<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Erupsi Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/erupsi-marapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/erupsi-marapi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 04:22:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Erupsi Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/erupsi-marapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Erupsi Gunung Marapi, Pemerintah Nagari Bagikan Masker Gratis</title>
		<link>https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-pemerintah-nagari-bagikan-masker-gratis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 04:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230236</guid>

					<description><![CDATA[<p>LANGGAM.ID– Pemerintah Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam beserta bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan KSB membagikan masker gratis kepada masyarakat yang bermukim di kawasan Gunung Marapi.&#160; Langkah ini sebagai upaya mencegah dampak sebaran abu erupsi Gunung Marapi yang kembali meletus pada Rabu (23/7/2025) pagi&#160; kolom abu setinggi ±1.600 meter dari puncak.&#160; “Kami dari pemerintahan langsung bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat dengan membagikan masker gratis dilakukan secara langsung kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah di wilayah Bukik Batabuah,” ujarnya.&#160; Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada dengan dampak dari erupsi Gunung Marapi yang saat ini status waspada atau level II.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-pemerintah-nagari-bagikan-masker-gratis/">Erupsi Gunung Marapi, Pemerintah Nagari Bagikan Masker Gratis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="http://langgam.id">LANGGAM.ID</a>– Pemerintah Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam beserta bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan KSB membagikan masker gratis kepada masyarakat yang bermukim di kawasan Gunung Marapi.&nbsp;</p>



<p>Langkah ini sebagai upaya mencegah dampak sebaran abu erupsi Gunung Marapi yang kembali meletus pada Rabu (23/7/2025) pagi&nbsp; kolom abu setinggi ±1.600 meter dari puncak.&nbsp;</p>



<p>“Kami dari pemerintahan langsung bergerak cepat melakukan aksi tanggap darurat dengan membagikan masker gratis dilakukan secara langsung kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah di wilayah Bukik Batabuah,” ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan waspada dengan dampak dari erupsi Gunung Marapi yang saat ini status waspada atau level II.</p>



<p>Erupsi Gunung Marapi pada Rabu pagi juga disertai dentuman yang cukup keras. PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi mencatat getaran letusan terekam dengan amplitudo maksimum 30,5 mm dan berlangsung selama ±1 menit 18 detik.</p>



<p>&#8220;Letusan kali ini cukup mengejutkan warga, mengingat erupsi besar sudah cukup lama tidak terjadi. Beberapa warga bahkan sempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar,&#8221; kata Firdaus.</p>



<p>Pemerintah Nagari saat ini terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI/Polri, dan relawan setempat untuk melakukan pemantauan dan persiapan. Warga diimbau untuk tetap tenang namun siaga, terutama yang berada dalam radius rawan bencana.</p>



<p>Sementara itu, PVMBG melarang masyarakat memasuki area dalam radius 3 kilometer dari kawah Verbeek, dan diminta mewaspadai potensi banjir lahar, terutama saat musim hujan.</p>



<p>Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan, serta tetap menghindari penyebaran informasi palsu. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-pemerintah-nagari-bagikan-masker-gratis/">Erupsi Gunung Marapi, Pemerintah Nagari Bagikan Masker Gratis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Atasi Dampak Abu Erupsi Marapi, Pemko Padang Panjang Bagikan Masker ke Sejumlah Sekolah</title>
		<link>https://langgam.id/atasi-dampak-abu-erupsi-marapi-pemko-padang-panjang-bagikan-masker-ke-sejumlah-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jan 2024 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=195178</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8212; Mengatasi dampak abu erupsi Gunung Marapi yang melanda Kota Padang Panjang beberapa hari ini, Pemko lakukan pembagian masker ke beberapa satuan pendidikan. Adapun pembagian masker serentak tersebut dilakukan Pj Sekdako, Winarno, Ketua DPRD, Mardiansyah, Pj Ketua TP-PKK, Sri Hidayani Sonny, bersama beberapa pimpinan DPRD dan pejabat di lingkungan Pemko. Pembagian masker dilaksanakan di antaranya TK Pembina, TK Pertiwi, SD Komplek Guguak Malintang, SD Komplek Teladan, SDN 9 Padang Panjang Timur (PPT), SMPN 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Winarno menyebutkan, masker ini dibagikan untuk peserta didik dan guru. &#8220;Masker ini dibagikan untuk 2.393 peserta didik dan 311</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/atasi-dampak-abu-erupsi-marapi-pemko-padang-panjang-bagikan-masker-ke-sejumlah-sekolah/">Atasi Dampak Abu Erupsi Marapi, Pemko Padang Panjang Bagikan Masker ke Sejumlah Sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8212; Mengatasi dampak abu erupsi Gunung Marapi yang melanda Kota Padang Panjang beberapa hari ini, Pemko lakukan pembagian masker ke beberapa satuan pendidikan.</p>



