<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita gempa Pasaman Barat Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/gempa-pasaman-barat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-pasaman-barat/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Feb 2023 11:35:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita gempa Pasaman Barat Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-pasaman-barat/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Nestapa Penyintas Gempa Pasaman Barat, Bangun Kembali Rumah Mengadu ke Rentenir</title>
		<link>https://langgam.id/nestapa-penyintas-gempa-pasaman-barat-bangun-kembali-rumah-mengadu-ke-rentenir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2023 11:34:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khas]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=179590</guid>

					<description><![CDATA[<p>Rumah bertalian dengan kedai itu sedikit menjadi pembeda di Jorong Kampung Alang, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat. Tak begitu jauh dari bangunan yang masih berwujud semi permanen ini, puing-puing jejak keganasan gempa magnitudo 6,1 pada 25 Februari 2022 masih berserakan. Bangunan itu adalah milik Mashendi, salah seorang penyintas gempa Pasaman Barat. Di sana ia tinggal bertinggal bersama seorang istri dan 3 anak;&#160; si sulung kelas 2 SMP, lalu kelas 2 SD, dan si bungsu baru berumur 2, 5 tahun. Dan di sana pula hari-harinya menghasilkan uang dengan berjualan barang kebutuhan harian. Bangunan itu memanjang, dengan melantai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nestapa-penyintas-gempa-pasaman-barat-bangun-kembali-rumah-mengadu-ke-rentenir/">Nestapa Penyintas Gempa Pasaman Barat, Bangun Kembali Rumah Mengadu ke Rentenir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Rumah bertalian dengan kedai itu sedikit menjadi pembeda di Jorong Kampung Alang, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat. Tak begitu jauh dari bangunan yang masih berwujud semi permanen ini, puing-puing jejak keganasan gempa magnitudo 6,1 pada 25 Februari 2022 masih berserakan. </p>



<p>Bangunan itu adalah milik Mashendi, salah seorang penyintas gempa Pasaman Barat. Di sana ia tinggal bertinggal bersama seorang istri dan 3 anak;&nbsp; si sulung kelas 2 SMP, lalu kelas 2 SD, dan si bungsu baru berumur 2, 5 tahun. Dan di sana pula hari-harinya menghasilkan uang dengan berjualan barang kebutuhan harian.</p>



<p>Bangunan itu memanjang, dengan melantai hingga di atas tubir berkedalaman 14 meter. Ia ditopang oleh sejumlah tonggak. Posisinya menggantikan bangunan yang sama dulunya sebelum babak belur dihantam gempa. Mashendi mulai membangun bulan Oktober tahun 2022, dan berproses secara bertahap. Pembangunan itu masih dicicil hingga hari ini.</p>



<p>“Dibangun mulai dari puasa tahun lalu dan masih belum selesai sampai sekarang. Kaca saja ditutup dengan baliho merek sosis, karena keterbatasan dana,” ujarnya.</p>



<p>Untuk membangun kembali rumah sekaligus kedai itu, Marshendi cukup nekat dengan beurusan sama rentenir dan mengadu pada koperasi. Dari rentenir, Mashendi mendapatkan pinjaman Rp.10 juta. Angka yang sama juga didapatkan dari koperasi. Kenekatan lantaran bunga yang tinggi dan waktu cicilan yang ketat.</p>



<p>“Dipinjam Rp.10 juta, dibayar selama 10 minggu, dengan cicilan Rp.1,5 juta per minggu. Koperasi Rp.10 juta untuk jangka waktu 30 hari. Dibayar dengan cicilan Rp.400 ribu per hari selain hari libur,” kata Mashendi, yang juga menjadi Sekretaris Aliansi Masyarakat Korban Gempa.</p>



<p>Dari sisi rentang waktu dan besaran yang dicicil terbilang tinggi. Mashendi sudah menghitung dengan matang. Jika ia masih bersabar menunggu pencairan stimulan untuk membangun kembali rumah sekaligus lapaknya untuk menghasilkan uang, maka ia otomatis tak bekerja alias mengganggur.</p>



<p>Sementara dengan berjualan kebutuhan barang harian, Mashendi bisa meraup omset hingga Rp.5 juta per hari. Dengan omset demikian, maka Mashendi pun bisa mengakses peminjaman dari rentenir dan koperasi dengan angka tinggi.</p>



<p>“Omset sehari-hari sekitar Rp.5 juta sehari. Di kedai kita berjualan ikan, ayam, beras, sayur-sayuran. Keuntungan dari omset, bayar untuk mencicil. Tapi kadang menunggak juga mencicil,” ujarnya.</p>



<p>Dengan begitu, ia optimistis bisa melunasi utang ke koperasi dan juga ke rentenir. Sisi lain, kata Mashendi, ketiga anaknya juga rentan bila berlama-lama tinggal di hunian sementara atau tenda.</p>



<p>“Kami butuh tempat tinggal karena untuk umur anak kami, masih ada yang satu sering kedinginan dengan datangnya hujan. Dan juga anak yang nomor kelas 2 SD, apabila ada dentuman atau hujan deras dia menangis ketakutan karena trauma,” bebernya.</p>



<p>Kondisi demikian mau tak mau Mashendi mengusahkan kembali rumah berdiri secepatnya. Padahal di rekeningnya sudah masuk stimulan Rp.50 juta pada bulan September dan Desember 2022 . Namun tidak bisa diambil dengan begitu saja. Meski dia membangun kembali rumahnya dalam skema rembes, stimulan tidak mudah begitu saja diambil. Harus ada verifikasi dari tim yang dibentuk BPBD dulu.</p>



<p>Oleh karena itu, Mashendi memilih jalur rembes untuk membangun kembali rumahnya. Dibangun dengan uang sendiri dulu, nantinya diganti. Nah, dengan mengakses uang sekitar Rp.20 juta, nyatanya, bangunan belum berdiri kokoh. Material bekas yang ringkuk dihantam gempa bila layak masih dipakai seperti seng, kuda-kuda.</p>



<p>Setidaknya , kata Mashendi, sudah bisa dihuni meski dindingnya masih berbata merah dan sebagian bolong. Dam diakali dengan ditutup oleh spanduk raksasa bekas. Atap bekas yang terikat pada kuda-kuda, setidaknya memberi rasa aman untuk melindungi penghuni di dalamnya dari terpaan mentari.</p>



<p>Namun tak bisa seutuhnya melindungi dia dan keluarganya jika hujan datang. Masih ada kebocoran di atap tersebut. “Kalau hujan ditampung dengan cambung,” tukas Mashendi.</p>



<p>Gempa yang mengguncang Pasaman Barat dan Pasaman 25 Februari tahun lalu, meninggalkan kerusakan yang cukup besar. Berdasarkan pemutakhiran data terakhir per 30 Januari 2023 yang dirilis BPBD Provinsi Sumatra Barat, untuk Pasaman Barat, rumah rusak berat tercatat 1.111 unit. Rusak sedang 1.171 unit, dan selanjutnya, rusak ringan 2.172 unit.</p>



<p>Semua data penyintas rumah rusak, sudah ditetapkan oleh Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor : 188.45 /344/Bup-Pasbar/2022 Tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Pasaman Barat Nomor 188.45/298/Bup-Pasbar/2022 Tentang Penetapan Daftar Rumah Rusak Terdampak Bencana Alam Gempa Bumi Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2022 Bupati Pasaman Barat.</p>



<p>Sementara Kabupaten Pasaman, rusak berat terhitung 532 unit, rusak sedang 545 unit, dan rusak ringan 1.416 unit. Selang setahun kejadian gempa, pemerintah masih disibukkan untuk memproses bantuan stimulan rumah rusak berat yang bersumber dari Dana Siap Pakai. Masing-masing Rp.50 juta. Namun, untuk Pasaman Barat angkanya masih 127 unit yang selesai. Sedangkan Kabupaten Pasaman baru 80 unit.</p>



<p>Selain Mashendi, sebagian warga di Nagari Kajai yang menjadi episentrum kerusakan terparah, masih banyak yang belum terbangun kembali rumahnya. Di sana, ada 800 unit rumah kategori rusak berat.</p>



<p>“Diterima buku rekening. Permasalahannya sampai sekarang belum terealisasi baik swakelola dan rembes. Sementara di Nagari Kajai ada 800 lebih rumah rusak berat. Swakelola kami masyarakat Kajai kami menolak, karena kami melihat banyak intervensi. Intervensi masalah toko bangunan dan kontraktor itu bukan kehendak masyarakat, tapi dari BPBD Pasaman Barat,” jelas Mashendi,</p>



<p>Mashendi masih beruntung bisa meyakinkan rentenir dan koperasi untuk memberi pinjaman. Namun tak berlaku bagi kebayakan penyintas lain di sana. Mereka banyak di antaranya menggadaikan kebun sawit ke toke, untuk kebutuhan harian, dan memperbaiki rumah sedikit demi sedikit.</p>



<p>Salah seorang penyintas yang kurang beruntung itu adalah Syofian Effendi, 54. Hingga saat ini, ia dan keluarganya masih tinggal di huntara di Jorong Kampung Alang, Nagari Kajai.</p>



