<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kejahatan Jalanan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kejahatan-jalanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kejahatan-jalanan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Nov 2021 07:26:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kejahatan Jalanan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kejahatan-jalanan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Viral 2 Orang Ibu-ibu Jadi Korban Jambret di Jalan Sudirman: Luka Lecet, Ditolong Personel TNI</title>
		<link>https://langgam.id/viral-2-orang-ibu-ibu-jadi-korban-jambret-di-jalan-sudirman-luka-lecet-ditolong-personel-tni/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Nov 2021 07:26:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jambret]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=137266</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Aksi penjambretan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Dua orang ibu-ibu jadi korban hingga mengalami luka lecet. Video ibu-ibu ini tampak mengalami trauma setelah kejadian tersebut beredar di media sosial. Diketahui, aksi penjambretan itu terjadi pada Minggu (7/11/2021) sekitar pukul 07.00 WIB. Beruntung tas milik ibu ini berhasil dipertahankannya. Seorang personel TNI dilaporkan ikut membantu korban dari aksi penjambretan. Salah satu akun Instagram @infopadang_ ikut membagikan momen trauma ibu tersebut setelah dijambret. Postingan video juga menuliskan sedikit narasi kronologi kejadian. Dalam narasi dituliskan bahwa si ibu-ibu telah dibuntuti setelah mengambil uang di ATM. &#8220;Beruntung</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/viral-2-orang-ibu-ibu-jadi-korban-jambret-di-jalan-sudirman-luka-lecet-ditolong-personel-tni/">Viral 2 Orang Ibu-ibu Jadi Korban Jambret di Jalan Sudirman: Luka Lecet, Ditolong Personel TNI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Aksi penjambretan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Dua orang ibu-ibu jadi korban hingga mengalami luka lecet.</p>
<p>Video ibu-ibu ini tampak mengalami trauma setelah kejadian tersebut beredar di media sosial. Diketahui, aksi penjambretan itu terjadi pada Minggu (7/11/2021) sekitar pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Beruntung tas milik ibu ini berhasil dipertahankannya. Seorang personel TNI dilaporkan ikut membantu korban dari aksi penjambretan.</p>
<p>Salah satu akun Instagram @infopadang_ ikut membagikan momen trauma ibu tersebut setelah dijambret. Postingan video juga menuliskan sedikit narasi kronologi kejadian.</p>
<p>Dalam narasi dituliskan bahwa si ibu-ibu telah dibuntuti setelah mengambil uang di ATM. &#8220;Beruntung saat kejadian ibu tersebut sempat ditolong oleh anggota Kodim 0319/Mentawai yang berada di lokasi tersebut,&#8221; tulis akun itu pada narasi video.</p>
<p>Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengakui telah mengetahui video viral ibu-ibu jadi korban jambret tersebut. Pihaknya akan melakukan penyelidikan.</p>
<p>&#8220;Kami akan melakukan pengecekan CCTV di sekitar Jalan Jenderal Sudirman. Kami akan lakukan penyelidikan,&#8221; singkat Rico.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/viral-2-orang-ibu-ibu-jadi-korban-jambret-di-jalan-sudirman-luka-lecet-ditolong-personel-tni/">Viral 2 Orang Ibu-ibu Jadi Korban Jambret di Jalan Sudirman: Luka Lecet, Ditolong Personel TNI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Pelajar di Padang Terlibat Aksi Begal Ditangkap Polisi</title>
		<link>https://langgam.id/5-pelajar-di-padang-terlibat-aksi-begal-ditangkap-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 12:11:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandit Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=79160</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi menangkap lima orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Mirisnya, para pelaku masih anak bawah umur dan berstatus pelajar. Kelima pelaku berinisial RP (17), GH (15), AA (15), IE (16) dan WF (16). Mereka ditangkap di beberapa lokasi pada Selasa (1/12/2020). Selain ditangkap, ada juga pelaku yang diserahkan pihak keluarganya ke polisi. Menurut Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Padang Timur. Satu unit sepeda motor berhasil dibawa kabur para pelaku. &#8220;Kejadian pada tanggal 29 November</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-pelajar-di-padang-terlibat-aksi-begal-ditangkap-polisi/">5 Pelajar di Padang Terlibat Aksi Begal Ditangkap Polisi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Polisi menangkap lima orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan atau begal di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Mirisnya, para pelaku masih anak bawah umur dan berstatus pelajar.</p>
<p>Kelima pelaku berinisial RP (17), GH (15), AA (15), IE (16) dan WF (16). Mereka ditangkap di beberapa lokasi pada Selasa (1/12/2020). Selain ditangkap, ada juga pelaku yang diserahkan pihak keluarganya ke polisi.</p>
<p>Menurut Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Padang Timur. Satu unit sepeda motor berhasil dibawa kabur para pelaku.</p>
<p>&#8220;Kejadian pada tanggal 29 November 2020 sekitar Pukul 04.00 WIB. Sebelumnya, korban setelah kejadian juga membuat laporan di polsek terdekat,&#8221; kata Rico, Rabu (2/12/2020).</p>
<p>Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku berinisial RP di kawasan Jati Baru. Setelah dilakukan pengembangan, pelaku kedua yaitu GH di Kelurahan Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.</p>