<p>Adapun pembagian masker serentak tersebut dilakukan Pj Sekdako, Winarno, Ketua DPRD, Mardiansyah, Pj Ketua TP-PKK, Sri Hidayani Sonny, bersama beberapa pimpinan DPRD dan pejabat di lingkungan Pemko.</p>



<p>Pembagian masker dilaksanakan di antaranya TK Pembina, TK Pertiwi, SD Komplek Guguak Malintang, SD Komplek Teladan, SDN 9 Padang Panjang Timur (PPT), SMPN 1, 2, 3, 4, 5 dan 6.</p>



<p>Winarno menyebutkan, masker ini dibagikan untuk peserta didik dan guru. &#8220;Masker ini dibagikan untuk 2.393 peserta didik dan 311 guru. Semoga masker ini dapat menghindarkan kita dari ISPA (infeksi saluran pernapasan akut) akibat abu vulkanik tersebut,&#8221; harapnya.</p>



<p>Mardiansyah dalam kesempatan ini mengajak siswa untuk kembali membiasakan memakai masker guna mencegah efek dari abu vulkanik tersebut.</p>



<p>&#8220;Menyikap situasi cuaca saat ini, kalau bisa kurangi aktivitas keluar rumah. Ketika berkendara jangan lupa dipakai kaca helm dan masker agar bisa melindungi mata dan hidung dari abu. Kita berharap situasi kabut abu seperti ini cepat berlalu,&#8221; ucapnya dikutip Selasa (9/1/2024).</p>



<p>Sementara itu di lokasi berbeda, Sri Hidayani yang merupakan Bunda PAUD Padang Panjang saat memberikan masker di TK Negeri Pembina menyampaikan, abu vulkanik Marapi dapat mengganggu kesehatan.</p>



<p>&#8220;Anak-anak diharapkan tidak beraktivitas di luar ruangan. Jika harus berada di luar ruangan agar dapat memakai masker. Selain itu jangan lupa sarapan dengan menu sehat dan bergizi agar imun tubuh kuat,&#8221; pesannya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/atasi-dampak-abu-erupsi-marapi-pemko-padang-panjang-bagikan-masker-ke-sejumlah-sekolah/">Atasi Dampak Abu Erupsi Marapi, Pemko Padang Panjang Bagikan Masker ke Sejumlah Sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195178</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Meninggal Akibat Erupsi Marapi Sudah 13 Pendaki, Sebagian Masih Proses Evakuasi</title>
		<link>https://langgam.id/korban-meninggal-akibat-erupsi-marapi-sudah-13-pendaki-sebagian-masih-proses-evakuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Dec 2023 05:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=193132</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Korban meninggal akibat erupsi Gunung Marapi hingga Selasa (5/12/2023) pagi sudah 13 orang. Dari jumlah tersebut, baru lima yang telah sampai ke rumah sakit, diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang Abdul Malik mengatakan, jumlah tersebut bertambah dua orang dari data sehari sebelumnya. “Total yang meninggal dunia saat ini 13 orang,” ujarnya, di pos kaki Gunung Marapi, Selasa pagi. Abdul menyebutkan evakuasi saat ini mengalami kendala karena erupsi yang terus terjadi. Selain itu, abu vulkanik terus terun dengan cukup tebal. “Saat ini abu vulkanik udah sampai kaki bukit, tentu menjadi penghalang tim. Kedua</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-meninggal-akibat-erupsi-marapi-sudah-13-pendaki-sebagian-masih-proses-evakuasi/">Korban Meninggal Akibat Erupsi Marapi Sudah 13 Pendaki, Sebagian Masih Proses Evakuasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Korban meninggal akibat erupsi Gunung Marapi hingga Selasa (5/12/2023) pagi sudah 13 orang. Dari jumlah tersebut, baru lima yang telah sampai ke rumah sakit, diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang Abdul Malik mengatakan, jumlah tersebut bertambah dua orang dari data sehari sebelumnya. “Total yang meninggal dunia saat ini 13 orang,” ujarnya, di pos kaki Gunung Marapi, Selasa pagi.</p>



