<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Gempa Mentawai Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/gempa-mentawai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-mentawai/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Apr 2026 11:40:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Gempa Mentawai Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-mentawai/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Gempa M 5,7 Guncang Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-m-57-guncang-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 11:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245054</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatra Barat pada Sabtu (4/4/2026). Guncangan gempa terjadi sekitar pukul 18.21 WIB. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 2,05 lintang selatan dan 100,05 bujur timur, atau sekitar 51 kilometer tenggara Tuapejat. Gempa terjadi pada kedalaman 11 kilometer. Guncangan gempa ikut dirasakan di Kota Padang dan Padang Pariaman.&#160; “Padang cukup kuat terasa,” ujar Ika salah satu warga di Kota Padang.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m-57-guncang-mentawai/">Gempa M 5,7 Guncang Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatra Barat pada Sabtu (4/4/2026). Guncangan gempa terjadi sekitar pukul 18.21 WIB.</p>



<p>Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 2,05 lintang selatan dan 100,05 bujur timur, atau sekitar 51 kilometer tenggara Tuapejat.</p>



<p>Gempa terjadi pada kedalaman 11 kilometer. Guncangan gempa ikut dirasakan di Kota Padang dan Padang Pariaman.&nbsp;</p>



<p>“Padang cukup kuat terasa,” ujar Ika salah satu warga di Kota Padang.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m-57-guncang-mentawai/">Gempa M 5,7 Guncang Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245054</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempabumi Tektonik M5,0 Guncang Kepulauan Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/gempabumi-tektonik-m50-guncang-kepulauan-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 07:35:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Editor Choice]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=207990</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, diguncang gempa tektonik berkekuatan M5,0 pada pukul 10.10 WIB, Selasa, (23/7). Menurut hasil analisis BMKG, episenter gempa ini terletak di laut pada koordinat 1,72° LS dan 99,54° BT, sekitar 32 km arah Barat Laut Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 18 km. &#8220;Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,&#8221; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono. Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas berbeda yakni, Kepulauan Mentawai: Skala intensitas III-IV MMI (dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah). Lalu, Padang, Pariaman, Padang Pariaman,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempabumi-tektonik-m50-guncang-kepulauan-mentawai/">Gempabumi Tektonik M5,0 Guncang Kepulauan Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, diguncang gempa tektonik berkekuatan M5,0 pada pukul 10.10 WIB, Selasa, (23/7).</p>



<p>Menurut hasil analisis BMKG, episenter gempa ini terletak di laut pada koordinat 1,72° LS dan 99,54° BT, sekitar 32 km arah Barat Laut Kepulauan Mentawai, dengan kedalaman 18 km.</p>



<p>&#8220;Gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,&#8221; ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.</p>



<p>Gempa ini dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas berbeda yakni, Kepulauan Mentawai: Skala intensitas III-IV MMI (dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah).</p>



<p>Lalu, Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam: Skala intensitas III MMI (getaran nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu).</p>



<p>Kemudian, Padang Panjang: Skala intensitas II MMI (dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).</p>



<p>Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini. Hasil pemodelan BMKG juga menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.</p>



<p>&#8220;Kami belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan hingga pukul 10.50 WIB,&#8221; tambah Dr. Daryono.</p>



<p>BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bertanggung jawab. Hindari bangunan retak atau rusak akibat gempa dan pastikan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa sebelum kembali ke dalam rumah. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempabumi-tektonik-m50-guncang-kepulauan-mentawai/">Gempabumi Tektonik M5,0 Guncang Kepulauan Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa M5,2 Guncang Kepulauan Mentawai</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-m52-guncang-kepulauan-mentawai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 10:30:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=195143</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gempa tektonik mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Senin (8/1/2024), pukul 16.51.32 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,25° LS ; 99,66° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 25 km Tenggara wilayah Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 26 km. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. &#8220;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m52-guncang-kepulauan-mentawai/">Gempa M5,2 Guncang Kepulauan Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Gempa tektonik mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Senin (8/1/2024), pukul 16.51.32 WIB.</p>



