<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ikan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ikan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Feb 2025 06:38:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ikan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ikan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Konsumsi Ikan di Padang Masih Rendah</title>
		<link>https://langgam.id/konsumsi-ikan-di-padang-masih-rendah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 06:37:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hidup Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221981</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tingkat konsumsi ikan di Kota Padang masih tergolong rendah dibandingkan angka nasional. Saat ini, konsumsi ikan masyarakat Kota Padang baru mencapai 45 persen, sementara rata-rata nasional sudah menyentuh 60 persen. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyebutkan bahwa meskipun masih di bawah standar nasional, angka konsumsi ikan di kota ini terus mengalami peningkatan. &#8220;Pada tahun 2023, konsumsi ikan di Padang sekitar 42 persen. Tahun 2024 meningkat menjadi 45 persen. Artinya, ada kenaikan, meskipun belum signifikan,&#8221; ujarnya dalam keterangan pers, Senin (17/2/2025). Rendahnya konsumsi ikan di Kota Padang cukup ironis mengingat kota ini berada di daerah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/konsumsi-ikan-di-padang-masih-rendah/">Konsumsi Ikan di Padang Masih Rendah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Tingkat konsumsi ikan di Kota Padang masih tergolong rendah dibandingkan angka nasional. Saat ini, konsumsi ikan masyarakat Kota Padang baru mencapai 45 persen, sementara rata-rata nasional sudah menyentuh 60 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menyebutkan bahwa meskipun masih di bawah standar nasional, angka konsumsi ikan di kota ini terus mengalami peningkatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>&#8220;</em>Pada tahun 2023, konsumsi ikan di Padang sekitar 42 persen. Tahun 2024 meningkat menjadi 45 persen. Artinya, ada kenaikan, meskipun belum signifikan,&#8221; ujarnya dalam keterangan pers, Senin (17/2/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rendahnya konsumsi ikan di Kota Padang cukup ironis mengingat kota ini berada di daerah pesisir dengan akses mudah terhadap ikan segar. Warga Padang masih lebih memilih daging ayam dan sapi dibanding ikan, padahal ikan memiliki kandungan protein tinggi, rendah kalori, serta kaya omega-3 yang baik untuk kesehatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengubah pola konsumsi ini, Pemerintah Kota Padang terus menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Kampanye ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang manfaat ikan, terutama bagi kesehatan dan kecerdasan anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain Pemkot, Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Padang juga berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Forikan bekerja sama dengan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan dalam mengkampanyekan Gemarikan. Harapannya, makan ikan bisa menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat,&#8221; jelas Alfiadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu strategi kampanye yang dilakukan adalah menyasar anak-anak sekolah agar mereka terbiasa mengonsumsi ikan sejak dini. Program edukasi ini diharapkan dapat membentuk pola makan sehat yang berkelanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Alfiadi, meningkatkan konsumsi ikan bukan hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Semakin tinggi konsumsi ikan, semakin besar manfaat yang dirasakan nelayan. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perikanan,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kampanye, Pemkot juga mendorong kebijakan yang mendukung peningkatan konsumsi ikan, seperti penyediaan ikan segar dengan harga terjangkau dan promosi produk olahan ikan yang menarik bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mencapai target konsumsi ikan yang lebih tinggi, Pemkot Padang akan terus menggencarkan sosialisasi melalui berbagai program yang melibatkan komunitas, sekolah, dan pelaku usaha perikanan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami berharap kebiasaan makan ikan semakin meningkat di semua kalangan. Dengan program yang berkelanjutan, konsumsi ikan di Kota Padang bisa mendekati bahkan melampaui rata-rata nasional,&#8221; pungkas Alfiadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan edukasi yang terus digalakkan dan dukungan berbagai pihak, diharapkan konsumsi ikan di Kota Padang dapat meningkat secara signifikan, menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/konsumsi-ikan-di-padang-masih-rendah/">Konsumsi Ikan di Padang Masih Rendah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penuhi Persyaratan Kesehatan dan Keamanan, 2 Ribu Ekor Ikan Asal Sumbar Dikirim ke Jakarta</title>
