<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita KKN Unand Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kkn-unand/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kkn-unand/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Feb 2026 00:53:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita KKN Unand Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kkn-unand/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Mahasiswa KKN FH UNAND Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Ampek Koto Palembayan</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-fh-unand-sosialisasikan-pendaftaran-tanah-ulayat-di-ampek-koto-palembayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 23:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243597</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Tanah ulayat bagi masyarakat Minangkabau bukan sekadar aset ekonomi, melainkan penanda identitas dan martabat kaum yang diwariskan turun-temurun. Namun, di tengah meningkatnya nilai tanah dan arus modernisasi, banyak tanah ulayat belum memiliki legalitas formal sehingga rawan memicu sengketa, baik antar-kaum, dengan pihak swasta, maupun dengan negara. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler I Tahun 2026 Fakultas Hukum Universitas Andalas menggelar sosialisasi bertajuk Sosialisasi Hukum tentang Pentingnya Pendaftaran Tanah Ulayat, Kamis (5/2/2026), di Masjid Taqwa, Jorong Piladang, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Kegiatan yang diinisiasi Ichlas Assabry, Fanny Andela Putri, dan Ramadhani Putra</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-fh-unand-sosialisasikan-pendaftaran-tanah-ulayat-di-ampek-koto-palembayan/">Mahasiswa KKN FH UNAND Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Ampek Koto Palembayan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Tanah ulayat bagi masyarakat Minangkabau bukan sekadar aset ekonomi, melainkan penanda identitas dan martabat kaum yang diwariskan turun-temurun. Namun, di tengah meningkatnya nilai tanah dan arus modernisasi, banyak tanah ulayat belum memiliki legalitas formal sehingga rawan memicu sengketa, baik antar-kaum, dengan pihak swasta, maupun dengan negara.</p>



<p>Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler I Tahun 2026 Fakultas Hukum Universitas Andalas menggelar sosialisasi bertajuk Sosialisasi Hukum tentang Pentingnya Pendaftaran Tanah Ulayat, Kamis (5/2/2026), di Masjid Taqwa, Jorong Piladang, Nagari Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.</p>



<p>Kegiatan yang diinisiasi Ichlas Assabry, Fanny Andela Putri, dan Ramadhani Putra itu dihadiri perangkat nagari, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta tokoh masyarakat setempat. Diskusi berlangsung interaktif, terutama ketika membahas kekhawatiran sebagian masyarakat adat terhadap proses pendaftaran tanah ulayat.</p>



<p>Dalam pemaparannya, Dr Anton Rosari menjelaskan bahwa negara mengakui keberadaan tanah ulayat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Ia merujuk Pasal 3 yang menegaskan pengakuan terhadap hak ulayat dan hak serupa dari masyarakat hukum adat sepanjang masih ada dalam kenyataannya.</p>



<p>Menurut Anton, pengakuan tersebut diperkuat dengan terbitnya Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Administrasi Pertanahan dan Pendaftaran Tanah Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat. Regulasi ini dinilai menjadi terobosan karena memberikan mekanisme lebih jelas dalam pencatatan dan perlindungan hak komunal.</p>



<p>Senada dengan itu, Prof Khairani menambahkan bahwa di tingkat daerah, perlindungan tanah ulayat juga diperkuat melalui Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 7 Tahun 2023 tentang Tanah Ulayat. Aturan tersebut menjadi payung hukum lokal dalam menjaga eksistensi tanah ulayat agar tidak beralih fungsi secara sewenang-wenang.</p>



<p>Salah satu isu yang mencuat dalam diskusi adalah kekhawatiran bahwa sertifikasi akan mengubah status tanah ulayat menjadi hak milik perseorangan yang mudah diperjualbelikan. Kekhawatiran ini, menurut para mahasiswa, muncul karena kurangnya informasi mengenai skema pendaftaran yang diatur dalam regulasi terbaru.</p>



<p>Fanny Andela Putri menjelaskan bahwa pendaftaran tanah ulayat justru bertujuan mempertegas statusnya sebagai hak komunal. Dalam sertifikat yang diterbitkan, subjek hak dicatat atas nama kaum atau suku, bukan individu. Dengan demikian, setiap tindakan hukum atas tanah tersebut tetap memerlukan persetujuan bersama.</p>



<p>Ia menambahkan, legalitas formal dapat menutup celah bagi oknum yang berupaya mengalihkan tanah tanpa persetujuan kaum. “Hukum negara tidak menghapus hukum adat, tetapi memberikan perlindungan tambahan agar hak komunal tetap terjaga,” ujarnya.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap tumbuh kesadaran hukum di tengah masyarakat Jorong Piladang untuk mulai menginventarisasi tanah ulayat yang ada. Langkah tersebut dinilai penting sebagai tahap awal sebelum proses pendaftaran dilakukan sesuai prosedur.</p>



<p>Bagi masyarakat Minangkabau, menjaga tanah ulayat berarti menjaga keberlanjutan identitas dan kehidupan generasi mendatang. Upaya kolaboratif antara perguruan tinggi dan masyarakat adat ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan posisi tanah ulayat di tengah tantangan zaman. <strong><em>(Ichlas Assabry)</em></strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-fh-unand-sosialisasikan-pendaftaran-tanah-ulayat-di-ampek-koto-palembayan/">Mahasiswa KKN FH UNAND Sosialisasikan Pendaftaran Tanah Ulayat di Ampek Koto Palembayan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243597</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang</title>
		<link>https://langgam.id/kkn-kebencanaan-universitas-andalas-dukung-pkm-mnm-untuk-tanggap-darurat-bencana-di-kota-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 07:51:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=242358</guid>

