<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Gelar Karya Budaya Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/gelar-karya-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/gelar-karya-budaya/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Nov 2021 04:29:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Gelar Karya Budaya Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/gelar-karya-budaya/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Gelar Karya Budaya Diskusikan Naskah Karya Wisran Hadi dan Teater Polifonik</title>
		<link>https://langgam.id/gelar-karya-budaya-diskusikan-naskah-karya-wisran-hadi-dan-teater-polifonik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 03:36:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Karya Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=137592</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gelar Karya Budaya (GKB) menghadirkan diskusi usai pertunjukan teater, Selasa (9/11/2021). Tema yang diusung adalah Teater Polifonik. Diskusi ini melihat bagaimana naskah Wisran Hadi diterjemahkan hari ini. Dalam pandangan Heru, naskah Kemerdekaan yang sudah berumur hampir 20 tahun diuji dalam konteks kekinian. Isunya masih penting karena ditulis pada masa orde baru. “ Mengapa naskah itu masih dipentaskan? Bukan karena naskah itu tidak layak,” kata Heru. Polifonik yang dimaksud adalah bagaiamana sutradara-kritikus berperan dalam melihat naskah. Namun, ini harus dilandasi dengan pemikiran logis. “Karena kalau diacak-acak tidak sesuai nalar. Di sini intelektual harus bagian terdepan dalam melihat naskah,” ujar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gelar-karya-budaya-diskusikan-naskah-karya-wisran-hadi-dan-teater-polifonik/">Gelar Karya Budaya Diskusikan Naskah Karya Wisran Hadi dan Teater Polifonik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gelar Karya Budaya (GKB) menghadirkan diskusi usai pertunjukan teater, Selasa (9/11/2021). Tema yang diusung adalah Teater Polifonik.</p>
<p>Diskusi ini melihat bagaimana naskah Wisran Hadi diterjemahkan hari ini. Dalam pandangan Heru, naskah Kemerdekaan yang sudah berumur hampir 20 tahun diuji dalam konteks kekinian.</p>
<p>Isunya masih penting karena ditulis pada masa orde baru. “ Mengapa naskah itu masih dipentaskan? Bukan karena naskah itu tidak layak,” kata Heru.</p>
<p>Polifonik yang dimaksud adalah bagaiamana sutradara-kritikus berperan dalam melihat naskah. Namun, ini harus dilandasi dengan pemikiran logis.</p>
<p>“Karena kalau diacak-acak tidak sesuai nalar. Di sini intelektual harus bagian terdepan dalam melihat naskah,” ujar Heru.</p>
<p>“Saya penasaran, seandainya memang naskah Pak Wis diacak, bagaimana tanggapan beliau?” tanya Abdul Hanif, alumni ISI Padang Panjang yang menyempatkan hadir dalam acara itu.</p>
<p>Khusus untuk pertunjukan, Heru berpendapat kedua pementasan belum menghasilkan teater polifonik yang dimaksud.</p>
<p>Diketahui, GKB akan menggelar petunjukan hari terakhir, Rabu (10/11/2021) sekaligus menampilkan Teater Batuang Sarumpun dari Padang dan Teater Selembayung dari Pekanbaru.</p>
<p>Naskah Perempuan Salah langkah dan Penjual Bendera jadi alas. Kedua naskah ditulis Wisran Hadi, dramawan Indonesia.</p>
<p>Pemilihan kedua grup memang berlandaskan pada keinginan panitia untuk memberi tatapan baru pada naskah Wisran. Kemudian, wilayah juga masuk perhitungan sehingga Pekanbaru dipilih sebagai salah satu tempat.</p>
<p>“Ini juga disesuaikan dengan anggaran yang ada,” ujar Trikora Irianto Direktur Produksi.</p>
<p>Usai pementasan hari ini, seluruh pementasan akan diunggah di youtube Lembaga Bumi Kebudayaan. Delapan pertunjukan akan menjadi bahan calon peserta untuk mengikuti Lomba Esai Nasional. Lomba ini jadi bagian program Festival Bumi kali ini.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gelar-karya-budaya-diskusikan-naskah-karya-wisran-hadi-dan-teater-polifonik/">Gelar Karya Budaya Diskusikan Naskah Karya Wisran Hadi dan Teater Polifonik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137592</post-id>	</item>
		<item>
		<title>5 Sutradara Perempuan Sumbar Hadir di Gelar Karya Budaya</title>
