<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita jalan ambles Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/jalan-ambles/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/jalan-ambles/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2020 11:12:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita jalan ambles Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/jalan-ambles/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Kelok 44 Sudah Bisa Dilewati Kendaraan, Maksimal Berat 10 Ton</title>
		<link>https://langgam.id/kelok-44-sudah-bisa-dilewati-kendaraan-maksimal-berat-10-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2020 08:53:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[jalan ambles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=54608</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jalan Kelok 44 yang ambles sejak beberapa hari yang lalu sudah bisa dilewati kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat. Maksimal, kendaraan yang boleh melewati jalur tersebut dengan 10 ton. Diketahui, salah satu ruas jalan di Kelok 44 itu amblas Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 20.15 WIB. Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyebutkan, sejak, Rabu (5/8/2020) pukul 18.00 WIB jalan yang rusak itu sudah bisa dilewati kendaraan. Saat ini, di lokasi sudah dipasang turap. &#8220;Kelok 10 yang amblas itu sudah bisa dilewati, namun maksimal beban kendaraan yang boleh lewat hanya 10 ton, karena timbunan masih baru,&#8221; ujarnya, Kamis (6/8/2020).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kelok-44-sudah-bisa-dilewati-kendaraan-maksimal-berat-10-ton/">Kelok 44 Sudah Bisa Dilewati Kendaraan, Maksimal Berat 10 Ton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Jalan Kelok 44 yang ambles sejak beberapa hari yang lalu sudah bisa dilewati kendaraan, baik roda dua ataupun roda empat. Maksimal, kendaraan yang boleh melewati jalur tersebut dengan 10 ton.</p>
<p>Diketahui, salah satu ruas jalan di Kelok 44 itu amblas Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 20.15 WIB.</p>
<p>Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyebutkan, sejak, Rabu (5/8/2020) pukul 18.00 WIB jalan yang rusak itu sudah bisa dilewati kendaraan. Saat ini, di lokasi sudah dipasang turap.</p>
<p>&#8220;Kelok 10 yang amblas itu sudah bisa dilewati, namun maksimal beban kendaraan yang boleh lewat hanya 10 ton, karena timbunan masih baru,&#8221; ujarnya, Kamis (6/8/2020).</p>
<p>Menurut Handria, pemasangan turap dari batang kelapa tersebut dikerjakan selama dua hari. &#8220;Alhamdulillah jalan yang sempat ditutup total itu sudah bisa dilewati. Kita ucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang telah berusaha agar secepat mungkin menghubungkan kembali akses Maninjau-Bukittinggi,&#8221; ungkapnya.</p>
<h4>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/jalan-di-kelok-44-maninjau-ambles-kendaraan-roda-4-dilarang-melintas/">Jalan di Kelok 44 Maninjau Ambles, Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas</a></h4>
<p>Perbaikan jalan itu, kata Handria, masih belum permanen. &#8220;Kalau untuk permanennya kita belum tahu, kita masih menunggu informasi dari DPUPR Sumbar,&#8221; katanya.</p>
<p>Diketahui sebelumnya, jalan ambles terjadi di Kelok 10 Jorong Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pasca ambles tersebut, kondisi jalan membahayakan bagi pengendara, karena kerusakan sepanjang 10 meter dengan lebar 2,5 meter. <strong>(ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kelok-44-sudah-bisa-dilewati-kendaraan-maksimal-berat-10-ton/">Kelok 44 Sudah Bisa Dilewati Kendaraan, Maksimal Berat 10 Ton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">54608</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalan di Kelok 44 Maninjau Ambles, Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas</title>
		<link>https://langgam.id/jalan-di-kelok-44-maninjau-ambles-kendaraan-roda-4-dilarang-melintas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2020 02:40:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[jalan ambles]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=52756</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Agam, Sumatra Barat mengakibatkan ruas jalan di Kelok 44 rusak dan ambles sejak Minggu (26/07/2020) sekitar pukul 20.15 WIB Baca juga: Gangguan Cuaca di Wilayah Konvergensi, BMKG: Sumbar Berpeluang 3 Hari Disiram Hujan &#8220;Kendaraan roda 4 masih dilarang lewat,&#8221; ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Syafrizal kepada langgam.id Senin (27/07/2020). Kata Syafrizal, jalan yang ambles itu berada di Kelok 10 Jorong Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Ia mengatakan, kondisi jalan membahayakan bagi pengendara karena ambles sepanjang 10 meter dengan lebar 2,5 meter. &#8220;Untuk sementara waktu arus lalin melewati</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalan-di-kelok-44-maninjau-ambles-kendaraan-roda-4-dilarang-melintas/">Jalan di Kelok 44 Maninjau Ambles, Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Langgam.id"><strong>Langgam.id-</strong></a> Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Agam, Sumatra Barat mengakibatkan ruas jalan di Kelok 44 rusak dan ambles sejak Minggu (26/07/2020) sekitar pukul 20.15 WIB</p>
<p><a href="https://langgam.id/gangguan-cuaca-di-wilayah-konvergensi-bmkg-sumbar-berpeluang-3-hari-disiram-hujan/"><strong>Baca juga: Gangguan Cuaca di Wilayah Konvergensi, BMKG: Sumbar Berpeluang 3 Hari Disiram Hujan</strong></a></p>
<p>&#8220;Kendaraan roda 4 masih dilarang lewat,&#8221; ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Syafrizal kepada langgam.id Senin (27/07/2020).</p>
<p>Kata Syafrizal, jalan yang ambles itu berada di Kelok 10 Jorong Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.</p>
