<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kemiskinan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kemiskinan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kemiskinan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Mar 2025 01:00:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kemiskinan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kemiskinan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Mar 2025 00:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223949</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sejumlah capaian positif berhasil dicatatkan Pemko Padang sepanjang 2024 lalu. Pemko Padang berhasil meraih kemajuan dalam beberapa sektor penting melalui berbagai program dan upaya kolaboratif. Di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan investasi, serta pengendalian inflasi. &#8220;Alhamdulillah di tahun 2024 yang lalu kita berhasil menurunkan persentase angka kemiskinan menjadi 4,06 persen, kemudian angka stunting dari 1.832 jiwa (3,47 persen) menjadi 1.471 jiwa (2,53 persen), dengan intensitas pengukuran balita setiap bulannya selalu di atas 98 persen,&#8221; ujar Sekda Padang, Andree Algamar saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Kerja Pemerintah Daerah di Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/">Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sejumlah capaian positif berhasil dicatatkan Pemko Padang sepanjang 2024 lalu. Pemko Padang berhasil meraih kemajuan dalam beberapa sektor penting melalui berbagai program dan upaya kolaboratif.</p>



<p>Di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan investasi, serta pengendalian inflasi.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah di tahun 2024 yang lalu kita berhasil menurunkan persentase angka kemiskinan menjadi 4,06 persen, kemudian angka stunting dari 1.832 jiwa (3,47 persen) menjadi 1.471 jiwa (2,53 persen), dengan intensitas pengukuran balita setiap bulannya selalu di atas 98 persen,&#8221; ujar Sekda Padang, Andree Algamar saat membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Kerja Pemerintah Daerah di Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Jumat (14/3/2025).</p>



<p>Selanjutnya kata Andree, capaian lain nilai total investasi sebesar Rp3,65 triliun di tahun 2024 dan inflasi Kota Padang dalam sembilan bulan terakhir berada pada batas wajar dan terkendali dengan rentang nilai inflasi 0,87 persen- 3,45 persen.</p>



<p>&#8220;Untuk pembangunan Kota Padang yang lebih baik kedepannya mari sukseskan visi, misi dan program unggulan serta kebijakan Wali Kota yang baru,&#8221; bebernya.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Andree mengharapkan agar mensukseskan sembilan program unggulan. Di antaranya Padang Amanah, Padang Juara, Smart Surau, Sinergi Nagari, Padang Melayani, Padang Rancak, Padang Sigap, UMKM Naik Kelas, dan Jelajah Padang.</p>



<p>&#8220;Forum Konsultasi Publik diharapkan dapat memberikan warna dan dinamika yang positif dalam menghadirkan perencanaan yang Specific, Measurable, Achivable, Relevant dan Time bound (smart) untuk mewujudkan kejayaan Kota Padang,&#8221; tutur Andree.</p>



<p>Andree juga mengharapkan agar terus berkomitmen untuk bekerja dengan penuh integritas, disiplin, dan semangat kebersamaan. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-klaim-penurunan-angka-kemiskinan-dan-stunting-di-2024/">Pemko Padang Klaim Penurunan Angka Kemiskinan dan Stunting di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223949</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cek Fakta: Hendri Septa Klaim Turunnya Kemiskinan, M Iqbal Soroti Tingginya Pengangguran di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/cek-fakta-hendri-septa-klaim-turunnya-kemiskinan-m-iqbal-soroti-tingginya-pengangguran-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Nov 2024 07:47:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215987</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Debat publik kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang di Hotel Truntum, Kota Padang, Jumat (15/11/2024). Debat ini mengusung tema &#8220;Transformasi Sosial Menuju Kota Padang yang Maju dan Bermartabat,&#8221; bertujuan menggali visi, misi, dan program kerja para kandidat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang. Tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota Padang berkompetisi dalam debat tersebut. Mereka adalah paslon nomor urut 1, Fadly Amran-Maigus Nasir; paslon nomor urut 2, M Iqbal-Amasrul; dan paslon nomor urut 3, Hendri Septa-Hidayat. Debat difokuskan pada empat subtema penting: transformasi sumber daya manusia, ketahanan sosial,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cek-fakta-hendri-septa-klaim-turunnya-kemiskinan-m-iqbal-soroti-tingginya-pengangguran-di-padang/">Cek Fakta: Hendri Septa Klaim Turunnya Kemiskinan, M Iqbal Soroti Tingginya Pengangguran di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Debat publik kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang di Hotel Truntum, Kota Padang, Jumat (15/11/2024). </p>



<p>Debat ini mengusung tema &#8220;Transformasi Sosial Menuju Kota Padang yang Maju dan Bermartabat,&#8221; bertujuan menggali visi, misi, dan program kerja para kandidat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Padang.</p>



<p>Tiga pasangan calon (paslon) Wali Kota Padang berkompetisi dalam debat tersebut. Mereka adalah paslon nomor urut 1, Fadly Amran-Maigus Nasir; paslon nomor urut 2, M Iqbal-Amasrul; dan paslon nomor urut 3, Hendri Septa-Hidayat.</p>



<p>Debat difokuskan pada empat subtema penting: transformasi sumber daya manusia, ketahanan sosial, budaya, dan ekologi, penanganan ketidaksetaraan dan kemiskinan, serta tata ruang yang humanis dan mitigasi bencana.</p>



<p>Moderator Nashrian Bahzein membuka sesi dengan pertanyaan mengenai komitmen dan langkah konkret para paslon dalam mengatasi ketimpangan dan kemiskinan serta memperkuat sektor industri di Kota Padang.</p>



<p>M Iqbal menyoroti pentingnya pembenahan sektor pariwisata. &#8220;Hari ini, Kota Padang cocok sekali dikatakan sebagai &#8216;Welcome to Healing City&#8217;, tempat orang berkreasi. Tapi sayangnya, soal keamanan masih menjadi masalah. Pungli, parkir liar, dan tawuran berdampak pada ekonomi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menekankan perlunya infrastruktur yang mendukung dan menyoroti keluhan masyarakat terkait pungutan liar saat berlibur. &#8220;Pusat pertumbuhan ekonomi baru harus dibangun. Mendatangkan investor, terutama dari perantau Minang di seluruh dunia, sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi Kota Padang,&#8221; tambah Iqbal.</p>



<p>Pasangannya, Amasrul, menambahkan bahwa seluruh potensi wisata, baik di pantai maupun kota lama, perlu ditingkatkan. &#8220;Jalur-jalur menuju tempat wisata di bukit-bukit yang potensial harus diperbaiki. Kota Padang bisa dibangun dengan membangkitkan industri pariwisata yang ada saat ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Fadly Amran dari paslon nomor urut 1 menyoroti pentingnya pendataan potensi perekonomian. &#8220;Hari ini, pertumbuhan ekonomi Kota Padang tertumpu pada telekomunikasi, kesehatan, pendidikan, perdagangan jasa, pariwisata, dan perhotelan. Industri masih menjadi PR yang harus kita gerakkan untuk pertumbuhan ekonomi ke depan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Pasangannya, Maigus Nasir, menambahkan bahwa angka pengangguran perlu diperhatikan, terutama lulusan perguruan tinggi. &#8220;Pendidikan vokasi dan talenta anak-anak muda harus dipetakan untuk mempermudah mereka masuk ke dunia kerja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Hendri Septa, sebagai calon petahana, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan. &#8220;Informasi yang disampaikan mengenai kemiskinan, maaf, 2,5 tahun yang lalu kami telah bekerja keras. Kemiskinan turun dari tahun ke tahun, dan itu terbukti dengan data. Informasi harus benar diberikan kepada masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Ia juga menyebut telah mengajak investor untuk berinvestasi di Kota Padang. &#8220;Alhamdulillah, saat ini akan dibangun sebuah mal besar, Basko Mall City, yang menyediakan 3.000 lapangan pekerjaan. Kami juga telah memberdayakan semua destinasi wisata yang ada di Kota Padang,&#8221; tambah Hendri.</p>