					<description><![CDATA[<p>Palanya langgam &#8211; Universitas Andalas melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan turut mendukung Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM) Batch II yang secara khusus difokuskan pada Tanggap Darurat Bencana. Program ini resmi dilepas pada 5 Desember 2025 dan dilaksanakan di 16 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Kota Padang. Hingga saat ini, kegiatan KKN Kebencanaan tersebut masih terus berlangsung. Pelepasan mahasiswa KKN Kebencanaan dilakukan melalui apel bersama dan pembentukan Posko KKN Kebencanaan Universitas Andalas sebagai pusat koordinasi kegiatan lapangan. Posko ini berfungsi sebagai sarana pengendalian program, pusat informasi kebencanaan, serta tempat koordinasi antara mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, pemerintah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kkn-kebencanaan-universitas-andalas-dukung-pkm-mnm-untuk-tanggap-darurat-bencana-di-kota-padang/">KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Palanya langgam &#8211; Universitas Andalas melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebencanaan turut mendukung Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM) Batch II yang secara khusus difokuskan pada Tanggap Darurat Bencana. Program ini resmi dilepas pada 5 Desember 2025 dan dilaksanakan di 16 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Kota Padang. Hingga saat ini, kegiatan KKN Kebencanaan tersebut masih terus berlangsung.</p>



<p>Pelepasan mahasiswa KKN Kebencanaan dilakukan melalui apel bersama dan pembentukan Posko KKN Kebencanaan Universitas Andalas sebagai pusat koordinasi kegiatan lapangan. Posko ini berfungsi sebagai sarana pengendalian program, pusat informasi kebencanaan, serta tempat koordinasi antara mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, pemerintah setempat, dan masyarakat. Melalui posko tersebut, seluruh rangkaian kegiatan KKN Kebencanaan dijalankan secara terarah dan terintegrasi dengan program PKM-MNM Batch II.</p>



<p>Sebagai bagian dari PKM-MNM Batch II khusus tanggap darurat bencana, kegiatan KKN Kebencanaan difokuskan pada upaya mitigasi, respons cepat, dan pendampingan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya kekeringan dan bencana hidrometeorologi. Mahasiswa KKN Kebencanaan langsung terjun ke lapangan untuk melakukan identifikasi permasalahan, pemetaan wilayah rawan bencana, serta penentuan kebutuhan prioritas masyarakat.</p>



<p>Salah satu bentuk kegiatan utama yang dilaksanakan adalah penyediaan dan pemasangan tandon air bersih di lingkungan permukiman warga. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat selama musim kemarau. Keberadaan tandon air tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih sekaligus mengurangi risiko kesehatan akibat krisis air.</p>



<p>Selain itu, mahasiswa KKN Kebencanaan juga melakukan pendataan kebencanaan sebagai bagian penting dari program tanggap darurat. Pendataan dilakukan melalui survei langsung ke rumah tangga terdampak untuk menghimpun informasi terkait kondisi sosial ekonomi, tingkat dampak bencana, serta kebutuhan mendesak masyarakat. </p>



<p>Data yang diperoleh menjadi dasar penyusunan rekomendasi dan rencana tindak lanjut bagi pemerintah nagari dan pihak terkait dalam penanganan bencana.<br>Kegiatan pendataan ini tidak hanya berfungsi sebagai pengumpulan data, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya informasi kebencanaan yang akurat.</p>



<p>Mahasiswa turut memberikan pemahaman bahwa data yang valid sangat dibutuhkan untuk mendukung penyaluran bantuan yang tepat sasaran serta perencanaan mitigasi bencana di masa mendatang.</p>



<p>Di sisi lain, mahasiswa KKN Kebencanaan juga aktif melaksanakan edukasi dan sosialisasi kebencanaan kepada masyarakat. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan dan penghematan air bersih, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat dalam kondisi darurat.</p>



<p>Pendekatan partisipatif diterapkan agar masyarakat dapat terlibat secara aktif dan berkelanjutan.</p>



<p>Seluruh kegiatan KKN Kebencanaan dalam kerangka PKM-MNM Batch II ini dilaksanakan dengan pendampingan dosen pembimbing lapangan dan dukungan pemerintah setempat. </p>



<p>Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan nagari terhadap bencana.</p>



<p>Melalui pelaksanaan KKN Kebencanaan yang terintegrasi dengan Program Kemitraan Masyarakat Membantu Nagari Membangun (PKM-MNM) Batch II Khusus Tanggap Darurat Bencana, Universitas Andalas menegaskan perannya sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah daerah.</p>



<p>Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nagari yang tangguh terhadap bencana. (*/)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kkn-kebencanaan-universitas-andalas-dukung-pkm-mnm-untuk-tanggap-darurat-bencana-di-kota-padang/">KKN Kebencanaan Universitas Andalas Dukung PKM-MNM untuk Tanggap Darurat Bencana di Kota Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242358</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari</title>
		<link>https://langgam.id/lokakarya-kkn-nagari-parambahan-2026-periode-i-mahasiswa-paparkan-program-kerja-berbasis-kebutuhan-nagari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 02:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[KKN]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241556</guid>

					<description><![CDATA[<p>PalantaLanggam &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 Periode I menggelar Lokakarya Pemaparan dan Pengenalan Program Kerja di Kantor Wali Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sekaligus forum resmi penyampaian rencana program kerja yang akan dijalankan selama masa KKN di nagari tersebut. Lokakarya ini dihadiri oleh Wali Nagari Parambahan, Yatrinaldi, Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Eldi Basmen, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) Parambahan yang diwakili Sekretaris KAN, Efridal Bahri. Hadir pula berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, kelompok tani, ibu-ibu PKK, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lokakarya-kkn-nagari-parambahan-2026-periode-i-mahasiswa-paparkan-program-kerja-berbasis-kebutuhan-nagari/">Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PalantaLanggam &#8211;</strong> Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 Periode I menggelar Lokakarya Pemaparan dan Pengenalan Program Kerja di Kantor Wali Nagari Parambahan, Kecamatan Bukit Sundi. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sekaligus forum resmi penyampaian rencana program kerja yang akan dijalankan selama masa KKN di nagari tersebut.</p>



