<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kelangkaan BBM Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kelangkaan-bbm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kelangkaan-bbm/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Aug 2022 05:21:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kelangkaan BBM Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kelangkaan-bbm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pertalite Langka di Sumbar, Andre Rosiade Datangi Dirut Pertamina Patra Niaga</title>
		<link>https://langgam.id/pertalite-langka-di-sumbar-andre-rosiade-datangi-dirut-pertamina-patra-niaga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Aug 2022 05:21:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Rosiade]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Pertalite Langka]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=160814</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade bergerak cepat mencari solusi atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Sumatra Barat (Sumbar). Dia terlihat menyambangi kantor Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution di Jakarta untuk mendiskusikan hal tersebut. Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar mengatakan, saat ini warga mulai kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU berdasarkan laporan masyarakat di daerahnya. Dia berharap diskusi dengan Alfian Nasution bisa membuahkan hasil. &#8220;Hari ini saya datang ke kantor Dirut Pertamina Patra Niaga, Pak Alfian, untuk berdiskusi mengenai persoalan Pertalite yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertalite-langka-di-sumbar-andre-rosiade-datangi-dirut-pertamina-patra-niaga/">Pertalite Langka di Sumbar, Andre Rosiade Datangi Dirut Pertamina Patra Niaga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade bergerak cepat mencari solusi atas kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Sumatra Barat (Sumbar). Dia terlihat menyambangi kantor Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution di Jakarta untuk mendiskusikan hal tersebut.</p>
<p>Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar mengatakan, saat ini warga mulai kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite di SPBU berdasarkan laporan masyarakat di daerahnya. Dia berharap diskusi dengan Alfian Nasution bisa membuahkan hasil.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya datang ke kantor Dirut Pertamina Patra Niaga, Pak Alfian, untuk berdiskusi mengenai persoalan Pertalite yang mulai langka di Sumatra Barat. Mohon doanya semoga ada solusi atas kelangkaan Pertalite di Sumatera Barat,&#8221; kata Andre Rosiade, Selasa (16/8/2022).</p>
<p>Alfian Nasution menyambut baik kehadiran Andre Rosiade. Alfian mengatakan saat ini stok Pertalite di Sumatra Barat berada dalam kondisi normal.</p>
<p>Namun, Alfian memaparkan jumlah konsumen yang meningkat akibat beraktivitas secara normal pascapandemi merupakan dugaan sementara terjadinya kelangkaan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kita secara stok itu normal, tidak ada pengurangan terhadap distribusi yang selama ini kita lakukan di Sumatra Barat. Namun kami akan mengevaluasi kembali terhadap potensi peningkatan konsumen. Terutama saat ini saya lihat aktivitas masyarakat sudah sangat tinggi,&#8221; kata Alfian.</p>
<p>Alfian memastikan Pertamina akan segera bergerak untuk menuntaskan keluhan masyarakat terkait kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU di Sumatra Barat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/warga-kota-padang-keluhkan-langkanya-pertalite/">Warga Kota Padang Keluhkan Langkanya Pertalite</a></strong></p>
<p>&#8220;Secara stok kami akan jamin itu akan tersedia. Dan pemenuhan stok di SPBU-SPBU tersebut itu menjadi janji Pertamina untuk masyarakat Sumbar,&#8221; tutur Alfian.</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertalite-langka-di-sumbar-andre-rosiade-datangi-dirut-pertamina-patra-niaga/">Pertalite Langka di Sumbar, Andre Rosiade Datangi Dirut Pertamina Patra Niaga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160814</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Nelayan Pesisir Selatan Keluhkan Kelangkaan Solar dan Premium</title>