<p>Huntara itu pemberian partai politik. Di sana ia sudah tinggal sejak rumah runtuh, lebih kurang setahun setahun. Syofian punya 5 anak. Paling besar tamat SMA, paling kecil balita umur 2 tahun. “Tidur di huntara sangat dingin. Kalau hujan, kadang masuk itu air,” tukasnya.</p>



<p>Ada keinginan seperti Mashendi yakni bangun sendiri dulu rumah, dan nanti dirembes dari stimulan. Namun, untuk pilihan seperti itu ia tidak ada uang. Kerja sehari-harinya hanya sebagai petani. Itu pun menyewa sawah orang lain, dan berladang di tanah ulayat. </p>



<p>“Ditanam kadang nilam. Tanaman sejak gempa banyak tidak elok. Penghasilan tidak menentu,” bebernya.</p>



<p>Kebutuhan sehari-harinya kadang tidak tercukupi, sehingga pinjam uang sana sini. “Minjam uang ke koperasi dan rentenir ada juga, tapi kecil,” ujarnya.</p>



<p>Dia agak kecewa dengan janji-janji otoritas yang didengar. Teranyar, dia mendapat informasi, bahwa rumah yang rusak berat akan mulai dibangun bulan Januari melalui skema aplikator. Tapi belum juga sampai sekarang.</p>



<p>“Karena tanggal 9 Januari kami demo, tak ada tanggapan, dan kalau kalau tidak cair tanggal 28 Februari, maka 1 Maret kami akan demo kembali,” pungkas Mashendi.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/nestapa-penyintas-gempa-pasaman-barat-bangun-kembali-rumah-mengadu-ke-rentenir/">Nestapa Penyintas Gempa Pasaman Barat, Bangun Kembali Rumah Mengadu ke Rentenir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179590</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Setahun Gempa Pasaman Barat Berlalu, Penanganan yang Tertatih-tatih</title>
		<link>https://langgam.id/setahun-gempa-pasaman-barat-berlalu-penanganan-yang-tertatih-tatih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Feb 2023 10:17:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khas]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Pasaman]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=179584</guid>

					<description><![CDATA[<p>Hari ini, 25 Februari 2023, persis setahun lalu, gempa bumi memorak-porandakan beberapa kampung di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Hari ini, dilayangkan pandangan ke kampung-kampung yang mengalami kerusakan itu, sajiannya masih kemuraman. Material bangunan yang ringsek karena getaran gempa, masing teronggok di sana sini, rumah-rumah yang bersimpuh menyatu dengan fondasi masih menjadi pemandangan yang gamblang. Sisi lain, tenda dan huntara masih berdiri dan dihuni, disaat beberapa rumah mulai berproses berdiri tegak lagi. Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat misalnya, dari 5.260 jiwa atau 2.212 kepala keluarga (KK) populasinya, total kerusakan rumah sebanyak 276 unit. Saat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setahun-gempa-pasaman-barat-berlalu-penanganan-yang-tertatih-tatih/">Setahun Gempa Pasaman Barat Berlalu, Penanganan yang Tertatih-tatih</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Hari ini, 25 Februari 2023, persis setahun lalu, gempa bumi memorak-porandakan beberapa kampung di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Hari ini, dilayangkan pandangan ke kampung-kampung yang mengalami kerusakan itu, sajiannya masih kemuraman. </p>



<p>Material bangunan yang ringsek karena getaran gempa, masing teronggok di sana sini, rumah-rumah yang bersimpuh menyatu dengan fondasi masih menjadi pemandangan yang gamblang. Sisi lain, tenda dan huntara masih berdiri dan dihuni, disaat beberapa rumah mulai berproses berdiri tegak lagi.</p>



<p>Nagari Simpang Timbo Abu Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat misalnya, dari 5.260 jiwa atau 2.212 kepala keluarga (KK) populasinya, total kerusakan rumah sebanyak 276 unit. Saat ini, 30 persen penyintas masih tinggal di hunian sementara (huntara).</p>



<p>“Masyarakat yang tinggal di Huntara sekitar 30 persen dari total kerusakan 276 rumah,” ujar Pj. Wali Nagari Simpang Timbo Abu Kajai Mulyadi.</p>



<p>Gempa tektonik M6,1 meluluhlantakkan sebagian wilayah di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, Jumat (25/2) pagi. Berdasarkan data BNPB, gempa itu menyebabkan 27 orang meninggal, 457 orang luka-luka, ribuan rumah rusak. Dampak lainnya berupa kerusakan 70 tempat ibadah, 208 sarana Pendidikan, 25 sarana kesehatan.</p>



<p>Tak berselang lama setelah gempa, BNPB berkolaborasi dengan empat perguruan tinggi, antara lain Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, Universitas Negeri Padang dan Institut Teknologi Padang, menerjunkan 106 yang terdiri dari&nbsp; relawan mahasiswa dan koordinator dengan latar belakang teknik sipil dan arsitektur.</p>



<p>Pelaporan pendataan ini menggunakan aplikasi InaRISK yang dikembangkan BNPB sehingga ada dokumentasi kondisi rumah, titik lokasi geografis, nomor kepala keluarga, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pendataan rumah merupakan bagian dalam pengkajian kebutuhan pascabencana (jitupasna).</p>



<p>Pelaporannya secara cepat, langsung dan tampil dalam dashboard inaRISK serta dapat diakses oleh umum.</p>



<p>&#8220;Ini sebagai contoh bila ada kerusakan yang masif untuk pendataan rumah rusak dan dapat diterapkan di lokasi pascabencana lainnya,&#8221; jelas Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansah, beberapa sepekan setelah gempa.</p>



<p>Pemutakhiran data per 30 Januari 2023 yang didapatkan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Barat, dengan rincian, di Pasaman Barat, rumah rusak berat tercatat 1.111 unit. Rusak sedang 1.171 unit, dan selanjutnya, rusak ringan 2.172 unit.</p>



<p>Sementara Kabupaten Pasaman, rusak berat terhitung 532 unit, rusak sedang 545 unit, dan rusak ringan 1.416 unit.</p>



<p>Dalam perjalanan penanganan gempa Pasaman dan Pasaman Barat dicapai kesepakatan, bahwa untuk rumah rusak berat, pemerintah pusat melalui Dana Siap Pakai (DSP) BNPB akan memberi stimulan sebesar Rp.50 juta per unit. Untuk rumah rusak sedang bersumber dari Provinsi Sumbar lewat Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK). Dan untuk kategori rusak ringan menjadi tanggungan kabupaten masing-masing.</p>



<p>Pada bulan September tahun lalu,&nbsp; disepakati rumah rusak berat akan diberi stimulan Rp.50 juta untuk masing-masing rumah. Skema dana stimulan dari DSP ini&nbsp; berdasarkan Peraturan Kepala BNPB No. 4/2020. &nbsp;</p>



<p>“Dimana DSP wajib memenuhi peraturan dan perundangan yang ada dan sesuai dengan pembebanan ke Pemerintah Pusat untuk kategori rusak berat. Sementara rusak sedang atau ringan, dibebankan kepada Pemprov dan Pemkab,” kata Menko PMK Muhajir Efendi kala itu.</p>



<p>Mekanismenya, Menko PMK meminta Pemkab Pasaman dan Pasaman Barat didampingi BNPB dan Pemprov Sumbar dapat mempercepat penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) terlebih dulu sampai penetapannya termasuk penyusunan kajian kebutuhan pasca bencana (JITUPASNA).&nbsp;</p>



<p>Lalu bangunan mengikuti standar Rumah Tahan Gempa (RTG), dengan meliputi tiga skema yang ada yakni reimbursement mandiri, swakelola mandiri, dan kontraktual (menggunakan aplikator).</p>



<p>DSP bisa digunakan dengan menyiasati status yaitu tanggap darurat menuju pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi. Rentang waktu status terus diperpanjang oleh dua kabupaten, karena dengan status demikian, penggunaan DSP sebagai sumber pendanaan pembangunan hunian tetap bisa dilakukan.</p>



<p>“Statusnya transisi darurat ke pemulihan, supaya bisa pakai dana DSP. Status itu, SK-nya dari kabupaten itu. Selalu diperpanjang. Untuk mengatasi ruska berat, mau tak mau diperpanjang,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumbar Jumaidi.</p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman Alim Bazar menambahkan, status transisi darurat ke pemulihan diperpanjang sekali 3 bulan. Menurutnya, sebelum selesai pelaksanaan rekonstruksi kembali rumah penyinta, tetap akan diperpanjang.</p>



<p>“Untuk saat sekarang, statusnya sampai 31 maret 2023. Bisa diperpanjang lagi, atau sebaliknya diakhiri bila semua sudah selesai,” kata Alim.</p>



<p>Selain permukiman, beberapa sarana prasarana umum lainnya yang menjadi prioritas yakni sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah. Baru setelah perbaikan permukiman dan sarana umum pokok lain rampung dilakukan, pemerintah bakal melakukan perbaikan sarana umum lain.&nbsp;</p>



<p>“Kita selesaikan permukiman dulu, baru nanti ke sarana-sarana umum yang lain yang sementara bisa ditunda atau dinomorduakan, setelah sarana yang betul-betul dibutuhkan bisa berjalan dengan baik,&#8221; kata Muhadjir.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan, sebelumnya sejumlah bantuan telah diberikan sejak tanggap darurat. Di antaranya bantuan dana DSP sebanyak Rp500 juta untuk Kabupaten Pasaman Barat dan Rp845 juta untuk Kabupaten Pasaman serta bantuan logistik.&nbsp;</p>



