<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Guru Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/guru/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/guru/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Nov 2025 11:11:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Guru Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/guru/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>ITB Tingkatkan Kompetensi Guru di Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/itb-tingkatkan-kompetensi-guru-di-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 11:11:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[mahyeldi]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=238025</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi langkah Institut Teknologi Bandung (ITB) yang turut berperan aktif dalam peningkatan kompetensi guru, khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) seperti Kepulauan Mentawai. Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan guru Matematika, Kimia, dan Fisika. Hal tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi saat menerima kunjungan Prof. Salman dari ITB dalam pertemuan terkait pengabdian masyarakat kampus tersebut di Istana Gubernuran, Jumat (7/11). Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa. “Kita menyambut baik program dari ITB ini. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen mengutamakan pendidikan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/itb-tingkatkan-kompetensi-guru-di-mentawai/">ITB Tingkatkan Kompetensi Guru di Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi langkah Institut Teknologi Bandung (ITB) yang turut berperan aktif dalam peningkatan kompetensi guru, khususnya di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) seperti Kepulauan Mentawai. Program ini berfokus pada peningkatan kemampuan guru Matematika, Kimia, dan Fisika.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Gubernur Mahyeldi saat menerima kunjungan Prof. Salman dari ITB dalam pertemuan terkait pengabdian masyarakat kampus tersebut di Istana Gubernuran, Jumat (7/11).</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa.</p>



<p>“Kita menyambut baik program dari ITB ini. Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen mengutamakan pendidikan dan terus mendukung peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru,” ujar Mahyeldi.</p>



<p>Ia berharap, melalui program kolaboratif ini, para guru dapat meningkatkan kualifikasi akademik hingga jenjang pascasarjana (S2), memperluas wawasan, dan membawa semangat baru bagi kemajuan pendidikan di Sumbar.</p>



<p>“Inilah yang kami harapkan. Semua guru, terutama di Kepulauan Mentawai, harus mendapat kesempatan yang sama untuk berkembang,” tambahnya.</p>



<p>Mahyeldi menekankan bahwa peningkatan kualitas guru adalah kunci utama untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pendidik di tengah perkembangan era digital.</p>



<p>“Peningkatan SDM tidak hanya menyasar pelajar, tetapi juga gurunya. Saya minta guru-guru di Mentawai benar-benar memanfaatkan kesempatan ini,” pintanya.</p>



<p>“Insyaallah Pemprov siap mendukung upaya peningkatan kompetensi ini. Guru yang berkualitas akan menjadi teladan dan motor perubahan bagi generasi muda,” tutup Mahyeldi.</p>



<p>Sementara itu, Prof. Salman dari ITB menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kesempatan bagi guru Matematika, Kimia, dan Fisika di Sumbar untuk melanjutkan studi pascasarjana di ITB. Selain itu, ITB juga akan mengadakan lokakarya peningkatan kompetensi mengajar untuk guru-guru tingkat SMA, SMK, dan SLB.</p>



<p>“Ini pertama kalinya kami adakan di Sumbar, khusus untuk guru bidang sains. Sesuai motto kami, Belajar matematika dengan logika dan cinta, kami ingin guru bisa mengajar dengan pendekatan yang inspiratif,” ujar Salman.</p>



<p>Rencananya, kegiatan tahap awal akan digelar Senin besokdi Tuapejat, Kepulauan Mentawai, dengan melibatkan sekitar 20 guru Matematika, Kimia, dan Fisika dari berbagai sekolah menengah. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/itb-tingkatkan-kompetensi-guru-di-mentawai/">ITB Tingkatkan Kompetensi Guru di Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">238025</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kompetensi Guru PAUD: Investasi untuk Generasi Emas Indonesia 2045</title>
		<link>https://langgam.id/kompetensi-guru-paud-investasi-untuk-generasi-emas-indonesia-2045/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alif Laini]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Oct 2025 16:16:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=235766</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sering disebut sebagai &#8220;pondasi emas&#8221; dalam pembangunan bangsa. Di usia ini, otak anak berkembang begitu pesat, membentuk dasar kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang akan terbawa sepanjang hidup mereka. Namun, untuk memastikan semua potensi itu terasah dengan maksimal, peran guru PAUD sangatlah krusial. Kompetensi guru PAUD bukan hanya soal teknik mengajar, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa Indonesia. Karena mereka bukan hanya mendidik, tapi juga menyiapkan generasi emas untuk Indonesia 2045. Guru PAUD: Lebih dari Sekadar Pengajar Menjadi guru PAUD itu bukan hal yang bisa dianggap remeh. Tanggung jawabnya jauh melampaui sekadar mengajar materi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kompetensi-guru-paud-investasi-untuk-generasi-emas-indonesia-2045/">Kompetensi Guru PAUD: Investasi untuk Generasi Emas Indonesia 2045</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sering disebut sebagai &#8220;pondasi emas&#8221; dalam pembangunan bangsa. Di usia ini, otak anak berkembang begitu pesat, membentuk dasar kecerdasan, keterampilan, dan karakter yang akan terbawa sepanjang hidup mereka. Namun, untuk memastikan semua potensi itu terasah dengan maksimal, peran guru PAUD sangatlah krusial. Kompetensi guru PAUD bukan hanya soal teknik mengajar, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa Indonesia. Karena mereka bukan hanya mendidik, tapi juga menyiapkan generasi emas untuk Indonesia 2045.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-guru-paud-lebih-dari-sekadar-pengajar"><strong>Guru PAUD: Lebih dari Sekadar Pengajar</strong></h3>



