<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita kereta api Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kereta-api/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kereta-api/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jul 2026 04:15:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita kereta api Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kereta-api/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Rel Kereta Api di Sumbar, dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra</title>
		<link>https://langgam.id/rel-kereta-api-di-sumbar-dari-jejak-sejarah-menuju-penguatan-konektivitas-pulau-sumatra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2026 04:15:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Divre II Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=253494</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Rel kereta api di Sumatra Barat (Sumbar) bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan bagian dari perjalanan sejarah pembangunan daerah. Jalur kereta api ini pernah menjadi penghubung kawasan tambang batu bara Ombilin menuju Pelabuhan Emmahaven (kini Teluk Bayur).  Tidak hanya itu, rel kereta api sekaligus membuka akses yang menghubungkan kawasan Pesisir hingga pedalaman di Sumbar, yaitu terhubungnya Pariaman ke Padang Panjang, Bukittinggi hingga Payakumbuh dan Sawahlunto. Berbagai pusat pertumbuhan ekonomi dan lanskap budaya maupun sosial terbentuk. Kini, rel kereta api tersebut tetap menjadi bagian penting mobilitas masyarakat menuju sekolah, tempat kerja, bandara, pusat ekonomi, dan destinasi wisata. Sejarah tersebut kembali</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rel-kereta-api-di-sumbar-dari-jejak-sejarah-menuju-penguatan-konektivitas-pulau-sumatra/">Rel Kereta Api di Sumbar, dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Rel kereta api di Sumatra Barat (Sumbar) bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan bagian dari perjalanan sejarah pembangunan daerah. Jalur kereta api ini pernah menjadi penghubung kawasan tambang batu bara Ombilin menuju Pelabuhan Emmahaven (kini Teluk Bayur). </p>



<p>Tidak hanya itu, rel kereta api sekaligus membuka akses yang menghubungkan kawasan Pesisir hingga pedalaman di Sumbar, yaitu terhubungnya Pariaman ke Padang Panjang, Bukittinggi hingga Payakumbuh dan Sawahlunto.</p>



<p>Berbagai pusat pertumbuhan ekonomi dan lanskap budaya maupun sosial terbentuk. Kini, rel kereta api tersebut tetap menjadi bagian penting mobilitas masyarakat menuju sekolah, tempat kerja, bandara, pusat ekonomi, dan destinasi wisata.</p>



<p>Sejarah tersebut kembali memperoleh makna strategis seiring arah kebijakan nasional dalam memperkuat konektivitas perkeretaapian Pulau Sumatra. Sumbar memiliki modal besar berupa jaringan rel yang telah terbangun, aset prasarana, serta layanan yang hingga kini terus dimanfaatkan masyarakat.</p>



<p>Perkeretaapian di Sumbar mulai berkembang pada akhir abad ke-19 untuk mendukung distribusi batu bara Ombilin. Stasiun Padang dibangun pada 1889 sebagai simpul distribusi menuju Pelabuhan Emmahaven, disusul Stasiun Pulau Air pada 1891 yang diresmikan pada 1 Oktober 1892.&nbsp;</p>



<p>Selanjutnya, jaringan rel kereta api berkembang hingga Kayu Tanam, Padang Panjang, Solok, Sawahlunto, Pariaman, dan Naras.</p>



<p>Saat ini, KAI Divre II Sumbar mengelola jaringan rel kereta api sepanjang 312,232 kilometer spoor (kmsp), terdiri dari 110,910 kmsp jalur aktif dan 201,322 kmsp jalur nonaktif. Operasional didukung 20 stasiun dan shelter penumpang serta 4 stasiun angkutan barang.</p>



<p>Layanan penumpang dilayani melalui KA Pariaman Ekspres, KA Minangkabau Ekspres, dan KA Lembah Anai, sedangkan angkutan barang melayani distribusi semen dan klinker pada relasi Indarung–Bukit Putus.</p>



<p>Kepercayaan masyarakat terhadap kereta api terus meningkat. Sepanjang Semester I 2026, KAI Divre II Sumbar melayani 1.140.586 pelanggan, sementara angkutan barang mencapai 556.465 ton, terdiri atas 362.740 ton semen dan 193.725 ton klinker.</p>



<p>Dalam lima tahun terakhir, jumlah pelanggan meningkat dari sekitar 1,09 juta pada 2021 menjadi 1.978.241 pelanggan pada 2025, atau tumbuh sekitar 81 persen. KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, sedangkan KA Lembah Anai juga menunjukkan peningkatan signifikan setelah penyesuaian relasi perjalanan pada 2026.</p>



<p>Besarnya potensi tersebut turut didukung pertumbuhan sektor pariwisata Sumbar. Berbagai destinasi seperti Jam Gadang, Danau Singkarak, Sawahlunto, Padang Panjang, dan Bukittinggi memiliki peluang semakin terkoneksi melalui transportasi berbasis rel. </p>



<p>Di sisi lain, keberadaan jalur nonaktif seperti Naras–Sungai Limau, Kayu Tanam–Padang Panjang–Bukittinggi, hingga Solok–Muaro Kalaban menjadi peluang pengembangan jaringan pada masa mendatang.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan sejarah panjang perkeretaapian Sumbar merupakan modal penting dalam mendukung penguatan konektivitas Pulau Sumatra.</p>



<p>“Perkeretaapian di Sumbar memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi sejarah, tetapi juga manfaat yang terus dirasakan masyarakat. Kereta api mendukung mobilitas harian, sektor pariwisata, distribusi logistik, hingga akses menuju bandara. Hal ini menunjukkan transportasi berbasis rel masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus dikembangkan,” ujar Reza, Selasa (21/7/2026).&nbsp;</p>



<p>Ia menambahkan, tren peningkatan jumlah pelanggan dan angkutan barang menjadi indikator semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api.</p>



