<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Jenazah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/jenazah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/jenazah/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 May 2024 06:03:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Jenazah Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/jenazah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>5 Jenazah Masih Berada di Puskesmas Kayu Tanam, Diduga Korban Hanyut dari Lembah Anai</title>
		<link>https://langgam.id/5-jenazah-masih-berada-di-puskesmas-kayu-tanam-diduga-korban-hanyut-dari-lembah-anai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 May 2024 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=203008</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak lima jenazah masih berada di Puskesmas Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Lima jenazah itu diduga merupakan korban dari bencana alam yang terjadi di kawasan Lembah Anai. Kapolsek 2&#215;11 Enam Lingkungan, AKP Nofrizal Chan dalam laporannnya menyebutkan bahwa pihaknya sudah menemukan sebanyak tujuh korban yang diduga korban bencana alam di Lembah Anai. &#8220;Terdiri dari, empat perempuan dan tiga laki-laki. Empat perempuan itu, satu oranya adalah anak-anak yang diperkirakan berumur delapan tahun. Kemudian anak-anak ini dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara,&#8221; ujar Kapolsek yang saat melaporkan didamping oleh Camat 2 x11 Kayu Tanam dan dokter dari Puskesmas Kayu Tanam .</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-jenazah-masih-berada-di-puskesmas-kayu-tanam-diduga-korban-hanyut-dari-lembah-anai/">5 Jenazah Masih Berada di Puskesmas Kayu Tanam, Diduga Korban Hanyut dari Lembah Anai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Sebanyak lima jenazah masih berada di Puskesmas Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Lima jenazah itu diduga merupakan korban dari bencana alam yang terjadi di kawasan Lembah Anai.</p>



<p>Kapolsek 2&#215;11 Enam Lingkungan, AKP Nofrizal Chan dalam laporannnya menyebutkan bahwa pihaknya sudah menemukan sebanyak tujuh korban yang diduga korban bencana alam di Lembah Anai.</p>



<p>&#8220;Terdiri dari, empat perempuan dan tiga laki-laki. Empat perempuan itu, satu oranya adalah anak-anak yang diperkirakan berumur delapan tahun. Kemudian anak-anak ini dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara,&#8221; ujar Kapolsek yang saat melaporkan didamping oleh Camat 2 x11 Kayu Tanam dan dokter dari Puskesmas Kayu Tanam .</p>



<p>Kapolsek mengungkap, semua korban tersebut meninggal dunia. Kemuudian yang satu orang sudah di antar pihak Puskesmas Kayu Tanam ke keluarganya di Air Mancur.</p>



<p>Selanjutnya, saat ini terangnya,masih ada lima jenazah yang masih berada di Puskesmas Kayu Tanam. </p>



<p>&#8220;Jika memang ada keluarga yang merasa kehilangan keluarganya, silahkan datang ke Puskesmas Kayu Tanam,&#8221; ucap Kapolsek.</p>