<p>Menjadi guru PAUD itu bukan hal yang bisa dianggap remeh. Tanggung jawabnya jauh melampaui sekadar mengajar materi pelajaran. Guru PAUD adalah pendamping, pembimbing, dan teladan bagi anak-anak. Setiap sapaan hangat, perhatian yang diberikan saat mendengarkan cerita anak, dan dorongan kecil yang mereka berikan, semua itu punya dampak besar dalam membentuk karakter dan perilaku anak. Seperti yang disebutkan dalam laporan UNESCO (2023), kualitas guru PAUD adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan anak usia dini, bahkan lebih besar daripada fasilitas sekolah itu sendiri. Maka, kompetensi guru PAUD menjadi kunci utama dalam menentukan arah pendidikan anak bangsa.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-pilar-kompetensi-guru-paud-yang-perlu-dimiliki"><strong>Pilar Kompetensi Guru PAUD yang Perlu Dimiliki</strong></h3>



<p>Pemerintah Indonesia melalui standar nasional pendidikan sudah menetapkan empat kompetensi utama yang harus dimiliki guru PAUD, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Semua pilar ini saling melengkapi dan membentuk profil guru PAUD yang ideal.</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Kompetensi Pedagogik</strong><br>Guru PAUD dituntut untuk memahami perkembangan psikologis anak dengan baik. Setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Penelitian dari Nugroho (2023) menunjukkan bahwa pendekatan yang sesuai dengan karakter anak bisa meningkatkan keterlibatan mereka dalam pembelajaran hingga 40%. Ini membuktikan bahwa kemampuan pedagogik guru sangat penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif bagi anak.<br></li>



<li><strong>Kompetensi Kepribadian</strong><br>Anak-anak pada usia dini adalah peniru ulung. Mereka lebih banyak meniru apa yang mereka lihat, bukan hanya apa yang mereka dengar. Guru PAUD yang sabar, penuh empati, dan memiliki kepribadian baik akan menjadi panutan dalam membangun nilai-nilai moral pada anak. Data dari BPS (2022) bahkan menunjukkan bahwa guru PAUD yang mengikuti pelatihan karakter cenderung lebih sukses dalam menumbuhkan perilaku prososial pada anak dibandingkan yang tidak mengikuti pelatihan.<br></li>



<li><strong>Kompetensi Profesional</strong><br>Di zaman serba digital ini, guru PAUD tidak bisa hanya mengandalkan metode konvensional. Mereka harus bisa kreatif menggunakan berbagai media pembelajaran, seperti lagu, permainan edukatif, atau bahkan teknologi interaktif. Hasil studi dari UNESCO (2023) menunjukkan bahwa guru yang memanfaatkan media digital sederhana mampu meningkatkan daya serap anak hingga 60%. Artinya, kompetensi profesional itu bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.<br></li>



<li><strong>Kompetensi Sosial</strong><br>Pendidikan PAUD bukanlah sesuatu yang terisolasi. Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan, guru PAUD harus mampu menjalin hubungan yang baik dengan orang tua dan masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi yang erat antara sekolah dan lingkungan rumah, proses pendidikan anak akan semakin efektif dan berkesinambungan. Guru PAUD yang mampu berkomunikasi dengan baik akan memberikan dampak positif yang lebih besar dalam perkembangan anak.<br></li>
</ol>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-tantangan-yang-dihadapi-guru-paud"><strong>Tantangan yang Dihadapi Guru PAUD</strong></h3>



<p>Meski peran guru PAUD sangat penting, banyak tantangan yang masih harus dihadapi di lapangan. Salah satunya adalah kualifikasi pendidikan yang belum memenuhi standar. Menurut laporan Kemendikbudristek (2022), lebih dari 30% guru PAUD di daerah belum mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Selain itu, akses pelatihan berkualitas juga masih terbatas, terutama di daerah terpencil. Hal ini tentu berdampak pada kualitas pembelajaran anak, karena tanpa kompetensi yang cukup, anak-anak bisa kehilangan stimulasi yang optimal di usia emas mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-mengapa-kompetensi-guru-paud-adalah-investasi-jangka-panjang"><strong>Mengapa Kompetensi Guru PAUD Adalah Investasi Jangka Panjang?</strong></h3>



<p>Mengapa kompetensi guru PAUD disebut sebagai investasi jangka panjang? Jawabannya karena hasilnya tidak bisa langsung terlihat. Guru PAUD yang kompeten menanamkan nilai-nilai positif, keterampilan, dan sikap yang akan terlihat hasilnya ketika anak-anak tersebut tumbuh dewasa. Anak-anak yang dibimbing oleh guru yang berkualitas hari ini akan menjadi bagian dari generasi emas Indonesia pada tahun 2045. Guru PAUD-lah yang tengah menanam benih untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, meningkatkan kompetensi guru PAUD sama artinya dengan menyiapkan pemimpin, inovator, dan warga negara yang unggul di masa depan.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-menuju-masa-depan-sinergi-semua-pihak"><strong>Menuju Masa Depan: Sinergi Semua Pihak</strong></h3>



<p>Pembangunan kompetensi guru PAUD tidak bisa hanya dibebankan pada guru itu sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Program pelatihan guru harus berkelanjutan, akses pelatihan harus diperluas, dan penghargaan terhadap profesi guru PAUD juga perlu diperkuat. Di sisi lain, guru PAUD juga harus memiliki kesadaran untuk terus belajar dan beradaptasi. Dunia pendidikan terus berubah, dan guru harus bisa mengikuti perkembangan tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-penutup"><strong>Penutup</strong></h3>



<p>Kompetensi guru PAUD bukan hanya tentang kemampuan mengajar, tetapi juga tentang investasi jangka panjang yang sangat mempengaruhi masa depan bangsa. Guru PAUD yang kompeten dapat menumbuhkan generasi yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan global. Indonesia mungkin tidak akan pernah kehabisan sumber daya alam, tapi sumber daya manusia yang berkualitas hanya bisa lahir dari pendidikan yang bermakna sejak dini. Maka, memperkuat kompetensi guru PAUD adalah langkah strategis dalam menyiapkan Indonesia emas 2045, sebuah bangsa besar yang berdiri kokoh di atas pondasi pendidikan anak usia dini.</p>