<p>&#8220;Apabila pengembangan jaringan maupun reaktivasi jalur dapat direalisasikan secara bertahap sesuai perencanaan pemerintah, kami optimistis kereta api akan semakin berperan dalam memperkuat konektivitas antardaerah, meningkatkan efisiensi logistik, memperluas akses menuju kawasan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata,&#8221; kata dia.&nbsp;</p>



<p>KAI Divre II Sumbar siap mendukung pengembangan perkeretaapian sebagai bagian dari pembangunan transportasi nasional yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sejarah panjang, tingginya kepercayaan masyarakat, serta potensi pengembangan jaringan menjadikan Sumbar memiliki posisi strategis dalam mendukung terwujudnya konektivitas perkeretaapian Pulau Sumatra yang semakin terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan. <strong>(WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rel-kereta-api-di-sumbar-dari-jejak-sejarah-menuju-penguatan-konektivitas-pulau-sumatra/">Rel Kereta Api di Sumbar, dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatra</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">253494</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Perkuat Layanan, Responsif Gender bagi Perempuan hingga Anak</title>
		<link>https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-layanan-responsif-gender-bagi-perempuan-hingga-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 04:14:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Divre II Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=252712</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh pelanggan. Melalui penyediaan berbagai fasilitas serta peningkatan kualitas pelayanan, KAI Divre II Sumbar berupaya menciptakan ruang perjalanan yang ramah bagi perempuan, anak, keluarga, lansia, serta pelanggan berkebutuhan khusus. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang tidak hanya mengutamakan keselamatan operasional, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan setara bagi setiap pelanggan sejak memasuki area stasiun hingga tiba di tujuan. Kepala Humas KAI</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-layanan-responsif-gender-bagi-perempuan-hingga-anak/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Layanan, Responsif Gender bagi Perempuan hingga Anak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan seluruh pelanggan.</p>



<p>Melalui penyediaan berbagai fasilitas serta peningkatan kualitas pelayanan, KAI Divre II Sumbar berupaya menciptakan ruang perjalanan yang ramah bagi perempuan, anak, keluarga, lansia, serta pelanggan berkebutuhan khusus.</p>



<p>Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang tidak hanya mengutamakan keselamatan operasional, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan setara bagi setiap pelanggan sejak memasuki area stasiun hingga tiba di tujuan.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan transportasi publik yang berkualitas harus mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.</p>



<p>Oleh karena itu, KAI Divre II Sumbar terus menghadirkan layanan yang mendukung terciptanya lingkungan perjalanan yang lebih ramah, inklusif, dan berorientasi pada pelanggan.</p>



<p>&#8220;Transportasi publik harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua. Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan, anak, keluarga, maupun pelanggan berkebutuhan khusus melalui penyediaan fasilitas, kesiapan petugas, pemanfaatan sistem digital, serta edukasi kepada masyarakat,” ujar Reza, Selasa (14/7/2026).</p>



<p>Untuk mendukung kenyamanan pelanggan perempuan, kata Reza, KAI Divre II Sumbar menyediakan berbagai fasilitas yang diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan yang lebih baik selama perjalanan.</p>



<p>Bagi pelanggan yang bepergian bersama anak, KAI Divre II Sumbar juga menyediakan area bermain anak (playground) di stasiun tertentu sebagai ruang aktivitas yang aman dan menyenangkan selama menunggu keberangkatan kereta.</p>



<p>Selain itu, turut menghadirkan layanan perjalanan rombongan untuk kegiatan edukasi, sehingga anak-anak dapat mengenal transportasi massal sejak dini melalui pengalaman belajar secara langsung.</p>



<p>&#8220;Layanan perjalanan rombongan edukasi dapat dimanfaatkan oleh sekolah maupun lembaga pendidikan dengan ketentuan minimal 20 peserta. Permohonan diajukan paling cepat 14 hari dan paling lambat 8 hari sebelum keberangkatan dengan melampirkan data rombongan, daftar peserta, jadwal perjalanan, serta memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Melalui program ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat mendukung pembelajaran di luar kelas sekaligus menumbuhkan budaya menggunakan transportasi publik yang aman, tertib, dan berkelanjutan.</p>



<p>Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan yang inklusif, KAI Divre II Sumbar juga menyediakan berbagai fasilitas bagi pelanggan berkebutuhan khusus, antara lain kursi roda, kursi prioritas di ruang tunggu, toilet khusus disabilitas, guiding block, jalur prioritas di stasiun, serta petugas yang selalu siap memberikan pendampingan sesuai kebutuhan pelanggan.</p>



<p>Menurut Reza, kehadiran fasilitas fisik perlu didukung dengan kualitas pelayanan yang prima. Oleh sebab itu, KAI Divre II Sumbar terus meningkatkan kompetensi petugas agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, ramah, dan sigap kepada seluruh pelanggan, khususnya kelompok prioritas.</p>



<p>Selain peningkatan fasilitas dan sumber daya manusia, KAI Divre II Sumbar juga terus mengembangkan sistem layanan digital untuk memudahkan pelanggan dalam mengakses informasi perjalanan, melakukan pemesanan tiket, hingga memperoleh bantuan layanan secara cepat. Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari pembangunan ekosistem transportasi publik yang aman, modern, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.</p>



<p>&#8220;Kami percaya bahwa rasa aman bukan hanya dibangun melalui infrastruktur, tetapi juga melalui budaya pelayanan yang menghormati setiap pelanggan. Karena itu, kami terus memperkuat sinergi antara fasilitas, petugas, teknologi digital, dan edukasi publik agar masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan transportasi kereta api,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>KAI Divre II Sumbar mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama menjaga kenyamanan, ketertiban, dan saling menghormati selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta api. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan ruang publik yang aman, inklusif, dan ramah bagi semua.</p>