<p>Ia mengatakan, kondisi jalan membahayakan bagi pengendara karena ambles sepanjang 10 meter dengan lebar 2,5 meter.</p>
<p>&#8220;Untuk sementara waktu arus lalin melewati kelok 44 dialihkan ke Palembayan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Syafrizal mengatakan, BPBD sudah berkoordinasi dengan Dishub untuk pemasangan rambu-rambu dan papan informasi.</p>
<p>&#8221; Untuk penanganan kami sudah berkoordinasi dengan PUTR provinsi dan kabupaten,&#8221; ujarnya. <strong>(SRP)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalan-di-kelok-44-maninjau-ambles-kendaraan-roda-4-dilarang-melintas/">Jalan di Kelok 44 Maninjau Ambles, Kendaraan Roda 4 Dilarang Melintas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Padang-Medan Sempat Terputus 12 Jam di Pasaman</title>
		<link>https://langgam.id/jalur-padang-medan-sempat-terputus-12-jam-di-pasaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2019 08:22:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jalan ambles]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Rusak]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Sumatra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=3163</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jembatan di Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang berada di jalur lintas tengah Sumatra rusak berat karena hujan deras pada Senin (4/3/2019) tengah malam. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Sumatera Barat, Rumainur, mengatakan, rusaknya jembatan itu membuat arus lalu lintas yang menghubungkan Padang dan Medan, terganggu sekitar 12 jam. &#8220;Arus lalu lintas sempat dialihkan untuk mobil roda empat, kalau motor masih bisa lewat. Yang sama sekali tak bisa lewat, bus dan truk,&#8221; katanya. Selain jalan yang rusak, satu rumah masyarakat juga runtuh terbawa aliran sungai tidak jauh dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-padang-medan-sempat-terputus-12-jam-di-pasaman/">Jalur Padang-Medan Sempat Terputus 12 Jam di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Jembatan di Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang berada di jalur lintas tengah Sumatra rusak berat karena hujan deras pada Senin (4/3/2019) tengah malam.</p>
<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Provinsi Sumatera Barat, Rumainur, mengatakan, rusaknya jembatan itu membuat arus lalu lintas yang menghubungkan Padang dan Medan, terganggu sekitar 12 jam.</p>
<p>&#8220;Arus lalu lintas sempat dialihkan untuk mobil roda empat, kalau motor masih bisa lewat. Yang sama sekali tak bisa lewat, bus dan truk,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain jalan yang rusak, satu rumah masyarakat juga runtuh terbawa aliran sungai tidak jauh dari lokasi jalan yang juga putus. Rumainur belum mendapatkan laporan berapa kerugian.</p>
<p>&#8220;Jalan sudah bisa dilewati kembali dengan sistem buka tutup, setelah eskavator dari Balai Jalan Nasional sudah turun kesana dibantu BPBD Pasaman, TNI-Polri dan masyarakat,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Rumainur, sementara ini yang terkena dampak hujan tinggi belum ada laporan dari daerah lain.</p>
<p>Salah seorang warga setempat, Jupenri mengatakan akibat rusaknya jembatan polongan itu, lalu lintas sempat dipindahkan ke jalan alternatif melewati tanggul irigasi Panti Rao.</p>
<p>&#8220;Jadi sekarang mobil di situ lewat, kalau motor masih bisa lewat, jalannya tidak putus habis, sehingga masih bisa lewat motor,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara, bus dan truk tak bisa sama sekali lewat selama 12 jam itu. Untuk mencapai Medan, bus dan truk mesti melalui lintas barat di Kabupaten Pasaman Barat. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-padang-medan-sempat-terputus-12-jam-di-pasaman/">Jalur Padang-Medan Sempat Terputus 12 Jam di Pasaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3163</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Januari 2019, Potensi Gerakan Tanah di Sumbar Masih Tinggi</title>
		<link>https://langgam.id/januari-2019-potensi-bencana-gerakan-tanah-di-sumbar-masih-tinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jan 2019 02:42:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[jalan ambles]]></category>
		<category><![CDATA[jalan longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=943</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sama dengan Desember 2018, potensi tejadi gerakan tanah di Indonesia, termasuk Sumatra Barat (Sumbar), pada Januari 2019 akan tetap tinggi dan cenderung meluas. Demikian dilansir Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui situs resminya, Selasa (9/1/2016). Melaui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi memperingatkan, secara umum wilayah Indonesia yang perlu diwaspadai utamanya di wilayah jalur jalan dan pemukiman yang dekat dengan perbukitan, pegunungan, dan sepanjang aliran sungai. &#8220;Antara lain wilayah Sumatera bagian Barat dan Tengah, Jawa bagian Barat, Tengah dan Timur, Kalimantan Bagian Barat, Timur, Selatan dan Tengah, Sulawesi bagian, Selatan, Barat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/januari-2019-potensi-bencana-gerakan-tanah-di-sumbar-masih-tinggi/">Januari 2019, Potensi Gerakan Tanah di Sumbar Masih Tinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sama dengan Desember 2018, potensi tejadi gerakan tanah di Indonesia, termasuk Sumatra Barat (Sumbar), pada Januari 2019 akan tetap tinggi dan cenderung meluas. Demikian dilansir Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui <a href="http://www.vsi.esdm.go.id/index.php/kegiatan-pvmbg/berita-harian-kebencanaan-geologi/2593-laporan-kebencanaan-geologi-9-januari-2019">situs resminya</a>, Selasa (9/1/2016).</p>