<p>Lokakarya ini dihadiri oleh Wali Nagari Parambahan, Yatrinaldi, Ketua Badan Permusyawaratan Nagari (BPN) Eldi Basmen, serta Kerapatan Adat Nagari (KAN) Parambahan yang diwakili Sekretaris KAN, Efridal Bahri. Hadir pula berbagai unsur masyarakat, seperti tokoh masyarakat, Bundo Kanduang, kelompok tani, ibu-ibu PKK, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Rahmi Awalina, S.TP., M.P.</p>



<p>Kegiatan lokakarya bertujuan memperkenalkan mahasiswa KKN kepada masyarakat sekaligus memaparkan secara rinci program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi awal, potensi nagari, serta kebutuhan riil masyarakat Nagari Parambahan. Forum ini juga menjadi ruang diskusi dan penyelarasan program agar sejalan dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan nagari.</p>



<p>Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa program kerja dirancang secara terstruktur dan terintegrasi ke dalam beberapa bidang utama, meliputi bidang pertanian dan peternakan, tata kelola wilayah dan pemetaan, kebudayaan, kesehatan, hukum, sosial dan pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>



<p>Pada bidang pertanian dan peternakan, mahasiswa merancang program pendampingan kelompok tani serta edukasi pemanfaatan potensi lokal untuk mendukung peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan masyarakat. Sementara itu, pada bidang tata kelola wilayah dan pemetaan, mahasiswa memaparkan rencana pemetaan wilayah nagari sebagai dasar perencanaan pembangunan yang lebih sistematis dan berbasis data.</p>



<p>Di bidang kebudayaan, mahasiswa KKN berencana melakukan penguatan nilai-nilai adat dan budaya lokal melalui kegiatan edukatif dan pelibatan generasi muda sebagai upaya pelestarian identitas budaya Nagari Parambahan. Adapun pada bidang kesehatan, fokus program diarahkan pada edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pendampingan Posyandu, serta edukasi kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.</p>



<p>Wali Nagari Parambahan, Yatrinaldi, dalam sambutannya menegaskan bahwa stunting masih menjadi persoalan serius yang memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak.</p>



<p>“Dari tahun 2023 ke 2024 angka stunting menurun, dan pada tahun 2025 kita bangkit lagi. Dari lima nagari di Kecamatan Bukit Sundi, Nagari Parambahan berada di peringkat ketiga. Harapan kami, ke depan Nagari Parambahan tidak lagi termasuk nagari terdampak stunting,” ujarnya.</p>



<p>Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah nagari telah melakukan berbagai upaya, termasuk pengalokasian dana desa dan penguatan layanan kesehatan masyarakat.</p>



<p>“Dari nagari kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Salah satu dana desa diarahkan untuk pengurangan dan pencegahan stunting sesuai arahan pemerintah pusat. Nagari Parambahan juga termasuk nagari yang lengkap alat Posyandunya, lebih dari 60 unit sesuai data Dinas Kesehatan. Sosialisasi terus kami lakukan, bahkan sampai kewalahan,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Yatrinaldi berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi mitra strategis pemerintah nagari dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi program dan edukasi masyarakat.</p>



<p>Selain itu, pada bidang hukum, mahasiswa KKN merancang kegiatan sosialisasi hukum dan literasi digital, termasuk pencegahan perundungan (bullying) dan bahaya judi online, guna meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, khususnya generasi muda. Pada bidang sosial dan pengembangan sumber daya manusia, mahasiswa memaparkan program peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan public speaking, pengembangan kreativitas, serta penguatan peran masyarakat dalam pembangunan nagari.</p>



<p>Sementara itu, pada bidang UMKM, mahasiswa KKN menyiapkan program pendampingan bagi pelaku usaha lokal melalui penguatan strategi pemasaran, branding produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing UMKM Nagari Parambahan.</p>



<p>Wali Nagari Parambahan menyampaikan apresiasi atas program kerja yang telah disusun mahasiswa KKN dan berharap seluruh program dapat dilaksanakan dengan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>



<p>Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Rahmi Awalina, S.TP., M.P., turut menegaskan pentingnya sinergi antara mahasiswa, pemerintah nagari, dan masyarakat agar pelaksanaan program KKN berjalan efektif dan berkelanjutan.</p>



<p>Melalui lokakarya ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang kuat antara mahasiswa KKN, pemerintah nagari, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat. Lokakarya ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan program KKN Tahun 2026 Periode I dapat berjalan dengan baik dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Nagari Parambahan. </p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lokakarya-kkn-nagari-parambahan-2026-periode-i-mahasiswa-paparkan-program-kerja-berbasis-kebutuhan-nagari/">Lokakarya KKN Nagari Parambahan 2026 Periode I: Mahasiswa Paparkan Program Kerja Berbasis Kebutuhan Nagari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241556</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-hidupkan-kreativitas-warga-nagari-situjuah-banda-dalam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 02:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=240473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) di Nagari Situjuah Banda Dalam membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Melalui program inovatif bertajuk Daur Kreasi, mahasiswa KKN berhasil mengajak warga mengolah sampah plastik menjadi berbagai produk kerajinan bernilai seni dan ekonomi. Nagari Situjuah Banda Dalam merupakan salah satu dari lima nagari di Kecamatan Situjuah Limo Nagari dengan luas wilayah sekitar 12.518 hektare. Nagari ini berbatasan dengan Kecamatan Payakumbuh Utara di sebelah utara, Nagari Situjuah Batua di selatan, Kecamatan Akabiluru di barat, serta Gunung Sago di timur. Dikelilingi perbukitan dengan udara sejuk dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-hidupkan-kreativitas-warga-nagari-situjuah-banda-dalam/">Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) di Nagari Situjuah Banda Dalam membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah rumah tangga. </p>



