<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita ISPA Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ispa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ispa/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Oct 2023 02:14:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita ISPA Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ispa/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA Meningkat di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-meningkat-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Oct 2023 01:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=190382</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Padang mengakibatkan meningkatnya penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Srikurnia Yati. Srikurnia menjelaskan, berdasarkan data, terjadi peningkatan pada kasus ISPA, terhitung dari tanggal 18 September hingga 24 September terdapat 1.063 kasus. &#8220;Sementara dari tanggal 24 September hingga awal Oktober sebanyak 1.400 kasus. Jadi, memang ada peningkatan,&#8221; katanya dikutip dari Kominfo, Minggu (22/10/2023). Terkait imbauan, Pemko Padang telah mengeluarkan Surat Edaran No. 441.7/5126/DKK/2023 terkait antisipasi dampak kabut asap. &#8220;Kita mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak kabut asap sesuai dengan surat edaran. Wajib mengenakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-meningkat-di-padang/">Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA Meningkat di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Dampak kabut asap yang menyelimuti Kota Padang mengakibatkan meningkatnya penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr Srikurnia Yati.</p>



<p>Srikurnia menjelaskan, berdasarkan data, terjadi peningkatan pada kasus ISPA, terhitung dari tanggal 18 September hingga 24 September terdapat 1.063 kasus.</p>



<p>&#8220;Sementara dari tanggal 24 September hingga awal Oktober sebanyak 1.400 kasus. Jadi, memang ada peningkatan,&#8221; katanya dikutip dari Kominfo, Minggu (22/10/2023).</p>



<p>Terkait imbauan, Pemko Padang telah mengeluarkan Surat Edaran No. 441.7/5126/DKK/2023 terkait antisipasi dampak kabut asap.</p>



<p>&#8220;Kita mengimbau kepada masyarakat agar mengantisipasi dampak kabut asap sesuai dengan surat edaran. Wajib mengenakan masker jika berada di luar ruangan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Selain itu, ia juga menekankan agar tidak melakukan pembakaran sampah dan mengurangi aktifitas di luar ruangan.</p>



<p>Kemudian, jika mengalami gangguan pernafasan atau iritasi mata segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Serta pihaknya mengimbau memperbanyak minum air putih dan konsumsi buah dan sayuran. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-kabut-asap-kasus-ispa-meningkat-di-padang/">Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA Meningkat di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">190382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setahun, Hampir 54 Ribu Warga Agam Terserang ISPA</title>
		<link>https://langgam.id/setahun-hampir-54-ribu-warga-agam-terserang-ispa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 16:23:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=86284</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang mendominasi menyerang warga Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar). Hal itu diungkap Kasi Pelayanan Kesehatan Prima Dinkes Agam, Monida Osni. Menurutnya, sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 53.461 warga Agam diserang ISPA. Jumlah penyakit ini memamg selalu tinggi tiap tahunnya. &#8220;Penyakit ISPA tercatat sebagai kasus terbanyak sebelum pandemi covid-19,&#8221; katanya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021). Dari catatan Dinkes, kasus ISPA tertinggi terjadi di bulan Februari 2020. Sedangkan paling sedikit terjadi pada Mei dengan jumlah 2.331 kasus. Selain ISPA, penyakit hypertensi juga memiliki angka tinggi. Tercatat sebanyak 38.827 warga Agam menderita darah tinggi sepanjang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setahun-hampir-54-ribu-warga-agam-terserang-ispa/">Setahun, Hampir 54 Ribu Warga Agam Terserang ISPA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang mendominasi menyerang warga Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar).</p>