<p>Melaui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi memperingatkan, secara umum wilayah Indonesia yang perlu diwaspadai utamanya di wilayah jalur jalan dan pemukiman yang dekat dengan perbukitan, pegunungan, dan sepanjang aliran sungai.</p>



<p>&#8220;Antara lain wilayah Sumatera bagian Barat dan Tengah, Jawa bagian Barat, Tengah dan Timur, Kalimantan Bagian Barat, Timur, Selatan dan Tengah, Sulawesi bagian, Selatan, Barat , Utara, dan Tengah , Maluku , NTB, NTT dan Papua.&#8221;</p>



<p>Secara detail, untuk wilayah Sumbar, badan ini memperingatkan potensi menengah hingga tinggi di 158 kecamatan yang ada di 18 kabupaten/kota di Sumbar. Dari 19 kabupaten/kota, hanya Kota Payakumbuh yang tak masuk daftar. selengkapnya, dapat diakses di <a href="http://www.vsi.esdm.go.id/index.php/gerakan-tanah/peringatan-dini-gerakan-tanah/2571-januari-2019">sini</a>.</p>



<p>Daerah dengan potensi menengah, menurut lembaga ini, gerakan tanah dapat terjadi terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan, jika curah hujan di atas normal.</p>



<p>Sedangkan, daerah dengan potensi tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali jika curah hujan di atas normal.</p>



<p>Selama sepekan terakhir, menurut Badan Geologi, terjadi 11 kali gerakan tanah berupa longsor di sejumlah provinsi di Pulau Jawa, sumatra, Kalimantan dan Papua.</p>