		<link>https://langgam.id/penuhi-persyaratan-kesehatan-dan-keamanan-2-ribu-eko-ikan-asal-sumbar-dikirim-ke-jakarta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 04:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=197247</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 2 ribu ekor ikan asal Sumbar dikirim ke Jakarta pada Kamis (15/2/2024) lalu. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sumbar pun sudah memastikan keamanan 2 ribu ekor ikan yang dikirim tersebut. Kepala BKHIT Sumbar, Ibrahim mengungkapkan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin kesehatan dan bebasnya ikan dari hama penyakit sebelum dilalulintaskan antar daerah. &#8220;Kami lakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium terhadap sampel ikan untuk memastikan bebasnya dari hama penyakit,&#8221; ujar Ibrahim dikutip dari infopublik, Sabtu (17/2/2024). Ibrahim mengungkapkan, pemeriksaan fisik meliputi pengamatan kondisi tubuh ikan. Seperti warna, lendir, dan aktivitas. &#8220;Sedangkan pemeriksaan laboratorium meliputi pengujian terhadap beberapa parameter,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penuhi-persyaratan-kesehatan-dan-keamanan-2-ribu-eko-ikan-asal-sumbar-dikirim-ke-jakarta/">Penuhi Persyaratan Kesehatan dan Keamanan, 2 Ribu Ekor Ikan Asal Sumbar Dikirim ke Jakarta</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Sebanyak 2 ribu ekor ikan asal Sumbar dikirim ke Jakarta pada Kamis (15/2/2024) lalu. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Sumbar pun sudah memastikan keamanan 2 ribu ekor ikan  yang dikirim tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BKHIT Sumbar, Ibrahim mengungkapkan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin kesehatan dan bebasnya ikan dari hama penyakit sebelum dilalulintaskan antar daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami lakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium terhadap sampel ikan untuk memastikan bebasnya dari hama penyakit,&#8221; ujar Ibrahim dikutip dari infopublik, Sabtu (17/2/2024).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibrahim mengungkapkan, pemeriksaan fisik meliputi pengamatan kondisi tubuh ikan. Seperti warna, lendir, dan aktivitas. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sedangkan pemeriksaan laboratorium meliputi pengujian terhadap beberapa parameter, seperti bakteri, virus, dan parasit,&#8221; bebernya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibrahim mengatakan, setelah melalui pemeriksaan dan dinyatakan sehat, BKHIT menerbitkan sertifikat karantina sebagai syarat sah untuk pengiriman ikan ke Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sertifikat ini menjadi bukti bahwa ikan yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ibrahim menegaskan komitmen BKHIT dalam menjaga kesehatan hewan, ikan, dan tumbuhan di wilayah Sumatera Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari bahaya penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan, ikan, dan tumbuhan. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penuhi-persyaratan-kesehatan-dan-keamanan-2-ribu-eko-ikan-asal-sumbar-dikirim-ke-jakarta/">Penuhi Persyaratan Kesehatan dan Keamanan, 2 Ribu Ekor Ikan Asal Sumbar Dikirim ke Jakarta</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197247</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur: Baru 39 Persen Warga yang Konsumsi Ikan di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/tingkat-konsumsi-ikan-masyarakat-sumbar-baru-39-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2021 08:32:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=137490</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan bahwa masyarakat Sumbar yang mengonsumsi ikan baru 39 persen. Angka ini terangnya belum mencapai target. Hal itu disampaikan Mahyeldi saat rapat koordinasi dan sekaligus mengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Selasa (9/11/2021). &#8220;Untuk itu perlu langkah menyatukan semua unsur terkait dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan. Dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar kita,&#8221; ujarnya. Oleh karena itu, Mahyeldi mengajak masyarakat untuk gemar memakan ikan untuk menciptakan generasi yang cerdas dan terhindar dari stunting. &#8220;Dengan konsumsi ikan yang meningkat akan memberikan multiflier effect terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dan bisa melahirkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tingkat-konsumsi-ikan-masyarakat-sumbar-baru-39-persen/">Gubernur: Baru 39 Persen Warga yang Konsumsi Ikan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan bahwa masyarakat Sumbar yang mengonsumsi ikan baru 39 persen. Angka ini terangnya belum mencapai target.</p>