<p>Hal itu diungkap Kasi Pelayanan Kesehatan Prima Dinkes Agam, Monida Osni. Menurutnya, sepanjang tahun 2020, tercatat sebanyak 53.461 warga Agam diserang ISPA. Jumlah penyakit ini memamg selalu tinggi tiap tahunnya.</p>
<p>&#8220;Penyakit ISPA tercatat sebagai kasus terbanyak sebelum pandemi covid-19,&#8221; katanya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).</p>
<p>Dari catatan Dinkes, kasus ISPA tertinggi terjadi di bulan Februari 2020. Sedangkan paling sedikit terjadi pada Mei dengan jumlah 2.331 kasus.</p>
<p>Selain ISPA, penyakit hypertensi juga memiliki angka tinggi. Tercatat sebanyak 38.827 warga Agam menderita darah tinggi sepanjang 2020.</p>
<p>Kemudian penyakit rematik yang jumlah penderitanya mencapai 30.875 orang.</p>
<p>&#8220;Penyakit lainnya yang masih terbilang tinggi yaitu gastritis atau sakit lambung dan dispepsia atau ketidaknyamanan pada perut. Ada juga asma,&#8221; tuturnya. <strong>(*/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setahun-hampir-54-ribu-warga-agam-terserang-ispa/">Setahun, Hampir 54 Ribu Warga Agam Terserang ISPA</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86284</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2019 01:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14716</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) masih mempertimbangkan untuk meliburkan sekolah terkait bencana kabut asap yang melanda di wilayah itu, Kamis (19/9/2019). Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Datar, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut tercatat 103, jauh turun dibandingkan hari sebelumnya, yang mencapai angka 139,6 dengan PM 10 pada angka 229,2. Sekretaris Dewan (Sekda) Kabupaten Tanah Datar, Irwandi mengatakan, pemerintah daerah telah melaksanakan rapat terbatas, Kamis (19/9) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merencanakan tindak lanjut dan langkah strategis yang akan diambil terkait adanya benca kabut asap. &#8220;Kita harus tetap siaga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/">Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah <a href="https://langgam.id/?s=Tanah+Datar">Kabupaten Tanah Datar</a>, Sumatera Barat (Sumbar) masih mempertimbangkan untuk <a href="https://langgam.id/kabut-asap-masih-mengancam-masa-libur-pelajar-dharmasraya-diperpanjang-hingga-akhir-pekan/">meliburkan sekolah</a> terkait bencana <a href="https://langgam.id/?s=Kabut+Asap">kabut asap</a> yang melanda di wilayah itu, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) <a href="https://langgam.id/surat-edaran-bupati-tanah-datar-kabut-asap-kurangi-aktivitas-di-luar-ruangan/">Kabupaten Tanah Datar</a>, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di daerah tersebut tercatat 103, jauh turun dibandingkan hari sebelumnya, yang mencapai angka 139,6 dengan PM 10 pada angka 229,2.</p>
<p>Sekretaris Dewan (Sekda) <a href="https://langgam.id/?s=Tanah+Datar">Kabupaten Tanah Datar</a>, Irwandi mengatakan, pemerintah daerah telah melaksanakan rapat terbatas, Kamis (19/9) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merencanakan tindak lanjut dan langkah strategis yang akan diambil terkait adanya benca kabut asap.</p>
<p>&#8220;Kita harus tetap siaga dengan segala kemungkinan, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas harus siapkan masker, begitu juga dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar,&#8221; ujarnya dalam rapat bersama OPD di Aula Ekslusif Kantor Bupati melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (19/9/21019).</p>
<p>Meliburkan sekolah karena <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">kabut asap</a>, kata Irwandi, masih dalam pertimbangan. &#8220;Tentu kita harus koordinasi dulu dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat untuk meliburkan sekolah,” jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, adanya <a href="https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/">bencana kabut asap</a> yang melanda Kabupaten Tanah Datar, peran serta masyarakat, terutama orang tua diharpakan dapat secara mandiri menyediakan masker untuk anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Bagi dinas terkait, Kominfo ataupun humas, selalu sediakan informasi tentang kondisi udara dengan langkah-langkah sederhana untuk mengurangi dampak kabut asap, baik melalui website ataupun radio,&#8221; ungkap Irwandi. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-masih-pertimbangkan-liburkan-sekolah-akibat-kabut-asap/">Pemkab Tanah Datar Masih Pertimbangkan Liburkan Sekolah Akibat Kabut Asap</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</title>