<p><strong>Penulis: </strong><em>Alif Laini, mahasiswa S3 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya (UNESA)</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kompetensi-guru-paud-investasi-untuk-generasi-emas-indonesia-2045/">Kompetensi Guru PAUD: Investasi untuk Generasi Emas Indonesia 2045</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235766</post-id>	</item>
		<item>
		<title>359 Guru Lulus Program PPG PAI, Andree Algamar: Tulang Punggung Kota Padang yang Madani</title>
		<link>https://langgam.id/359-guru-lulus-program-ppg-pai-andree-algamar-tulang-punggung-kota-padang-yang-madani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2024 06:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=218492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar memberikan pujian atas keberhasilan sebanyak 359 guru, yang berhasil mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PPG PAI) dalam Jabatan di tahun 2024. Dari 359 guru yang berhasil lulus dan mengikuti Yudisium Program PPG PAI dalam Jabatan, di Mercure Hotel Padang, Sabtu (21/12/2024), 319 guru berasal dari Kota Padang. Menurut Andree, program PPG PAI dalam Jabatan ini sangat penting untuk memberikan kesempatan bagi guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik) sesuai dengan Undang-Undang (UU) No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. &#8220;Pada tahun 2024, Pemko Padang telah menganggarkan pembiayaan PPG</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/359-guru-lulus-program-ppg-pai-andree-algamar-tulang-punggung-kota-padang-yang-madani/">359 Guru Lulus Program PPG PAI, Andree Algamar: Tulang Punggung Kota Padang yang Madani</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar memberikan pujian atas keberhasilan sebanyak 359 guru, yang berhasil mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PPG PAI) dalam Jabatan di tahun 2024.</p>



<p>Dari 359 guru yang berhasil lulus dan mengikuti Yudisium Program PPG PAI dalam Jabatan, di Mercure Hotel Padang, Sabtu (21/12/2024), 319 guru berasal dari Kota Padang.</p>



<p>Menurut Andree, program PPG PAI dalam Jabatan ini sangat penting untuk memberikan kesempatan bagi guru yang belum memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik) sesuai dengan Undang-Undang (UU) No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.</p>



<p>&#8220;Pada tahun 2024, Pemko Padang telah menganggarkan pembiayaan PPG sebesar Rp. 2,5 miliar melalui APBD Kota Padang. Anggaran ini dialokasikan untuk 322 guru SD yang diselenggarakan di UIN Imam Bonjol Padang, dan 91 guru SMP yang dilaksanakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kita patut berbangga karena hampir seluruh peserta lulus,&#8221; ulasnya.</p>



<p>Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol yang diwakili oleh Wakil Rektor I Yusril Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru peserta yudisium PPG PAI, yang merupakan hasil kerjasama antara dinas pendidikan kabupaten/kota di Sumatera Barat bersama UIN Imam Bonjol Padang.</p>



<p>&#8220;Kami berharap peserta yudisium selalu menjalankan amanah sebagai pendidik yang mulia. Sebab guru PAI tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan yang baik dalam kehidupan sehari-hari,&#8221; tuturnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/359-guru-lulus-program-ppg-pai-andree-algamar-tulang-punggung-kota-padang-yang-madani/">359 Guru Lulus Program PPG PAI, Andree Algamar: Tulang Punggung Kota Padang yang Madani</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wacana Penghapusan Insentif Guru Dalam Model Fungsi Utilitas</title>
		<link>https://langgam.id/wacana-penghapusan-insentif-guru-dalam-model-fungsi-utilitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Syafruddin Karimi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 06:31:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199317</guid>

					<description><![CDATA[<p>Akhir-akhir bergaung wacana penghapusan insentif guru. Tulisan ini menyoroti pentingnya insentif dalam memotivasi kinerja tinggi dengan memanfaatkan model fungsi utilitas.  Bagaimana kebijakan yang mengubah struktur insentif dapat langsung mempengaruhi motivasi dan kinerja. Penting bagi pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan dampak kebijakan pada struktur insentif. Solusi yang ditawarkan mestilah memastikan keberlangsungan motivasi dan kinerja tinggi, khususnya dalam konteks pendidikan. Model fungsi utilitas dapat kita tuliskan: U(w,a)=w−a. Guru kita asumsikan bahwa guru mendapatkan utilitas berdasarkan gaji yang diterima (w) dan usaha yang dikeluarkan (a). Di sini, w&#160;merupakan kompensasi finansial yang diperoleh guru, sementara a&#160;mencerminkan ukuran usaha yang harus ditunaikan. Sebagai agen yang rasional,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wacana-penghapusan-insentif-guru-dalam-model-fungsi-utilitas/">Wacana Penghapusan Insentif Guru Dalam Model Fungsi Utilitas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Akhir-akhir bergaung wacana penghapusan insentif guru. Tulisan ini menyoroti pentingnya insentif dalam memotivasi kinerja tinggi dengan memanfaatkan model fungsi utilitas.  Bagaimana kebijakan yang mengubah struktur insentif dapat langsung mempengaruhi motivasi dan kinerja. </p>



<p>Penting bagi pembuat kebijakan untuk mempertimbangkan dampak kebijakan pada struktur insentif. Solusi yang ditawarkan mestilah memastikan keberlangsungan motivasi dan kinerja tinggi, khususnya dalam konteks pendidikan.</p>



<p>Model fungsi utilitas dapat kita tuliskan: <em>U</em>(<em>w</em>,<em>a</em>)=<em>w</em>−<em>a</em>. Guru kita asumsikan bahwa guru mendapatkan utilitas berdasarkan gaji yang diterima (<em>w</em>) dan usaha yang dikeluarkan (<em>a</em>). Di sini, <em>w</em>&nbsp;merupakan kompensasi finansial yang diperoleh guru, sementara <em>a</em>&nbsp;mencerminkan ukuran usaha yang harus ditunaikan.</p>



<p>Sebagai agen yang rasional, seorang guru bebas memilih upaya tinggi atau upaya rendah dalam menunaikan tugasnya. Dalam model ini adalah nilai <em>a</em>. Ambil angka 5 sebagai upaya tinggi dan 0 sebagai upaya rendah. Upaya yang tinggi butuh pengorbanan yang pada gilirannya akan mengurangi kepuasan yang diperoleh dari gaji. tersebut. </p>