<p>Abdul menyebutkan evakuasi saat ini mengalami kendala karena erupsi yang terus terjadi. Selain itu, abu vulkanik terus terun dengan cukup tebal.</p>



<p>“Saat ini abu vulkanik udah sampai kaki bukit, tentu menjadi penghalang tim. Kedua jalur akan dilalui (evakuasi) terjal dan licin,” kata dia.</p>



<p>Sebelumnya, lima pendaki meninggal dunia yang telah dievakuasi berhasil diidentifikasi tim DVI Polda Sumbar. Dua di antara jenazah yang teridentifikasi merupakan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) bernama Muhammad Adan (21 tahun) dan Nazatra Adzin Mufadhal (22).</p>



<p>Sedangkan tiga jenazah lagi yakni bernama Muhammad Teguh Amanda (19) dan Muhammad Al Fikri (19 asal Kota Padang serta yang terakhir Nurva Afitri (27) asal Kabupten Padang Pariaman.</p>



<p>Kabiddokkes Polda Sumbar, Kombes Pol drg. Lisda Cancer mengungkapkan, kelima jenazah yang telah teridentifikasi ini diserahkan ke pihak kekurga. Mayoritas jenazah teridentifikasi melalui sidik jari.</p>



<p>“Proses identifikasi kebanyakan diketahui dari sidik jari jenazah. Kami ada tim Inafis yang mengunakan alat yang langsung terkoneksi database di KTP,” kata Lisda.</p>



<p>Ia menjelaskan lima kondisi jenazah dalam kondisi utuh. Meskipun mengalami luka bakar yang cukup serius.</p>



<p>&#8220;Beberapa ada yang luka bakar mencapai 50-60 persen. Luka bakar ini memang karena semburan hawa panas,” katanya. (Irwanda/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-meninggal-akibat-erupsi-marapi-sudah-13-pendaki-sebagian-masih-proses-evakuasi/">Korban Meninggal Akibat Erupsi Marapi Sudah 13 Pendaki, Sebagian Masih Proses Evakuasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193132</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tim SAR Berkejaran dengan Erupsi Marapi, 3 Jenazah dan 3 Korban Selamat Dievakuasi</title>
		<link>https://langgam.id/tim-sar-berkejaran-dengan-erupsi-marapi-3-jenazah-dan-3-korban-selamat-dievakuasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 16:48:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=193091</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim SAR gabungan harus berkejaran dengan erupsi Gunung Marapi pada Senin (4/12/2023) saat mengevakuasi para pendaki gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat tersebut. Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang Abdul Malik mengatakan, dari 11 korban meninggal dunia yang telah diketahui posisinya, baru bisa dievakuasi tiga jenazah. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr. Achmad Moechtar Bukittinggi untuk diidentifikasi. Sedangkan delapan lagi masih terkendala erupsi. Selain itu, tiga korban selamat yang ditemukan, sudah dibawa ke bawah. Dari tiga korban selamat tersebut, Ahmad Firman sampai di posko dengan ditandu sekitar pukul 15.30 WIB, Senin dan langsung</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tim-sar-berkejaran-dengan-erupsi-marapi-3-jenazah-dan-3-korban-selamat-dievakuasi/">Tim SAR Berkejaran dengan Erupsi Marapi, 3 Jenazah dan 3 Korban Selamat Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim SAR gabungan harus berkejaran dengan erupsi Gunung Marapi pada Senin (4/12/2023) saat mengevakuasi para pendaki gunung yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat tersebut.</p>