		<link>https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 23:00:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pelang Merah Indonesia (PMI) turun ke jalan bagikan masker untuk pelajar dan masyarakat di daerah itu, Kamis (19/9/2019). Pembagian masker tersebut dilaksanakan di sekitar bundaran Simpang Empat. Selain itu, masker juga dibagikan di Sekolah Dasar (SD) Cahaya Mekah, SDN 09 dan SDN 09 Pasaman Barat. Menurut Yulianto, sudah beberapa hari belakangan, kabut asap semakin terasa di Pasaman Barat. “Untuk itu, kita mengimbau kepada siswa-siswi ataupun masyarakat, yang beraktifitas di luar rumah, agar menggunakan masker,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Kamis (19/9/2019). Kabut asap</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/">Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Bupati <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Barat (Pasbar)</a> Yulianto bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Pelang Merah Indonesia (PMI) turun ke jalan bagikan masker untuk pelajar dan masyarakat di daerah itu, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Pembagian masker tersebut dilaksanakan di sekitar bundaran Simpang Empat. Selain itu, masker juga dibagikan di Sekolah Dasar (SD) Cahaya Mekah, SDN 09 dan SDN 09 Pasaman Barat.</p>
<p>Menurut Yulianto, sudah beberapa hari belakangan,<a href="https://langgam.id/tag/kabut-asap/"> kabut asap</a> semakin terasa di <a href="https://langgam.id/kabupaten-pasaman-barat-dan-solok-selatan-lepas-status-daerah-tertinggal/">Pasaman Bara</a>t. “Untuk itu, kita mengimbau kepada siswa-siswi ataupun masyarakat, yang beraktifitas di luar rumah, agar menggunakan masker,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Kamis (19/9/2019).</p>
<p><a href="https://langgam.id/kabut-asap-semakin-pekat-pemko-sawahlunto-ajak-masyarakat-salat-istisqa/">Kabut asap</a> yang menyelimuti wilayah <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Bara</a>t, kata Yulianto, tidak hanya mengganggu aktifitas, tetapi juga telah menyebabkan sejumlah masyarakat mulai terserang <a href="https://langgam.id/sumbar-siapkan-lokasi-pengungsian-untuk-warga-riau-terdampak-kabut-asap/">Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA)</a>.</p>
<p>“Kami juga meminta, agar pengendara selalu berhati-hati dan waspada, karena <a href="https://langgam.id/dilanda-kekeringan-selama-3-bulan-umat-muslim-di-mentawai-salat-istighosah/">dampak kabut asap</a> juga mempenagruhi jarak pandang saat berkendara,” ungkapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, menurut Yulianto, kabut asap yang melanda <a href="https://langgam.id/?s=Pasaman+Barat">Pasaman Barat</a> sudah mulai mengkhawatirkan. “Seluruh masyarakat, kita harapkan kesadarannya untuk mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan musibah kabut asap, akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi tetangga,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang pengendara, Sukri mengapresiasi kepedulian bupati terhadap warganya. “Terima kasih atas kepedulian pemerinta daerah. Semoga kabut asap yang melanda wilayah kita cepat berakhir dan aktifitas bisa normal kembali seperti sediakala,” ujarnya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minimalisir-dampak-kabut-asap-bupati-pasbar-turun-ke-jalan-bagikan-masker/">Minimalisir Dampak Kabut Asap, Bupati Pasbar Turun ke Jalan Bagikan Masker</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14710</post-id>	</item>
		<item>
		<title>119 Warga Dharmasraya Menderita ISPA, Diprediksi Terus Meningkat</title>
