<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kelapa Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kelapa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kelapa/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 22 Jul 2023 05:57:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kelapa Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kelapa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>10 Daerah dengan Lahan Perkebunan Kelapa Terluas di Sumbar, Nomor 6 Satu-satunya Kota</title>
		<link>https://langgam.id/10-daerah-dengan-lahan-perkebunan-kelapa-terluas-di-sumbar-nomor-6-satu-satunya-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Perkebunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184630</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kelapa merupakan salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Sumatra Barat (Sumbar). Perkebunan kelapa pun ditemukan di semua daerah di Sumbar atau di 19 kabupaten/kota. Dikutip dari Provinsi Sumatra Barat Dalam Angka 2023 yang dikeluarkan BPS, luas lahan perkebunan kelapa di Sumbar pada 2022 mencapai 85.484,23 hektare (Ha). Rincian luas lahan perkebunan kelapa di Sumbar terdiri atas tanaman menghasilkan 64.901,45 Ha, tanaman belum menghasilkan 7.077,83 Ha, dan tua/rusak 13.504,95. Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, Padang Pariaman merupakan daerah yang memiliki perkebunan kelapa terluas dengan 39.676 Ha. Sedangkan daerah yang memiliki lahan perkebunan kelapa terkecil adalah Bukittinggi dengan 4,56</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-daerah-dengan-lahan-perkebunan-kelapa-terluas-di-sumbar-nomor-6-satu-satunya-kota/">10 Daerah dengan Lahan Perkebunan Kelapa Terluas di Sumbar, Nomor 6 Satu-satunya Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kelapa merupakan salah satu tanaman yang banyak ditemukan di Sumatra Barat (Sumbar). Perkebunan kelapa pun ditemukan di semua daerah di Sumbar atau di 19 kabupaten/kota.</p>



<p>Dikutip dari Provinsi Sumatra Barat Dalam Angka 2023 yang dikeluarkan BPS, luas lahan perkebunan kelapa di Sumbar pada 2022 mencapai 85.484,23 hektare (Ha). </p>



<p>Rincian luas lahan perkebunan kelapa di Sumbar terdiri atas tanaman menghasilkan 64.901,45 Ha, tanaman belum menghasilkan 7.077,83 Ha, dan tua/rusak 13.504,95.</p>



<p>Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, Padang Pariaman merupakan daerah yang memiliki perkebunan kelapa terluas dengan 39.676 Ha. Sedangkan daerah yang memiliki lahan perkebunan kelapa terkecil adalah Bukittinggi dengan 4,56 Ha.</p>



<p>Berikut 10 kabupaten/kota dengan lahan perkebunan kelapa terluas di Sumbar pada 2022 berdasarkan data BPS:</p>



