<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Glamping Maut Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/glamping-maut/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/glamping-maut/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 14:18:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Glamping Maut Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/glamping-maut/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH</title>
		<link>https://langgam.id/update-kasus-bulan-madu-berujung-maut-di-glamping-lakeside-polisi-akan-periksa-2-dokter-sph/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 12:36:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Glamping di Alahan Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Glamping Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan Gas di Glamping Danau Diateh]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Solok]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246519</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi akan meminta keterangan dua dokter Semen Padang Hospital (SPH) dalam kasus meninggalnya Cindy Desta Nanda (28) di Glamping Lakeside, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar) pada 9 Oktober 2025 lalu. Cindy meninggal saat bulan madu yang berujung maut bersama suaminya, Gilang Kurniawan (28). Pengantin baru ini ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi glamping. Mereka diduga keracunan karbon monoksida, bagian dari gas yang digunakan untuk water heater. Cindy dinyatakan meninggal di puskesmas, sedangkan Gilang ketika itu kritis lalu dirujuk ke SPH di Padang. Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Albeth Solomo Ainulaki mengatakan, pemeriksaan dua dokter SPH</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/update-kasus-bulan-madu-berujung-maut-di-glamping-lakeside-polisi-akan-periksa-2-dokter-sph/">Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Polisi akan meminta keterangan dua dokter Semen Padang Hospital (SPH) dalam kasus meninggalnya Cindy Desta Nanda (28) di Glamping Lakeside, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat (Sumbar) pada 9 Oktober 2025 lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cindy meninggal saat bulan madu yang berujung maut bersama suaminya, Gilang Kurniawan (28). Pengantin baru ini ditemukan tidak sadarkan diri di kamar mandi glamping.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka diduga keracunan karbon monoksida, bagian dari gas yang digunakan untuk water heater. Cindy dinyatakan meninggal di puskesmas, sedangkan Gilang ketika itu kritis lalu dirujuk ke SPH di Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasat Reskrim Polres Solok, Iptu Albeth Solomo Ainulaki mengatakan, pemeriksaan dua dokter SPH dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban. Penyelidikan sampai saat ini masih berjalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Penyidik akan meminta keterangan dua dokter SPH yang agendanya dilakukan dalam minggu depan. Keterangan dokter ini penting dalam proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian,&#8221; ujar Albeth dihubungi <strong>Langgam.id</strong>, Jumat (8/5/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Albeth menyebutkan, kepolisian telah melayangkan surat ke manajemen SPH terkait pemeriksaan. Surat itu ditujukan kepada dua dokter yang langsung menangani korban Gilang selama perawatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Hari ini sudah kami layangkan surat pemanggilan. Jadwal pemeriksaan nanti seusai legal dari SPH, yang jelas dalam minggu depan,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah pemeriksaan dua dokter SPH, lanjut Albeth, penyidik akan melanjutkan dengan melakukan gelar perkara. Hal ini menentukan ada atau tidak unsur pidana dalam kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika ditemukan unsur pidana karena dugaan kelalaian, status kasus akan dinaikkan ke tahap penyidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sampai sekarang kasus masih dalam tahap penyelidikan. Sebelumnya, kami sudah memeriksa empat orang saksi lainnya yang terdiri dari korban serta pengelola glamping,&#8221; pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/update-kasus-bulan-madu-berujung-maut-di-glamping-lakeside-polisi-akan-periksa-2-dokter-sph/">Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246519</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pengantin Meninggal di Lakeside, Wakil Bupati Solok Pastikan Segel ‘Glamping Maut’ di Alahan Panjang</title>