		<link>https://langgam.id/nelayan-pesisir-selatan-keluhkan-kelangkaan-solar-dan-premium/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 15:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18463</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kelangkaan BBM jenis solar tak hanya dikeluhkan oleh masyarakat pengguna truk, namun berimbas pada nelayan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) yang menjerit sulitnya mendapatkan solar. &#8220;Mau tak mau kami harus beli solar non subsidi (dexlite), dengan harga Rp10.200 per liter. Jauh lebih tinggi dari solar subsidi hanya Rp5.100 per liter,&#8221; kata salah seorang nelayan, Hengki (27) di Painan, Selasa (12/11/2019). Menurutnya, tingginya harga dexlite sangat menyulitkan kehidupan nelayan kecil. Apalagi, penghasilan melaut kini sudah tidak berimbang dengan modal dan biaya kebutuhan sehari-hari. Kondisi serupa juga dialami nelayan di Nagari Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Tak hanya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nelayan-pesisir-selatan-keluhkan-kelangkaan-solar-dan-premium/">Nelayan Pesisir Selatan Keluhkan Kelangkaan Solar dan Premium</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Kelangkaan BBM jenis solar tak hanya dikeluhkan oleh masyarakat pengguna truk, namun berimbas pada nelayan di <a href="https://langgam.id/kecelakaan-di-pesisir-selatan-2-pelajar-meninggal-dunia/">Kabupaten Pesisir Selatan</a>, Sumatra Barat (Sumbar) yang menjerit sulitnya mendapatkan solar.</p>
<p>&#8220;Mau tak mau kami harus beli solar non subsidi (dexlite), dengan harga Rp10.200 per liter. Jauh lebih tinggi dari solar subsidi hanya Rp5.100 per liter,&#8221; kata salah seorang nelayan, Hengki (27) di Painan, Selasa (12/11/2019).</p>
<p>Menurutnya, tingginya harga dexlite sangat menyulitkan kehidupan nelayan kecil. Apalagi, penghasilan melaut kini sudah tidak berimbang dengan modal dan biaya kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Kondisi serupa juga dialami nelayan di Nagari Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti. Tak hanya jenis solar, BBM jenis premium pun langka di sini. Padahal, sebagian besar kapal tangkap nelayan kecil di Punggasan menggunakan premium. &#8220;Di sini kelangkaan premium sudah terjadi sejak enam bulan silam,&#8221; kata Syafrul (42).</p>
<p>Di sisi lain, Wakil Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Pesisir Selatan, Zul Yunifran meminta pihak terkait segera mengantisipasi kelangkaan BBM bersubsidi, baik jenis premium maupun solar.</p>
<p>Sebab, kedua sumber energi primer subsidi itu merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi nelayan kecil di daerah berjuluk &#8220;Negeri Sejuta Pesona&#8221; itu.</p>
<p>Menurutnya, kelangkaan BBM itu akan menjadi perhatian serius pihaknya. Bahkan, ia mengaku KTNA bakal melakukan koordinasi secara internal terlait langkah atau kebijakkan yang akan ditempuh. <strong>(*/Irwanda/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nelayan-pesisir-selatan-keluhkan-kelangkaan-solar-dan-premium/">Nelayan Pesisir Selatan Keluhkan Kelangkaan Solar dan Premium</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Ini, Pertamina Tambah Pasokan Solar untuk Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/hari-ini-pertamina-tambah-pasokan-solar-untuk-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 09:15:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18433</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pertamina memastikan akan menambah pasokan solar untuk wilayah Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini untuk mengatasi kelangkaan solar yang membuat SPBU disesaki antrian kendaraan sejak sepekan terakhir. Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha, mengatakan saat ini pihaknya menaikkan penyaluran BBM jenis solar sebanyak 10 persen dari penyaluran bulan November. &#8220;Hari ini sudah kami mulai penyaluran produk solar,&#8221; katanya saat dihubungi langgam, Selasa (11/11/2019). Keputusan ini diambil Pertamina Padang setelah menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Sumbar yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Senin (11/11/2019). Penyaluran dilakukan ke seluruh wilayah Sumbar sejak pagi Selasa (12/11/2019). Kenaikan 10 persen</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ini-pertamina-tambah-pasokan-solar-untuk-sumbar/">Hari Ini, Pertamina Tambah Pasokan Solar untuk Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Pertamina memastikan akan menambah pasokan solar untuk wilayah Sumatra Barat (Sumbar). Hal ini untuk mengatasi <a href="https://langgam.id/trans-padang-ikut-antrian-solar-langka-pemilik-toko-mengeluh/">kelangkaan solar</a> yang membuat SPBU disesaki antrian kendaraan sejak sepekan terakhir.</p>