<p>Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,25° LS ; 99,66° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 25 km Tenggara wilayah Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 26 km.<br> <br>Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia dibawah lempeng Eurasia. </p>



<p>&#8220;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dia menambahkan, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Tuapejat dengan skala intensitas II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.</p>



<p>&#8220;Hingga pukul 17.10 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ),&#8221; tukasnya.</p>



<p>Pihaknya merekomendasikan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. </p>



<p>&#8220;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&#8221; tandasnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m52-guncang-kepulauan-mentawai/">Gempa M5,2 Guncang Kepulauan Mentawai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195143</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa M5,8 Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-m58-guncang-mentawai-tak-berpotensi-tsunami/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 08:54:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=183061</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) pada Selasa (20/6/2023) sekitar pukul 15.39 WIB. Dikutip dari Instagram BMKG @infobmkg, lokasi gempa terjadi di 0,91 LS, 98.55 BT atau 166 Km barat laut Kepulauan Mentawai. &#8220;Kedalaman: 10 Km,&#8221; tulis BMKG. BMKG juga menambahkan, bahwa gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai ini tidak berpotensi tsunami. Sebelumnya pada Selasa (20/6/2023) pukul 14.44 WIB, gempa magnitudo 4,7 juga mengguncang Mentawai. Dilansir dari akun Instagram @bmkgpadangpanjang, lokasi gempa yaitu 1.10 LS, 98.3 BT (85 Km barat lalut Pulau Siberut, Mentawai. Gempa magnitudo 4,7 ini terjadi di kedalaman 30 Km.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m58-guncang-mentawai-tak-berpotensi-tsunami/">Gempa M5,8 Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gempa dengan magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) pada Selasa (20/6/2023) sekitar pukul 15.39 WIB.</p>



<p>Dikutip dari Instagram BMKG @infobmkg, lokasi gempa terjadi di 0,91 LS, 98.55 BT atau 166 Km barat laut Kepulauan Mentawai.</p>



<p>&#8220;Kedalaman: 10 Km,&#8221; tulis BMKG.</p>



<p>BMKG juga menambahkan, bahwa gempa yang terjadi di Kepulauan Mentawai ini tidak berpotensi tsunami. </p>



<p>Sebelumnya pada Selasa (20/6/2023) pukul 14.44 WIB, gempa magnitudo 4,7 juga mengguncang Mentawai. Dilansir dari akun Instagram @bmkgpadangpanjang, lokasi gempa yaitu 1.10 LS, 98.3 BT (85 Km barat lalut Pulau Siberut, Mentawai.</p>



<p>Gempa magnitudo 4,7 ini terjadi di kedalaman 30 Km. <strong>(yki)</strong> </p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-m58-guncang-mentawai-tak-berpotensi-tsunami/">Gempa M5,8 Guncang Mentawai, Tak Berpotensi Tsunami</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Evakuasi Jika Terjadi Gempa, Ade: Cari Shelter Terdekat dan Daerah Ketinggian di Atas 6 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/evakuasi-jika-terjadi-gempa-ade-cari-shelter-terdekat-dan-daerah-ketinggian-di-atas-6-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 14:20:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181378</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi ketika terjadinya gempa. Menurutnya, kalau sudah terjadi gempa di atas magnitudo 6,9, maka masyarakat harus waspada dan menyiapkan hal yang diperlukan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan itu sendiri. Ade meminta masyarakat untuk mencari shelter terdekat dan daerah ketinggian di atas 6 meter untuk wilayah Kota Padang. Lebih lanjut, ia meminta pemerintah lebih memperhatikan shelter yang ada di Padang. Katanya, saat ini di Padang sangat banyak shelter tapi masyarakat tidak mengetahui keberadaannya. Ade meminta pemerintah harus memberikan sosialisasi keberada shelter</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evakuasi-jika-terjadi-gempa-ade-cari-shelter-terdekat-dan-daerah-ketinggian-di-atas-6-meter/">Evakuasi Jika Terjadi Gempa, Ade: Cari Shelter Terdekat dan Daerah Ketinggian di Atas 6 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi ketika terjadinya gempa. </p>