<p>Menanggapi klaim Hendri Septa, M Iqbal memberikan kritik tajam. &#8220;Yang kami hormati, dua orang mantan wali kota di kiri kanan saya. Hari ini, ternyata kemiskinan di Padang Panjang masih tertinggi. Apa yang mau dibanggakan? Kota Padang penganggurannya tertinggi. Ini menunjukkan dua wali kota ini gagal membangun kota,&#8221; tegas Iqbal.</p>



<p>Ia menyoroti bahwa Padang Panjang, yang pernah dipimpin Fadly Amran, masih memiliki angka kemiskinan tinggi, sementara Kota Padang, di bawah kepemimpinan Hendri Septa, memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Sumatra Barat. </p>



<p>&#8220;Kita perlu perubahan. Sudah diberi kesempatan, tapi tidak ada prestasi. Kita ingin membangun kota yang maju dengan kolaborasi,&#8221; lanjutnya.</p>



<p><strong>Fakta dan Data: Cek Kebenaran Klaim</strong></p>



<p>Klaim Penurunan Kemiskinan oleh Hendri Septa</p>



<p>Berdasarkan data dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang, pada 2024 persentase penduduk miskin di Kota Padang adalah 4,06 persen atau 41,40 ribu jiwa. Angka ini menurun dari tahun 2023 yang berada di angka 4,17 persen atau 41,97 ribu jiwa. Artinya, terjadi penurunan sebesar 0,11 persen atau sekitar 570 jiwa.</p>



<p>Pj Sekda Padang, Yosefriawan, menyatakan bahwa kemiskinan ekstrem di Kota Padang menurun dari 0,64 persen pada 2022 menjadi 0,15 persen pada 2023, dengan 4.850 jiwa keluar dari kemiskinan ekstrem. &#8220;Pelaksanaan penanggulangan kemiskinan mendukung misi ketiga RPJMD Kota Padang 2019-2024, yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,&#8221; ujarnya pada rapat TKPK, Kamis (17/10/2024).</p>



<p>Kritik M Iqbal terhadap Tingginya Pengangguran</p>



<p>Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Barat menunjukkan bahwa pada 2023, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Padang mencapai 10,86 persen, tertinggi di Sumatra Barat. Angka ini memang menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 11,69 persen pada 2022 dan 13,37 persen pada 2021, namun tetap menjadi yang tertinggi di provinsi.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Dian Fakri, pada Februari 2023 menargetkan penurunan angka pengangguran menjadi 9 persen pada 2023 dan 7 persen pada 2024. &#8220;Kami berusaha menurunkan angka pengangguran melalui berbagai program, seperti &#8216;job canvasing&#8217; dan pelatihan keterampilan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Namun, realitas menunjukkan bahwa target tersebut belum tercapai. Dengan TPT masih di angka 10,86 persen pada 2023, Kota Padang masih menghadapi tantangan besar dalam mengurangi pengangguran.</p>



<p>Kemiskinan di Padang Panjang</p>



<p>M Iqbal juga menyoroti kemiskinan di Padang Panjang yang pernah dipimpin oleh Fadly Amran. Berdasarkan data BPS, Padang Panjang memiliki persentase penduduk miskin sebesar 5,31 persen pada 2024, dengan jumlah penduduk miskin 3,06 ribu jiwa. Angka ini memang lebih tinggi dibandingkan beberapa kota lain di Sumatra Barat, seperti Sawahlunto (2,33 persen) dan Kota Solok (3,07 persen).</p>



<p>Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata provinsi yang berada di angka 5,97 persen, kemiskinan di Padang Panjang masih di bawah rata-rata provinsi. Meski demikian, peningkatan upaya pengentasan kemiskinan tetap diperlukan.</p>



<p><strong>Analisis dan Debunking Klaim</strong></p>



<p>Klaim Hendri Septa</p>



<p>Hendri Septa mengklaim bahwa kemiskinan di Kota Padang menurun dari tahun ke tahun. Data yang ada memang menunjukkan penurunan persentase kemiskinan dari 4,17 persen pada 2023 menjadi 4,06 persen pada 2024. Namun, penurunan ini relatif kecil, yaitu 0,11 persen atau sekitar 570 jiwa.</p>



<p>Selain itu, meskipun terjadi penurunan, Kota Padang masih memiliki jumlah penduduk miskin tertinggi di Sumatra Barat, yaitu 41,40 ribu jiwa pada 2024. Hal ini disebabkan oleh populasi Kota Padang yang besar sebagai ibu kota provinsi.</p>



<p>Klaim M Iqbal</p>



<p>M Iqbal menyatakan bahwa pengangguran di Kota Padang tertinggi di Sumatra Barat dan mengkritik kinerja Hendri Septa. Data BPS mendukung klaim ini, dengan TPT Kota Padang mencapai 10,86 persen pada 2023. Target penurunan pengangguran menjadi 9 persen pada 2023 yang ditetapkan oleh Disnakerin belum tercapai.</p>



<p>Selain itu, Iqbal juga menyebut kemiskinan di Padang Panjang masih tertinggi. Namun, data menunjukkan bahwa persentase kemiskinan di Padang Panjang adalah 5,31 persen, yang meskipun perlu diperbaiki, tidak tertinggi di Sumatra Barat. Kabupaten dengan persentase kemiskinan tertinggi adalah Kepulauan Mentawai dengan 13,89 persen.</p>



<p><strong>Kesimpulan</strong></p>



<p>Debat publik kedua Pilkada Kota Padang menampilkan perdebatan sengit antara para kandidat mengenai isu kemiskinan dan pengangguran. Klaim Hendri Septa mengenai penurunan kemiskinan didukung oleh data, meskipun penurunannya relatif kecil dan Kota Padang masih memiliki jumlah penduduk miskin tertinggi di provinsi.</p>



<p>Di sisi lain, kritik M Iqbal terhadap tingginya angka pengangguran di Kota Padang juga didukung oleh data BPS. Namun, klaimnya mengenai kemiskinan tertinggi di Padang Panjang perlu diklarifikasi, karena data menunjukkan bahwa ada kabupaten/kota lain dengan persentase kemiskinan lebih tinggi.</p>



<p>Masyarakat Kota Padang diharapkan dapat menilai secara objektif program dan komitmen masing-masing paslon berdasarkan data dan fakta yang ada. Upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran memerlukan kolaborasi dan strategi yang efektif dari pemimpin yang terpilih nantinya. <strong>(*/yki)</strong></p>