<p>Kapolsek menambahkan, bahwa pihaknya masih melakukan penyisiran di aliran sungai Batang Anai. Hal ini karena diperkirakan masih ada korban yang belum dievakuasi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-jenazah-masih-berada-di-puskesmas-kayu-tanam-diduga-korban-hanyut-dari-lembah-anai/">5 Jenazah Masih Berada di Puskesmas Kayu Tanam, Diduga Korban Hanyut dari Lembah Anai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203008</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masih Ada yang Tertimbun, Pencarian Jenazah di Pandam Pekuburan Seberang Padang Akan Dilanjutkan</title>
		<link>https://langgam.id/masih-ada-yang-tertimbun-pencarian-jenazah-di-pandam-pekuburan-seberang-padang-akan-dilanjutkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 13:43:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184177</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pengurus Pandam Pekuburan Keluarga Besar Koto Anau, Solok, mengungkapkan bahwa masih ada beberapa kantong mayit yang tertimbun pasca longsor, Jumat (14/7/2023). Pandam pekuburan yang terletak di Seberang Padang itu mengalami longsor setelah hujan lebat mengguyur Padang sejak Kamis (13/7/2023) malam hari. Febri Adios, Humas Pengurus Keluarga Besar Koto Anau menuturkan, masih ada lima hingga tujuh kantong mayit yang terkubur. Pihaknya dan stakeholder setempat masih akan mengupayakan pencarian hingga malam ini sampai esok hari. Ia menceritakan kejadian itu diketahuinya dari penjaga pandam pekuburan tersebut. &#8220;Saya diberi tahu pak Ogah (penjaga makam) ada bunyi dentuman besar malam tadi. Kayak ada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masih-ada-yang-tertimbun-pencarian-jenazah-di-pandam-pekuburan-seberang-padang-akan-dilanjutkan/">Masih Ada yang Tertimbun, Pencarian Jenazah di Pandam Pekuburan Seberang Padang Akan Dilanjutkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pengurus Pandam Pekuburan Keluarga Besar Koto Anau, Solok, mengungkapkan bahwa masih ada beberapa kantong mayit yang tertimbun pasca longsor, Jumat (14/7/2023). </p>



<p>Pandam pekuburan yang terletak di Seberang Padang itu mengalami longsor setelah hujan lebat mengguyur Padang sejak Kamis (13/7/2023) malam hari.</p>



<p>Febri Adios, Humas Pengurus Keluarga Besar Koto Anau menuturkan, masih ada lima hingga tujuh kantong mayit yang terkubur. Pihaknya dan stakeholder setempat masih akan mengupayakan pencarian hingga malam ini sampai esok hari.</p>



<p>Ia menceritakan kejadian itu diketahuinya dari penjaga pandam pekuburan tersebut. &#8220;Saya diberi tahu pak Ogah (penjaga makam) ada bunyi dentuman besar malam tadi. Kayak ada yang runtuh atau yang jebol. Lalu pak Ogah melihat ke lokasi. Rupanya ada beberapa makam yang dibawa arus longsor,&#8221; tutur Febri kepada wartawan, Jumat (14/7/2023).</p>



<p>Paginya setelah hujan reda, sekitar pukul 07.45 WIB, pihaknya bersama warga Koto Anau berdatangan ke lokasi kejadian. Sampai pada siang hari ini, Jumat (14/7/2023), sudah ditemukan 13 kantong mayat.</p>



<p>Pencarian itu dilakukan oleh keluarga besar Koto Anau, Tim Sar, TNI, dan masyarakat sekitar. Sebanyak 13 kantong mayat tersebut mereka putuskan untuk dikubur secara massal.</p>



<p>&#8220;Penguburan ulang kami lakukan sesuai ajaran nabi ketika terjadi musibah,&#8221; tutur Febri. </p>



<p>&#8220;Ada dua lubang kuburan massal yang dibuat. Satu berisikan 11 kantong mayat. Dan satu lagi 2 mayat,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Sebelumnya kata Febri, mayat-mayat itu telah disusun tim gabungan untuk diidentifikasi terlebih dahulu. Mereka menunggu keluarga dari kantong-kantong mayat tersebut untuk melihat makam mana saja yang rusak oleh longsor. </p>