		<link>https://langgam.id/119-warga-dharmasraya-menderita-ispa-diprediksi-terus-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 08:54:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14659</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ratusan masyarakat di Kabupaten Dharmasraya menderita Inspeksi Saluran Pernapasan (ISPA). Penyakit ini diduga dipicu akibat bencana kabut asap yang melanda sejumlah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) sejak beberapa pekan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Rahmadian mengatakan, hingga kini, tercatat sebanyak 119 orang warga Dharmasraya terjangkit ISPA. Data tersebut terkumpul sejak tanggal 9 hingga 18 September 2019. Semula, penderita ISPA hanya 76 orang. Namun, jumlahnya terus meningkat seiring kabut asap yang masih menyelimuti langit Dharmasraya. “Data itu kami rangkum dari 14 puskesmas. ISPA memang selalu ada dan semua sudah tertangani. Obatnya sudah ada, oksigen juga sudah ada. Dari jumlah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/119-warga-dharmasraya-menderita-ispa-diprediksi-terus-meningkat/">119 Warga Dharmasraya Menderita ISPA, Diprediksi Terus Meningkat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/"><strong>Langgam.id</strong></a><strong> &#8211; </strong><a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">Ratusan masyarakat di Kabupaten Dharmasraya menderita Inspeksi Saluran Pernapasan (ISPA).</a> Penyakit ini diduga dipicu akibat bencana kabut asap yang melanda sejumlah daerah di Sumatra Barat (Sumbar) sejak beberapa pekan terakhir.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Dharmasraya Rahmadian mengatakan, hingga kini, tercatat sebanyak 119 orang warga Dharmasraya terjangkit ISPA. Data tersebut terkumpul sejak tanggal 9 hingga 18 September 2019.</p>
<p>Semula, penderita ISPA hanya 76 orang. Namun, jumlahnya terus meningkat seiring kabut asap yang masih menyelimuti langit Dharmasraya.</p>
<p>“Data itu kami rangkum dari 14 puskesmas. ISPA memang selalu ada dan semua sudah tertangani. Obatnya sudah ada, oksigen juga sudah ada. Dari jumlah tersebut, ada satu orang yang sakit. Tapi karena memang memiliki riwayat sakit pernapasan juga,&#8221; katanya saat dihubungi<a href="https://langgam.id/"> langgam.id</a>, Kamis (19/9/2019).</p>
<p>Menurutnya, angka penderita ISPA akan terus naik. Sebab,<a href="https://langgam.id/kualitas-udara-sangat-buruk-pelajar-di-dharmasraya-diliburkan-3-hari/"> kualitas udara di Dharmasraya masih buruk akibat kabut asap</a>. “ISPA ini disebabkan masuknya partikel kecil ke dalam pernapasan. Masuk ke hidung menjadi pilek, kemudian tenggorokan bisa menjadi radang hingga membuat sesak napas,” katanya.</p>
<p>“Kalau lendir sudah banyak akibat partikel itu membuat nafas sesak. Efek lainnya juga bisa kena mata, perih jadinya,” sambungnya.</p>
<p>Ia mengimbau masyarakat untuk banyak minum air putih. Lalu, banyak mengkonsumsi antioksidan, sehingga partikel asap tidak merusak tubuh.</p>
<p>“Banyak makan buah, sayur, vitamin-vitamin, kemudian kurangi aktivitas di luar ruangan, itu yang penting. Kalau pun makai masker fungsinya cuma sebentar, lebih baik kurangi aktivitas di luar,” katanya.</p>
<p>Jika ada masyarakat yang mengalami gangguan pernafasan, segera berobat ke puskesmas terdekat. Pihaknya telah menyiapkan tim kesehatan untuk menangani permasalahan penyakit itu.</p>
<p>“Kami juga sediakan sekitar 346 box masker. Orang-orang yang bekerja di luar ruangan, kita harapkan pakai masker seperti yang jualan di pinggir jalan dan sebagainya,” ujarnya. <strong>(Rahmadi/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/119-warga-dharmasraya-menderita-ispa-diprediksi-terus-meningkat/">119 Warga Dharmasraya Menderita ISPA, Diprediksi Terus Meningkat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14659</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</title>