<p>Menurutnya, kalau sudah terjadi gempa di atas magnitudo 6,9, maka masyarakat harus waspada dan menyiapkan hal yang diperlukan ketika terjadi hal yang tidak diinginkan itu sendiri. </p>



<p>Ade meminta masyarakat untuk mencari shelter terdekat dan daerah ketinggian di atas 6 meter untuk wilayah Kota Padang.</p>



<p>Lebih lanjut, ia meminta pemerintah lebih memperhatikan shelter yang ada di Padang. Katanya, saat ini di Padang sangat banyak shelter tapi masyarakat tidak mengetahui keberadaannya. Ade meminta pemerintah harus memberikan sosialisasi keberada shelter pada masyarakat.</p>



<p>“Masyarakat sendiri tahu gedung itu sangat tinggi dan bisa jadi shelter altenatif. Tapi masyarakat tidak tau gedung itu memang difungsikan sebagai shelter, karena tidak ada pemberitahuan bahwa itu adalah shelter yang dimiliki oleh Kota Padang. Jadi hal sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah terkait, agar hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” katanya.</p>



<p>Terkait kemungkinan akan terjadi gempa yang lebih besar, Ade juga meminta masyarakat Sumbar untuk menyiapkan mental yang lebih kuat. </p>



<p>Menurutnya gempa itu sendiri tidak tahu kapan akan terjadinya, jadi ia meminta masyarakat sudah memiliki mental kuat untuk menghadapi gempa.</p>



<p>“Tetap waspada, dan jangan pernah lengah serta siapkan segalanya,” ujarnya.<strong> (yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evakuasi-jika-terjadi-gempa-ade-cari-shelter-terdekat-dan-daerah-ketinggian-di-atas-6-meter/">Evakuasi Jika Terjadi Gempa, Ade: Cari Shelter Terdekat dan Daerah Ketinggian di Atas 6 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181378</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kata Ahli Geologi Soal Gempa M 6,9 Mentawai: Sudah Diperkirakan Terjadi Sebelumnya</title>
		<link>https://langgam.id/kata-ahli-geologi-soal-gempa-m-69-mentawai-sudah-diperkirakan-terjadi-sebelumnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 13:52:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181376</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar) Ade Edward menyebut gempa yang melanda Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) yang terjadi pada pukul 03.00 WIBdengan magnitudo 6,9, sudah diperkirakan terjadi jauh-jauh hari sebelumnya. Ade menambahkan bahwa gempa di sana selalu mengalami peningkatan. “Skala gempa di sana selalu mengalami peningkatan, itu mulai dari 2,3 sampai 6. Dan gempa semalam adalah gempa paling tinggi yang terjadi di Mentawai dalam beberapa tahun terakhir,” katanya saat dihubungi Langgam.id, Selasa (25/4/2023). Ade juga menyoroti dalam tiga hari terakhir sudah dua kali gempa yang menguncang Mentawai. Menurutnya, gempa itu mulai dari magnitudo 6,1 sampai magnitudo 6,9 yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-ahli-geologi-soal-gempa-m-69-mentawai-sudah-diperkirakan-terjadi-sebelumnya/">Kata Ahli Geologi Soal Gempa M 6,9 Mentawai: Sudah Diperkirakan Terjadi Sebelumnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar) Ade Edward menyebut gempa yang melanda Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) yang terjadi pada pukul 03.00 WIB<br>dengan magnitudo 6,9, sudah diperkirakan terjadi jauh-jauh hari sebelumnya. </p>



<p>Ade menambahkan bahwa gempa di sana selalu mengalami peningkatan.</p>



<p>“Skala gempa di sana selalu mengalami peningkatan, itu mulai dari 2,3 sampai 6. Dan gempa semalam adalah gempa paling tinggi yang terjadi di Mentawai dalam beberapa tahun terakhir,” katanya saat dihubungi Langgam.id, Selasa (25/4/2023).</p>