<p>Sumber:<br>Data BPS Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota di Sumatera Barat (Ribu) dan Persentase<br><a href="https://langgam.id/pemko-padang-targetkan-angka-pengangguran-tahun-ini-9-persen/">https://langgam.id/pemko-padang-targetkan-angka-pengangguran-tahun-ini-9-persen/<br></a><a href="https://langgam.id/berikut-persentase-tingkat-pengangguran-terbuka-kabupaten-kota-di-sumbar-di-2023/">https://langgam.id/berikut-persentase-tingkat-pengangguran-terbuka-kabupaten-kota-di-sumbar-di-2023/<br></a><a href="https://langgam.id/bappeda-tercatat-kemiskinan-ekstrem-di-padang-sebanyak-8-063-jiwa/">https://langgam.id/bappeda-tercatat-kemiskinan-ekstrem-di-padang-sebanyak-8-063-jiwa/<br></a><a href="https://langgam.id/pemko-klaim-angka-kemiskinan-di-kota-padang-turun-di-2024/">https://langgam.id/pemko-klaim-angka-kemiskinan-di-kota-padang-turun-di-2024/</a></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cek-fakta-hendri-septa-klaim-turunnya-kemiskinan-m-iqbal-soroti-tingginya-pengangguran-di-padang/">Cek Fakta: Hendri Septa Klaim Turunnya Kemiskinan, M Iqbal Soroti Tingginya Pengangguran di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215987</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Klaim Angka Kemiskinan di Kota Padang Turun di 2024</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-klaim-angka-kemiskinan-di-kota-padang-turun-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 12:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Angka Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=214009</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemko Padang mengklaim jumlah penduduk miskin di kota tersebut pada 2024 ini mengalami penurunan dibandingkan 2023 lalu. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Padang mencatat pada 2024 persentase penduduk miskin 4,06 persen atau 41,40 ribu jiwa. Angka ini menurun 0,11 persen jika dibandingkan dengan keadaan tahun lalu dimana persentase penduduk miskin di angka 4,17 persen atau 41,97 ribu jiwa. Pj Sekda Padang, Yosefriawan mengungkapkan bahwa dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk terus menurunkan angka kemiskinan di Kota Padang. &#8220;Rakor Tim Koordiansi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) ini sangat penting untuk dilakukan agar secara bersama- sama kita dapat membicarakan program pembangunan secara khusus</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-klaim-angka-kemiskinan-di-kota-padang-turun-di-2024/">Pemko Klaim Angka Kemiskinan di Kota Padang Turun di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemko Padang mengklaim jumlah penduduk miskin di kota tersebut pada 2024 ini mengalami penurunan dibandingkan 2023 lalu.</p>



<p>Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapppeda) Padang mencatat pada 2024 persentase penduduk miskin 4,06 persen atau 41,40 ribu jiwa.</p>



<p>Angka ini menurun 0,11 persen jika dibandingkan dengan keadaan tahun lalu dimana persentase penduduk miskin di angka 4,17 persen atau 41,97 ribu jiwa.</p>



<p>Pj Sekda Padang, Yosefriawan mengungkapkan bahwa dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak untuk terus menurunkan angka kemiskinan di Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Rakor Tim Koordiansi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) ini sangat penting untuk dilakukan agar secara bersama- sama kita dapat membicarakan program pembangunan secara khusus untuk penanggulangan kemiskinan di Kota Padang,&#8221; ujarnya saat rapat TKPK Kota Padang di Ruang Bagindo Aziz Chan, Kamis (17/10/2024).</p>



<p>Yosefriawan mengatakan, dari 2022 ke 2023, kemiskinan ekstrem Kota Padang menurun dari 0,64 persen tahun 2022 menjadi 0,15 persen tahun 2023 atau turun sebesar 0,49 persen atau sebanyak 4.850 jiwa sudah keluar dari kemiskinan ekstrem.</p>



<p>&#8220;Sebagaimana kita ketahui bersama, pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di Kota Padang mendukung misi ketiga dari RPJMD Kota Padang 2019- 2024 yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang inklusif,&#8221; kata Yosefriawan dalam keterangan.</p>



<p>Ia menjelaskan pada 2024, angka kemiskinan Kota Padang 4,06 persen (kondisi Maret 2024) turun dari angka sebelumnya 4,17 persen di tahun 2023.</p>



<p>Angka ini terang Yosefriawan, sudah melebihi dari yang ditargetkan RPJMD yaitu 4,10 persen ditahun 2024.</p>



<p>Pemko Padang, ungkapnya, melakukan beberapa strategi untuk penanggulangan kemiskinan di antaranya mengurangi beban pengeluaran masyarakat melalui bantuan sosial dan layanan kesehatan.</p>



<p>Kemudian meningkatkan pendapatan masyarakat melalui program pemberdayaan dan pelatihan kerja dan mengurangi kantong kemiskinan dengan meningkatkan akses terhadap layanan dasar serta memperbaiki infrastruktur.</p>



<p>Yosefriawan menyebutkan, pendekatan ini saling mendukung dan diharapkan dapat menciptakan kondisi yang lebih baik bagi masyarakat, sehingga angka kemiskinan dapat berkurang secara signifikan.</p>



<p>&#8220;Untuk itu kami minta dukungannya saudara-saudara agar dapat bekerjasama serta saling bahu membahu sehingga angka kemiskinan ini dapat kita tekan sebagaimana yang kita harapkan,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Sekretaris Bappeda Novalino menyebutkan tujuan diadakannya Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) untuk mengevaluasi perkembangan kondisi kemiskinan serta pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan.</p>



<p>&#8220;Selain itu, guna mempercepat penurunan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Kota Padang,&#8221; ucapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-klaim-angka-kemiskinan-di-kota-padang-turun-di-2024/">Pemko Klaim Angka Kemiskinan di Kota Padang Turun di 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214009</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan</title>
		<link>https://langgam.id/pemilik-travel-agency-buatkan-rumah-untuk-nenek-nurbaina-donasi-yang-digalang-pemuda-dan-nagari-tetap-disalurkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2024 14:15:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Rumah Nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang tidak layak huni dan viral di media sosial, akhirnya mendapat perhatian. Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan Rumah nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, yang tidak layak huni. Mirip dengan kandang ternak, viral di media massa dan media sosial. Seorang pemilik usaha konsultan kesehatan untuk orang berobat ke luar negeri dan travel agency, bernama Ade</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemilik-travel-agency-buatkan-rumah-untuk-nenek-nurbaina-donasi-yang-digalang-pemuda-dan-nagari-tetap-disalurkan/">Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Rumah Nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang tidak layak huni dan viral di media sosial, akhirnya mendapat perhatian.</p>



<p>Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan</p>



<p>Rumah nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat, yang tidak layak huni. Mirip dengan kandang ternak, viral di media massa dan media sosial.</p>



<p>Seorang pemilik usaha konsultan kesehatan untuk orang berobat ke luar negeri dan travel agency, bernama Ade Nusyirwan, yang mengetahui kondisi rumah itu dari pemberitaan media massa dan instagram, langsung tersayat dinding nuraninya. Dan terketuk pintu hatinya. Untuk membantu rumah Nenek Nurbaina.</p>



<p>Alih-alih mengutuk kegelapan, Ade yang berasal dari Solok, tapi lahir di Padang, serta berkantor di Pekanbaru, Padang, Bali, dan Malaysia, lebih memilih menyalakan lilin. Founder atau pendiri AssistCare Indonesia (@ig assistcareindonesia) ini, tidak mau hanya sekadar menggerutu di media sosial atau mencari-cari siapa yang salah.</p>



<p><strong>Gotong Royong dan Donasi</strong></p>



<p>Pada Kamis (13/6/2024), akan digelar gotong royong bersama Masyarakat Nagari Tungkar di rumah Nenek Nurbaina.</p>