<p>&#8220;Sedangkan pelaku AA dan IE ditangkap di Kelurahan Kampung Olo Nanggalo. Sementara pelaku WF diserahkan oleh kakaknya ke Polsek Padang Timur,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Rico menegaskan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya. Dari hasil penyelidikan, terdapat tiga pelaku lagi yang terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sementara dari lima pelaku, kami telah menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat dan parang serta sejumlah barang bukti lainnya,&#8221; tuturnya. <strong>(Irwanda)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-pelajar-di-padang-terlibat-aksi-begal-ditangkap-polisi/">5 Pelajar di Padang Terlibat Aksi Begal Ditangkap Polisi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yudha Meninggal Dibacok OTK, Keluarga Berutang di RS Puluhan Juta</title>
		<link>https://langgam.id/yudha-meninggal-dibacok-otk-keluarga-berutang-di-rs-puluhan-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 13:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=43652</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Yudha Pratama Putra meninggal dunia setelah dibacok dengan celurit oleh orang tidak dikenal. Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa remaja 16 tahun ini, terjadi di kawasan Bypass atau persis dekat SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), 17 Mei 2020. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat 22 Mei 2020, Yudha sempat kritis hingga dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang selama beberapa hari di ruang Intensive Care Unit (ICU). Bahkan ia juga menjalani operasi, karena luka di bagian belakang punggungnya yang cukup parah. Namun sayangnya, Yudha yang tidak memiliki kartu BPJS sehingga harus mendapatkan perawatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/yudha-meninggal-dibacok-otk-keluarga-berutang-di-rs-puluhan-juta/">Yudha Meninggal Dibacok OTK, Keluarga Berutang di RS Puluhan Juta</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Yudha Pratama Putra meninggal dunia setelah dibacok dengan celurit oleh orang tidak dikenal. Peristiwa berdarah yang merenggut nyawa remaja 16 tahun ini, terjadi di kawasan Bypass atau persis dekat SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), 17 Mei 2020.</p>
<p>Sebelum menghembuskan napas terakhirnya pada Jumat 22 Mei 2020, Yudha sempat kritis hingga dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang selama beberapa hari di ruang Intensive Care Unit (ICU). Bahkan ia juga menjalani operasi, karena luka di bagian belakang punggungnya yang cukup parah.</p>
<p>Namun sayangnya, Yudha yang tidak memiliki kartu BPJS sehingga harus mendapatkan perawatan melalui jalur umum. Dari operasi hingga masa perawatan, setidaknya biaya yang harus dikeluarkan pihak keluarga sebesar Rp82.397.000</p>
<p>Padahal, Yudha berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ia juga merupakan tulang punggung keluarga selama ini, karena ayahnya yang juga sakit-sakitan di rumahnya di kawasan Pisang RT 01 RW 01 Nomor 08, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh.</p>
<p>Sejak peristiwa ini mencuat, salah satu komunitas yang peduli pasien kurang mampu bernama Pemuda Padang Berhijrah telah melakukan penggalangan donasi untuk Yudha serta mengawal kasus tersebut.</p>
<p>Pihak keluarga terpaksa memberikan jaminan berupa KTP untuk bisa membawa jenazah Yudha pulang kala itu. Sebab tanggung pembiayaan perawatan selama di rumah sakit belum tuntas.</p>
<p>Founder Pemuda Padang Berhijrah Winna Wahyuni mengatakan untuk utang yang dimiliki Yudha di rumah sakit tersisa sebesar Rp70 juta. Sebelumnya, pihaknya telah mencicil pembiayaan dari donasi yang terkumpul.</p>
<p>&#8220;Awalnya biayanya Rp82.397.000, terus donasi awal terkumpul Rp5 juta suda kami bayar. Donasi kedua itu terkumpul Rp7,8 juta terkumpul hasil penggalangan dana sama sama dengan beberapa akun sosial. Karena kemarin itu utanya sisa Rp77.397.000 makanya kami bayar genap Rp7.397.000 sehingga sisanya Rp70 juta,&#8221; kata Winna kepada langgam.id, Rabu (3/6/2020).</p>
<p>Dikatakannya, batas pembayaran utang yang dimiliki Yudha paling lambat 22 Juni 2020. Pihaknya masih terus membuka donasi bagi dermawan yang ingin membantu Yudha dalam pelunasan utang di rumah sakit.</p>
<p>&#8220;Donasi dapat melalui rekening kemanusiaan BNI Syariah 3300002029 atas nama Yayasan Hamasah Insani. Konfirmasi transfer juga bisa menghubungi ke nomor handphone 083182823607,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh yang menangani kasus ini, masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Begitupun motif penyerang yang dilakukan oleh orang tidak dikenal tersebut.</p>
<p>Menurut Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther, pihaknya telah memeriksa sebanyak delapan orang saksi. Dari keterangan para saksi itu, belum ada petunjuk yang mengarah pelaku di balik aksi penganiayaan hingga berujung meninggalnya korban.</p>
<p>&#8220;Tetapi, kami sudah dapatkan informasi ciri-ciri khas dari pada pelaku. Kami sedang mengembangkan untuk ciri khas pelaku ini. Untuk identitas belum,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan dari keterangan saksi, aksi pembacokan hanya dilakukan oleh satu orang. Meskipun, saat kejadian terdapat empat sepeda motor yang berhenti di sekitar korban.</p>
<p>&#8220;Saya bicara dari keterangan saksi, hanya satu orang yang melakukan. Untuk motif pembacokan juga belum diketahui. Karena, dari keterangan saksi yang ada, tiba-tiba kendaraan pelaku dan beberapa kawannya berhenti. Dan pelaku langsung mendatangi korban hingga melakukan pembacokan,&#8221; kata dia.</p>