<p>Badan ini memberi rekomendasi sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pembersihan material longsoran agar tidak dilaksanakan pada saat dan setelah turun hujan karena dikhawatirkan adanya longsor susulan.</li>
<li>Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas harap meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur rawan gerakan tanah.</li>
<li>Pemasangan rambu rawan bencana gerakan tanah untuk meningkatkan kewaspadaan.</li>
<li>Melandaikan lereng, mengatur drainase dan memperkuat kestabilan lereng dengan pembuatan penahan lereng dengan fondasi menembus batuan yang keras.</li>
<li>Saluran air permukaan segera dibenahi agar lebih kedap air dan mampu menampung air jika debit air meningkat saat hujan.</li>
<li>Penanaman pepohonan berakar kuat dan dalam untuk memperkuat lereng.</li>
<li>Penggalian atau pemotongan lereng harap tidak terlalu curam dan memenuhi kaidah keteknisan tanah dan batuan.</li>
<li>Dibuat perkuatan tebing berupa penahan lereng dengan fondasi mencapai tanah yang keras.<br />Menjaga fungsi lahan dengan menanami vegetasi berakar dalam dan kuat serta menata aliran air permukaan pada tebing tersebut.</li>
<li>Untuk ke depannya agar tidak mendirikan bangunan pada jarak yang terlalu dekat dengan tebing dan alur lembah atau aliran sungai yang berpotensi menjadi jalan mengalirnya material longsoran.</li>
<li>Warga yang bermukim di sekitar lokasi bencana agar meningkatkan kewaspadaan mengingat musim hujan yang sudah tiba dan mengungsi jika turun hujan.</li>
<li>Tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kestabilan lereng, seperti pemotongan lereng sembarangan, penebangan pohon-pohon besar dengan sembarangan sehingga dapat memicu terjadinya gerakan tanah.</li>
<li>Meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan memahami gerakan tanah dan gejala-gejala yang mengawalinya sebagai upaya mitigasi bencana akibat gerakan tanah.</li>
<li>Masyarakat dihimbau untuk selalu mengikuti arahan dari aparat pemerintah daerah setempat. (HM)</li>
</ul>
<p>The post <a href="https://langgam.id/januari-2019-potensi-bencana-gerakan-tanah-di-sumbar-masih-tinggi/">Januari 2019, Potensi Gerakan Tanah di Sumbar Masih Tinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">943</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Jalur Sicincin-Malalak Ambles 6 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/hati-hati-jalur-sicincin-malalak-ambles-6-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2019 17:28:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[jalan ambles]]></category>
		<category><![CDATA[jalan longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Lalu Lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=867</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Jalur Sicincin-Malalak yang juga merupakan ruas alternatif antara Padang dan Bukittinggi tiba-tiba ambles. Tepatnya di Jorong Bukit Malanca, Nagari Malalak Timur Kabupaten Agam pada Senin (7/1/2019). Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Wahyu Bestari mengatakan pihaknya menerima informasi jalan amblas tersebut sekitar pukul 13:00 WIB dari camat setempat. “Setelah mendapatkan laporan dari camat kita turun ke lapangan dan jalan ambles itu benar adanya,” kata Wahyu. Ambles tersebut membentuk lubang di tengah jalan dengan kedalaman lebih dari 6 meter dan diameter sekitar 50 cm. Namun di bagian dalam lubang, diameternya lebih besar. Tim BPBD juga melaporkan kepada Dinas</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hati-hati-jalur-sicincin-malalak-ambles-6-meter/">Hati-hati, Jalur Sicincin-Malalak Ambles 6 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p></p>



<p>Langgam.id- Jalur Sicincin-Malalak yang juga merupakan ruas alternatif antara Padang dan Bukittinggi tiba-tiba ambles. Tepatnya di Jorong Bukit Malanca, Nagari Malalak Timur Kabupaten Agam pada Senin (7/1/2019).</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Wahyu Bestari mengatakan pihaknya menerima informasi jalan  amblas tersebut sekitar pukul 13:00 WIB dari camat setempat.</p>



<p>“Setelah mendapatkan laporan dari camat kita turun ke lapangan dan jalan ambles itu benar adanya,” kata Wahyu.</p>



<p>Ambles tersebut membentuk lubang di tengah jalan dengan kedalaman lebih dari 6 meter dan diameter sekitar 50 cm. Namun di bagian dalam lubang, diameternya lebih besar.</p>



<p>Tim BPBD juga melaporkan kepada Dinas Prasarana Jalan Provinsi Sumatera Barat karena jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi.</p>



<p>Analisa awal, jalan tersebut ambles karena di bawah jalan dahulunya diduga merupakan saluran yang kemudian pecah. Untuk memastikannya, pada Selasa (8/1/2019) tim gabungan PU, BPBD, dan Dinas Perhubungan akan memeriksanya. Hasil analisa tim ini berguna untuk tindak lanjut berikutnya.</p>



<p>Untuk sementara, Polres Bukittinggi yang membawahi wilayah hukum kawasan tersebut meminta kendaraan besar seperti bus dan truk tidak lewat ke sana terlebih dahulu.</p>



<p>Dikhawatirkan amblas jalan tersebut akan semakin besar karena getaran kendaraan besar.<br>  Sedangkan mobil kecil dan sepeda motor masih tergolong aman lewat di jalan tersebut.</p>



<p>“Kita mengkondisikan agar para pengendara terutama angkutan besar dari wilayah Agam menuju Padang Pariaman tidak melewati jalan tersebut.  Sedangkan untuk wilayah Padang Pariaman kita telah menghubungi Kadis Perhubungannya,” kata Wahyu. (Rahmadi/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hati-hati-jalur-sicincin-malalak-ambles-6-meter/">Hati-hati, Jalur Sicincin-Malalak Ambles 6 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">867</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/58 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-12 07:08:38 by W3 Total Cache
-->