<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kabut Asap Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kabut-asap/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kabut-asap/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Oct 2023 06:13:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kabut Asap Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kabut-asap/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Kabut Asap yang Selimuti Padang Kiriman Provinsi Tetangga</title>
		<link>https://langgam.id/kabut-asap-yang-selimuti-padang-kiriman-provinsi-tetangga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 06:12:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=190407</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kota Padang merupakan salah satu kota yang terpapar asap kiriman daerah tetangga. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara memburuk. Bahkan pada Rabu (19/10/2023) lalu Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Padang di kategori kuning (tidak sehat) dengan angka 104. Terpantau pada saat itu, sebagian besar daerah di pesisir timur pulau Sumatera, naik ke status tidak sehat, yaitu Kota Dumai, Pekanbaru, Jambi, Kabupaten Siak, Tanjung Jabung Timur, Bayuansin. Sementara Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Hilir naik status menjadi sangat tidak sehat. &#8220;Pada Rabu kemarin itu, 175 titik api tersebar di empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi dan Riau. Kita</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-yang-selimuti-padang-kiriman-provinsi-tetangga/">Kabut Asap yang Selimuti Padang Kiriman Provinsi Tetangga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kota Padang merupakan salah satu kota yang terpapar asap kiriman daerah tetangga. Kondisi ini menyebabkan kualitas udara memburuk. Bahkan pada Rabu (19/10/2023) lalu Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Padang di kategori kuning (tidak sehat) dengan angka 104.</p>



<p>Terpantau pada saat itu, sebagian besar daerah di pesisir timur pulau Sumatera, naik ke status tidak sehat, yaitu Kota Dumai, Pekanbaru, Jambi, Kabupaten Siak, Tanjung Jabung Timur, Bayuansin. Sementara Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Hilir naik status menjadi sangat tidak sehat.</p>



<p>&#8220;Pada Rabu kemarin itu, 175 titik api tersebar di empat provinsi, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi dan Riau. Kita (Padang) hanya mendapat asap kiriman dari provinsi itu,&#8221; jelas Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Edi Hasymi, Minggu (22/10/2023).</p>



<p>Akibat banyaknya titik api, serta tidak turun hujan selama beberapa hari, membuat asap menyebar ke mana-mana. Ditambah lagi arah angin menuju Barat laut. Sehingga Kota Padang ikut terpapar dan diselimuti kabut asap.</p>



<p>Beruntung, kabut asap pekat itu hanya berlangsung dua hari saja. Setelah itu kualitas udara kembali membaik. Hal itu dikarenakan turunnya hujan di sejumlah daerah.</p>



<p>&#8220;Pada Sabtu (21/10/2023) kemarin, ISPU melalui peralatan Air Quality Monitoring System (AQMS), bernilai 87 dengan kategori sedang,&#8221; ujar Edi, sebagaimana rilis yang diterima <em>Langgam.id.</em></p>



<p>Ditambahkannya, hal ini juga dirasakan oleh sebagian besar daerah di pesisir timur pulau Sumatera juga telah turun ke status ISPU kategori sedang.</p>



<p>“Sampai pukul 23.00 WIB kemarin, hanya terpantau 4 titik api dengan tingkat kepercayaan tinggi terpantau di wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Arah angin bertiup di wilayah Sumatera ini pada umumnya dari Tenggara ke Barat Laut &amp; Timur Laut,” terangnya.</p>



<p>Meski bergitu, pihaknya berharap masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan tindakan pencegahan berupa penggunaan masker yang dapat menyaring partikel debu ukuran 2,5 mikrometer, seperti masker bedah atau masker berstandar N95/KN95/KF94 jika berada di luar ruangan.</p>



<p>“Kemudian, untuk tidak memperparah kondisi (udara) saat ini, kita meminta kepada warga Kota Padang untuk tidak melakukan pembakaran apa pun. Hal ini juga menjadi upaya kita untuk mengembalikan kondisi udara di Kota Padang kembali seperti semula,” harapnya.</p>



