<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kementerian Pertanian Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kementerian-pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kementerian-pertanian/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Nov 2021 02:49:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kementerian Pertanian Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kementerian-pertanian/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Selain Tempat Wisata, BPTU Padang Mangateh Jadi Solusi Defisit Sapi di Indonesia</title>
		<link>https://langgam.id/selain-tempat-wisata-bptu-padang-mangateh-jadi-solusi-defisit-sapi-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2021 23:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[daging sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139912</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangateh Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) bisa menjadi salah satu solusi mengatasi defisit sapi potong dan sapi perah di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi saat berkunjung ke sana Minggu (28/11/2021). &#8220;Defisit ternak sapi potong dan perah bisa terjawab karena BPTU Padang Mangateh menghasilkan semen bibit unggul yang bisa dikirimkan ke seluruh daerah di Indonesia,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis (28/11/2021) Menurutnya dengan pengelolaan terbaik yang diberikan di Padang Mangateh didukung dengan hijauan pakan ternak melimpah, kualitas sapi bibit unggul dari BPTU Padang Mangateh sudah terjamin. &#8220;Ke depan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selain-tempat-wisata-bptu-padang-mangateh-jadi-solusi-defisit-sapi-di-indonesia/">Selain Tempat Wisata, BPTU Padang Mangateh Jadi Solusi Defisit Sapi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong>-Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangateh Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) bisa menjadi salah satu solusi mengatasi defisit sapi potong dan sapi perah di Indonesia.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi saat berkunjung ke sana Minggu (28/11/2021).</p>
<p>&#8220;Defisit ternak sapi potong dan perah bisa terjawab karena BPTU Padang Mangateh menghasilkan semen bibit unggul yang bisa dikirimkan ke seluruh daerah di Indonesia,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis (28/11/2021)</p>
<p>Menurutnya dengan pengelolaan terbaik yang diberikan di Padang Mangateh didukung dengan hijauan pakan ternak melimpah, kualitas sapi bibit unggul dari BPTU Padang Mangateh sudah terjamin.</p>
<p>&#8220;Ke depan ini perlu terus dikembangkan sesuai kemajuan teknologi di bidang peternakan. Kementerian akan memberikan dukungan penuh untuk itu,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Selain itu BPTU Padang Mangateh yang memiliki hamparan padang rumput luas juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi eko wisata. Pengunjung bisa melihat sapi yang dilepas di padang rumput hijau dengan latar belakang langit biru cerah.</p>
<p>&#8220;Kita juga akan coba bawa ini untuk dibicarakan di Kementerian,&#8221; katanya.</p>
<p>Semektara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan kebutuhan daging sapi di daerah cukup tinggi karena industri rendan. Ditambah dengan bahan baku daging makin berkembang, disamping konsumsi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Bibit unggul dari BPTU bisa menjadi salah satu solusi dalam mengembangkan kuantitas dan kualitas ternak sapi pedaging di Sumbar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga mendukung wacana mengembangkan BPTU Padang Mangateh sebagai eko wisata karena, Sumbar juga serius dalam mengembangkan sektor tersebut.</p>
<p>Perwakilan BPTU-HPT Padang Mangateh, Dani mengatakan sapi pejantan yang dipelihara dengan baik bisa menghasil seribu semen bibit beku unggul pertahun. Total satu pejantan bisa membuahi 20 ribu betina.</p>