<p>Hal itu disampaikan Mahyeldi saat rapat koordinasi dan sekaligus mengukuhkan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Selasa (9/11/2021).</p>
<p>&#8220;Untuk itu perlu langkah menyatukan semua unsur terkait dalam mendorong peningkatan konsumsi ikan. Dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Mahyeldi mengajak masyarakat untuk gemar memakan ikan untuk menciptakan generasi yang cerdas dan terhindar dari stunting.</p>
<p>&#8220;Dengan konsumsi ikan yang meningkat akan memberikan multiflier effect terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dan bisa melahirkan generasi yang cerdas dan sehat yang diharapkan dapat meningkatkan kemajuan bangsa,&#8221; bebernya.</p>
<p>Mahyeldi menjelaskan, tingginya konsumsi ikan akan bisa meningkatkan permintaan terhadap ikan. Serta, bisa membantu perkembangan usaha perikanan baik budidaya, tangkap dan pengolahan.</p>
<p>&#8220;Pasti dengan berkembangnya usaha perikanan maka harga produk perikanan akan stabil, menyerap banyak tenaga kerja. Serta, tumbuh industri-industri dan usaha penunjang lainnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Mahyeldi mengatakan, konsumsi ikan bisa bisa mencegah stunting, kurus dan obesitas. Masyarakat Sumbar harus konsumsi ikan.</p>
<p>Berdasarkan laporan gizi Global atau Global Nutrition Report ungkapnya, Indonesia termasuk ke dalam 17 negara yang memiliki masalah gizi sekaligus yaitu stunting, kurus dan obesitas.</p>
<p>Ia menerangkan, kampanye makan ikan yang merupakan program nasional untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat, memiliki nilai penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/bertemu-danlantamal-ii-yang-baru-ini-harapan-gubernur-sumbar/">Bertemu Danlantamal II yang Baru, Ini Harapan Gubernur Sumbar</a></strong></p>
<p>Program Dinas Kelautan dan Perikanan dalam peningkatan konsumsi ikan dengan kegiatan seperti lomba masak serba ikan. Kemudian, lomba inovasi masakan berbahan baku ikan, serta pembinaan daerah stunting.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Mahyeldi mengukuhkan pengurus Forikan Sumbar. Ketuanya yaitu Harneli Mahyeldi,<br />
Fitria Amalia Audy (wakil ketua), Elimarlina Hansastri (wakil ketua I), Candra Gumilarti (wakil ketua II) dan, Yulia Madhona (ketua harian).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tingkat-konsumsi-ikan-masyarakat-sumbar-baru-39-persen/">Gubernur: Baru 39 Persen Warga yang Konsumsi Ikan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137490</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bantu Ekonomi Warga, Wagub Sumbar Tebar 22 Ribu Benih Ikan di Padang Pariaman</title>
		<link>https://langgam.id/bantu-ekonomi-warga-wagub-sumbar-tebar-22-ribu-benih-ikan-di-padang-pariaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2021 02:45:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=111415</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Audy Joinaldy menyebar 22 ribu benih ikan di area irigasi perairan umum ikan larangan Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Ia mengatakan, hal itu untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Karena di daerah itu ada potensi perairan, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk perikanan. &#8220;Semua potensi yang ada di nagari harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Rabu (30/6/2021). Ia berpesan kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan mengelola ikan yang telah disebarkan tersebut. Sekaligus memikirkan restokcking agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan. Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bantu-ekonomi-warga-wagub-sumbar-tebar-22-ribu-benih-ikan-di-padang-pariaman/">Bantu Ekonomi Warga, Wagub Sumbar Tebar 22 Ribu Benih Ikan di Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Wakil Gubernur Sumatra Barat (<a href="http://sumbarprov.go.id">Sumbar</a>) Audy Joinaldy menyebar 22 ribu benih ikan di area irigasi perairan umum ikan larangan Nagari Aie Tajun, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman.</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan, hal itu untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Karena di daerah itu ada potensi perairan, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk perikanan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Semua potensi yang ada di nagari harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,&#8221; katanya lewat keterangan tertulis, Rabu (30/6/2021).</p>
<p dir="ltr">Ia berpesan kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan mengelola ikan yang telah disebarkan tersebut. Sekaligus memikirkan restokcking agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.</p>