<p>1. Padang Pariaman : 39.676 Ha</p>



<p>2. Agam : 10.276 Ha</p>



<p>3. Kepulauan Mentawai : 7.887,30 Ha</p>



<p>4. Limapuluh Kota : 5.042 Ha</p>



<p>5. Pesisir Selatan : 4.995,60 Ha</p>



<p>6. Pariaman : 2.896,60</p>



<p>7. Kabupaten Solok : 2.275 Ha</p>



<p>8. Pasaman : 2.257 Ha</p>



<p>9. Tanah Datar : 2.083,45 Ha</p>



<p>10. Solok Selatan :  1.828 Ha <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-daerah-dengan-lahan-perkebunan-kelapa-terluas-di-sumbar-nomor-6-satu-satunya-kota/">10 Daerah dengan Lahan Perkebunan Kelapa Terluas di Sumbar, Nomor 6 Satu-satunya Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184630</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemprov Sumbar Bakal Buat Gerakan 1 Juta Bibit Kelapa Bagi Warga</title>
		<link>https://langgam.id/pemprov-sumbar-bakal-buat-gerakan-1-juta-bibit-kelapa-bagi-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2021 09:46:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=117554</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar akan membuat gerakan 1 juta bibit kelapa bagi masyarakat yang dikolaborasikan dengan pemerintah daerah. Mahyeldi menambahkan, kelapa merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan di Sumbar. &#8220;Padang Pariaman juga memiliki komoditas kelapa lokal yaitu kelapa dalam. Mungkin sekarang, pertanian kelapa tidak terkelola dengan baik. Terkesan tumbuh begitu saja,&#8221; tulis Mahyeldi di Instagramnya, Jumat (16/7/2021), saat mengunjungi Nagari Sikucur Utara, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman. Menurut Mahyeldi, jika dilihat secara utuh, kelapa memiliki potensi yang luar biasa. Sampai sekarang harga kelapa tidak pernah turun. &#8220;Makanan khas Sumbar randang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemprov-sumbar-bakal-buat-gerakan-1-juta-bibit-kelapa-bagi-warga/">Pemprov Sumbar Bakal Buat Gerakan 1 Juta Bibit Kelapa Bagi Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar akan membuat gerakan 1 juta bibit kelapa bagi masyarakat yang dikolaborasikan dengan pemerintah daerah.</p>
<p>Mahyeldi menambahkan, kelapa merupakan salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dikembangkan di Sumbar.</p>
<p>&#8220;Padang Pariaman juga memiliki komoditas kelapa lokal yaitu kelapa dalam. Mungkin sekarang, pertanian kelapa tidak terkelola dengan baik. Terkesan tumbuh begitu saja,&#8221; tulis Mahyeldi di <a href="http://@mahyeldisp">Instagramnya</a>, Jumat (16/7/2021), saat mengunjungi Nagari Sikucur Utara, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman.</p>
<p>Menurut Mahyeldi, jika dilihat secara utuh, kelapa memiliki potensi yang luar biasa. Sampai sekarang harga kelapa tidak pernah turun.</p>
<p>&#8220;Makanan khas Sumbar randang, bahan bakunya juga kelapa. Dan bracket atau tempurung kelapa juga bisa menjadi komoditi ekspor ke wilayah Timur Tengah dan Eropa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Khususnya di Padang Pariaman terang Mahyeldi, Bupati Suhatri Bur sudah memiliki program yang sama. Yaitu gerakan bibit kelapa bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Semoga dengan adanya program ini, bisa nantinya meningkatkan potensi daerah dan kesejahteraan masyarakat,&#8221; harap Mahyeldi.</p>
<p>Mahyeldi menambahkan, selain kelapa, potensi lainnya yang akan dikembangkan yaitu pinang wangi.</p>
<p>Ia menjelaskan, pinang wangi tersebut sebelumnya dikembangkan di lahan seluas 2,5 hektare oleh para petani di Nagari Sikucur Barat, Kecamatan V Koto Kampuang Dalam.</p>
<p>Mahyeldi mengungkapkan, bahwa saat ini pinang wangi termasuk komoditas lokal unggul. Tentu peluang ini harus dimanfaatkan dan segera dikembangkan.</p>
<p>&#8220;Selain menjadi ciri khas produk Sumbar, nantinya juga akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,&#8221; harap Mahyeldi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemprov-sumbar-bakal-buat-gerakan-1-juta-bibit-kelapa-bagi-warga/">Pemprov Sumbar Bakal Buat Gerakan 1 Juta Bibit Kelapa Bagi Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117554</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Egi, Pemuda Kreatif Olah Sabut Kelapa Jadi Karya Berharga</title>