<p>&#8220;Semen bibit unggul ini kita distribusikan ke balai ekseminasi buatan di seluruh Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selain-tempat-wisata-bptu-padang-mangateh-jadi-solusi-defisit-sapi-di-indonesia/">Selain Tempat Wisata, BPTU Padang Mangateh Jadi Solusi Defisit Sapi di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139912</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkunjung ke Sumbar, Wamentan Sebut 3 Juta Petani Bertambah di Masa Covid-19</title>
		<link>https://langgam.id/berkunjung-ke-sumbar-wamentan-sebut-3-juta-petani-bertambah-di-masa-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2021 00:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139848</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi menyebut jumlah petani di Indonesia bertambah tiga juta orang selama pandemi Covid-19. Sebagian besar banyak dari mereka pekerja yang terkena PHK. Dia mengatakan itu saat memberikan bantuan alsintan dan bibit di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Bukik Kandih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) Sabtu (27/11/2021). Dia menilai ini adalah sisi positif akibat Covid-19. &#8220;Tambahan tiga juta petani ini bisa memperkuat sektor pertanian kita, apalagi mereka rata-rata melek teknologi sehingga mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021). Salah satu dampak positif dari bertambahnya petani tersebut, disamping</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/berkunjung-ke-sumbar-wamentan-sebut-3-juta-petani-bertambah-di-masa-covid-19/">Berkunjung ke Sumbar, Wamentan Sebut 3 Juta Petani Bertambah di Masa Covid-19</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id-</strong>Wakil Menteri Pertanian <a href="https://langgam.id/kunjungi-sumbar-wamentan-dorong-korporatisasi-pertanian-berbasis-pesantren/">(Wamentan) RI</a> Harvick Hasnul Qolbi menyebut jumlah petani di Indonesia bertambah tiga juta orang selama pandemi Covid-19. Sebagian besar banyak dari mereka pekerja yang terkena PHK.</p>
<p>Dia mengatakan itu saat memberikan bantuan alsintan dan bibit di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur Bukik Kandih, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar) Sabtu (27/11/2021). Dia menilai ini adalah sisi positif akibat Covid-19.</p>
<p>&#8220;Tambahan tiga juta petani ini bisa memperkuat sektor pertanian kita, apalagi mereka rata-rata melek teknologi sehingga mudah menerima pengetahuan baru tentang pertanian,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021).</p>
<p>Salah satu dampak positif dari bertambahnya petani tersebut, disamping banyaknya program pertanian yang digelontorkan pemerintah adalah mampu memberikan sumbangan 16,28 persen pada APBN 2020.</p>
<p>&#8220;Tentu ini berkat dukungan dari semua pihak yang ikut berkontribusi terhadap pertanian di Indonesia,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi aspirasi membangun dari daerah terkait pertanian seperti menggiatkan pesantren menjadikan pertanian sebagai penggerak ekonomi.</p>
<p>&#8220;Pintu kantor saya selalu terbuka untuk usulan dan aspirasi yang membangun seperti ini, apalagi Presiden juga serius dalam membangun Indonesia yang berdaulat pangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah satu yang menjadi perhatian adalah tanaman porang. Untuk komoditas ini akan disiapkan hilirisasi karena produk turunannya sangat banyak. Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir meskipun produksi melimpah.</p>
<h2><strong>Dukungan Pemprov Sumbar</strong></h2>
<p>Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Audy mengatakan keseriusan Pemprov Sumbar dalam pertanian tercermin dalam alokasi anggaran dalam APBD 2022 yang mencapai 10 persen, terbesar dari sektor lainnya.</p>