<p>Sebagai informasi terkait nilai ISPU, masyarakat juga dapat memantaunya melalui website Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di https://ispu.menlhk.go.id/webv4/#/. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-yang-selimuti-padang-kiriman-provinsi-tetangga/">Kabut Asap yang Selimuti Padang Kiriman Provinsi Tetangga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190407</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kualitas Udara Kota Padang Kembali Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker</title>
		<link>https://langgam.id/kualitas-udara-kota-padang-kembali-tidak-sehat-warga-diminta-pakai-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Oct 2023 05:48:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=190219</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) himbau semua warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengunakan masker saat berada diluar ruanggan. Hal tersebut imbas dari kuliatas udara pada hari ini masuk kategori tidak sehat, Rabu (18/10/2023). Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Edi Hasymi mengatakan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kota Padang pada pagi hari mencapai 102. &#8220;Nilai ISPU di Kota Padang pada pagi tadi pukul 09.00 WIB berada di angka 102, sdh jadi kategori tidak sehat,&#8221; katanya dihubunggi langgam.id. Ia menghimbau kepada semua warga untuk memakai masker apabila berada diluar ruanggan guna menguranggi resiko penyakit. &#8220;Kami</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kualitas-udara-kota-padang-kembali-tidak-sehat-warga-diminta-pakai-masker/">Kualitas Udara Kota Padang Kembali Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) himbau semua warga Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) untuk mengunakan masker saat berada diluar ruanggan. Hal tersebut imbas dari kuliatas udara pada hari ini masuk kategori tidak sehat, Rabu (18/10/2023).</p>



<p>Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Edi Hasymi mengatakan, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di kota Padang pada pagi hari mencapai 102.</p>



<p>&#8220;Nilai ISPU di Kota Padang pada pagi tadi pukul 09.00 WIB berada di angka 102, sdh jadi kategori tidak sehat,&#8221; katanya dihubunggi langgam.id.</p>



<p>Ia menghimbau kepada semua warga untuk memakai masker apabila berada diluar ruanggan guna menguranggi resiko penyakit.</p>



<p>&#8220;Kami menghimbau kepada semua warga untuk pakai masker apabila keluar rumah,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Diketahui, kualitas udara hari ini mengalami kenaikkan dari hari sebelumnya. Sebagaimana pantauan langgam.id pada Selasa, (17/10/203) pukul 11.00 WIB, kualitas udara di Kota Padang dalam kategori sedang dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di angka 75. (LSM/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kualitas-udara-kota-padang-kembali-tidak-sehat-warga-diminta-pakai-masker/">Kualitas Udara Kota Padang Kembali Tidak Sehat, Warga Diminta Pakai Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Udara Tidak Sehat, Warga Padang Panjang Diimbau Kurangi Kegiatan di Luar Rumah</title>
		<link>https://langgam.id/udara-tidak-sehat-warga-padang-panjang-diimbau-kurangi-kegiatan-di-luar-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 11:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Udara]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Panjang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189753</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang makin memburuk. Oleh karena itu, ia mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu sering keluar rumah. Namun jika keluar rumah, diimbau untuk memakai masker. Jeff mengungkapkan, pemantauan kualitas udara Padang Panjang dilakukan pada Senin (9/10/2023) dengan alat kualitas udara Haz-Dust EPAM 5000 dengan ukuran PM 2,5 (Particulate Matter 2,5 mikrometer). &#8220;Pada hari ini tercatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 110,36 dengan kategori tidak sehat,&#8221; ujar Jeff dikutip dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Selasa (10/10/2023). Kategori ISPU tersebut ditentukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/udara-tidak-sehat-warga-padang-panjang-diimbau-kurangi-kegiatan-di-luar-rumah/">Udara Tidak Sehat, Warga Padang Panjang Diimbau Kurangi Kegiatan di Luar Rumah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang makin memburuk.</p>



<p>Oleh karena itu, ia mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu sering keluar rumah. Namun jika keluar rumah, diimbau untuk memakai masker.</p>



