<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Jurnalistik Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/jurnalistik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/jurnalistik/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Sep 2023 16:46:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Jurnalistik Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/jurnalistik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Ormawa CSJ Fateta Gelar Mubes I, Hendri Pison Terpilih sebagai Ketua</title>
		<link>https://langgam.id/ormawa-csj-fateta-gelar-mubes-i-hendri-pison-terpilih-sebagai-ketua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Sep 2023 16:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Fateta Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=187403</guid>

					<description><![CDATA[<p>PalantaLanggam &#8211; Bergabung dengan organisasi kampus tentunya punya nilai lebih bagi mahasiswa. Selain menambah relasi, bisa menambah pengalaman dan kemampuan. Ada banyak organisasi kampus yang bisa diikuti sesuai dengan minat atau bakat mahasiswa. Salah satunya organisasi mahasiswa adalah CSJ (Creativity on Science and Jurnalistic) yang keberadaannya pada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. Organisasi yang bergerak dibidang jurnalistik dan multimedia ini Sabtu (2/9) kemarin menggelar musyawarah besar I dalam pembentukan struktur pengurus di Ruang Pilot Plan Fateta Unand. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Manager Pendidikan dan Kemahasiswaan Fadli Irsyad dan dosen pendamping ormawa Rahmi Awalina. Fadli Irsyad dalam sambutan dan sekaligus</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ormawa-csj-fateta-gelar-mubes-i-hendri-pison-terpilih-sebagai-ketua/">Ormawa CSJ Fateta Gelar Mubes I, Hendri Pison Terpilih sebagai Ketua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PalantaLanggam &#8211; </strong>Bergabung dengan organisasi kampus tentunya punya nilai lebih bagi mahasiswa. Selain menambah relasi, bisa menambah pengalaman dan kemampuan. Ada banyak organisasi kampus yang bisa diikuti sesuai dengan minat atau bakat mahasiswa. Salah satunya organisasi mahasiswa adalah CSJ (Creativity on Science and Jurnalistic) yang keberadaannya pada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas. </p>



<p>Organisasi yang bergerak dibidang jurnalistik dan multimedia ini Sabtu (2/9) kemarin menggelar musyawarah besar I dalam pembentukan struktur pengurus di Ruang Pilot Plan Fateta Unand.</p>



<p>Kegiatan yang turut dihadiri oleh Manager Pendidikan dan Kemahasiswaan Fadli Irsyad dan dosen pendamping ormawa Rahmi Awalina. Fadli Irsyad dalam sambutan dan sekaligus membuka kegiaran mubes I ini menuturkan “ Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dan dimiliki oleh mahasiswa yang aktif berorganisasi, yakni manajemen waktu atau mendisiplinkan diri terhadap setiap tindakan yang dilakukan.</p>



<p>Berkarya, menggali semua ilmu, dan pada kesempatan berorganisasi terbuka lebar setiap peluang, dan terakhir adalah prestasi.</p>



<p>Mengikuti perlombaan dimana mana, sebagai sebuah pengalaman berharga. Orang terkenal karna karya, bukan nama. Dulu tokoh terkenal dengan karya bukunya. Kreatifitas berdasarkan science, faktual bukan hoax. “jadilah kalian agen perubahan yang mempunyai nilai, orang berubah karna tulisan ,berubah karna konten. Berikan pesan pesan positif dari setiap karya yang dihasilkan.” ujar Fadli dalam pesannya kepada anggota CSJ.</p>



<p>Hal senada juga disampaikan dosen pendamping ormawa Rahmi Awalina. Rahmi berpesan, organisasi ini menjadi sebuah wadah mengembangkan kreatifitas minat dan bakat. Bisa menjadi modal kelak ketika telah menamatkan diri menjadi seorang sarjana. Semua berawal dari hobi, kembangkan dan akan menjadi passion diri. Harapannya kalian dapat berkarya dan berprestasi untuk Fateta.</p>