<p>&#8220;Saat ini 53 persen angkatan kerja di Sumbar berkaitan dengan pertanian. Itulah yang menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait pesantren ia menyebut beberapa pesantren ternama di Jawa sudah bisa menggerakkan perekonomian lewat pertanian. Di sumbar terdapat lebih 200 pesentren. Dengan latar kebalakang masyarakat yang banyak bertani, pertanian di pesantren juga punya potensi besar untuk dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Dinas pertanian bisa melatih santri untuk pertanian. Belum dijual hasilnya juga tidak apa, minimal mengurangi cost operasional internal pesantren,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan terima kasih atas kunjungan dam bantuan dari Wamentan bagi pesantren di daerah itu.</p>
<p>&#8220;Kami berharap pesantren bisa menjadi percontohan ke depan dalam pengelolaan pertanian sebagai penggerak perekonomian pesantren,&#8221; katanya.</p>
<p>Diketahui, dalam kesempatan itu Wamentan juga menyerahkan bantuan peningkatan kemandirian ekonomi pondok pesantren, melalui perkebunan, tanaman pangan, hortikultural, peternakan, kelautan dan perikanan, berupa dua unit traktor roda dua, sapi pesisir dan bibit pohon produksi yaitu manggis, kakao dan kelapa.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/berkunjung-ke-sumbar-wamentan-sebut-3-juta-petani-bertambah-di-masa-covid-19/">Berkunjung ke Sumbar, Wamentan Sebut 3 Juta Petani Bertambah di Masa Covid-19</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Serahkan Bantuan Pertanian, Wamentan RI Akan Berkunjung Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/serahkan-bantuan-pertanian-wamentan-ri-akan-berkunjung-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2021 02:37:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi berencana akan melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar). Kunjungan akan diberikan sejumlah bantuan di bidang pertanian. Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan dirinya ingin dalam kunjungan Wamentan tersebut bisa membantu harapan para petani di Sumbar. Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian Syafrizal dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumbar Helmi di istana Gubernuran, Jumat (26/11/2021). &#8220;Kita inginkan dengan adanya kunjungan Wamentan bisa memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta teknologi modern lainnya, agar mampu meningkatkan produksi di Sumbar,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021). Mahyeldi mengatakan, rencananya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/serahkan-bantuan-pertanian-wamentan-ri-akan-berkunjung-sumbar/">Serahkan Bantuan Pertanian, Wamentan RI Akan Berkunjung Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id-</strong>Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI Harvick Hasnul Qolbi berencana akan melakukan kunjungan kerja ke Sumatra Barat (Sumbar). Kunjungan akan diberikan sejumlah bantuan di bidang pertanian.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan dirinya ingin dalam kunjungan Wamentan tersebut bisa membantu harapan para petani di Sumbar.</p>
<p>Hal ini disampaikan saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian Syafrizal dan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sumbar Helmi di istana Gubernuran, Jumat (26/11/2021).</p>
<p>&#8220;Kita inginkan dengan adanya kunjungan Wamentan bisa memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta teknologi modern lainnya, agar mampu meningkatkan produksi di Sumbar,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).</p>
<p>Mahyeldi mengatakan, rencananya Wamentan akan mengunjungi pondok &#8211; pondok pesantren dan UPTD Pertanian untuk menyerahkan bantuan. Bantuan diberikan untuk menggarap besarnya potensi bidang pertanian di Sumbar. Hal ini bisa bermanfaat untuk kemajuan daerah setempat.</p>
<p>&#8220;Supaya hasil pertanian dari Sumbar dapat menjadi ekspor unggulan,&#8221; ujarnya</p>
<p>Setelah berdiskusi dengan Kadis Pertanian dan Kakanwil Kemenag Sumbar, Mahyeldi minta dalam penyambutan nanti untuk bisa memberikan yang terbaik.</p>