<p>&#8220;Melalui berbagai inovasi layanan tersebut, kami berharap kereta api tidak hanya menjadi moda transportasi yang andal, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat yang menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, inklusif, dan berkesan bagi seluruh keluarga,&#8221; pungkasnya.<strong> (WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-perkuat-layanan-responsif-gender-bagi-perempuan-hingga-anak/">KAI Divre II Sumbar Perkuat Layanan, Responsif Gender bagi Perempuan hingga Anak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">252712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA di Sumbar, Tembus 141 Ribu Orang dan Naik 24 Persen</title>
		<link>https://langgam.id/libur-sekolah-dongkrak-penumpang-ka-di-sumbar-tembus-141-ribu-orang-dan-naik-24-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2026 12:06:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Libur Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=251777</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa libur sekolah 2026 di Sumatra Barat (Sumbar) mengalami peningkatan signifikan. Hingga Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar telah melayani 141.651 pelanggan, meningkat 24,09 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan jumlah pelanggan tersebut merupakan akumulasi perjalanan selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Angka itu bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 124.672 kursi atau setara dengan tingkat okupansi kumulatif sebesar 113,62 persen. Menurut Reza, tingkat okupansi yang melebihi 100</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/libur-sekolah-dongkrak-penumpang-ka-di-sumbar-tembus-141-ribu-orang-dan-naik-24-persen/">Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA di Sumbar, Tembus 141 Ribu Orang dan Naik 24 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama masa libur sekolah 2026 di Sumatra Barat (Sumbar) mengalami peningkatan signifikan. Hingga Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar telah melayani 141.651 pelanggan, meningkat 24,09 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan jumlah pelanggan tersebut merupakan akumulasi perjalanan selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Angka itu bahkan melampaui kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 124.672 kursi atau setara dengan tingkat okupansi kumulatif sebesar 113,62 persen.</p>



<p>Menurut Reza, tingkat okupansi yang melebihi 100 persen bukan berarti terjadi kelebihan kapasitas dalam satu perjalanan. Kondisi tersebut merupakan akumulasi seluruh perjalanan kereta, karena satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada segmen perjalanan yang berbeda.</p>



<p>&#8220;Okupansi di atas 100 persen merupakan okupansi kumulatif. Hal ini terjadi karena pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan, sehingga satu tempat duduk dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang berbeda pada segmen perjalanan yang berbeda,&#8221; ujarnya, Minggu (5/7/2026).</p>



<p>Pada periode yang sama tahun 2025, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 114.153 pelanggan menggunakan layanan kereta api. Dengan demikian, terjadi kenaikan volume penumpang sebesar 24,09 persen pada musim libur sekolah tahun 2026.</p>



<p>Peningkatan tersebut, kata Reza, menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta tarif yang terjangkau.</p>



<p>Selain mendukung aktivitas liburan keluarga, layanan kereta api juga memudahkan pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk bepergian ke berbagai daerah, kawasan wisata hingga pusat kegiatan ekonomi di Sumatera Barat.</p>



<p>Berdasarkan data KAI Divre II Sumbar, puncak perjalanan terjadi pada 28 Juni 2026 dengan jumlah 9.933 pelanggan atau mencapai 127,47 persen dari kapasitas harian sebanyak 7.792 tempat duduk. Setelah itu, volume penumpang tertinggi lainnya tercatat pada 7 Juli sebanyak 9.909 pelanggan, disusul 2 Juli sebanyak 9.534 pelanggan, 5 Juli sebanyak 9.428 pelanggan, dan 1 Juli sebanyak 9.423 pelanggan.</p>



<p>Dari sisi stasiun, Stasiun Padang menjadi titik dengan mobilitas penumpang tertinggi. Selama periode tersebut, sebanyak 38.054 penumpang tercatat tiba di stasiun tersebut, sementara 38.386 penumpang berangkat dari Stasiun Padang.</p>



<p>Untuk kedatangan, posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman dengan 29.517 penumpang, Stasiun Air Tawar 12.199 penumpang, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM) 10.267 penumpang, serta Stasiun Naras sebanyak 7.264 penumpang.</p>



<p>Sementara untuk keberangkatan, setelah Stasiun Padang disusul Stasiun Pariaman dengan 27.908 penumpang, Stasiun Air Tawar 13.585 penumpang, Stasiun Bandara Internasional Minangkabau sebanyak 9.288 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 7.214 penumpang.</p>



<p>Dari seluruh layanan yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres kembali menjadi layanan paling diminati dengan total 100.075 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati KA Minangkabau Ekspres yang melayani 20.917 pelanggan dan KA Lembah Anai dengan 20.659 pelanggan.</p>



<p>Reza menambahkan, masyarakat kini sudah dapat memesan tiket kereta api lokal untuk keberangkatan 6 hingga 13 Juli 2026 melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan sehingga calon penumpang diimbau memesan lebih awal agar memperoleh jadwal perjalanan yang diinginkan.</p>