<p>AssistCare Indonesia akan membantu membangun rumah semi permanen, namun tidak menanggung kebutuhan air bersih, listrik, dan kebutuhan lain di rumah tersebut. Untuk itu, Pemerintah Nagari Tungkar dan Lembaga-Lembaga Nagari, termasuk Generasi Muda Sawahlaweh, juga sudah mendapatkan solusinya.</p>



<p>Sebaliknya, Ade Nusyirwan memilih mengutus kerabatnya, Dafid dan Hadid, melihat langsung kondisi rumah Nenek Nurbaina. Setelah yakin, rumah Nenek Nurbaini memang memprihatinkan, Dafid dan Hadid, menghubungi tokoh muda Limapuluh Kota asal Situjuah Limo Nagari, M. Fajar Rillah Vesky.</p>



<p>Kepada Fajar Vesky yang ikut terlibat dalam aksi sosial dan kemanusiaan ini, Dafid dan Hadid menyampaikan niat Ade Nusyirwan bersama AssistCare Indonesia, membuatkan rumah semi permanen buat Nenek Nurbaina. Sebagai tanda keseriusan, Dafid juga mengirimkan desain atau gambar rumah yang akan dibangun.</p>



<p>Merespons niat tulus AssistCare tersebut, Fajar Rillah Vesky berkoordinasi kembali dengan Wali Nagari Tungkar Yusrizal Datuak Pado dan Kepala Jorong Sawahlaweh Wentarizal. Serta Generasi Muda Sawahlaweh (Gemusa) yang diprakarsai Alek Datuak Paduko Lobiah, Syafril Datuak Simarapi, Meddy, Masyudha Putra, dll.</p>



<p>Secara bersama-sama, mereka sejak Jumat lalu (7/6/2024), setiap hari membahas kelanjutan rumah Nenek Nurbaina dengan pihak keluarga dan tokoh masyarakat yang juga punya kepedulian dalam aksi sosial ini. Seperti, Da Afton, Pak Sitas, Datuak Alat Cumano, Pak Icun Politik, Da Pendi Nuruk, Da Des Miun, Pak Nas Kopral, Ustad Ben, Riko Arisandi, Om Kasdiman, Mak Dt Majo Tagantuang, Susaiki Fadhail, dll.</p>



<p>Tak hanya saling koordinasi di warung kopi, Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado bersama tokoh muda Fajar Rillah Vesky dan tokoh-tokoh yang disebutkan tadi, juga mengomunikasikan ini secara resmi dengan seluruh Lembaga Nagari Tungkar. Baik itu Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bamus Nagari, Bundo Kanduang, LPM dan tokoh masyarakat. Bahkan, digelar rapat khusus di kantor Nagari, pada Selasa (11/6).</p>



<p>Berdasarkan hasil rapat Pemerintah Nagari dan Lembaga-Lembaga Nagari Tungkar pada Selasa (11/6/2024), disepakati permintaan perantau Situjuah Padang Badang dan AssistCare Indonesia, membangun sendiri rumah semi permanen buat Nenek Nurbaina, dapat dipenuhi. Untuk itu, pada Kamis besok (13/6/2024), akan digelar gotong royong bersama Masyarakat Nagari Tungkar di rumah Nenek Nurbaina.</p>



<p>Mengingat pihak AssistCare Indonesia baru berkomitmen membantu membuatkan rumah Nenek Nurbaina. Namun, tidak menanggung kebutuhan air bersih, listrik, dan kebutuhan lain di rumah tersebut, maka untuk hal ini, Pemerintah Nagari Tungkar dan Lembaga-Lembaga Nagari, termasuk Generasi Muda Sawahlaweh, juga sudah mendapatkan solusinya.</p>



<p>Dimana, untuk masalah air bersih di rumah Nenek Nurbaina, nantinya disiapkan gratis oleh Tim Pamsimas Nagari Tungkar. Untuk kebutuhan listrik, diupayakan ada bantuan dari PLN. Jika PLN tak ada dana CSR untuk rumah warga miskin, maka akan menggunakan dana donasi yang sudah dikumpulkan pemuda dan nagari.</p>



<p>Selanjutnya, untuk kebutuhan kasur atau tempat tidur dan lain di dalam rumah Nenek Nurbaina, nantinya akan dibantu oleh Komunitas Payakumbuh Cantik dan Khadijah Zaman Now yang tim penghubungnya di Nagari Tungkar adalah Sastra Yunita atau Ice Dodi. Atau bisa juga dibantu oleh siapa saja dermawan yang ingin membantu.</p>



<p>Kemudian, untuk donasi yang sudah dikumpulkan Generasi Muda Sawahlaweh atau nagari tetap disalurkan pada tempatnya. Donasi itu, akan digunakan untuk pembangunan rumah semi permanen pemuda disabilitas bernama Afrianto atau Anto Uk-Ek yang letaknya berada di samping rumah Nurbaina. Sehingga, Anto Uk-Ek yang yatim-piatu dan masih jalan cucu bagi Nurbaina, dapat tinggal di rumah yang layak huni pula.</p>



<p>Jika seluruh donasi yang digalang Generasi Muda Sawahlaweh dan Nagari Tungkar, betul-betul sudah dapat memenuhi perbaikan rumah Nenek Nurbaina dan Anto Uk-Ek, maka donasi itu akan ditutup. Kemudian, kalau terjadi dana berlebih, akan digunakan untuk rumah warga miskin lainya.<br>Demikian, siaran pers dari Generasi Muda Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.</p>



<p>Untuk informasi lebih lengkap dan terperinci, dapat menghubungi Generasi Muda Sawahlaweh, yaitu Meddy (+6281374528979), Alek Dt Paduko Lobiah (+6282385372843), dan Syafril Dt Simarapi (+6285263982739). Atau bisa juga langsung menghubungi Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado (082284056523). (*/Rls)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemilik-travel-agency-buatkan-rumah-untuk-nenek-nurbaina-donasi-yang-digalang-pemuda-dan-nagari-tetap-disalurkan/">Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Percikan Kisah Nenek Berusia 83 Tahun di Situjuah yang Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak, Bantuan Berdatangan</title>
		<link>https://langgam.id/percikan-kisah-nenek-berusia-83-tahun-di-situjuah-yang-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak-bantuan-berdatangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Jun 2024 23:58:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205390</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Setelah rumahnya yang tidak layak huni, mirip kandang ternak, viral diberitakan media-massa dan media sosial. Nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akhirnya mendapat perhatian dari banyak pihak. Baik dari dalam maupun dari luar Sumbar. Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo yang baru tahu kondisi nenek Nurbaina, setelah membaca informasi media massa, langsung turun tangan. Begitu berita rumah nenek Nurbaina viral sejak Jumat malam (7/6/2024), Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang sedang berada di Jakarta pada Sabtu pagi (8/6/2024), langsung menugaskan OPD terkait, Camat, dan Baznas,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/percikan-kisah-nenek-berusia-83-tahun-di-situjuah-yang-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak-bantuan-berdatangan/">Percikan Kisah Nenek Berusia 83 Tahun di Situjuah yang Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak, Bantuan Berdatangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Setelah rumahnya yang tidak layak huni, mirip kandang ternak, viral diberitakan media-massa dan media sosial. Nenek Nurbaina, 84 tahun, warga Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, akhirnya mendapat perhatian dari banyak pihak. Baik dari dalam maupun dari luar Sumbar.</p>