<p>Melalui program inovatif bertajuk Daur Kreasi, mahasiswa KKN berhasil mengajak warga mengolah sampah plastik menjadi berbagai produk kerajinan bernilai seni dan ekonomi.</p>



<p>Nagari Situjuah Banda Dalam merupakan salah satu dari lima nagari di Kecamatan Situjuah Limo Nagari dengan luas wilayah sekitar 12.518 hektare. Nagari ini berbatasan dengan Kecamatan Payakumbuh Utara di sebelah utara, Nagari Situjuah Batua di selatan, Kecamatan Akabiluru di barat, serta Gunung Sago di timur. Dikelilingi perbukitan dengan udara sejuk dan sumber air yang melimpah, wilayah ini dikenal memiliki lingkungan yang asri dan potensi pertanian yang besar.</p>



<p>Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Situjuah Banda Dalam sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan aktivitas ekonomi tradisional. Pasar Tradisional Situjuah Banda Dalam yang buka setiap hari Kamis menjadi pusat perputaran ekonomi mingguan warga. Fasilitas pendidikan di nagari ini mencakup satu sekolah dasar dan satu SLTP negeri, sementara layanan kesehatan ditunjang oleh delapan posyandu dan dua poskesri.</p>



<p>Di balik kondisi lingkungan yang relatif terjaga, persoalan sampah plastik mulai menjadi tantangan baru. Selama ini, sampah organik masih dapat dikelola secara tradisional melalui penguburan atau pengomposan. </p>



<p>Namun, sampah anorganik seperti plastik kemasan dan botol minuman sering kali dibakar atau dibuang ke aliran sungai akibat minimnya kebiasaan memilah sampah serta belum tersedianya sistem pengangkutan rutin. Kondisi tersebut berpotensi mencemari sumber-sumber air yang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>



<p>Melihat persoalan ini, mahasiswa KKN menggagas Program Daur Kreasi sebagai langkah edukatif sekaligus solutif. Program ini bertujuan mengurangi timbunan sampah plastik sekaligus meningkatkan kreativitas dan produktivitas warga. Kegiatan diawali dengan edukasi Palang Umur Sampah kepada siswa sekolah dasar dan masyarakat, guna mengenalkan jenis sampah serta waktu yang dibutuhkan untuk terurai di alam.</p>



<p>Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan pelatihan kerajinan dari sampah plastik yang menyasar ibu-ibu PKK dan remaja nagari. Peserta diajarkan teknik dasar menganyam, melipat, serta memadukan warna plastik bekas agar dapat menghasilkan produk yang menarik dan fungsional. Dari pelatihan ini, lahirlah berbagai karya kerajinan, termasuk tas anyaman plastik yang menjadi program paling diminati.</p>



<p>Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, mahasiswa KKN juga menggelar lomba fashion show busana berbahan sampah plastik. Anak-anak dan remaja tampil percaya diri mengenakan kostum, gaun, dan aksesori hasil kreasi dari limbah plastik, sekaligus menyampaikan pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.</p>



<p>Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Mislaini R, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ia menilai program ini tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. </p>



<p>“Kegiatan ini menjadi contoh bahwa sampah plastik, jika dikelola dengan kreatif, dapat memiliki nilai guna dan nilai jual. Harapannya, program ini dapat terus berlanjut meski masa KKN telah selesai,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan program, Mislaini R bersama mahasiswa KKN menyerahkan secara simbolis mesin jahit serta berbagai bahan kerajinan dari plastik bekas kepada Wali Nagari Situjuah Banda Dalam. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk terus mengembangkan usaha kerajinan berbasis limbah plastik.</p>



<p>Hasil dari Program Daur Kreasi mulai terlihat. Sejumlah kelompok ibu rumah tangga kini aktif memproduksi tas anyaman plastik dan kerajinan lainnya. Produk-produk tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang dapat menambah pendapatan keluarga.</p>



<p>Lebih dari itu, kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dampak sampah plastik terhadap lingkungan juga mulai tumbuh. Warga kini didorong untuk tidak lagi memandang sampah plastik sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi peluang.</p>



<p>Keberhasilan program KKN ini diharapkan menjadi awal dari gerakan berkelanjutan di Nagari Situjuah Banda Dalam. Dengan dukungan pemerintah nagari dan partisipasi aktif masyarakat, pengelolaan sampah berbasis kreativitas dapat terus dikembangkan demi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.</p>



<p>“Dari sampah menjadi karya, dari limbah menjadi peluang,” menjadi pesan utama yang ditinggalkan mahasiswa KKN. Di tangan-tangan kreatif warga Situjuah Banda Dalam, sampah plastik kini bukan lagi masalah, melainkan jalan menuju perubahan yang lebih baik.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-hidupkan-kreativitas-warga-nagari-situjuah-banda-dalam/">Mahasiswa KKN UNAND Hidupkan Kreativitas Warga Nagari Situjuah Banda Dalam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">240473</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa</title>
		<link>https://langgam.id/lokakarya-penutupan-kkn-unand-di-nagari-koto-malintang-harmoni-kebersamaan-dan-kontribusi-nyata-mahasiswa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=232158</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Suasana hangat terasa di Aula Kantor Wali Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, saat dilaksanakan Lokakarya Penutupan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan mahasiswa yang telah sebulan penuh mengabdi di nagari. Acara penutupan dihadiri oleh perangkat nagari, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi masyarakat, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta masyarakat setempat. Kegiatan dimulai dengan makan bajamba sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi lokal, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, DPL, Wali Nagari, dan perwakilan Badan Musyawarah Nagari (Bamus). Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan,Rahmi Awalina menyampaikan rasa terima</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lokakarya-penutupan-kkn-unand-di-nagari-koto-malintang-harmoni-kebersamaan-dan-kontribusi-nyata-mahasiswa/">Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Suasana hangat terasa di Aula Kantor Wali Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, saat dilaksanakan Lokakarya Penutupan Program Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan mahasiswa yang telah sebulan penuh mengabdi di nagari.</p>



