<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Idul Fitri 1444 H Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/idul-fitri-1444-h/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/idul-fitri-1444-h/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jun 2023 07:27:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Idul Fitri 1444 H Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/idul-fitri-1444-h/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Kedewasaan Menyikapi Keberagaman</title>
		<link>https://langgam.id/kedewasaan-menyikapi-keberagaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Faisal Zaini Dahlan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Apr 2023 06:41:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Faisal Zaini Dahlan]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1444 H]]></category>
		<category><![CDATA[Keberagaman]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181512</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEJUMLAH fenomena narasi kebencian di media sosial lantaran perbedaan waktu hari raya, menyadarkan kita tentang keragaman dan perbedaan yang ternyata belum diterima secara utuh. Terlepas dari motif maupun pemicunya, satu hal yang faktual bahwa realitas pluralitas dan multikulturalitas sebagai jati diri bangsa belum menjadi kesadaran mendalam, bahkan di sebagian kalangan terpelajar sekalipun. Padahal sudah lebih satu dekade kita dijejali dengan doktrin dan ajaran tentang toleransi, kerukunan, hingga moderasi beragama untuk mematri sikap menghadapi keragaman dan perbedaan sebagai realitas yang taken for granted dalam kehidupan berbangsa bernegara. Hikmah penting yang mesti dipetik bahwa internalisasi nilai-nilai keberagaman harus terus digalakkan. Kedewasaan semua</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kedewasaan-menyikapi-keberagaman/">Kedewasaan Menyikapi Keberagaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">SEJUMLAH fenomena narasi kebencian di media sosial lantaran perbedaan waktu hari raya, menyadarkan kita tentang keragaman dan perbedaan yang ternyata belum diterima secara utuh. Terlepas dari motif maupun pemicunya, satu hal yang faktual bahwa realitas pluralitas dan multikulturalitas sebagai jati diri bangsa belum menjadi kesadaran mendalam, bahkan di sebagian kalangan terpelajar sekalipun. Padahal sudah lebih satu dekade kita dijejali dengan doktrin dan ajaran tentang toleransi, kerukunan, hingga moderasi beragama untuk mematri sikap menghadapi keragaman dan perbedaan sebagai realitas yang <em>taken for granted</em> dalam kehidupan berbangsa bernegara. Hikmah penting yang mesti dipetik bahwa internalisasi nilai-nilai keberagaman harus terus digalakkan. Kedewasaan semua anak bangsa menyikapi keragaman dan perbedaan masih perlu terus diperkokoh. Kita khawatir jika fenomenanya seperti puncak gunung es yang ternyata di tingkat akar rumput jauh lebih besar dan massif.  </p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Indonesia dan Keberagaman</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak berlebihan jika almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengidentikkan negeri ini dengan keberagaman. Dalam bahasa Gus Dur, “kalau tidak ada keberagaman, tidak perlu ada Indonesia (Alissa Wahid, 2020). Dengan kata lain, penolakan terhadap realitas keberagaman sama saja mengangkangi eksistensi Indonesia sendiri. Secara historis, jauh-jauh hari para <em>founding father</em> kita sudah menyadari keberagaman sebagai realitas yang tidak bisa diingkari. Penetapan <em>Bhinneka Tunggal Ika</em>sebagaisemboyan, merupakan pilihan dan diksi yang tepat mewakili realitas sekaligus idealitas bangsa. Uniknya, keberagaman di negeri ini hampir terjadi pada setiap aspek. Tidak saja pada dimensi sosio-kultural seperti etnis, budaya, dan bahasa, tetapi juga dimensi teologis yakni agama dan kepercayaan, bahkan beberapa tahun belakangan justru lebih fenomenal dan lebih banyak dipersoalkan ketimbang yang lain. Ini wajar mengingat sifat agama yang urgen, vital, fundamental, sekaligus emosional dan sensitif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberagaman teologis di Indonesia, selain berwujud macam-macam agama dan kepercayaan, juga secara internal dalam entitas sebuah agama sendiri terdapat sejumlah paham, aliran, dan ormas yang beragam dan dinamis. Masing-masing tidak saja memiliki sejumlah perbedaan pemahaman atas teks-teks keagamaan, tetapi satu sama lain juga banyak beririsan pada aspek kesamaan. Bahkan, dalam sebuah ormas pun masih terdapat perbedaan secara individual sehingga menambah kompleksitas