<p>Seperti diketahui, peristiwa ini terjadi seusai sahur. Kala itu, Yudha bersama rekannya bernama Fikri niat hati untuk menjemput sepeda motor milik orang tua Yudha di sebuah bengkel. Sebab, sepeda motor itu akan dipakai oleh ayah kandungnya.</p>
<p>Keduanya, pergilah dengan mengendarai sepeda motor milik Fikri. Namun di pertengahan jalan kendaraan Fikri kehabisan bensin dan terpaksa mendorong di SPBU terdekat.</p>
<p>SPBU Pisang yang dituju, ternyata tutup. Kedua remaja ini terpaksa harus menunggu di tepi jalan. Namun seketika itu, datang segerombolan sepeda motor sebanyak empat unit menghampiri mereka. Kemudian, salah seorang melakukan pembacokan terhadap Yudha. <strong>(Irwanda/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/yudha-meninggal-dibacok-otk-keluarga-berutang-di-rs-puluhan-juta/">Yudha Meninggal Dibacok OTK, Keluarga Berutang di RS Puluhan Juta</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43652</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Temukan Ciri-ciri Pembacok Remaja Hingga Meninggal Dunia di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-temukan-ciri-ciri-pembacok-remaja-hingga-meninggal-dunia-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2020 07:47:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pembacokan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=43618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; 2 pekan berlalu kasus pembacokan yang dialami Yudha Pratama. Remaja 16 tahun itu dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dengan sebuah celurit di kawasan Bypass, persis di dekat SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), 17 Mei 2020. Atas kejadian itu, korban kritis hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Jumat (22/5/2020). Sebelumnya, Yudha telah menjalani operasi, namun kondisinya yang kian menurun membuat nyawanya tak dapat lagi tertolong. Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh yang menangani kasus itu hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Begitupun motif penyerang yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-temukan-ciri-ciri-pembacok-remaja-hingga-meninggal-dunia-di-padang/">Polisi Temukan Ciri-ciri Pembacok Remaja Hingga Meninggal Dunia di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; 2 pekan berlalu kasus pembacokan yang dialami Yudha Pratama. Remaja 16 tahun itu dianiaya oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dengan sebuah celurit di kawasan Bypass, persis di dekat SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, <span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="http://www.padang.go.id/">Kota Padang</a></span>, Sumatra Barat (Sumbar), 17 Mei 2020.</p>
<p>Atas kejadian itu, korban kritis hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Jumat (22/5/2020). Sebelumnya, Yudha telah menjalani operasi, namun kondisinya yang kian menurun membuat nyawanya tak dapat lagi tertolong.</p>
<p>Kepolisian Sektor (Polsek) Pauh yang menangani kasus itu hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Begitupun motif penyerang yang dilakukan oleh OTK tersebut.</p>
<p>Menurut Kapolsek Pauh, AKP Anto Luther, pihaknya telah memeriksa sebanyak delapan orang saksi. Dari keterangan para saksi itu, belum ada petunjuk yang mengarah ke pelaku di balik aksi penganiayaan hingga berujung meninggalnya korban.</p>
<p>&#8220;Tapi, kami sudah dapatkan informasi ciri-ciri khas pelaku. Kami sedang mengembangkan untuk ciri khas pelaku ini. Untuk identitas belum,&#8221; ujar Anton saat dihubungi <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a></span> via telepon, Rabu (3/6/2020).</p>
<h5><span style="font-size: 12pt;"><strong>Baca Juga: <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/5-hari-kritis-remaja-korban-pembacokan-di-padang-meninggal-dunia/">5 Hari Kritis, Remaja Korban Pembacokan di Padang Meninggal Dunia</a></span></strong></span></h5>
<p>Menurutnya, atas keterangan saksi, aksi pembacokan hanya dilakukan oleh satu orang. Meskipun, saat kejadian terdapat empat sepeda motor yang berhenti di sekitar korban.</p>
<p>&#8220;Saya bicara dari keterangan saksi, hanya satu orang yang melakukan. Untuk motif pembacokan juga belum diketahui. Karena, dari keterangan saksi yang ada, tiba-tiba saja empat kendaraan berhenti di dekat korban, dan pelaku langsung mendatangi korban hingga melakukan pembacokan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lalu, Anton meminta semua pihak untuk bersabar, agar dalam pengungkapan kasus ini segera dapat terungkap. Pihaknya tetap beranjak (menangani kasus) dan penyelidikan dari laporan penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya orang tetap berlanjut.</p>
<p><strong>Baca Juga: <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/soal-kasus-pembacokan-yudha-polisi-keterangan-saksi-kunci-berubah-ubah/">Soal Kasus Pembacokan Yudha, Polisi: Keterangan Saksi Kunci Berubah-ubah</a></span></strong></p>
<p>&#8220;Kami minta doa semuanya, mudah-mudahan ini bisa terungkap. Kasus ini masih jadi tanda tanya, karena tiba-tiba orang datang kemudian melakukan penganiayaan, ini jadi pertanyaan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, peristiwa itu terjadi usai sahur. Saat itu, Yudha bersama rekannya bernama Fikri berniat untuk menjemput sepeda motor milik orang tua Yudha di sebuah bengkel. Sebab, sepeda motor itu akan dipakai oleh ayah kandung Yudha untuk bekerja pagi harinya.</p>