<p dir="ltr">Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan, sebagian besar masyarakat Nagari Aie Tajun Lubuk Alung sebenarnya adalah petani sawah. Namun belakangan sebagian pindah ke ladang jagung karena ada perusahaan yang bersedia menampung hasil produksi.</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan, bahwa perikanan adalah usaha bersama masyarakat nagari yang dipanen bersama sekali setahun pada momentum Maulid Nabi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Karena ini adalah milik bersama, maka semua harus menjaga termasuk dalam hal pemeliharaan. Jangan setelah dilepas dibiarkan saja tanpa dipelihara,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wagub Audy karena perhatiannya yang sangat besar pada masyarakat Padang Pariaman.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sebelumnya untuk peternakan ayam, Wagub juga bersedia untuk datang. Sekarang kembali menyerahkan bantuan pada masyarakat Padang Pariaman,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri mengatakan, bibit ikan bantuan tersebut diantaranya nila 12 ribu ekor, puyuh 5 ribu ekor dan tawes 5 ribu ekor.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bantu-ekonomi-warga-wagub-sumbar-tebar-22-ribu-benih-ikan-di-padang-pariaman/">Bantu Ekonomi Warga, Wagub Sumbar Tebar 22 Ribu Benih Ikan di Padang Pariaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111415</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri KKP Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidaya Ikan Gurami Bima Secara Masif</title>
		<link>https://langgam.id/menteri-kkp-dorong-pemkab-limapuluh-kota-budidaya-ikan-gurami-bima-secara-masif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jun 2021 06:40:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=107217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong Pemkab Limapuluh Kota melakukan budidaya ikan gurami bima secara masif. Menteri Trenggono ingin gurami bima ini menjadi salah satu unggulan budidaya kearifan lokal. &#8220;Saya kira biar kita bisa lihat, saya tadi minta Bapak Bupati agar ini digerakkan jadi satu budidaya kearifan lokal, dikembangbiakkan, dibuat modellingnya dulu, ditetapkan berapa target budidayanya, jika berhasil masyarakat akan ikut,&#8221; kata Menteri Trenggono saat mengunjungi Limapuluh Kota, Kamis (3/6/2021). Selain itu terang Menteri Trenggono, ia juga meminta ikan lokal lainnya yang memiliki nilai jual tinggi seperti ikan gariang dapat dikembangbiakkan dan dibuat percontohan bagi masyarakat. Bila</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menteri-kkp-dorong-pemkab-limapuluh-kota-budidaya-ikan-gurami-bima-secara-masif/">Menteri KKP Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidaya Ikan Gurami Bima Secara Masif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong Pemkab Limapuluh Kota melakukan budidaya ikan gurami bima secara masif. Menteri Trenggono ingin gurami bima ini menjadi salah satu unggulan budidaya kearifan lokal.</p>
<p>&#8220;Saya kira biar kita bisa lihat, saya tadi minta Bapak Bupati agar ini digerakkan jadi satu budidaya kearifan lokal, dikembangbiakkan, dibuat modellingnya dulu, ditetapkan berapa target budidayanya, jika berhasil masyarakat akan ikut,&#8221; kata Menteri Trenggono saat mengunjungi <a href="https://www.facebook.com/search/top?q=limapuluhkotakab%20oke">Limapuluh Kota</a>, Kamis (3/6/2021).</p>
<p>Selain itu terang Menteri Trenggono, ia juga meminta ikan lokal lainnya yang memiliki nilai jual tinggi seperti ikan gariang dapat dikembangbiakkan dan dibuat percontohan bagi masyarakat.</p>
<p>Bila dukungan diberikan ke pembudidaya secara maksimal, ia optimistis tingkat kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah akan meningkat.</p>
<p>&#8220;Ikan-ikan ini punya nilai yang mahal, saya kira sudah bisa dibudidayakan secara masif dan bisa dilakukan oleh masyarakat, dan kita akan lakukan pendampingan semuanya. Ini harus jadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Jadi kita harus buat sebuah terobosan, saya minta Pemda untuk sisihkan 5 sampai 10 persen anggaran untuk budidaya ikan gurami bima ini,&#8221; harapnya.</p>
<p>Sementara itu, Menteri Trenggono melakukan pencanangan Kampung Ikan Gurami Bima di Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota pada Kamis (3/6/2021).</p>
<p>Kampung ikan gurami menjadi semakin menarik karena mengangkat kearifan lokal dan mengusung budidaya ramah lingkungan atau green product. Yakni produk perikanan yang tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungannya, tidak boros sumber daya, hingga tidak menghasilkan sampah berlebihan.</p>