<p><strong>Penanganan Berjalan Lamban</strong></p>



<p>Dalam perjalanan penanganan pascagempa Pasaman dan Pasaman Barat terjadi tarik ulur data. Rapat yang dilakukan berkali-kali,&nbsp; verifikasi data berulang-ulang, seakan sia-sia jika melongok perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi yang bergerak lamban.</p>



<p>Data per 30 Januari 2023, untuk wilayah Pasaman Barat, dari 1.111 unit rumah yang terverifikasi sebagai rusak berat, baru 127 unit yang selesai dibangun atau menyerap DSP senilai Rp.50 juta. Sementara 192 unit dalam pelaksanaan, dan sisanya 792 unit belum dilaksanakan.</p>



<p>Untuk wilayah Kabupaten Pasaman, dari 532 unit rumah kategori rusak berat, baru 80 unit yang terselesaikan. Sebanyak 187 unit masih dalam tahap pelaksanaan, dan sisanya 265 unit belum dilaksanakan.</p>



<p>Kelambanan pelaksanaan rekonstruksi sangat ironi, mengingat 50 persen dari total DSP BNPB sudah ditransfer ke rekening virtual account masyarakat (masing-masing penyintas yang terdata) yang dibuka di BRI pada 29 September 2022. “Bulan Desember semuanya sudah ditransfer ke rekening masyarakat,” ujar Alim.</p>



<p>DSP paling banyak dialokasikan untuk Kabupaten Pasaman Barat dengan angka Rp.55.550.000.000. Angka ini perkalian 1.111 unit rumah dengan Rp.50 juta untuk masing-masing penerima. Sementara Kabupaten Pasaman, dengan jumlah kerusakan berat terverifikasi 532 unit, maka DSP berjumlah Rp.26.600.000.000.</p>



<p>Semua uang ini langsung masuk ke rekening penerima. Skema ini bagus, karena bisa menyingkirkan peluang korupsi. Uang yang ditransfer juga mengharuskan direalisasikan dalam bentuk pengerjaan rumah, baik material, dan jasa tukang. Artinya tidak boleh dipakai untuk hal lain.</p>



<p>Namun, syarat-syarat yang termaktub dalam petunjuk teknis, menurut sebagian penyintas dan juga wali nagari yang daerahnya banyak kerusakan, agak kaku. Sehingga menyulitkan untuk melancarkan pelaksanaan pembangunan rumah.</p>



<p>“Kendalanya pembangunan rumah rusak berat, kita lihat terlalu kaku aturan yang dibangun BPBD. Kemarin datang Deputi BNPB, tuntas dalam menjelaskan (clear) percepatan pembangunan. Tapi aturan kaku, contohnya untuk pencairan dana bantuan. Oleh BNPB, untuk skema rembes atau swakelola mandiri, itu boleh dicairkan 40 persen untuk di awal. Sementara di Juknis BPBD, rumah dibangun dulu, baru nanti dihitung oleh tim pendamping teknis. Contoh siap 50 persen, dibuka blokir rekening dan diambol 50 persen dana. Misal siap 30 persen, dibayarkan 30 persen,” PJ Wali Nagari Simpang Timbo Kajai Abu Mulyadi.</p>



<p>Bagi korban yang masuk database penerima bantuan rumah rusak berat, bebas memilih skema yang mana. Boleh dengan aplikator (kontraktual), swakelola mandiri, atau rembes.</p>



<p>Mulyadi mengaku, data &nbsp;menjadi permasalahan yang dihadapinya. Permasalahan rusak berat yang telah di SK kan, sebut Mulyadi, kenyataannya di lapangan, rumah tidak diakui oleh BPBD rusak berat. Padahal oleh tim teknis Perkim Pasaman Barat, sudah diakui dan dimasukkan.</p>



<p>“Kata orang BPBD akan diverifikasi ulang. Masyarakat berebut ingin dimasukkan data rusak berat. Ini jadi beban kami di nagari atau jorong. Mereka sudah terdaftar rusak berat, dan di SK kan bupati, kenapa diturunkan lagi. Benturannya ke kami, dan sejauh ini yang mempertanyakan ke kami, kami jawab itu wewenang BPBD,” terangnya.</p>



<p>Ketua Aliansi Masyarakat Korban Gempa (AMKG) Pasaman Barat Imam Jendri menilai, penanganan pascagempa berjalan lamban. “Data juga belum selesai. Data berat 1.111 untuk Pasaman Barat belum selesai. Jadi di lapangan yang terjadi, sedang masuk berat, berat ke sedang. Jadi, pemerintah harus memberikan solusi. Padahal nama sudah masuk ke pusat. Kita tak mencari yang salah sekarang, tapi solusi apa di lapangan. Sehingga masyarakat tidak dirugikan,” imbuhnya.</p>



<p>Selain data, dia melihat informasi tidak jelas kepada masyarakat. Contoh, bantuan kapan dimulai realisasinya di lapangan. Cara pelaksanaannya seperti apa. “Pada akhirnya, pelbagai spekulasi terjadi di masyarakat,” ujarnya.</p>



<p>Dia juga menyoroti informasi yang simpang siur. “Sampai kedatangan Deputi BNPB kemarin, dan yang dibicarakan, seperti terjadi kebingungan oleh BPBD Pasaman Barat dan walinagari. Pemahaman tidak sama. Misal Sekretaris Nagari Kajai, bingung dan belum jelas apa yang mesti dilakukan,” ungkapnya.</p>



<p>Kemudian sekarang muncul wacana bantuan berbentuk uang. Sekarang juga, katanya, masyarakat menggunakan kayu bekas rumah dulu. Padahal itu tidak ada dalam RAB. Yang ada rangka baja, tipe ini itu.</p>



<p>“Harusnya dalam Juknis, kayu rumah runtuh bisa dipakai. Nah itu dibeli atau gimana? Harganya seperti apa, itu kan mestinya dijelaskan,” katanya.</p>



<p>Menurut Imam, mestinya skema bantuan pascagempa untuk Pasaman dan Pasaman Barat mengacu pada skema pada gempa 2009. Yakni dibentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dengan anggota 20 orang per kelompok.</p>



<p>“TPT (Tim Pendamping Teknis) belum maksimal dalam melakukan sosialisasi saya lihat. Maka teknisnya, korban gempa dibentuk Pokmas. Misal 20 orang atau KK per kelompok. Mestinya dibentuk Pokmas untuk memudahkan koordinasi, memudahkan untuk sosialisasi. Sistem kerja akan jadi mudah,” bebernya.</p>



<p>Kondisi demikian, mendorong pihaknya dan sebagian penyintas gempa di Pasaman Barat melakukan demonstrasi pada 9 Januari lalu. Mereka menuntut kejelasan pembangunan rumah pascagempa.</p>



<p>Menurut Imam, sampai kini masalah-masalah tidak selesai. Jika lancar sosialisasi, lanjut Imam, tidak ada akan demo.</p>



<p>“Sistem kerja penanganan pascagempa di Pasaman Barat masih amburadul,” tegasnya.</p>



<p>AMKG Pasaman Barat, tukasnya, akan selalu mengawasi dan memonitor perkembangan penanganan pascagempa sampai terealisasi secara utuh.</p>



<p>Segala persoalan yang membentang dalam penanganan pasca gempa Pasaman dan Pasaman Barat, pada akhirnya bermuara pada BPBD untuk meresponsnya. Pasalnya gempa yang memicu kerusakan dan korban tersebut digolongkan bencana daerah.</p>



<p>“Wawancara silakan ke daerah masing-masing, karena itu bencana daerah maka daerah lah yang tahu,” ujar Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah, saat dihubungi untuk diminta penjelasan soal kelambanan penanganan pascagempa di Pasaman dan Pasaman Barat.</p>



<p>“Silakan ke BPBD saja. Semua sudah saya jelaskan kemarin kepada Pemkab Pasaman Barat dan mereka sudah memahami,” Jarwansyah menambahkan.</p>



<p>Pimpinan di antara dua kabupaten itu pun mengopor ke BPBD untuk menjawab segala persoalan yang membelenggu penanganan pascagempa di daerah tersebut. “Terkait hal tersebut (soal perkembangan rehab rekon), sebaiknya langsung ke Kepala BPBD,” ujar Wakil Bupati Pasaman Sabar AS.</p>



<p>Menurut Jumaidi pemerintah pusat dalam hal ini BNPB, maupun provinsi sebenarnya cukup proaktif mendorong percepatan penanganan. Namun, tak bisa terlalu masuk ke urusan teknis, karena bencana ini bersifat bencana daerah. Artinya kewenangan ada di masing-masing kabupaten.</p>



<p>Pantauan yang dilakukan pihaknya, melihat penanganan pascabencana di kedua daerah itu lambat. Namun, permasalahan apa pastinya di lapangan, pihaknya tidak tahu.</p>



<p>“Rapat berkali-kali, Deputi berkali-kali datang, Kepala BNPB juga pernah datang. Dorongan dari pusat tinggi untuk cepat selesai. Tapi kabupaten lamban, karena pelaksanaannya lambat. Rentangan waktu yah agak lambat,” kata Jumaidi.</p>