<p>&#8220;KAI berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa liburan sekolah 2026. Dengan layanan yang terus kami tingkatkan, kami berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan,&#8221; ucap Reza. <strong>(WAN)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/libur-sekolah-dongkrak-penumpang-ka-di-sumbar-tembus-141-ribu-orang-dan-naik-24-persen/">Libur Sekolah Dongkrak Penumpang KA di Sumbar, Tembus 141 Ribu Orang dan Naik 24 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">251777</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pakar Ungkap Tantangan Berat Reaktivasi Kereta Api di Sumbar, Tak Sekadar Membangun Rel!</title>
		<link>https://langgam.id/pakar-ungkap-tantangan-berat-reaktivasi-kereta-api-di-sumbar-tak-sekadar-membangun-rel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Buliza Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 12:31:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Rel Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=249211</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Reaktivasi jalur Kereta Api (KA) di Sumatra Barat (Sumbar) dinilai tidak sekadar menghadirkan kembali moda transportasi lama, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas daerah yang selama ini rentan terganggu akibat bencana alam. Praktisi Sistem Informasi Geografis (GIS) Sumbar, Timtim Deby Purnasebta mengatakan, ketergantungan masyarakat terhadap satu koridor transportasi utama menjadi tantangan besar. Apalagi saat banjir bandang, longsor, maupun galodo melanda kawasan Lembah Anai dan sekitarnya. Ketika jalur utama terputus, konektivitas antarwilayah terganggu, distribusi logistik melambat, sektor pariwisata terdampak, dan aktivitas ekonomi ikut terhambat. &#8220;Kehadiran moda transportasi alternatif seperti kereta api menjadi penting untuk memperkuat sistem transportasi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pakar-ungkap-tantangan-berat-reaktivasi-kereta-api-di-sumbar-tak-sekadar-membangun-rel/">Pakar Ungkap Tantangan Berat Reaktivasi Kereta Api di Sumbar, Tak Sekadar Membangun Rel!</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Reaktivasi jalur Kereta Api (KA) di Sumatra Barat (Sumbar) dinilai tidak sekadar menghadirkan kembali moda transportasi lama, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas daerah yang selama ini rentan terganggu akibat bencana alam.</p>



<p>Praktisi Sistem Informasi Geografis (GIS) Sumbar, Timtim Deby Purnasebta mengatakan, ketergantungan masyarakat terhadap satu koridor transportasi utama menjadi tantangan besar. Apalagi saat banjir bandang, longsor, maupun galodo melanda kawasan Lembah Anai dan sekitarnya.</p>



<p>Ketika jalur utama terputus, konektivitas antarwilayah terganggu, distribusi logistik melambat, sektor pariwisata terdampak, dan aktivitas ekonomi ikut terhambat. &#8220;Kehadiran moda transportasi alternatif seperti kereta api menjadi penting untuk memperkuat sistem transportasi daerah,&#8221; ujarnya, Senin (8/6/2026).</p>



<p>Menurut Timtim, kemajuan suatu daerah saat ini tidak lagi hanya diukur dari pembangunan jalan raya, tetapi juga dari kemampuan mengintegrasikan berbagai moda transportasi dalam satu sistem yang efektif.</p>



<p>Kereta Api dinilai memiliki potensi menjadi tulang punggung transportasi yang menghubungkan kawasan pesisir, perkotaan, pusat pertumbuhan ekonomi, kawasan pendidikan, destinasi wisata, hingga bandara dalam satu jaringan yang terintegrasi.</p>



<p>Jika jaringan kereta api terkoneksi dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang, Pariaman, Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, hingga Sawahlunto, manfaat yang diperoleh tidak hanya berupa peningkatan mobilitas masyarakat, tetapi juga efisiensi distribusi barang, terbukanya kawasan ekonomi baru, serta pemerataan pembangunan antarwilayah.</p>



<p>Di sektor pariwisata, reaktivasi jalur KA juga dinilai berpeluang menghadirkan daya tarik baru. Sumbar memiliki lanskap alam yang membentang dari Lembah Anai, Gunung Marapi, Singgalang, Danau Singkarak, hingga kawasan bersejarah Sawahlunto.</p>



<p>Menurut Timtim, apabila dirancang terintegrasi dengan pengembangan destinasi wisata, jalur tersebut berpotensi menjadi salah satu rute wisata kereta api paling menarik di Indonesia. &#8220;Di berbagai negara, perjalanan menggunakan kereta api bahkan telah menjadi bagian dari pengalaman wisata yang memiliki daya tarik tersendiri,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Namun, di balik peluang tersebut, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Timtim menekankan bahwa optimisme terhadap reaktivasi KA harus dibarengi dengan perencanaan yang matang, terutama dalam memahami karakter geospasial Sumbar yang kompleks.</p>



<p>Salah satu tantangan utama berada pada koridor Kayu Tanam–Padang Panjang yang melintasi kawasan pegunungan dengan tingkat kemiringan lereng yang relatif ekstrem. &#8220;Perlu kajian teknis dan analisis risiko komprehensif agar pembangunan infrastruktur berlangsung aman dan berkelanjutan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kawasan Lembah Anai juga menjadi perhatian khusus karena memiliki karakteristik kebencanaan yang unik. Secara geospasial, wilayah ini dipengaruhi daerah tangkapan air yang berasal dari Gunung Marapi, Gunung Singgalang, dan Gunung Tandikek. Saat hujan ekstrem terjadi di wilayah hulu, akumulasi aliran permukaan dapat meningkat dan memicu banjir bandang maupun galodo.</p>



<p>Timtim menegaskan, setiap tahapan reaktivasi KA harus didukung analisis geospasial yang mendalam, mulai dari pemetaan daerah rawan longsor, analisis daerah tangkapan air, identifikasi zona berisiko tinggi, hingga penyusunan sistem mitigasi bencana di sepanjang jalur yang akan dibangun.</p>



<p>Tantangan lain muncul dari perubahan penggunaan lahan pada jalur rel yang telah lama tidak beroperasi. Di sejumlah segmen, terutama Padang Panjang–Bukittinggi, sebagian bekas jalur kereta api telah berubah menjadi kawasan permukiman, bangunan usaha, akses jalan lingkungan, maupun fasilitas umum.</p>



<p>Kondisi tersebut, kata Timtim, memerlukan inventarisasi spasial yang rinci agar proses reaktivasi tidak memunculkan konflik penggunaan ruang maupun persoalan sosial di tengah masyarakat.</p>



<p>&#8220;Data geospasial menjadi instrumen penting dalam menentukan solusi yang tepat dan berkeadilan bagi seluruh pihak,&#8221; katanya.</p>