<p>Namun berhubung Padang masih diguyur hujan lebat, pihaknya memutuskan untuk mengubur secara massal sehabis salat Jumat. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masih-ada-yang-tertimbun-pencarian-jenazah-di-pandam-pekuburan-seberang-padang-akan-dilanjutkan/">Masih Ada yang Tertimbun, Pencarian Jenazah di Pandam Pekuburan Seberang Padang Akan Dilanjutkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184177</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Seberang Padang Ceritakan Awal Melihat Mayat-mayat Bergelimpangan Usai Diterjang Longsor</title>
		<link>https://langgam.id/warga-seberang-padang-ceritakan-awal-melihat-kantong-kantong-mayat-bergelimpangan-usai-diterjang-longsor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 13:14:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Jenazah]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Warga sekitaran pandam pekuburan di Seberang Padang menceritakan awal melihat banyaknya jenazah bergelimpangan di daerah tersebut akibat longsor. Afriani (49) yang tinggal di sebelah pandam kuburan milik keluarga besar Koto Anau Solok, melihat jenazah-jenazah tersebut sudah bergelimpangan pada Jumat (14/7/2023). Ia menceritakan, pagi hari ketika hendak mau ke pasar, sudah ada lima kantong mayat yang terbawa arus longsor. &#8220;Kira-kira jam 07.30 WIB, itu sudah terlihat 5 mayat berserakan,&#8221; tutur Afriani kepada wartawan, Jumat (14/7/2023). Lanjutnya, diketahui mayat-mayat tersebut ada yang baru dikuburkan. Dan ada yang sudah tinggal tulang-belulang saja. &#8220;Ada satu mayat yang baru dikuburkan kisaran 2 minggu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-seberang-padang-ceritakan-awal-melihat-kantong-kantong-mayat-bergelimpangan-usai-diterjang-longsor/">Warga Seberang Padang Ceritakan Awal Melihat Mayat-mayat Bergelimpangan Usai Diterjang Longsor</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Warga sekitaran pandam pekuburan di Seberang Padang menceritakan awal melihat banyaknya jenazah bergelimpangan di daerah tersebut akibat longsor. </p>



<p>Afriani (49) yang tinggal di sebelah pandam kuburan milik keluarga besar Koto Anau Solok, melihat jenazah-jenazah tersebut sudah bergelimpangan pada Jumat (14/7/2023).</p>



<p>Ia menceritakan, pagi hari ketika hendak mau ke pasar, sudah ada lima kantong mayat yang terbawa arus longsor. &#8220;Kira-kira jam 07.30 WIB, itu sudah terlihat 5 mayat berserakan,&#8221; tutur Afriani kepada wartawan, Jumat (14/7/2023).</p>



<p>Lanjutnya, diketahui mayat-mayat tersebut ada yang baru dikuburkan. Dan ada yang sudah tinggal tulang-belulang saja. &#8220;Ada satu mayat yang baru dikuburkan kisaran 2 minggu ini. Kain kafannya masih utuh,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Selanjutnya di atas pukul 07.30 WIB, terang Afriani, sudah banyak keluarga dari mayit-mayit yang ada untuk mengecek kondisi pekuburan.</p>



<p>Sharman, salah seorang warga Koto Anau yang keluarganya dikuburkan pada pandam tersebut menceritakan kepanikannya. &#8220;Pagi-pagi saya mendengar kabar bahwa pandam pekuburan ini longsor. Ditemukan kepala, tulang belulang paniklah saya, pusing,&#8221; tutur Sharman.</p>



<p>Ia datang dengan istrinya dari Kelurahan Belimbing Padang. Sharman menuturkan kepanikan tidak hanya terjadi padanya, namun juga kepada seluruh keluarga besar Koto Anau.</p>



<p>Ia sendiri memiliki dua orang anak yang dikuburkan pada pandam tersebut. Sedikitnya, dua kuburan tersebut mengalami kerusakan. Ia dan istrinya berencana untuk memperbaiki kuburan tersebut dengan uang pribadi.</p>



<p>Febri Adios, Humas Pengurus Keluarga Besa Koto Anau menuturkan, kejadian ini sudah diketahui seluruh orang kampungnya. Pemberitahuan itu bisa dengan cepat tersampaikan dengan komunikasi via WhatsApp group. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-seberang-padang-ceritakan-awal-melihat-kantong-kantong-mayat-bergelimpangan-usai-diterjang-longsor/">Warga Seberang Padang Ceritakan Awal Melihat Mayat-mayat Bergelimpangan Usai Diterjang Longsor</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184171</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/34 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-11 05:40:56 by W3 Total Cache
-->