<p>Limapuluh Kota dinilai potensial dalam pengembangan perikanan air tawar karena memiliki letak geografis yang strategis dan dilengkapi dengan kekayaan sumber daya genetik ikan pada 15 aliran sungai besar. 589 jenis ikan air tawar dilaporkan dapat ditemukan di perairan Sumbar.</p>
<p>Dengan bonus geografis tersebut, terutama pada ikan gurami yang merupakan ikan asli Indonesia, Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI), yang merupakan unit pelaksanakan tugas (UPT) Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), memulai pengembangan gurami hibrida unggul yakni gurami bima. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menteri-kkp-dorong-pemkab-limapuluh-kota-budidaya-ikan-gurami-bima-secara-masif/">Menteri KKP Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidaya Ikan Gurami Bima Secara Masif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">107217</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bertemu Menteri KP, Wako Harap Unit Pengolahan Ikan Dibangun di Sawahlunto</title>
		<link>https://langgam.id/bertemu-menteri-kp-wako-harap-unit-pengolahan-ikan-dibangun-di-sawahlunto/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Apr 2021 03:13:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sawahlunto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=98876</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan berbagai usulan saat bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Senin (12/4/2021). Deri mengatakan, usulan-usulan yang disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan diantaranya mengajukan kawasan kampung ikan, pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI). Serta, pembinaan pedagang ikan dan peningkatan pemasaran ikan. &#8220;Usulan yang kita ajukan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan potensi perikanan air tawar di Kota Sawahlunto,&#8221; ujar Deri. Ia menambahkan, dengan berkembangnya peternakan maupun pengolahan ikan nantinya, juga akan menumbuhkan ekonomi produktif masyarakat. Manfaat lainnya terang Deri, jika ikan-ikan tersebut nantinya dikonsumsi oleh masyarakat Sawahlunto, akan meningkatkan kesehatan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bertemu-menteri-kp-wako-harap-unit-pengolahan-ikan-dibangun-di-sawahlunto/">Bertemu Menteri KP, Wako Harap Unit Pengolahan Ikan Dibangun di Sawahlunto</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Wali Kota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan berbagai usulan saat bertemu dengan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono di Jakarta, Senin (12/4/2021).</p>
<p>Deri mengatakan, usulan-usulan yang disampaikan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan diantaranya mengajukan kawasan kampung ikan, pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI). Serta, pembinaan pedagang ikan dan peningkatan pemasaran ikan.</p>
<p>&#8220;Usulan yang kita ajukan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan potensi perikanan air tawar di Kota <a href="https://portal.sawahluntokota.go.id/">Sawahlunto,</a>&#8221; ujar Deri.</p>
<p>Ia menambahkan, dengan berkembangnya peternakan maupun pengolahan ikan nantinya, juga akan menumbuhkan ekonomi produktif masyarakat.</p>
<p>Manfaat lainnya terang Deri, jika ikan-ikan tersebut nantinya dikonsumsi oleh masyarakat Sawahlunto, akan meningkatkan kesehatan. Sebab, mengonsumsi ikan telah terbukti menjaga dan meningkatkan kesehatan karena ikan mengandung gizi yang tinggi.</p>
<p>&#8220;Semoga dengan antusiasnya pak Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mendengarkan paparan dan usulan kita, diharapkan segera ditindaklanjuti dan diproses,&#8221; harap Deri.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bertemu-menteri-kp-wako-harap-unit-pengolahan-ikan-dibangun-di-sawahlunto/">Bertemu Menteri KP, Wako Harap Unit Pengolahan Ikan Dibangun di Sawahlunto</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98876</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DKP Padang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan</title>
		<link>https://langgam.id/dkp-padang-ajak-masyarakat-gemar-makan-ikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2021 05:05:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=97160</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Padang terus mendorong masyarakat untuk gemar makan ikan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengkampanyekan gemar memakan ikan sejak dari anak-anak hingga dewasa. “Alhamdulillah, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Padang tahun 2020 lalu mencapai 37,60 kilogram per kapita per tahun, naik dari tahun 2019 yang hanya 37,00 kilogram per kapita per tahun,” kata Guswardi, Kamis (1/4/2021). Menurutnya, ikan memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Ikan dapat meningkatkan kerja otak sehingga bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Baca juga: DKP Beri Bantuan Rp1,1 Miliar untuk Nelayan di Padang Oleh karena itu, dengan posisi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dkp-padang-ajak-masyarakat-gemar-makan-ikan/">DKP Padang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota <a href="https://infopublik.id/kategori/nusantara/522995/dkp-dorong-warga-gemar-makan-ikan">Padang</a> terus mendorong masyarakat untuk gemar makan ikan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengkampanyekan gemar memakan ikan sejak dari anak-anak hingga dewasa.</p>