<p>Pada hasil kegiatan mubes I CSJ, didapatkan kepengurusan inti untuk tahun periode 2023-2024 melalui voting suara yang dilakukan. Akhirnya terpilih hHendri Pison Fasha sebagai ketua, Dzaki Dhiya Ulhaq sebagai wakil ketua , Nahdatul Aljaatsyiah sebagai Sekretaris dan Nurul Alya Niswah sebagai bendahara.</p>



<p>Hendri selaku ketua terpilih menuturkan “Alhamdulillah dengan bangkitnya lagi CSJ saya berharap bisa menjadi saksi perkembangan dan kegemilangan jurnalistik terkhususnya dibidang sains maupun informasi ditengah masyarakat. Dengan hadirnya CSJ dapat mengambil peran dan eksistensi CSJ sebagai sebuah organisasi mahasiswa dalam memberi informasi yang berkualitas dan terpercaya. </p>



<p>Harapannya CSJ dapat berperan mengembangkan kemampuan literasi, kreatif dan kristis, membawa sains ke audiens yang lebih luas dan mudah diakses.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ormawa-csj-fateta-gelar-mubes-i-hendri-pison-terpilih-sebagai-ketua/">Ormawa CSJ Fateta Gelar Mubes I, Hendri Pison Terpilih sebagai Ketua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Hak Tolak Jurnalis dan Aturan Penggunaanya</title>
		<link>https://langgam.id/mengenal-hak-tolak-jurnalis-dan-aturan-penggunaanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[alfaizrayhann]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2022 10:59:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalis]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=161380</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jika mendengar Hak Tolak, Apa yang terlintas dalam pikiran kita?  Dalam dunia Jurnalistik, kita mengenal istilah Hak Tolak. Hak Tolak dapat digunakan Jurnalis ketika mereka menolak untuk diminta mengungkapkan hal-hal yang menjadi privasi bagi narasumber di hadapan hukum.  Jurnalis dapat menolak menjelaskan identitas narasumber di hadapan hukum demi kepentingan keamanan dan keselamatan narasumber. Seperti yang dijelaskan dalam Pedoman Dewan Pers Nomor 01/P-DP/V/2007, Di Indonesia, dasar hukum Hak Tolak diatur dalam UU.No.40  Tahun 1999 tentang Pers. Dengan adanya undang-undang tersebut bukan berarti Jurnalis dapat menghindari panggilan penyidik. Namun, Jurnalis diberikan hak untuk tidak menjawab pertanyaan yang diajukan penyidik terkait identitas narasumber, Itulah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-hak-tolak-jurnalis-dan-aturan-penggunaanya/">Mengenal Hak Tolak Jurnalis dan Aturan Penggunaanya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">J</span>ika mendengar Hak Tolak, Apa yang terlintas dalam pikiran kita?  Dalam dunia Jurnalistik, kita mengenal istilah Hak Tolak. Hak Tolak dapat digunakan Jurnalis ketika mereka menolak untuk diminta mengungkapkan hal-hal yang menjadi privasi bagi narasumber di hadapan hukum.  Jurnalis dapat menolak menjelaskan identitas narasumber di hadapan hukum demi kepentingan keamanan dan keselamatan narasumber.</p>
<p>Seperti yang dijelaskan dalam Pedoman Dewan <a href="https://purwakartanews.pikiran-rakyat.com/tag/Pers">Pers</a> Nomor 01/P-DP/V/2007, Di Indonesia, dasar hukum Hak Tolak diatur dalam UU.No.40  Tahun 1999 tentang Pers. Dengan adanya undang-undang tersebut bukan berarti Jurnalis dapat menghindari panggilan penyidik.</p>
<p>Namun, Jurnalis diberikan hak untuk tidak menjawab pertanyaan yang diajukan penyidik terkait identitas narasumber, Itulah yang disebut dengan Hak Tolak. Hal ini ditegaskan pula dalam pasal 4 ayat (4) Undang-Undang <em>a quo</em> yang menjelaskan bahwa Jurnalis memiliki hak tolak dalam mempertanggungjawabkan berita di hadapan hukum.</p>