<p>Keduanya, pergilah dengan mengendarai sepeda motor milik Fikri. Namun, di perjalanan kendaraan Fikri kehabisan bensin dan terpaksa mendorong ke SPBU terdekat.</p>
<p><strong>Baca Juga: <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/kasus-pembacokan-yudha-yang-koma-di-rsup-m-djamil-padang-diduga-bukan-aksi-begal/">Kasus Pembacokan Yudha yang Koma di RSUP M Djamil Padang Diduga Bukan Aksi Begal</a></span></strong></p>
<p>SPBU Pisang yang dituju, ternyata tutup. Kedua remaja ini terpaksa harus menunggu di tepi jalan. Namun, saat itu datang segerombolan sepeda motor, sebanyak empat unit menghampiri mereka. Kemudian, salah seorang melakukan pembacokan terhadap Yudha. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-temukan-ciri-ciri-pembacok-remaja-hingga-meninggal-dunia-di-padang/">Polisi Temukan Ciri-ciri Pembacok Remaja Hingga Meninggal Dunia di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal Kasus Pembacokan Yudha, Polisi: Keterangan Saksi Kunci Berubah-ubah</title>
		<link>https://langgam.id/soal-kasus-pembacokan-yudha-polisi-keterangan-saksi-kunci-berubah-ubah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2020 08:12:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=41574</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus pembacokan yang dialami seorang remaja bernama Yudha Pratama Putra. Remaja 16 tahun yang dibacok dengan celurit, dilakukan Orang Tak Kenal (OTK) di kawasan Bypass, Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu 17 Mei 2020 subuh. Kasus ini tengah diproses jajaran Polsek Pauh. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan, termasuk saksi kunci, yaitu rekanan Yudha yang saat bersama Yudha di lokasi kejadian, yaitu Fikri. Kapolsek Pauh AKP Anton Luther mengatakan, total saksi yang telah diperiksa sebanyak 4 orang. Pihaknya meminta waktu, untuk segera mungkin mengungkap para pelaku. Termasuk motif di balik</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-kasus-pembacokan-yudha-polisi-keterangan-saksi-kunci-berubah-ubah/">Soal Kasus Pembacokan Yudha, Polisi: Keterangan Saksi Kunci Berubah-ubah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus pembacokan yang dialami seorang remaja bernama Yudha Pratama Putra. Remaja 16 tahun yang dibacok dengan celurit, dilakukan Orang Tak Kenal (OTK) di kawasan Bypass, Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu 17 Mei 2020 subuh.</p>
<p>Kasus ini tengah diproses jajaran Polsek Pauh. Sejumlah saksi telah diperiksa untuk dimintai keterangan, termasuk saksi kunci, yaitu rekanan Yudha yang saat bersama Yudha di lokasi kejadian, yaitu Fikri.</p>
<p>Kapolsek Pauh AKP Anton Luther mengatakan, total saksi yang telah diperiksa sebanyak 4 orang. Pihaknya meminta waktu, untuk segera mungkin mengungkap para pelaku. Termasuk motif di balik peristiwa pembacokan tersebut.</p>
<p>&#8220;Proses penyelidikan terhadap pelaku masih berjalan. <em>InsyaAllah,</em> dalam beberapa hari ke depan kami bisa mengungkap semuanya,&#8221; ujar Anton saat dihubungi <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a></span>, Kamis (21/5/2020).</p>
<p>Ia menduga, kasus pembacokan itu bukanlah aksi pembegalan. Sebab, semua barang yang dimiliki korban sama sekali tidak diambil para pelaku yang diketahui mengendarai sebanyak empat unit sepeda motor.</p>
<p><strong>Baca Juga: <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/remaja-korban-bacok-otk-kritis-di-rsup-m-djamil-butuh-biaya-rp50-juta/">Remaja Korban Bacok OTK Kritis di RSUP M Djamil, Butuh Biaya Rp50 Juta</a></span></strong></p>
<p>&#8220;Jadi bukan kasus pembegalan. Kami duga, dari keterangan saksi-saksi, terutama rekannya yang ada di lokasi. Dia melihat empat sepeda motor berhenti, lalu mereka turun dan mengejar korban. Ada beberapa dugaan, kemungkinan juga korban pernah bersiteru dengan pihak para pelaku,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dijelaskan Anton, ada beberapa keterangan dari saksi Fikri yang selalu berubah-ubah. Namun ia enggan membeberkan, dan meminta semua pihak untuk bersabar, agar kasus itu segera diproses dan pelaku secepatnya terungkap.</p>
<p>&#8220;Ada perubahan keterangan Fikri (saksi kunci), tapi saya tidak bisa jelaskan. Kami berharap Fikri ini memberikan keterangan yang jujur. Keterangan yang diberikan, tapi setelah kami cek ke lokasi kejadian, ada yang tidak benar, ini masih dalam penyelidikan kami,&#8221; ungkap Anton.</p>
<p><strong>Baca Juga: <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/kasus-pembacokan-yudha-yang-koma-di-rsup-m-djamil-padang-diduga-bukan-aksi-begal/">Kasus Pembacokan Yudha yang Koma di RSUP M Djamil Padang Diduga Bukan Aksi Begal</a></span></strong></p>
<p>Anton menegaskan, peristiwa ini tidak ada indikasi perencanaan dengan sengaja. Namun ia menduga, kasus pembacokan tersebut mengarah ke aksi tawuran. &#8220;Ada hal-hal yang berbaur tawuran, dugaan kami sementara seperti itu,&#8221; katanya. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/soal-kasus-pembacokan-yudha-polisi-keterangan-saksi-kunci-berubah-ubah/">Soal Kasus Pembacokan Yudha, Polisi: Keterangan Saksi Kunci Berubah-ubah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41574</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Pembacokan Yudha yang Koma di RSUP M Djamil Padang Diduga Bukan Aksi Begal</title>