		<link>https://langgam.id/pengantin-meninggal-di-lakeside-wakil-bupati-solok-pastikan-segel-glamping-maut-di-alahan-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 01:41:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Glamping di Alahan Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Glamping Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Solok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236232</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kabupaten Solok bakal melakukan penyegelan terhadap Glamping Lakeside di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Penyegelan ini juga dilakukan terhadap bangunan tidak berizin lain yang berdiri di sempadan Danau Diateh tersebut. Wakil Bupati Solok Candra mengatakan, pihaknya akan turun ke lokasi pada Selasa (14/10/2025), untuk menindak tegas bagi pelaku usaha dan pariwisata yang membandel karena tidak kunjung mengurus perizinan. Padahal surat peringatan pertama (SP1) telah dilayangkan. &#8220;Kemungkinan itu, penyegelan. Termasuk bangunan yang lainnya. Kami tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali,&#8221; ujar Candra, Senin (13/10/2025). Candra mengungkapkan mayoritas pekaku usaha dan pariwisata yang ada di Danau</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengantin-meninggal-di-lakeside-wakil-bupati-solok-pastikan-segel-glamping-maut-di-alahan-panjang/">Pengantin Meninggal di Lakeside, Wakil Bupati Solok Pastikan Segel ‘Glamping Maut’ di Alahan Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Solok bakal melakukan penyegelan terhadap Glamping Lakeside di Nagari Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Penyegelan ini juga dilakukan terhadap bangunan tidak berizin lain yang berdiri di sempadan Danau Diateh tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Bupati Solok Candra mengatakan, pihaknya akan turun ke lokasi pada Selasa (14/10/2025), untuk menindak tegas bagi pelaku usaha dan pariwisata yang membandel karena tidak kunjung mengurus perizinan. Padahal surat peringatan pertama (SP1) telah dilayangkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemungkinan itu, penyegelan. Termasuk bangunan yang lainnya. Kami tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali,&#8221; ujar Candra, Senin (13/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Candra mengungkapkan mayoritas pekaku usaha dan pariwisata yang ada di Danau Diateh hanya mengurus izin nomor induk berusaha (NIB). Sementara izin-izin untuk operasi lainya tidak dimiliki.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Maka itu, pada 5 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Solok mengirim surat untuk pertama kalinya kepada pelaku usaha dan pariwisata untuk segera mengurus izin. Namun surat itu tak diindahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kemudian tanggal 5 Mei 2025, kami kumpulkan pekaku usaha dan pariwisata yang ada di Alahan Panjang. Pertemuan juga dihadiri DPRD, OPD teknis. Kami sosialisasikan tentang bagaimana seluruh pelaku usaha dan pariwisata ini urus izin,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sedangkan mereka ini hanya punya NIB saja, sedangkan izin lain belum ada. Harusnya dilengkapi,&#8221; tegas Candra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada 12 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Solok kembali mengumpulkan pelaku usaha dan pariwisata. Namun lagi-lagi, mereka tidak mengindahkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tanggal 22 September 2025, kami berikan surat peringatan (SP1) tertulis kepada pelaku usaha dan pariwisata yang belum melengkapi perizinan, termasuk Lakeside ini. Kami sudaH SP1 sebelum kejadian ini,&#8221; ucap Candra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam surat peringatan itu, Pemerintah Kabupaten Solok memina agar aktivasi usaha dan wisata yang ada di Danau Diateh bangunannya tidak memiliki izin untuk menghentikan operasional sementara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya tanggal 23 September 2025, OPD teknis terkait juga kembali menghubungi pelaku usaha dan pariwisata tersebut agar segera menindaklanjuti surat peringatan dengan memgurus izin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami kirim, mereka bilang siap. Artinya, pemerintah daerah sudah melakukan upaya preemtif kepada pelaku usaha dan pariwisata ini agar mengurus izin, tapi tidak diindahkan,&#8221; sesalnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Memang kami tekah melakukan secara bertahap, pastikan sosialisasi sampai lalu memberi waktu untuk memperbaiki, yang kurang dilengkapi, ternyata semua belum ditindak lanjut. Besok tim kami kembali mendatangi lokasi,&#8221; tambah Candra.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em><strong>Sampaikan Duka Cita</strong></em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Kasus &#8220;glamping maut&#8221; ini menjadi sorotan setelah memakan korban. Pengantin baru yakni Cindy Desta Nanda (28 tahun) dan Gilang Kurniawan (28) ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di dalam kamar mandi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka diduga keracunan gas yang berasal dari water heater. Kamar mandi glamping diketahui tidak ada ventilasi, di dalam terdapat tabung gas elpiji 12 kilogram.