<p>Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman Barat Azhar tak menampik perlambatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstuksi di wilayahnya. Menurutnya, data menjadi factor utama dalam kelambanan tersebut. Sebab, ujar Azhar, kalau tergesa-gesa tidak mungkin, karena banyak hal yang harus diverifikasi.</p>



<p>Misalnya, pihaknya mengusulkan 1.212 unit rumah kategori rusak berat. Namun kemudian diverifikasi sana sini, sehingga angka yang disetujui menjadi 1.111 unit.</p>



<p>Berhubung yang dipakai uang negara, pihaknya juga sangat berhati-hati dalam membuka blokir atau pencairan dana bagi penerima manfaat. Untuk mencairkan yang mengambil skema rembes, timnya memverifikasi secara detail di lapangan. Misal apakah besi, semen, pasir, dan material lainnya ada dan di toko dimana dibeli. Dalam penilaian pembayaran pun demikian, tim pendamping teknis akan menilai, apakah patut dibayar 50 persen, atau justru 30 persen dulu.</p>



<p>“Kalua nilainya 30 juta, dikasih Rp.30 juta dulu. Kalau nilainya 40 juta, dikasih Rp.40 juta. Walau uang DSP masing-masing Rp.50 juta, tapi kadang bangunan itu banyak juga dipakai kembali material bekas. Kita kasih ini, baru upah dibayar. Sisanya tetap kita bayar dengan catatan itu dipakai untuk bangunan,” terang Azhar.</p>



<p>Hal demikian menjadi aturan main dalam Juknis (petunjuk teknis) yang dibikin BPBD Pasaman Barat. Juknis ini merujuk pada Perka BNPB. Namun, beberapa poin dalam juknis justru menjadi pengganjal kelancaran pelaksanaan.</p>



<p>“Walau lambat, tapi tetap berpedoman ke aturan,” tukasnya.</p>



<p>Dia juga membanta pihak yang menuding pihaknya meng intervensi dalam penentuan toko bangunan untuk yang memilih skema rembes dan swakelola mandiri. Yang dilakukan, sebut Azhar, adalah merekomendasikan toko bangunan. Artinya toko bangunan yang menyediakan material SNI. Pihaknya juga menyediakan bantuan RAB dari tim teknis.</p>



<p>“Kita dengan tim percepatan masyarakat (seperti Badan Musyawarah atau Bamus), merekomendasikan toko memenuhi syarat, SNI, kepastian mengantar barang ke lokasi rumah dan lainnya seperti punya faktur sebagai bagian administrasi. Tidak ada intervensi kita soal toko itu,” ungkapnya.</p>



<p>Jika hal demikian berjalan, ditambah rekomendasi dia sebagai Kalaksa dan tim yang terdiri 7 orang, maka blokir rekening bisa dibuka. Di samping itu, rumah-rumah yang dibangun melalui aplikator terus berjalan.</p>



<p>“Setiap hari ada progress pembayaran. Bergerak terus,” tukasnya.</p>



<p>Senada dengan Azhar, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasaman Alim Bazar juga mengakui kelambanan pelaksanaan rekonstruksi rumah terdampak gempa di Pasaman.</p>



<p>Kerusakan rumah yang berat di Pasaman paling banyak di &nbsp;3 titik Nagari Ladang Panjang, Binjai, dan Malampah. Umumnya penyintas membangun kembali rumah di titik yang sama atau bergeser sedikit dari rumah semula.</p>



<p>Malampah dengan radius 40 km dari Lubuk Sikaping, ibukota Pasaman, kata Alim, masih ada 100 KK tinggal di Huntara dari 400 huntara yang dibangun.</p>



<p>Untuk Nagari Malampah, kata Alim, banyak rumah rubuh di kampung yang agak terisolir. Aksesibilitas sangat susah. Sehingga menjadi salah satu faktor lambannya pelaksanaan penanganan.</p>



<p>Alim mengemukakan sejumlah persoalan perlambatan pelaksanaan rekonstruksi kembali rumah rusak berat. Menurutnya, persoalan data yang mesti diverifikasi berulang-ulang juga menjadi pangkal lambannya pengerjaan.</p>



<p>“Pendataan pertama 548 unit, lalu kita uji publik (umumkan), menjadi 568. Dari 568 kita ajukan ke BNPB, direview d sana, di cek by name by address, koordinat, jadi 532. Dari 532 masih diberi kesempatan review sisanya, kita temukan 18 yang dibuang patut masuk data,” ungkap Alim.</p>



<p>“Intinya dikerjakan sekarang 532 unit. Tarik ulur data sejak bulan kejadian, berlanjut&nbsp; bulan Mei 2022, dan terakhir September 2022,” dia menambahkan.</p>



<p>Sisi lain, kendala lambannya menurut Alim adalah faktor cuaca. Musim hujan menyebabkan pengiriman barang atau bahan bangunan ke lokasi terisolir di Malampah cukup menyulitkan. Apalagi kendaraan roda empat atau mobil tidak bisa langsung ke lokasi. Alhasil, bahan bangunan yang dibawa mobil atau truk diturunkan di titik berjarak 1-1,5 km dari kampung itu. Selanjutnya bahan dicicil dengan kendaraan motor.</p>



<p>“Daerah jauh butuh tambahan waktu dan tenaga. Satu rumah kebutuhan bata ringan 730.&nbsp; Dibawa pakai motor hanya bisa mengangkut 10 potong bata. Jaraknya 1-1,5 km untuk melangsir pakai motor. Artinya butuh 73 kali bolak balik. Untuk semen 20 sak, maka yang bisa dibawa motor Cuma 2 sak sekali jalan,” beber Alim.</p>



<p>Kendala lainnya, ungkap Alim, adalah pasokan bata ringan. Ini dialami oleh aplikator karena merekalah yang diharuskan membangun dengan spesifikasi demikian. Bata ringan ini berdasarlam kajian Pulitbang Labor PUPR, dan kampus Universitas Tadulako. Pasokan bata ringan dari Padang tak mencukupi, sehingga aplikator mendatangkan dari Pekanbaru, Jakarta.</p>



<p>“Ini urusan aplikator, tapi berimbas dalam perkembangan pelaksanaan pembangunan rumah kembali,” ujar Alim.</p>



<p>Aplikator yang mengambil pekerjaan ini di Pasaman berjumlah 3. Dari luar Pasaman 2, dan lokal 1.</p>



<p>Di samping itu, Alim menambahkan, minimnya tenaga kerja seperti tukang yang piawai juga menjadi kendala tersendiri. Untuk mengatasi kelangkaan tukang, maka didatangkan tukang dari Jawa dan Lampung.</p>



<p>“Kendala lain, gangguan dari luar, provokasi seperti kasus yang gak dapat, lalu dikompori yang lain. Untuk hal ini kita jalin komunikasi dan koordinasi intens dengan segala pihak,” tukasnya.</p>



<p>Alim mengaku juga telah menyampaikan, bahkan memperlihatkan situasi yang terjadi di Pasaman kepada Deputi BNPB Jarwansyah dalam kunjungan ke sana, pekan lalu.</p>



<p>“Deputi mengapresiasi, karena kita mengerjakan daerah sulit di Malampah. Pakai kendaraan roda dua membawa material,” ujarnya.</p>



<p>Alim juga menyebutkan Bupati Pasaman minta supaya sudah masuk bulan puasa, lebaran, masyarakat sudah bisa tinggal di rumah kembali. Artinya pembangunan harus segera diselesaikan</p>



<p>“Bulan Maret ini harus selesai. Bupati concern untuk mempercepat. Saya mempertaruhkan jabatan,” pungkasnya.</p>



<p>Kepala Seksi Rekonstruksi BPBD Sumbar Muliarson menambahkan, untuk skema pembangunan menggunakan aplikator, mesti punya sertifikat dari BNPB. “Ada sekarang aplikator yang sedang membangun dan ada juga yang berminat, tapi harus ada sertifikat,” jelasnya.</p>



<p><strong>Rusak Sedang dan Ringan Belum Dikakok</strong></p>



<p>Rekonstruksi rumah rusak berat yang berkelindan penuh sengkarut, berefek pada penanganan rumah kategori rusak sedang dan rusak ringan. Hingga detik ini, belum ada pengerjaan perbaikan rumah rusak sedang dan juga rusak ringan. Padahal, urusan anggaran perbaikan rusak sedang dari provinsi sudah disalurkan pada bulan November lalu sekitar Rp.34 miliar.</p>



<p>“Pekerjaan perbaikan rumah rusak sedang dan rusak ringan, belum dapat dilaksanakan karena status masih dalam transisi darurat menuju pemulihan. Sedangkan sesuai dengan SPM Dinas Perumahan/Perkim bahwa pelaksanaan perbaikan rumah baru dapat dilaksanakan pada masa pascabencana. Masa transisi di perpanjang sampai dengan Maret 2023,” demikian keterangan dari BPBD Sumbar.</p>



<p>Berdasarkan data BPBD Sumbar per 30 Januari 2023, Pasaman memasukkan data rusak sedang 545 unit, rusak ringan 1.416 unit. Pasaman Barat rusak sedang 1.171 unit, rusak ringan 2.172 unit.</p>