<p>Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Padang Abdul Malik mengatakan, dari 11 korban meninggal dunia yang telah diketahui posisinya, baru bisa dievakuasi tiga jenazah. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Dr. Achmad Moechtar Bukittinggi untuk diidentifikasi. Sedangkan delapan lagi masih terkendala erupsi.</p>



<p>Selain itu, tiga korban selamat yang ditemukan, sudah dibawa ke bawah. Dari tiga korban selamat tersebut, Ahmad Firman sampai di posko dengan ditandu sekitar pukul 15.30 WIB, Senin dan langsung dibawa ke RSUP Dr. Achmad Moechtar. Sedangkan 2 lagi yang dalam perjalanan, masih ditunggu di Posko hingga pukul magrib.</p>



<p>Ia mengatakan, saat Tim SAR mengevakuasi para korban di sekitar puncak, erupsi Marapi masih terus terjadi. &#8220;Begitu erupsi berhenti, mereka mengevakuasi satu orang. Saat erupsi, mereka mencari titik aman. Erupsi berhenti, diambil lagi satu orang,&#8221; katanya.</p>



<p>Berdasar data yang dikeluarkan BKSDA, menurutnya, total pendaki Marapi yang naik gunung pada Sabtu hingga terjadi erupsi pada Minggu (3/12/2023) adalah 75 orang.</p>



<p>Dari jumlah tersebut, pada Minggu sebanyak 49 orang sudah berhasil dievakuasi. Sebagian dari mereka sudah pulang, ada juga yang dirawat. Di luar itu, 3 orang selamat dievakuasi pada Senin.</p>



<p>Dia berharap, delapan jenazah lagi bisa dievakuasi pada Selasa (5/12/2023). Selain delapan orang tersebut, 12 orang lagi belum ditemukan, sehingga belum dapat dipastikan kondisinya.</p>



<p>&#8220;Erupsi masih terus terjadi. Kita lebih baik safety dulu untuk seluruh tim SAR gabungan. Pencarian akan kita lanjutkan besok pagi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Meski berdasar data BKSDA jumlah pendaki adalah 75 orang, Basarnas tetap membuka pengaduan, apabila ada anggota keluarga yang tak ada dalam data tersebut, tapi diketahui mendaki Marapi saat terjadi erupsi pada Minggu (3/12/2023). (SS/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tim-sar-berkejaran-dengan-erupsi-marapi-3-jenazah-dan-3-korban-selamat-dievakuasi/">Tim SAR Berkejaran dengan Erupsi Marapi, 3 Jenazah dan 3 Korban Selamat Dievakuasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193091</post-id>	</item>
		<item>
		<title>12 Orang Pendaki Gunung Marapi Belum Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/12-orang-pendaki-gunung-marapi-belum-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lisa Septri Melina]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 03:35:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=193010</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 12 dari 75 orang pendaki Gunung Marapi pasca erupsi hingga kini belum ditemukan dan masih dalam tahap pencarian tim gabunggan. &#8220;Sampai saat ini kami tim gabungan akan terus mencari 12 pendaki yang masih berada di Gunung Marapi yang belum ditemukan. Kami mohon doanya agar semua pendaki ini ditemukan dalam keadaan selamat,&#8221; kata Plh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Dian Indriati pada Senin, (4/12/2023) melalui pesan suara melalui WAG media BKSDA Sumbar. Ia melanjutkan, kami atas nama keluarga besar BKSDA Sumatera Barat mengucapkan duka cita kepada keluarga korban Diberitakan sebelumnya Basarnas Padang menyebutkan 11</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/12-orang-pendaki-gunung-marapi-belum-ditemukan/">12 Orang Pendaki Gunung Marapi Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sebanyak 12 dari 75 orang pendaki Gunung Marapi pasca erupsi hingga kini belum ditemukan dan masih dalam tahap pencarian tim gabunggan.</p>