<p>Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo yang baru tahu kondisi nenek Nurbaina, setelah membaca informasi media massa, langsung turun tangan. Begitu berita rumah nenek Nurbaina viral sejak Jumat malam (7/6/2024), Bupati Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang sedang berada di Jakarta pada Sabtu pagi (8/6/2024), langsung menugaskan OPD terkait, Camat, dan Baznas, untuk melihat rumah tersebut</p>



<p>&#8220;Kita harus bantu rumah itu. Bupati selama ini kan ndak tahu, model rumahnya seperti itu. Dinas terkait, Camat dan Baznas sudah saya minta mendatangi lokasi. Melakukan penanganan cepat, &#8221; kata Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo kepada awak media, Sabtu pagi (8/6/2024).</p>



<p>Tidak hanya memastikan rumah Nurbaina harus dibantu, Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo pada Sabtu pagi itu (8/6/2024), juga menghubungi Camat Situjuah Limo Nagari Rumelia, Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado, dan tokoh muda Kabupaten Limapuluh Kota asal Nagari Tungkar M. Fajar Rillah Vesky. Bupati meminta ketiganya, mendampingi Baznas, dalam mengantar bantuan dan memverifikasi kondisi rumah Nurbaina.</p>



<p>Tak lama berselang, tim Baznas Limapuluh Kota dipimpin Edrimal Dt Ulak Cumano dan Staf Baznas Jonres Marianto Dt Bungsu yang sumando urang Tungkar, langsung meninjau rumah Nurbaina. Mereka memastikan, rumah Nurbaina layak dibantu. &#8220;Bupati yang baru tahu soal rumah Nenek Nurbaina ini kaget. Kami ditugaskan mengantar bantuan,&#8221; kata Edrimal Dt Ulak Cumano.</p>



<p>Bersamaan dengan kedatangan Baznas ke rumah Nenek Nurbaina, Camat Situjuah Limon Nagari Rummelia, Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado, Kepala Jorong Sawahlaweh Wentarizal, Sekretaris Nagari Yon Swandi, perangkat nagari Yogi Efendi dkk, langsung menyiapkan proposal bantuan rumah buat Nurbaina. Baznas menginformasikan, bisa membantu sebesar Rp5 juta sampai Rp7 juta. Sisanya disarankan ada swadaya warga.</p>



<p>Baznas Limapuluh Kota baru bisa membantu perbaikan rumah Nurbaina sebesar maksimal Rp7 juta, karena bulan sebelumnya juga sudah mengucurkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk perbaikan rumah warga Nagari Tungkar lainnya, bernama Nursian atau Tek Sian. &#8220;Baru bulan lalu, kita kucurkan bantuan buat bedah rumah buat Nagari Tungkar sebesar Rp15 juta. Kini, insyallah dicairkan lagi maksimal Rp7 juta,&#8221; kata Edrimal Dt Ulak Cumano.</p>



<p>Mendengar penuturan Edrimal itu, Generasi Muda Sawahlaweh (Gemusa) yang sedang menggalang dana untuk perbaikan rumah Nurbaina atau Nenek Baina, tetap bersyukur dan berterimakasih. &#8220;Kami berterimakasih kepada Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo dan Baznas Limapuluh Kota yang sudah peduli dengan kampung kami. Sudah peduli dan cepat tanggap terhadap kondisi rumah wanita lanjut usia yang tidak layak huni,&#8221; kata pengurus Gemusa, Alek Dt Paduko Lobiah, Syafril Dt Simarapi, dan Meddy.</p>



<p>Menurut Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado dan Kepala Jorong Sawahlaweh Wentarizal, kondisi rumah Nenek Nurbaina selamama ini, memang belum bisa ditangani dengan menggunakan Dana Desa, karena keterbatasan anggaran nagari. Dan banyaknya rumah tidak layak huni yang harus diperbaiki di Nagari Tungkar. Bahkan dengan jumlah saat ini yang mencapai 83 unit rumah tidak layak huni.</p>



<p>Meskipun begitu, Nenek Nurbaina selama ini tetap mendapat perhatian dari pemerintah nagari Tungkar, Wali nagari, dan Kepala Jorong Sawahlaweh. Bahkan, Nurbaina sudah 6 kali mendapatkan Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa. &#8220;Bantuan ini baru bisa diberikan 6 kali, karena Nurbaina dan putranya Aswir, baru akhir 2023 memiliki KTP dan KK Nagari Tungkar. Karena sebelumnya merantau ke Kabupaten Tanahdatar,&#8221; kata Yusrizal Dt Pado dan Wentarizal.</p>



<p>Mereka menyebut, Pemnag dan Lembaga Nagari Tungkar, peduli dengan rumah tidak layak huni. Bulan lalu, sudah diperbaiki satu rumah di Jorong Dalam Nagari. Kini, dilanjutkan dengan dua rumah di Jorong Sawahlaweh. Diiniasi pemuda dan tokoh-tokoh masyarakat, melalui wadah Gemusa. &#8220;Inisiasi dari Gemusa ini, tentu kita dukung bersama. Sebagai alteenatif sumber pembiayaan,&#8221; kata wali nagari dan kepala jorong.</p>



<p>Di sisi lain, pengurus Generasi Muda Sawahlaweh, yakni Alek Dt Paduko Lobiah, Syafril Dt Simarapi, dan Meddy menyebut, bahwa Gemusa tetap menggalang dana, untuk percepatan perbaikan rumah Nurbaina atau Uwo Baina dan rumah cucunya Afrianto atau Kanto Uk-Ek. Bersama Wali Nagari dan tokoh masyarakat seperti M. Fajar Rillah Vesky, M. Bayu Tullah Vesky, Masyudha Putra, Pak Sitas, Da Afton, Datuak Alat Cumano, Mak Pendi Upeh, Pak Icun Politik, Da Das Miun, Riko Arisandi dll, mereka terus berkoordinasi, untuk percepatan perbaikan kedua rumah tak layak huni.</p>



<p>&#8220;Aksi ini adalah aksi sosial dan kemanusiaan. Gemusa berterimakasih kepada kawan-kawan media dan netizen yang sudah peduli terhadap Nenek Nurbaina dan cucunya Kanto. Mari kita sama-sama menyalakan lilin dan berhenti mengutuk kegelapan. Niat kita bersama tulus untuk sosial dan kemanusiaan. Untuk pengentasan kemiskinan ekstrem,&#8221; kata pengurus Gemusa, Nagari Tungkar.</p>