<p>Tentunya dengan dasar hukum yang telah diatur, penggunaan hak tolak ini tidak dapat digunakan secara sembarangan karena untuk hak tolak sendiri juga dapat dikecualikan penggunaannya dalam kasus tertentu seperti contohnya apabila narasumber menganggu keamanan dan stabilitas negara, maka hak tolak ini dapat dicabut, karena hak tolak ini hanya dapat digunakan oleh Jurnalis untuk keselamatan Narasumber yang memiliki kredibilitas serta memiliki itikad yang baik dan informasi yang berasal dari narasumber harus memuat kepentingan publik sesuai dengan yang tercantum di dalam Pedoman Dewan Pers Nomor: 01/P-DP/V/2007</p>
<p>Selain melihat dari sisi Undang-Undang Pers, Hal ini juga diatur dalam KUHP. Yang pertama dijelaskan pada pasal 50  KUHP <em>“Mereka yang menjalankan perintah UU tidak dapat dihukum”.</em> Jurnalis adalah sebuah profesi yang dilindungi dan menjalankannya sesuai dengan Undang-Undang Pers sehingga tidak bisa menerima konsekuensi ketika berhadapan dengan hukum, dan memiliki hak untuk menggunakan hak tolak tersebut.</p>
<p>Hal ini juga didukung  dalam pasal 170 KUHAP <em>“ Mereka yang karena pekerjaan, harkat martabat atau jabatannya diwajibkan menyimpan rahasia, dapat minta dibebaskan dari kewajiban untuk memberi keterangan sebagai saksi,<br />
yaitu tentang hal yang dipercayakan kepada mereka.”.</em></p>
<p>Dimana seorang Jurnalis memiliki kedekatan interpersonal terhadap narasumbernya untuk mendapatkan informasi yang bersifat rahasia dari narasumber tersebut, karena hal ini salah satu kewajiban jurnalis yang telah dilindungi oleh UU Pers. Oleh karena itu hak tolak ini harus dihormati karena memiliki dasar hukum yang jelas baik dari UU Pers, KUHP, Maupun KUHAP.</p>
<p>Bagaimana jika sebuah karya jurnalistik melakukan dugaan pelanggar hukum? Misalkan ketika pihak berwajib menerima aduan yang berkaitan dengan karya jurnalistik. Seperti contohnya seorang Jurnalis Indonesia mewawancarai buronan negara lain untuk mendapatkan informasi yang aktual.</p>
<p>Tentunya hal ini bersifat sangat rahasia dan berbahaya baik bagi jurnalis itu sendiri maupun bagi narasumber yang diwawancarai. Hal ini akan beresiko menyebabkan hubungan stabilitas antar kedua negara akan memanas.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jurnalis-langgam-id-juara-i-lomba-jurnalistik-piala-merak-2019-kementerian-pppa/">Jurnalis Langgam.id Juara I Lomba Jurnalistik Piala Merak 2019 Kementerian PPPA</a></strong></p>
<p>Jika dihadapkan dengan hal ini maka pihak yang bertanggung jawab adalah penanggung jawab dari jurnalis itu sendiri yaitu institusinya.  Berdasarkan pasal 12 ayat (1) pihak yang bertanggung jawab yang dimaksud ialah bidang usaha dan redaksi dari perusahaan tempat jurnalis tersebut bekerja.</p>
<p>_<br />
<strong><em>Alfaiz Rayhan Azhim</em><br />
<em>Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas</em><br />
</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-hak-tolak-jurnalis-dan-aturan-penggunaanya/">Mengenal Hak Tolak Jurnalis dan Aturan Penggunaanya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161380</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kongres VI Aspem Sumbar Tahun 2021 Tunjuk Ketua dan Sekjend Baru</title>
		<link>https://langgam.id/kongres-vi-aspem-sumbar-tahun-2021-tunjuk-ketua-dan-sekjend-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2021 11:31:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=96785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Kongres VI Asosiasi Pers Mahasiswa Pers Mahasiswa Sumatra Barat (Aspem Sumbar) Tahun 2021 berjalan sukses. Kongres diadakan selama dua hari pada Sabtu-Mingu, 27-28 Maret 2021 di Aula Lantai 3 Perspustakaan UIN Imam Bonjol Padang dengan mematuhi protokol kesehatan. Kongres VI Aspem Sumbar bertujuan untuk mengakhiri masa jabatan Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aspem Sumbar dan memilih Ketum dan Sekjend baru. Selain itu, juga untuk menjalin hubungan silaturahmi antar pers mahasiswa se-Sumbar dan keluarga