<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Gunung Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/gunung-marapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/gunung-marapi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 08:24:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Gunung Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/gunung-marapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>TMMD ke-125 di Solsel Dibuka, Fokus Peningkatan Jalur Pendakian Gunung Kerinci</title>
		<link>https://langgam.id/tmmd-ke-125-di-solsel-dibuka-fokus-peningkatan-jalur-pendakian-gunung-kerinci/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 08:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Solok Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230259</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka pada Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini kembali digelar dengan fokus pelaksanaan di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir. Pada kesempatan itu, Bupati Solsel, Khairunas mengungkapkan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sekaligus menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat. &#8220;TMMD bukan hanya kegiatan fisik, tapi juga sarana strategis untuk mempercepat pembangunan, memperkuat nasionalisme, serta membangkitkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan budaya lokal,&#8221; terang Khairunas dilansir dari laman Facebook Humas dan Protokol Solok Selatan. Pada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tmmd-ke-125-di-solsel-dibuka-fokus-peningkatan-jalur-pendakian-gunung-kerinci/">TMMD ke-125 di Solsel Dibuka, Fokus Peningkatan Jalur Pendakian Gunung Kerinci</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id – </strong>Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025 di Kabupaten Solok Selatan resmi dibuka pada Rabu (23/7/2025).</p>



<p>Kegiatan ini kembali digelar dengan fokus pelaksanaan di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Bupati Solsel, Khairunas mengungkapkan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sekaligus menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.</p>



<p>&#8220;TMMD bukan hanya kegiatan fisik, tapi juga sarana strategis untuk mempercepat pembangunan, memperkuat nasionalisme, serta membangkitkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan budaya lokal,&#8221; terang Khairunas dilansir dari laman Facebook Humas dan Protokol Solok Selatan.</p>



<p>Pada pelaksanaan TMMD tahun ini, sejumlah kegiatan strategis menjadi prioritas. Di antaranya, peningkatan akses jalan wisata pendakian Gunung Kerinci sepanjang 2,732 kilometer dari gerbang masuk hingga Visitor Center.</p>



<p>Kemudian, pembuatan jalan penghubung dari Visitor Center ke Pos Andalas 1 sepanjang 1,5 kilometer. Tracking jalur pendakian dari Pos Andalas 1 hingga batas vegetasi puncak Kerinci sepanjang 9 kilometer.</p>



<p>Berikutnya, pembangunan dan rehabilitasi 3 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bentuk kepedulian sosial. Pembangunan 1 unit sanitasi, sebagai salah satu program unggulan.</p>



<p>Kegiatan ini tidak hanya membuka aksesibilitas menuju kawasan wisata unggulan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan pelestarian kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). (*/y)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tmmd-ke-125-di-solsel-dibuka-fokus-peningkatan-jalur-pendakian-gunung-kerinci/">TMMD ke-125 di Solsel Dibuka, Fokus Peningkatan Jalur Pendakian Gunung Kerinci</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230259</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi 2 Kali Sabtu Pagi, Semburkan Kolom Abu hingga 1.000 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-2-kali-sabtu-pagi-semburkan-kolom-abu-hingga-1-000-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 04:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=226455</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) mengalami dua kali erupsi pada Sabtu pagi (17/5/2025). Erupsi pertama terjadi pada pukul 09.47 WIB dan yang kedua pada 09.54 WIB. Dilansir dari aplikasi Magma Indonesia, pada erupsi pertama, tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. &#8220;Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 51 detik,&#8221; tulis keterangan di aplikasi Magma Indonesia. Sedangkan erupsi kedua pada pukul 09.54 WIB, tinggi kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak. Kolom abu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-2-kali-sabtu-pagi-semburkan-kolom-abu-hingga-1-000-meter/">Gunung Marapi Erupsi 2 Kali Sabtu Pagi, Semburkan Kolom Abu hingga 1.000 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) mengalami dua kali erupsi pada Sabtu pagi (17/5/2025). Erupsi pertama terjadi pada pukul 09.47 WIB dan yang kedua pada 09.54 WIB.</p>