<p>Ade juga menyoroti dalam tiga hari terakhir sudah dua kali gempa yang menguncang Mentawai. Menurutnya, gempa itu mulai dari magnitudo 6,1 sampai magnitudo 6,9 yang terjadi tadi malam. </p>



<p>Mengenai hal ini, ia mengatakan durasi dari gempa itu sendiri semakin singkat. Menurutnya semakin tinggi magnitudo dari gempa itu semakin singkat durasinya.</p>



<p>“Ke depan ini grafik dari gempa ini dikhawatirkan akan mengalami peningkatan, bisa dari 6,9 sampai 7,5 ini yang ditakutkan. Jadi kita harus mewaspadai peningkatan dari gempa itu sendiri,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, menurutnya, masyarakat tidak perlu takut luar biasa terkait peningkatan gempa di Mentawai itu sendiri. Ia hanya meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. </p>



<p>Selain itu, ia menyarankan masyarakat Sumbar untuk menyiapkan alat-alat sederhana untuk menjadi acuan ketika terjadinya gempa. Alat-alat itu mulai dari botol galon yang dibalik sampai lampu gantung yang disediakan di rumah.</p>



<p>“Botol galon itu ketika terjadi guncangan akan terjatuh, jadi menghasilkan suara alarm ketika gempa. Sedangkan lampu gantung akan bergoyang-goyang dan membuat cahaya tidak stabil. Alat ini sangat diperlukan sebagai penanda bagi kita yang wilayahnya sering terjadi gempa,” jelasnya. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kata-ahli-geologi-soal-gempa-m-69-mentawai-sudah-diperkirakan-terjadi-sebelumnya/">Kata Ahli Geologi Soal Gempa M 6,9 Mentawai: Sudah Diperkirakan Terjadi Sebelumnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181376</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Usai Gempa Mentawai, Warga Siberut Utara Masih Bertahan di Pengungsian</title>
		<link>https://langgam.id/usai-gempa-mentawai-warga-siberut-utara-masih-bertahan-di-pengungsian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 08:15:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181370</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Masyarakat di Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, masih bertahan di perbukitan atau titik pengungsian usai gempa melanda daerah tersebut. Salah satu warga sekitar, Bambang Sagurung mengatakan, bahwa lokasi pengungsian berada di perbukitan Tamairang, Desa Sikabaluan dengan Desa Monganpaula. &#8220;Semuanya warga dua dusun, yaitu Dusun Muaro dan Nangnang, Desa Sikabaluan, yang mengungsi, sekitar 1500 jiwa,&#8221; ujar Bambang pada Selasa (25/4/2023). Ia menambahkan, bahwa saat ini masyarakat yang mengungsi tersebut sudah turun untuk mengecek kondisi rumah dan mengambil perbekalan dan kelengkapan pribadi. &#8220;Nanti sore mereka naik lagi. Jarak lokasi pengungsian dari rumah 3,5-5 km,&#8221; bebernya. Bambang menjelaskan bahwa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/usai-gempa-mentawai-warga-siberut-utara-masih-bertahan-di-pengungsian/">Usai Gempa Mentawai, Warga Siberut Utara Masih Bertahan di Pengungsian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Masyarakat di Kecamatan Siberut Utara, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, masih bertahan di perbukitan atau titik pengungsian usai gempa melanda daerah tersebut.</p>



<p>Salah satu warga sekitar, Bambang Sagurung mengatakan, bahwa lokasi pengungsian berada di perbukitan Tamairang, Desa Sikabaluan dengan Desa Monganpaula. </p>



<p>&#8220;Semuanya warga dua dusun, yaitu Dusun Muaro dan Nangnang, Desa Sikabaluan, yang mengungsi, sekitar 1500 jiwa,&#8221; ujar Bambang pada Selasa (25/4/2023). </p>



<p>Ia menambahkan, bahwa saat ini masyarakat yang mengungsi tersebut sudah turun untuk mengecek kondisi rumah dan mengambil perbekalan dan kelengkapan pribadi. </p>