<p>&#8220;Sampai saat ini kami tim gabungan akan terus mencari 12 pendaki yang masih berada di Gunung Marapi yang belum ditemukan. Kami mohon doanya agar semua pendaki ini ditemukan dalam keadaan selamat,&#8221; kata Plh Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, Dian Indriati pada Senin, (4/12/2023) melalui pesan suara melalui WAG media BKSDA Sumbar.</p>



<p>Ia melanjutkan, kami atas nama keluarga besar BKSDA Sumatera Barat mengucapkan duka cita kepada keluarga korban</p>



<p>Diberitakan sebelumnya Basarnas Padang menyebutkan 11 orang pendaki Gunung Marapi ditemukan meninggal dunia dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, Senin (4/12/2023) per pukul 07.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Hingga pukul 07.00 WIB tadi sudah ditemukan 11 pendaki dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sedangkan 3 orang lainnya selamat,&#8221; kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, dalam video yang dikirim ke media.</p>



<p>Ia menambahkan, ada 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi, Minggu (3/12/2023) sore. Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu malam. &#8220;Sebagian sudah kembali ke rumah, dan 2 dirawat di rumah sakit di Padang Panjang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gunung Marapi meletus hebat kemarin. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi letusan sebanyak 9 kali sejak pukul 00.00 WIB dinihari hingga pagi ini Senin (4/12/2023) di Gunung Marapi, Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat.</p>



<p>Sepanjang hari ini, Gunung Marapi mengalami 9 kali letusan dan 43 kali hembusan. Pada hari pertama atau Minggu (3/12/2023) gunung dengan tinggi 2.891 mdpl itu mengalami 36 kali letusan dan 16 kali hembusan.</p>



<p>Erupsi Gunung Marapi itu teramati ketinggian letusan mencapai 3.000 meter dengan asap warna kelabu dan hitam. Erupsi juga menyebabkan adanya hujan kerikil di radius 6 km dari puncak, dan hujan abu sampai radius 13 km dari kawah. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/12-orang-pendaki-gunung-marapi-belum-ditemukan/">12 Orang Pendaki Gunung Marapi Belum Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193010</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Basarnas: 11 Orang Pendaki Marapi Meninggal per Senin Pagi</title>
		<link>https://langgam.id/basarnas-11-orang-pendaki-marapi-meninggal-per-senin-pagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 02:50:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=192995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Basarnas Padang menyebutkan 11 orang pendaki Gunung Marapi ditemukan meninggal dunia dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, Senin (4/12/2023) per pukul 07.00 WIB. &#8220;Hingga pukul 07.00 WIB tadi sudah ditemukan 11 pendaki dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sedangkan 3 orang lainnya selamat,&#8221; kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, dalam video yang dikirim ke media. Ia menambahkan, ada 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi, Minggu (3/12/2023) sore. Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu malam. &#8220;Sebagian sudah kembali ke rumah, dan 2 dirawat di rumah sakit di Padang Panjang,&#8221; ujarnya. Gunung Marapi meletus hebat kemarin.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/basarnas-11-orang-pendaki-marapi-meninggal-per-senin-pagi/">Basarnas: 11 Orang Pendaki Marapi Meninggal per Senin Pagi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Basarnas Padang menyebutkan 11 orang pendaki Gunung Marapi ditemukan meninggal dunia dalam pencarian oleh tim SAR gabungan, Senin (4/12/2023) per pukul 07.00 WIB.</p>



<p> &#8220;Hingga pukul 07.00 WIB tadi sudah ditemukan 11 pendaki dalam keadaan MD (Meninggal Dunia). Sedangkan 3 orang lainnya selamat,&#8221; kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, dalam video yang dikirim ke media.</p>



