<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita ISPU Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ispu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ispu/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 Oct 2019 05:22:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita ISPU Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ispu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2019 01:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14716</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) masih mempertimbangkan untuk meliburkan sekolah terkait bencana kabut asap yang melanda di wilayah itu, Kamis (19/9/2019). Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Datar, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut tercatat 103, jauh turun dibandingkan hari sebelumnya, yang mencapai angka 139,6 dengan PM 10 pada angka 229,2. Sekretaris Dewan (Sekda) Kabupaten Tanah Datar, Irwandi mengatakan, pemerintah daerah telah melaksanakan rapat terbatas, Kamis (19/9) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merencanakan tindak lanjut dan langkah strategis yang akan diambil terkait adanya benca kabut asap. &#8220;Kita harus tetap siaga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/">Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah <a href="https://langgam.id/?s=Tanah+Datar">Kabupaten Tanah Datar</a>, Sumatera Barat (Sumbar) masih mempertimbangkan untuk <a href="https://langgam.id/kabut-asap-masih-mengancam-masa-libur-pelajar-dharmasraya-diperpanjang-hingga-akhir-pekan/">meliburkan sekolah</a> terkait bencana <a href="https://langgam.id/?s=Kabut+Asap">kabut asap</a> yang melanda di wilayah itu, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) <a href="https://langgam.id/surat-edaran-bupati-tanah-datar-kabut-asap-kurangi-aktivitas-di-luar-ruangan/">Kabupaten Tanah Datar</a>, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut tercatat 103, jauh turun dibandingkan hari sebelumnya, yang mencapai angka 139,6 dengan PM 10 pada angka 229,2.</p>
<p>Sekretaris Dewan (Sekda) <a href="https://langgam.id/?s=Tanah+Datar">Kabupaten Tanah Datar</a>, Irwandi mengatakan, pemerintah daerah telah melaksanakan rapat terbatas, Kamis (19/9) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merencanakan tindak lanjut dan langkah strategis yang akan diambil terkait adanya benca kabut asap.</p>
<p>&#8220;Kita harus tetap siaga dengan segala kemungkinan, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas harus siapkan masker, begitu juga dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar,&#8221; ujarnya dalam rapat bersama OPD di Aula Ekslusif Kantor Bupati melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (19/9/21019).</p>
<p>Meliburkan sekolah karena <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">kabut asap</a>, kata Irwandi, masih dalam pertimbangan. &#8220;Tentu kita harus koordinasi dulu dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat untuk meliburkan sekolah,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, adanya <a href="https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/">bencana kabut asap</a> yang melanda Kabupaten Tanah Datar, peran serta masyarakat, terutama orang tua diharpakan dapat secara mandiri menyediakan masker untuk anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Bagi dinas terkait, Kominfo ataupun humas, selalu sediakan informasi tentang kondisi udara dengan langkah-langkah sederhana untuk mengurangi dampak kabut asap, baik melalui website ataupun radio,&#8221; ungkap Irwandi. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/">Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</title>
		<link>https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 23:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pelang Merah Indonesia (PMI) turun ke jalan bagikan masker untuk pelajar dan masyarakat di daerah itu, Kamis (19/9/2019). Pembagian masker tersebut dilaksanakan di sekitar bundaran Simpang Empat. Selain itu, masker juga dibagikan di Sekolah Dasar (SD) Cahaya Mekah, SDN 09 dan SDN 09 Pasaman Barat. Menurut Yulianto, sudah beberapa hari belakangan, kabut asap semakin terasa di Pasaman Barat. “Untuk itu, kita mengimbau kepada siswa-siswi ataupun masyarakat, yang beraktifitas di luar rumah, agar menggunakan masker,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Kamis (19/9/2019). Kabut asap</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/">Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Bupati <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Barat (Pasbar)</a> Yulianto bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pelang Merah Indonesia (PMI) turun ke jalan bagikan masker untuk pelajar dan masyarakat di daerah itu, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Pembagian masker tersebut dilaksanakan di sekitar bundaran Simpang Empat. Selain itu, masker juga dibagikan di Sekolah Dasar (SD) Cahaya Mekah, SDN 09 dan SDN 09 Pasaman Barat.</p>
<p>Menurut Yulianto, sudah beberapa hari belakangan,<a href="https://langgam.id/tag/kabut-asap/"> kabut asap</a> semakin terasa di <a href="https://langgam.id/kabupaten-pasaman-barat-dan-solok-selatan-lepas-status-daerah-tertinggal/">Pasaman Bara</a>t. “Untuk itu, kita mengimbau kepada siswa-siswi ataupun masyarakat, yang beraktifitas di luar rumah, agar menggunakan masker,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (19/9/2019).</p>