besar Aspem Sumbar melalui berbagai rangkaian acara, sekaligus memperingati Satu Dekade Aspem Sumbar. Ketua Umum Aspem Sumbar demisioner, Rona Fitriati Hasanah mengatakan pelaksanaan Kongres VI</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kongres-vi-aspem-sumbar-tahun-2021-tunjuk-ketua-dan-sekjend-baru/">Kongres VI Aspem Sumbar Tahun 2021 Tunjuk Ketua dan Sekjend Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id-</strong>Kongres VI Asosiasi Pers Mahasiswa Pers Mahasiswa Sumatra Barat (Aspem Sumbar) Tahun 2021 berjalan sukses. Kongres diadakan selama dua hari pada Sabtu-Mingu, 27-28 Maret 2021 di Aula Lantai 3 Perspustakaan UIN Imam Bonjol Padang dengan mematuhi protokol kesehatan.</p>
<p dir="ltr">Kongres VI Aspem Sumbar bertujuan untuk mengakhiri masa jabatan Ketua Umum (Ketum) dan Sekretaris Jenderal (Sekjend) Aspem Sumbar dan memilih Ketum dan Sekjend baru. Selain itu, juga untuk menjalin hubungan silaturahmi antar pers mahasiswa se-Sumbar dan keluarga besar Aspem Sumbar melalui berbagai rangkaian acara, sekaligus memperingati Satu Dekade Aspem Sumbar.</p>
<p dir="ltr">Ketua Umum Aspem Sumbar demisioner, Rona Fitriati Hasanah mengatakan pelaksanaan Kongres VI Aspem Sumbar sebenarnya melenceng dari waktu seharusnya. Kepengurusan Aspem Sumbar berdasarkan Kongres V Tahun 2019 adalah selama satu tahun, tetapi ia dan anggotanya menyadari bahwa Kongres VI yang rencananya akan dilaksanakan sekitar bulan April – Mei 2020 terpaksa dibatalkan karena pandemi Covid-19 melanda dan Kongres VI ditangguhkan sampai waktu yang belum ditentukan.</p>
<p dir="ltr">“Kepengurusan periode kami dalam aturannya hanya satu tahun, yaitu periode 2019/2020. Kongres VI ditangguhkan pelaksanaannya sampai pada waktu yang belum ditentukan karena pandemi Covid-19 melanda pada Februari 2020 lalu. Alhasil, masa kepengurusan kami berlebih sepuluh bulan, tepatnya satu tahun sepuluh bulan. Dua bulan lagi, cukup dua tahun,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Ketua Panitia, Fachri Hamzah menyampaikan, rangkaian acara pokok kongres selama dua hari adalah pembahasan Tata Tertib Kongres, AD/ART, GBHO/GBHK, LPJ, serta pemilihan Ketum dan Sekjend, Sabtu (27/3/2021).</p>
<p dir="ltr">“Selain itu, kami juga mengadakan temu ramah dengan seluruh delegasi pers mahasiswa yang hadir, dan acara akan ditutup dengan penampilan Musikalisasi Puisi oleh UKM Teater Imam Bonjol,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Berdasarkan hasil kongres, dari 11  bakal calon yang diajukan ditetapkan tiga calon formatur, yakni Fachri Hamzah, Agil Putra Frima, dan Isnaini Rahmi. Hasil sidang pleno pemilihan Ketum dan Sekjend menetapkan Agil Putra Frima dan Isnaini Rahmi sebagai Ketum dan Sekjend terpilih Aspem Sumbar periode 2021/2022.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Terpilihnya Agil dan Rahmi resmi menggantikan Ketum dan Sekjend periode sebelumnya, yaitu Rona Fitriati Hasanah dan Shalma Puti Nawafi,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Fachri juga mengucapkan selamat kepada Ketum dan Sekjend terpilih dan mengungkapkan harapan untuk Aspem Sumbar kedepannya.</p>
<p dir="ltr">“Semoga Ketum dan Sekjend terpilih dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik, dan merealisasikan agenda besar kedepannya,” katanya. <strong>(Rahmadi/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kongres-vi-aspem-sumbar-tahun-2021-tunjuk-ketua-dan-sekjend-baru/">Kongres VI Aspem Sumbar Tahun 2021 Tunjuk Ketua dan Sekjend Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">96785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelatihan Artikel Berbasis Media Massa, Rangsang Dosen Muda Unand Produktif Menulis</title>
