<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Liga Champions 2020 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/liga-champions-2020/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/liga-champions-2020/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2020 21:46:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Liga Champions 2020 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/liga-champions-2020/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tekuk PSG, Bayern Munchen Juara Liga Champions 2020</title>
		<link>https://langgam.id/tekuk-psg-bayern-munchen-juara-liga-champions-2020/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2020 21:44:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions 2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=58285</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gol semata watang Kingsley Coman ke gawang PSG di menit 59, cukup bagi Bayern Munchen membawa pulang Si Kuping Besar ke tanah Bavaria. Gelar Liga Champions 2020 juga menjadi ke 6 bagi Munchen, menyamai torehan Liverpool. Jalannya laga sebetulnya berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim saling jual beli serangan. Penampilan cemerlang kedua kiper; Manuer Neuer di pihak Munchen dan Kelor Navas di PSG, menampak debar jalannya laga. Penyelamatan kedua penjaga gawang senior ini cukup banyak, dan seringkali bikin frustasi para striker masing-masing tim. Namun semuanya berubah tatkala di menit 59 Coman memecah kebuntuan bagi Munchen. Serangan gencar gelandang Munchen</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tekuk-psg-bayern-munchen-juara-liga-champions-2020/">Tekuk PSG, Bayern Munchen Juara Liga Champions 2020</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; </strong>Gol semata watang Kingsley Coman ke gawang PSG di menit 59, cukup bagi Bayern Munchen membawa pulang Si Kuping Besar ke tanah Bavaria. Gelar Liga Champions 2020 juga menjadi ke 6 bagi Munchen, menyamai torehan Liverpool.</p>
<p>Jalannya laga sebetulnya berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim saling jual beli serangan. Penampilan cemerlang kedua kiper; Manuer Neuer di pihak Munchen dan Kelor Navas di PSG, menampak debar jalannya laga.</p>
<p>Penyelamatan kedua penjaga gawang senior ini cukup banyak, dan seringkali bikin frustasi para striker masing-masing tim.</p>
<p>Namun semuanya berubah tatkala di menit 59 Coman memecah kebuntuan bagi Munchen. Serangan gencar gelandang Munchen di kitaran menit tersebut, disapu pemain belakang PSG. Namun sapuan itu berlabuh di kaki Joshua Kimmich yang berada di gerbang gelanggang pertahanan PSG.</p>
<p>Kimmich dengan cerdik melihat pergerakan Coman di sisi kanan gawang PSG. Ia melambungkan bola ke tiang jauh. Ia tanpa pengawalan menyundul bola ke sisi kiri dalam gawang Navas. Gol pun tercipta.</p>
<p>Setelah itu, PSG berusaha mengejar ketertinggalan. Mengganti beberapa pemain. Sisi lain Munchen pun mengganti sejumlah pemain. Munchen hingga akhir laga terus menjaga keseimbangan. Sementara PSG gagal membalas gol Coman.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><a href="https://langgam.id/tornado-munchen-sapu-barcelona/"><strong>Tornado Munchen Sapu Barcelona</strong></a></p>
<p>Gol yang dibuat Coman, menjadikan ia pria Prancis pertama yang mencetak gol kemenangan di final Liga Champions sejak Zinedine Zidane pada 2002.</p>
<p>Prestasi Munchen ini sudah banyak diprediksi banyak pengamat, sebab Munchen begitu digdaya dalam perjalanan ke final. Membantai Chelsea dengan akumulasi skor 7-1, membuat malu Barcelona dengan skor 8-2, dan terakhir memberi pelajaran bagi Lion 3-0.</p>
<p>Selepas pertandingan, Kimmich, seperti banyak pemain dan jajaran pelatih Munchen, menangis karena gembira. Untuk seorang pemain yang tak tergantikan di bek sayap kanan Munchen, ini adalah momen yang luar biasa.</p>
<p>Lewandowski pun demikian. Ia mengobati kegagalan merengkuh gelar Liga Champions bersama Borussia Dortmund. Pemain tim nasional Polandia ini juga meraih top skor dengan koleksi 15 gol.</p>
<p>Tentang PSG, menarik mengutip kontributor UEFA <em>Chris Burke, &#8221;</em>Kekalahan ini kekecewaan pahit bagi tim Paris yang merayakan ulang tahun ke-50 mereka, tetapi pada akhirnya klub dapat bangga dengan perjalanan mereka ke final dan mengambil langkah besar ke depan di panggung Eropa. Pasukan Thomas Tuchel bersalah karena kehilangan peluang mereka di babak pertama dan kehabisan solusi saat Bayern memperketat laga setelah jeda..&#8217; <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tekuk-psg-bayern-munchen-juara-liga-champions-2020/">Tekuk PSG, Bayern Munchen Juara Liga Champions 2020</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">58285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tornado Munchen Sapu Barcelona</title>