<p>&#8220;Agar nantinya perkembangan pertanian sampai hilirisasi di daerah benar-benar bisa terwujud di seluruh sektor,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/serahkan-bantuan-pertanian-wamentan-ri-akan-berkunjung-sumbar/">Serahkan Bantuan Pertanian, Wamentan RI Akan Berkunjung Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keunggulan Lampai Sirandah, Varietas Padi dari Sijunjung</title>
		<link>https://langgam.id/keunggulan-lampai-sirandah-varietas-padi-dari-sijunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2020 08:27:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Padi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=47549</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Lampai Sirandah sudah ditetapkan sebagai varietas unggul padi sawah di Kabupaten Sijunjung sejak akhir tahun lalu, setelah beroleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian. Namun apa sesungguhnya keunggulan padi dari tanah lansek manih ini? Varietas Lampai Sirandai yang merupakan riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ditetapkan sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung. &#8220;Itupun sudah keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 849/HK.540/C/06/2020 tentang pelepasan calon varietas padi sawah LK-05 sebagai varietas unggul,&#8221; ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung Ronaldi, tempo hari, sebagaimana dicuplik dari info publik Sijunjung. Dijelaskan Ronal, varietas padi Lampai Sirandah merupakan pengembangan dari varietas padi Lampai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keunggulan-lampai-sirandah-varietas-padi-dari-sijunjung/">Keunggulan Lampai Sirandah, Varietas Padi dari Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Lampai Sirandah sudah ditetapkan sebagai varietas unggul padi sawah di Kabupaten Sijunjung sejak akhir tahun lalu, setelah beroleh Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian. Namun apa sesungguhnya keunggulan padi dari tanah <em>lansek manih </em>ini?</p>
<p>Varietas Lampai Sirandai yang merupakan riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung ditetapkan sebagai varietas padi baru milik Kabupaten Sijunjung.</p>
<p>&#8220;Itupun sudah keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 849/HK.540/C/06/2020 tentang pelepasan calon varietas padi sawah LK-05 sebagai varietas unggul,&#8221; ungkap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung Ronaldi, tempo hari, sebagaimana dicuplik dari <em>info publik Sijunjung.</em></p>
<p>Dijelaskan Ronal, varietas padi Lampai Sirandah merupakan pengembangan dari varietas padi Lampai Kuniang. Ini merupakan hasil kerjasama riset Badan Tenaga Nuklir (Batan) dengan Pemerintah Kabupaten Sijunjung.</p>
<p>Lebih lanjut dikatakan Ronal, varietas lampai sirandah itu memiliki banyak keunggulan, seperti ketahanan terhadap hama dan penyakit.</p>
<p>Selain itu, keunggulan lampai sirandah ini produktivitasnya cukup tinggi. Hasil ubinan, mencapai 9 ton gabah kering tinggi (GKT).</p>
<p>&#8220;Keunggulan lainnya, memiliki tinggi tanaman yang lebih pendek dan tahan rebah. Bahkan, berdasarkan hasil pengujian umur panen lebih panjang dibandingkan dengan varietas asal Lampai Kuniang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara rasa nasi dan aromanya sama seperti varietas Lampai Kuniang, yakni enak, pera dan aromatik serta harga jual berasnya lebih tinggi.</p>
<p>“ Varietas baru Lampai Sirandah ini berhasil diperpendek masa tanamnya dari 135 hari menjadi 105 hari, sementara tingginya dari 160 cm dipangkas menjadi 104 cm,” katanya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/sumbar-masuk-10-besar-penghasil-beras-di-indonesia/">Sumbar Masuk 10 Besar Penghasil Beras di Indonesia</a></strong></p>
<p>Sebelumnya melalui sidang evaluasi dan penilaian calon varietas tanaman pangan dihadapan tim Penilai Varietas Tanaman Pangan (PVTP) pada tanggal 13 November 2019 lalu di Bogor, Lampai Sirandah ditetapkan sebagai varietas unggulan padi Sijunjung.</p>