<p>Karena sifatnya bencana daerah, sesuai penetapan status tanggap darurat masing-masing kepala daerah, maka provinsi sifatnya membantu. Maka dalam hal ini, untuk rumah rusak sedang, provinsi menggelontorkan anggaran sekitar Rp.34 miliar yang bersumber dari APBD Perubahan bulan November 2022.</p>



<p><em>Kepala Badan Perencanaan</em>&nbsp;Pembangunan Daerah (<em>Bappeda</em>)&nbsp;<em>Sumbar Medi Iswandi menjelaskan, bantuan untuk dua kabupaten yang dilanda bencana itu berupa Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKK) yang diatur dalam Pergub Sumatra Barat Nomor 1 Tahun 2022. BKK itu </em>sekitar Rp.34 miliar dari APBD Perubahan yang berjumlah total Rp.6,7 triliun.</p>



<p>Dari Rp.34 miliar, untuk Pasaman mendapat porsi sekitar Rp.10 miliar lebih, dan Pasaman Barat selebihnya. Masing-masing rumah menerima Rp.20 juta. Di dalam Pergub Dana BKK, (ada), dua tahun dana ini bisa digunakan. “Kalau tidak digunakan selama rentang 2 tahun, ditarik lagi,” ujar Medi.</p>



<p>Dia mengatakan, uang sudah ditransfer bulan November 2022 ke khas daerah masing-masing. Berhubung dananya ini besar, maka mekanisme penerimaan di kabupaten masuk khas daerah. Dikeluarkan dalam bentuk kegiatan memberi bantuan untuk rumah rusak sedang (APBD Perubahan). Lalu mesti dilaporkan berapa yang terserap. “Saya belum terima laporannya. Harus di triwulan I melaporkan, tapi belum ada. Tidak terserap, mereka punya waktu 2 tahun,” kata Medi.</p>



<p>Pangkal nilai bantuan itu adalah data. Medi mengatakan,Pasaman lebih cepat memasukkan data yakni bulan Agustus, Pasaman Barat September. “Kita bahas di APBD Perubahan. Mencuat mekanisme, apa provinsi melaksanakan langsung, atau memberi BKK ke kabupaten. Akhirnya dipilih BKK, untuk memperpendek rentang kendali,” terangnya.</p>



<p>Kalau provinsi mengerjakan, ujar Medi, terlalu jauh rentang kendali, pengawasan juga terlalu jauh. Kalau kabupaten, rentang kendali pendek, provinsi tinggal mengawasi.</p>



<p>Medi mengaku, mendapati laporan kendala di lapangan, terutama permasalahan data. Tapi, menurutnya, semestinya itu tidak bisa mengubah begitu saja di lapangan, karena sudah kasih data mutlak ke kami.</p>



<p>“Kalau ada perubahan data, mereka proses lagi dari awal. Karena data yang diserahkan, dengan pernyataan, bahwa surat tanggung jawab mutlak dari kepala daerah. Karena uang dikucurkan, dasarnya kan data. Pemeriksaan oleh BPK tentu menjadi temuan,” tandasnya.</p>



<p>Muliarson menyebutkan, untuk sedang dan ringan itu belum bisa dilakukan sesuai pemenuhan&nbsp;<em>Standar Pelayanan Minimal</em>&nbsp;(<em>SPM</em>)&nbsp;<em>Penanggulangan</em>&nbsp;Bencana, karena yang membangun Dinas Perkim setempat. Pelaksanaan perbaikan rumah untuk sedang dan ringan, itu baru bisa dilakukan setelah selesai masa transisi. &#8220;Itu lah kejadiannya. Dilemanya di sana,” tukas Muliarson.</p>



<p>Jika stimulan perbaikan rumah sedang ditekel sama provinsi, maka untuk rumah rusak ringan itu menjadi urusan masing-masing kabupaten. Alim Bazar mengatakan, rusak ringan dibantu maksimal Rp.5 juta. Ini juga belum jalan.</p>



<p>Unjuk rasa sebagian penyintas gempa Pasaman Barat 9 Januari, bentuk rasa muak melihat perkembangan penanganan pascagempa. Respons ini bisa berulang jika penanganan berjalan di tempat.</p>