<p>Meskipun gaji tinggi dapat diterima, tetapi upaya yang besar bisa mengurangi total kepuasan yang diperoleh dari pekerjaan. Sebaliknya, dengan upaya yang rendah atau <em>a</em>=0, agen akan mendapatkan kepuasan penuh dari gaji yang diterima tanpa perlu mengeluarkan usaha ekstra.</p>



<p>Bagaimana wacana pengahpusan insentif guru? Ini baru wacana, namun pemerintah perlu mengkaji dampaknya buat kualitas pendidikan kita. Karena itu menjadi krusial untuk mendapat perhatian dalam diskusi publik.</p>



<p>Penghapusan insentif, sebelumnya merupakan bagian penting dari <em>w</em>, akan menurunkan utilitas yang diperoleh guru. &nbsp;Penurunan utilitas berlaku bagi mereka yang biasa menerima pengakuan melalui insentif atas usaha atau kinerja tinggi mereka (<em>a</em>=5). Dampak yang perlu mendapat perhatian adalah terhadap motivasi untuk memberikan usaha tinggi. Penghapusan insentif akan menurunkan total kompensasi yang diterima.</p>



<p>Ketiadaan insentif dapat membuat guru merasa bahwa usaha ekstra yang mereka lakukan tidak lagi dihargai dengan memadai. Terdapat potensi yang mengarah ke penurunan kualitas pengajaran. </p>



<p>Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan institusi pendidikan untuk mencari mekanisme pengakuan dan penghargaan alternatif untuk upaya dan kinerja tinggi. Kebijakan perlu memastikan bahwa eliminasi insentif tidak merugikan kualitas pendidikan.</p>



<p><strong>*Pengajar di Departemen Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wacana-penghapusan-insentif-guru-dalam-model-fungsi-utilitas/">Wacana Penghapusan Insentif Guru Dalam Model Fungsi Utilitas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199317</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Agam Masih Kekurangan 390 Tenaga Pengajar</title>
		<link>https://langgam.id/agam-masih-kekurangan-390-tenaga-pengajar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 12:32:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=196492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam, Aslim mengungkapkan bahwa daerah tersebut masih kekurangan tenaga pengajar sebanyak 390 orang. Aslim menyebutkan bahwa jumlah ideal tenaga pengajar di Agam adalah sebanyak 4.480 orang “Jumlah idealnya tenaga pengajar di Kabupaten Agam sebanyak 4.480 orang, sehingga masih kekurangan tenaga pengajar sebanyak 390 orang, belum lagi ditambah dengan jumlah guru yang sudah atau memasuki masa pensiun,” ujarnya dikutip dari amcnews.co.id pada Rabu (31/1/2024). Saat ini terang Aslim, jumlah tenaga guru PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di tingkat SD dan SMP sebanyak 4.490 orang. “Dari 4.490 orang guru tersebut,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/agam-masih-kekurangan-390-tenaga-pengajar/">Agam Masih Kekurangan 390 Tenaga Pengajar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Agam, Aslim mengungkapkan bahwa daerah tersebut masih kekurangan tenaga pengajar sebanyak 390 orang. </p>



<p>Aslim menyebutkan bahwa jumlah ideal tenaga pengajar di Agam adalah sebanyak 4.480 orang</p>



<p>“Jumlah idealnya tenaga pengajar di Kabupaten Agam sebanyak 4.480 orang, sehingga masih kekurangan tenaga pengajar sebanyak 390 orang, belum lagi ditambah dengan jumlah guru yang sudah atau memasuki masa pensiun,” ujarnya dikutip dari amcnews.co.id pada Rabu (31/1/2024).</p>



<p>Saat ini terang Aslim, jumlah tenaga guru PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di tingkat SD dan SMP sebanyak 4.490 orang.</p>



<p>“Dari 4.490 orang guru tersebut, yang berstatus PPPK sebanyak 2.020 orang dan PNS sebanyak 2.470 orang,” ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, kata Aslim, jumlah siswa saat ini di Kabupaten Agam sebanyak 61.364 orang. Terdiri dari siswa SD sebanyak 47.769 dan SMP 13.595 orang.</p>



<p>Menurut Aslim, dari jumlah tersebut, jika dibandingkan kebutuhan tenaga pengajar dengan jumlah murid Kabupaten Agam masih belum mencapai kata ideal.</p>



<p>Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengajar tersebut, terang Aslim, Disdikbud Agam telah mengajukan permohonan kepada Pemprov maupun Pusat.</p>



<p>Permohonan tersebut yaitu agar pada pengrekrutan selanjutnya, jumlah kuota dan kebutuhan tenaga pengajar di Kabupaten Agam bisa terpenuhi.</p>



<p>&#8220;Kita berharap, dengan terpenuhinya kebutuhan tenaga pengajar ini, bisa menambah dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Agam,&#8221; ungkapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/agam-masih-kekurangan-390-tenaga-pengajar/">Agam Masih Kekurangan 390 Tenaga Pengajar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>195 Guru di Padang Luncurkan 354 Judul Buku</title>
		<link>https://langgam.id/195-guru-di-padang-luncurkan-354-judul-buku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Aug 2023 01:32:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[HUT Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=185684</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id&#8211; Pemerintah Kota Padang meluncurkan sebanyak 354 buku hasil karya dari 195 guru se Kota Padang, pada Minggu, (6/8/2023) di Balai Kota Padang, Aia Pacah. Peluncuran buku tersebut sebagai bentuk penghargaan Pemkot Padang terhadap pendidik, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-354 yang diperingati setiap tanggal 7 Agustus. Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Inpsektorat Arfian mengatakanpeluncuran buku karya guru-guru tersebut merupakan salah satu bentuk dedikasi Pemerintah Kota Padang terhadap guru. “Kita akan berupaya bagaimana buku ini setelah dicetak ada artinya. Makanya nanti melalui dana BOS kita akan membeli buku ini termasuk seperti yang kami sampaikan tadi. Kita</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/195-guru-di-padang-luncurkan-354-judul-buku/">195 Guru di Padang Luncurkan 354 Judul Buku</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id&#8211;</strong> Pemerintah Kota Padang meluncurkan sebanyak 354 buku hasil karya dari 195 guru se Kota Padang, pada Minggu, (6/8/2023) di Balai Kota Padang, Aia Pacah.</p>



