<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ilegal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ilegal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ilegal/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 09 Aug 2019 09:29:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ilegal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ilegal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Jasa Ekspedisi Tak Punya Alat Pendeteksi, Berisiko Kebobolan Barang Ilegal</title>
		<link>https://langgam.id/jasa-ekspedisi-tak-punya-alat-pendeteksi-berisiko-kebobolan-barang-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2019 09:29:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Internasional Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Harimau Sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=11785</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Maraknya perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi nyatanya tidak dibarengi dengan ketersediaan alat pendeteksi seperti mesin X-Ray. Celakanya, kondisi ini banyak dimanfaatkan para pelaku tindak pidana untuk mengirimkan barang-barang ilegal karena dianggap aman. Beberapa waktu lalu, kasus pengiriman barang ilegal yaitu narkoba hingga kulit harimau sumatra terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Seperti narkoba jenis ganja yang dikirim menggunakan jasa ekspedisi berhasil digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar. Barang haram itu berhasil digagalkan karena telah terdeteksi oleh BNN Sumbar sebelumnya. Sementara kulit harimau sumatra, berhasil digagalkan setelah sampai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pengiriman kulit harimau</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jasa-ekspedisi-tak-punya-alat-pendeteksi-berisiko-kebobolan-barang-ilegal/">Jasa Ekspedisi Tak Punya Alat Pendeteksi, Berisiko Kebobolan Barang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Maraknya perusahaan yang bergerak di bidang jasa ekspedisi nyatanya tidak dibarengi dengan ketersediaan alat pendeteksi seperti mesin X-Ray.</p>
<p>Celakanya, kondisi ini banyak dimanfaatkan para pelaku tindak pidana untuk mengirimkan barang-barang ilegal karena dianggap aman.</p>
<p>Beberapa waktu lalu, kasus pengiriman barang ilegal yaitu narkoba hingga kulit harimau sumatra terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).</p>
<p>Seperti narkoba jenis ganja yang dikirim menggunakan jasa ekspedisi berhasil digagalkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar. Barang haram itu berhasil digagalkan karena telah terdeteksi oleh BNN Sumbar sebelumnya.</p>
<p>Sementara kulit harimau sumatra, berhasil digagalkan setelah sampai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).</p>
<p>Pengiriman kulit harimau sumatra ini juga mengunakan jasa ekspedisi yang berhasil dicegat oleh petugas keamanan penerbangan (Aviation Security) BIM.</p>
<p>Menanggapi maraknya pengiriman barang ilegal yang berhasil lolos melalui jasa ekspedisi, Branch Manager JNE Padang, Yusran, mengakui pihaknya tidak memiliki alat deteksi untuk barang-barang ilegal.</p>
<p>Dia mengakui, ketiadaan alat pendeteksi menjadi salah faktor banyaknya barang ilegal yang berhasil lolos.</p>
<p>Namun, kata dia, JNE Padang selalu berkoordinasi dengan pihak berwajib apabila ditemukan barang yang dianggap mencurigakan. Termasuk bekerja sama pihak Angkasa Pura II.</p>
<p>&#8220;Iya, pada dasarnya kami sangat mensuport kegiatan dari pihak kepolisian maupun BNN apabila ditemukan pengiriman barang ilegal ini. Namun kami JNE Padang belum memiliki alat pendeteksi barang ilegal, yang ada cuman di JNE pusat,&#8221; ujar Yusran kepada <strong>langgam.id</strong>, Kamis (8/8/2019).</p>
<p>Yusran tidak menampik apabila ada pengirim yang dianggap mencurigakan pihaknya akan membuka paket pengiriman tersebut. Pembukaan paket ini akan dilakukan dengan disaksikan petugas keamanan serta diawasi kamera pengawas (CCTV).</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kami boleh membuka barang kiriman dari si pengirim yang dianggap gerak geriknya mencurigakan. Jadi di saat si pengirim pergi kami akan membuka paketnya dengan memanggil petugas keamanan. Pembukaan paket juga diawasi CCTV,&#8221; kata dia.</p>