<p>Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha, mengatakan saat ini pihaknya menaikkan penyaluran BBM jenis solar sebanyak 10 persen dari penyaluran bulan November.</p>
<p>&#8220;Hari ini sudah kami mulai penyaluran produk solar,&#8221; katanya saat dihubungi langgam, Selasa (11/11/2019).</p>
<p>Keputusan ini diambil <a href="https://langgam.id/pertamina-ungkap-penyebab-sulitnya-premium-di-sejumlah-spbu/">Pertamina Padang</a> setelah menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Sumbar yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Senin (11/11/2019).</p>
<p>Penyaluran dilakukan ke seluruh wilayah Sumbar sejak pagi Selasa (12/11/2019). Kenaikan 10 persen itu setara dengan 1.250 kiloliter perharinya. Penambahan itu akan terus dipantau dan di evaluasi untuk selanjutnya.</p>
<p>Dia berharap agar penambahan kuota solar bisa mengembalikan keadaan seperti biasa. Sehingga antrian kendaraan di SPBU mulai terurai.</p>
<p>&#8220;Biasanya dampaknya baru kelihatan setelah 5 sampai 7 hari, semoga saja,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya saat rapat bersama Pemprov Sumbar, Arwin mengatakan alokasi solar untuk Sumbar tahun 2019 lebih rendah 9 persen dibandingkan tahun 2018. Ditambah lagi dengan penyaluran yang over 12 persen hingga 31 Oktober 2019. <strong>(Rahmadi/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-ini-pertamina-tambah-pasokan-solar-untuk-sumbar/">Hari Ini, Pertamina Tambah Pasokan Solar untuk Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18433</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Trans Padang Ikut Antrean Solar Langka, Pemilik Toko Mengeluh</title>
		<link>https://langgam.id/trans-padang-ikut-antrean-solar-langka-pemilik-toko-mengeluh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 07:11:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[Trans Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18428</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Antrean kendaraan mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (12/11/2019). Puluhan kendaraan itu tengah antre untuk pengisian BBM jenis solar. Tak hanya mobil berjenis colt diesel maupun minibus travel, sejumlah unit bus Trans Padang ikut berjejer untuk mendapatkan solar. Setidaknya, dari pantauan langgam.id, ada tujuh bus Trans Padang ikut antre. Padahal, Jalan Perintis Kemerdekaan bukan rute moda transportasi umum tersebut. Seorang sopir Trans Padang, Adi mengatakan, tak ada pilihan lain untuk mendapatkan solar selain ikut antre di SPBU Perintis Kemerdekaan itu. Sebab, beberapa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/trans-padang-ikut-antrean-solar-langka-pemilik-toko-mengeluh/">Trans Padang Ikut Antrean Solar Langka, Pemilik Toko Mengeluh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Antrean kendaraan mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (12/11/2019).</p>
<p>Puluhan kendaraan itu tengah antre untuk pengisian <a href="https://langgam.id/pertamina-ungkap-penyebab-sulitnya-premium-di-sejumlah-spbu/">BBM jenis solar</a>. Tak hanya mobil berjenis colt diesel maupun minibus travel, sejumlah unit bus Trans Padang ikut berjejer untuk mendapatkan solar.</p>
<p>Setidaknya, dari pantauan langgam.id, ada tujuh bus Trans Padang ikut antre. Padahal, Jalan Perintis Kemerdekaan bukan rute moda transportasi umum tersebut.</p>
<p>Seorang sopir Trans Padang, Adi mengatakan, tak ada pilihan lain untuk mendapatkan solar selain ikut antre di SPBU Perintis Kemerdekaan itu. Sebab, beberapa SPBU yang berada di rute jalur Trans Padang seperti di Khatib Sulaiman dan lainnya juga mengalami antrian panjang.</p>
<p>&#8220;Sudah sejak pukul 09.00 WIB antrinya. Terpaksa antre di sini, kalau di Khatib Sulaiman juga sudah panjang sekali antrian, enggak memungkinkan. Kadang setelah antri ternyata malah habis juga,&#8221; kata Adi diwawancarai langgam.id, Selasa (12/11/2019).</p>
