantung-dalam-gudang-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 04:10:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gantung Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=250544</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun ditemukan meninggal di Nagari Andaleh, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (23/6/2026).  Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah kamar yang dijadikan gudang. Kasus ini masih didalami Polsek Luhak.&#160;&#160; &#8220;Kami masih meminta keterangan sejumlah saki. Posisi tergantung, dugaan bunuh diri,&#8221; ujar Kanit Reskrim Polsek Luhak, Aipda Efri dihubungi Langgam.id, Selasa (23/6/2026).  Ia mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya luka dari tindakan kekerasa di tubuh korban.&#160;&#160; &#8220;Keterangan dokter awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,&#8221; kata dia sembari menyebutkan korba remaja putus sekolah.&#160;&#160; Belum diketahui motif dugaan bunuh diri</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-perempuan-diduga-bunuh-diri-ditemukan-tergantung-dalam-gudang-di-limapuluh-kota/">Remaja Perempuan Diduga Bunuh Diri, Ditemukan Tergantung dalam Gudang di Limapuluh Kota </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang remaja perempuan berusia 17 tahun ditemukan meninggal di Nagari Andaleh, Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (23/6/2026). </p>



<p>Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah kamar yang dijadikan gudang. Kasus ini masih didalami Polsek Luhak.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kami masih meminta keterangan sejumlah saki. Posisi tergantung, dugaan bunuh diri,&#8221; ujar Kanit Reskrim Polsek Luhak, Aipda Efri dihubungi <strong>Langgam.id</strong>, Selasa (23/6/2026). </p>



<p>Ia mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya luka dari tindakan kekerasa di tubuh korban.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Keterangan dokter awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,&#8221; kata dia sembari menyebutkan korba remaja putus sekolah.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Belum diketahui motif dugaan bunuh diri tersebut. Polisi juga tidak menemukan adanya wasiat yang ditinggalkan korban.  Penyelidikan masih dilakukan. <strong>(WAN) </strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/remaja-perempuan-diduga-bunuh-diri-ditemukan-tergantung-dalam-gudang-di-limapuluh-kota/">Remaja Perempuan Diduga Bunuh Diri, Ditemukan Tergantung dalam Gudang di Limapuluh Kota </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">250544</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/94 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-10 21:53:31 by W3 Total Cache
-->