<p>&#8220;Nanti sore mereka naik lagi. Jarak lokasi pengungsian dari rumah 3,5-5 km,&#8221; bebernya.</p>



<p>Bambang menjelaskan bahwa tempat pengungsian yang berada di bukit tersebut terdapat pondok-pondok yang dibuat masyarakat secara swadaya tahun 2005 sebagai respons gempa Nias saat itu. </p>



<p>&#8220;Selain itu, juga memanfaatkan fasilitas pemerintah yang ada di sekitar bukit itu seperti Puskesmas, SMP 1 Siberut Utara, Kantor Korwil Pendidikan Siberut Utara dan beberapa rumah warga yang ada di jalur pengungsian,&#8221; tutur Bambang yang merupakan anggota AJI di Siberut Utara ini.</p>



<p>Bambang mengatakan, bahwa hingga saat ini belum ada informasi ada kerusakan. Sementara itu untuk logistik masih aman. Dilihat kesiapan masyarakat terangnya, mereka 5 menit setelah gempa sudah naik ke perbukitan. </p>



<p>&#8220;Misal rumah kami 2 km dari pantai, dan saya lihat masyarakat sudah sampai di atas. Tapi persoalan ke titik pengungsian jalurnya belum rabat beton. Ini menyulitkan saat hujan. Terjadi penumpukan misal motor, mobil. Lebar jalan 4 meter,&#8221; sebutnya. <strong>(yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/usai-gempa-mentawai-warga-siberut-utara-masih-bertahan-di-pengungsian/">Usai Gempa Mentawai, Warga Siberut Utara Masih Bertahan di Pengungsian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181370</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Masyarakat Mentawai Usai Gempa Magnitudo 6,9</title>
		<link>https://langgam.id/kondisi-masyarakat-mentawai-usai-gempa-magnitudo-73/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 07:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181367</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pascagempa dengan magnitudo 6,9 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) yang terjadi pada pukul 03.00 WIB, membuat kepanikan warga di daerah tersebut. Saat ini, sebagian masyarakat di Kecamatan Siberut Barat dan Siberut Utara sudah mulai turun dari tenda pengungsian. Simon Sakerengan (25) tahun, salah seorang warga desa Bojakan Siberut Utara mengungkapkan, bahwa gempa bumi yang terjadi di Mentawai cukup kuat dan memiliki durasi panjang yang ia rasakan. Meski merasakan gempa yang cukup kuat, namun Simon dan keluarganya tidak mengungsi. “Tadi malam gempanya cukup kuat, karena rumah saya tidak terlalu beresiko (rumah yang terbuat dari papan) dari gempa,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-masyarakat-mentawai-usai-gempa-magnitudo-73/">Kondisi Masyarakat Mentawai Usai Gempa Magnitudo 6,9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pascagempa dengan magnitudo 6,9 mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat (Sumbar) yang terjadi pada pukul 03.00 WIB, membuat kepanikan warga di daerah tersebut.</p>



<p>Saat ini, sebagian masyarakat di Kecamatan Siberut Barat dan Siberut Utara sudah mulai turun dari tenda pengungsian.</p>



<p>Simon Sakerengan (25) tahun, salah seorang warga desa Bojakan Siberut Utara mengungkapkan, bahwa gempa bumi yang terjadi di Mentawai cukup kuat dan memiliki durasi panjang yang ia rasakan.</p>



<p>Meski merasakan gempa yang cukup kuat, namun Simon dan keluarganya tidak mengungsi.</p>



<p>“Tadi malam gempanya cukup kuat, karena rumah saya tidak terlalu beresiko (rumah yang terbuat dari papan) dari gempa, dan juga lumayan aman dari jarak pantai. Jadi, saya dan keluarga tidak mengungsi,” katanya saat dihubunggi, langgam.id, Selasa (25/4/2023).</p>



<p>Selain itu, ia juga membenarkan banyaknya warga di kecamatannya sekitarnya mengungsi akibat gempa itu. Menurutnya, sebagian besar masyarakat di pesisir pantai Siberut Barat dan Utara mengungsi daerah ketinggian.</p>



