<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kalimantan Tengah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kalimantan-tengah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kalimantan-tengah/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Oct 2021 04:21:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kalimantan Tengah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kalimantan-tengah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Satgas Karhutla Kalteng Catat Terjadi 415 Kali Kebakaran Hutan</title>
		<link>https://langgam.id/satgas-karhutla-kalteng-catat-terjadi-415-kali-kebakaran-hutan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Oct 2021 04:21:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=134133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan peninjauan serta penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah itu sejak 19 Okbober 2021 telah tercatat sekitar 415 kebakaran yang terjadi. Erlin Hardi, Plt Kalaksa BPBPK Provinsi Kalteng mengatakan dari 415 kali kejadian karhutla yang terjadi ini, yaitu terjadi di wilayah Barito Selatan 10 kali, Barito Timur 1 kali, Barito Utara 79 kali, Gunung Mas 4 kali, Kapuas 6 kali, dan Katingan 31 kali. &#8220;Kemudian, di Kotawaringin Barat 56 kali, Kotawaringin Timur 42 kali, Lamandau 11 kali, Murung Raya 69 kali,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satgas-karhutla-kalteng-catat-terjadi-415-kali-kebakaran-hutan/">Satgas Karhutla Kalteng Catat Terjadi 415 Kali Kebakaran Hutan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) BPBPK Provinsi Kalimantan Tengah kembali melakukan peninjauan serta penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah itu sejak 19 Okbober 2021 telah tercatat sekitar 415 kebakaran yang terjadi.</p>
<p>Erlin Hardi, Plt Kalaksa BPBPK Provinsi Kalteng mengatakan dari 415 kali kejadian karhutla yang terjadi ini, yaitu terjadi di wilayah Barito Selatan 10 kali, Barito Timur 1 kali, Barito Utara 79 kali, Gunung Mas 4 kali, Kapuas 6 kali, dan Katingan 31 kali.</p>
<p>&#8220;Kemudian, di Kotawaringin Barat 56 kali, Kotawaringin Timur 42 kali, Lamandau 11 kali, Murung Raya 69 kali, Kota Palangka Raya 52 kali, Pulang Pisau 2 kali, Seruyan 15 kali, dan Sukamara 37 kali,&#8221; katanya, dikutip Kamis (21/10/2021).</p>
<p>Berdasarkan keterangan Erlin tersebut, mengenai kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di berbagai tempat di Kalimantan diharapkan dapat menggerakkan hati masyarakat untuk lebih sadar terhadap lingkungan sekitar.</p>
<p>&#8220;Kebakaran hutan dan lahan ini tak jarang terjadi juga dalam waktu yang berdekatan sehingga tim satgas harus melakukan pemadaman pada dua titik sekaligus,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Erlin juga menambahkan bahwa penanganan kejadian Karhutla di Kabupaten Barito Utara dilakukan oleh Satgas penanganan karhutla bersama instansi terkait.</p>
<p>&#8220;Yaitu melakukan penanganan dan pemadaman kejadian karhutla di 2 titik, yaitu di Desa Parangkampeng, Kecamatan Teweh Tengah dan di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, dan penanganan karhutla juga dilakukan di Kabupaten Murung Raya terdapat 1 titik, yaitu di Kecamatan Permata Intan dan Sumber Barito di Desa Sungai Maruwing,”</p>
<p>&#8220;Sementara itu, Satgas penanganan karhutla di Kabupaten Barito Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Murung Raya melakukan patroli ke daerah-daerah yang rawan terjadinya karhutla dan sosialisasi edukasi masyarakat secara humanis dilakukan kepada masyarakat sekitar,” tutupnya.</p>
<p>Untuk mengurangi dan menanggulangi karhutla yang terjadi pemerintah memutuskan untuk melakukan patroli dan melakukan sosialisasi pada masyarakat-masyarakat daerah yang rawan kebakaran. <strong>(mg-Rayhanda)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satgas-karhutla-kalteng-catat-terjadi-415-kali-kebakaran-hutan/">Satgas Karhutla Kalteng Catat Terjadi 415 Kali Kebakaran Hutan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134133</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Raja Kudungga Saat Kunjungan DPRD Kalteng ke Kaltim</title>