<p>Peluncuran buku tersebut sebagai bentuk penghargaan Pemkot Padang terhadap pendidik, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Padang ke-354 yang diperingati setiap tanggal 7 Agustus.</p>



<p>Wali Kota Padang yang diwakili Kepala Inpsektorat Arfian mengatakan<br>peluncuran buku karya guru-guru tersebut merupakan salah satu bentuk dedikasi Pemerintah Kota Padang terhadap guru.</p>



<p>“Kita akan berupaya bagaimana buku ini setelah dicetak ada artinya. Makanya nanti melalui dana BOS kita akan membeli buku ini termasuk seperti yang kami sampaikan tadi. Kita punya komunitas ikatan guru penulis dan penggiat literasi,&#8221; katanya dikutip dari laman Kominfo.</p>



<p>Ia menuturkan Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung pegiat literasi dan penulis buku untuk terus menghasilkan karya lebih baik dan lebih banyak lagi. Tidak hanya itu, organisasi ini diharapkan mampu memberi motivasi kepada guru-guru lain agar terus menulis.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kota Padang Ali Usman mengatakan bahwa pelincuran buku oleh para guru tersebut memberi warna lain di bidang literasi, khususnya dalam perayaan Hari Jadi Kota Padang.</p>



<p>&#8220;Sebenarnya masih banyak banyak buku guru karya lain yang tidak bisa ikut serta dalam peluncuran. Kita menyesuaikan 354 buku karya guru karena menyesuaikan dengan Hari Ulang Tahun Kota Padang,&#8221; katanya.</p>



<p>Kemudian ia juga menuturkan ke depannya pohaknya akan memfasilitasi guru yang akan mendaftar dalam penulisan. Bahkan, di HUT Kota Padang berikutnya diharapkan akan lebih banyak lagi guru-guru yang menyerahkan buku hasil tulisannya ke MKKS dan Dinas Pendidikan Kota Padang.</p>



<p>Sementara itu, tidak ada persyaratan khusus bagi guru yang ingin berprtisipasi dalam peluncuran buku tersebut. Peluncuran buku karya guru ini jug merupakan yang pertama bagi MKKS SMP Kota Padang. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/195-guru-di-padang-luncurkan-354-judul-buku/">195 Guru di Padang Luncurkan 354 Judul Buku</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185684</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Limapuluh Kota: Maafkan Kami Bu Guru!</title>
		<link>https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-maafkan-kami-bu-guru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 11:13:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Murid SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184598</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo menyampaikan meminta maafnya kepada seluruh guru di Limapuluh Kota dan Indonesia. Semua itu ia tumpahkan dalam sebuah tulisan yang berjudul &#8220;Maafkan Kami Bu Guru!&#8221;. Tulisan itu ia buat pada Kamis (20/7/2023). Hal itu terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait video seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya. Selain tulisan permintaan maaf, Safaruddin juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut secepatnya. Berikut tulisan permintaan maaf Safaruddin kepada insan pengajar di seluruh Indonesia: MAAFKAN KAMI BU GURU ! Oleh : Safaruddin Dt. Bandaro Rajo (Bupati Limapuluh Kota) Perasaan kita sama. Sama-sama</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-maafkan-kami-bu-guru/">Bupati Limapuluh Kota: Maafkan Kami Bu Guru!</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo menyampaikan meminta maafnya kepada seluruh guru di Limapuluh Kota dan Indonesia. Semua itu ia tumpahkan dalam sebuah tulisan yang berjudul &#8220;Maafkan Kami Bu Guru!&#8221;. Tulisan itu ia buat pada Kamis (20/7/2023).</p>



<p>Hal itu terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait video seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya. Selain tulisan permintaan maaf, Safaruddin juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut secepatnya.</p>



<p>Berikut tulisan permintaan maaf Safaruddin kepada insan pengajar di seluruh Indonesia:</p>



<p>MAAFKAN KAMI BU GURU !</p>



<p>Oleh : Safaruddin Dt. Bandaro Rajo (Bupati Limapuluh Kota)</p>



<p>Perasaan kita sama. Sama-sama terluka. Perasaan kita sama. Sama-sama kecewa. Saya terluka menyimak kabar viral itu. Saya lebih kecewa lagi, ketika mana—mengapa justru sang guru yang disuruh minta maaf?</p>



<p>Adat apa ini?</p>



<p>Maaf, saya kecewa sekali. Tadi siang, Kamis 20 Juli, saya panggil staf saya. Saya panggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten 50 Kota. Saya panggil kepala sekolah yang bersangkutan. Kekecewaan saya sungguh tak terkira. Saya jarang marah memang. Namun, bila sudah menyangkut harkat dan martabat guru, saya tak bisa main-main. Bagi saya ini adalah sesuatu yang sangat serius.</p>



<p>Berkali-kali saya menyampaikan ke ruang publik, hormati gurumu. Bila kita kehilangan rasa hormat kepada guru, maka ilmu akan lenyap.Pengetahuan tak akan lekat di ruang kepala. Hilang karomah guru, maka hilang adab dan budi pekerti. Islam memberikan penghargaan tertinggi pada guru kita. Guru tak boleh dilecehkan, apalagi ditekan-tekan !</p>



<p>Menurut buku Konsep Pendidik KH. M. Hasyim Asy&#8217;ari dalam Kitab Al Adab Al-&#8216;Alim Wa Al-Muta&#8217;alim dan relevansinya oleh Zulfaizah Fitri, M.Pd, bukti bahwa Islam menghargai guru terlihat dari kedudukannya yang setingkat di bawah nabi dan rasul. Sebab, guru berkaitan dengan ilmu dan Islam yang sangat menghargai ilmu seperti dijelaskan dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yang sering saya sampaikan di berbagai kesempatan.</p>