<p>“Tadi saya komunikasi juga dengan teman-teman saya dekat pantai. Emang benar hampir semua masyarakat di sana mengungsi karena adanya peringatan dini tsunami. Tapi saat ini sudah mulai kembali ke rumah,” ujarnya.</p>



<p>Terkait kerusakan rumah dan fasilitas umum di sana, ia menyebut belum mengetahui secara pasti. Namun rumahnya dan sebagian rumah tetangganya masih dalam kondisi baik.</p>



<p>“Karena kalau mengenai rumah, saya rasa aman. Karena rata-rata rumah kami di sini terbuat dari papan,” ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Alfonsia Brenda Asmeralda Salelenggu (24) menyebut, akibat gempa yang menguncang Mentawai, membuat ia dan keluarganya mengungsi ke daerah Tamairang, Siberut Utara. Menurutnya lokasi tersebut terletak di ketinggian.</p>



<p>“Semalam kami mengungsi dalam kondisi tidak baik, jalan basah akibat hujan dan masyarakat sekitar juga berlarian ketempat-tempat aman,” katanya saat dihubungi langgam.id, Selasa (25/4/2023).</p>



<p>Selain di daerah Tamairang, ia menyebut banyak warga sekitar mengungsi ke sekolah-sekolah di sana. Menurutnya sekolah-sekolah di Siberut Utara terletak di ketinggian.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menyebut saat ini ia dan keluarga sedang berada di rumahnya. Dan ia berencana akan mengungsi kembali pada malam hari.</p>



<p>“Nanti sore kami akan kembali ke pengungsian, karena kami menakutkan akan terjadi gempa kembali. Dan kami sudah berencana mengungsi selama 3 hari kedepan,” ujarnya.</p>



<p>Mengenai kerusakan, ia menyebut di desanya tidak ada terjadi kerusakan. Namun menurutnya di pelabuhan di Sikabaluan mengalami retak-retak di sekitar dindingnya akibat gempa semalam. (yki)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kondisi-masyarakat-mentawai-usai-gempa-magnitudo-73/">Kondisi Masyarakat Mentawai Usai Gempa Magnitudo 6,9</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181367</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Dini Tsunami di Mentawai Sudah Diakhiri</title>
		<link>https://langgam.id/peringatan-dini-tsunami-di-mentawai-sudah-diakhiri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 03:31:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi Tsunami]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) sudah mengakhiri peringatan dini tsunami, pasca gempa kuat mengguncang Kepulauan Mentawai dengan besaran M7,3, lalu diperbaharui menjadi M6,8, Selasa (25/4/2023) dinihari. &#8220;Ini baru benar: akhiri, bukan dicabut,&#8221; kata Plt. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitternya @DaryonoBMKG, yang dicuplik sekira pukul 08.05 WIB. “Gempa tersebut terjadi pada pukul 3.00 WIB, hasil analisis BMKG itu memiliki parameter. Update magnitudo 6,8 di koordinat 0,94 Lintang Selatan dan 98,38 Bujur Timur, atau tepatnya di laut pada 177 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai pada kedalaman 23 kilometer,” kata Daryono. Sementara itu, menurutnya gempa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/peringatan-dini-tsunami-di-mentawai-sudah-diakhiri/">Peringatan Dini Tsunami di Mentawai Sudah Diakhiri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) sudah mengakhiri peringatan dini tsunami, pasca gempa kuat mengguncang Kepulauan Mentawai dengan besaran M7,3, lalu diperbaharui menjadi M6,8, Selasa (25/4/2023) dinihari.</p>



<p>&#8220;Ini baru benar: akhiri, bukan dicabut,&#8221; kata Plt. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono melalui akun Twitternya @DaryonoBMKG, yang dicuplik sekira pukul 08.05 WIB.</p>