<p>Acara penutupan dihadiri oleh perangkat nagari, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi masyarakat, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta masyarakat setempat. Kegiatan dimulai dengan makan bajamba sebagai simbol kebersamaan dan penghormatan terhadap tradisi lokal, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, DPL, Wali Nagari, dan perwakilan Badan Musyawarah Nagari (Bamus).</p>



<p>Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan,Rahmi Awalina menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat.</p>



<p>“Kami mewakili seluruh mahasiswa KKN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Nagari beserta masyarakat Koto Malintang yang telah menerima mahasiswa kami dengan tangan terbuka. Selama kurang lebih 40 hari, mahasiswa berkontribusi dan berbaur bersama masyarakat. Jika ada kekurangan, kami memohon maaf. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat bagi nagari dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Nagari Koto Malintang menegaskan bahwa mahasiswa KKN telah memberi warna baru bagi nagari.</p>



<p>“Kehadiran kalian bukan sekadar menjalankan program, tetapi juga sudah memberi warna baru bagi Koto Malintang. Masyarakat di sini sudah menganggap kalian sebagai adik dan anak sendiri. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan,” tuturnya.</p>



<p>Perwakilan Bamus Nagari turut memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan kesan selama tinggal di nagari, sebagai sarana refleksi untuk perbaikan kegiatan KKN berikutnya. Selain itu, pandangan dari masyarakat juga disampaikan. Perwakilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Jorong Muko-Muko berharap program ke depan bisa lebih merata, sementara Dasawisma Jorong Pauah mengapresiasi bantuan mahasiswa dalam penataan kebun warga.</p>



<p>Puncak acara ditandai dengan pemaparan hasil kerja mahasiswa KKN oleh Divisi Acara. Pemutaran video after movie menambah suasana haru, menghadirkan kembali momen kebersamaan mahasiswa dengan masyarakat selama kegiatan berlangsung.</p>



<p>Sebagai penutup, dilakukan penyerahan piagam penghargaan dari Dosen Pembimbing Lapangan kepada Wali Nagari Koto Malintang sebagai simbol apresiasi atas dukungan penuh kepada mahasiswa.</p>



<p>Lokakarya penutupan KKN ini tidak hanya menjadi ajang pelepasan secara resmi, tetapi juga wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh keakraban, serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak&nbsp;yang&nbsp;terlibat.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lokakarya-penutupan-kkn-unand-di-nagari-koto-malintang-harmoni-kebersamaan-dan-kontribusi-nyata-mahasiswa/">Lokakarya Penutupan KKN Unand di Nagari Koto Malintang: Harmoni Kebersamaan dan Kontribusi Nyata Mahasiswa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232158</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UNAND dan Nagari Kudu Gantiang Bersinergi: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Jagung</title>
		<link>https://langgam.id/unand-dan-nagari-kudu-gantiang-bersinergi-manfaatkan-lahan-tidur-untuk-budidaya-jagung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 05:08:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Universitas Andalas (Unand) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Melalui sinergi bersama warga Nagari Kudu Gantiang, Kabupaten Padang Pariaman, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggagas inisiatif pemanfaatan lahan tidur melalui budidaya jagung. Program ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Terintegrasi dengan Kegiatan Mahasiswa (PKM-TKM) Universitas Andalas Tahun 2025, yang mengusung misi ketahanan pangan dan optimalisasi sumber daya lokal. Sebanyak 21 mahasiswa lintas jurusan diterjunkan ke nagari, mengusung semangat kolaborasi multidisiplin. Dosen Pendamping Lapangan, Nika Rahma Yanti, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bermula dari hasil observasi dan diskusi dengan masyarakat setempat.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unand-dan-nagari-kudu-gantiang-bersinergi-manfaatkan-lahan-tidur-untuk-budidaya-jagung/">UNAND dan Nagari Kudu Gantiang Bersinergi: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Jagung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Universitas Andalas (Unand) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Melalui sinergi bersama warga Nagari Kudu Gantiang, Kabupaten Padang Pariaman, para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggagas inisiatif pemanfaatan lahan tidur melalui budidaya jagung.</p>



<p>Program ini merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat Terintegrasi dengan Kegiatan Mahasiswa (PKM-TKM) Universitas Andalas Tahun 2025, yang mengusung misi ketahanan pangan dan optimalisasi sumber daya lokal.</p>



<p>Sebanyak 21 mahasiswa lintas jurusan diterjunkan ke nagari, mengusung semangat kolaborasi multidisiplin. Dosen Pendamping Lapangan, Nika Rahma Yanti, S.TP., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bermula dari hasil observasi dan diskusi dengan masyarakat setempat.</p>



<p>“Kami melihat masih banyak lahan tidur yang belum termanfaatkan. Satu hektare lahan kami jadikan lokasi percontohan (pilot project) untuk budidaya jagung,” jelas Nika.</p>



<p>Kegiatan inti yang berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025, berupa pelatihan budidaya jagung mulai dari pemilihan bibit unggul, teknik jarak tanam, penggunaan alat pertanian, analisis ekonomi budidaya, hingga proses panen. Pelatihan ini melibatkan langsung warga dan kelompok tani Nagari Kudu Gantiang.</p>



<p>Pelatihan dibuka resmi oleh Dosen Pendamping sekaligus Ketua Kegiatan, Nika Rahma Yanti, didampingi Camat Kudu Gantiang, Budi Sahputra, S.T., M.T., serta Wali Nagari Jhoni Bahrul Fuadi.</p>



<p>Dalam sambutannya, Camat menyampaikan apresiasi atas dedikasi Unand dan para mahasiswa:</p>