<p><a href="https://langgam.id/kabut-asap-semakin-pekat-pemko-sawahlunto-ajak-masyarakat-salat-istisqa/">Kabut asap</a> yang menyelimuti wilayah <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Bara</a>t, kata Yulianto, tidak hanya mengganggu aktifitas, tetapi juga telah menyebabkan sejumlah masyarakat mulai terserang <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)</a>.</p>
<p>“Kami juga meminta, agar pengendara selalu berhati-hati dan waspada, karena <a href="https://langgam.id/dilanda-kekeringan-selama-3-bulan-umat-muslim-di-mentawai-salat-istighosah/">dampak kabut asap</a> juga mempenagruhi jarak pandang saat berkendara,” ungkapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, menurut Yulianto, kabut asap yang melanda <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Barat</a> sudah mulai mengkhawatirkan. “Seluruh masyarakat, kita harapkan kesadarannya untuk mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan musibah kabut asap, akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi tetangga,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pengendara, Sukri mengapresiasi kepedulian bupati terhadap warganya. “Terima kasih atas kepedulian pemerinta daerah. Semoga kabut asap yang melanda wilayah kita cepat berakhir dan aktifitas bisa normal kembali seperti sediakala,” ujarnya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/">Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>ISPU 101, Disdik Sawahlunto Liburkan Pelajar Paud Hingga SD</title>
		<link>https://langgam.id/ispu-101-disdik-sawahlunto-liburkan-pelajar-paud-hingga-sd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 15:00:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Arang]]></category>
		<category><![CDATA[Sawahlunto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kabut asap yang melanda wilayah Sumatra Barat (Sumbar) kian hari semakin pekat. Salah satunya di wilayah Kota Sawahlunto, tercatat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Arang tersebut mencapai 101.39. Menanggapi kondisi itu, Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto mengabil kebijakan untuk meliburkan seluruh pelajar PAUD hingga Sekolah Dasar (SD) di daerah tersebut, Jumat-Sabtu (20-21 September 2019). “Libur kita berikan selama dua hari, pejalar yang diliburkan itu mulai dari PAUD, Taman Kanak-kanak hingga SD,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto, Asril melalui rilis yang ditrima Langgam.id, Kamis (19/9/2019). Namun, kata Asril, jika Senin (23/9/2019) kabut asap masih tebal dan indikatornya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ispu-101-disdik-sawahlunto-liburkan-pelajar-paud-hingga-sd/">ISPU 101, Disdik Sawahlunto Liburkan Pelajar Paud Hingga SD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kabut asap yang melanda wilayah Sumatra Barat (Sumbar) kian hari semakin pekat. Salah satunya di wilayah <a href="https://langgam.id/kabut-asap-semakin-pekat-pemko-sawahlunto-ajak-masyarakat-salat-istisqa/">Kota Sawahlunto</a>, tercatat <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)</a> di <a href="https://langgam.id/kabut-asap-semakin-pekat-pemko-sawahlunto-ajak-masyarakat-salat-istisqa/">Kota Arang</a> tersebut mencapai 101.39.</p>
<p>Menanggapi kondisi itu, Dinas Pendidikan<a href="https://langgam.id/?s=Sawahlunto"> Kota Sawahlunto</a> mengabil kebijakan untuk meliburkan seluruh pelajar PAUD hingga Sekolah Dasar (SD) di daerah tersebut, Jumat-Sabtu (20-21 September 2019).</p>
<p>“Libur kita berikan selama dua hari, pejalar yang diliburkan itu mulai dari PAUD, Taman Kanak-kanak hingga SD,” ujar Kepala Dinas Pendidikan <a href="https://langgam.id/?s=Sawahlunto">Kota Sawahlunto</a>, Asril melalui rilis yang ditrima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Namun, kata Asril, jika Senin (23/9/2019) kabut asap masih tebal dan indikatornya masih menunjukkan berbahaya, maka libur akan diperpanjang.</p>
<p>“Untuk sekarang, kita liburkan sampai hari Sabtu dulu. Namun, jika hari Senin masih berlanjut indikator kabut asap ini berbahaya, maka akan kita informasikan, apakah akan diliburkan kembali,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, hasil dari cek kualitas udara oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sawahluntu, Rabu (18/9/2019), <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">ISPU</a> menunjukan angka 101,39. Angka tersebut disebut sudah masuk dalam kategori udara tidak sehat.</p>
<p>Lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) <a href="https://langgam.id/?s=Sawahlunto">Kota Sawahlunto</a>, Rovanly Abdams menyebutkan, menanggapi semakin pekatnya kabut asap di Kota Arang tersebut, Pemko Sawahlunto akan melaksanakan Salat Istisqa, Jumat (20/9/2019).</p>
<p>Rovanly mengklaim, Pemko juga sudah membagikan masker untuk masyarakat, agar dampak kabut asap dapat diminimalisir. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ispu-101-disdik-sawahlunto-liburkan-pelajar-paud-hingga-sd/">ISPU 101, Disdik Sawahlunto Liburkan Pelajar Paud Hingga SD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</title>