		<link>https://langgam.id/mengenal-egi-pemuda-kreatif-olah-sabut-kelapa-jadi-karya-berharga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jun 2021 09:57:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajinan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=111324</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sketsa wajah Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy terpampang di teras rumah yang berlokasi di Bangau Putih Pasir Muaro Ganting RT 03 RW 11, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Rumah itu merupakan milik keluarga Egi Adi Saputra. Pemuda kreatif 23 tahun ini merupakan pengerajin sabut kelapa. Sketsa wajah dua orang pemimpin Sumbar yang terpampang di teras rumahnya itu adalah hasil seni lukis dari sabut kelapa disulap Egi menjadi sebuah maha karya. Karya-karya Egi patut diacungi jempol. Kegiatan yang dilakoninya saat ini berawal dari pelatihan yang diikuti bersama salah satu Badan Usaha Milik</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-egi-pemuda-kreatif-olah-sabut-kelapa-jadi-karya-berharga/">Mengenal Egi, Pemuda Kreatif Olah Sabut Kelapa Jadi Karya Berharga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sketsa wajah Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy terpampang di teras rumah yang berlokasi di Bangau Putih Pasir Muaro Ganting RT 03 RW 11, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Rumah itu merupakan milik keluarga Egi Adi Saputra.</p>
<p>Pemuda kreatif 23 tahun ini merupakan pengerajin sabut kelapa. Sketsa wajah dua orang pemimpin Sumbar yang terpampang di teras rumahnya itu adalah hasil seni lukis dari sabut kelapa disulap Egi menjadi sebuah maha karya.</p>
<p>Karya-karya Egi patut diacungi jempol. Kegiatan yang dilakoninya saat ini berawal dari pelatihan yang diikuti bersama salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tahun lalu.</p>
<p>Rumah Egi yang berada di kawasan pantai kemudian dimanfaatkan untuk mengumpulkan bahan yang sebelumnya terbuang menjadi pundi-pundi rupiah. Salah satunya yaitu sabut kelapa.</p>
<p>&#8220;Saya berpikir bagaimana menjadikan limbah sabut kelapa itu menjadi sebuah karya seni,&#8221; kata Egi ditemui langgam.id, Rabu (30/6/2021).</p>
<p>Upaya Egi untuk berkreasi ini juga memanfaatkan bank sampah yang dikelola orang tuanya. Sehingga, sabut kelapa yang awalnya tak banyak terpakai dikumpulkan masyarakat sekitar untuk ditabung.</p>
<p>Aktivitas Egi dalam berkarya ini tentunya membantu menjaga lingkungan. Sabut kelapa yang biasanya tertumpuk di bibir pantai kini menjadi bahan penting baginya untuk berkarya.</p>
<p>Egi menceritakan awal dirinya untuk membuat sebuah seni karya pertama sabut kelapa dibersihkan. Selanjutnya, dijemur selama dua minggu untuk mendapatkan tekstur sabut kelapa yang halus.</p>
<p>Setelah mengering, ia akan memotong kecil-kecil sabut kelapa menjadi serbuk. Serpihan yang sudah jadi serbuk itu lalu ditabur di atas lukisan yang sudah dibuat.</p>
<p>&#8220;Untuk desain sendiri saya mengerjakannya melalui aplikasi Photoshop,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Gambar yang dibuat Egi mulai dari wajah, pemandangan hingga kaligrafi. Sesuai permintaan konsumen pun bisa dipenuhinya. Usai mendesain, hasil gambar akan dipindahkan ke kain kanvas yang dilukis dengan pensil yang selanjutnya dikasih lem.</p>
<p>&#8220;Sabut kelapa yang telah dipotong halus ditabur ke kain kanvas yang telah dikasih lem sembari digoyang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Untuk menghasilkan warna, Egi akan memilih hasil sabut kelapa tua dan muda. Sedangkan untuk warna hitam, ia biasanya memanfaatkan ijuk.</p>
<p>Untuk menyelesaikan satu karya, Egi bisa membutuhkan waktu dua hingga tiga minggu. Kerumitan desain menjadi salah satu yang menentukan berapa lama durasi pembuatan.</p>
<p>&#8220;Satu karya biasanya saya membutuhkan 20-30 sabut kelapa. Kalau harga satu karya sekitar Rp2-5 juta,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Karya-karya Egi kini telah sampai ke luar Sumbar. Ia mendapat konsumen dari Aceh, Lampung dan beberapa provinsi lainnya. Dari penjualan karya lukis sabut kelapa, Egi bisa mendapatkan penghasilan satu bulannya mencapai Rp10 juta.</p>