		<link>https://langgam.id/kasus-pembacokan-yudha-yang-koma-di-rsup-m-djamil-padang-diduga-bukan-aksi-begal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2020 06:47:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=41569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Yudha Pratama Putra, remaja 16 tahun itu masih tak sadarkan diri di ruang Intensive Care Unit (ICU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Minggu (17/5/2020) subuh itu menjadi hari yang kelam bagi Yudha, ia dianiaya segerombolan Orang Tak Dikenal (OTK), hingga punggungnya dibacok dengan sebuah celurit. Hingga saat ini, tiga kantong darah telah habis, bahkan ia juga sudah menjalani operasi satu kali. Diketahui, Yudha dibacok di kawasan Bypass, persis di kawasan SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Ketika itu, ia bersama rekannya bernama Fikri berniat untuk menjemput sepeda motor di bengkel. Fikri telah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-pembacokan-yudha-yang-koma-di-rsup-m-djamil-padang-diduga-bukan-aksi-begal/">Kasus Pembacokan Yudha yang Koma di RSUP M Djamil Padang Diduga Bukan Aksi Begal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Yudha Pratama Putra, remaja 16 tahun itu masih tak sadarkan diri di ruang <em>Intensive Care Unit</em> (ICU) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Minggu (17/5/2020) subuh itu menjadi hari yang kelam bagi Yudha, ia dianiaya segerombolan Orang Tak Dikenal (OTK), hingga punggungnya dibacok dengan sebuah celurit.</p>
<p>Hingga saat ini, tiga kantong darah telah habis, bahkan ia juga sudah menjalani operasi satu kali.</p>
<p>Diketahui, Yudha dibacok di kawasan Bypass, persis di kawasan SPBU Pisang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Ketika itu, ia bersama rekannya bernama Fikri berniat untuk menjemput sepeda motor di bengkel.</p>
<p>Fikri telah bermalam di kediaman Yudha, di kawasan Pisang RT 01 RW 01, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh. Sepeda motor yang akan mereka jemput di bengkel merupakan milik orang tua Yudha, sepeda motor itu akan digunakan untuk bekerja pagi harinya.</p>
<p>Yudha berangkat dengan sepeda motor Fikri, berdua. Namun di tengah perjalanan, bensin sepeda motor mereka habis sehingga terpaksa mendorong menuju SPBU terdekat. SPBU Pisang yang mereka tuju ternyata tutup.</p>
<p>Keterangan Founder Pemuda Padang Berhijrah, Winna Wahyuni, saat itulah datang segerombolan orang yang menggunakan empat unit sepeda motor. Yudha dipegang, handphonenya dirampas, namun berhasil dipertahankan.</p>
<p>&#8220;Yudha posisinya duduk di atas motor. Rekannya di tepi jalan. Orang (pelaku) itu meminta handphone Yudha, tapi tidak mau. Rekan Yudha yang dipegang orang-orang itu berhasil kabur dan dibiarkan,&#8221; ujar Winna saat dihubungi <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a></span>, Kamis (21/5/2020).</p>
<p>Winna dan rekan-rekannya merupakan pendamping Yudha dalam kasus ini, begitupun dalam pengobatan. Mereka menggalang donasi untuk membantu biaya pengobatan Yudha yang mencapai Rp50 juta karena tidak memiliki kartu BPJS.</p>
<p>Sementara Yudha, berasal dari keluarga kurang mampu. Ayah kandungnya juga dalam kondisi sakit. Biasanya, Yudha yang putus sekolah itu bersama ayah kandungnya bekerja sebagai bersih-bersih atau asisten rumah tangga orang.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Pauh, AKP Anton Luther membenarkan kasus yang dialami Yudha sedang ditangani oleh jajarannya. Pihaknya mencurigai peristiwa pembacokan itu bukan sebuah aksi pembegalan.</p>
<p>Sebab, kata Anton, barang berharga yang dimiliki korban tidak satupun diambil para pelaku. Begitupun dari kronologi kejadian sesuai keterangan saksi-saksi, pelaku langsung mengejar Yudha dengan sebuah celurit.</p>
<p>&#8220;Dari saksi yang kami minta keterangan, empat pengendara pada subuh itu tiba-tiba berhenti, kemudian langsung turun mengejar korban,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Anton, ada beberapa dugaan dari pihaknya di balik kasus ini, namun masih dalam proses penyelidikan. Dugaan itu, apakah korban memiliki permasalahan dengan kelompok para pelaku.</p>
<p>&#8220;Sebelum dilakukan upaya hukum penangkapan para pelaku. Penyidik termasuk saya, kapolsek, menyelidiki apakah sebelumnya si korban pernah bersiteru dengan pelaku. Sebab pelaku turun mengeluarkan celurit dan langsung mengejar korban,&#8221; katanya. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-pembacokan-yudha-yang-koma-di-rsup-m-djamil-padang-diduga-bukan-aksi-begal/">Kasus Pembacokan Yudha yang Koma di RSUP M Djamil Padang Diduga Bukan Aksi Begal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41569</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelaku Tawuran di Kota Padang akan Dikirim ke Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti</title>
		<link>https://langgam.id/pelaku-tawuran-di-kota-padang-akan-dikirim-ke-batalyon-infanteri-133-yudha-sakti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2020 06:42:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Tawuran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=30077</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aksi kenakalan remaja, seperti balap liar dan tawuran yang kian marak di daerah itu setiap malam minggu. Kanit Bina Masyarakat (Binmas) Polresta Padang, Iptu Idris menyebutkan, bahwa Polresta Padang telah menginstruksikan jajaran kapolsek agar selalu aktif melakukan pengawasan di masing masing kecamatan, oleh karena itu tentu akan bekerja sama dengan Satpol PP Padang. “Kita akan selalu aktif untuk mengawasi kenakalan remaja di Kota Padang,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Kamis (5/3/2020). Selain itu, katanya, dalam rangka mengantisipasi kenakalan remaja</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelaku-tawuran-di-kota-padang-akan-dikirim-ke-batalyon-infanteri-133-yudha-sakti/">Pelaku Tawuran di Kota Padang akan Dikirim ke Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bekerjasama dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan terus meningkatkan pengawasan terhadap aksi kenakalan remaja, seperti balap liar dan tawuran yang kian marak di daerah itu setiap malam minggu.</p>