		<link>https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 07:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14660</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) di Kantor Gubernur Sumatra Barat, kualitas udara di Kota Padang terpantau baik, Rabu (18/9/2019). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon menyebutkan, pengukurna kualitas udara dilakukan setiap hari. “Saat ini, masih dalam kategori baik dan kedepannya akan terus dipantau, karena masih ada titik panas di daerah tetangga,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id. Berdasarkan hasil pengukuran sebelumnya, kata Mairizon, kualitas udara di Kota Padang pada tangal 12 September 2019, pukul 15.00 WIB, ISPU tercatat dalam kategori sedang, dan perlu diwaspadai. “Kita mengimbau, agar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/">Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Berdasarkan hasil pengukuran <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">Indeks Standar Pencemaran Udara</a> (ISPU) menggunakan <em>Air Quality Monitoring System</em> (AQMS) di Kantor Gubernur Sumatra Barat, <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">kualitas udara</a> di Kota Padang terpantau baik, Rabu (18/9/2019).</p>
<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon menyebutkan, <a href="https://langgam.id/?s=ISPU">pengukurna kualitas udara</a> dilakukan setiap hari. “Saat ini, masih dalam kategori baik dan kedepannya akan terus dipantau, karena masih ada titik panas di daerah tetangga,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://www.langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>.</p>
<p>Berdasarkan hasil pengukuran sebelumnya, kata Mairizon, kualitas udara di Kota Padang pada tangal 12 September 2019, pukul 15.00 WIB, <a href="https://langgam.id/?s=ISPU">ISPU</a> tercatat dalam <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">kategori sedang</a>, dan <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">perlu diwaspadai</a>.</p>
<p>“Kita mengimbau, agar masyarakat tidak membakar saat pembukaan lahan, ataupun membakar jerami dan lainnnya tanpa pengawasan. Kurangilah aktivitas di luar rumah, jika tidak terlalu penting,” ungkapnya.</p>
<p>Lalu, ia berharap semoga kualitas udara di Kota Padang terus membaik. “Semoga kedepannya kualitas udara kian membaik,” ucap Mairizon. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hasil-ukur-kualitas-udara-di-padang-terpantau-baik/">Hasil Ukur Kualitas Udara di Padang Terpantau Baik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14660</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Padang Bagikan Masker ke Sekolah-sekolah</title>
		<link>https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2019 06:50:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14588</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di ibu kota Provinsi Sumatra Barat itu meningkat, Rabu (18/9/2019). Peningkatan kasus ISPA tercatat mencapai 117 kasus. “Totalnya itu ada 264 kasus ISPA di Kota Padang pada pekan ke-37. Sedangkan, pekan lalu hanya 147 kasus. Jadi, ada peningkatan sekira 117 kasus,” ujar Kepala DKK Padang, Feri Mulyani melalui siaran pers yang diterima Langgam.id, Rabu (18/9/2019). Adanya peningkatan kasus ISPA di Kota Padang, kata Mulyani, dinkes akan membagikan masker ke sekolah-sekolah. “Seluruh puskesmas yang ada di Kota Padang juga kita kerahkan untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah, dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Padang Bagikan Masker ke Sekolah-sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id – </strong>Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di ibu kota <a href="https://langgam.id/sumbar-terdampak-kabut-asap-dokter-berikan-tips-untuk-lindungi-kesehatan/">Provinsi Sumatra Barat</a> itu meningkat, Rabu (18/9/2019).</p>
<p>Peningkatan <a href="https://langgam.id/warga-sakit-akibat-kabut-asap-naik-5-persen-di-dharmasraya/">kasus ISPA</a> tercatat mencapai 117 kasus. “Totalnya itu ada 264 kasus ISPA di Kota Padang pada pekan ke-37. Sedangkan, pekan lalu hanya 147 kasus. Jadi, ada peningkatan sekira 117 kasus,” ujar Kepala DKK Padang, Feri Mulyani melalui siaran pers yang diterima <a href="https://langgam.id/"><strong>Langgam.id</strong></a>, Rabu (18/9/2019).</p>
<p>Adanya peningkatan kasus ISPA di Kota Padang, kata Mulyani, dinkes akan membagikan masker ke sekolah-sekolah. “Seluruh puskesmas yang ada di Kota Padang juga kita kerahkan untuk membagikan masker ke sekolah-sekolah, dan ini akan terus kita lakukan jika <a href="https://langgam.id/di-sijunjung-kabut-asap-semakin-pekat-bpbd-ispu-masih-123-belum-berbahaya/">kabut asap</a> tak kunjung hilang,” jelasnya.</p>