dan dinamikanya. Dalam konteks kasus hisab-rukyat penentuan hari raya kemaren misalnya, beberapa pesantren berbasis NU di Jawa Timur berhari raya Jum’at 21 April 2023, karena mendasarkannya pada hisab (suaramerdeka.com/21 April 2023). Begitu pula sebaliknya, tidak menutup kemungkinan ada warga Muhammadiyah secara personal mengikuti metode rukyat. Artinya, mengidentifikasi secara rigid dan ketat ormas keagamaan dengan pemahaman tertentu, apalagi kemudian menghadap-hadapkannya dengan ormas lain, menjadi absurd. Sangat tepat ungkapan petinggi Muhammadiyah Abdul Mu&#8217;ti bahwa perbedaan Idul Fitri, bukan antara Muhammadiyah dan NU, tetapi antara umat Islam yang menggunakan metode hisab hakiki <em>wujudul hilal</em> dengan <em>imkanur ru&#8217;yah</em> (republika.co.id/19/4/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Hakekat Keberagaman</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph">Realitas keberagaman yang sangat kompleks dan dinamis di negeri ini pada satu sisi menjadi berkah, sekaligus di sisi lain sebagai batu ujian. Keberagaman diyakini sebagai sifat alam semesta yang merupakan wujud <em>sunnatullah </em>atau kehendak Khalik Sang Pencipta. Lantaran keberagamanlah muncul relasi, interaksi, komunikasi, yang pada gilirannya membangun peradaban. Keberagaman juga memicu dan memacu prestasi, kontestasi, dan eksplorasi. Di bidang ilmu pengetahuan, keberagaman teori dan perpsektif telah melahirkan aneka khazanah sain dan pengembangan teknologi yang luar biasa. Dalam konteks hisab-rukyat yang terus diperdebatkan misalnya, keberagaman tersebut telah memunculkan pendalaman keilmuan yang sangat pesat di kedua pihak, baik terkait dengan dunia astronomi maupun teknologi instrumen penjelajahan ruang angkasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, di sisi lain keberagaman sekaligus batu ujian mengukur sejauh mana kita mampu tidak menjadikannya pemicu dan pemacu konflik. Egoisme, kepentingan kelompok, merasa paling benar, dan hasrat menghegemoni, harus diletakkan di atas kepentingan bersama dengan prinsip satu sama lain saling memberi ruang untuk eksis, saling menghormati, dan saling menghargai. Dalam konteks inilah urgensitas nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan moderasi. Sepanjang perjalanannya yang sudah hampir empat dekade, bangsa ini terbukti berhasil merawat keberagaman dengan segala rintangan dan halangan. Sangat miris tentunya jika ke depan masing-masing kita justru mengedepankan ego sektoral dan mengabaikan keberagaman yang sejatinya tidak bisa ditawar-tawar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Adalah keliru jika kita komitmen dengan kesatuan, persatuan, kebersamaan, serta mengusung pluralisme, multikulturalisme, toleransi, kerukunan, dan moderasi beragama, namun pada saat yang sama kita tidak bisa menerima perbedaan. Semua jargon itu justru diperlukan ketika kita dihadapkan pada realitas keberagaman. Intinya adalah kesediaan berlapang dada dengan orang lain yang berbeda, serta menempatkannya pada posisi yang sama sejajar dengan kita. Keberagaman harus dimaknai secara positif sebagai anugerah dan ketetapan Tuhan, bukan kehendak manusia. Karenanya, pihak yang berbeda justru dijadikan partner dalam karya-karya kebaikan, bukan sebaliknya sebagai rival yang harus dimarginalkan. Keberagaman bukan penyeragaman, tetapi saling mengakui perbedaan dan eksistensi masing-masing. Mengutip Mukti Ali, mantan Menteri Agama dan Bapak Kerukunan Beragama, bahwa dalam menyikapi keragaman diperlukan sikap <em>agree in disagreement, </em>setuju bahwa kita memang berbeda. Dengan realitas perbedaan itulah jiwa dan semangat persatuan dan kesatuan justru diperlukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Dr. Faisal Zaini Dahlan, MAg adalah Dosen Studi Agama-Agama UIN Imam Bonjol Padang</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kedewasaan-menyikapi-keberagaman/">Kedewasaan Menyikapi Keberagaman</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181512</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepulangan Perantau Agam, Perputaran Uang Miliaran Rupiah</title>
		<link>https://langgam.id/kepulangan-perantau-agam-perputaran-uang-miliaran-rupiah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Apr 2023 03:55:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1444 H]]></category>