<p>&#8220;Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian pelepasan varietas unggul di Sijunjung sudah keluar, semoga varietas baru ini dapat meningkatkan produksi dan produktifitas padi di Ranah Lansek Manih. Sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,&#8221; ungkap Ronal. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keunggulan-lampai-sirandah-varietas-padi-dari-sijunjung/">Keunggulan Lampai Sirandah, Varietas Padi dari Sijunjung</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">47549</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Impor Tidak Layak, Karantina Pertanian Padang Layangkan Surat ke 10 Negara</title>
		<link>https://langgam.id/impor-tidak-layak-karantina-pertanian-padang-layangkan-surat-ke-10-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2020 09:37:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=45429</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Padang, Sumatra Barat (Sumbar) melayangkan surat pemberitahuan ketidaksesuaian atau notification of non-compliance (NNC) kepada 10 negara asal produk pertanian. Kepala Karantina Pertanian Padang Eka Darnida mengatakan, sebanyak 10 negara itu, yakni, Taiwan, Cina, Singapura, Kroasia, Laos, Malaysia, Korea Selatan, Inggris, Kyrgyztan dan Australia. &#8220;Selaku otoritas karantina pertanian di wilayah Sumbar, sudah menjadi tugas kami untuk menjamin produk pertanian yang lalu lintas sehat, aman dan lancar,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2020). Ia menyebutkan, NNC merupakan informasi dalam bentuk surat yang berisikan tentang beberapa pemberitahuan. Contohnya Media Pembawa (MP) yang masuk mengandung target</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/impor-tidak-layak-karantina-pertanian-padang-layangkan-surat-ke-10-negara/">Impor Tidak Layak, Karantina Pertanian Padang Layangkan Surat ke 10 Negara</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Karantina Pertanian Padang, Sumatra Barat (Sumbar) melayangkan surat pemberitahuan ketidaksesuaian atau <em>notification of non-compliance</em> (NNC) kepada 10 negara asal produk pertanian.</p>
<p>Kepala Karantina Pertanian Padang Eka Darnida mengatakan, sebanyak 10 negara itu, yakni, Taiwan, Cina, Singapura, Kroasia, Laos, Malaysia, Korea Selatan, Inggris, Kyrgyztan dan Australia.</p>
<p>&#8220;Selaku otoritas karantina pertanian di wilayah Sumbar, sudah menjadi tugas kami untuk menjamin produk pertanian yang lalu lintas sehat, aman dan lancar,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2020).</p>
<p>Ia menyebutkan, NNC merupakan informasi dalam bentuk surat yang berisikan tentang beberapa pemberitahuan. Contohnya Media Pembawa (MP) yang masuk mengandung target pest berupa organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK) atau tidak lengkapnya persyaratan administratif media pembawa tersebut.</p>
<p>&#8220;Ada 88 dokumen NNC yang dikirim ke-10 negara pengimpor tersebut dengan produk pertanian yang ditolak masuk ke Sumbar. Di antaranya, benih sayuran, benih tanaman hias, strawberry dan bibit Bougenville,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Andi M Adnan menjelaskan bahwa NNC merupakan satu bentuk proteksi bagi keberlangsungan kesehatan dan keamanan hewan dan tumbuhan di tanah air.</p>
<p>&#8220;Pengiriman nota ketidaksesuaian ini juga telah diatur dalam International Plant Protection Convention (IPPC). Untuk menjadi perhatian negara pengekspor agar selalu memperhatikan persyaratan impor pemerintah Indonesia, selaku negara tujuan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal ini yang selalu disampaikan Menteri Pertanian di berbagai kesempatan, bahwa ekspor dan impor adalah hal biasa dalam mekanisme perdagangan. Jika dalam negeri masih membutuhkan dan ada pasarnya impor menjadi jalannya.</p>
<p>Badan Karantina Pertanian (Barantan) dengan tugas perkarantinaannya di border menjamin produk pertanian. Seperti hewan, tumbuhan dan produknya yang dilalulintaskan baik ekspor, impor maupun antar area sehat, aman, dan lancar.</p>