<p>Ia menilai, sekolah merupakan kelompok rentan terserang ISPA. “Di sekolah itu, termasuk kelompok rentan, banyak anak-anak. Selain itu, ada juga balita, ibu hamil dan lansia yang menjadi target kita untuk pembagian masker ini,” ungkapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, Mulyani mengklaim, DKK Padang sudah membagikan masker sebanyak 1.500 lembar kepada siswa PAUD.</p>
<p>“Adanya <a href="https://langgam.id/suhu-di-sumbar-terasa-lebih-dingin-bmkg-karena-kabut-asap-dan-kemarau/">kabut asap</a> ini, kita meminta kepada seluruh sekolah yang ada di Kota Padang, agar mengurangi aktivitas di luar ruangan,” katanya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-ispa-meningkat-dinkes-padang-bagikan-masker-ke-sekolah-sekolah/">Kasus ISPA Meningkat, Dinkes Padang Bagikan Masker ke Sekolah-sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14588</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada Kabut Asap, Kualitas Udara di Payakumbuh Mulai Menurun</title>
		<link>https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2019 03:00:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Payakumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=14111</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengeluarkan surat edaran tentang Waspada Kabut Asap, karena daerah tersebut sudah mulai adanya kabut asap. Kualitas udara di Kota Randang itu dinyatakan sudah mulai menurun. Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz menginmbau agar masyarakat tidak membakar sampah, baik organik ataupun non organik. “Itu (pembakaran) akan menambah kabut asap serta polusi udara, bahaya bagi kesehatan,” ujarnya dikutip dari rilis resmi yang diterbitkan di website milik Kota Payakumbuh, Rabu (11/9/2019). Erwin menganjurkan, agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah. “Kita anjurkan agar mengurangi aktivitas di luar ruangan serta perbanyak minum air putih,” jelasnya. Meskipun kualitas udara dinyatakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">Waspada Kabut Asap, Kualitas Udara di Payakumbuh Mulai Menurun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh</a> mengeluarkan surat edaran tentang Waspada Kabut Asap, karena daerah tersebut sudah mulai adanya kabut asap. Kualitas udara di <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Kota Randang</a> itu dinyatakan sudah mulai menurun.</p>
<p>Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz menginmbau agar masyarakat tidak membakar sampah, baik organik ataupun non organik.</p>
<p>“Itu (pembakaran) akan menambah kabut asap serta polusi udara, bahaya bagi kesehatan,” ujarnya dikutip dari rilis resmi yang diterbitkan di website milik <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Kota Payakumbuh</a>, Rabu (11/9/2019).</p>
<p>Erwin menganjurkan, agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah. “Kita anjurkan agar mengurangi aktivitas di luar ruangan serta perbanyak minum air putih,” jelasnya.</p>
<p>Meskipun kualitas udara dinyatakan menurun, kata Erwin, indeks kualitas udara di <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Kota Payakumbuh</a> masih termasuk aman dan tidak mengkhawatirkan.</p>
<p>“Itu berdasrkan hasil Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Stasiun Pemantau Atmosfir Global Kabupaten Agam,” ucapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Kota Payakumbuh</a>, Bakhrizal mengatakan, secara data (kabut asap) memang belum berbahaya. “Kalau kita lihat secara kasat mata, memang sudah tampak. Hingga saat ini, peningkatan penderita penyakit ISPA belum ditemui,” ujarnya.</p>
<p>Bakhrizal juga meminta, agar surat dari <a href="https://langgam.id/?s=Payakumbuh">Pemko Payakumbuh</a> perlu disikapi oleh masyarakat, dalam rangka mewaspadai dampak dari kabut asap.</p>
<p>“Jangan memperkuat kemungkinan ISPA dengan minuman tertentu, seperti es dan lainnya yang cenderung menyebabkan daya tahan tubuh kita menurun dan memicu timbulnyanya ISPA,” kata Bahkrizal. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspada-kabut-asap-kualitas-udara-di-payakumbuh-mulai-menurun/">Waspada Kabut Asap, Kualitas Udara di Payakumbuh Mulai Menurun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">14111</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/78 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-03 11:05:37 by W3 Total Cache
-->