<p>Gemusa juga menyampaikan, untuk masyarakat luas atau donatur yang ingin membantu perbaikan rumah Nurbaina atau Nenek Baina dan rumah Afrianto atau Kanto Uk-Ek, dapat menyalurkan melalui rekening BRI A/N Afton 550601002755509. Untuk kontak person terkait donasi ini, dapat menghubungi Meddy (+6281374528979), Alek Dt Paduko Lobiah (+6282385372843), dan Syafril Dt Simarapi<br>(+6285263982739). Atau bisa juga langsung menghubungi Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado (082284056523). (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/percikan-kisah-nenek-berusia-83-tahun-di-situjuah-yang-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak-bantuan-berdatangan/">Percikan Kisah Nenek Berusia 83 Tahun di Situjuah yang Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak, Bantuan Berdatangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205390</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nenek 83 Tahun di Situjuah Limapuluh Kota Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak</title>
		<link>https://langgam.id/nenek-83-tahun-di-situjuah-limapuluh-kota-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Jun 2024 09:23:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205180</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Nenek Nurbaina, 83 tahun, harus menjalani sisa hidupnya di rumah yang tak layak huni, bagaikan kandang ternak. Kondisinya yang memprihatinkan ini tak luput dari perhatian generasi muda di Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Berinisiatif di bawah wadah Generasi Muda Sawahlaweh (Gemusa), mereka bergerak galang dana untuk membantu membedah rumah Nenek Nurbaina dan rumah Kanto Uk Ek, 41 tahun, pemuda disabilitas yang tinggal di sampingnya. Rumah Nurbaina tak hanya tak layak huni, tapi juga membahayakan keselamatannya. Atapnya bocor, dindingnya lapuk dan keropos, dan lantainya hanya terbuat dari bambu. Nenek Nurbaina juga hidup tanpa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nenek-83-tahun-di-situjuah-limapuluh-kota-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak/">Nenek 83 Tahun di Situjuah Limapuluh Kota Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Nenek Nurbaina, 83 tahun, harus menjalani sisa hidupnya di rumah yang tak layak huni, bagaikan kandang ternak. Kondisinya yang memprihatinkan ini tak luput dari perhatian generasi muda di Jorong Sawahlaweh, Nagari Tungkar, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.</p>



<p>Berinisiatif di bawah wadah Generasi Muda Sawahlaweh (Gemusa), mereka bergerak galang dana untuk membantu membedah rumah Nenek Nurbaina dan rumah Kanto Uk Ek, 41 tahun, pemuda disabilitas yang tinggal di sampingnya.</p>



<p>Rumah Nurbaina tak hanya tak layak huni, tapi juga membahayakan keselamatannya. Atapnya bocor, dindingnya lapuk dan keropos, dan lantainya hanya terbuat dari bambu. Nenek Nurbaina juga hidup tanpa sanitasi yang memadai.</p>



<p>Kondisi yang tak jauh berbeda dialami Kanto Uk Ek. Dinding rumahnya hanya terbuat dari triplek tipis yang sudah lapuk dan bolong-bolong, dan di dalam rumahnya yang hanya satu ruangan, dia hanya tidur beralaskan tikar plastik.</p>



<p>Gemusa, diprakarsai oleh Meddy, Alek Datuak Paduko Lobiah, dan Syafril Datuak Simarapi, tergerak hatinya melihat kondisi Nenek Nurbaina dan Kanto Uk Ek. Mereka pun berinisiatif menggalang dana dan menggandeng para tokoh masyarakat, seperti Pak Sitas, Datuak Alat Cumano, dan Da Pendi Nuruk, untuk membantu mewujudkan perbaikan rumah mereka.</p>



<p>Inisiasi pemuda ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Jorong Sawahlaweh Wentarizal, Wali Nagari Tungkar Yusrizal Datuak Pado, dan tokoh muda Limapuluh Kota asal Situjuah Limo Nagari, M. Fajar Rillah Vesky. Mereka sepakat, setelah sukses membedah runah Nursian atau Tek Sian, 75, di Jorong Dalam Nagari, akan dilanjutkan dengan bedah rumah Nurbaina dan rumah Kanto Uk Ek.</p>



<p>&#8220;Bulan lalu, Pemerintah Nagari dan Lembaga-Lembaga Nagari Tungkar, dengan bantuan dari Bupati Safaruddin Dt Bandaro Rajo, Baznas, tokoh masyarakat, perantau, donatur, tukang nagari, TNI-Polri, dan swadaya masyarakat, berhasil membedah rumah Nursian atau Tek Sian. Kini, program serupa, kita lanjutkan dengan inisiasi pemuda dan tokoh masyarakat,&#8221; kata Yusrizal Datuak Pado, didampingi M. Fajar Rillah Vesky.</p>



<p>Bagi pembaca media ini yang terketuk pintu hatinya dan tersayat dinding nuraninya, melihat kondisi rumah Nurbaina yang mirip kandang ternak dan rumah Kanto Uk Ek yang tidak layak huni. Dapat mengirimkan bantuan atau donasi ke nomor rekening tetangga Nurbaina bernama Afton. Dengan nomor rekening BRI 5506 0100 2755 509 a/n Afton. Atau bisa juga mengirim langsung bantuan bahan bangunan ke Jorong Sawahlaweh.</p>



<p>Untuk kontak person terkait donasi ini, dapat menghubungi Meddy (+6281374528979), Alek Dt Paduko Lobiah (+6282385372843), dan Syafril Dt Simarapi<br>(+6285263982739). Atau bisa juga langsung menghubungi Wali Nagari Tungkar Yusrizal Dt Pado (+6285263982739).</p>



<p>&#8220;Berapapun bantuan yang masuk, akan kita terima. Jika dana atau bahan bangunan sudah terkumpul, kita berencan langsung kerjakan dengan gotong royong dan swadaya. Berkoordinasi dengan pemerintah dan jorong,&#8221; kata Meddy, Alek Dt Paduko Lobiah, dan Syafril Dt Simarapi. (Rls/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nenek-83-tahun-di-situjuah-limapuluh-kota-tinggal-di-rumah-mirip-kandang-ternak/">Nenek 83 Tahun di Situjuah Limapuluh Kota Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Fenomena Pernikahan Usia Dini, Ini Tantangan dan Dampaknya</title>
		<link>https://langgam.id/fenomena-pernikahan-usia-dini-ini-tantangan-dan-dampaknya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hesty Farentika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 03:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Pernikahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=198783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pernikahan dini adalah fenomena sosial yang masih menjadi isu signifikan di berbagai belahan dunia. Istilah ini merujuk pada praktik menikahi seseorang di usia yang relatif muda, seringkali sebelum individu tersebut mencapai usia dewasa. Meskipun dalam beberapa budaya pernikahan dini dapat dianggap sebagai tradisi atau norma sosial, banyak pihak berpendapat bahwa praktik ini melibatkan berbagai tantangan dan dampak negatif yang perlu diperhatikan secara serius. Tantangan Pernikahan Dini Dampak Pernikahan Dini dalam Masyarakat Upaya Mengatasi Pernikahan Dini Pernikahan dini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak agar dapat diatasi danmemberikan peluang yang lebih baik bagi generasi muda dalam masyarakat. Dengan upaya bersama,dapat diciptakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/fenomena-pernikahan-usia-dini-ini-tantangan-dan-dampaknya/">Fenomena Pernikahan Usia Dini, Ini Tantangan dan Dampaknya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pernikahan dini adalah fenomena sosial yang masih menjadi isu signifikan di berbagai belahan dunia. Istilah ini merujuk pada praktik menikahi seseorang di usia yang relatif muda, seringkali sebelum individu tersebut mencapai usia dewasa. Meskipun dalam beberapa budaya pernikahan dini dapat dianggap sebagai tradisi atau norma sosial, banyak pihak berpendapat bahwa praktik ini melibatkan berbagai tantangan dan dampak negatif yang perlu diperhatikan secara serius.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-tantangan-pernikahan-dini">Tantangan Pernikahan Dini</h2>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Kesejahteraan Emosional dan Psikologis</strong><br>Pernikahan dini dapat menimbulkan beban emosional dan psikologis yang berat pada pasangan muda. Mereka mungkin belum siap secara mental untuk menghadapi tuntutan dan tanggung jawab yang terkait dengan pernikahan, seperti mengelola konflik, membangun hubungan yang sehat, dan menghadapi tekanan dari lingkungan sosial.<br></li>