<p>Ia mengatakan, ini adalah pertama kali ia ikut antre solar untuk hari ini. Namun, beberapa hari belakangan juga melakukan hal yang sama di SPBU Jalan Perintis.</p>
<p>&#8220;Satu kali sehari ngisi kalau enggak diisi kita-kita sopir tentu enggak bisa narik penumpang. Otomatis bus Trans Padang ini enggak bisa jalan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hal yang sama juga dikeluhkan sopir Trans Padang lain. Menurutnya, antrean di SPBU Perintis Kemerdekaan karena pasti memiliki stok solar dari SPBU lainya yang berada di rute jalur Trans Padang.</p>
<p>&#8220;Di tempat lain kadang sudah antri ternyata sudah habis, bagus yang pasti-pasti aja lagi, kayak di sini. Solar memang langka saat ini, kelangkaan sekitar 15 hari sebelumnya. Padahal kami sopir Trans Padang tiap hari ngisi solar, sekali isi dapat tujuh kali trip cari penumpang,&#8221; kata sopir Trans Padang yang enggan disebutkan namanya.</p>
<p>&#8220;Jika dibilang rugi tentu rugi kami semua, masyarakat juga rugi. Namanya kami mengisi solar ke sini. Susah, apalagi jalannya sempit dan bus besar,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut seorang petugas SPBU Perintis Kemerdekaan yang saat itu sedang mengarahkan kendaraan menyebutkan antrean solar baru pertama hari ini terjadi. Ia mengklaim biasanya normal seperti biasa. &#8220;Ini kebetulan solar baru masuk aja,&#8221; singkatnya.</p>
<p><strong>Umpatan Pemilik Toko</strong></p>
<p>Antrean panjang kendaraan di SPBU ini juga dikeluhkan oleh para pedagang yang memiliki toko di sepanjang pinggir jalan. Sebab, antrian kendaraan mengakibatkan usaha mereka tertutup dan menghambat akses jalan masuk.</p>
<p>Tak jarang, masyarakat yang kesal terpaksa memasang pengumuman dengan bertuliskan untuk tidak parkir di depan toko. Papan tulis itu di letakkan di badan jalan agar kendaraan tidak berhenti dan menutup toko mereka.</p>
<p>Hal ini seperti dilakukan oleh usaha toko Vivi Furniture di Jalan Perintis Kemerdekaan. Terlihat, bekas-bekas kayu perabot yang tidak digunakan, diletakkan di depan toko agar kendaraan tidak parkir menutup akses masuk.</p>
<p>&#8220;Kadang sering bersitegang dengan pengemudi yang ikut antre ini. Padahal jelas sudah dikasih ruang, masih aja ditutup habis jalan masuk mau ke toko. Kita sama-sama cari makan, kami di sini juga cari makan juga,&#8221; kesal Pengelola Vivi Furniture, Oki.</p>
<p>Ia mengklaim, antrean panjang khusus di SPBU Perintis Kemerdekaan telah terjadi sejak tiga bulan. Namun khusus antrian solar, memang baru hari ini terjadi. Selama antrian panjang, tak ada solusi yang diberikan pihak SPBU kepada para pengusaha yang memiliki toko di tepi jalan ini.</p>
<p>&#8220;Kalau dibilang berpengaruh kepada pendapatan tentu jelas, sebab pelanggan yang mau rencana ingin masuk tapi karena macet enggak jadi. Pelanggan kesal juga malas masuk, jalan dihadang,&#8221; tuturnya. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/trans-padang-ikut-antrean-solar-langka-pemilik-toko-mengeluh/">Trans Padang Ikut Antrean Solar Langka, Pemilik Toko Mengeluh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18428</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertamina Ungkap Penyebab Sulitnya Premium di Sejumlah SPBU</title>
		<link>https://langgam.id/pertamina-ungkap-penyebab-sulitnya-premium-di-sejumlah-spbu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2019 05:49:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Selain kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU, premium juga tergolong sulit didapatkan walaupun tidak sampai membuat antrean panjang. Mengenai hal tersebut, Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan kondisi premium masih lebih kondusif dibandingkan solar. Berbeda dengan solar yang over 12 persen pada akhir Oktober, premium masih sampai 2 persen. &#8220;Jadi kalau secara penyaluran tidak ada masalah,&#8221; katanya di Padang, Senin (11/11/2019). Dia mengatakan untuk penyaluran premium alokasinya masih sama dengan penyaluran tahun 2018 untuk wilayah Sumatra Barat. Harusnya alokasi tersebut mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. &#8220;Terkait premium ini hal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertamina-ungkap-penyebab-sulitnya-premium-di-sejumlah-spbu/">Pertamina Ungkap Penyebab Sulitnya Premium di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Selain kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU, premium juga tergolong sulit didapatkan walaupun tidak sampai membuat antrean panjang.</p>