<p>Tidak itu saja, dalam Hadis Rasulullah diriwayatkan oleh Al Baihaki juga ditegaskan tentang pentingnya ilmu yang diajarkan oleh guru yang berbunyi: Jadilah engkau orang berilmu, atau orang yang menuntut ilmu, atau orang yang mau mendengarkan ilmu, atau orang yang menyukai ilmu, dan janganlah engkau jadi orang kelima, maka engkau akan celaka.</p>



<p>Hadist lain tentang guru: “ Barang siapa memuliakan orang alim (guru) maka ia memuliakan aku. Dan barang siapa memuliakan aku maka ia memuliakan Allah. Dan barang siapa memuliakan Allah maka tempat kembalinya adalah surga (Kitab Lubabul Hadits).</p>



<p>Simak hadist ini : “Barang siapa memandang wajah orang alim (guru) dengan satu pandangan lalu ia merasa senang dengannya maka Allah Ta&#8217;ala menciptakan malaikat dari pandangan itu dan memohonkan ampun kepadanya sampai hari kiamat (Kitab Lubabul Hadits)”.</p>



<p>Begitu mulianya pekerjaan seorang guru di mata Islam. Pahalanya akan terus mengalir di dunia dan akhirat !</p>



<p>Sulit saya menahan rasa kekecewaan ini ketika sang guru yang sangat mulia justru seperti ditekan untuk minta maaf. Pada pertemuan tadi, saya ingatkan semua jajaran; guru jangan sekali waktu diintervensi.</p>



<p>Hari ini, pada kesempatan di tulisan ini, saya minta maaf kepada publik dan guru di tanah air dan khususnya di Sumatera Barat dan Kabupaten Limapuluh Kota atas kefatalan peristiwa yang melukai hati kita bersama ketikamana, justru sang guru yang meminta maaf.</p>



<p>Saya tak hendak sedang mencari siapa yang salah. Tapi, apa yang dinamakan dengan klarifikasi guru minta maaf atas peristiwa viral yang tersebar di berbagai platform media sosial itu adalah suatu kekeliruan yang sangat fatal. Kepada pihak-pihak yang teridentifikasi memberikan “tekanan” saya akan memberikan sanksi yang tegas.</p>



<p>Saya telah meminta pertanggungjawaban kepala dinas Pendidikan dan kepala sekolah yang bersangkutan serta pihak-pihak yang ikut mendampingi sang guru sewaktu menyampaikan klarifikasi.</p>



<p>Bila hati guru dilukai, niscayailah saya akan berada di depan. Saya akan kobarkan spirit “saveguru”. Karena kita sangat tahu bahwa guru adalah orang tua kita setelah orang tua kandung di rumah. Para orang tua, saya mohonkan, beri kepercayaan mendidik kepada ibu dan bapak guru di sekolah. Bila anak dimarahi di sekolah, jangan serta merta dengan emosional membela sang anak dan “menyerang” sang guru.</p>



<p>Saya mohon pengertian dan rasa paham orang tua.</p>



<p>Sekali lagi, sebagai Bupati di Limapuluh Kota, dengan segala kerendahan hati, saya minta maaf atas peristiwa di luar jangkauan saya sehingga terjadi peristiwa “klarifikasi” guru minta maaf di saat mana seharusnya dan idealnya, si anak di dampingi orang tua minta maaf kepada masyarakat; bukan gurunya !</p>



<p>Sebagaimana beredar kabar yang saya ikuti di media sosial menyangkut peristiwa ini, bahwa si anak yang “mampacaruik an” gurunya itu anak pejabat dan memiliki bekingan, saya pastikan itu tidaklah benar. Kalaupun ada yang membeking-bekingi, bagi saya; bila sesuatu sudah menyangkut adab dan mengancam “kenyamanan” guru mengajar, maka sanksi tegas harus tegak.</p>



<p>Guru harus nyaman mengajar.<br>Peristiwa itu wajar bikin masyarakat gusar dan geram. Seperti apa yang saya rasakan kini.</p>



<p>Saya berharap, kejadian serupa tak terulang kembali. Ini adalah “peringatan” keras. Terutama, kepada Kadis Dikbud dan kepala sekolah yang bersangkutan. Kepada guru yang bersangkutan, secara personal dan sebagai kepala daerah; saya minta maaf.</p>



<p>Pada pertemuan tadi, saya minta seluruh pihak terkait dan terlibat dengan “peristiwa” ini untuk duduk satu ruang bersama ninik mamak dan wali nagari. Selesaikan sebaik-baiknya. Jangan sampai terjadi, guru ditekan kembali dan jangan ada upaya mencari-cari kesalahan personal dan jangan memojokkan guru yang bersangkutan.</p>



<p>Si anak serta semua yang terkait dan terlibat dalam video viral itu, minta maaflah kepada sang guru di ruang publik .</p>



<p>Sekali waktu, jangan pernah melukai dan menyakiti hati guru-guru kita.<br>Bila hati guru luka, lenyap segala ilmu.<br>Hebat guru, hebat nagari dan bangsa.<br>Untuk itu; hormati gurumu,Nak.</p>