<p>Saat ini, Yusran mengakui JNE Cabang Padang hanya memanfaatkan alat deteksi barang ilegal yang ada di BIM. Selain itu, banyaknya alamat dan data pengiriman palsu juga menjadi kendala dalam mengungkap kasus pengiriman barang ilegal.</p>
<p>&#8220;Terakhir kasus kulit harimau sumatra, kami langsung respon dan tanya alamat si pengirim. Namun ternyata alamat dan data pengirim fiktif. Makanya sampai sekarang untuk kasus ini belum terungkap siapa pelakunya,&#8221; katanya. <strong>(Irwanda / Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jasa-ekspedisi-tak-punya-alat-pendeteksi-berisiko-kebobolan-barang-ilegal/">Jasa Ekspedisi Tak Punya Alat Pendeteksi, Berisiko Kebobolan Barang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11785</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Padang Tegur Pasar Malam Liar</title>
		<link>https://langgam.id/satpol-pp-padang-tegur-pasar-malam-liar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2019 13:17:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ilegal]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Malam]]></category>
		<category><![CDATA[Satpol PP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=4555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang tegur pasar malam liar atau yang tidak mengantongi izin operasi di daerah itu. Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Padang, Al Amin menyebutkan, teguran tergadap pasar malam, selain tidak memiliki izin, juga ada dugaan unsur perjudian. &#8220;Ada laporan juga dari masyarakat sekitar, mereka merasa terganggu dengan adanya pasar malam tersebut,&#8221; ujarnya melalui rilis yang diterbitkan di Fanpage Humas Satpol PP Padang, Selasa (26/03/2019). Sebelumnya, kata Al Amin sudah ada tiga pasar malam yang ditegur dan dilarang beroperasi. &#8220;Sebenarnya, kita tidak melarang, yang penting sesuaikan dengan peraturan, urus izin dan lihat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satpol-pp-padang-tegur-pasar-malam-liar/">Satpol PP Padang Tegur Pasar Malam Liar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang tegur pasar malam liar atau yang tidak mengantongi izin operasi di daerah itu.</p>
<p>Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Padang, Al Amin menyebutkan, teguran tergadap pasar malam, selain tidak memiliki izin, juga ada dugaan unsur perjudian. &#8220;Ada laporan juga dari masyarakat sekitar, mereka merasa terganggu dengan adanya pasar malam tersebut,&#8221; ujarnya melalui rilis yang diterbitkan di Fanpage <a href="https://web.facebook.com/Humassatpolpppadang/">Humas Satpol PP Padang</a>, Selasa (26/03/2019).</p>
<p>Sebelumnya, kata Al Amin sudah ada tiga pasar malam yang ditegur dan dilarang beroperasi. &#8220;Sebenarnya, kita tidak melarang, yang penting sesuaikan dengan peraturan, urus izin dan lihat juga situasi mayarakat sekitar,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hingga saat ini, pasar malam yang tidak mengantongi izin, diminta untuk mengurus izin terlebih dahulu. &#8220;Setelah itu, baru boleh beroperasi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara, Satpol PP Padang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menindak secara persuasif terlebih dahulu. &#8220;Jika tidak mereka indahkan, kita kan langsung eksekusi dan menutup pasar malam tersebut,&#8221; ucap Al Amin.</p>
<p>Al Amin berharap agar seluruh masayarakat menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban. &#8220;Jika ada aktifitas mencurigakan di area pasar malam, silahkan lapor ke Satpol PP,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Jangan main hakim sendiri, lapor ke kami atau pihak berwajib, katanya. (Rahmadi/FZ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/satpol-pp-padang-tegur-pasar-malam-liar/">Satpol PP Padang Tegur Pasar Malam Liar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4555</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/46 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-21 21:20:10 by W3 Total Cache
-->