		<link>https://langgam.id/tornado-munchen-sapu-barcelona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2020 21:57:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Liga Champions 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Sepak Bola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=56248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemain dan pendukung setia Barcelona mungkin menangis pijar, dan segera ingin melupakan malam pahit di Lisbon, Partugal, Sabtu (15/8). Berlaga di gelanggang netral, Estádio do Sport Lisboa e Benfica &#8211; Lisbon, mereka digebuk Bayern Munchen dengan angka yang sungguh memalukan; 2-8. Selisih setengah lusin skor akhir pertandingan Perempat final Liga Champions 2020 itu, tentu saja membuat banyak orang tercengang. Sebab secara kekuatan kedua tim berimbang, dan sama-sama menyandang klub raksasa Eropa. Barcelona klub elite dari Spanyol, sementara Munchen harga diri Jerman di pentas Eropa. Menggambarkan kekalahan telak Barcelona ini, mungkin menarik meminjam kutipan komentator Sky yang dicuplik dari situs resmi UEFA..  &#8220;Sebuah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tornado-munchen-sapu-barcelona/">Tornado Munchen Sapu Barcelona</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemain dan pendukung setia Barcelona mungkin menangis pijar, dan segera ingin melupakan malam pahit di Lisbon, Partugal, Sabtu (15/8). Berlaga di gelanggang netral, <span class="match-location_stadium">Estádio do Sport Lisboa e Benfica</span> &#8211; <span class="match-location_venue">Lisbon,</span> mereka digebuk Bayern Munchen dengan angka yang sungguh memalukan; 2-8.</p>
<p>Selisih setengah lusin skor akhir pertandingan Perempat final Liga Champions 2020 itu, tentu saja membuat banyak orang tercengang. Sebab secara kekuatan kedua tim berimbang, dan sama-sama menyandang klub raksasa Eropa. Barcelona klub elite dari Spanyol, sementara Munchen harga diri Jerman di pentas Eropa.</p>
<p>Menggambarkan kekalahan telak Barcelona ini, mungkin menarik meminjam kutipan komentator <em>Sky</em> yang dicuplik dari situs resmi <a href="https://www.uefa.com/uefachampionsleague/match/2030146--barcelona-vs-bayern/">UEFA</a>..  &#8220;Sebuah tornado menyapu Barcelona,&#8221;&#8230;</p>
<p>Enrique Setién Solar alias Quique Setien, <em>entrenador</em> Barcelona, tak bisa berbuat banyak, tatkala formasi yang dirancangnya sulit berkembang, menghadapi agresifnya para pemain Munchen.</p>
<p>Di sini Hans-Dieter &#8220;Hansi&#8221; Flick, sang pelatih Munchen, lebih cerdik, dan pemainnya cerdas menjalankan di lapangan. Dalam pertemuan dua klub yang dijagokan menggondol Si Kuping Besar tahun ini, mungkin jempol pantas dilayangkan kepada Thomas Muller.</p>
<p>Ia yang mungkin membuat pemain Barcelona grogi sepanjang laga, setelah menyarangkan gol cepat di menit 4. Meski gol bunuh diri David Alaba selang 3 menit kemudian meluarkan kegembiraan di tubuh pemain Barcelona, tapi akhirnya sia-sia. Kita tak mendapati laga berjalan seimbang, dan enak ditonton.</p>
<p>Suguhan salah tingkah pemain Barcelona lazim dijumpai sepanjang laga.</p>
<p>Menit 63 misalnya, Alphonso Davies dengan mudah menggelabui Nelson Semedo di sisi kanan gawang Barcelona, lalu mengarak bola ke jantung pertahanan Barcelona, hingga sedikit operan ke Joshua Kimmich. Gol pun tercipta dari proses yang sulit dipahami mengapa begitu mudahnya Davies mengubrak-abrik lini belakang Barcelona.</p>
<p>Di laga ini, Philippe Coutinho juga menegaskan Barca telah melakukan kesalahan besar meminggirkan bakatnya, dan memilih meminjamkan ke Munchen. Playmaker tim nasional Brazil yang masuk sebagai pengganti Ivan Perisic di menit 64, justru menjadi lakon utama penggebuk <em>Los Cules. </em></p>
<p>Coutinho menunjukkan lakonnya di 10 menit akhir pertandingan. Ia menyarangkan 2 gol di menit 85 dan 89, serta memberi umpan manja kepada Robert Lewandowski yang mencatatkan nama di papan skor pada menit 82.</p>
<p>Gol lain <em>Die Roten </em>disumbangkan oleh Perisic menit 22, Serge Gnabry menit 28, Muller menit 31. Sementara satu gol tambahan Barca disarangkan oleh Luis Suarez pada menit 57.</p>
<p>Seorang suporter Barcelona, Graham Hunter, cukup lapang menerima kekalahan menyesakkan ini. Ia menilai era kejayaan sebuah klub itu ada batasnya. Termasuk juga soal kedigdayaan Barcelona di era kekinian dengan pakem <em>tiki taka.</em></p>
<p>&#8220;Kita semua telah melihat era besar berakhir. Saya telah melaporkan ketika sepertinya AC Milan tidak akan pernah kalah dalam pertandingan, ketika Juve mencapai final demi final, ketika Bayern dan Manchester United memenangkan <em>trebles</em>. Tapi apa yang Anda harapkan, menurut saya, adalah era itu berakhir dengan raungan, semua tangan di geladak dan menderu melawan waktu. Tidak yakin bagaimana akhir zaman ini akan diingat?.</p>
<p>Ia lalu mengungkapkan&#8230; &#8220;Oke, saya pikir mereka yang mengikuti Barcelona diperbolehkan untuk mencengkeram sebanyak mungkin! Terakhir kali Barcelona tersingkir dari Eropa oleh tim megah dari Bavaria itu adalah saat Munchen dilatih Jupp Heynckes. Mereka mencetak tujuh gol tanpa ada balasan Barceloan. Kali ini, setidaknya, Blaugrana mencetak gol.</p>
<p>Pertandingan Barcelona &#8211; Munchen dipimpin oleh wasit asal Slovenia, Damir Skomina. Kemenangan telak Munchen atas Barcelona, mengantarkan klub Bavaria itu ke fase semi final.</p>
<p>Di semi final, Munchen akan menanti pemenang antara Manchester City dengan Lyon, untuk sebuah perjalanan menuju <em>treble </em> di musim pandemi ini.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tornado-munchen-sapu-barcelona/">Tornado Munchen Sapu Barcelona</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">56248</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/48 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-06 06:16:42 by W3 Total Cache
-->