<p>“Kalau tidak cair (dana untuk rusak berat), tanggal 28 Februari ini, 1 Maret kami akan demo kembali,” pungkas Sekretaris Aliansi Masyarakat Korban Gempa Mashendi.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/setahun-gempa-pasaman-barat-berlalu-penanganan-yang-tertatih-tatih/">Setahun Gempa Pasaman Barat Berlalu, Penanganan yang Tertatih-tatih</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179584</post-id>	</item>
		<item>
		<title>8 Bulan Usai Terdampak Gempa, Masjid Al-Mukhlisin Timbo Abu Mulai Dibangun Lagi</title>
		<link>https://langgam.id/8-bulan-usai-terdampak-gempa-masjid-al-mukhlisin-timbo-abu-mulai-dibangun-lagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 10:58:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Pasbar]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=163736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Setelah sekitar delapan bulan terdampak gempa bermagnitudo 6,1, Masjid Al-Mukhlisin di Timbo Abu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mulai dibangun kembali. Secara resmi, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi telah meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid tersebut, Rabu (19/10/2022). Menurut Hamasuardi, setelah dilakukannya peletakan batu pertama, maka pembangunan masjid resmi dimulai, karena pembangunan rumah ibadah tersebut sudah lama diimpikan masyarakat. &#8220;Alhamdulillah, hari ini mulai meletakkan batu pertama, setelah itu jangan berhenti pembangunannya, karena pembangunan rumah ibadah ini sudah lama diimpikan,&#8221; ujar Hamsuardi dikutip dari situs resmi milik Pemkab Pasbar. Seluruh masyarakat, kata Hamsuardi, harus terus bersama</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/8-bulan-usai-terdampak-gempa-masjid-al-mukhlisin-timbo-abu-mulai-dibangun-lagi/">8 Bulan Usai Terdampak Gempa, Masjid Al-Mukhlisin Timbo Abu Mulai Dibangun Lagi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Setelah sekitar delapan bulan terdampak gempa bermagnitudo 6,1, Masjid Al-Mukhlisin di Timbo Abu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mulai dibangun kembali.</p>
<p>Secara resmi, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi telah meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid tersebut, Rabu (19/10/2022).</p>
<p>Menurut Hamasuardi, setelah dilakukannya peletakan batu pertama, maka pembangunan masjid resmi dimulai, karena pembangunan rumah ibadah tersebut sudah lama diimpikan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, hari ini mulai meletakkan batu pertama, setelah itu jangan berhenti pembangunannya, karena pembangunan rumah ibadah ini sudah lama diimpikan,&#8221; ujar Hamsuardi dikutip dari situs resmi milik Pemkab Pasbar.</p>
<p>Seluruh masyarakat, kata Hamsuardi, harus terus bersama dan bahu-membahu untuk membangun, dan meminta untuk selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik terkait pembangunan rumah ibadah tersebut.</p>
<p>&#8220;Begitu juga soal keuangan oleh panitia, juga harus jelas dan transparan. Jangan patah semangat beralam, begitu juga dengan membangun masjid. Kita akui, semenjak gempa, ekonomi kita mulai merosot. Untuk itu, mari kita semua dekatkan diri kepada Allah dalam ibadah. Karena itulah kebahagiaan yang sesungguhnya,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Saat peletakkan batu pertama itu, Sahabat Hamsuardi-Risnawanto (Hamris) juga menyerahkan bantuan pembangunan senilai Rp140 juta.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid Al-Mukhlisin, Dodi Indra Yani mengatakan, masjid yang akan dibangun dengan ukuran 12×12, dan total anggaran Rp800 juta. Saat ini, telah terkumpul Rp150 juta.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/potret-terkini-pasaman-barat-usai-diguncang-gempa-magnitudo-61/">Potret Terkini Pasaman Barat Usai Diguncang Gempa Magnitudo 6,1</a></strong></p>
<p>&#8220;Untuk itu, kami berharap kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar turut membantu membangunan masjid ini,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/8-bulan-usai-terdampak-gempa-masjid-al-mukhlisin-timbo-abu-mulai-dibangun-lagi/">8 Bulan Usai Terdampak Gempa, Masjid Al-Mukhlisin Timbo Abu Mulai Dibangun Lagi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Potret Terkini Pasaman Barat Usai Diguncang Gempa Magnitudo 6,1</title>
		<link>https://langgam.id/potret-terkini-pasaman-barat-usai-diguncang-gempa-magnitudo-61/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[zulfikar]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 08:39:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Pasbar]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=163716</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gempa bermagnitudo 6,1 telah meluluhlantahkan sebagian daerah di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Bahkan, juga berdampak terhadap daerah tetangga, yaitu Kabupaten Pasaman. Kini, sejak diguncang gempa barmagnitudo 6,1 pada 25 Februari 2022, sudah lebih delapan bulan masyarakat korban gempa masih berusaha untuk bangkit dan pulih kembali seperti sedia kala. Uluran tangan dari berbagai pihak, tentunya sangat mereka harapkan. Apalagi, tak hanya dampak gempa, Pandemi Covid-19 juga turut memperparah kondisi perekonomian. Setelah delapan bulan lebih dihantam bencana, Presiden Indonesia, Joko Widodo juga berencana akan berkunjung ke Pasaman, dan kemungkinan juga ke Pasaman Barat. Bahkan, kunjungan Presiden Indonesia itu telah dikabarkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/potret-terkini-pasaman-barat-usai-diguncang-gempa-magnitudo-61/">Potret Terkini Pasaman Barat Usai Diguncang Gempa Magnitudo 6,1</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gempa bermagnitudo 6,1 telah meluluhlantahkan sebagian daerah di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Bahkan, juga berdampak terhadap daerah tetangga, yaitu Kabupaten Pasaman.</p>
<p>Kini, sejak diguncang gempa barmagnitudo 6,1 pada 25 Februari 2022, sudah lebih delapan bulan masyarakat korban gempa masih berusaha untuk bangkit dan pulih kembali seperti sedia kala.</p>
<p>Uluran tangan dari berbagai pihak, tentunya sangat mereka harapkan. Apalagi, tak hanya dampak gempa, Pandemi Covid-19 juga turut memperparah kondisi perekonomian.</p>
<p><div id="attachment_163718" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-163718" class="wp-image-163718 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Langgam.id - Gempa bermagnitudo 6,1 telah meluluhlantahkan sebagian daerah di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)." width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Dampak-Gempa-Pasbar.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="(max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-163718" class="wp-caption-text">Kondisi salah satu perkampungan yang terdampak gempa di Pasaman Barat. [Foto: BNPB]</p></div>Setelah delapan bulan lebih dihantam bencana, Presiden Indonesia, Joko Widodo juga berencana akan berkunjung ke Pasaman, dan kemungkinan juga ke Pasaman Barat.</p>
<p>Bahkan, kunjungan Presiden Indonesia itu telah dikabarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui siaran pers resminya. Dikatakan, bahwa Jokowi akan berkunjung ke Pasaman untuk melihat kondisi terkini pasaca-gempa di daerah itu.</p>
<p>Sebelum kedatangan Jokowi, tim BNPB yang diomandoi langsung Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto juga telah mendatangi langsung lokasi terdampak, Minggu (16/10/2022).</p>
<p><div id="attachment_163719" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-163719" class="wp-image-163719 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa-Pasbar.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="(max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-163719" class="wp-caption-text">Membangun Huntap untuk korban Gempa Pasaman Barat. [Foto: Dok. BNPB]</p></div>Kedatangan Suharyanto dan rombongan itu untuk melihat langusung kondisi terkini dan apa langkah yang akan dilakukan selanjutnya.</p>
<p>Dalam kunjungan itu, Suharyanto menegaskan agar pendataan pasca-bencana gempa di Pasaman Barat yang terjadi delapan bulan lalu segera diselesaikan, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi segera dilaksanakan.</p>
<p>Dia mengingatkan, bencana merupakan peristiwa yang berulang, dan dia tidak ingin wilayah Pasaman Barat ketiban dua kali bencana, apalagi saat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana pertama belum selesai ditangani.</p>
<p><div id="attachment_163720" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-163720" class="wp-image-163720 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Langgam.id - Gempa bermagnitudo 6,1 telah meluluhlantahkan sebagian daerah di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)." width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Huntap-Gempa.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="(max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-163720" class="wp-caption-text">Membangun Huntap untuk korban Gempa Pasaman Barat. [Foto: Dok. BNPB]</p></div>&#8220;Jika itu terjadi, maka para penyintas semakin terkatung-katung dalam ketidakpastian. Daerah ini bisa saja terjadi (bencana) lagi,&#8221; ujar Suharyanto yang dikutip dari rilis BNPN, Rabu (19/10/2022).</p>
<p>Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyebutkan, untuk kategori rumah rusak berat akan dibantu oleh BNPB senilai Rp50 juta per unit, sedangkan rusak sedang dibantu oleh pemprov dan rusak ringan dibantu pemkab.</p>
<p>“Progres perbaikan rumah dalam rangka kunjungan Presiden RI, sudah diperbaiki sebanyak 50 unit dengan kategori rumah rusak berat dengan sistem reimburse, sedangkan saat ini yang masih dikerjakan sebanyak 30 unit di Nagari Kajai,” katanya.</p>
<p><div id="attachment_163721" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-163721" class="wp-image-163721 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Meninjau-Korban-Gempa.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="auto, (max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-163721" class="wp-caption-text">Kepala BNPB dan rombongan saat meninjau lokasi terdampak gempa di Pasaman Barat. [Foto: Dok. BNPB]</p></div>Lalu, dilihat dari sejumlah foto atas kunjungan Kepala <a href="https://bnpb.go.id/">BNPB</a> dan rombongan, masih ada rumah warga terdampak gempa yang terbengkalai.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/bpnp-desak-pemkab-tuntaskan-pendataan-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-gempa-pasbar/">BPNP Desak Pemkab Tuntaskan Pendataan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Pasbar</a></strong></p>
<p>Bahkan, ada rumah yang terlihat masih dibiarkan saja rubuh terdampak gempa, batu bata masih berserakan, atap yang rubuh juga masih dibiarkan begitua saja.</p>
<p><div id="attachment_163712" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-163712" class="wp-image-163712 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Langgam.id - Kepala BNPB minta Pemkab Pasbar segera menuntaskan segala hal yang berkaitan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi gempa." width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/10/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="auto, (max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-163712" class="wp-caption-text">Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto saat berada di Pasaman Barat. [Foto: Dok. BNPB]</p></div>Kemudian, juga ada sebagian masyarakat yang mulai memperbaiki rumah mereka, hingga ada yang sedang membangun Hunian Tetap (Huntap) pasca-gempa.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/potret-terkini-pasaman-barat-usai-diguncang-gempa-magnitudo-61/">Potret Terkini Pasaman Barat Usai Diguncang Gempa Magnitudo 6,1</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNPB Desak Pemkab Tuntaskan Pendataan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Pasbar</title>