		<link>https://langgam.id/5-sutradara-perempuan-sumbar-hadir-di-gelar-karya-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 08:06:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar Karya Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=137373</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Lima sutradara perempuan Sumbar hadir di Gelar Karya Budaya (GKB) Festival Bumi 2021. Mereka tersebut yaitu, Yenny Ibrahim dari Teater Batuang Sarumpun dan Widya Husin dari Ganto Gauang Padang. Selanjutnya, Yulia Astuti dari Teater Balai Bukittinggi, Anika Irra Putri menyutradarai untuk Teater Gumala Pariaman dan Desi Safitri dari Teater Binggo Padang Panjang. “Mereka dipilih, misalnya Astut (Yulia Astuti), karena menang pada Alek Teater V yang baru diadakan Taman Budaya Sumbar. (Teater) Balai mementaskan naskah Wisran Hadi. Jadi, sejalan dengan keinginan festival,” ujar kurator festival, S Metron Masdison. Ia mengungkapkan, bahwa dalam alek itu sebenarnya terdapat lima pemenang. Tiga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-sutradara-perempuan-sumbar-hadir-di-gelar-karya-budaya/">5 Sutradara Perempuan Sumbar Hadir di Gelar Karya Budaya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Lima sutradara perempuan Sumbar hadir di Gelar Karya Budaya (GKB) Festival Bumi 2021. Mereka tersebut yaitu, Yenny Ibrahim dari Teater Batuang Sarumpun dan Widya Husin dari Ganto Gauang Padang.</p>
<p>Selanjutnya, Yulia Astuti dari Teater Balai Bukittinggi, Anika Irra Putri menyutradarai untuk Teater Gumala Pariaman dan Desi Safitri dari Teater Binggo Padang Panjang.</p>
<p>“Mereka dipilih, misalnya Astut (Yulia Astuti), karena menang pada Alek Teater V yang baru diadakan Taman Budaya Sumbar. (Teater) Balai mementaskan naskah Wisran Hadi. Jadi, sejalan dengan keinginan festival,” ujar kurator festival, S Metron Masdison.</p>
<p>Ia mengungkapkan, bahwa dalam alek itu sebenarnya terdapat lima pemenang. Tiga diantaranya (Balai dan Gumala) masuk dalam kurasi.</p>
<p>Direktur Festival Armeynd Sufhasril menjelaskan, panitia juga menunjuk Komunitas Seni Intro karena dianggap representasi di luar Padang-Padangpanjang yang selama ini dianggap menguasai perteateran Sumbar.</p>
<p>“Sayang, ada aktor Intro yang kecelakaan sehingga mereka mengundurkan diri,” sebutnnya.</p>
<p>Armeynd menambahkan, bahwa Intro kemudian digantikan Binggo, yang juga pemenang Alek Teater V. Latar mereka juga berbeda.</p>
<p>Tiga diantaranya (Astut, Anika dan Desi) dari ISI Padangpanjang. Widya alumni STKIP PGRI Sumbar. Sedang, Yenny termasuk wajah lama karena sudah berteater sejak 80-an.</p>
<p>“Khusus Yenny, ada keinginan untuk kembali mengangkat sutradara perempuan yang mungkin luput dari perhatian,” beber Metron.</p>
<h2>GKB Hari Kedua</h2>
<p>Sementara itu, pelaksanaan GKB hari kedua, Senin (8/11/2021) akan diisi diskusi. Pembicaranya Yuhirman, aktivis sosial, sedangkan moderatornya Yulia Sri Hartati, dosen STKIP PGRI Sumbar.</p>
<p>Diskusi ini akan dilaksanakan usai pertunjukan. Sebelum pertunjukan juga akan diadakan bimbingan teknis untuk mahasiswa dengan tema yang sama. Semua acara akan diadakan di STKIP PGRI Sumbar Gunung Pangilun, Padang.</p>
<p>“Ingin meningkatkan kepedulian kepada pandemi dan bagaimana calon seniman mesti meresponsnya,” ujar Hidayat yang memberikan dana aspirasinya untuk program ini. Hidayat juga akan turun langsung sebagai pembicara.</p>
<p>Sutradara Komunitas Gauang Ganto, Widya Husin mementaskan ‘Perempuan Salah Langkah&#8221; pada hari ini (8/11/2021) di STKIP PGRI Sumbar.</p>
<p>Ia akan tampil pada pukul 16.00 WIB membawakan naskah ‘Perempuan Salah langkah’. Empat jam berselang, juga akan diadakan pertunjukan dari Komunitas Tanah Ombak yang akan membawakan naskah ‘Mama di Mana?’ di Galeri Taman Budaya Sumbar.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/gelar-karya-budaya-sumbar-hadirkan-8-pertunjukan-teater-dan-lomba-esai-nasional/">Gelar Karya Budaya Sumbar Hadirkan 8 Pertunjukan Teater dan Lomba Esai Nasional</a></strong></p>
<p>Keduanya naskah Wisran Hadi. Tanah Ombak menjadi satu-satunya teater anak-anak dalam gelaran GBK kali ini.</p>
<p>Kemarin (7/11/2021) tampil Teater Gumala dan Teater Balai di Teater Arena ISI Padangpanjang. Keduanya membawakan naskah Wisran Hadi, ‘Penjual Bendera’ dan ‘Roh’.</p>
<p>“Dibanding keikutsertaan mereka di Alek Teater V, peningkatan jelas terjadi,” kata Metron.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/5-sutradara-perempuan-sumbar-hadir-di-gelar-karya-budaya/">5 Sutradara Perempuan Sumbar Hadir di Gelar Karya Budaya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137373</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/43 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-04 11:56:18 by W3 Total Cache
-->