<p>&#8220;Di sini tidak hanya lukisan, tapi juga ada pot bunga, cinderamata lainnya,&#8221; kata dia. <strong>(Irwanda/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-egi-pemuda-kreatif-olah-sabut-kelapa-jadi-karya-berharga/">Mengenal Egi, Pemuda Kreatif Olah Sabut Kelapa Jadi Karya Berharga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111324</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tukang Beruk, Upahnya Bisa Uang Atau Buah Kelapa</title>
		<link>https://langgam.id/tukang-beruk-upahnya-bisa-uang-atau-buah-kelapa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 08:57:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Beruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=71910</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Beruk (Macaca Nemestrina) yang dikendalikan seseorang atau disebut tukang beruk, masih menjadi andalan bagi sebagian masyarakat Pariaman hingga Agam untuk memetik kelapa. Menariknya, upah sang tukang beruk bisa dengan uang atau kelapa saja. Seperti yang dilakukan Basir (58) warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam ini misalnya. Dirinya sudah puluhan tahun menjadi tukang beruk atau orang yang berprofesi menawarkan jasa memetik kelapa menggunakan beruk. Menurut Basir, profesi tukang beruk di Lubuk Basung masih terbilang sangat dibutuhkan. Pasalnya, dalam seminggu beruk miliknya bisa 3-4 kali dibawa memanen kelapa. “Hanya orang-orang sekitar sini yang memanggil. Orang-orang yang tahu sama saya saja,” kata</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tukang-beruk-upahnya-bisa-uang-atau-buah-kelapa/">Tukang Beruk, Upahnya Bisa Uang Atau Buah Kelapa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Beruk (Macaca Nemestrina) yang dikendalikan seseorang atau disebut tukang beruk, masih menjadi andalan bagi sebagian masyarakat Pariaman hingga Agam untuk memetik kelapa.</p>
<p>Menariknya, upah sang tukang beruk bisa dengan uang atau kelapa saja.</p>
<p>Seperti yang dilakukan Basir (58) warga Lubuk Basung, Kabupaten Agam ini misalnya. Dirinya sudah puluhan tahun menjadi tukang beruk atau orang yang berprofesi menawarkan jasa memetik kelapa menggunakan beruk.</p>
<p>Menurut Basir, profesi tukang beruk di Lubuk Basung masih terbilang sangat dibutuhkan. Pasalnya, dalam seminggu beruk miliknya bisa 3-4 kali dibawa memanen kelapa.</p>
<p>“Hanya orang-orang sekitar sini yang memanggil. Orang-orang yang tahu sama saya saja,” kata Basir, sebagaimana dicuplik dari <em><a href="https://amcnews.co.id/2020/10/25/menengok-jasa-tukang-beruk-bisa-dibayar-uang-dan-buah-kelapa/">AMCNews.co.id</a></em>, Sabtu (24/10).</p>
<p>Diceritakan Basir, beruk yang dibawa memetik kelapa adalah beruk yang sudah terampil. Saat ini, dirinya mengaku memiliki 4 ekor beruk, yang kesemuanya dilatih sendiri.</p>
<p>“Dari kecil sama saya, jadi dia (beruk,red) sudah tahu siapa tuannya serta tahu kelapa mana yang harus diambil, dia paling takut jika saya marahi,” ujarnya.</p>
<p>Dalam sekali memetik kelapa, Basir biasanya mendapat bayaran kisaran Rp70-150 ribu. Jasa yang diterimanya tergantung pada jumlah batang kelapa yang akan dipetik.</p>
<p>Selain dibayar dengan uang, Basir juga menerima bayaran dalam bentuk buah kelapa. Disebutkannya, dalam 10 butir kelapa yang dipetik, dirinya mendapat jatah 3 butir sebagai upah yang diterima.</p>
<p>“Selama ini banyak yang bayar dengan kelapa, nanti kelapanya dijual, baru jadi duit,” ungkapnya.</p>
<p>Tugas tukang beruk, kata Basir, tidak hanya sekadar memetik kelapa saja. Akan tetapi, dirinya juga bertugas mengupas kelapa hingga membawanya ke rumah si pemilik.</p>
<p>“Kadang kalau tidak sempat sendiri, saya bawa tukang kupas, nanti penghasilnya dibagi,” sebut Basir.</p>
<p>Sementara itu, Liyusmarni (64) pemilik kebun kelapa di Lubuk Basung, mengaku sering menggunakan jasa tukang beruk. Dirinya mengaku terbantu dengan keberadaan tukang beruk.</p>
<p>“Paling tidak dalam empat bulan sekali pasti menggunakan jasa tukang beruk,” katanya.</p>
<p>Liyusmarni juga mengaku mempunyai tukang beruk langganan. Bahkan, katanya lagi, tanpa dicari pun mereka sudah tahu kapan jadwal kelapa miliknya dipanen.</p>