<p>Ia menambahkan, ada 75 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi erupsi, Minggu (3/12/2023) sore. Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi dengan selamat pada Minggu malam. &#8220;Sebagian sudah kembali ke rumah, dan 2 dirawat di rumah sakit di Padang Panjang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gunung Marapi meletus hebat kemarin. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi letusan sebanyak 9 kali sejak pukul 00.00 WIB dinihari hingga pagi ini Senin (4/12/2023) di Gunung Marapi, Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat.</p>



<p>Sepanjang hari ini, Gunung Marapi mengalami 9 kali letusan dan 43 kali hembusan. Pada hari pertama atau Minggu (3/12/2023) gunung dengan tinggi 2.891 mdpl itu mengalami 36 kali letusan dan 16 kali hembusan.</p>



<p>Erupsi Gunung Marapi itu teramati ketinggian letusan mencapai 3.000 meter dengan asap warna kelabu dan hitam. Erupsi juga menyebabkan adanya hujan kerikil di radius 6 km dari puncak, dan hujan abu sampai radius 13 km dari kawah. (*/Ls/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/basarnas-11-orang-pendaki-marapi-meninggal-per-senin-pagi/">Basarnas: 11 Orang Pendaki Marapi Meninggal per Senin Pagi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNPB: 28 Pendaki Marapi Belum Turun</title>
		<link>https://langgam.id/bnpb-28-pendaki-marapi-belum-turun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Dec 2023 01:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=192992</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id Sebanyak 47 pendaki dilaporkan terdampak erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (3/12). Dari data yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (4/12/2023) pagi, sebanyak 19 pendaki sudah berhasil turun dan diselamatkan oleh tim gabungan. Artinya masih ada 28 pendaki yang belum berhasil turun. Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, memastikan bahwa kabar yang sempat beredar tentang seorang pendaki meninggal dunia belum dapat diverifikasi. Tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para pendaki yang belum berhasil turun. Oleh sebab itu, masyarakat diminta agar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-28-pendaki-marapi-belum-turun/">BNPB: 28 Pendaki Marapi Belum Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>Sebanyak 47 pendaki dilaporkan terdampak erupsi Gunung Marapi yang terjadi pada Minggu (3/12). Dari data yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (4/12/2023) pagi, sebanyak 19 pendaki sudah berhasil turun dan diselamatkan oleh tim gabungan. Artinya masih ada 28 pendaki yang belum berhasil turun.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, memastikan bahwa kabar yang sempat beredar tentang seorang pendaki meninggal dunia belum dapat diverifikasi.</p>



<p>Tim gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dan pertolongan terhadap para pendaki yang belum berhasil turun. Oleh sebab itu, masyarakat diminta agar tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan yang belum dapat dipastikan kebenarannya.</p>



<p>“Masih simpang siur. Belum dapat dipastikan,” jelas Bambang Warsito, melansir rilis dari BNPB.</p>



<p>Hingga saat ini pihaknya bersama BPBD Kabupaten Tanah Datar terus berkoordinasi dengan lintas instansi terkait guna memonitor perkembangan di lapangan, termasuk melakukan tindakan cepat apabila kembali terjadi aktivitas vulkanik susulan.</p>



<p>Di samping itu, BPBD Kabupaten Agam dan Tanah Datar juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat, wisatawan dan pendaki untuk terus mengenakan masker, menyusul terjadinya abu vulkanik yang ditimbulkan atas erupsi Gunung Marapi. Di sisi lain, khususnya bagi wisatawan maupun pendaki dilarang keras untuk melakukan aktivitas di radius 3 kilometer dari kawah utama.</p>



<p>Hujan Abu dan Batu</p>



<p>Berdasarkan data yang dihimpun, dampak yang ditimbulkan pada kejadian erupsi Gunung Marapi tidak hanya sebaran hujan abu vulkanik saja namun juga hujan abu yang disertai batu. Adapun wilayah yang terdampak hujan abu vulkanik mencakup empat wilayah kecamatan, yakni Canduang, Sungai Pua, Ampek-Ampek dan Malalak.</p>