<p>Selain itu, aspek keselamatan transportasi juga perlu menjadi perhatian serius. Perlintasan sebidang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan harus dipetakan sejak awal melalui analisis tingkat risiko serta perencanaan sistem pengamanan yang memadai.</p>



<p>&#8220;Seluruh risiko harus jadi bagian pertimbangan utama sejak tahap perencanaan agar reaktivasi kereta api dapat memberikan manfaat maksimal,&#8221; katanya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pakar-ungkap-tantangan-berat-reaktivasi-kereta-api-di-sumbar-tak-sekadar-membangun-rel/">Pakar Ungkap Tantangan Berat Reaktivasi Kereta Api di Sumbar, Tak Sekadar Membangun Rel!</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">249211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hampir 3 Juta Penumpang Naik Kereta di Sumbar Sejak 2025, KAI Klaim Tekan Emisi Karbon hingga 10 Ribu Ton CO₂</title>
		<link>https://langgam.id/hampir-3-juta-penumpang-naik-kereta-di-sumbar-sejak-2025-kai-klaim-tekan-emisi-karbon-hingga-10-ribu-ton-co%e2%82%82/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 02:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI Divre II Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=248939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan perannya sebagai penyedia transportasi massal rendah emisi yang mendukung upaya pengurangan karbon di sektor transportasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan transportasi berbasis rel, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta berbagai program efisiensi energi yang diterapkan di lingkungan operasional perusahaan. Sebagai moda transportasi massal, kereta api dinilai memiliki keunggulan dalam mendukung mobilitas berkelanjutan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dengan konsumsi energi yang lebih efisien sehingga menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah. Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30 hingga 40</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hampir-3-juta-penumpang-naik-kereta-di-sumbar-sejak-2025-kai-klaim-tekan-emisi-karbon-hingga-10-ribu-ton-co%e2%82%82/">Hampir 3 Juta Penumpang Naik Kereta di Sumbar Sejak 2025, KAI Klaim Tekan Emisi Karbon hingga 10 Ribu Ton CO₂</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan perannya sebagai penyedia transportasi massal rendah emisi yang mendukung upaya pengurangan karbon di sektor transportasi.</p>



<p>Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan layanan transportasi berbasis rel, pemanfaatan energi baru terbarukan, serta berbagai program efisiensi energi yang diterapkan di lingkungan operasional perusahaan.</p>



<p>Sebagai moda transportasi massal, kereta api dinilai memiliki keunggulan dalam mendukung mobilitas berkelanjutan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dengan konsumsi energi yang lebih efisien sehingga menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah.</p>



<p>Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30 hingga 40 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Angka tersebut jauh di bawah kendaraan pribadi yang dapat menghasilkan emisi sekitar 150 hingga 200 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Dengan tingkat efisiensi tersebut, penggunaan kereta api mampu menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.</p>



<p>Dampak positif tersebut tercermin dari tingginya penggunaan layanan kereta api di Sumbar. Sepanjang 2025 hingga Mei 2026, KAI Divre II Sumbar telah melayani sebanyak 2.891.915 pelanggan. Jumlah itu diperkirakan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon sekitar 10.000 ton CO₂ dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.</p>



<p>Capaian tersebut menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, tetapi juga berkontribusi dalam upaya pengendalian emisi di sektor transportasi.</p>



<p>Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga terus memperluas pemanfaatan energi ramah lingkungan. Sejak Desember 2024, perusahaan telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang dengan kapasitas terpasang sebesar 40,7 kWp.</p>



<p>Pemanfaatan energi surya tersebut menjadi langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan pada energi konvensional sekaligus mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.</p>



<p>Pengembangan serupa juga tengah dipersiapkan di Depo dan Kantor Divre II Sumbar serta Mess KAI Padang sebagai bagian dari perluasan penggunaan energi baru terbarukan di lingkungan kerja perusahaan.</p>



<p>Keberadaan PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan yang signifikan. Dampaknya setara dengan penanaman sekitar 570 pohon dan berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ setiap tahun. Selain itu, penggunaan energi surya turut mendukung efisiensi operasional melalui pengurangan konsumsi listrik dari sumber energi konvensional.</p>



<p>Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui program Green Movement. Salah satu implementasinya adalah kebijakan Green Transportation Day yang diterapkan setiap Kamis. Melalui program ini, seluruh pekerja didorong menggunakan moda transportasi ramah lingkungan seperti kereta api, angkutan umum, bersepeda, maupun berjalan kaki saat berangkat dan pulang kerja.</p>



<p>KAI Divre II Sumbar juga terus mengoptimalkan efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED hemat energi pada berbagai fasilitas operasional, pengelolaan konsumsi daya listrik yang lebih efektif, serta peningkatan efisiensi perjalanan kereta api guna mendukung penghematan bahan bakar.</p>



<p>Langkah-langkah tersebut sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong dekarbonisasi sektor transportasi, di mana penguatan transportasi publik berbasis rel menjadi salah satu strategi utama untuk mewujudkan sistem transportasi rendah emisi yang berkelanjutan.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran transportasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan.</p>



<p>“Transportasi berbasis rel merupakan salah satu solusi mobilitas berkelanjutan yang mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. Melalui penyediaan layanan transportasi massal rendah emisi, pemanfaatan energi hijau, serta penerapan berbagai program keberlanjutan lainnya, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung terwujudnya masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Reza dalam keterangan tertulis yang diterima Langgam, Sabtu (6/6/2026).</p>