		<link>https://langgam.id/pelatihan-artikel-berbasis-media-massa-rangsang-dosen-muda-unand-produktif-menulis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2020 06:51:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Dosen Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=27372</guid>

					<description><![CDATA[<p>PalantaLanggam &#8211; Sekitar 35 orang dosen muda mengikuti pelatihan Penulisan Artikel Pengabdian Masyarakat Berbasis Media Massa yang diselenggarakan dalam kerja sama antara Majelis Dosen Muda (MDM) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand), di Ruang Pertemuan Lantai 5 Perpustakaan Unand, Kamis (13/2). Ketua LPPM Unand, Uyung Gatot S. Dinata menyampaikan, setiap dosen yang berkarya dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi akan berkontribusi secara langsung kepada Unand, di samping membangun eksistensi diri mereka sebagai dosen. &#8220;Termasuk ketika mempublikasikan artikel populer mereka di media massa yang berkontribusi dalam pemeringkatan klaster perguruan tinggi sehingga Unand berada di peringkat 11 di Indonesia</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelatihan-artikel-berbasis-media-massa-rangsang-dosen-muda-unand-produktif-menulis/">Pelatihan Artikel Berbasis Media Massa, Rangsang Dosen Muda Unand Produktif Menulis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://langgam.id/">PalantaLanggam</a> </span>&#8211; </strong>Sekitar 35 orang dosen muda mengikuti pelatihan <em>Penulisan Artikel Pengabdian Masyarakat Berbasis Media Massa</em> yang diselenggarakan dalam kerja sama antara Majelis Dosen Muda (MDM) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (<wbr />LPPM) Universitas Andalas (Unand), di Ruang Pertemuan Lantai 5 Perpustakaan Unand, Kamis (13/2).</p>
<p>Ketua LPPM <span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://unand.ac.id/id/">Unand</a></span>, Uyung Gatot S. Dinata menyampaikan, setiap dosen yang berkarya dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi akan berkontribusi secara langsung kepada Unand, di samping membangun eksistensi diri mereka sebagai dosen.</p>
<p>&#8220;Termasuk ketika mempublikasikan artikel populer mereka di media massa yang berkontribusi dalam pemeringkatan klaster perguruan tinggi sehingga Unand berada di peringkat 11 di Indonesia pada tahun 2019 menurut Kemenristekdikti,&#8221; ujar Uyung, yang didaulat menjadi pembicara Sesi 1.</p>
<p>Menurutnya, pemeringkatan tersebut sesungguhnya membuktikan capaian target kinerja Unand sebagai perguruan tinggi yang pada tahun 2019 peringkat klaster penelitian 4, klaster pengabdian masyarakat 20, klaster inovaai 7.</p>
<p>Sedangkan jumlah dokumen terindeks <em>Scopus</em> 2.200 di peringkat 10, dan peringkat 2 untuk jumlah Hak Kekayaan Intelektul di SINTA, serta peringkat 1 untuk jumlah buku di SINTA, peringkat 10 untuk sitasi, sistem manajemen mutu dengan ISO 9001 dan <em>Webometric</em> di peringkat 15.</p>
<p>Uyung berpesan, hal harus diperhatikan dan dipertahankan oleh para Dosen, semestinya artikel-artikel populer di media massa tersebut memang berdasarkan pada hasil riset atau penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing dan harus bisa divalidasi.</p>
<p>Sebagai Ketua LPPM, dia sangat mendukung inisiatif pelatihan ini yang dikoordinir oleh MDM Unand karena sesuai dengan program kerja LPPM Unand.</p>
<p>Pada Sesi 2, narasumber dari MDM Unand, Bahren, mengajak setiap dosen muda untuk menulis dengan lebih produktif baik secara individual maupun kolektif.</p>
<p>Berdasarkan pengalamannya sebagai dosen yang produktif mempublikasikan artikel populer di media massa, Bahren menyatakan bahwa tidak ada yang terlalu sulit untuk dicapai, meskipun juga tidak ada kerja yang berakhir sempurna. Sehingga pelatihan ini hanya awal untuk terus mencoba mencapai kemampuan setiap dosen muda untuk belajar mempublikasikan karya, namun juga bekerja sama secara kolektif untuk saling menyempurnakan.</p>