<p>Mengenai hal tersebut, Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan kondisi premium masih lebih kondusif dibandingkan solar. Berbeda dengan solar yang over 12 persen pada akhir Oktober, premium masih sampai 2 persen.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau secara penyaluran tidak ada masalah,&#8221; katanya di Padang, Senin (11/11/2019).</p>
<p>Dia mengatakan untuk penyaluran premium alokasinya masih sama dengan penyaluran tahun 2018 untuk wilayah Sumatra Barat. Harusnya alokasi tersebut mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Terkait premium ini hal yang cukup unik. Dari sisi alokasi sama dengan tahun lalu, kemudian memang pada saat beberapa bulan belakangan pelanggan meningkat,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, solusi untuk pengguna premium bisa pindah menggunakan pertalite. Selisih harga sekitar 1500 rupiah juga dinilai tidak terlalu jauh sehingga tidak memberatkan pelanggan.</p>
<p>Selain kenaikan jumlah pelanggan dalam beberapa bulan belakangan, pihaknya juga menduga banyak oknum yang membeli premium untuk kemudian dijual kembali. Hal ini juga tampak dari banyak penjual premium secara eceran.</p>
<p>Dia mengatakan Pertamina akan segera membicarakan dengan berbagai pihak untuk mengatasi masalah tersebut. Penyelesaian masalah dilakukan bersama pemerintah provinsi dan pemerintah kota nantinya</p>
<p>&#8220;Kita akan coba cari solusi lebih lanjut supaya oknum ini bisa berkurang, sehingga yang mendapatkan pelanggan benar-benar yang berhak, tapi itu nanti ya, kita fokus menangani solar dulu,&#8221; ujarnya. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pertamina-ungkap-penyebab-sulitnya-premium-di-sejumlah-spbu/">Pertamina Ungkap Penyebab Sulitnya Premium di Sejumlah SPBU</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18422</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BBM Solar Langka di Sumbar, Ini Penjelasan Pertamina</title>
		<link>https://langgam.id/bbm-solar-langka-di-sumbar-ini-penjelasan-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2019 07:39:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di sejumlah SPBU di Sumatra Barat (Sumbar) sejak sepekan terakhir disebabkan dua faktor utama. Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan, faktor pertama karena alokasi BBM solar untuk Sumbar tahun 2019 rendah 9 persen dibandingkan tahun 2018. Sumbar hanya mendapat jatah kuota BBM solar sebesar 392 ribu kiloliter. Sementara penyaluran hingga 31 Oktober 2019 over 12 persen. &#8220;Masalah kedua, banyak konsumen truk industri yang membeli solar subsidi. Padahal dilarang menggunakan solar subsidi seperti yang telah dilarang dalam Perpres. Jadi, memang dua faktor ini yang membuat solar langka,&#8221; kata Arwin</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bbm-solar-langka-di-sumbar-ini-penjelasan-pertamina/">BBM Solar Langka di Sumbar, Ini Penjelasan Pertamina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (<a href="https://langgam.id/soal-kelangkaan-solar-pemprov-rapat-dengan-pertamina/">BBM</a>) jenis solar di sejumlah SPBU di Sumatra Barat (Sumbar) sejak sepekan terakhir disebabkan dua faktor utama.</p>
<p>Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha mengatakan, faktor pertama karena alokasi BBM solar untuk Sumbar tahun 2019 rendah 9 persen dibandingkan tahun 2018. Sumbar hanya mendapat jatah kuota BBM solar sebesar 392 ribu kiloliter. Sementara penyaluran hingga 31 Oktober 2019 over 12 persen.</p>
<p>&#8220;Masalah kedua, banyak konsumen truk industri yang membeli solar subsidi. Padahal dilarang menggunakan solar subsidi seperti yang telah dilarang dalam Perpres. Jadi, memang dua faktor ini yang membuat solar langka,&#8221; kata Arwin di Padang, Senin (11/11/2019).</p>
<p>Mengatasi persoalan tersebut, Pertamina mengaku telah bertemu dan menggelar rapat bersama dengan Pemprov Sumbar. Salah satu solusinya adalah dengan menambah kuota BBM solar atau setidaknya sama dengan kuota tahun lalu.</p>