<p>“Alhamdulillah, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kota Padang tahun 2020 lalu mencapai 37,60 kilogram per kapita per tahun, naik dari tahun 2019 yang hanya 37,00 kilogram per kapita per tahun,” kata Guswardi, Kamis (1/4/2021).</p>
<p>Menurutnya, ikan memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Ikan dapat meningkatkan kerja otak sehingga bisa meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).</p>
<p><a href="https://langgam.id/dkp-beri-bantuan-rp11-miliar-untuk-nelayan-di-padang/"><strong>Baca juga: DKP Beri Bantuan Rp1,1 Miliar untuk Nelayan di Padang</strong></a></p>
<p>Oleh karena itu, dengan posisi Kota Padang yang merupakan daerah pesisir maka dipastikan akan mudah mendapatkan ikan. Maka tidak ada alasan bagi masyarakat untuk tidak mengkonsumsi ikan.</p>
<p>“Dengan posisi kita yang dekat dengan laut, maka kita harapkan konsumsi ikan di Kota Padang dapat meningkat lebih baik lagi,” tutur Guswardi.</p>
<p>Ia menambahkan, agar konsumsi ikan dapat terus meningkat, pihaknya akan meningkatkan produksi ikan di masyarakat. Baik itu dari sektor produksi perikanan tangkap laut maupun dari air tawar.<strong>(*/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dkp-padang-ajak-masyarakat-gemar-makan-ikan/">DKP Padang Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97160</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan, DKP Sumbar Siapkan Program 1.000 Rumpon</title>
		<link>https://langgam.id/tingkatkan-hasil-tangkapan-nelayan-dkp-sumbar-siapkan-program-1-000-rumpon/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2021 03:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=94393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar telah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan. Program itu diantaranya, 1.000 rumpon dan tambak milenial. Kepala DKP Sumbar Yosmeri mengatakan, program 1.000 rumpon merupakan keinginan Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan di kawasan pesisir. &#8220;Program 1.000 rumpon ini bertujuan untuk mendorong peningkatan populasi ikan. Selain itu juga ada program tambak milenial, yaitu tambak-tambak skala kecil yang dikelola masyarakat pesisir,&#8221; ujar Yosmeri saat Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Sumbar di Auditorium Gubernuran, Rabu (10/3/2021). Ia mengungkapkan, selama beberapa tahun belakangan ini, DKP Sumbar tidak lagi melaksanakan program rumpon.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tingkatkan-hasil-tangkapan-nelayan-dkp-sumbar-siapkan-program-1-000-rumpon/">Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan, DKP Sumbar Siapkan Program 1.000 Rumpon</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar telah menyiapkan sejumlah program untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir dan nelayan. Program itu diantaranya, 1.000 rumpon dan tambak milenial.</p>
<p>Kepala DKP <a href="http://sumbarprov.go.id">Sumbar</a> Yosmeri mengatakan, program 1.000 rumpon merupakan keinginan Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan di kawasan pesisir.</p>
<p>&#8220;Program 1.000 rumpon ini bertujuan untuk mendorong peningkatan populasi ikan. Selain itu juga ada program tambak milenial, yaitu tambak-tambak skala kecil yang dikelola masyarakat pesisir,&#8221; ujar Yosmeri saat Rapat Koordinasi Perencanaan Pembangunan Sumbar di Auditorium Gubernuran, Rabu (10/3/2021).</p>
<p>Ia mengungkapkan, selama beberapa tahun belakangan ini, DKP Sumbar tidak lagi melaksanakan program rumpon. Hal ini dikarenakan fokus pada alih teknologi nelayan, yaitu teknologi penangkapan.</p>
<p>&#8220;Jadi ketika dua metode ini kita lakukan, hasil tangkapan kita harapkan bisa bertambah dan kesejahteraan nelayan pun meningkat,&#8221; kata Yosmeri.</p>
<p><strong>Potensi Benih Lobster</strong></p>
<p>Selain itu, terkait adanya larangan ekspor benih lobster oleh pemerintah pusat, DKP Sumbar berencana akan memaksimalkan potensi benih lobster yang melimpah di Kepulauan Mentawai.</p>