<p>“Mahasiswa KKN tidak sekadar hadir lalu pergi, tapi meninggalkan bukti nyata melalui kegiatan seperti budidaya jagung ini,” ungkapnya.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, Unand menyerahkan bantuan alat pertanian kepada kelompok mitra di nagari. Alat ini diharapkan memperkuat praktik budidaya jagung dan mendorong keberlanjutan hasil panen.</p>



<p>Masyarakat pun menunjukkan antusiasme tinggi. Banyak peserta yang aktif bertanya selama pelatihan dan langsung mencoba teknik yang diajarkan.</p>



<p>Universitas Andalas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan titik akhir, melainkan awal dari pendampingan berkelanjutan. Monitoring akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa budidaya jagung benar-benar berdampak pada peningkatan pendapatan dan ketahanan pangan lokal.</p>



<p>“Kami berharap lahan tidur di Nagari Kudu Gantiang bisa menjadi ladang produktif yang menghasilkan nilai ekonomi bagi warga,” tutup Nika.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unand-dan-nagari-kudu-gantiang-bersinergi-manfaatkan-lahan-tidur-untuk-budidaya-jagung/">UNAND dan Nagari Kudu Gantiang Bersinergi: Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Jagung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Unand Gelar Kampanye Anti-Bullying dan Edukasi Bahaya Gadget di SD Muhammadiyah Koto Malintang</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-gelar-kampanye-anti-bullying-dan-edukasi-bahaya-gadget-di-sd-muhammadiyah-koto-malintang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 05:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230242</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dalam upaya membentuk karakter anak sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, menggelar kampanye bertajuk “Stop Bullying dan Bijak Gunakan Gadget” di SD Muhammadiyah Koto Malintang, Selasa (15/07). Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, para mahasiswa menyampaikan materi seputar bahaya perundungan (bullying) dan dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, yang kini menjadi tantangan nyata di era digital. “Kami ingin anak-anak lebih memahami pentingnya sikap saling menghargai dan tahu batas sehat dalam menggunakan teknologi,” ujar salah satu mahasiswa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-gelar-kampanye-anti-bullying-dan-edukasi-bahaya-gadget-di-sd-muhammadiyah-koto-malintang/">Mahasiswa KKN Unand Gelar Kampanye Anti-Bullying dan Edukasi Bahaya Gadget di SD Muhammadiyah Koto Malintang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><br>Dalam upaya membentuk karakter anak sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) yang bertugas di Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, menggelar kampanye bertajuk “Stop Bullying dan Bijak Gunakan Gadget” di SD Muhammadiyah Koto Malintang, Selasa (15/07).</p>



<p>Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa dan guru. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, para mahasiswa menyampaikan materi seputar bahaya perundungan (bullying) dan dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan, yang kini menjadi tantangan nyata di era digital.</p>



<p>“Kami ingin anak-anak lebih memahami pentingnya sikap saling menghargai dan tahu batas sehat dalam menggunakan teknologi,” ujar salah satu mahasiswa KKN.</p>



<p>Sesi sosialisasi dikemas secara interaktif, termasuk permainan kelompok, kuis, hingga simulasi kasus sederhana. Anak-anak diajak mengenali bentuk-bentuk bullying seperti ejekan, pengucilan, hingga kekerasan verbal, dan bagaimana cara menghadapinya dengan damai.</p>



<p>Sementara itu, edukasi gadget berfokus pada pentingnya mengatur waktu layar (screen time), serta menjaga kesehatan mata, mental, dan kebiasaan belajar. Anak-anak diajak berdiskusi tentang aktivitas positif yang bisa dilakukan tanpa gadget, seperti bermain di luar, membaca, atau membantu orang tua.</p>



<p>Wakil Kepala Sekolah SD Muhammadiyah, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya terhadap kegiatan ini.</p>



<p>“Kami sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa KKN ini. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak kami tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara mental dan sosial,” tuturnya.</p>



<p>Melalui kampanye ini, mahasiswa KKN tak hanya berbagi ilmu, tetapi juga membangun hubungan positif dengan siswa sebagai bagian dari misi membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan bijak teknologi.</p>



<p>Harapannya, kegiatan ini menjadi awal dari perubahan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah serta Menumbuhkan Generasi Bijak dan Berempati. </p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-gelar-kampanye-anti-bullying-dan-edukasi-bahaya-gadget-di-sd-muhammadiyah-koto-malintang/">Mahasiswa KKN Unand Gelar Kampanye Anti-Bullying dan Edukasi Bahaya Gadget di SD Muhammadiyah Koto Malintang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230242</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UNAND Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani Nagari III Koto Aur Malintang Timur</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-tanam-jagung-bersama-kelompok-tani-nagari-iii-koto-aur-malintang-timur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 05:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=222339</guid>

					<description><![CDATA[<p>LanggamInfo &#8211; Mahasiswa KKN UNAND 2025 melakukan kegiatan sosialisasi penanaman jagung bersama Kelompok Tani Terpadu di Nagari III Koto Aur Malintang Timur, Kabupaten Padang Pariaman guna mendukung program ketahanan pangan. Nagari III Koto Aur Malintang Timur menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi Penanaman Jagung Bersama Kelompok Tani Terpadu yang mendukung adanya program ketahanan pangan yang di inisiasi oleh Mahasiswa KKN Reguler Tahap 1 Universitas Andalas Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menanam jagung bersama kelompok tani terpadu dan koranmil untuk mendukung program ketahanan pangan agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Sosialisasi ini dilaksanakan pada Kamis, 6 Februari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-tanam-jagung-bersama-kelompok-tani-nagari-iii-koto-aur-malintang-timur/">Mahasiswa KKN UNAND Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani Nagari III Koto Aur Malintang Timur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>LanggamInfo</strong> &#8211; Mahasiswa KKN UNAND 2025 melakukan kegiatan sosialisasi penanaman jagung bersama Kelompok Tani Terpadu di Nagari III Koto Aur Malintang Timur, Kabupaten Padang Pariaman guna mendukung program ketahanan pangan.</p>