<p>Dilansir dari aplikasi Magma Indonesia, pada erupsi pertama, tinggi kolom abu teramati mencapai 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut.</p>



<p>&#8220;Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 51 detik,&#8221; tulis keterangan di aplikasi Magma Indonesia.</p>



<p>Sedangkan erupsi kedua pada pukul 09.54 WIB, tinggi kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut.</p>



<p>Erupsi kedua ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 7.4 mm dan durasi 1 menit 51 detik. </p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut berada pada Status Level II (Waspada) dengan sejumlah rekomendasi.</p>



<p>Rekomendasi tersebut yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-2-kali-sabtu-pagi-semburkan-kolom-abu-hingga-1-000-meter/">Gunung Marapi Erupsi 2 Kali Sabtu Pagi, Semburkan Kolom Abu hingga 1.000 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226455</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-lagi-semburkan-kolom-abu-setinggi-800-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Apr 2025 09:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225526</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Jumat (25/4/2025) pukul 15.13 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, kolom abu teramati ± 800 meter di atas puncak atau sekitar 3.691 meter di atas permukaan laut. &#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.9 mm dan berlangsung selama ± 40 detik,&#8221;  tulis laporan di Magma Indonesia. Diketahui saat ini, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-lagi-semburkan-kolom-abu-setinggi-800-meter/">Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id – </strong>Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Jumat (25/4/2025) pukul 15.13 WIB. </p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, kolom abu teramati ± 800 meter di atas puncak atau sekitar 3.691 meter di atas permukaan laut.</p>



<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.9 mm dan berlangsung selama ± 40 detik,&#8221;  tulis laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-lagi-semburkan-kolom-abu-setinggi-800-meter/">Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 800 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-1-000-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 00:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225197</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (19/4/2025) pukul 06.11 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu teramati ± 1.000 meter di atas puncak (± 3.891 meter di atas permukaan laut). &#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi ± 42 detik,&#8221; jelas laporan di Magma Indonesia. Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-1-000-meter/">Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (19/4/2025) pukul 06.11 WIB.</p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu teramati ± 1.000 meter di atas puncak (± 3.891 meter di atas permukaan laut).</p>



<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi ± 42 detik,&#8221; jelas laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-1-000-meter/">Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu 1.000 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 03:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=224483</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (22/3/2025) pukul 08.42 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati. &#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi ± 1 menit 2 detik,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia. Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi. Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/">Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (22/3/2025) pukul 08.42 WIB.</p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati.</p>



<p>&#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi ± 1 menit 2 detik,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada status Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-sabtu-pagi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/">Gunung Marapi Erupsi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224483</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Siang Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-siang-ini-tinggi-kolom-abu-600-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 06:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=224090</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 11.20 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak (± 3.491 meter di atas permukaan laut). &#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi ± 34 detik,&#8221; jelas laporan di Magma Indonesia. Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati kawasan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-siang-ini-tinggi-kolom-abu-600-meter/">Gunung Marapi Erupsi Siang Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 11.20 WIB.</p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak (± 3.491 meter di atas permukaan laut).</p>



<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 32 mm dan durasi ± 34 detik,&#8221; jelas laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tidak mendekati kawasan dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek, pusat aktivitas gunung tersebut.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia. </p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-siang-ini-tinggi-kolom-abu-600-meter/">Gunung Marapi Erupsi Siang Ini, Tinggi Kolom Abu 600 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 03:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223417</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (8/3/2025) pukul 10.41 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati. &#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi ± 55 detik,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia. Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi. Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (8/3/2025) pukul 10.41 WIB.</p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati.</p>



<p>&#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi ± 55 detik,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-tidak-teramati/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223417</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Kembali Erupsi Sabtu Dini Hari</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-sabtu-dini-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Feb 2025 00:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221325</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (8/2/2025) pukul 04.30 WIB. Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati. &#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi ± 38 detik. Gunung tertutup kabut,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia. Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi. Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-sabtu-dini-hari/">Gunung Marapi Kembali Erupsi Sabtu Dini Hari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar) kembali mengalami erupsi pada Sabtu (8/2/2025) pukul 04.30 WIB.</p>