		<link>https://langgam.id/bnpb-desak-pemkab-tuntaskan-pendataan-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-gempa-pasbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 08:06:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bnpb]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=163711</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meminta agar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat segera menuntaskan segala hal yang berkaitan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi atas bencana Gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, 25 Februari 2022. Saat berkujung ke Pasaman Barat, Suharyanto menegaskan agar pendataan pasca-bencana gempa di Pasaman Barat yang terjadi delapan bulan lalu segera diselesaikan, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi segera dilaksanakan. Dia mengingatkan, bencana merupakan peristiwa yang berulang, dan dia tidak ingin wilayah Pasaman Barat ketiban dua kali bencana, apalagi saat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana pertama belum selesai ditangani. &#8220;Jika itu terjadi, maka</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-desak-pemkab-tuntaskan-pendataan-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-gempa-pasbar/">BNPB Desak Pemkab Tuntaskan Pendataan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Pasbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meminta agar Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat segera menuntaskan segala hal yang berkaitan dengan proses rehabilitasi dan rekonstruksi atas bencana Gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, 25 Februari 2022.</p>
<p>Saat berkujung ke Pasaman Barat, Suharyanto menegaskan agar pendataan pasca-bencana gempa di Pasaman Barat yang terjadi delapan bulan lalu segera diselesaikan, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi segera dilaksanakan.</p>
<p>Dia mengingatkan, bencana merupakan peristiwa yang berulang, dan dia tidak ingin wilayah Pasaman Barat ketiban dua kali bencana, apalagi saat penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi bencana pertama belum selesai ditangani.</p>
<p>&#8220;Jika itu terjadi, maka para penyintas semakin terkatung-katung dalam ketidakpastian. Daerah ini bisa saja terjadi (bencana) lagi,&#8221; ujar Suharyanto yang dikutip dari rilis BNPB, Rabu (19/10/2022).</p>
<p>Pendataan sebagai proses rehabilitasi dan rekonstruksi, kata Suharyanto sangat penting untuk dilakukan. Sebab, hasil pendataan itu akan menjadi syarat mutlak pengajuan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi.</p>
<p>Kemudian, Suharyanto mengingatkan, bahwa anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi berbeda dengan Dana Siap Pakai (DSP) yang dapat turun kapanpun saat tanggap darurat.</p>
<p>Pencairan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, lanjut Suharyanto, ada beberapa persyarakat teknis yang harus dilengkapi dan yang paling utamanya adalah hasil pendataan.</p>
<p>&#8220;Tolong dicatat betul. Karena begitu data lengkap baru bisa mengajukan anggaran. Dan anggaran ini tidak tersedia atau bisa diakses setiap saat, kecuali Dana Siap Pakai. Dana rehabilitasi dan rekonstruksi harus dimintakan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>idak hanya itu, Suharyanto juga mewanti-wanti, bahwa Standar Pelayanan Minimun (SPM) dalam penanggulangan bencana itu, bagaimana sebuah institusi yang berkaitan dengan kebencanaan dapat mengutamakan keselamatan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar yang layak serta memadai.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/korban-gempa-pasaman-barat-tarawih-di-masjid-dan-musala-sementara/">Korban Gempa Pasaman Barat Tarawih di Masjid dan Musala Sementara</a></strong></p>
<p>Seluruh proses yang berkaitan dengan rehabilitasi dan rekonstruksi, kata Suharyanto, menjadi penentu nasib penyintas bencana, apabila terlambat maka semakin lama pula penderitaan masyarakat yang terdampak bencana.</p>
<p>&#8220;Semakin lambat pendataan, maka semakin lambat anggarannya turun, semakin menderita lagi masyarakat. Ingat itu,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-desak-pemkab-tuntaskan-pendataan-rehabilitasi-dan-rekonstruksi-gempa-pasbar/">BNPB Desak Pemkab Tuntaskan Pendataan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Pasbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163711</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala BNPB Pastikan Jokowi Bakal Berkunjung ke Pasaman Bulan Ini</title>
		<link>https://langgam.id/kepala-bnpb-pastikan-jokowi-bakal-berkunjung-ke-pasaman-bulan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 07:56:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=163618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyono memastikan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo bakal berkunjung ke Pasaman bulan ini (Oktober 2022). Kedatangan Jokowi, kata Suharyono, melihat perkembangan dan penanganan korban gempa, sekaligus bantuan rehabilitasi rumah bagi korban gempa Pasaman dan Pasaman Barat dengan kategori rusak berat. Dikatakan Suharyono, pemerintah daerah harus bertindak cepat dalam menangani korban yang terdampak gempa. Jika semakin lama bergerak, maka akan semakin lama masyarakat menderita. &#8220;Kita harus cepat ambil tindakan, bencana bukan saat itu saja, menurut ilmu pengetahuan, bencana itu bisa terjadi kapan saja. Seperti gempa di Malang, belum selesai tertangani masyarakat,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepala-bnpb-pastikan-jokowi-bakal-berkunjung-ke-pasaman-bulan-ini/">Kepala BNPB Pastikan Jokowi Bakal Berkunjung ke Pasaman Bulan Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyono memastikan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo bakal berkunjung ke Pasaman bulan ini (Oktober 2022).</p>
<p>Kedatangan Jokowi, kata Suharyono, melihat perkembangan dan penanganan korban gempa, sekaligus bantuan rehabilitasi rumah bagi korban gempa Pasaman dan Pasaman Barat dengan kategori rusak berat.</p>
<p>Dikatakan Suharyono, pemerintah daerah harus bertindak cepat dalam menangani korban yang terdampak gempa. Jika semakin lama bergerak, maka akan semakin lama masyarakat menderita.</p>
<p>&#8220;Kita harus cepat ambil tindakan, bencana bukan saat itu saja, menurut ilmu pengetahuan, bencana itu bisa terjadi kapan saja. Seperti gempa di Malang, belum selesai tertangani masyarakat, kemudian terjadi gempa lanjutan. Hal seperti itu jangan terulang kembali,&#8221; ujar Suharyono dikutip dari laman resmi milik Pemprov Sumbar, Senin (17/10/2022).</p>
<p>Hingga saat ini, sebut Suharyono, berdasarkan laporan yang sudah ada, dari 1.111 rumah dengan kategori rusak berat, 303 di antaranya sudah selesai direhab, sedangkan 808 rumah lagi masih dalam perbaikan.</p>
<p>Pemprov Sumbar, sebutnya, dapat segera menyelesaikan dokumen Rencana Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca bencana (R3P) guna mengkaji kebutuhan pascabencana dan penyusunan Rencana Aksi (Renaksi) rehabilitasi dan rekontruksi secara cepat, tepat dan terpadu.</p>
<p>Menanggapi itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah meminta agar Pemkab Pasbar segera mempersiapkan peraturan daerah (Perda) tentang rehabilitasi bangunan gedung untuk meminimalisir peristiwa bencana alam yang akan datang.</p>
<p>&#8220;Daerah kita sangat rentan gempa, bupati segera persiapkan peraturan dalam bentuk perda, seperti di Kota Padang sudah ada Perda tentang Persyaratan Bangunan Gedung di Kawasan Rawan Bencana Alam Geologi,” ujar Mahyeldi.</p>
<p>Kemudian, Mahyeldi memohon dukungan serta bantuan kepada BNPB RI untuk memberikan bantuan berupa peralatan untuk membantu korban gempa, terutama di kabupaten dan kota yang sangat rentan bencana.</p>
<p>Lalu, terkait R3P, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polkumham PMK dan kebudayaan, Iwan Taufiq Purwanto mengatakan, dokumen R3P harus segera dituntaskan, agar alokasi anggaran bantuan untuk rehabilitasi rumah kategori rusak berat hingga ringan segera dikucurkan.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi menyebutkan, untuk kategori rumah rusak berat akan dibantu oleh BNPB senilai Rp50 juta per unit, sedangkan rusak sedang dibantu oleh pemprov dan rusak ringan dibantu pemkab.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jokowi-dijadwalkan-kunjungi-pasaman-barat-oktober-2022-ini-agendanya/">Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Pasaman Barat Oktober 2022, Ini Agendanya</a></strong></p>
<p>&#8220;Progres perbaikan rumah dalam rangka kunjungan Presiden RI, sudah diperbaiki sebanyak 50 unit dengan kategori rumah rusak berat dengan sistem reimburse, sedangkan saat ini yang masih dikerjakan sebanyak 30 unit di Nagari Kajai,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepala-bnpb-pastikan-jokowi-bakal-berkunjung-ke-pasaman-bulan-ini/">Kepala BNPB Pastikan Jokowi Bakal Berkunjung ke Pasaman Bulan Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa Dangkal Guncang Pasaman Barat, Seorang Warga Dilaporkan Terluka</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-dangkal-guncang-pasaman-barat-seorang-warga-dilaporkan-terluka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2022 07:39:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=162651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang warga Jorong Rimbo Batu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat dilaporkan terluka usai gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah setempat, Rabu (28/9/2022). Korban diketahui bernama Angga Trisandi Putra (25) dan terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Rida Warsa mengatakan, korban mengalami luka di bagian pelipis mata dan tangan. &#8220;Karena panik lari keluar, saat lari oleng sehingga terbentur ke jendela kaca,&#8221; kata Rida saat dihubungi langgam.id, Rabu (28/9/2022). Rida menyebutkan, korban mendapat lima jahitan di tangan. Saat ini kondisinya mulai membaik pasca penanganan medis. &#8220;Gempa cukup kuat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-dangkal-guncang-pasaman-barat-seorang-warga-dilaporkan-terluka/">Gempa Dangkal Guncang Pasaman Barat, Seorang Warga Dilaporkan Terluka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang warga Jorong Rimbo Batu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat dilaporkan terluka usai gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah setempat, Rabu (28/9/2022).</p>
<p>Korban diketahui bernama Angga Trisandi Putra (25) dan terpaksa dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.</p>
<p>Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat, Rida Warsa mengatakan, korban mengalami luka di bagian pelipis mata dan tangan. &#8220;Karena panik lari keluar, saat lari oleng sehingga terbentur ke jendela kaca,&#8221; kata Rida saat dihubungi <em>langgam.id</em>, Rabu (28/9/2022).</p>
<p><div id="attachment_162649" style="width: 857px" class="wp-caption aligncenter"><img data-recalc-dims="1" loading="lazy" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-162649" class="wp-image-162649 size-full" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=847%2C607&#038;ssl=1" alt="Langgam.id - Gempa bermagnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) hari ini, Rabu (28/9/2022) sekitar pukul 10.46 WIB." width="847" height="607" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?w=847&amp;ssl=1 847w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=300%2C215&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=768%2C550&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=120%2C86&amp;ssl=1 120w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=350%2C250&amp;ssl=1 350w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2022/09/Gempa-Pasaman-Barat.jpg?resize=750%2C537&amp;ssl=1 750w" sizes="auto, (max-width: 847px) 100vw, 847px" /><p id="caption-attachment-162649" class="wp-caption-text">Gempa di Pasaman Barat. [Foto: Dok. BMKG Padang Panjang]</p></div>Rida menyebutkan, korban mendapat lima jahitan di tangan. Saat ini kondisinya mulai membaik pasca penanganan medis. &#8220;Gempa cukup kuat dirasakan di Pasaman, Talamau. Warga panik berlarian keluar semua,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, gempa dangkal itu terjadi sekitar pukul 10.46 WIB. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer atau masuk kategori gempa dangkal.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/gempa-dangkal-magnitudo-45-akibat-sesar-aktif-segmen-talamau-guncang-pasbar/">Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Akibat Sesar Aktif Segmen Talamau Guncang Pasbar</a></strong></p>