<p>Maafkan kami. Maafkan saya, Bu Guru !</p>



<p>Kabupaten 50 Kota 20 Juli 2023.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-maafkan-kami-bu-guru/">Bupati Limapuluh Kota: Maafkan Kami Bu Guru!</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184598</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Limapuluh Kota Panggil Semua Pihak Terkait Video Viral Murid Berkata Kotor ke Guru</title>
		<link>https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-panggil-semua-pihak-terkait-video-viral-murid-berkata-kotor-ke-guru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 10:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Murid SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184593</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo telah memanggil semua pihak terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait video seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya. Tidak hanya itu, Safaruddin juga meminta maaf kepada seluruh guru di Limapuluh Kota dan Indonesia. Ia juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut secepatnya. &#8220;Kemarin siang, Kamis (20/07/2023), saya memanggil, Kadis Dikbud, ketua PGRI, Pengawas Sekolah, Camat Akabiluru, Kepala Sekolah 07 Sariak Laweh, agar menuntaskan video yang viral anak melawan ke guru dan begitu juga video tentang guru minta maaf,&#8221; ucap Safaruddin Jumat (21/7/2023). Semua itu lanjut Safaruddin, terjadi tanpa sepengetahuannya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-panggil-semua-pihak-terkait-video-viral-murid-berkata-kotor-ke-guru/">Bupati Limapuluh Kota Panggil Semua Pihak Terkait Video Viral Murid Berkata Kotor ke Guru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt Bandaro Rajo telah memanggil semua pihak terkait kegaduhan yang ditimbulkan di media sosial terkait video seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya. </p>



<p>Tidak hanya itu, Safaruddin juga meminta maaf kepada seluruh guru di Limapuluh Kota dan Indonesia. Ia juga berjanji akan menuntaskan permasalahan tersebut secepatnya. </p>



<p>&#8220;Kemarin siang, Kamis (20/07/2023), saya memanggil, Kadis Dikbud, ketua PGRI, Pengawas Sekolah, Camat Akabiluru, Kepala Sekolah 07 Sariak Laweh, agar menuntaskan video yang viral anak melawan ke guru dan begitu juga video tentang guru minta maaf,&#8221; ucap Safaruddin Jumat (21/7/2023).</p>



<p>Semua itu lanjut Safaruddin, terjadi tanpa sepengetahuannya. Ia memanggil semua pihak yang berkepentingan agar menyelesaikan dan mendudukkan masalah ini dengan tuntas. Selain itu, Bupati meminta seluruh pihak untuk tidak mengintervensi kasus ini, agar dapat diselesaikan secepatnya.</p>



<p>Ia menyampaikan kekecewaan atas kasus yang hangat diperbincangkan di media sosial tersebut. Menurutnya, kasus ini bukan sepenuhnya kesalahan dari sang guru, tetapi sang siswa turut bersalah.</p>



<p>Hal itu berkenaan dengan hasil musyawarah yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Limapuluh Kota, pada Selasa (18/07/2023) lalu. Namun, dari hasil musyawarah tersebut tampak hanya sang guru, Fermini Wulansari yang disalahkan dan meminta maaf.</p>



<p>Sebelumnya diberitakan, seorang murid SD mengeluarkan kata-kata kotor kepada gurunya hingga menendang pintu kelas. Video berdurasi 34 detik yang direkam pada Senin (17/7/2023) di UPTD SD 07 Sariak Laweh, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota.</p>



<p>Selain itu, murid  SD tersebut juga terlihat mengejar, memukul dan menendang pintu sekolah sambil membentak sang guru sekolah. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-limapuluh-kota-panggil-semua-pihak-terkait-video-viral-murid-berkata-kotor-ke-guru/">Bupati Limapuluh Kota Panggil Semua Pihak Terkait Video Viral Murid Berkata Kotor ke Guru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184593</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadisdik Limapuluh Kota 2 Kali Mangkir Dipanggil DPRD Soal Murid SD Berkata Kasar ke Guru Viral</title>
		<link>https://langgam.id/kadisdik-limapuluh-kota-2-kali-mangkir-dipanggil-dprd-soal-siswa-sd-berkata-kasar-ke-guru-viral/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Jul 2023 10:22:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Limapuluh Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184589</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Limapuluh Kota, Afri Efendi, mangkir dua hari berturut-turut saat dipanggil DPRD. Pemanggilan itu terkait dengan video viral seorang murid SD yang berkata kasar pada gurunya. Ketua DPRD Kabupaten Lima Kota, Deni Asra menyebutkan pihaknya telah memanggil Afri pada Kamis dan Jumat (20-21/7/2023). Namun, Afri masih berhalangan hadir. Pemanggilan itu untuk meminta keterangan atas video viral tersebut. Sebelumnya diketahui, insiden tersebut terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Suayan, Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang murid dengan memakai baju putih merah menantang gurunya dengan kata-kata kasar. Hal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kadisdik-limapuluh-kota-2-kali-mangkir-dipanggil-dprd-soal-siswa-sd-berkata-kasar-ke-guru-viral/">Kadisdik Limapuluh Kota 2 Kali Mangkir Dipanggil DPRD Soal Murid SD Berkata Kasar ke Guru Viral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Limapuluh Kota, Afri Efendi, mangkir dua hari berturut-turut saat dipanggil DPRD. Pemanggilan itu terkait dengan video viral seorang murid SD yang berkata kasar pada gurunya.</p>



<p>Ketua DPRD Kabupaten Lima Kota, Deni Asra menyebutkan pihaknya telah memanggil Afri pada Kamis dan Jumat (20-21/7/2023). Namun, Afri masih berhalangan hadir. Pemanggilan itu untuk meminta keterangan atas video viral tersebut.</p>



<p>Sebelumnya diketahui, insiden tersebut terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 07 Suayan, Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat seorang murid dengan memakai baju putih merah menantang gurunya dengan kata-kata kasar.</p>



<p>Hal tersebut mengundang berbagai komentar dari masyarakat. Merespon hal tersebut, Deni Asra menyebut, DPRD hanya ingin membantu pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota dalam menyelesaikan kasus ini. </p>



<p>&#8220;DPRD ingin guru yang bersangkutan mendapatkan keadilan dan pihak siswa dan wali murid juga mendapatkan perlakuan yang sama,&#8221; tutur Deni dalam video di Instagram resminya.</p>



<p>DPRD Limapuluh Kota juga memanggil siswa yang berkata kasar dalam video tersebut, beserta guru yang ada dalam video. Termasuk Kepala Sekolah SDN 07 Suayan. </p>