<p>Jeff mengungkapkan, pemantauan kualitas udara Padang Panjang dilakukan pada Senin (9/10/2023) dengan alat kualitas udara Haz-Dust EPAM 5000 dengan ukuran PM 2,5 (Particulate Matter 2,5 mikrometer). </p>



<p>&#8220;Pada hari ini tercatat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) 110,36 dengan kategori tidak sehat,&#8221; ujar Jeff dikutip dari laman Facebook Kominfo Padang Panjang, Selasa (10/10/2023).</p>



<p>Kategori ISPU tersebut ditentukan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.14/MENLHK/SETJEN/KUM.1/7/2020.</p>



<p>&#8220;Saat ini udara Kota Padang Panjang berada dikategori tidak sehat. Kategori tidak sehat ini bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan Maka itu masyarakat diharapkan mengurangi kegiatan di luar rumah,&#8221; harapnya.</p>



<p>Jeff mengimbau agar masyarakat Padang Panjang untuk mengurangi aktivitas yang terlalu lama di luar ruangan. Namun untuk kelompok sensitif boleh melakukan aktivitas luar, tetapi mengambil rehat lebih sering dan melakukan aktifitas ringan. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/udara-tidak-sehat-warga-padang-panjang-diimbau-kurangi-kegiatan-di-luar-rumah/">Udara Tidak Sehat, Warga Padang Panjang Diimbau Kurangi Kegiatan di Luar Rumah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disdikbud Padang Batasi Pembelajaran di Luar Ruangan Imbas Kabut Asap</title>
		<link>https://langgam.id/disdikbud-padang-batasi-pembelajaran-di-luar-ruangan-imbas-kabut-asap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Oct 2023 10:42:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang membatasi kegiatan pembelajaran di luar ruangan bagi siswa tingkat TK, Paud, SD hingga SMP di Kota Padang. Hal ini tertuang dalam surat edaran Disdikbud Padang 400.3/36/DIKBUD/X/2023 yang ditujukan kepada kepala sekolah TK hingga SMP di Kota Padang dalam mengantisipasi dampak kabut asap. Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova mengatakan, guna antisipasi kualitas udara yang mendekati batasan udara tidak sehat maka, kegiatan pembelajaran di luar ruangan seperti mata pelajaran olahraga dibatasi. Ia juga meminta semua warga satuan pendidikan dan masyarakat yang berada di lingkungannya untuk menggunakan masker dalam beraktifitas. &#8220;Selain itu, memastikan seluruh</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disdikbud-padang-batasi-pembelajaran-di-luar-ruangan-imbas-kabut-asap/">Disdikbud Padang Batasi Pembelajaran di Luar Ruangan Imbas Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang membatasi kegiatan pembelajaran di luar ruangan bagi siswa tingkat TK, Paud, SD hingga SMP di Kota Padang.</p>



<p>Hal ini tertuang dalam surat edaran Disdikbud Padang 400.3/36/DIKBUD/X/2023 yang ditujukan kepada kepala sekolah TK hingga SMP di Kota Padang dalam mengantisipasi dampak kabut asap.</p>



<p>Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova mengatakan, guna antisipasi kualitas udara yang mendekati batasan udara tidak sehat maka, kegiatan pembelajaran di luar ruangan seperti mata pelajaran olahraga dibatasi.</p>



<p>Ia juga meminta semua warga satuan pendidikan dan masyarakat yang berada di lingkungannya untuk menggunakan masker dalam beraktifitas.</p>



<p>&#8220;Selain itu, memastikan seluruh warga satuan pendidikan untuk menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi air mineral, makan buah dan sayuran, serta membudayakan mencuci tangan sebelum beraktifitas,&#8221; kata Yopi, dilansir dari <em>InfoPublikPadang, </em>Sabtu (7/10/2023).</p>