<p>Kanit Bina Masyarakat (Binmas) Polresta Padang, Iptu Idris menyebutkan, bahwa Polresta Padang telah menginstruksikan jajaran kapolsek agar selalu aktif melakukan pengawasan di masing masing kecamatan, oleh karena itu tentu akan bekerja sama dengan Satpol PP Padang.</p>
<p>“Kita akan selalu aktif untuk mengawasi kenakalan remaja di Kota Padang,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (5/3/2020).</p>
<p>Selain itu, katanya, dalam rangka mengantisipasi kenakalan remaja serta menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, pihak kepolisian dan Satpol PP Kota Padang akan ambil langkah pencegahan dengan patroli rutin.</p>
<p>Ia menilai, terkait kenakalan remaja di Kota Padang, selain mengganggu ketertiban umum, juga dapat merusak masa depan mereka.</p>
<p>Sementara itu, Kabid Tibum Satpol PP Kota Padang, Edrian Edward menyebutkan, pihaknya dan kepolisian sudah sepakat untuk melakukan koordinasi dalam pengawasan patroli wilayah terkait aksi tawuran.</p>
<p>“Kita sepakat untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam kegiatan pengawasan patroli wilayah terkait aksi tawuran atau pun kenakalan remaja lainnya, Kedepan jika ada mereka yang terjaring akan dibina di Batalyon infanteri 133 Yudha Sakti, melalui Dinas Sosial,” ujarnya.</p>
<p>Lalu, upaya untuk mengoptimalkan pengawasan, kedua lembaga itu juga sepakat untuk selalu berkoordinasi terutama dengan kapolsek di masing-masing kecamatan.</p>
<p>“Diharapkan dengan koordinasi dan komunikasi, aksi kenakalan remaja lebih bisa ditekan,” ungkap Edrian.</p>
<p>Ia berharap, orang tua juga harus mengambil peran dalam mengantisipasi kenakalan remaja tersebut. “Peran masyarakat dan orang tua juga sangat diperlukan. Dengan kerjasama dari semua pihak, ketertiban dan ketentraman masyarakat tentunya lebih mudah diwujudkan,” katanya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelaku-tawuran-di-kota-padang-akan-dikirim-ke-batalyon-infanteri-133-yudha-sakti/">Pelaku Tawuran di Kota Padang akan Dikirim ke Batalyon Infanteri 133 Yudha Sakti</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">30077</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Otak Penyerangan Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai Diringkus Polisi</title>
		<link>https://langgam.id/otak-penyerangan-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-diringkus-polisi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2020 12:22:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandit Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Polresta Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=29452</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu lagi pelaku penyerangan pemuda asal Kabupaten Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar), diringkus polisi. Pelaku diketahui berinisial AGC (19), warga Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan. AGC ditangkap pada Jumat (28/2/2020), ketia sedang tertidur di rumahnya. Polisi juga menemukan narkotika jenis sabu saat menggeledah kamar pelaku. &#8220;Saat diamankan pelaku sedang tertidur. Kami juga menemukan narkotika jenis sabu-sabu dan bong dari kediaman pelaku,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edriyan Wiguna, Minggu (1/3/2020). Ia mengungkapkan pelaku merupakan otak dari aksi penyerangan terhadap korban. Sementara rekannya berinisial WS yang lebih dulu ditangkap, bertindak sebagai eksekutor. &#8220;Pelaku kami serahkan ke Satresnarkoba karena kami</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/otak-penyerangan-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-diringkus-polisi/">Otak Penyerangan Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai Diringkus Polisi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anggam.id">Langgam.id</a> &#8211; Satu lagi pelaku penyerangan pemuda asal Kabupaten Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar), diringkus polisi. Pelaku diketahui berinisial AGC (19), warga Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan.</p>
<p>AGC ditangkap pada Jumat (28/2/2020), ketia sedang tertidur di rumahnya. Polisi juga menemukan narkotika jenis sabu saat menggeledah kamar pelaku.</p>
<p>&#8220;Saat diamankan pelaku sedang tertidur. Kami juga menemukan narkotika jenis sabu-sabu dan bong dari kediaman pelaku,&#8221; ujar Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edriyan Wiguna, Minggu (1/3/2020).</p>
<p>Ia mengungkapkan pelaku merupakan otak dari aksi penyerangan terhadap korban. Sementara rekannya berinisial WS yang lebih dulu ditangkap, bertindak sebagai eksekutor.</p>
<p>&#8220;Pelaku kami serahkan ke Satresnarkoba karena kami mendapatkan narkoba di rumahnya. Dugaan sementara, pelaku juga diduga pengedar narkoba,&#8221; katanya.</p>
<p>Sebelumnya, satu pelaku lainnya berinisial WS (19) berhasil ditangkap pihak kepolisian beberapa waktu lalu di Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Terungkapnya identitas pelaku berawal dari hasil kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi-saksi.</p>