		<category><![CDATA[Perantau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181410</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Perputaran uang diperkirakan mencapai miliaran rupiah imbas dari kepulangan perantau Kabupaten Agam yang berkisar belasan ribu orang pada momentum Idul Fitri 1444 Hijriyah/2023 Masehi. Ketua Umum Badan Koordinasi (Bakor) Perantau Kabupaten Agam Zefri menyebutkan, meski belum ada data pasti terkait jumlah perantau maupun diaspora dari Agam, namun berdasarkan data kependudukan dapat dibuat simulasi untuk memperkirakan jumlah masyarakat Agam yang berada di rantau. Berdasarkan sensus tahun 2010 jumlah masyarakat Sumatera Barat yang bermukim di dalam dan luar provinsi lebih dari 8 juta jiwa. Merujuk pada data jumlah masyarakat Sumatera Barat pada tahun 2010 sebanyak 4,83 juta jiwa.&#160; “Jika perhitungan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepulangan-perantau-agam-perputaran-uang-miliaran-rupiah/">Kepulangan Perantau Agam, Perputaran Uang Miliaran Rupiah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Perputaran uang diperkirakan mencapai miliaran rupiah imbas dari kepulangan perantau Kabupaten Agam yang berkisar belasan ribu orang pada momentum Idul Fitri 1444 Hijriyah/2023 Masehi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Umum Badan Koordinasi (Bakor) Perantau Kabupaten Agam Zefri menyebutkan, meski belum ada data pasti terkait jumlah perantau maupun diaspora dari Agam, namun berdasarkan data kependudukan dapat dibuat simulasi untuk memperkirakan jumlah masyarakat Agam yang berada di rantau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan sensus tahun 2010 jumlah masyarakat Sumatera Barat yang bermukim di dalam dan luar provinsi lebih dari 8 juta jiwa. Merujuk pada data jumlah masyarakat Sumatera Barat pada tahun 2010 sebanyak 4,83 juta jiwa.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika perhitungan yang sama diberlakukan pada Kabupaten Agam maka dapat diperkirakan masyarakat Agam yang berada di perantauan saat ini sekitar 500.000 jiwa,” katanya, sebagaimana dicuplik dari <em>AMCNews</em>, Kamis (27/4/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari jumlah tersebut lanjutnya, secara kuantitas perantau Agam yang mudik ke kampung halaman pada tahun ini diperkirakan sebanyak 544 KK atau sekitar 15.000 lebih jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jumlah tersebut tentunya dapat dipandang sebagai potensi yang besar jika dikelola dengan cermat, khususnya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Agam,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ditambahkan, pihaknya memprediksi jumlah perantau Agam yang bakal mudik tahun depan mencapai 60 persen dari total perantau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dr Zefri menyebut, kepulangan perantau ke kampungan halaman memberi dampak terhadap perekonomian masyarakat. Diprediksi, uang yang dibawa perantau ke Agam mencapai miliaran rupiah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika 1 KK dirata-ratakan berbelanja Rp2 juta selama di kampung, bisa diprediksi berapa miliar perputaran uang di Agam,” pungkasnya. (YH)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepulangan-perantau-agam-perputaran-uang-miliaran-rupiah/">Kepulangan Perantau Agam, Perputaran Uang Miliaran Rupiah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181410</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Salat Hari Raya Idul Fitri Berbeda Hari di Sumbar Berlangsung Lancar</title>
		<link>https://langgam.id/salat-hari-raya-idul-fitri-berbeda-hari-di-sumbar-berlangsung-lancar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Apr 2023 13:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1444 H]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181327</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Salat Hari Raya Idul Fitri berbeda hari di Sumatra Barat (Sumbar) berlangsung lancar. Sebagian masyarakat, sudah merayakan Idul Fitri pada Jumat (21/4/2023) dan sebagian lainnya pada Sabtu (22/4/2023). Rilis Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar menyebutkan, pada Jumat, Salat Idul Fitri antara lain berlangsung di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang dengan Khatib Manager Nasution dan Halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang Panjang dengan Khatib Zulkarnain. Pada Jumat juga, Salat Idul Fitri berlangsung di Masjid Ansharullah Payakumbuh dengan Khatib Fakhrul Usni, Masjid Muhajirin Lubuk Basung (Agam) dengan Khatib Buya Mursyidi, halaman kantor PDM Pasaman Barat dengan Khatib Alwizra, Lapangan Cindua Mato Batusangkar dengan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/salat-hari-raya-idul-fitri-berbeda-hari-di-sumbar-berlangsung-lancar/">Salat Hari Raya Idul Fitri Berbeda Hari di Sumbar Berlangsung Lancar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Salat Hari Raya Idul Fitri berbeda hari di Sumatra Barat (Sumbar) berlangsung lancar. Sebagian masyarakat, sudah merayakan Idul Fitri pada Jumat (21/4/2023) dan sebagian lainnya pada Sabtu (22/4/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rilis Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar menyebutkan, pada Jumat, Salat Idul Fitri antara lain berlangsung di Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang dengan Khatib Manager Nasution dan Halaman Masjid Taqwa Muhammadiyah Padang Panjang dengan Khatib Zulkarnain.