<p>&#8220;Berdasarkan riset dan analisa yang sudah kita lakukan, Sumbar ini punya potensi benih lobster yang bagus di Kepulauan Mentawai. Untuk itu kita minta ke pemerintah pusat untuk menetapkan Mentawai dijadikan sentra pengembangan budidaya lobster di Sumbar. Kita sudah siapkan suratnya,&#8221; sebut Yosmeri.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi dalam rakor dengan kabupaten kota sering menekankan agar memaksimalkan potensi hasil laut dan wisata pantai yang sangat bagus.</p>
<p>&#8220;Potensi laut ini perlu kita gali, negara kita negara maritim, hasil laut melimpah tapi kemiskinan malah ada di pesisir, jadi kita harus serius mengelola ini,&#8221; ungkap Mahyeldi.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tingkatkan-hasil-tangkapan-nelayan-dkp-sumbar-siapkan-program-1-000-rumpon/">Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan, DKP Sumbar Siapkan Program 1.000 Rumpon</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">94393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Agam Targetkan Produksi Ikan Air Tawar 50 Ribu Ton</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-agam-targetkan-produksi-ikan-air-tawar-50-ribu-ton/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2021 08:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=91454</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam melakukan pengembangan usaha budidaya ikan gurame dengan kolam tanah, serta budidaya lele kolam terpal dan tanah. Budidaya itu dilakukan untuk mencapai target produksi ikan air tawar tahun ini sebanyak 50 ribu ton. &#8220;Target produksi baik melalui budidaya kolam air tenang, kolam terpal, kolam air deras maupun keramba jaring apung, yang ada di 16 kecamatan,&#8221; ujar Kabid Budidaya Perikanan DPKP Agam Edi Netrial, Rabu (17/2) Edi menjelaskan, program ini dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp150 juta dengan sasarannya untuk lima kelompok budidaya ikan. Ia mengatakan, pada 2020 target produsi ikan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-targetkan-produksi-ikan-air-tawar-50-ribu-ton/">Pemkab Agam Targetkan Produksi Ikan Air Tawar 50 Ribu Ton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) Agam melakukan pengembangan usaha budidaya ikan gurame dengan kolam tanah, serta budidaya lele kolam terpal dan tanah.</p>
<p>Budidaya itu dilakukan untuk mencapai target produksi ikan air tawar tahun ini sebanyak 50 ribu ton.</p>
<p>&#8220;Target produksi baik melalui budidaya kolam air tenang, kolam terpal, kolam air deras maupun keramba jaring apung, yang ada di 16 kecamatan,&#8221; ujar Kabid Budidaya Perikanan DPKP <a href="https://amcnews.co.id/2021/02/17/dpkp-agam-targetkan-produksi-ikan-air-tawar-50-ribu-ton-tahun-ini/">Agam</a> Edi Netrial, Rabu (17/2)</p>
<p>Edi menjelaskan, program ini dilaksanakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp150 juta dengan sasarannya untuk lima kelompok budidaya ikan.</p>
<p>Ia mengatakan, pada 2020 target produsi ikan air tawar sama dengan tahun ini sebanyak 50 ribu ton. Namun yang tercapainya hanya 25.119,88 ton.</p>
<p>Edi mengungkapkan, capaian jauh dari target dipengaruhi berbagai faktor seperti, pengurangan KJA di Danau Maninjau. Padahal produksi ikan air tawar terbesar berasal dari KJA dengan produksi sebanyak 11.246,84 ton, dari 25.119,88 ton yang ditargetkan di 2020.</p>
<p>&#8220;Kemudian, menurunnya kualitas air yang mengakibatkan berkurangnya pembudidaya, serta sulitnya pemasaran dampak pandemi covid-19,&#8221; tutur Edi.</p>
<p>Akibat faktor tersebut kata Edi, juga berdampak kepada realisasi bibit ikan. Pada 2020, bibit terealisasi hanya sebanyak 150.750.000 ekor dari 225 juta ekor yang ditargetkan.</p>
<p>Tahun ini terang Edi,  realisasi bibit ikan kembali ditargetkan sebanyak 225 juta ekor.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-targetkan-produksi-ikan-air-tawar-50-ribu-ton/">Pemkab Agam Targetkan Produksi Ikan Air Tawar 50 Ribu Ton</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">91454</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adu Joran di Koto Katik Padang Panjang</title>
		<link>https://langgam.id/adu-joran-di-koto-katik-padang-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2020 10:15:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=76915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ratusan pemancing adu ketangkasan dalam memainkan joran dalam gelanggang pembukaan ikan niat (ikan didoakan) di sepanjang sungai yang melintasi Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Minggu (22/11). Pembukaan ikan larangan ini dilakukan setelah selama hampir setahun lebih tidak dibuka larangannya.  Terdapat ikan sungai endemik yang dijaga kelestariannya. Ikan-ikan itu dijaga dan tidak boleh diambil ataupun dipancing sampai waktunya tiba. Ratusan pemancing bersebaran di sepanjang pinggiran sungai yang panjangnya mencapai kurang lebih 1 km. Ada yang berdiri di atas batu, masuk di antara semak-semak, bahkan ada yang masuk ke dalam sungai. Teknik memancing ikan di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/adu-joran-di-koto-katik-padang-panjang/">Adu Joran di Koto Katik Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ratusan pemancing adu ketangkasan dalam memainkan joran dalam gelanggang pembukaan ikan niat (ikan didoakan) di sepanjang sungai yang melintasi Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Minggu (22/11).</p>