		<link>https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14660</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) di Kantor Gubernur Sumatra Barat, kualitas udara di Kota Padang terpantau baik, Rabu (18/9/2019). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon menyebutkan, pengukurna kualitas udara dilakukan setiap hari. “Saat ini, masih dalam kategori baik dan kedepannya akan terus dipantau, karena masih ada titik panas di daerah tetangga,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id. Berdasarkan hasil pengukuran sebelumnya, kata Mairizon, kualitas udara di Kota Padang pada tangal 12 September 2019, pukul 15.00 WIB, ISPU tercatat dalam kategori sedang, dan perlu diwaspadai. “Kita mengimbau, agar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/">Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Berdasarkan hasil pengukuran <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">Indeks Standar Pencemaran Udara</a> (ISPU) menggunakan <em>Air Quality Monitoring System</em> (AQMS) di Kantor Gubernur Sumatra Barat, <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">kualitas udara</a> di Kota Padang terpantau baik, Rabu (18/9/2019).</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon menyebutkan, <a href="https://langgam.id/?s=ISPU">pengukurna kualitas udara</a> dilakukan setiap hari. “Saat ini, masih dalam kategori baik dan kedepannya akan terus dipantau, karena masih ada titik panas di daerah tetangga,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>.</p>
<p>Berdasarkan hasil pengukuran sebelumnya, kata Mairizon, kualitas udara di Kota Padang pada tangal 12 September 2019, pukul 15.00 WIB, <a href="https://langgam.id/?s=ISPU">ISPU</a> tercatat dalam <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">kategori sedang</a>, dan <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">perlu diwaspadai</a>.</p>
<p>“Kita mengimbau, agar masyarakat tidak membakar saat pembukaan lahan, ataupun membakar jerami dan lainnnya tanpa pengawasan. Kurangilah aktivitas di luar rumah, jika tidak terlalu penting,” ungkapnya.</p>
<p>Lalu, ia berharap semoga kualitas udara di Kota Padang terus membaik. “Semoga kedepannya kualitas udara kian membaik,” ucap Mairizon. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/">Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Di Sijunjung Kabut Asap Semakin Pekat, BPBD: ISPU Masih 123, Belum Berbahaya</title>
		<link>https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Sep 2019 04:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Kekeringan]]></category>
		<category><![CDATA[Sijunjung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat sejak dua hari yang lalu semakin pekat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mempersiapkan 20 ribu masker yang akan dibagikan kepada warga, Selasa (17/9/2019). Berdasarkan rilis yang diterima Langgam.id, pantauan sementara, akibat kabut asap jarak pandang hanya mencapai 800 meter, yaitu di wilayah Kecamatan Kamang Baru, Tanjung Gadang dan Lubuk Tarok. Sementara itu, Kepala BPBD Sijunjung, Haridwan mengklaim tingkat Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) di Sijunjung masih berada pada angka 123 dan masih aman. “Kalau sudah sampai ISPU di angka 150, itu baru berbahaya,” ujarnya. Menurut Haridwan, hingga saat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/">Di Sijunjung Kabut Asap Semakin Pekat, BPBD: ISPU Masih 123, Belum Berbahaya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – <a href="https://langgam.id/antisipasi-dampak-kabut-asap-solok-selatan-bagi-bagi-masker/">Kabut asap</a> yang menyelimuti wilayah Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat sejak dua hari yang lalu semakin pekat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mempersiapkan 20 ribu masker yang akan dibagikan kepada warga, Selasa (17/9/2019).</p>
<p>Berdasarkan rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, pantauan sementara, akibat <a href="https://langgam.id/warga-sakit-akibat-kabut-asap-naik-5-persen-di-dharmasraya/">kabut asap</a> jarak pandang hanya mencapai 800 meter, yaitu di wilayah Kecamatan Kamang Baru, Tanjung Gadang dan Lubuk Tarok.</p>
<p>Sementara itu, Kepala BPBD Sijunjung, Haridwan mengklaim tingkat <a href="https://langgam.id/kualitas-udara-sangat-buruk-pelajar-di-dharmasraya-diliburkan-2-hari/">Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU)</a> di Sijunjung masih berada pada angka 123 dan masih aman.</p>
<p>“Kalau sudah sampai <a href="https://langgam.id/kabut-asap-dharmasraya-berkurag-warga-diminta-tetap-pakai-masker/">ISPU</a> di angka 150, itu baru berbahaya,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Haridwan, hingga saat ini, di wilayah Kecamatan Kamang Baru, BPBD belum ada membagikan masker untuk warga. “Kami masih menunggu laporan dari anggota di sana. Meskipun begitu, melalui Palang Merah Indonesia (PMI), kami sudah siapkan 20 ribu masker,” jelasnya.</p>
<p>Sebelumnya, kata Haridwan, BPBD Sijunjung sudah membagikan masker sebanyak 2.500 lembar. “Masker itu berasal dari BPBD Sijunjung sebanyak 2 ribu dan 500 masker dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya.</p>
<p>Lalu, keterangan warga setempat, <a href="https://langgam.id/sumbar-terdampak-kabut-asap-dokter-berikan-tips-untuk-lindungi-kesehatan/">kabut asap</a> menyelimuti daerah Kamang Baru sejak dua pekan yang lalu. “Sejak dua hari ini, kabut asap semakin tebal dan pekat,” ungkap beberapa orang warga di daerah itu. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/">Di Sijunjung Kabut Asap Semakin Pekat, BPBD: ISPU Masih 123, Belum Berbahaya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14506</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/42 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-03 11:05:40 by W3 Total Cache
-->