		<link>https://langgam.id/cerita-raja-kudungga-saat-kunjungan-dprd-kalteng-ke-kaltim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Oct 2021 17:50:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=130957</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak kembali membuka cerita tentang sejarah kerajaan pertama yang ditemukan di provinsi itu. &#8220;Sejarah Indonesia mencatat, situs kerajaan pertama ditemukan di Benua Etam. Kerajaan Kutai Martadipura berada di Muara Kaman diperkirakan berdiri sejak abad ke-4 masehi dengan raja pertamanya, Kudungga,&#8221; kata Andi, sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov Kaltim, Jumat (8/10/2021). Hal tersebut ia sampaikan saat menerima Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berkunjung ke provinsi itu. Anggota DPRD Kalteng sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Cagar Budaya. Kunjungan tersebut dalam rangka mencari masukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-raja-kudungga-saat-kunjungan-dprd-kalteng-ke-kaltim/">Cerita Raja Kudungga Saat Kunjungan DPRD Kalteng ke Kaltim</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Muhammad Ishak kembali membuka cerita tentang sejarah kerajaan pertama yang ditemukan di provinsi itu.</p>
<p>&#8220;Sejarah Indonesia mencatat, situs kerajaan pertama ditemukan di Benua Etam. Kerajaan Kutai Martadipura berada di Muara Kaman diperkirakan berdiri sejak abad ke-4 masehi dengan raja pertamanya, Kudungga,&#8221; kata Andi, sebagaimana dirilis <a href="https://kaltimprov.go.id/berita/komisi-iii-dprd-kalteng-belajar-soal-cagar-budaya-ke-benua-etam">situs resmi</a> Pemprov Kaltim, Jumat (8/10/2021).</p>
<p>Hal tersebut ia sampaikan saat menerima Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berkunjung ke provinsi itu.</p>
<p>Anggota DPRD Kalteng sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Cagar Budaya. Kunjungan tersebut dalam rangka mencari masukan untuk Ranpreda.</p>
<p>Menurut Andi, kunjungan legislator tersebut tepat karena adanya situs kerajaan itu di Kaltim. &#8220;Mudah-mudahan informasi yang kami berikan bermanfaat dan bisa membantu upaya Provinsi Kalteng untuk dapat melakukan penyelamatan dan pelestarian cagar budaya agar tidak musnah dan hilang,&#8221; tutur Andi.</p>
<p>Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalteng Duwel Rawing mengapresiasi penjelasan yang disampaikan oleh para pejabat dari Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Muslilmin AR Effendy.</p>
<p>“Kami ingin belajar banyak hal tentang apa saja yang akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam upaya pelestarian aset-aset kebudayaan ini,” kata Rawing.</p>
<p>DPRD ingin agar perda provinsi bisa menjadi dasar perlindungan beragam cagar budaya di Kalteng. Menurutnya, pembangunan harus berjalan, namun akar budaya perlu tetap dipelihara.</p>
<p>&#8220;Cagar budaya kita hampir punah, karena tidak ada yang urus. Cagar budaya kami ada Rumah Betang (rumah adat) yang berusia lebih 100 tahun dan sudah kita lakukan rehabilitasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Kalimantan Muslilmin AR Effendy mengatakan, pemerintah daerah harus menyiapkan data tentang asset-aset cagar budaya dengan baik, termasuk kepemilikan lahan dan cagar budaya tersebut.</p>
<p>Hal tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana membuat Ranperda itu. (*/Suci/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-raja-kudungga-saat-kunjungan-dprd-kalteng-ke-kaltim/">Cerita Raja Kudungga Saat Kunjungan DPRD Kalteng ke Kaltim</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130957</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/40 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-26 21:29:30 by W3 Total Cache
-->