<p>“Gempa tersebut terjadi pada pukul 3.00 WIB, hasil analisis BMKG itu memiliki parameter. Update magnitudo 6,8 di koordinat 0,94 Lintang Selatan dan 98,38 Bujur Timur, atau tepatnya di laut pada 177 kilometer barat laut Kepulauan Mentawai pada kedalaman 23 kilometer,” kata Daryono.</p>



<p>Sementara itu, menurutnya gempa di Kepulauan Mentawai dan sebagai daerah Sumbar itu jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo &#8211; Australia. Ia mengatakan gempa itu juga memiliki mekanisme pergerakan naik turun (thrust fault).</p>



<p>Sebelumnya, Warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi usai gempa berpotensi tsunami Senin 25 April 2023 dini hari.</p>



<p>Kepala BPBD Mentawai Novrialdi mengatakan, warga di Siberut Barat dan Siberut Utara sudah mengungsi.</p>



<p>&#8220;Warga Simalegi, Simatalu, Sigapokna (Siberut Barat) dan Sikabaluan (Siberut Utara) sudah evakuasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara sampai pagi tadi, langgam.id masi belum mendapatkan laporan kerusakan imbas dari gempa kali ini dari sebagian daerah di Sumbar.</p>



<p>Dampak gempa bumi sendiri dirasakan di daerah Siberut, Mentawai  dengan skala intensitas VI MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan), daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam dan Padang  dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti) . (YH)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/peringatan-dini-tsunami-di-mentawai-sudah-diakhiri/">Peringatan Dini Tsunami di Mentawai Sudah Diakhiri</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181365</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gempa Magnitudo 7,3 Mentawai, Warga Siberut Mengungsi</title>
		<link>https://langgam.id/gempa-magnitudo-73-mentawai-warga-siberut-mengungsi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Apr 2023 21:20:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Mentawai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181360</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi usai gempa berpotensi tsunami Senin 25 April 2023 dini hari. Baca Juga: Gempa M 7,3 Mentawai, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Gempat dengan magnitudo 7,3 dekat Kepulauan Mentawai mengguncang sejumlah daerah di Sumbar, sekitar pukul 03.00 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami. Gempa berlokasi di 177 kilometer Barat Laut&#160; Kepulauan Mentawai. Dalam rilis BMKG, pusat gempa koordinat 0,93 Lintang Selatan dan 98,39 Bujur Timur. Kedalaman 84 kilometer. Kepala BPBD Mentawai Novrialdi mengatakan, warga di Siberut Barat dan Siberut Utara sudah mengungsi. &#8220;Warga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-magnitudo-73-mentawai-warga-siberut-mengungsi/">Gempa Magnitudo 7,3 Mentawai, Warga Siberut Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id-</strong> Warga di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat mengungsi ke tempat yang lebih tinggi usai gempa berpotensi tsunami Senin 25 April 2023 dini hari.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/gempa-magnitudo-73-di-mentawai-bmkg-beri-peringatan-dini-tsunami/">Baca Juga: Gempa M 7,3 Mentawai, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami</a></strong></p>



<p>Gempat dengan magnitudo 7,3 dekat Kepulauan Mentawai mengguncang sejumlah daerah di Sumbar, sekitar pukul 03.00 WIB.</p>



<p>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tsunami. Gempa berlokasi di 177 kilometer Barat Laut&nbsp; Kepulauan Mentawai.</p>



<p>Dalam rilis BMKG, pusat gempa koordinat 0,93 Lintang Selatan dan 98,39 Bujur Timur. Kedalaman 84 kilometer.</p>



<p>Kepala BPBD Mentawai Novrialdi mengatakan, warga di Siberut Barat dan Siberut Utara sudah mengungsi.</p>



<p>&#8220;Warga Simalegi, Simatalu, Sigapokna (Siberut Barat) dan Sikabaluan (Siberut Utara) sudah evakuasi,&#8221; ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gempa-magnitudo-73-mentawai-warga-siberut-mengungsi/">Gempa Magnitudo 7,3 Mentawai, Warga Siberut Mengungsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181360</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/80 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-27 00:48:46 by W3 Total Cache
-->