<p>Dilansir dari situs Magma Indonesia, pada erupsi ini, tinggi kolom abu tidak teramati. </p>



<p>&#8220;Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi ± 38 detik. Gunung tertutup kabut,&#8221; tulis laporan di Magma Indonesia.</p>



<p>Diketahui saat ini, Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada) dengan rekomendasi yaitu masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.</p>



<p>Kemudian, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/bantaran/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi/ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.</p>



<p>Selanjutnya, jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).</p>



<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoaks), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah,&#8221; tulis Magma Indonesia.</p>



<p>Berikutnya, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jalan Prof Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-sabtu-dini-hari/">Gunung Marapi Kembali Erupsi Sabtu Dini Hari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221325</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Ditutup Permanen, BKSDA Sumbar: Aktivitasnya Sulit Diprediksi</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-ditutup-permanen-bksda-sumbar-aktivitasnya-sulit-diprediksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jan 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDA]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220562</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menutup secara permanen jalur pendakian gunung Marapi. Penutupan jalur pendakian tersebut juga didukung oleh bupati Kabupaten Agam dan bupati Tanah Datar. Selain itu, keputusan yang diambil juga berdasarkan kajian dari Ombudsman RI perwakilan Sumbar. Kepala BKSDA Sumbar, Lugi Hartanto menyebut jalur pendakian gunung Marapi harus ditutup secara permanen, mengingat aktivitas gunung tersebut sulit diprediksi. &#8220;Ombudsman RI meminta untuk ditutup secara permanen, karena mempertimbangkan gunung Marapi ini tidak bisa diprediksi,&#8221; ujar Lugi saat dihubungi via telepon whatsapp, Senin (27/1/2025). Lugi menyebut, apabila gunung sudah memasuki tingkat waspada lvl II, itu sudah sangat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-ditutup-permanen-bksda-sumbar-aktivitasnya-sulit-diprediksi/">Gunung Marapi Ditutup Permanen, BKSDA Sumbar: Aktivitasnya Sulit Diprediksi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menutup secara permanen jalur pendakian gunung Marapi.</p>



<p>Penutupan jalur pendakian tersebut juga didukung oleh bupati Kabupaten Agam dan bupati Tanah Datar. Selain itu, keputusan yang diambil juga berdasarkan kajian dari Ombudsman RI perwakilan Sumbar.</p>



<p>Kepala BKSDA Sumbar, Lugi Hartanto menyebut jalur pendakian gunung Marapi harus ditutup secara permanen, mengingat aktivitas gunung tersebut sulit diprediksi.</p>



<p>&#8220;Ombudsman RI meminta untuk ditutup secara permanen, karena mempertimbangkan gunung Marapi ini tidak bisa diprediksi,&#8221; ujar Lugi saat dihubungi via telepon whatsapp, Senin (27/1/2025).</p>



<p>Lugi menyebut, apabila gunung sudah memasuki tingkat waspada lvl II, itu sudah sangat berbahaya jika masih dibuka jalur pendakiannya. Apalagi Marapi sulit diprediksi aktivitasnya.</p>



<p>&#8220;Waspada, siaga, sangat berbahaya untuk dibuka bagi keselamatan manusia,&#8221; jelas Lugi.</p>



<p>Ia kemudian mengatakan bahwa sejak 2011 silam sebenarnya gunung Marapi sudah berstatus waspada lvl II, namun tidak seaktif dua tahun belakang.</p>



<p>&#8220;Saat tahun 2011 statusnya sudah waspada, namun tidak seaktif tahun 2023 dan 2024. Bahkan, statusnya sempat siaga tahun 2024,&#8221; bebernya.</p>



<p>&#8220;Itulah alasan penutupan permanen gunung Marapi. Selagi statusnya masih waspada lvl II, sulit diprediksi dan tidak boleh ada aktivitas dengan jarak 3 km dari radius gunung Marapi,&#8221; tegas Lugi.</p>



<p>Kendati demikian, jika nantinya status gunung Marapi menurun bahkan sampai ke lvl normal, tidak menutup kemungkinan akan dibuka kembali.</p>