<p>&#8220;Termasuk keamanan dan mutunya, baik pangan dan pakan asal produk pertanian harus sehat dan aman,&#8221; ujarnya. (*/Rahmadi/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/impor-tidak-layak-karantina-pertanian-padang-layangkan-surat-ke-10-negara/">Impor Tidak Layak, Karantina Pertanian Padang Layangkan Surat ke 10 Negara</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45429</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kementan Nilai Budidaya Bunga Krisan Solok Akan Meningkatkan Perekonomian Daerah</title>
		<link>https://langgam.id/kementan-nilai-budidaya-bunga-krisan-solok-akan-meningkatkan-perekonomian-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Sep 2019 05:57:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Tanaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=13929</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Direktur Bauah Florikultura, Kementerian Petanian Republik Indonesia, Liferli Lukman menilai budidaya bunga Krisan yang dikembangkan Pemerintah Kota (Pemko) Solok menjajikan penggerak pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. “Konsep budidaya Krisan yang bapak wali rintis, sangat menjanjikan untuk dijadikan penggerak pertumbuhan ekonomi, apalagi bisa dibarengi dengan mengembangkan budidaya yang lain,” ujar Liferli Lukman melalui rilis yang diterima Langgam.id, Sabtu (7/9/2019). Menurut Liferli, sudah banyak daerah yang berhasil berkat pengembangan budidaya bunga tersebut. “Tenunya, harus dikemas dengan lebih terintegrasi dengan sektor wisata dan lain,” ucapnya. Tidak hanya itu, ia juga berharap Pemko Solok mengembangkan tanaman Durian. Sehingga, untuk masa mendatang, Solok</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kementan-nilai-budidaya-bunga-krisan-solok-akan-meningkatkan-perekonomian-daerah/">Kementan Nilai Budidaya Bunga Krisan Solok Akan Meningkatkan Perekonomian Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Direktur Bauah Florikultura, Kementerian Petanian Republik Indonesia, Liferli Lukman menilai budidaya bunga Krisan yang dikembangkan <a href="https://langgam.id/?s=Kota+Solok">Pemerintah Kota (Pemko) Solok</a> menjajikan penggerak pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.</p>
<p>“Konsep budidaya Krisan yang bapak wali rintis, sangat menjanjikan untuk dijadikan penggerak pertumbuhan ekonomi, apalagi bisa dibarengi dengan mengembangkan budidaya yang lain,” ujar Liferli Lukman melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Sabtu (7/9/2019).</p>
<p>Menurut Liferli, sudah banyak daerah yang berhasil berkat pengembangan budidaya bunga tersebut. “Tenunya, harus dikemas dengan lebih terintegrasi dengan sektor wisata dan lain,” ucapnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, ia juga berharap <a href="https://langgam.id/?s=Zul+Elfian">Pemko Solok</a> mengembangkan tanaman Durian. Sehingga, untuk masa mendatang, Solok bisa jadi sentra Durian. “Teruslah berinovasi. Kalau untuk budidaya Krisan, mulailah dari Pemko, agar yang lain juga ikut,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, Walikota Solok, <a href="https://langgam.id/?s=Zul+Elfian">Zul Elfian</a>, mengucapkan terima kasih atas perhatian Kementerian Pertanian dan dukungan terhadap Pemko Solok dalam mengembangkan agrowisata payo.</p>
<p>“Tentunya kita akan berupaya mengembangkan budidaya yang lain, untuk semakin menambah daya tarik, agar banyak wisatawan yang datang ke <a href="https://langgam.id/?s=Kota+Solok">Kota Solok</a>,” ujarnya.</p>
<p>Selain itu, ucapan terima kasih juga dari <a href="https://langgam.id/?s=Zul+Elfian">Zul Elfian</a> kepada Liferli Lukman, karena telah mempromosikan Krisan yang dimiliki <a href="https://langgam.id/?s=Kota+Solok">Kota Solok</a>. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kementan-nilai-budidaya-bunga-krisan-solok-akan-meningkatkan-perekonomian-daerah/">Kementan Nilai Budidaya Bunga Krisan Solok Akan Meningkatkan Perekonomian Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13929</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani di Agam</title>