<li><strong>Pendidikan Terhambat</strong><br>Salah satu dampak yang paling mencolok dari pernikahan dini adalah penghambatan terhadap pendidikan pasangan muda, terutama bagi perempuan. Pernikahan sering kali menyebabkan<br>pengurangan atau bahkan penghentian partisipasi dalam pendidikan formal, yang pada gilirannya dapat membatasi peluang dan perkembangan karir di masa depan. Ini menciptakan lingkaran setan di mana ketidaktahuan dan keterbatasan ekonomi cenderung dipertahankan.<br></li>



<li><strong>Kesejahteraan Kesehatan</strong><br>Tubuh yang masih dalam tahap pertumbuhan dan perkembangan pada usia muda rentan terhadap risiko kesehatan tertentu, terutama terkait dengan kehamilan dan persalinan. Kehamilan pada usia muda dapat meningkatkan risiko komplikasi kesehatan bagi ibu dan bayi, seperti kelahiran prematur, rendahnya berat badan lahir, atau komplikasi medis lainnya.<br></li>



<li><strong>Ketergantungan Ekonomi</strong><br>Pasangan yang menikah pada usia muda sering kali menghadapi tantangan ekonomi karena kurangnya pendidikan dan pengalaman kerja. Hal ini dapat menciptakan ketidakstabilan finansial dalam keluarga mereka, membatasi kemampuan mereka untuk memberikan kebutuhan dasar bagi diri mereka sendiri dan anak-anak mereka.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-dampak-pernikahan-dini-dalam-masyarakat">Dampak Pernikahan Dini dalam Masyarakat</h2>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Siklus Kemiskinan</strong><br>Pernikahan dini dapat menjadi salah satu faktor yang mempertahankan siklus kemiskinan. Pasangan muda sering kali sulit untuk mengatasi keterbatasan ekonomi dan memberikan pendidikan yang memadai bagi anak-anak mereka, sehingga mendorong berlanjutnya kondisi kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.<br></li>



<li><strong>Keseimbangan Gender</strong><br>Praktik pernikahan dini sering kali melibatkan perempuan yang jauh lebih muda dari pasangan mereka. Hal ini tidak hanya menciptakan ketidakseimbangan kekuasaan dalam hubungan, tetapi juga dapat memperkuat norma dan ekspektasi yang tidak sehat terkait dengan peran gender dalam masyarakat.<br></li>



<li><strong>Pengembangan Masyarakat</strong><br>Pernikahan dini dapat menghambat pengembangan sosial dan ekonomi suatu masyarakat dengan menahan potensi sumber daya manusia yang tidak mendapatkan kesempatan untuk berkembang sepenuhnya. Ini berdampak pada pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan kemajuan sosial secara keseluruhan.</li>
</ol>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-upaya-mengatasi-pernikahan-dini">Upaya Mengatasi Pernikahan Dini</h2>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Pendidikan Seksual dan Reproduksi</strong><br>Pendidikan seksual yang komprehensif dan terintegrasi dalam kurikulum pendidikan formal dapat membantu meningkatkan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini dan pentingnya pengambilan keputusan yang bertanggung jawab terkait dengan hubungan dan reproduksi.<br></li>



<li><strong>Pemberdayaan Perempuan</strong><br>Memberdayakan perempuan dengan pendidikan yang berkualitas dan peluang ekonomi dapat mengurangi kecenderungan pernikahan dini. Hal ini melibatkan investasi dalam pendidikan perempuan, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi, dan pembangunan program-program yang mendukung perempuan dalam pengembangan karir dan kemandirian ekonomi.<br></li>



<li><strong>Pengembangan Program Sosial</strong><br>Pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan organisasi internasional dapat bekerja sama untuk mengembangkan program-program yang mendukung keluarga muda dan mengurangi tekanan ekonomi yang memicu pernikahan dini. Ini termasuk program-program bantuan sosial, pelatihan kerja, dan akses terhadap layanan kesehatan reproduksi.<br></li>



<li><strong>Advokasi dan Kesadaran Masyarakat</strong><br>Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini dan mendorong perubahan norma sosial yang mendukung praktik-praktik yang lebih sehat dan inklusif dapat menjadi langkah awal dalam mengatasi isu ini. Advokasi oleh kelompok masyarakat sipil, media massa, dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan budaya yang positif.</li>
</ol>



<p>Pernikahan dini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak agar dapat diatasi dan<br>memberikan peluang yang lebih baik bagi generasi muda dalam masyarakat. Dengan upaya bersama,<br>dapat diciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif dan kesejahteraan keluarga di<br>masa depan.</p>



<p><em>Penulis: <strong>Hesty Farentika</strong> merupakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/fenomena-pernikahan-usia-dini-ini-tantangan-dan-dampaknya/">Fenomena Pernikahan Usia Dini, Ini Tantangan dan Dampaknya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bappeda: Tercatat Kemiskinan Ekstrem di Padang Sebanyak 8.063 Jiwa</title>
		<link>https://langgam.id/bappeda-tercatat-kemiskinan-ekstrem-di-padang-sebanyak-8-063-jiwa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2023 11:33:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=192249</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan bahwa pada 2022 tercatat kemiskinan esktrem di Kota Padang sebanyak 8.063 dari 17.254 data yang diverifikasi. Data ini terang Yenni berdasarkan hasil survei by name by adress dan musyawarah kelurahan. Hal itu disampaikannya saat rapat Tim Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang di Balaikota Padang, Rabu (22/11/2023). &#8220;Kita verifikasi dari musyawarah kelurahan itu. Kemudian setelah divalidasi, itu data yang akan kita terbitkan SK-nya. Artinya masyarakat miskin yang perlu mendapat bantuan. Kita tidak lakukan pencacahan lagi,&#8221; ujarnya dikutip dari lama Facebook Diskominfo Padang, Rabu (22/11/2023). Yenni mengungkapkan, untuk mengentaskan dan menghapus</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bappeda-tercatat-kemiskinan-ekstrem-di-padang-sebanyak-8-063-jiwa/">Bappeda: Tercatat Kemiskinan Ekstrem di Padang Sebanyak 8.063 Jiwa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan bahwa pada 2022 tercatat kemiskinan esktrem di Kota Padang sebanyak 8.063 dari 17.254 data yang diverifikasi.</p>



<p>Data ini terang Yenni berdasarkan hasil survei by name by adress dan musyawarah kelurahan. Hal itu disampaikannya saat rapat Tim Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang di Balaikota Padang, Rabu (22/11/2023).</p>



<p>&#8220;Kita verifikasi dari musyawarah kelurahan itu. Kemudian setelah divalidasi, itu data yang akan kita terbitkan SK-nya. Artinya masyarakat miskin yang perlu mendapat bantuan. Kita tidak lakukan pencacahan lagi,&#8221; ujarnya dikutip dari lama Facebook Diskominfo Padang, Rabu (22/11/2023).</p>



<p>Yenni mengungkapkan, untuk mengentaskan dan menghapus kemiskinan ekstrem, pihaknya akan mengintervensi dengan berbagai program sesuai arahan pemerintah pusat. </p>