<p>Seperti diketahui peristiwa penyerangan terjadi di Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Padang Timur, Minggu (16/2). Korban diketahui bernama Parmono Saogo (21) dan Hengki Hotang (21).</p>
<p>Korban yang mengalami luka adalah Parmono. Diketahui malam itu dua kendaraan sepeda motor datang dari arah berlawanan dari korban berjalan kaki. Kendaraan itu nyaris menabrak Parmono dan Hengki. Beruntung mereka berhasil melompat ke trotoar dan terhindar dari tabrakan.</p>
<p>&#8220;Mereka empat orang dengan dua sepeda motor. Datang dari Lubuk Begalung menuju arah Simpang Haru,&#8221; cerita Hengki.</p>
<p>Heran dengan tingkah laku pengendara itu, Parmono menoleh ke arah mereka. Akan tetapi, lirikan Parmono membuat gerombolan pengendara ini berang. Satu sepeda motor kembali dan menghampiri dua remaja tersebut.</p>
<p>Di antara gerombolan sepeda motor itu kemudian turun, dengan gagah memegang samurai. Senjata tajam tersebut kemudian melayang ke arah Parmono. Dari hasil interogasi, motif pelaku melakukan penyerangan hanya sebagai bentuk eksistensi diri. <strong>(Irwanda/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/otak-penyerangan-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-diringkus-polisi/">Otak Penyerangan Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai Diringkus Polisi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">29452</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Ringkus 1 Penyerang Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-ringkus-1-penyerang-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2020 09:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandit Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=28663</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang terduga pelaku penyerangan pemuda asal Kabupaten Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) berhasil diringkus, diketahui ia berinisial WS (19), diamankan Polresta Padang di kawasan Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Terungkapnya identitas pelaku berawal dari hasil kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, yaitu di Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Kemudian, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. &#8220;Setelah dilakukan penyelidikan, diamankan satu orang. Pelaku melakukan bersama rekannya yang masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),&#8221; ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan saat jumpa pers di Mapolresta, Senin (24/2/2020). Menurut Yulmar, motif pelaku menyerang korban hanya sebagai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-ringkus-1-penyerang-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-di-padang/">Polisi Ringkus 1 Penyerang Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang terduga pelaku penyerangan pemuda asal Kabupaten Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) berhasil diringkus, diketahui ia berinisial WS (19), diamankan Polresta Padang di kawasan Jondul Rawang, Kecamatan Padang Selatan.</p>
<p>Terungkapnya identitas pelaku berawal dari hasil kamera pengawas (CCTV) dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, yaitu di Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.</p>
<p>Kemudian, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. &#8220;Setelah dilakukan penyelidikan, diamankan satu orang. Pelaku melakukan bersama rekannya yang masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),&#8221; ujar Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan saat jumpa pers di Mapolresta, Senin (24/2/2020).</p>
<p>Menurut Yulmar, motif pelaku menyerang korban hanya sebagai bentuk eksistensi diri. Apalagi, banyak masyarakat dan anak-anak di bawah umur mengunakan senjata tajam.</p>
<p>&#8220;Tujuan akhirnya akan menguasai kendaraan, tapi kemarin belum berhasil,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Yulmar menegaskan, pihaknya akan menindak tegas dan terukur terhadap pelaku tawuran. Hal ini dilakukan untuk menjadikan Kota Padang aman.</p>
<blockquote><p><span style="color: #000000;"><strong>&#8220;Dari hasil penyelidikan, ada beberapa TKP. Setiap malam minggu, mereka membawa senjata tajam, jika bertemu beberapa pemuda, akan mereka takut-takuti. Kalau bisa mereka mengambil barang, itu mereka ambil juga,&#8221; jelas Yulmar.</strong></span></p></blockquote>
<p>Aksi pelaku ini merupakan tindakan pencurian dengan kekerasan. Pelaku diketahui tergabung dalam suatu perkumpulan, namun pihak kepolisian mengklaim bukanlah sebuah geng.</p>
<p>&#8220;Yang bersangkutan, yang kami amankan tergabung dalam suatu perkumpulan, kalau geng belum, karena jumlahnya belum banyak. Tapi dia bersama-sama kawannya, yaitu remaja putus sekolah atau remaja tidak sekolah lagi, itu mereka berkumpul setiap malam minggu,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Atas perbuatan itu, pelaku dijerat pasal 365 jo 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama. Berikut dengan undangan-undang darurat 12/1951 karena terbukti membawa senjata tajam.</p>
<blockquote><p><span style="color: #000000;"><strong>&#8220;Maksimal pelaku terancam 20 tahun penjara. Pelaku ini memang menyasar pengendara saat malam hari, jika menurut mereka situasi aman, maka mereka akan melancarkan aksinya,&#8221; jelas Yulmar.</strong></span></p></blockquote>
<p>Diketahui sebelumnya, penyerangan terhadap pemuda asal Mentawai terjadi, Minggu (16/2/2020) sekitar pukul 02.00 WIB.</p>