		<link>https://langgam.id/pemprov-sumbar-serahkan-bantuan-alsintan-untuk-petani-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2019 02:00:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Alat Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[Prduksi Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=13864</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk 31 Kelompok Tani di Kabupaten Agam. Hal itu, guna mempercepat pengeolahan lahan pertanian. Sebagaimana rilis yang diterima Langgam.id, Jumat (6/9), Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Penyuluhan, Dinas Pertanian Kabupaten Agam, I Nyoman Gede Karyawan menyebutkan, bantuan Alsintan, seperti traktor untuk 21 kelompok tani, cultivator dua kelompok tani dan pompa air untuk delapan kelompok tani. Jumlah kelompok tani penerima traktor, katanya, tarbagi di beberapa kecamatan, diantaranya di Kecamatan Lubuk Basung empat unit, Palembayan dua unit, Baso satu unit, Ampek Angkek dua unit, Canduang satu unit, Ampek</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemprov-sumbar-serahkan-bantuan-alsintan-untuk-petani-di-agam/">Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk 31 Kelompok Tani di <a href="https://langgam.id/?s=Kabupaten+Agam">Kabupaten Agam</a>. Hal itu, guna mempercepat pengeolahan lahan pertanian.</p>
<p>Sebagaimana rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Jumat (6/9), Kepala Bidang (Kabid) Sarana Prasarana dan Penyuluhan, Dinas Pertanian Kabupaten Agam, I Nyoman Gede Karyawan menyebutkan, bantuan Alsintan, seperti traktor untuk 21 kelompok tani, <em>cultivator</em> dua kelompok tani dan pompa air untuk delapan kelompok tani.</p>
<p>Jumlah kelompok tani penerima traktor, katanya, tarbagi di beberapa kecamatan, diantaranya di Kecamatan Lubuk Basung empat unit, Palembayan dua unit, Baso satu unit, Ampek Angkek dua unit, Canduang satu unit, Ampek Nagari satu unit.</p>
<p>Lalu, di Tanjung Mutiara satu unit, Palupuah satu unit, IV Koto satu unit, Kamang Magek satu unit, Tanjung Raya satu unit, Tilatang Kamang dua unit, Matur satu unit, Banuhampu satu unit dan Sungai Puar satu unit.</p>
<p>Sementara, <em>cultivator</em> terbagi di Kecamatan Malalak satu unit dan Banuhampu satu unit, sedangkan untuk pompa air terbagi di Kecamatan Kamang Magek dua unit, Palembayan dua unit, Ampek Nagari dua unit, Baso satu unit dan Matur satu unit.</p>
<p>I Nyoman mengklaim, semua peralatan itu sudah dilasurkan kepada kelompok tani. “Kita berharap, adanya bantuan ini, para petani dapat mempercepat petani dalam mengolah lahan pertanian, supaya mampu meningkatkan indeks pertanaman mereka,” ucapnya.</p>
<p>Menurutnya, bantuan Alsintan berasal dari dana dekonsentrasi yang disalurkan oleh <a href="https://langgam.id/?s=Sumatra+Barat">Pemerintah Provinsi Sumatra Barat</a>. Namun, dia tidak merincikan berapa dana dekonsentrasi untuk Alsintan tersebut.</p>
<p>Kelompok tani yang menerima bantuan, merupakan kelompok tani yang sudah teregistrasi di <a href="https://langgam.id/?s=Kementerian+Pertanian">Kementerian Pertanian</a>, dan mereka juga sudah memiliki lahan.</p>
<p>Berdasarkan catatan <a href="https://langgam.id/?s=Dinas+Pertanian+Agam">Dinas Pertanian Kabupaten Agam</a>, tercatat sekira 1.900 kelompok tani di Kabupaten Agam, semua sudah teregister di pusat.</p>
<p>“Bantuan ini akan kita gilir setiap tahunnya, asalak kelompok tani memiliki lahan yang akan diolah. Bantuan seperti ini sudah dimulai sejak 2014 lalu,” ucapnya.</p>
<p>Dia berharap, kelompok tani betul-betul memanfaatkan Alsintan dengan baik, supaya alat dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, sehingga menjadi percepatan dalam bekerja dan mampu meningkatkan <a href="https://langgam.id/?s=Produksi+Pertanian">produksi pertanian</a>. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemprov-sumbar-serahkan-bantuan-alsintan-untuk-petani-di-agam/">Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Alsintan untuk Petani di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13864</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kementan Lepas 10.000 Bungkil Sawit Sumbar ke New Zealand</title>