<p>Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau di sektor transportasi melalui peningkatan layanan yang semakin efisien, modern, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang memberi manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hampir-3-juta-penumpang-naik-kereta-di-sumbar-sejak-2025-kai-klaim-tekan-emisi-karbon-hingga-10-ribu-ton-co%e2%82%82/">Hampir 3 Juta Penumpang Naik Kereta di Sumbar Sejak 2025, KAI Klaim Tekan Emisi Karbon hingga 10 Ribu Ton CO₂</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">248939</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Tingkatkan Keandalan Operasional, Perawatan Intensif Prasarana</title>
		<link>https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tingkatkan-keandalan-operasional-perawatan-intensif-prasarana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246810</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar), melaksanakan pemeriksaan detail serta perawatan intensif sarana dan prasarana perkeretaapian. Hal ini guna memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api.  Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini bisa pergerakan kontur tanah pada sejumlah titik rawan.&#160; &#8220;Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap operasional kereta api serta berbagai elemen vital prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel seperti rel retak, rel patah, rel gompel, bantalan, profil ballast, sistem penambat,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tingkatkan-keandalan-operasional-perawatan-intensif-prasarana/">KAI Divre II Sumbar Tingkatkan Keandalan Operasional, Perawatan Intensif Prasarana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar), melaksanakan pemeriksaan detail serta perawatan intensif sarana dan prasarana perkeretaapian. Hal ini guna memperkuat komitmen dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api. </p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem. Kondisi ini bisa pergerakan kontur tanah pada sejumlah titik rawan.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap operasional kereta api serta berbagai elemen vital prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel seperti rel retak, rel patah, rel gompel, bantalan, profil ballast, sistem penambat, hingga sambungan rel,&#8221; kata Reza dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).&nbsp;</p>



<p>Reza menambahkan, pemeriksaan geometri jalur, ruang bebas, ruang manfaat jalur, lingkungan sekitar jalur rel yang tertutup tanaman liar, pemeriksaan lengkung, wesel, jembatan, terowongan, sistem persinyalan, serta berbagai fasilitas pendukung operasional lainnya.</p>



<p>Khusus pada jembatan dan bangunan pendukung, pemeriksaan difokuskan pada kondisi lendutan, stabilitas konstruksi, dan daya dukung terhadap operasional perjalanan kereta api.&nbsp;</p>



<p>Sementara pada sistem persinyalan, pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal sehingga dapat mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.</p>



<p>Reza menjelaskan, kondisi geografis wilayah Sumbar pada beberapa petak jalur memiliki potensi pergerakan kontur tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi. Oleh karena itu, KAI terus meningkatkan langkah-langkah mitigasi preventif guna menjaga keandalan jalur kereta api.</p>



<p>&#8220;Petugas prasarana bersama tim manajemen secara berkala melakukan pemetaan prioritas perawatan dan inspeksi berjalan kaki di seluruh wilayah operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api,&#8221; kata dia.&nbsp;</p>



<p>Selain penguatan aspek teknis, KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Salah satunya dengan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta api.</p>



<p>Menurut Reza, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.</p>



<p>&#8220;Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tingkatkan-keandalan-operasional-perawatan-intensif-prasarana/">KAI Divre II Sumbar Tingkatkan Keandalan Operasional, Perawatan Intensif Prasarana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246810</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman</title>
		<link>https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tutup-perlintasan-liar-di-padang-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:31:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Kereta Api Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI Divre II Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246473</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) menutup perlintasan liar di kilometer 38+9/0 petak Jalan Duku–Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5/2026). Penutupan perlintasan liar ini guna memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui penataan perlintasan sebidang. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, perlintasan liar memiliki tingkat risiko tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan yang memadai dan berada di luar pengaturan resmi. &#8220;Setiap titik perlintasan memiliki konsekuensi keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah dan instansi terkait melalui mekanisme yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tutup-perlintasan-liar-di-padang-pariaman/">KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) menutup perlintasan liar di kilometer 38+9/0 petak Jalan Duku–Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/5/2026).</p>



<p>Penutupan perlintasan liar ini guna memperkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui penataan perlintasan sebidang.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, perlintasan liar memiliki tingkat risiko tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan yang memadai dan berada di luar pengaturan resmi.</p>



<p>&#8220;Setiap titik perlintasan memiliki konsekuensi keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganan dilakukan bersama pemerintah dan instansi terkait melalui mekanisme yang berlaku, termasuk penutupan. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keselamatan masyarakat maupun perjalanan kereta api,&#8221; ujar Reza dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).</p>



<p>Ia mengungkapkan, perlintasan liar dengan lebar sekitar kurang lebih dua meter tersebut selama ini digunakan oleh pejalan kaki dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat yang melintas.</p>



<p>Penutupan ini juga menjadi bagian dari langkah pengendalian risiko di titik-titik rawan kecelakaan. Sejak tahun 2025 hingga April 2026, KAI Divre II Sumbar bersama para pemangku kepentingan telah menutup sebanyak 21 perlintasan liar di berbagai wilayah operasional.</p>



<p>Selain penataan perlintasan, selama tahun 2026 KAI Divre II Sumbar juga memperkuat upaya keselamatan melalui sosialisasi di 21 titik perlintasan, edukasi keselamatan di dua sekolah, serta pemasangan media peringatan di sejumlah lokasi strategis.</p>



<p>Lanjut Reza, keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan dukungan penegakan hukum dan budaya disiplin masyarakat.</p>



<p>&#8220;Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, disiplin saat melintas di perlintasan menjadi hal yang sangat penting,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa penutupan perlintasan liar bertujuan untuk mengarahkan masyarakat menggunakan titik penyeberangan resmi yang lebih aman dan memenuhi standar keselamatan.</p>



<p>KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka kembali perlintasan liar maupun memanfaatkan jalur tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.</p>