<p>Nagari III Koto Aur Malintang Timur menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi Penanaman Jagung Bersama Kelompok Tani Terpadu yang mendukung adanya program ketahanan pangan yang di inisiasi oleh Mahasiswa KKN Reguler Tahap 1 Universitas Andalas Tahun 2025. </p>



<p>Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menanam jagung bersama kelompok tani terpadu dan koranmil untuk mendukung program ketahanan pangan agar mendapatkan hasil yang memuaskan.</p>



<p>Sosialisasi ini dilaksanakan pada Kamis, 6 Februari 2025, bertempat di lahan pertanian kelompok tani terpadu di Laka Tuo, Korong Durian Jantung, Nagari III Koto Aur Malintang Timur. Kegiatan ini mendapat sambutan baik dari masyarakat setempat dan dihadiri oleh Kelompok Tani Terpadu, Polres, Korem Koranmil, PPL dari dinas pertanian, dan beberapa perangkat nagari, serta masyarakat yang turut mendukung inisiatif mahasiswa dalam mendorong penanaman jagung.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memperkenalkan inovatif yang berbasis hasil pertanian, yaitu:<br>​1. Penanaman jagung dimana dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mendapatkan hasil tanaman jagung yang lebih banyak. Proses penanaman jagung ini melibatkan dengan membutuhkan pembibitan jagung (Pioner P-32) yang dilakukan bersama kelompok tani terpadu, koranmil serta masyarakat untuk menanam bersama di lahan Laka Tuo, Durian Jantung agar mendapatkan hasil produksi jagung yang banyak dan lebih baik.</p>



<p>Mahasiswa KKN UNAND tidak hanya memberikan teori tetapi juga melakukan demonstrasi langsung mengenai penanaman jagung (Pioner P-32) tersebut. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan hasil produksi jagung dengan hasil yang lebih baik. sekaligus menciptakan peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian desa.</p>



<p>Dukungan dari Kelompok Tani Terpadu dan beberapa perangkat nagari dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sangat penting dalam Sosialiasasi Ketahanan Pangan Mandiri.</p>



<p>Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan penanaman jagung dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat sebagai usaha hasil produksi pertanian yang baik, (Kamis, 06 Februari 2025). Mahasiswa KKN UNAND 2025 berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mendorong kemandirian produksi pertanian masyarakat Nagari III Koto Aur Malintang Timur melalui pelaksanaan edukasi yang mendukung ketahanan pangan mandiri hasil pertanian secara kreatif dan berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-tanam-jagung-bersama-kelompok-tani-nagari-iii-koto-aur-malintang-timur/">Mahasiswa KKN UNAND Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani Nagari III Koto Aur Malintang Timur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222339</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN Unand Bangun Kesadaran Kesehatan di Nagari Paninjauan Agam</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-bangun-kesadaran-kesehatan-di-nagari-paninjauan-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 10:37:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa KKN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221180</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 25 orang mahasiswa Universitas Andalas membangun kesadaran tentang pentingnya hidup sehat berupa kesehatan gigi dan pengobatan farmasi di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjura Raya, Kabupaten Agam. Kegiatan itu dilakukan oleh kelompok mahasiswa tersebut selama pelaksanaan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada periode 6 Januari-9 Februari 2025. Ketua Kelompok KKN Universitas Andalas di Nagari Paninjuan, Kecamatan Tanjung Raya, Muhammad Murtha Luthfi mengatakan membangun kesadaran kesehatan di tengah masyarakat itu sangat penting. Hal ini karena persoalan kesehatan menjadi hal strategis dalam program pembangunan nasional. “Keberadaaan mahasiswi dari Fakultas Kedokteran Gigi, Farmasi, bahkan juga Fakultas Psikologi dioptimalkan untuk menggarap masalah kesehatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-bangun-kesadaran-kesehatan-di-nagari-paninjauan-agam/">Mahasiswa KKN Unand Bangun Kesadaran Kesehatan di Nagari Paninjauan Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Sebanyak 25 orang mahasiswa Universitas Andalas membangun kesadaran tentang pentingnya hidup sehat berupa kesehatan gigi dan pengobatan farmasi di Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjura Raya, Kabupaten Agam.</p>



<p>Kegiatan itu dilakukan oleh kelompok mahasiswa tersebut selama pelaksanaan praktik Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada periode 6 Januari-9 Februari 2025.</p>



<p>Ketua Kelompok KKN Universitas Andalas di Nagari Paninjuan, Kecamatan Tanjung Raya, Muhammad Murtha Luthfi mengatakan membangun kesadaran kesehatan di tengah masyarakat itu sangat penting. Hal ini karena persoalan kesehatan menjadi hal strategis dalam program pembangunan nasional.</p>



<p>“Keberadaaan mahasiswi dari Fakultas Kedokteran Gigi, Farmasi, bahkan juga Fakultas Psikologi dioptimalkan untuk menggarap masalah kesehatan dengan mengedepankan program kesadaran kesehatan. Salah satu sasaran kami adalah siswa-siswa sekolah dasar yang ada di Nagari Paninjuan,” ujarnya, Kamis (6/2/2025).</p>



<p>Anggota kelompok KKN dari Fakultas Kedokteran Gigi, Dhiya Shakila Insani menambahkan bahwa kegiatan edukasi kesehatan tersebut sangat penting karena besarnya sumber daya, baik manusia maupun dana anggaran yang telah dikerahkan oleh pemerintah untuk menangani masalah kesehatan di Tanah Air.</p>



<p>Oleh karena itu, lanjutnya, kelompok mahasiswa KKN sangat antusias untuk membantu program pemerintah dalam membangun kesadaran kesehatan di tengah masyarakat.</p>