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Jumat juga, Salat Idul Fitri berlangsung di Masjid Ansharullah Payakumbuh dengan Khatib Fakhrul Usni, Masjid Muhajirin Lubuk Basung (Agam) dengan Khatib Buya Mursyidi, halaman kantor PDM Pasaman Barat dengan Khatib Alwizra, Lapangan Cindua Mato Batusangkar dengan Khatib Ismail Novel.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya, Masjid Mujahidin Lakitan dengan Khatib Jenny Sukmal, Masjid Sejarah Kuraitaji dengan khatib Jauhar Muis, Masjid Taqwa Taratak dengan khatib Farid Anshar Alghifari, halaman Masjid Baitul Jalal Bukittinggi dengan khatib Yasmansyah, lapangan Segi Tiga PT. BO dengan khatib Fadih Riefenta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salat Idul Fitri pada Jumat juga berlangsung di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lubuk Sikaping Pasaman dengan khatib Habibullah, halaman MTs Muhammadiyah Lubuk Alung dengan khatib Iryos Mardi serta Masjid Taqwa Muhammadiyah Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan khatib Fungki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, pantauan dan laporan yang diterima langgam.id pada Jumat, salat Idul Fitri juga berlangsung di Masjid Raya Gantiang (Padang), Masjid Raya Koto Tangah Balai Gadang (Padang), Lapangan Komplek Pondok Pinang, Lubuk Buaya (Padang), Masjid Taqwa Kotogadang VI Koto Maninjau (Agam), Masjid Raya Koto Baru (Solok), lapangan Koto Baru Simalanggang (Limapuluh Kota) dan berbagai lokasi lain di Sumbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, dalam pantauan langgam.id pada Sabtu di Padang, Salat Idul Fitri dipusatkan di halaman kantor Gubernur Sumbar, halaman kantor Balai Kota Padang, halaman Universitas Negeri Padang (UNP) dan berbagai masjid lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan tim langgam.id dari sejumlah daerah di Sumbar, pelaksanaan Salat Idul Fitri berlangsung lancar. Di Lapangan GOR Gor H. Ilyas Yacub Painan Pesisir Selatan Salat Idul Fitri tetap berjalan pada Sabtu, meski tak seramai biasanya. Hal ini karena sebagian jemaah sudah menggelar salat hari raya sehari sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salat Idul Fitri juga berlangsung di Surau Kalawi, Pauh, Sicincin, Padang Pariaman pada Sabtu selain ada yang telah menggelar sehari sebelumnya. Khatib Tuanku Yogi di sini mengingatkan, pentingnya umat Islam memaafkan kesalahan dan kekhilafan sesama, melupakan dendam dan menjalinkan kembali hubungan yang terputus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari Lunto, Kota Sawahlunto dilaporkan, Salat Idul Fitri juga berlangsung dua kali, pada Jumat dan Sabtu. Karena berlangsung dua kali, masing-masing salat Idul Fitri tak seramai biasanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Masjid Arrahman, Lunto, Khatib Brori Agusta mengingatkan agar para pemimpin takut kepada Allah SWT. &#8220;Pemimpin yang tidak takut kepada Allah SWT, maka pengikutnya juga akan tersesat ke jalan yang tidak baik,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, Salat Hari Raya Idul&nbsp;Fitri di Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung digelar di lapangan sepak bola setempat pada Sabtu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khatib Almarjon dalam khutbahnya menekankan umat untuk menghormati orang tua. “Hormati ibu maupun ayahmu. Jika kamu berkata kasar atau menyakitinya akan membuatmu berdosa sehingga perbuatan baikmu akan sia-sia,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Warga di provinsi lain di Indonesia juga menggelar Idul Fitri pada Jumat maupun Sabtu. Di Lapangan Desa Gunung Labu yang terletak di lereng Kerinci, Jambi misalnya, Salat Idul Fitri digelar pada Sabtu. Sekitar 2 ribuan jemaah memadati lapangan di provinsi tetangga Sumbar itu. (Feronikha/Selvi/Nazira/Rila/Vira/Nisha/Tim/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/salat-hari-raya-idul-fitri-berbeda-hari-di-sumbar-berlangsung-lancar/">Salat Hari Raya Idul Fitri Berbeda Hari di Sumbar Berlangsung Lancar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181327</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga dan Perantau Padati Lapangan Merdeka Pariaman Tunaikan Salat Idul Fitri</title>