<p>Ia juga meminta kepala sekolah untuk berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat jika ditemukan adanya warga satuan pendidikan yang mengalami gangguan pernafasan, serta memberikan laporan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang jika ditemukan warga satuan pendidikan terdampak udara yang memerlukan tindakan medis. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disdikbud-padang-batasi-pembelajaran-di-luar-ruangan-imbas-kabut-asap/">Disdikbud Padang Batasi Pembelajaran di Luar Ruangan Imbas Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Kian Pekat, Pemko Padang Bagikan 3.500 Masker</title>
		<link>https://langgam.id/kabut-asap-kian-pekat-pemko-padang-bagikan-3-500-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 23:17:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189487</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebagai bentuk antisipasi terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Pemerintah Kota Padang membagikan 3.500 masker gratis kepada masyarakat. Aksi ini berlangsung di Pasar Alai, Kamis (5/10/2023). Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra menyebut pembagian masker ditujukan untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mengenakan masker akibat kabut asap. &#8220;Kita sengaja membagikannya di pasar, karena pasar merupakan titik kumpul di pagi hari, bukan hanya sekadar membagikan masker. Tetapi kita juga sekaligus sosialisasi bahwasanya harus mengatur kegiatan agar terhindar dari kabut asap,&#8221; katanya dikutip dari laman Kominfo. Dikatakannya, kabut asap yang menyelimuti Kota</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-kian-pekat-pemko-padang-bagikan-3-500-masker/">Kabut Asap Kian Pekat, Pemko Padang Bagikan 3.500 Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebagai bentuk antisipasi terkena penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), Pemerintah Kota Padang membagikan 3.500 masker gratis kepada masyarakat. Aksi ini berlangsung di Pasar Alai, Kamis (5/10/2023).</p>



<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Robert Chandra Eka Putra menyebut pembagian masker ditujukan untuk memberi edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mengenakan masker akibat kabut asap.</p>



<p>&#8220;Kita sengaja membagikannya di pasar, karena pasar merupakan titik kumpul di pagi hari, bukan hanya sekadar membagikan masker. Tetapi kita juga sekaligus sosialisasi bahwasanya harus mengatur kegiatan agar terhindar dari kabut asap,&#8221; katanya dikutip dari laman Kominfo.</p>



<p>Dikatakannya, kabut asap yang menyelimuti Kota Padang merupakan kiriman dari provinsi tetangga. Sebab di Kota Padang sendiri tidak ditemukan kasus kebakaran hutan. Oleh sebab itu Pemko Padang mengambil langkah cepat agar masyarakat bisa melindungi diri.</p>



<p>&#8220;Ini merupakan langkah antisipasi sesuai dengan surat edaran yang sudah disampaikan oleh Wali Kota Padang, supaya ini jangan menjadi penyakit. Di dalam surat edaran itu dijelaskan jangan menambah kabut asap dengan membakar sampah,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Tambahnya, dalam surat edaran juga diimbau kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar, jika harus keluar kenakan masker untuk melindungi diri.</p>



<p>&#8220;Jika sudah terasa gejala cepat bawa ke pusat kesehatan. Mulai dari gangguan mata, gangguan pernapasan, dan gangguan kesehatan lainnya untuk mendapatkan penanganan lebih awal,&#8221; jelas Robert.</p>



<p>Ia juga mengimbau kepada warga agar mengenakan masker yang memenuhi standar seperti N95 /KN95/ KF94.</p>



<p>&#8220;Masker yang dibagikan di Pasar Alai sebanyak 3.500 masker, menyesuaikan dengan kondisi pasar. Aksi-aksi seperti ini akan tetap dilanjutkan,&#8221; terangnya.</p>