<p>Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar mengatakan bahwa pihaknya optimis dan bakal berupaya keras agar tahun 2024 kemiskinan ekstrem di Padang menurun bahkan hilang jadi 0 persen.</p>



<p>&#8220;Tahun 2024 kita harus berupaya keras sesuai arahan pusat untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem,&#8221; ujarnya dalam rapat Tim Penanggulangan Kemiskinan Kota Padang di Balaikota Padang, Rabu (22/11/2023).</p>



<p>Berdasarkan data Kemenko PMK, masyarakat Kota Padang yang tergolong kemiskinan ekstrem berjumlah 6.338 jiwa atau sekitar 0,64 persen masyarakat Kota Padang.</p>



<p>Eko meminta agar semua OPD bekerjasama dalam menghapus kemiskinan ekstrem. Terutama dalam melaksanakan beberapa program mengatasi kemiskinan sesuai PP Nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan.</p>



<p>Diketahui, beberapa waktu lalu Pemko Padang menerima dana insentif fiskal sebesar Rp5,3 miliar dari Wakil Presiden Indonesia untuk penanganan kemiskinan ekstrem. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bappeda-tercatat-kemiskinan-ekstrem-di-padang-sebanyak-8-063-jiwa/">Bappeda: Tercatat Kemiskinan Ekstrem di Padang Sebanyak 8.063 Jiwa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192249</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Padang Terima Insentif Fiskal Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Rp5,3 M</title>
		<link>https://langgam.id/padang-terima-insentif-fiskal-kinerja-penghapusan-kemiskinan-ekstrem-rp53-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Nov 2023 11:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=191562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemko Padang menerima dana insentif fiskal kinerja tahun 2023 kategori penghapusan kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat senilai Rp5,3 miliar. Insentif fiskal ini diberikan oleh pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja Pemko Padang dalam upaya pengentasan kemiskinan. Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Presiden RI KH Ma&#8217;ruf Amin kepada Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar di Istana Wakil Presiden RI, Kamis (9/11/2023). Ekos mengungkapkan bahwa atas nama Pemko Padang, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan Kota Padang penghargaan dan dana insentif fiskal. &#8220;Penghargaan ini akan kami jadikan dorongan untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/padang-terima-insentif-fiskal-kinerja-penghapusan-kemiskinan-ekstrem-rp53-m/">Padang Terima Insentif Fiskal Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Rp5,3 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemko Padang menerima dana insentif fiskal kinerja tahun 2023 kategori penghapusan kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat senilai Rp5,3 miliar.</p>



<p>Insentif fiskal ini diberikan oleh pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja Pemko Padang dalam upaya pengentasan kemiskinan. </p>



<p>Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Presiden RI KH Ma&#8217;ruf Amin kepada Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar di Istana Wakil Presiden RI, Kamis (9/11/2023).</p>



<p>Ekos mengungkapkan bahwa atas nama Pemko Padang, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberikan Kota Padang penghargaan dan dana insentif fiskal.</p>



<p>&#8220;Penghargaan ini akan kami jadikan dorongan untuk membangun Kota Padang menjadi lebih baik lagi,&#8221; ujar Ekos dikutip dari laman Facebook Humas Kota Padang, Jumat (10/11/2023).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa tren kemiskinan Kota Padang dari tahun 2010 sampai dengan 2022 mengalami penurunan yang signifikan. Yaitu dari 6,31 persen di tahun 2010 turun menjadi 4,26 persen di 2022 atau  sebanyak 6.070 jiwa keluar dari garis kemiskinan.</p>



<p>Eko mengatakan, adapun program yang dilaksanakan mendukung program nasional untuk percepatan penghapusan kemiskinan melalui strategi rencana aksi, yaitu menurunkan beban pengeluaran.</p>



<p>Kemudian terangnya, meningkatkan pendapatan, mengurangi kantong-kantong kemiskinan. Serta monitoring dan evaluasi yang disalurkan melalui OPD yang memiliki Program Penanggulangan Kemiskinan (Pronangkis). <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/padang-terima-insentif-fiskal-kinerja-penghapusan-kemiskinan-ekstrem-rp53-m/">Padang Terima Insentif Fiskal Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Rp5,3 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Lubuk Basung Tinggal di Gubuk Reyot, Begini Respons Pemerintah Nagari</title>
		<link>https://langgam.id/warga-lubuk-basung-tinggal-di-gubuk-reot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Nov 2023 02:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=191179</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, angkat bicara terkait warganya tinggal di gubuk reot yang diberitakan dibeberapa media, beberapa waktu lalu. “Terimakasih atas perhatiannya kepada warga kita, tapi saya ingin meluruskan terkait hal itu,” ujar Wali Jorong Balai Ahad, David Richar Zoni. Ia mengaku sangat mengetahui kondisi keluarga Maizul Amri, yang diberitakan tinggal di gubuk reot dengan kehidupannya sangat memprihatinkan. “Pernyataan ini yang akan kita luruskan, supaya tidak menimbulkan persepsi lain di tengah masyarakat,” katanya. Dijelaskan, Maizul Amri bersama istrinya Yusmanidar tinggal berpindah-pindah, tanah ditempati saat ini hanya hak pakai bukan hak milik. Dikatakan, pemerintah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-lubuk-basung-tinggal-di-gubuk-reot/">Warga Lubuk Basung Tinggal di Gubuk Reyot, Begini Respons Pemerintah Nagari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemerintah Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, angkat bicara terkait warganya tinggal di gubuk reot yang diberitakan dibeberapa media, beberapa waktu lalu.</p>



<p>“Terimakasih atas perhatiannya kepada warga kita, tapi saya ingin meluruskan terkait hal itu,” ujar Wali Jorong Balai Ahad, David Richar Zoni.</p>



<p>Ia mengaku sangat mengetahui kondisi keluarga Maizul Amri, yang diberitakan tinggal di gubuk reot dengan kehidupannya sangat memprihatinkan.</p>



<p>“Pernyataan ini yang akan kita luruskan, supaya tidak menimbulkan persepsi lain di tengah masyarakat,” katanya.</p>



<p>Dijelaskan, Maizul Amri bersama istrinya Yusmanidar tinggal berpindah-pindah, tanah ditempati saat ini hanya hak pakai bukan hak milik.</p>



<p>Dikatakan, pemerintah nagari ingin memasukkan datanya ke dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), tapi terkendala dengan status tanah yang ditempati.</p>



<p>“Karena untuk program itu status tanahnya harus jelas. Tanahnya harus hak milik, bukan hak pakai,” sebut David.</p>



<p>Dengan begitu, dirinya berharap Maizul Amri bisa mendapatkan tanah hak milik, supaya dapat diusulkan masuk program RTLH.</p>



<p>Di samping itu, keluarga Maizul Amri juga mendapat perhatian dari pemerintah, baik pemerintah nagari, kabupaten maupun pihak lainnya, “keluarga ini rutin mendapatkan bantuan sosial,” tegasnya, sebagaimana dicuplik dari <em>AMCNews, </em>Sabtu (4/11/2023).</p>



<p>Maizul Amri ini katanya lagi, juga mempunyai anak, bahkan mengetahui jika orang tuanya tinggal di lokasi tersebut. (*Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-lubuk-basung-tinggal-di-gubuk-reot/">Warga Lubuk Basung Tinggal di Gubuk Reyot, Begini Respons Pemerintah Nagari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191179</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/91 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 12:57:42 by W3 Total Cache
-->