<p>BMKG mencatat, pusat gempa dengan magnitudo 4,5 itu berada di 0.17 Lintang Selatan (LS) dan 99.92 Bujur Timur (BT). “Pusat gempa di darat, 12 kilometer Timur Laut Pasaman Barat,” tulis BMKG melalui rilis resminya, Rabu (28/9/2022).</p>
<p>Dijelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menurut BMKG, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat sesar aktif Segmen Talamau.</p>
<p>Guncangan gempa dirasakan di Pasaman Barat dan Pasaman dengan skala II-III MMI atau getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="1 Jenazah Ditemukan di Malampah Pasaman, Korban Meninggal Terus Bertambah" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/xLJ_bBhBD0Q?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-dangkal-guncang-pasaman-barat-seorang-warga-dilaporkan-terluka/">Gempa Dangkal Guncang Pasaman Barat, Seorang Warga Dilaporkan Terluka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162651</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Akibat Sesar Aktif Segmen Talamau Guncang Pasbar</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-dangkal-magnitudo-45-akibat-sesar-aktif-segmen-talamau-guncang-pasbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2022 05:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Segmen Talamau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=162648</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gempa dangkal bermagnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sumatra Barat (Sumbar) hari ini, Rabu (28/9/2022) sekitar pukul 10.46 WIB. Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bermagintudo 4,5 itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer atau masuk kategori gempa dangkal. BMKG mencatat, pusat gempa dengan magnitudo 4,5 itu berada di 0.17 Lintang Selatan (LS) dan 99.92 Bujur Timur (BT). &#8220;Pusat gempa di darat, 12 kilometer Timur Laut Pasaman Barat,&#8221; tulis BMKG melalui rilis resminya, Rabu (28/9/2022). Dijelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menurut BMKG, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat sesar aktif</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-dangkal-magnitudo-45-akibat-sesar-aktif-segmen-talamau-guncang-pasbar/">Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Akibat Sesar Aktif Segmen Talamau Guncang Pasbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gempa dangkal bermagnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Sumatra Barat (Sumbar) hari ini, Rabu (28/9/2022) sekitar pukul 10.46 WIB.</p>
<p>Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa bermagintudo 4,5 itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer atau masuk kategori gempa dangkal.</p>
<p>BMKG mencatat, pusat gempa dengan magnitudo 4,5 itu berada di 0.17 Lintang Selatan (LS) dan 99.92 Bujur Timur (BT).</p>
<p>&#8220;Pusat gempa di darat, 12 kilometer Timur Laut Pasaman Barat,&#8221; tulis BMKG melalui rilis resminya, Rabu (28/9/2022).</p>
<p>Dijelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, menurut BMKG, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat sesar aktif Segmen Talamau.</p>
<p>Guncangan gempa dirasakan di Pasaman Barat dan Pasaman dengan skala II-III MMI atau getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu.</p>
<p>&#8220;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,&#8221; tulis BMKG.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/sapi-kurban-presiden-jokowi-seberat-864-kilogram-untuk-korban-gempa-pasaman-diserahkan/">Sapi Kurban Presiden Jokowi Seberat 864 Kilogram untuk Korban Gempa Pasaman Diserahkan</a></strong></p>
<p>Kemudian, BMKG mengimbau, agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. &#8220;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah,&#8221; sebutnya.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="1 Jenazah Ditemukan di Malampah Pasaman, Korban Meninggal Terus Bertambah" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/xLJ_bBhBD0Q?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-dangkal-magnitudo-45-akibat-sesar-aktif-segmen-talamau-guncang-pasbar/">Gempa Dangkal Magnitudo 4,5 Akibat Sesar Aktif Segmen Talamau Guncang Pasbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162648</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Pasaman Barat Oktober 2022, Ini Agendanya</title>
		<link>https://langgam.id/jokowi-dijadwalkan-kunjungi-pasaman-barat-oktober-2022-ini-agendanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Sep 2022 13:06:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=162202</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bakal berkunjung ke Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Oktober 2022 untuk melihat perkembangan penanganan korban gempa. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Gustrizal mengatakan, selain ke Pasbar, Jokowi juga bakal berkunjung ke Pasaman. &#8220;Presiden bakal datang untuk melihat perkembangan penanganan korban, kedatangan Presiden sekaligus dengan bantuan bagi warga terdampak gempa dengan kategori rusak berat,&#8221; ujar Gustrizal. Dikatakan Gustrizal, masing-masing rumah dengan kategori rusak berat akan dibantu Rp50 juta. &#8220;Sesuai rencananya, rumah korban gempa bumi dengan kategori rusak berat akan dibantu oleh BNPB sebesar Rp50 juta,&#8221; ungkapnya. Jadi, kata Gustrizal, dengan kedatangan Presiden RI</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jokowi-dijadwalkan-kunjungi-pasaman-barat-oktober-2022-ini-agendanya/">Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Pasaman Barat Oktober 2022, Ini Agendanya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bakal berkunjung ke Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Oktober 2022 untuk melihat perkembangan penanganan korban gempa.</p>
<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Gustrizal mengatakan, selain ke Pasbar, Jokowi juga bakal berkunjung ke Pasaman.</p>
<p>&#8220;Presiden bakal datang untuk melihat perkembangan penanganan korban, kedatangan Presiden sekaligus dengan bantuan bagi warga terdampak gempa dengan kategori rusak berat,&#8221; ujar Gustrizal.</p>
<p>Dikatakan Gustrizal, masing-masing rumah dengan kategori rusak berat akan dibantu Rp50 juta. &#8220;Sesuai rencananya, rumah korban gempa bumi dengan kategori rusak berat akan dibantu oleh BNPB sebesar Rp50 juta,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Jadi, kata Gustrizal, dengan kedatangan Presiden RI nanti, maka perlu dipersiapkan segala sesuatu, terutama dalam penanganan gempa dan persiapan penyaluran dana bantuan. Terkait data rumah dengan kategori rusak berat, yang telah diajukan itu sebanyak 1.112 unit.</p>
<p>&#8220;Namun, setelah diverifikasi oleh BNPB, maka disetujui bahwa rumah yang rusak berat itu sebanyak 1.111 unit,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kemudian, untuk rumah rusak dengan kategori sedang sebanyak 1.171 unit yang akan dibantu oleh pemerintah provinsi. Sedangkan untuk kategori rusak ringan akan dibantu oleh pemerintah daerah.</p>
<p>&#8220;Yang rusak ringan ini nanti akan ditangani oleh pemerintah kita. Berapa besar dananya nanti sesuai dengan kemampuan keuangan kabupaten juga,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jokowi-minta-kepala-daerah-gunakan-apbd-tekan-laju-inflasi-akibat-kenaikan-harga-bbm/">Jokowi Minta Kepala Daerah Gunakan APBD Tekan Laju Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM</a></strong></p>
<p>Sebeelumnya, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi dan wakilnya Risnawanto telah menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan rumah rusak berat pasca gempa Pasbar melalui zoom meeting dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jokowi-dijadwalkan-kunjungi-pasaman-barat-oktober-2022-ini-agendanya/">Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Pasaman Barat Oktober 2022, Ini Agendanya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162202</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa Kembali Guncang Talu Pasaman Barat, 3 Kali Berturut-turut</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-kembali-guncang-talu-pasaman-barat-3-kali-berturut-turut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 12:23:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[gempa Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=160723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gempa bumi kembali mengguncang Talu, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Hingga saat ini, pukul 19.20 WIB, gempa sudah tiga kali terjadi dan itu berturut-turut, Senin (15/8/2022). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama terjadi pukul 18.27 WIB dengan magnitudo 2,4. Pusat gempa itu 0.26 Lintang Utara (LU) dan 99.87 Bujur Timur (BT) atau tepatnya 12 kilometer Barat Laut Talu, Pasbar. Gempa bermagnitudo 2,4 itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer, atau masuk dalam kategori gempa dangkal. Lalu, gempa kedua terjadi pukul 19.02 WIB dengan magnitudo 4,2. Gempa bermagnitudo 4,2 itu pusatnya 0.22 LU dan 99.93 BT atau tepatnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-kembali-guncang-talu-pasaman-barat-3-kali-berturut-turut/">Gempa Kembali Guncang Talu Pasaman Barat, 3 Kali Berturut-turut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gempa bumi kembali mengguncang Talu, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Hingga saat ini, pukul 19.20 WIB, gempa sudah tiga kali terjadi dan itu berturut-turut, Senin (15/8/2022).</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama terjadi pukul 18.27 WIB dengan magnitudo 2,4. Pusat gempa itu 0.26 Lintang Utara (LU) dan 99.87 Bujur Timur (BT) atau tepatnya 12 kilometer Barat Laut Talu, Pasbar.</p>
<p>Gempa bermagnitudo 2,4 itu terjadi pada kedalaman 10 kilometer, atau masuk dalam kategori gempa dangkal.</p>
<p>Lalu, gempa kedua terjadi pukul 19.02 WIB dengan magnitudo 4,2. Gempa bermagnitudo 4,2 itu pusatnya 0.22 LU dan 99.93 BT atau tepatnya 5 kilometer Talu, Pasbar.</p>
<p>Gempa bermagnitudo 4,2 terjadi pada kedalaman 10 kilometer, atau juga masuk dalam kategori gempa dangkal.</p>
<p>Tak lama berselang, gempa kembali terjadi, gempa susulan atau gempa ketiga itu terjadi dengan magnitudo 3,0 yang terjadi pukul 19.08 WIB.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/korban-gempa-pasaman-barat-tarawih-di-masjid-dan-musala-sementara/">Korban Gempa Pasaman Barat Tarawih di Masjid dan Musala Sementara</a></strong></p>
<p>Catatan BMKG, gempa bermagnitudo 3,0 itu pusatnya 0.23 LU dan 100.00 BT atau tepatnya 2 kilometer Timur Laut Talu, Pasbar. Gempa ketiga ini juga terjadi pada kedalam 10 kilometer atau gempa dangkal.</p>
<p>Hinga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi adanya kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="1 Jenazah Ditemukan di Malampah Pasaman, Korban Meninggal Terus Bertambah" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/xLJ_bBhBD0Q?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p dir="ltr">—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-kembali-guncang-talu-pasaman-barat-3-kali-berturut-turut/">Gempa Kembali Guncang Talu Pasaman Barat, 3 Kali Berturut-turut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">160723</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/115 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-13 23:19:17 by W3 Total Cache
-->