<p>Terpantau, pembagian masker tidak hanya dilakukan di dalam pasar saja, namun juga menyasar ke jalanan. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-kian-pekat-pemko-padang-bagikan-3-500-masker/">Kabut Asap Kian Pekat, Pemko Padang Bagikan 3.500 Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189487</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Kabut Asap, Disdikbud Padang Batasi Kegiatan Pembelajaran di Luar Ruang</title>
		<link>https://langgam.id/dampak-kabut-asap-disdikbud-padang-batasi-kegiatan-pembelajaran-di-luar-ruang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Oct 2023 09:35:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Disdikbud Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189439</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.3/36/DIKBUD/X/2023 tentang Proses Belajar Mengajar pada Satuan Pendidikan dalam Mengantisipasi Dampak Kabut Asap. Dalam SE yang diposting Disdikbud Padang di akun Instagramnya pada Kamis (5/10/2023), disebutkan SE itu dikeluarkan menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 441.7/4769/DKK/2023 tanggal 16 September 2023 tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap. SE yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova tanggal 4 Oktober 2023 itu ditujukan kepada kepala TK/PAUD, kepala SD negeri dan swasta dan kepala SMP negeri dan swasta. Ada tujuh hal yang disampaikan Kadisdikbud Yopi Krislova kepada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-kabut-asap-disdikbud-padang-batasi-kegiatan-pembelajaran-di-luar-ruang/">Dampak Kabut Asap, Disdikbud Padang Batasi Kegiatan Pembelajaran di Luar Ruang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400.3/36/DIKBUD/X/2023 tentang Proses Belajar Mengajar pada Satuan Pendidikan dalam Mengantisipasi Dampak Kabut Asap.</p>



<p>Dalam SE yang diposting Disdikbud Padang di akun Instagramnya pada Kamis (5/10/2023), disebutkan SE itu dikeluarkan menindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor 441.7/4769/DKK/2023 tanggal 16 September 2023 tentang Antisipasi Dampak Kabut Asap.</p>



<p>SE yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Disdikbud Padang Yopi Krislova tanggal 4 Oktober 2023 itu ditujukan kepada kepala TK/PAUD, kepala SD negeri dan swasta dan kepala SMP negeri dan swasta. </p>



<p>Ada tujuh hal yang disampaikan Kadisdikbud Yopi Krislova kepada kepala sekolah di Kota Padang dalam mengantisipasi kualitas udara yang terjadi saat ini mendekat batasan udara tidak sehat.</p>



<p>Yaitu, membatasi kegiatan pembelajaran di luar ruang seperti pada mata pelajaran olahraga. Meminta semua warga satuan pendidikan dan masyarakat yang berada di lingkungannya untuk menggunakan masker dalam beraktivitas.</p>



<p>&#8220;Memastikan seluruh warga satuan pendidikan untuk menjaga kesehatan dengan mengonsumsi air mineral, makan buah dan sayuran,&#8221; ujar Yopi dalam SE tersebut.</p>



<p>Kemudian, terang Yopi, juga membudayakan mencuci tangan sebelum beraktivitas. Berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat jika ditemukan adanya warga satuan pendidikan yang mengalami gangguan pernafasan.</p>



<p>Selanjutnya, memberikan laporan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang jika ditemukan warga satuan pendidikan terdampak udara yang memerlukan tindakan medis.</p>



<p>Serta, menginformasikan edaran ini kepada seluruh warga satuan pendidikan, orang tua dan masyarakat sekitar sekolah. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-kabut-asap-disdikbud-padang-batasi-kegiatan-pembelajaran-di-luar-ruang/">Dampak Kabut Asap, Disdikbud Padang Batasi Kegiatan Pembelajaran di Luar Ruang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189439</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Masih Pekat, Srikandi Padang Bagikan Masker</title>
		<link>https://langgam.id/kabut-asap-masih-pekat-srikandi-padang-bagikan-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 00:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=188314</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kabut asap di Padang berada di level sedang namun masih cukup pekat. Srikandi Relawan Kebencanaan Kota Padang pun membagi-bagikan seribuan masker kepada sejumlah siswa SD di Kota Padang. Koordinator Srikandi Relawan Kebencanaan Kota Padang, Dewi Suryani mengatakan, pembagian masker tersebut untuk mengantisipasi penyakit inspeksi saluran pernapasan (ISPA) akibat kabut asap yang melanda Sumbar beberapa hari belakangan. &#8220;Kita hanya berinisiatif, agar para siswa tidak terpapar karena kabut asap yang terjadi saat ini di Kota Padang,&#8221; ujarnya dikutip dari Kominfo Padang, Selasa (19/9/2023). Ia menjelaskan ada sekitar 1500 masker yang dibagikan kepada para siswa, guru dan wali murid di kawasan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-masih-pekat-srikandi-padang-bagikan-masker/">Kabut Asap Masih Pekat, Srikandi Padang Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kabut asap di Padang berada di level sedang namun masih cukup pekat. Srikandi Relawan Kebencanaan Kota Padang pun membagi-bagikan seribuan masker kepada sejumlah siswa SD di Kota Padang.</p>