<p class="p1">Pembukaan ikan larangan ini dilakukan setelah selama hampir setahun lebih tidak dibuka larangannya.  Terdapat ikan sungai endemik yang dijaga kelestariannya. Ikan-ikan itu dijaga dan tidak boleh diambil ataupun dipancing sampai waktunya tiba.</p>
<p class="p1">Ratusan pemancing bersebaran di sepanjang pinggiran sungai yang panjangnya mencapai kurang lebih 1 km.</p>
<p class="p1">Ada yang berdiri di atas batu, masuk di antara semak-semak, bahkan ada yang masuk ke dalam sungai. Teknik memancing ikan di air deras memang membutuhkan keterampilan tersendiri.</p>
<p class="p1">Panitia Acara, Beni Chandra mengatakan, memancing ikan niat di sungai ini, rencananya akan berlangsung selama satu minggu ke depan. Dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 18.00 WIB. Kegiatan ini disambut antusias oleh mancing mania, mengingat sensasi memancing di sungai air deras memiliki kepuasan tersendiri.</p>
<p class="p1">&#8220;Panitia acara ini merupakan kelompok pemuda yang terdiri dari remaja masjid, Pik-R kelurahan, Karang Taruna dan organisasi kepemudaan lainnya yang ada di Koto Katik,&#8221; ucapnya.</p>
<p class="p1">Kegiatan membuka ikan niat ini, jelas Beni, merupakan agenda rutin sekali dalam setahun dan telah berlangsung selama kurang lebih 18 tahun.</p>
<p class="p1">&#8220;Insert dari peserta kegiatan ini, digunakan untuk kemakmuran masjid, seperti biaya untuk pembangunan, renovasi dan operasional lainnya. Yaitu Masjid Aufu Bil Uqud Koto Katik,&#8221; jelasnya.</p>
<p class="p1">Kepada pemancing, pihaknya menetapkan uang sumbangan seharinya 50 ribu dan 100 ribu untuk jangka waktu seminggu. Dengan ketentuan dan peraturan yang telah diatur panitia.</p>
<p class="p1">&#8220;Hanya boleh memancing dengan joran dan tidak diijinkan meracun, ataupun menyetrum ikan untuk mendapatkan ikan larangan tersebut,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="p1">Beni menjelaskan, populasi ikan di sepanjang aliran sungai ini bermacam-macam. Ada ikan Nila, Lele, Limbek hingga ikan Gariang yang kerap jadi sasaran utama pagi para pemancing. Pasalnya ikan Gariang ini merupakan jenis spesies ikan langka dan lumayan sulit untuk dipancing.</p>
<p class="p1">&#8220;Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pangan dan Pertanian Kota Padang Panjang yang telah memberikan bantuan sebanyak 300 ekor bibit ikan Nila yang telah dilepaskan kemarin ke perairan terbuka di Koto Katik ini,&#8221;sebutnya.</p>
<p class="p1">Mewakili pemuka masyarakat, dia berharap ada perhatian dari Pemko. Karena kegiatan ini langka di Padang Panjang dan bisa dibilang satu-satunya ikan larangan yang ada di Kota Padang Panjang.</p>
<p class="p1">&#8220;Kami meminta diperindah lagi sungai ini supaya orang yang memancing nyaman. Atau jika ada bibit ikan, bisa dilepaskan di sini. Karena ini juga bagian dari gairah warga setempat yang sedang ingin mengembangkan destinasi wisata baru khususnya di Koto Katik ini,&#8221; harapnya.</p>
<p class="p1">Salah seorang pemancing, Jon (43) warga Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat mengungkapkan kesenangannya atas digelarnya pembukaan ikan niat oleh warga Koto Katik ini.</p>
<p class="p1">&#8220;Ini acara yang bagus. Memancing ini kan hobi. Saya setiap ada pelepasan ikan niat ini, saya selalu ikut. Di mana ada tempat mancing, saya dan teman-teman ikut. Sampai ke Padang maupun ke Pasaman kami ikuti. Jadi ini merupakan acara yang sangat bagus dan sangat diminati orang. Semoga acara seperti ini semakin banyak di Padang Panjang,&#8221; ujarnya.</p>
<p class="p1">Acara mancing ikan niat ini, juga menjadi berkah bagi masyarakat terutama warung-warung sekitar sungai yang menyediakan berbagai makanan dan minuman bagi para pengunjung maupun pemancing yang hadir.</p>
<p class="p1">Dalam perspektif pelestarian alam dan lingkungan, diberlakukannya ikan larangan dapat melestarikan spesies ikan yang terancam punah. Hal ini merupakan sebuah kearifan lokal yang patut diteladani. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/adu-joran-di-koto-katik-padang-panjang/">Adu Joran di Koto Katik Padang Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76915</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/46 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 2/4 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-19 05:54:28 by W3 Total Cache
-->