<p>“Ada tiga sekolah dasar yang kami bina untuk membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan. Kami menjelaskan bahwa menjaga kesehatan itu penting untuk tumbuh dan berkembang generasi bangsa menjadi generasi unggul dan produktif,” ujar Shakila.</p>



<p>Ia memberi contoh salah satu kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi cara menyikat gigi yang baik dan benar ke seluruh siswa-siswi SD, sekaligus mengadakan praktik sikat gigi setelah acara sosialisasinya.</p>



<p>Selain itu, mahasiswa KKN dari Unand tersebut juga menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan obat farmasi secara benar sehingga bisa memberikan pemulihan kesehatan dengan baik.</p>



<p>Anggota kelompok KKN dari Fakultas Farmasi, Hanny Fadela Putri dan Indah Angraeny Putri menjelaskan bentuk sosialisasi yang diberikan adalah menjelaskan soal jenis-jenis obat, cara mendapatkan, menggunakan obat, hingga cara menyimpan, dan membuang obat secara benar.</p>



<p>&#8220;Pemberian pemahaman tentang obat-obatan tersebut, bisa menghindari kesalahan dalam proses pengobatan dari derita sakit dan justru mendapatkan proses pemulihan secara benar,&#8221; ungkap kedua mahasiswi tersebut.</p>



<p>Ketua Kelompok KKN, Luthfi mengatakan bahwa pihaknya juga mengadakan kegiatan English Fun di nagari tersebut dengan fokus kegiatan berupa pengajaran Bahasa Inggris kepada siswa-siswa sekolah dasar dengan metode menyenangkan.</p>



<p>“Dengan materi “Introduction self “”dan materi “part of body”. Dan juga ada sesi ice breaking dilaksanakan dengan seru dan interaktif,” bebernya.</p>



<p>Sementara itu, Wali Nagari Paninjauan Rusdi mengharapkan keberadaan mahasiswa KKN Unand untuk praktik lapangan di wilayahnya bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan nagari tersebut.</p>



<p>“Kami mengharapkan ada perubahan yang dibawa oleh mahasiswa KKN Unand untuk kemajuan nagari kami. Sejauh ini, kami telah berupaya memfasilitasi setiap kegiatan yang mereka lakukan di wilayah kami. Kami tentu berterima kasih kepada Unand yang telah bersedia mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan KKN di nagari kami,” sebut Rusdi. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-bangun-kesadaran-kesehatan-di-nagari-paninjauan-agam/">Mahasiswa KKN Unand Bangun Kesadaran Kesehatan di Nagari Paninjauan Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa KKN UNAND Sosialisasikan Budidaya Maggot Skala Rumah di Nagari Pakan Rabaa</title>
		<link>https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-sosialisasikan-budidaya-maggot-skala-rumah-di-nagari-pakan-rabaa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 04:28:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KKN Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Unand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221157</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) mengadakan penyuluhan mengenai budidaya maggot skala rumah di Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kabupaten Solok Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan cara sederhana produksi maggot untuk mengelola limbah organik dan menciptakan pakan alternatif sehingga mengurangi limbah, meningkatkan pendapatan, dan mendukung ketahanan pangan keluarga. Penyuluhan ini diikuti oleh warga setempat, khususnya peternak yang ingin memanfaatkan limbah rumah tangga untuk menghasilkan maggot sebagai sumber pakan alternatif. Para mahasiswa KKN menjelaskan tahapan budidaya maggot mulai dari pemilihan media, proses pemeliharaan, prosedur standar dalam menjaga kebersihan maggot, dan pemasaran maggot melalui media sosial. Mahasiswa KKN</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-sosialisasikan-budidaya-maggot-skala-rumah-di-nagari-pakan-rabaa/">Mahasiswa KKN UNAND Sosialisasikan Budidaya Maggot Skala Rumah di Nagari Pakan Rabaa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) mengadakan penyuluhan mengenai budidaya maggot skala rumah di Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kabupaten Solok Selatan.</p>



<p>Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan cara sederhana produksi maggot untuk mengelola limbah organik dan menciptakan pakan alternatif sehingga mengurangi limbah, meningkatkan pendapatan, dan mendukung ketahanan pangan keluarga.</p>



<p>Penyuluhan ini diikuti oleh warga setempat, khususnya peternak yang ingin memanfaatkan limbah rumah tangga untuk menghasilkan maggot sebagai sumber pakan alternatif. </p>



<p>Para mahasiswa KKN menjelaskan tahapan budidaya maggot mulai dari pemilihan media, proses pemeliharaan, prosedur standar dalam menjaga kebersihan maggot, dan pemasaran maggot melalui media sosial.</p>



<p>Mahasiswa KKN UNAND, Tara, mengatakan bahwa program ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola limbah organik secara lebih bijak serta meningkatkan ekonomi lokal. </p>



<p>“Budidaya maggot ini tidak hanya bermanfaat sebagai solusi pakan ternak yang lebih murah, tetapi juga membantu mengurangi dampak lingkungan dari sampah organik,” ujarnya, dikutip Kamis (6/2/2025).</p>



<p>Salah satu peserta penyuluhan, Lina, mengaku tertarik untuk mencoba budidaya maggot setelah melihat langsung bagaimana prosesnya.</p>



<p>&#8220;Awalnya saya ragu, tetapi setelah dijelaskan dan diperlihatkan langsung cara mengelolanya, saya jadi ingin mencoba sendiri di rumah,” kata Lina.</p>



<p>Melalui program KKN ini, mahasiswa Unand tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di berbagai daerah. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahasiswa-kkn-unand-sosialisasikan-budidaya-maggot-skala-rumah-di-nagari-pakan-rabaa/">Mahasiswa KKN UNAND Sosialisasikan Budidaya Maggot Skala Rumah di Nagari Pakan Rabaa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221157</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/78 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-16 18:15:02 by W3 Total Cache
-->