<p>Koordinator Srikandi Relawan Kebencanaan Kota Padang, Dewi Suryani mengatakan, pembagian masker tersebut untuk mengantisipasi penyakit inspeksi saluran pernapasan (ISPA) akibat kabut asap yang melanda Sumbar beberapa hari belakangan.</p>



<p>&#8220;Kita hanya berinisiatif, agar para siswa tidak terpapar karena kabut asap yang terjadi saat ini di Kota Padang,&#8221; ujarnya dikutip dari Kominfo Padang, Selasa (19/9/2023).</p>



<p>Ia menjelaskan ada sekitar 1500 masker yang dibagikan kepada para siswa, guru dan wali murid di kawasan SDN 08 Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan.</p>



<p>Dewi menambahkan, masker tersebut dikumpulkan dari dana swadaya dari para anggota Srikandi Kebencanaan.</p>



<p>&#8220;Jika ada lembaga lain atau donatur yang berniat untuk menyumbangkan sejumlah masker, kami siap berkolaborasi dan menyalurkannya,&#8221; kata dia.</p>



<p>Sementara itu Kepala SDN 08 Alang Laweh, Jon Erison mengucapkan terimakasih kepada para Srikandi Kebencanaan, yang telah peduli terhadap kondisi udara di Kota Padang yang sedang tercemar oleh kabut asap saat ini.</p>



<p>&#8220;Kami ucapkan terimakasih atas pembagian masker ini, semoga anak-anak murid kami tidak terpapar ISPA akibat kabut asap yang melanda saat ini,&#8221; ungkapnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-masih-pekat-srikandi-padang-bagikan-masker/">Kabut Asap Masih Pekat, Srikandi Padang Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188314</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Kembali Selimuti Padang, Warga Diingatkan Tak Bakar Sampah</title>
		<link>https://langgam.id/kabut-asap-kembali-selimuti-padang-warga-diingatkan-tak-bakar-sampah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Sep 2023 10:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=187988</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Meski sempat diguyur hujan beberapa hari yang lalu, namun saat ini kondisi Kota Padang kembali diselimuti kabut tebal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut, kondisi udara Kota Padang saat ini berkategori sedang. &#8220;Iya, kabut asap kembali datang setelah beberapa hari sebelumnya Kota Padang sempat diguyur hujan,&#8221; ujar Kepala DLH Padang Mairizon dikutip dari laman Facebook Diskominfo Padang, Selasa (12/9/2023). Mairizon menambahkan bahwa berdasarkan pantauan stasiun AQMS Kota Padang, udara di Kota Padang tidak lagi berada di kategori baik. Sejak hujan tidak turun, udara di Padang berkategori sedang. &#8220;Kita selalu lakukan pemantauan kualitas udara setiap pagi,&#8221; beber Mairizon. Ia menyebutkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-kembali-selimuti-padang-warga-diingatkan-tak-bakar-sampah/">Kabut Asap Kembali Selimuti Padang, Warga Diingatkan Tak Bakar Sampah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Meski sempat diguyur hujan beberapa hari yang lalu, namun saat ini kondisi Kota Padang kembali diselimuti kabut tebal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut, kondisi udara Kota Padang saat ini berkategori sedang.</p>



<p>&#8220;Iya, kabut asap kembali datang setelah beberapa hari sebelumnya Kota Padang sempat diguyur hujan,&#8221; ujar Kepala DLH Padang Mairizon dikutip dari laman Facebook Diskominfo Padang, Selasa (12/9/2023).</p>