<p>Ia mengatakan diundangnya semua pihak ke DPRD bukan untuk mencari siapa yang salah dan benar tapi bagaimana bisa mencari solusi yang seadil-adilnya bagi semua pihak.</p>



<p>&#8220;Bagaimana anak ini nantinya juga minta maaf dan dibina serta adanya penyampaian kepada wali murid. Kalau memang ada kesalahan guru, sanksi sewajarnya,&#8221; kata Deri. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kadisdik-limapuluh-kota-2-kali-mangkir-dipanggil-dprd-soal-siswa-sd-berkata-kasar-ke-guru-viral/">Kadisdik Limapuluh Kota 2 Kali Mangkir Dipanggil DPRD Soal Murid SD Berkata Kasar ke Guru Viral</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184589</post-id>	</item>
		<item>
		<title>486 Guru Prioritas Belum Ditempatkan, Gubernur Sumbar Harap Diakomodir Pemerintah Pusat</title>
		<link>https://langgam.id/486-guru-prioritas-belum-ditempatkan-gubernur-sumbar-harap-diakomodir-pemerintah-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2022 08:50:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Mahyeldi]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166569</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 486 guru yang telah lulus passing grade pada 2021, belum mendapat penempatan pada 2022. Perwakilan para guru yang tergabung dalam Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS) tersebut menyampaikan aspirasi pada Gubernur Sumbar Mahyeldi. Gubernur Sumbar Mahyeldi menerima audiensi para guru di Gubernuran Sumbar, Jumat (16/12/2022). Dalam kesempatan itu, Ketua FGPPNS Sumbar Nelvi Wanrifa mengatakan, jumlah guru prioritas 1 (pertama) yang dinyatakan Lulus Passing Grade (LPG) untuk jenjang Pendidikan SMA, SMK, dan SLB secara keseluruhan sebanyak 2.523 orang guru. “Hingga saat ini masih terdapat sisa sebanyak 486 orang Guru yang belum mendapatkan penempatan,” ujarnya, sebagaimana dirilis</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/486-guru-prioritas-belum-ditempatkan-gubernur-sumbar-harap-diakomodir-pemerintah-pusat/">486 Guru Prioritas Belum Ditempatkan, Gubernur Sumbar Harap Diakomodir Pemerintah Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak 486 guru yang telah lulus passing grade pada 2021, belum mendapat penempatan pada 2022. Perwakilan para guru yang tergabung dalam Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta (FGPPNS) tersebut menyampaikan aspirasi pada Gubernur Sumbar Mahyeldi.</p>
<p>Gubernur Sumbar Mahyeldi menerima audiensi para guru di Gubernuran Sumbar, Jumat (16/12/2022).</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Ketua FGPPNS Sumbar Nelvi Wanrifa mengatakan, jumlah guru prioritas 1 (pertama) yang dinyatakan Lulus Passing Grade (LPG) untuk jenjang Pendidikan SMA, SMK, dan SLB secara keseluruhan sebanyak 2.523 orang guru.</p>
<p>“Hingga saat ini masih terdapat sisa sebanyak 486 orang Guru yang belum mendapatkan penempatan,” ujarnya, sebagaimana dirilis Diskominfo di situs resmi Pemprov Sumbar.</p>
<p>Penyebab belum terakomodirnya 486 guru itu adalah karena Surat Edaran Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 4757/B/GT.01.01/2022 Tentang Kualifikasi Akademik dan Sertifikat Pendidik dalam Pendaftaran Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja untuk Jabatan Fungsional Guru Tahun 2022.</p>
<p>Surat tersebut berakibat terjadinya mapel gemuk salah satunya lineritas ijazah ke mata pelajaran PKWU yang berasal dari ijazah Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, TIK, dan mata pelajaran lineritas lainnya.</p>
<p>“Kami berharap kepada pemerintah daerah dan dinas-dinas terkait, untuk menempatkan kami yang sudah lulus Passing Grade (PG) ini, mendapatkan penempatan sesuai bidang kami,” ujar Nelvi.</p>
<p>Ia juga berharap Pemerintah Pusat dapat membuka kuota formasi sebesar-besarnya untuk Provinsi Sumatera Barat agar dapat terakomodir sisa Guru Prioritas 1 sebanyak 486 orang guru yang belum mendapatkan penempatan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Buya Mahyeldi, mengungkapkan harus ada kebijakan secara tertulis dari Pemerintah Pusat sehingga Pemerintah Daerah (Pemda) dapat mengeluarkan kebijakan baru terkait penempatan para Guru Prioritas 1 tersebut.</p>
<p>Gubernur juga berjanji akan menyampaikan aspirasi para guru yang tergabung dalam forum FGPPNS ini ke Kemendikbudristek. Serta memastikan status para Guru yang lolos PG Prioritas 1 mendapat kejelasan terkait status 486 orang guru ini secepatnya.</p>
<p>“Kalau keputusan penempatan PPPK ini diserahkan semua kepada daerah saya siap menempatkan, apalagi di Sumbar kebutuhan guru juga kurang, hal tersebut ditandai dengan banyaknya Guru PNS yang pensiun di tahun ini, artinya banyak formasi yang kosong di tahun depan,” kata gubernur.</p>
<p>“Lagi-lagi terkait kebijakan tersebut, pemerintah pusat yang memutuskan. Harus ada kebijakan pasti dari pemerintah pusat, agar kebijakan tersebut tidak tumpang tindih,” katanya.</p>
<p>Ia juga berharap pemerintah pusat dapat membuka kuota formasi sebesar-besarnya untuk Provinsi Sumatera Barat agar dapat terakomodir sisa guru prioritas 1 sebanyak 486 orang guru yang belum mendapatkan penempatan. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/486-guru-prioritas-belum-ditempatkan-gubernur-sumbar-harap-diakomodir-pemerintah-pusat/">486 Guru Prioritas Belum Ditempatkan, Gubernur Sumbar Harap Diakomodir Pemerintah Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166569</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/99 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-24 12:55:39 by W3 Total Cache
-->