<p>“Kadang tidak tahu, terkadang sudah sampai di rumah saja. Namun, karena sudah langganan, saya percaya saja, berapa kelapa yang sampai di rumah yang segitu rezeki kita,” pungkasnya. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tukang-beruk-upahnya-bisa-uang-atau-buah-kelapa/">Tukang Beruk, Upahnya Bisa Uang Atau Buah Kelapa</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71910</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Saat Corona, Ekspor Produk Olahan Kelapa Sumbar Tetap Berjalan</title>
		<link>https://langgam.id/saat-corona-ekspor-produk-olahan-kelapa-sumbar-tetap-berjalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2020 03:26:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=35893</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Kegiatan ekspor komuditas pertanian kelapa Sumatra Barat (Sumbar) tetap diminati oleh pasar asing. Pandemi virus corona atau covid-19 tidak mempengaruhi turunnya permintaan produk kelapa oleh pasar global. Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Darnida Yanto mengatakan kelapa merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Sumbar. Produk turunannya pun sangat diminati pasar global. Walaupun di tengah pandemi Covid-19, tidak mempengaruhi turunnya permintaan untuk produk turunan kelapa  di Sumbar. Produk olahan kelapa asal Sumbar pada Senin (13/4/2020) kembali diekspor yaitu air kelapa sebanyak 16 ton senilai Rp304 juta, santan kelapa sebanyak 67,2 ton senilai Rp1,23 miliar dan 25 ton kelapa parut senilai Rp304</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/saat-corona-ekspor-produk-olahan-kelapa-sumbar-tetap-berjalan/">Saat Corona, Ekspor Produk Olahan Kelapa Sumbar Tetap Berjalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong>-Kegiatan ekspor komuditas pertanian kelapa Sumatra Barat (Sumbar) tetap diminati oleh pasar asing. Pandemi virus corona atau covid-19 tidak mempengaruhi turunnya permintaan produk kelapa oleh pasar global.</p>
<p dir="ltr">Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Darnida Yanto mengatakan kelapa merupakan salah satu komoditas pertanian utama di Sumbar. Produk turunannya pun sangat diminati pasar global. Walaupun di tengah pandemi Covid-19, tidak mempengaruhi turunnya permintaan untuk produk turunan kelapa  di Sumbar.</p>
<p dir="ltr">Produk olahan kelapa asal Sumbar pada Senin (13/4/2020) kembali diekspor yaitu air kelapa sebanyak 16 ton senilai Rp304 juta, santan kelapa sebanyak 67,2 ton senilai Rp1,23 miliar dan 25 ton kelapa parut senilai Rp304 juta dengan negara tujuan Inggris, Belanda dan Taiwan.</p>
<p dir="ltr">Sebelum diekspor, produk olahan kelapa PT. Bumi Sarimas Indonesia diperiksa Pejabat Fungsional Karantina Pertanian Padang, Martinus, A dan Elsa Pratiwi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pejabat Karantina melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen sesuai dengan SOP pelayanan di tengah wabah Convid-19 yang sudah disusun Karantina Pertanian Padang,&#8221; katanya di Padang, Senin (13/4/2020).</p>
<p dir="ltr">Tujuan pemeriksaan yaitu memastikan komoditas turunan kelapa tersebut bebas organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK). Setelah semua persyaratan dipenuhi, petugas pun menerbitkan (Phytosanitary Certificate). (Rahmadi/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/saat-corona-ekspor-produk-olahan-kelapa-sumbar-tetap-berjalan/">Saat Corona, Ekspor Produk Olahan Kelapa Sumbar Tetap Berjalan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">35893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Santan dan Air Kerambil Sumbar Mengalir Hingga ke Eropa dan Amerika</title>
		<link>https://langgam.id/santan-dan-air-kerambil-sumbar-mengalir-hingga-ke-eropa-dan-amerika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Aug 2019 01:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kelapa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=11391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) lepas ekspor komoditas pertanian berupa olahan kerambil (kelapa) asal Sumatra Barat (Sumbar) sebanyak 108,4 ton ke mancanegara. &#8220;Dari 7 komoditas pertanian yang diekspor hari ini, Alhamdulillah ada ekspor 3 produk olahan dari komoditas kelapa,&#8221; ujar Kepala Barantan Ali Jamil, saat melepas ekspor di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatra Barat, Kamis (1/8). Jamil menjelaskan bahwa tidak hanya santan dan kelapa parut yang laku di mancanegara, tapi air kerambil asal Sumbar sudah tembus pasar benua Eropa dan Amerika. Jamil menyebutkan ada 35,2 ton santan kelapa senilai Rp.612,7 juta tujuan Belanda dan Inggris, 37,2 ton</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/santan-dan-air-kerambil-sumbar-mengalir-hingga-ke-eropa-dan-amerika/">Santan dan Air Kerambil Sumbar Mengalir Hingga ke Eropa dan Amerika</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) lepas ekspor komoditas pertanian berupa olahan kerambil (kelapa) asal Sumatra Barat (Sumbar) sebanyak 108,4 ton ke mancanegara.</p>