<p>&#8220;Keselamatan perjalanan kereta api maupun lalu lintas jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin, mematuhi rambu dan isyarat, serta hanya menggunakan perlintasan resmi demi keselamatan bersama,&#8221; pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-tutup-perlintasan-liar-di-padang-pariaman/">KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246473</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KAI Divre II Sumbar Layani 23 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Hari Buruh 2026</title>
		<link>https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-layani-23-ribu-penumpang-selama-libur-panjang-hari-buruh-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 06:28:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumata Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) mencatat total jumlah penumpang mencapai 23.817 orang selama libur akhir pekan Hari Buuh 1-3 Mei 2026.  Jumlah penumpang ini setara dengan 102 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 23.376 kursi. Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, tingginya angka penumpang didorong oleh meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.&#160; Salah satunya, Kereta Api Pariaman Ekspres jadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 17.780 penumpang atau setara 140 persen dari kapasitas 12.720 tempat duduk.&#160; Sementara itu, kata Reza, disusul Kereta</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-layani-23-ribu-penumpang-selama-libur-panjang-hari-buruh-2026/">KAI Divre II Sumbar Layani 23 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Hari Buruh 2026</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatra Barat (Sumbar) mencatat total jumlah penumpang mencapai 23.817 orang selama libur akhir pekan Hari Buuh 1-3 Mei 2026. </p>



<p>Jumlah penumpang ini setara dengan 102 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yakni sebanyak 23.376 kursi.</p>



<p>Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan, tingginya angka penumpang didorong oleh meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api.&nbsp;</p>



<p>Salah satunya, Kereta Api Pariaman Ekspres jadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 17.780 penumpang atau setara 140 persen dari kapasitas 12.720 tempat duduk.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, kata Reza, disusul Kereta Api Lembah Anai yang melayani 3.527 penumpang dan Kereta Api Minangkabau Ekspres sebanyak 2.510 penumpang.</p>



<p>&#8220;Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api. Kini, kereta api semakin dipandang sebagai solusi transportasi publik yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,&#8221; ujar Reza, Senin (4/5/2026).&nbsp;</p>



<p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan, serta menegaskan komitmen KAI untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kualitas perjalanan secara keseluruhan.</p>



<p>Di sisi lain, adapun lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 6.910 penumpang, Stasiun Pariaman 4.707 penumpang, Stasiun Air Tawar 2.155 penumpang, Stasiun Naras 1.430 penumpang, dan Stasiun BIM 1.195 penumpang.</p>



<p>Untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 6.631 penumpang, Stasiun Pariaman 5.141 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.873 penumpang, Stasiun Naras 1.341 penumpang, serta Stasiun BIM 1.088 penumpang.</p>



<p>&#8220;Capaian kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas operasional secara menyeluruh, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang berkelanjutan,&#8221; ucap Reza.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan utama yang terus dipertahankan,&#8221; sambungnya.&nbsp;</p>



<p>KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI.</p>



<p>Pemesanan tiket melalui aplikasi tersebut dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan dapat memastikan ketersediaan tiket lebih awal.</p>



<p>Selain itu, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go-show) di loket stasiun, yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan selama tiket masih tersedia.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,&#8221; pungkasnya.  <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kai-divre-ii-sumbar-layani-23-ribu-penumpang-selama-libur-panjang-hari-buruh-2026/">KAI Divre II Sumbar Layani 23 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Hari Buruh 2026</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Momen Haru Putra Minang Dirut KAI Bobby Sambangi Anak Korban Kecelakaan Kereta Api, Janji Biayai Pendidikan</title>
		<link>https://langgam.id/momen-haru-putra-minang-dirut-kai-bobby-sambangi-anak-korban-kecelakaan-kereta-api-janji-biayai-pendidikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut KAI]]></category>
		<category><![CDATA[KAI]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Direkrut Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, kembali jadi sorotan di media sosial saat mengunjungi kediaman salah satu korban kecelakaan kereta api Agro Bromo Angrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur. Dalam video yang beredar, putra Minang kelahiran Padang ini terlihat berbincang bersama seorang anak dari kecelakaan tersebut. Ia tampak duduk sembari berbincang lalu menawarkan bantuan jaminan pendidikan. &#8220;Kita kasih ini, ya. Uang sekolah kamu, aku aja yang bayari. Mau enggak?,&#8221; tanya Bobby kepada si anak yang langsung dijawab mau. Bobby kembali memastikan dengan mengulang niat tulusnya dalam membiayai pendidikan anak korban kecelakaan itu.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/momen-haru-putra-minang-dirut-kai-bobby-sambangi-anak-korban-kecelakaan-kereta-api-janji-biayai-pendidikan/">Momen Haru Putra Minang Dirut KAI Bobby Sambangi Anak Korban Kecelakaan Kereta Api, Janji Biayai Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Direkrut Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, kembali jadi sorotan di media sosial saat mengunjungi kediaman salah satu korban kecelakaan kereta api Agro Bromo Angrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur.</p>



<p>Dalam video yang beredar, putra Minang kelahiran Padang ini terlihat berbincang bersama seorang anak dari kecelakaan tersebut. Ia tampak duduk sembari berbincang lalu menawarkan bantuan jaminan pendidikan.</p>



<p>&#8220;Kita kasih ini, ya. Uang sekolah kamu, aku aja yang bayari. Mau enggak?,&#8221; tanya Bobby kepada si anak yang langsung dijawab mau.</p>



<p>Bobby kembali memastikan dengan mengulang niat tulusnya dalam membiayai pendidikan anak korban kecelakaan itu.</p>



<p>&#8220;Mau enggak? Yang bener?,&#8221; tanya kembal sembari si anak mengangguk lalu menyelami Bobby.</p>



<p>Momen haru ini menjadi viral. Para pengguna media sosial mengapresiasi langkah Bobby memberikan jaminan pendidikan kepada anak korban kecelakaan ini.</p>



<p>Sebelumnya, sosok Bobby juga sempat viral saat foto dirinya duduk termenung di peron kereta, di sampingnya gerbong KRL yang sudah remuk pascakecelakaan.</p>