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Cindy meninggal dunia, saat sampai di puskesmas. Sedangkan suaminya, Gilang, masih dirawat di Semen Padang Hospital (SPH) Kota Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mewakili Pemerintah Kabupaten Solok, Candra mengucapkan duka cita yang mendalam atas insiden bulan madu berujung maut itu. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami menyampaikan duka yang mendalam kepada korban yang menginap di glamping Lakeside, daninsiden viral,&#8221; kata Candra.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pengantin-meninggal-di-lakeside-wakil-bupati-solok-pastikan-segel-glamping-maut-di-alahan-panjang/">Pengantin Meninggal di Lakeside, Wakil Bupati Solok Pastikan Segel ‘Glamping Maut’ di Alahan Panjang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236232</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Insiden &#8216;Glamping Maut&#8217; di Alahan Panjang, Gubernur Minta Pengawasan Penginapan Diperketat</title>
		<link>https://langgam.id/insiden-glamping-maut-di-alahan-panjang-gubernur-minta-pengawasan-penginapan-diperketat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 00:59:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Glamping Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Mahyeldi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236235</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa yang menimpa pasangan suami istri yang diduga terpapar gas monoksida di salah satu penginapan di kawasan wisata Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Kamis (9/10) lalu. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (13/10/2025). Mahyeldi menegaskan, kejadian ini harus menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah di Sumbar agar memperketat pengawasan terhadap usaha jasa penginapan, baik hotel, wisma, homestay,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/insiden-glamping-maut-di-alahan-panjang-gubernur-minta-pengawasan-penginapan-diperketat/">Insiden &#8216;Glamping Maut&#8217; di Alahan Panjang, Gubernur Minta Pengawasan Penginapan Diperketat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa yang menimpa pasangan suami istri yang diduga terpapar gas monoksida di salah satu penginapan di kawasan wisata Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Kamis (9/10) lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Mahyeldi di Padang, Senin (13/10/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahyeldi menegaskan, kejadian ini harus menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah di Sumbar agar memperketat pengawasan terhadap usaha jasa penginapan, baik hotel, wisma, homestay, hingga tenda glamping yang bersifat komersial. Ia meminta Bupati dan Wali Kota menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat aspek keamanan dan keselamatan wisatawan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ini penting menjadi perhatian Bupati dan Wali Kota. Setiap usaha penginapan harus benar-benar memenuhi standar keamanan dan perizinan sesuai ketentuan. Keselamatan pengunjung adalah hal utama,” tegas Mahyeldi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gubernur juga menyebutkan bahwa dirinya baru memperoleh informasi kejadian tersebut dari pemberitaan media. Ia berharap laporan resmi dari Pemerintah Kabupaten Solok segera diterima, agar dapat menjadi bahan kajian dan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita memang baru mengetahui dari media, disebutkan sementara penyebabnya karena paparan gas dari pemanas air. Tapi tentu, kita menunggu laporan lengkap dari Bupati agar bisa dikaji secara menyeluruh dan dicarikan langkah pencegahannya kedepan,” jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahyeldi menambahkan, Pemprov Sumbar terus berkomitmen memperkuat tata kelola sektor pariwisata yang aman dan berkelanjutan. Ia menilai, keselamatan wisatawan merupakan bagian penting dari citra dan kenyamanan destinasi wisata Sumbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sumbar dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Karena itu, seluruh pelaku usaha pariwisata, termasuk penginapan, wajib menjadikan keamanan dan keselamatan tamu sebagai prioritas. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Mahyeldi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Diketahui, dalam kejadian di Kawasan Alahan Panjang tersebut, seorang wanita bernama Cindy Desta Nanda (28) dinyatakan meninggal dunia, sementara suaminya Gilang Kurniawan (28) masih menjalani perawatan medis intensif.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/insiden-glamping-maut-di-alahan-panjang-gubernur-minta-pengawasan-penginapan-diperketat/">Insiden &#8216;Glamping Maut&#8217; di Alahan Panjang, Gubernur Minta Pengawasan Penginapan Diperketat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236235</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 29/33 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 2/4 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-10-17 17:23:18 by W3 Total Cache
-->