<p>Mairizon menambahkan bahwa berdasarkan pantauan stasiun AQMS Kota Padang, udara di Kota Padang tidak lagi berada di kategori baik. Sejak hujan tidak turun, udara di Padang berkategori sedang.</p>



<p>&#8220;Kita selalu lakukan pemantauan kualitas udara setiap pagi,&#8221; beber Mairizon.</p>



<p>Ia menyebutkan bahwa ISPU Kota Padang pada Senin dan Selasa pagi berkategori sedang dengan nilai 63. Mengingat kondisi tersebut, Mairizon mengharapkan masyarakat untuk tidak membakar sampah, serta membuang pada tempatnya.</p>



<p>&#8220;Kita juga ingatkan para petani, apabila panen, jerami agar tidak dibakar karena menambah pekatnya kabut asap,&#8221; ungkap Mairizon.</p>



<p>Kemudian, Mairizon juga mengharapkan masyarakat untuk sementara tidak banyak beraktivitas di luar ruangan. Apabila berada di luar ruangan, diharapkan untuk memproteksi diri dengan mengenakan masker.</p>



<p>&#8220;Padang lebih beruntung dibanding daerah lain, saat Elnino ini kita masih diguyur hujan, sedangkan di daerah lain mengalami kekeringan,&#8221; kata Mairizon.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-kembali-selimuti-padang-warga-diingatkan-tak-bakar-sampah/">Kabut Asap Kembali Selimuti Padang, Warga Diingatkan Tak Bakar Sampah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187988</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Selimuti Padang, Kualitas Udara Menurun</title>
		<link>https://langgam.id/kabut-asap-selimuti-padang-kualitas-udara-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Sep 2023 08:45:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kualitas Udara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=187513</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Langit Kota Padang akhir-akhir ini sering ditutupi kabut asap. Alhasil, udara semakin tidak sehat. &#8220;Udara di Padang masih dalam kategori sedang,&#8221; ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon, Selasa (5/9/2023). Dalam dua hari ini, 4-5 September 2023, Kota Padang memang ditutupi kabut asap. Kota terlihat mendung karena sinar matahari terhalang kabut asap. Berdasarkan pantauan stasiun AQMS Kota Padang, sejak tanggal 30 Agustus hingga 4 September, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk parameter partikulat debu ukuran 2,5 mikron (PM2.5) masih dalam kategori Sedang. Nilai ISPU PM2.5 masih menunjukkan trend peningkatan sampai saat ini. &#8220;Hal ini berarti bahwa penurunan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-selimuti-padang-kualitas-udara-menurun/">Kabut Asap Selimuti Padang, Kualitas Udara Menurun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Langit Kota Padang akhir-akhir ini sering ditutupi kabut asap. Alhasil, udara semakin tidak sehat. </p>



<p>&#8220;Udara di Padang masih dalam kategori sedang,&#8221; ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon, Selasa (5/9/2023).</p>



<p>Dalam dua hari ini, 4-5 September 2023, Kota Padang memang ditutupi kabut asap. Kota terlihat mendung karena sinar matahari terhalang kabut asap.</p>



<p>Berdasarkan pantauan stasiun AQMS Kota Padang, sejak tanggal 30 Agustus hingga 4 September, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) untuk parameter partikulat debu ukuran 2,5 mikron (PM2.5) masih dalam kategori Sedang. Nilai ISPU PM2.5 masih menunjukkan trend peningkatan sampai saat ini.</p>



<p>&#8220;Hal ini berarti bahwa penurunan kualitas udara yang terjadi di Kota Padang dalam waktu satu bulan ini masih belum ada perbaikan,&#8221; terang Mairizon, mencuplik <em>Kominfo Kota Padang.</em></p>



<p>Mairzon melihat, salah satu penyebab dominan penurunan kualitas udara di Padang diduga berasal dari asap kiriman kebakaran hutan dan lahan, dan titik api yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Namun, jika melihat trend peningkatan nilai ISPU PM2.5 dalam seminggu ini, kategori biru atau Sedang ini dapat mencapai kategori kuning atau Tidak Sehat dalam waktu 20 hari ke depan,&#8221; ucap Kadis LH Padang.</p>