<p>Rencana tindak lanjut paling sederhana yang bisa dilakukan bersama oleh para dosen muda adalah membukukan dan menerbitkan kumpulan artikel populer yang sudah dipublikasikan di media massa dalam bentuk kompilasi.</p>
<p>Pada Sesi 3, Rommi Delfiano memaparkan arti penting publikasi artikel populer di media massa oleh para dosen, khususnya dosen muda. Selain alasan personal yang fungsional, juga alasan sosial yang ideal bagi para akademisi untuk berkontribusi dalam berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat agar kampus tidak menjadi menara gading.</p>
<p>Sebagai Redaktur Pelaksana di Padang Ekspres, Rommi menjelaskan bagaimana membangun budaya menulis, mempertahankan eksisten penulis, sekaligus berbagi triks atau tips agar tulisan bisa dimuat atau tayang di media massa.</p>
<p>Menurut Rommi, yang lebih penting lagi adalah karya para dosen di media massa sebagai hasil analisis ilmiah bisa menjadi pencerahan bahkan semacam panduan publik dalam menyikapi dan menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari masyarakat.</p>
<p>Pada Sesi 4, Yose Hendra dari Media Indonesia mengajak para peserta untuk berlatih langsung menulis opini, siaran pers atau rilis, serta berita atau laporan yang berbasis hasil riset atau penelitian dan pengabdian masyarakat para dosen muda.</p>
<p>Diawali dengan mematakan pemikiran atau persepsi para peserta mengenai media massa, kemudian mendiskusikan secara interaktif perbedaan jurnalisme umum dan jurnalisme warga, lalu merancang draft dan menuliskan opini dan rilis.</p>
<p><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-27374" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2020/02/Pelatihan-jurnalistik-unand-2.jpg?resize=1000%2C563&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" width="1000" height="563" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2020/02/Pelatihan-jurnalistik-unand-2.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2020/02/Pelatihan-jurnalistik-unand-2.jpg?w=540&amp;ssl=1 540w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></p>
<p>Setelah praktik menulis langsung, kemudian Yose yang juga Direktur Litbang Langgam.id ini, meminta para peserta yang bekerja secara kelompok untuk mempresentasikan hasil kerja mereka dan membahasnya satu per satu.</p>
<p>Menurut salah satu peserta, Wellyalina yang akrab dipanggil Lia, pelatihan ini sangat menarik dan bermanfaat untuk memperkuat kemauan dan kemampuan untuk menulis artikel populer di media massa.</p>
<p>Namun menurut dosen muda di Fakultas Teknologi Pertanian ini, sayang sekali waktunya terlalu singkat, sehingga dibutuhkan pelatihan lanjutan agar para Dosen Muda lebih percaya diri untuk mempublikasikan karya mereka. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pelatihan-artikel-berbasis-media-massa-rangsang-dosen-muda-unand-produktif-menulis/">Pelatihan Artikel Berbasis Media Massa, Rangsang Dosen Muda Unand Produktif Menulis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">27372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jurnalis Langgam.id Juara I Lomba Jurnalistik Piala Merak 2019 Kementerian PPPA</title>
		<link>https://langgam.id/jurnalis-langgam-id-juara-i-lomba-jurnalistik-piala-merak-2019-kementerian-pppa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2019 15:03:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PPPA]]></category>