<p class="p1">&#8220;Dari 7 komoditas pertanian yang diekspor hari ini, Alhamdulillah ada ekspor 3 produk olahan dari komoditas kelapa,&#8221; ujar Kepala Barantan Ali Jamil, saat melepas ekspor di Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatra Barat, Kamis (1/8).</p>
<p class="p1">Jamil menjelaskan bahwa tidak hanya santan dan kelapa parut yang laku di mancanegara, tapi air kerambil asal Sumbar sudah tembus pasar benua Eropa dan Amerika.</p>
<p class="p1">Jamil menyebutkan ada 35,2 ton santan kelapa senilai Rp.612,7 juta tujuan Belanda dan Inggris, 37,2 ton kelapa parut senilai Rp.827 juta tujuan Jerman dan Norwegia, serta 36 ton air kelapa senilai Rp.308 juta tujuan Inggris.</p>
<p class="p1">Menurut Kepala Karantina Pertanian Padang, Eka Hernida Yanto, di tahun 2018 total ekspor olahan kelapa ini mencapai 8.615 ton atau senilai 111, 92 milyar. Sementara di tahun 2019 sudah mencapai 6.221 ton senilai 82,85 milyar.</p>
<p class="p1"> &#8220;Meski baru 6 bulan namun sudah mencapai 72 % dibandingkan dengan ekspor 2018,&#8221; jelas Eka, sebagaimana rilis yang diterima <em>Langgam.id.</em></p>
<p class="p1">Selain komoditas olahan kelapa, yang diekspor kali ini ada 11.000 MT cangkang sawit tujuan Jepang. Cangkang sawit merupakan komoditas ekspor terbesar di Sumatra Barat.</p>
<p class="p1">Di tahun 2019 sudah mencapai 234 ribu ton atau senilai Rp.234 miliar. Menurut Eka ini merupakan ekspor perdana cangkang sawit bagi PT. Pinang Mas Energy.</p>
<p class="p1">&#8220;Hal ini sejalan dengan kebijakan Menteri Pertanian dalam upaya percepatan akselerasi ekspor, penambahan ragam komoditas menjadi salah satu program yang didorong selain menumbuhkan ekspotir baru dari kalangan muda,&#8221; terang Eka.</p>
<p class="p1">Barantan dengan program Agro Gemilang, sambungnya, siap memberikan bimbingan  dan pendampingan teknis para eksportir komoditas pertanian ke pasar global.</p>
<p class="p1">Tiga komoditas lainnya yang ikut diberikan phytosanitary certificate pada hari ini adalah 173,2 ton kulit kayu manis tujuan Inggris, Prancis dan Singapura senilai Rp.14,6 miliar. 102,7 ton pinang biji tujuan Thailand senilai Rp.1,8 miliar dan 100,8 ton karet olahan tujuan India senilai Rp.2,2 miliar.</p>
<p class="p1"><em>Phytosanitary Certificate</em> merupakan jaminan yang diberikan Badan Karantina Pertanian bahwa komoditas tersebut telah melewati pemeriksaan karantina sebagaimana yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor.</p>
<p class="p1">Gubernur Sumatra Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Sumbar, Muhammad Yani menyampaikan, potensi pertanian Sumatra Barat harus di dukung dengan potensi sumber daya manusia agar mampu menambah nilai manfaat, khususnya para pelaku bisnis serta mampu bersaing dengan negara lain.</p>
<p class="p1">Dia juga mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian melalui Barantan yang telah memfasilitasi kemudahan proses ekspor komoditas pertanian Sumbar.</p>
<p class="p1">Yani menyebutkan, semua unsur di institusi pemerintah provinsi Sumatra Barat mendukung penuh percepatan ekspor yang gencar dilakukan pada pelaku bisnis untuk terus memberi manfaat buat semua.</p>
<p>&#8220;Kita juga mengajak untuk terus berinovasi agar produk pertanian memberi nilai tambah pemasukan devisa negara,&#8221; pungkasnya. (Osh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/santan-dan-air-kerambil-sumbar-mengalir-hingga-ke-eropa-dan-amerika/">Santan dan Air Kerambil Sumbar Mengalir Hingga ke Eropa dan Amerika</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11391</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/32 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-22 08:06:18 by W3 Total Cache
-->