<p>Mairizon mengimbau warganya untuk tidak membakar sampah. Hal ini menurutnya akan dapat memperparah kabut asap.</p>



<p>&#8220;Kita harapkan kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tidak bertambah titik apinya dan dapat mengalami pengurangan,&#8221; tandasnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kabut-asap-selimuti-padang-kualitas-udara-menurun/">Kabut Asap Selimuti Padang, Kualitas Udara Menurun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187513</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diguyur Hujan, Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</title>
		<link>https://langgam.id/diguyur-hujan-kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2019 07:33:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17093</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) diguyur hujan sejak Senin (21/10/2019) malam hingga Selasa (22/10/2019) pagi. Curah hujan merata di sejumlah daerah cukup mampu mengembalikan kualitas udara yang sejak sepekan terakhir kembali diselimut kabut asap. Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis. &#8220;Pekan lalu, kualitas udara di Sumbar sempat menurun hingga ke level tidak sehat. Selasa pagi ini, kualitas udara di Sumbar berada di level baik. Partikel debu PM 10 berada di bawah 50ug/m3,&#8221; kata Wan Dayantolis saat dihubungi langgam.id, Selasa (22/10/2019). Kabut asap yang kembali menyelimuti Sumbar berasal dari Jambi dan Sumatra Selatan (Sumsel).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/diguyur-hujan-kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/">Diguyur Hujan, Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Wilayah Sumatra Barat (Sumbar) diguyur hujan sejak Senin (21/10/2019) malam hingga Selasa (22/10/2019) pagi. Curah hujan merata di sejumlah daerah cukup mampu mengembalikan kualitas udara yang sejak sepekan terakhir kembali diselimut kabut asap.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun GAW Koto Tabang, Wan Dayantolis.</p>
<p>&#8220;Pekan lalu, kualitas udara di Sumbar sempat menurun hingga ke level tidak sehat. Selasa pagi ini, kualitas udara di Sumbar berada di level baik. Partikel debu PM 10 berada di bawah 50ug/m3,&#8221; kata Wan Dayantolis saat dihubungi langgam.id, Selasa (22/10/2019).</p>
<p><a href="https://langgam.id/kabut-asap-kembali-masuk-sumbar-jarak-pandang-di-sitinjau-lauik-100-meter/">Kabut asap yang kembali menyelimuti Sumbar berasal dari Jambi dan Sumatra Selatan (Sumsel)</a>. &#8220;Meski sudah membaik, udara di sebagian daerah Sumbar masih kabur,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Yon Danyantolis, udara kabur yang terjadi bersumber dari partikulat polusi udara dari lapisan atas yang turun ke permukaan. Hujan yang terjadi beberapa hari ini baru membersihkan udara lapisan bawah 600 meter sampai 1 kilometer.</p>
<p>Sementara, partikel-partikel padat seperti debu dan partikel asap masih tinggal di atmosfer hingga berminggu-minggu. Udara kabur ini juga terjadi karena  lapisan kabut pada pagi hari dan  sore hari.</p>
<p>Kabut ini disebut kabut adveksi yang bersumber dari massa udara hangat di lautan. Saat masuk ke ke daratan yang lebih dingin uap air dalam massa udara tersebut kemudian mengembun menjadi butiran air pembentuk kabut.</p>
<p>&#8220;Hujan di Sumbar hanya membersihkan partikulat debu. Hujan tidak mengilangkan sumber asapnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Daerah Sumbar masih berpotensi menerima asap kiriman dari provinsi tetangga yang masih memiliki sejumlah titik api.</p>
<p>&#8220;Wilayah Sumbar yang sering menerima kiriman asap dari luar sampai sekarang adalah Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pesisir Selatan,&#8221; bebernya. <strong>(Rahmadi/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/diguyur-hujan-kualitas-udara-sumbar-mulai-membaik/">Diguyur Hujan, Kualitas Udara Sumbar Mulai Membaik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17093</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/32 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-21 20:01:31 by W3 Total Cache
-->