		<category><![CDATA[Langgam.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=20310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Republik Indonesia malam ini memberikan penghargaan Piala Merak (Media Ramah Anak) tahun 2019 kepada beberapa media dan wartawan menginspirasi 2019. Malam penganugerahan tersebut merupakan puncak dari rangkaian Media Kompetisi 2019 yang telah diselenggarakan untuk kedua kalinya, sebagai wujud apresiasi KPPPA kepada media yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya sosialisasi dan edukasi terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, serta menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik. Diketahui, ada beberapa kategori dalam lomba tersebut, diantaranya lomba fotografi, artikel, video feature, kategori wartawan menginspirasi dan media menginspirasi. Dalam perlombaan itu,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jurnalis-langgam-id-juara-i-lomba-jurnalistik-piala-merak-2019-kementerian-pppa/">Jurnalis Langgam.id Juara I Lomba Jurnalistik Piala Merak 2019 Kementerian PPPA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) Republik Indonesia malam ini memberikan penghargaan Piala Merak (Media Ramah Anak) tahun 2019 kepada beberapa media dan wartawan menginspirasi 2019.</p>
<p>Malam penganugerahan tersebut merupakan puncak dari rangkaian Media Kompetisi 2019 yang telah diselenggarakan untuk kedua kalinya, sebagai wujud apresiasi KPPPA kepada media yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya sosialisasi dan edukasi terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, serta menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik.</p>
<p>Diketahui, ada beberapa kategori dalam lomba tersebut, diantaranya lomba fotografi, artikel, video feature, kategori wartawan menginspirasi dan media menginspirasi.</p>
<p>Dalam perlombaan itu, jurnalis <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Riki Chandra meraih juara I dalam kategori artikel, dengan judul <a href="https://langgam.id/merawat-literasi-kampung-baca-bukik-ase-ajarkan-anak-berdamai-dengan-alam/"><strong>Merawat Literasi, Kampung Baca Bukik Ase Ajarkan Anak Berdamai dengan Alam</strong></a>. Lalu, untuk juara II, diraih oleh Wahyu Kuncoro dari Harian Birawa dan juara III, diraih oleh Aan Haryono, jurnalis Sindonews.com.</p>
<p>Menteri PPPA, Bintang Puspayoga mengucapkan selamat kepada wartawan dan media penerima penghargaan Anugerah Merak 2019.</p>
<p>“Semoga penganugerahan ini menjadi inspirasi bagi rekan media dan jurnalis lain untuk Iebih memperhatikan secara serius pemenuhan hak anak, utamanya dalam hal penyajian pemberitaan dan informasi anak guna mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOIA) Tahun 2030,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Senin (9/12/2019).</p>
<p>Sementara itu, Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian PPPA, Lenny N Rosalin mengatakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan agar media selalu melakukan edukasi kepada masyarakat tentang perlindungan anak.</p>
<p>“Melalui acara ini, Saya berharap media akan selalu bergerak untuk menyuarakan pentingnya peran keluarga dalam upaya pemenuhan hak anak, juga menjadi inspirasi bagi masyarakat umum bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak,” ungkapnya.</p>
<p>Selain memberikan penghargaan kepada pemenang lomba artikel, fotografi, dan video feature pada Media Kompetisi 2019, Kementerian PPPA juga memberikan penghargaan kepada Media dan Wartawan Menginspirasi yang menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik.</p>
<p>Melalui Malam Penganugerahan Piala MERAK 2019, media serta masyarakat diharapkan dapat berkontribusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak guna mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) tahun 2030. <strong>(*/rilis)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jurnalis-langgam-id-juara-i-lomba-jurnalistik-piala-merak-2019-kementerian-pppa/">Jurnalis Langgam.id Juara I Lomba Jurnalistik Piala Merak 2019 Kementerian PPPA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20310</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/55 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 12:43:36 by W3 Total Cache
-->