<p>Akibat kejadian itu, pemuda asal Mentawai atas nama Parmono Saogo (21) mengalami luka di bagian leher karena ditebas menggunakan samurai, dan sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (<a href="http://www.rsdjamil.co.id/">RSUP) M Djamil</a> Padang. Pihak rumah sakit memutuskan remaja itu harus dioperasi. Proses operasi pun berjalan hampir delapan jam.</p>
<p>Cerita dari rekan korban, Hengki Hotang (21) yang saat itu bersama Parmono Saogo, dua kendaraan sepeda motor datang dari arah berlawanan dari mereka berjalan kaki. Kendaraan itu nyaris menabrak Parmono dan Hengki. Beruntung mereka berhasil melompat ke trotoar dan terhindar dari tabrakan.</p>
<p>“Mereka empat orang dengan dua sepeda motor. Datang dari Lubuk Begalung menuju arah Simpang Haru,” cerita Hengki.</p>
<p>Heran dengan tingkah laku pengendara itu, Parmono menoleh ke arah mereka. Namun, lirikan Parmono membuat gerombolan pengendara ini marah. Satu sepeda motor kembali dan menghampiri dua remaja tersebut.</p>
<p>Di antara gerombolan sepeda motor itu kemudian turun, dengan gagah memegang samurai. Senjata tajam tersebut kemudian melayang ke arah Parmono dan Hengki. “Tiba-tiba orang diboncengi pengendara ini menghunuskan pedang samurai. Mengibaskan ke arah kami,” katanya.</p>
<p>Hengki menunduk. Namun serangan pada malam itu begitu cepat. Ia kembali berdiri dan melihat tangan rekannya memegang leher yang sudah bercucuran darah. Parmono tak berdaya, lehernya ternyata telah terluka akibat samurai yang melayang.</p>
<p>Gerombolan sepeda motor itu lantas langsung kabur meninggalkan korban. Seingat Hengki, satu kendaraan yang menyerang menggunakan sepeda motor beat warna biru.</p>
<p>“Saat itu ada satu orang melintas di lokasi kejadian, dan lansung Parmono dilarikan ke Poliklinik Cicik untuk diselamatkan. Saya melaporkan kejadian itu ke Polsek Padang Timur,” jelas Hengki. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-ringkus-1-penyerang-pemuda-asal-mentawai-dengan-samurai-di-padang/">Polisi Ringkus 1 Penyerang Pemuda Asal Mentawai dengan Samurai di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28663</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Maraknya Perilaku Menyimpang di Kota Padang, Mahyeldi: Kurang Perhatian Orang Tua</title>
		<link>https://langgam.id/maraknya-perilaku-menyimpang-di-kota-padang-mahyeldi-kurang-perhatian-orang-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Feb 2020 15:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandit Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Jalanan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=28208</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Beberapa waktu belakangan, Kota Padang mulai diresahkan perilaku menyimpang para remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, miras, pergaulan bebas, maksiat, bahkan tawuran serta kejahatan jalanan mulai memakan korban. Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, salah satu penyebab adanya perilaku menyimpang tersebut karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anak-anaknya. Untuk itu, kata Mahyeldi, agar terhindar dari perilaku menyimpang, perlu digiatkan kembali program 18.21 di lingkungan keluarga masing-masing. Menurutnya, program 18.21 merupakan sebuah gerakan yang menyerukan bagi setiap anggota keluarga yang ada di Kota Padang untuk melaksanakan beberapa kegiatan secara rutin setiap harinya, mulai dari pukul 18.00 WIB sampai pukul 21.00</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/maraknya-perilaku-menyimpang-di-kota-padang-mahyeldi-kurang-perhatian-orang-tua/">Maraknya Perilaku Menyimpang di Kota Padang, Mahyeldi: Kurang Perhatian Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Beberapa waktu belakangan, Kota Padang mulai diresahkan perilaku menyimpang para remaja, mulai dari penyalahgunaan narkoba, miras, pergaulan bebas, maksiat, bahkan tawuran serta kejahatan jalanan mulai memakan korban.</p>
<p>Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyebutkan, salah satu penyebab adanya perilaku menyimpang tersebut karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anak-anaknya.</p>
<p>Untuk itu, kata Mahyeldi, agar terhindar dari perilaku menyimpang, perlu digiatkan kembali program 18.21 di lingkungan keluarga masing-masing.</p>
<p>Menurutnya, program 18.21 merupakan sebuah gerakan yang menyerukan bagi setiap anggota keluarga yang ada di Kota Padang untuk melaksanakan beberapa kegiatan secara rutin setiap harinya, mulai dari pukul 18.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.</p>
<p>“Kegiatan ini dimulai dari Shalat Maghrib berjamaah, mengaji bersama, makan bersama, Shalat Isya berjamaah serta memberikan pendampingan dan motivasi belajar ke anak sampai pukul 21.00 WIB,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (20/2/2020).</p>
<p>Mahyeldi berharap, kepada masing-masing orang tua, agar selalu mendampingi anak-anaknya di sepanjang waktu tersebut (18.00 WIB hingga 21.00 WIB).</p>
<p>“Kita berharap dengan adanya program tersebut, tingkat kriminalitas dan perilaku menyimpang anak-anak di Kota Padang dapat kita tuntaskan,” ucapnya.</p>
<p>Dikatakannya, semoga anak-anak di Kota Padang menjadi anak-anak yang dibesarkan dengan kasih sayang, kebersamaan, kesantunan dan lingkungan peduli dan berakhlakul kharimah. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/maraknya-perilaku-menyimpang-di-kota-padang-mahyeldi-kurang-perhatian-orang-tua/">Maraknya Perilaku Menyimpang di Kota Padang, Mahyeldi: Kurang Perhatian Orang Tua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">28208</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/80 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-13 07:55:55 by W3 Total Cache
-->