<p>Ia tampak mengenakan kemeja putih yang kondisi pakaiannya tidak serapi saat awal datang.</p>



<p>Lengan kemejanya sudah digulung, Bobby terlihat menopang dagu. Pandangan matanya seakan kosong ke arah para korban kecelakaan.</p>



<p>Usai insiden kecelakaan, Bobby didesak mundur oleh anggota DPR RI, Firnando Ganinduto. Namun, Bobby mendapat dukungan dari netizen yang justru menyerang balik anggota DPR tersebut.<strong> (ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/momen-haru-putra-minang-dirut-kai-bobby-sambangi-anak-korban-kecelakaan-kereta-api-janji-biayai-pendidikan/">Momen Haru Putra Minang Dirut KAI Bobby Sambangi Anak Korban Kecelakaan Kereta Api, Janji Biayai Pendidikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>54 Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumbar Tanpa Penjagaan, Buntut Putus Kontrak 165 Petugas</title>
		<link>https://langgam.id/54-perlintasan-sebidang-kereta-api-di-sumbar-tanpa-penjagaan-buntut-putus-kontrak-165-petugas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 May 2026 13:10:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api]]></category>
		<category><![CDATA[Perlintasan Kereta Api]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246141</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kontrak kerja sebanyak 165 petugas penjaga perlintasan sebidang kereta api di Sumatra Barat (Sumbar), terpaksa berakhir pada 30 April 2026. Keputusan tersebut merupakan dampak dari efisiensi anggaran dan tidak tersedianya alokasi anggaran pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang. Dampak dari putusan itu, sebanyak 54 titik perlintasan sebidang terpaksa tanpa penjagaan. Perlintasan itu tersebar di Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman. &#8220;Penjagaan pada perlintasan sebidang dimaksud tidak dapat dilanjutkan terhitung mulai tanggal 1 Mei 2026,&#8221; begitu poin yang tertulis dalam surat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang yang beredar. Menyikapi hal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/54-perlintasan-sebidang-kereta-api-di-sumbar-tanpa-penjagaan-buntut-putus-kontrak-165-petugas/">54 Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumbar Tanpa Penjagaan, Buntut Putus Kontrak 165 Petugas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kontrak kerja sebanyak 165 petugas penjaga perlintasan sebidang kereta api di Sumatra Barat (Sumbar), terpaksa berakhir pada 30 April 2026.</p>



<p>Keputusan tersebut merupakan dampak dari efisiensi anggaran dan tidak tersedianya alokasi anggaran pada Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.</p>



<p>Dampak dari putusan itu, sebanyak 54 titik perlintasan sebidang terpaksa tanpa penjagaan. Perlintasan itu tersebar di Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Pariaman.</p>



<p>&#8220;Penjagaan pada perlintasan sebidang dimaksud tidak dapat dilanjutkan terhitung mulai tanggal 1 Mei 2026,&#8221; begitu poin yang tertulis dalam surat Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang yang beredar.</p>



<p>Menyikapi hal ini, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.</p>



<p>Mengacu pada regulasi yang berlaku, kata Reza, pengelolaan dan penanganan perlintasan sebidang telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 92 ayat (3), disebutkan bahwa pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan keselamatan perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab pemegang izin atau pihak yang membangun.</p>



<p>&#8220;Pada Pasal 94 ditegaskan bahwa perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin wajib ditutup oleh pemerintah atau pemerintah daerah demi keselamatan,&#8221; ujar Reza, Sabtu (2/5/2026).</p>



<p>Sejalan dengan ketentuan ini, kata Reza, pengelolaan dan evaluasi terhadap perlintasan sebidang menjadi kewenangan pemerintah atau pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.</p>



<p>Sementara itu, dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 114, ditegaskan bahwa setiap pengguna jalan wajib berhenti dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.</p>



<p>Adapun pengaturan teknis terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 94 Tahun 2018.</p>



<p>Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa peningkatan keselamatan dilakukan melalui penjagaan perlintasan, pemasangan palang pintu, serta penyediaan rambu dan alat pengaman lainnya, di mana penjagaan perlintasan merupakan salah satu bentuk pengendalian risiko dan upaya untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.</p>



<p>Pihak KAI Divre II Sumbar memastikan akan mengambil sejumlah langkah antisipatif sebagai bentuk mitigasi risiko, seiring penghentian penjagaan pada 54 titik perlintasan sebidang di Sumbar.</p>



<p>&#8220;Upaya ini kami fokuskan pada peningkatan kewaspadaan operasional serta penguatan edukasi kepada masyarakat guna menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan,&#8221; jelas Reza.</p>



<p>Pihaknya telah memerintahkan seluruh masinis untuk meningkatkan kewaspadaan. Kemudian, melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar perlintasan terkait perubahan status penjagaan yang berlaku efektif mulai 1 Mei 2026.</p>



<p>&#8220;Kami memasang spanduk imbauan keselamatan di beberapa lokasi perlintasan. Dan melakukan posko secara berkala di titik-titik perlintasan yang dinilai rawan kecelakaan,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Menurut Reza, pihaknya juga telah berkoordinasi intensif bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Sumbar guna membahas langkah tindak lanjut dan solusi jangka panjang.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, sebagai upaya menekan kecelakaan di perlintasan sebidang, kami telah menutup dua perlintasan liar,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Reza menggimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang.</p>



<p>&#8220;Kami mengingatkan kembali kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang,&#8221; pungkasnya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/54-perlintasan-sebidang-kereta-api-di-sumbar-tanpa-penjagaan-buntut-putus-kontrak-165-petugas/">54 Perlintasan Sebidang Kereta Api di Sumbar Tanpa Penjagaan, Buntut Putus Kontrak 165 Petugas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246141</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/94 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-30 03:33:28 by W3 Total Cache
-->