		<link>https://langgam.id/ribuan-warga-dan-perantau-padati-lapangan-merdeka-pariaman-tunaikan-salat-idul-fitri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Apr 2023 10:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1444 H]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=182577</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ribuan warga dan perantau Pariaman memadati Lapangan Merdeka Pariaman untuk menunaikan Salat Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Sabtu (22/4/2023). Salat Id di lapangan tersebut digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengacu hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023. Diskominfo Kota Pariaman merilis, ribuan warga Kota Pariaman dan sekitarnya, juga para perantau yang pulang kampung terlihat memadati syaf yang berada di lapangan hijau yang terletak di jantung Kota Pariaman, dekat Pasar Rakyat Kota Pariaman. Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan keluarga, Wawako Mardison</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ribuan-warga-dan-perantau-padati-lapangan-merdeka-pariaman-tunaikan-salat-idul-fitri/">Ribuan Warga dan Perantau Padati Lapangan Merdeka Pariaman Tunaikan Salat Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Ribuan warga dan perantau Pariaman memadati Lapangan Merdeka Pariaman untuk menunaikan Salat Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023, Sabtu (22/4/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salat Id di lapangan tersebut digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman mengacu hasil sidang isbat Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H yang jatuh pada Sabtu, 22 April 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diskominfo Kota Pariaman merilis, ribuan warga Kota Pariaman dan sekitarnya, juga para perantau yang pulang kampung terlihat memadati syaf yang berada di lapangan hijau yang terletak di jantung Kota Pariaman, dekat Pasar Rakyat Kota Pariaman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Pariaman, Genius Umar dan keluarga, Wawako Mardison dan keluarga, Sekdako Yota Balad dan keluarga, Pimpinan DPRD, Forkopimda dan jajaran pejabat dan ASN Pemko Pariaman juga ikuti Shalat Id di sana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Genius Umar, sesaat sebelum Salat Ied, memberikan sambutan, mengatakan ini kita wujudkan merupakan keinginan dari masyarakat Kota Pariaman ingin lapangan merdeka bisa terus jadi tempat pelaksanaan salat id setiap tahunnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui momentum hari Idul Fitri ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kota Pariaman, baik di ranah maupun di rantau, karena tanpa kebersamaan kita, prestasi daerah ini tidak akan mungkin terukir dalam sejarah Kota Tabuik ini, curahan pemikiran dan karya nyata untuk kemajuan Kota Pariaman, menuju masa depan Kota Pariaman yang gemilang,” ujar Genius, sebagaimana dirilis Diskominfo di situs resmi Pemko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, upaya Pemko Pariaman Mewujudkan Kehidupan Masyarakat yang Berkualitas dan Berbudaya serta Meningkatnya Kualitas SDM telah menampakkan hasil positif terbukti melalui data BPS Tahun 2023, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pariaman Tahun 2022 yakni 77,65, lebih tinggi dari angka IPM Propinsi Sumbar, 73,26.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Dan semua keberhasilan tersebut, kita tentunya pantas bersyukur kepada Allah SWT, sehingga Kota Pariaman banyak mendapatkan berbagai penghargaan dan pengakuan dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Minal Aidin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin,” katanya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ribuan-warga-dan-perantau-padati-lapangan-merdeka-pariaman-tunaikan-salat-idul-fitri/">Ribuan Warga dan Perantau Padati Lapangan Merdeka Pariaman Tunaikan Salat Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182577</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Tanah Datar Fasilitasi 2 Kali Salat Hari Raya Idul Fitri</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-fasilitasi-salat-hari-raya-idul-fitri-2-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Apr 2023 01:46:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1444 H]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181262</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menyikapi kemungkinan terjadi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar akan memfasilitasi dua kali salat hari raya. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Richi Aprian yang juga ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). &#8220;Kemungkinan ada perbedaan dalam penetapan 1 syawal antar pada tanggal 21 dan 22 April 2023,&#8221; ujarnya, sebagaimana dirilis Diskominfo Tanah Datar. Untuk itu, menurut Richi, PHBI Tanah Datar siap memfasilitasi keduanya. &#8220;Insya Allah dilaksanakan di lapangan Cindua Mato Batusangkar,&#8221; katanya. Hal itu dikatakannya dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang langsung Bupati Eka Putra, di Aula</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-fasilitasi-salat-hari-raya-idul-fitri-2-kali/">Pemkab Tanah Datar Fasilitasi 2 Kali Salat Hari Raya Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Menyikapi kemungkinan terjadi perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar akan memfasilitasi dua kali salat hari raya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Richi Aprian yang juga ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI). &#8220;Kemungkinan ada perbedaan dalam penetapan 1 syawal antar pada tanggal 21 dan 22 April 2023,&#8221; ujarnya, sebagaimana dirilis Diskominfo Tanah Datar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu, menurut Richi, PHBI Tanah Datar siap memfasilitasi keduanya. &#8220;Insya Allah dilaksanakan di lapangan Cindua Mato Batusangkar,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu dikatakannya dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang langsung Bupati Eka Putra, di Aula kantor Bupati, di Pagaruyung, Selasa (18/4/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wabup Richi menambahkan, pada 20 April 2023 malam akan dilaksanakan Festival Gema Takbiran dan dilanjutkan pawai obor dengan rute seputar kota Batusangkar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Eka Putra sudah menerbitkan undangan untuk pelaksanaan dua kali Salat Hari Raya tersebut pada 18 April 2023. Dalam surat yang beredar di media sosial tersebut, tertera masing-masing Imam dan Khatib masing-masing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Salat Hari Raya Jumat 21 April 2023, Khatib adalah Dr. Ismail Novel, MAg, dosen UIN Syekh Djamil Djambek Bukittinggi dan Imam Yuliandri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, untuk Salat Idul Fitri pada Sabtu 22 April 2023, yang akan menjadi khatib adalah Fathurrahman, SAg dan imam Dodi Hendra, SPdI, Mpd.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rakor, Bupati Eka Putra mengatakan, butuh sinergi dan kerja sama antara pemerintah daerah dan Forkopimda untuk kelancaran situasi dan kondisi sebelum dan sesudah Idul Fitri 1444 H.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita harus melakukan persiapan yang optimal menghadapi Idul Fitri nanti, agar masyarakat bisa menikmati momen lebaran dengan lancar dan aman. Karena itu kita rapat untuk memastikan setiap sektor terkait dalam kondisi kesiapan untuk melakukan pelayanan,” tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, selama libur Idul fitri 1444 H akan ada peningkatan kunjungan pada objek wisata. &#8220;Untuk itu dihimbau kesiapan setiap objek wisata pada segala aspek dengan mempedomani sapta pesona, lahan parkir dan yang terpenting jangan sampai ada pungutan liar.&#8221;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Is jugs meminta seluruh perangkat daerah untuk selalu memberikan kenyamanan kepada perantau, khusus OPD yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat juga diminta untuk beroperasi selama libur lebaran dengan mengatur jadwal piket.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan perantau yang akan melakukan perjalanan untuk mematuhi arahan dari petugas untuk keselamatan dan kelancaran berlalu lintas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolres Tanah Datar AKBP Derry Indra, selaku penanggung jawab keamanan menyampaikan dalam rangka menghadapi libur Idul Fitri 1444 H jajaran Polres telah menyiapkan beberapa titik posko pengamanan khusus di Tanah Datar. Selain itu juga disiapkan beberapa posko dan personil dari TNI, Dishub, Pol PP dan Dinas Kesehatan. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-tanah-datar-fasilitasi-salat-hari-raya-idul-fitri-2-kali/">Pemkab Tanah Datar Fasilitasi 2 Kali Salat Hari Raya Idul Fitri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181262</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/67 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 2/4 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-10-02 07:10:36 by W3 Total Cache
-->