		<link>https://langgam.id/mentan-lepas-10-000-bungkil-sawit-sumbar-ke-new-zealand/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2019 16:41:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bungkil Sawit]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=3235</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pertanian lepas 10.000 ton atau senilai 12,24 miliar bungkil sawit (Palm Kernell Meal) Sumatra Barat ke Selandia Baru (New Zealand) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) dari Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, kemarin. Sepanjang 2018, sebanyak 246,169 ton bungkil sawit telah diekspor ke beberapa negara, dengan total senilai Rp301 miliar. Di antara negara tujuan, yaitu Selandia Baru, Vietnam, Italia, Filipina, Afrika Selatan, Singapura, Belanda, China, USA, Korea Selatan dan Saudi Arabia. Kepala Barantan, Ali Jamil mengatakan, bungkil sawit merupakan komoditas dengan volume ekspor 5 terbesar penyumbang devisa negara yang berasal dari non migas di Sumatra Barat. &#8220;Kami sudah pastikan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mentan-lepas-10-000-bungkil-sawit-sumbar-ke-new-zealand/">Kementan Lepas 10.000 Bungkil Sawit Sumbar ke New Zealand</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kementerian Pertanian lepas 10.000 ton atau senilai 12,24 miliar bungkil sawit (<em>Palm Kernell Meal</em>) Sumatra Barat ke Selandia Baru (New Zealand) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) dari Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, kemarin.</p>
<p>Sepanjang 2018, sebanyak 246,169 ton bungkil sawit telah diekspor ke beberapa negara, dengan total senilai Rp301 miliar. Di antara negara tujuan, yaitu Selandia Baru, Vietnam, Italia, Filipina, Afrika Selatan, Singapura, Belanda, China, USA, Korea Selatan dan Saudi Arabia.</p>
<p>Kepala Barantan, Ali Jamil mengatakan, bungkil sawit merupakan komoditas dengan volume ekspor 5 terbesar penyumbang devisa negara yang berasal dari non migas di Sumatra Barat.</p>
<p>&#8220;Kami sudah pastikan 10.000 ton bungkil sawit ini melewati proses pemeriksaan karantina dan mendapatkan Phytosanitary Certificate sebagai persyaratan negara tujuan ekspor,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dikatakan Ali, Barantan akan terus upayakan produk pertanian kita meingkat dan terus melaju menembus pasar global.</p>
<p>&#8220;Sebagai unit kerja yang memegang peranan strategis, karantina akan terus memperkuat system agar produk pertanian kita terus melaju menembus pasar global dan mampu bersaing dengan negara lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain itu, Kepala Karantina Pertanian Padang, Joni Anwar menyebutkan, selain bungkil sawit, masih ada enam komoditas lainnya yang diekspor. &#8220;Totalnya senilai Rp59,378 miliar,&#8221; ujar Joni.</p>
<p>Komoditas yang diekspor, yaitu 32.000 ton Cangkang Sawit (PKS) tujuan Korea Selatan senilai Rp31,36 milyar. 83 ton Santan Kelapa senilai Rp1,25 miliar, tujuan Belanda Norwegia, Belgia dan Costarika. 129,3 ton Kulit Manis atau senilai Rp9,051 miliar, dengan tujuan Portugal, Malaysia, Algeria dan Amerika Serikat.</p>
<p>Lalu, 19,8 ton kopi atau senilai Rp730 miliar dengan negara tujuan Thailand. 7.875 ton cengkeh dan kapulaga, senilai Rp66 juta, negara tujuan Malaysia. Dan 201,6 ton karet senilai Rp3,99 miliar, negara tujuan China. (FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mentan-lepas-10-000-bungkil-sawit-sumbar-ke-new-zealand/">Kementan Lepas 10.000 Bungkil Sawit Sumbar ke New Zealand</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3235</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/79 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-28 21:29:11 by W3 Total Cache
-->