<p>&#8220;Jadi jika status gunung Marapi kembali normal, kami akan membuka kembali jalur pendakianya,&#8221; sebutnya. (Iqbal/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-ditutup-permanen-bksda-sumbar-aktivitasnya-sulit-diprediksi/">Gunung Marapi Ditutup Permanen, BKSDA Sumbar: Aktivitasnya Sulit Diprediksi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Membahayakan, Pendakian ke Gunung Marapi Akan Ditutup Permanen</title>
		<link>https://langgam.id/membahayakan-pendakian-ke-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 04:52:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220496</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Demi menjaga keselamatan para pendaki, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) akan menutup permanen jalur pendakian ke gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat. Hal tersebut sampaikan Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto, usai menerima laporan hasil pemeriksaan terkait perizinan pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Marapi oleh Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Mellisa Fitri Harahap di Padang, Jumat (24/1/2025) lalu. Pertemuan itu juga dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman serta didampingi OPD terkait. Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman sepakat untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/membahayakan-pendakian-ke-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/">Membahayakan, Pendakian ke Gunung Marapi Akan Ditutup Permanen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Demi menjaga keselamatan para pendaki, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat (Sumbar) akan menutup permanen jalur pendakian ke gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat.</p>



<p>Hal tersebut sampaikan Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto, usai menerima laporan hasil pemeriksaan terkait perizinan pendakian Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Api Marapi oleh Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Mellisa Fitri Harahap di Padang, Jumat (24/1/2025) lalu.</p>



<p>Pertemuan itu juga dihadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman serta didampingi OPD terkait.</p>



<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Bupati Agam Andri Warman sepakat untuk menutup secara permanen pendakian ke gunung Marapi melalui pintu masuk di masing-masing wilayah, demi untuk menyelamatkan masyarakat khususnya pendaki gunung.</p>



<p>Sementara itu Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto sampaikan ucapan terima kasih kepada Ombudsman yang telah memberi masukan positif atas LHP Inisiasif terkait perizinan pendakian TWA Gunung Api Marapi yang sudah banyak memakan korban pasca bencana erupsi dan galodo beberapa waktu lalu.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Ombudsman atas rekomendasi dan masukan yang disampaikan untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya para pendaki. Berdasarkan hal tersebut BKSDA Sumbar akan menutup permanen jalur pendakian ke Gunung Marapi pasca terjadinya kembali erupsi gunung api dan saat ini status Gunung Marapi berada pada level II (Waspada) dengan sejumlah rekomendasi dari instansi terkait,&#8221; kata Kepala BKSDA Sumbar Lugi Hartanto.</p>



<p>Hal senada juga dikuatkan oleh Bupati Eka Putra. Ia menyampaikan terima kasih atas LHP inisiatif dari Ombudmas yang telah melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik dan memberikan masukan untuk merevisi SOP pendakian TWA gunung api Marapi dan disarankan untuk di tutup sementara.</p>



<p>&#8220;Terima kasih Ombudsman atas rekomendasi dan masukan yang disampaikan, saat ini Kami (Bupati Tanah Datar dan Bupati Agam) bersama BKSDA sepakat untuk menutup secara permanen pendakian gunung api Marapi, dan akan di tindaklanjuti dengan surat edaran,&#8221; kata Bupati Eka.</p>



<p>Selanjutnya, Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sumbar Mellisa Fitri Harahap juga menyampaikan apresiasi atas tanggapan langsung dari BKSDA dan ke dua Kepala Daerah untuk menyikapi langsung hasil LHP inisiatif Ombudsman dengan kesepakatan untuk menutup secara permanen pendakian gunung api Marapi.</p>



<p>Turut hadir di kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Riswandi, Kalaksa BPBD dr Ermon Revlin, Kepala Bagian Organisasi Wina Martayeni, dan Kepala Bagian Prokopim Dedi Triwidono. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/membahayakan-pendakian-ke-gunung-marapi-akan-ditutup-permanen/">Membahayakan, Pendakian ke Gunung Marapi Akan Ditutup Permanen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220496</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/75 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-12 17:35:37 by W3 Total Cache
-->