<p>&#8220;Mungkin akan kami samakan dengan penyaluran 2018 rata-rata hariannya. Semoga di lapangan tidak terjadi lagi kondisi seperti hari ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Pertamina juga akan melakukan sosialisasi terkait hal tersebut. Pihaknya mengimbau pelanggan menggunakan solar sesuai kebutuhan. Penambahan kuota solr juga akan dilakukan secepatnya dalam minggu ini.</p>
<p>&#8220;Pelanggan jangan panik, dan belilah sesuai kebutuhan, nanti kami akan salurkan secara normal,&#8221; katanya. <strong>(Rahmadi/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bbm-solar-langka-di-sumbar-ini-penjelasan-pertamina/">BBM Solar Langka di Sumbar, Ini Penjelasan Pertamina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal Kelangkaan Solar, Pemprov Rapat dengan Pertamina</title>
		<link>https://langgam.id/soal-kelangkaan-solar-pemprov-rapat-dengan-pertamina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2019 04:45:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kelangkaan BBM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=18355</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengadakan rapat dengan Pertamina membahas kelangkaan solar di wilayah Sumbar dalam seminggu terakhir. Rapat dilaksanakan di Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Senin, (11/11/2019). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Dari hasil rapat tersebut diputuskan Pertamina akan memberikan kuota solar tambahan ke wilayah Sumbar. Selain solar, kuota tambahan juga diberikan kepada premium. &#8220;Kita minta kepada Pertamina untuk menambah pasokan, jadi alokasinya ditambah dan dinormalkan kembali agar tidak terjadi gejolak,&#8221; kata Nasrul Abit usai pertemuan. Menurut Nasrul kondisi ini akan memberikan efek untuk perekonomian masyarakat Sumbar. Dimana di akhir tahun sering terjadi peningkatan produksi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-kelangkaan-solar-pemprov-rapat-dengan-pertamina/">Soal Kelangkaan Solar, Pemprov Rapat dengan Pertamina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengadakan rapat dengan Pertamina membahas kelangkaan solar di wilayah Sumbar dalam seminggu terakhir. Rapat dilaksanakan di Kantor Gubernur Sumbar, Padang, Senin, (11/11/2019).</p>
<p>Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Dari hasil rapat tersebut diputuskan Pertamina akan memberikan kuota solar tambahan ke wilayah Sumbar. Selain solar, kuota tambahan juga diberikan kepada premium.</p>
<p>&#8220;Kita minta kepada Pertamina untuk menambah pasokan, jadi alokasinya ditambah dan dinormalkan kembali agar tidak terjadi gejolak,&#8221; kata Nasrul Abit usai pertemuan.</p>
<p>Menurut Nasrul kondisi ini akan memberikan efek untuk perekonomian masyarakat Sumbar. Dimana di akhir tahun sering terjadi peningkatan produksi dan bahan pangan serta lainnya.</p>
<p>Dia berharap dalam waktu dekat segera normal hingga akhir tahun. Sementara di awal tahun nanti diharapkan kuota diatur untuk mencukupi kebutuhan tahun 2020. Sementara untuk kendaraan yang seharusnya dilarang untuk memakai solar subsidi agar patuhi aturan itu</p>
<p>&#8220;Kalau tahun depan disesuaikan dengan Perpres, jangan ada yang melanggar lagi, bagi yang melanggar tentu aturan harus ditegakkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara Area Sales Branch Manager Pertamina Padang, Arwin Nugraha, mengatakan Pertamina akan menambah kuota untuk menormalkan kembali kondisi saat ini.</p>
<p>Dia mengatakan penyebab kelangkaan solar karena kuota tahun 2019 lebih sedikit 9 persen dibandingkan kuota tahun 2018. Ditambah lagi dengan banyaknya truk yang seharusnya tidak boleh memakai solar subsidi malah menggunakan solar subsidi.</p>
<p>Ia meminta masyarakat jangan panik karena akan menambah antrean. Masyarakat diharapkan memakai solar sesuai kebutuhan harian saja. Ia memperkirakan akan diberikan tambahan 1,25 ribu kiloliter sesuai kebutuhan harian.</p>
<p>&#8220;Penambahan kuota dilakukan dalam waktu dekat, mungkin dalam minggu ini, harapannya tidak ada lagi antrean,&#8221; katanya. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-kelangkaan-solar-pemprov-rapat-dengan-pertamina/">Soal Kelangkaan Solar, Pemprov Rapat dengan Pertamina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">18355</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/66 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-15 02:59:01 by W3 Total Cache
-->