<p>Kemudian wilayah yang dilaporkan terdampak hujan abu disertai batu terjadi di kecamatan Banuhampu, Tilatang Kamang, Baso, Tanjung Raya, Lubuk Basung, IV Koto, Matur, Tanjung Mutiara, Palembayan dan Kamang Magek. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-28-pendaki-marapi-belum-turun/">BNPB: 28 Pendaki Marapi Belum Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192992</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi, Letusan Terasa Hingga ke Guguak Randah dan Hujan Abu</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-letusan-terasa-hingga-ke-guguak-randah-dan-hujan-abu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Dec 2023 09:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=192954</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung marapi yang terletak di kawasan administrasi Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) sekitar 14.54 WIB. Letusan tersebut turut dirasakan oleh warga di Guguak Randah, Kabupaten Agam, Erik, katanya, setelah letusan tersebut terjadi hujan abu. Ia bercerita, ketika terjadi letusan dirinya sedang berada di dalam mobil. &#8220;Letusan gunung api tadi terdengar sampai ke Guguak Randah, Kabupaten Agam. Waktu itu saya sedang di jalan, tadi macet,&#8221; sebutnya. Ia melanjutkan, saat ini kondisi di jalan sudah kembali seperti biasa dan hujan abu juga sudah berkurang. &#8220;Jalan sudah kembali lancar, hujan abunya juga sudah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-letusan-terasa-hingga-ke-guguak-randah-dan-hujan-abu/">Gunung Marapi Erupsi, Letusan Terasa Hingga ke Guguak Randah dan Hujan Abu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gunung marapi yang terletak di kawasan administrasi Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023) sekitar 14.54 WIB.</p>



<p>Letusan tersebut turut dirasakan oleh warga di Guguak Randah, Kabupaten Agam, Erik, katanya, setelah letusan tersebut terjadi hujan abu.</p>



<p>Ia bercerita, ketika terjadi letusan dirinya sedang berada di dalam mobil.</p>



<p>&#8220;Letusan gunung api tadi terdengar sampai ke Guguak Randah, Kabupaten Agam. Waktu itu saya sedang di jalan, tadi macet,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Ia melanjutkan, saat ini kondisi di jalan sudah kembali seperti biasa dan hujan abu juga sudah berkurang. &#8220;Jalan sudah kembali lancar, hujan abunya juga sudah berhenti,&#8221; sebutnya diwawancarai langga.id, Minggu, (3/12/2023).</p>



<p>Diberitakan langgam.id sebelumnya, Petugas&nbsp;Pemantau&nbsp;Gunung&nbsp;Merapi, Ahmad Rifandi mengatakan, kejadian itu terjadi pada pukul 14:54 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati.</p>



<p>&#8220;Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung,&#8221; tuturnya melalui keterangan tertulisnya yang diterima langgam.id Minggu, (3/12/2023).</p>



<p>Lanjutnya, erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara ini kurang lebihm 4 menit 41 detik.</p>



<p>&#8220;Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II Waspada dengan rekomendasi masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah/puncak. (YH/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-letusan-terasa-hingga-ke-guguak-randah-dan-hujan-abu/">Gunung Marapi Erupsi, Letusan Terasa Hingga ke Guguak Randah dan Hujan Abu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192954</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi Mulai Menurun, Sudah Erupsi 229 Kali</title>
		<link>https://langgam.id/aktivitas-vulkanik-gunung-marapi-mulai-menurun-sudah-erupsi-229-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 00:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=178393</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Marapi mulai menurun dalam grafik vulkanologi. Data yang dikeluarkan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi menunjukkan, Marapi erupsi sebanyak 229 kali sejak Sabtu (7/1/2023) sampai Senin (16/1/2023). Gunung setinggi 2.891 mdpl itu, mengalami erupsi terbanyak 35 kali, pada Senin pekan lalu. Sedangkan kemarin hanya mengalami erupsi 12 kali dan satu hari sebelumnya hanya 9 kali. &#8220;Data rekam sesimograf untuk periode pengamatan pada Senin kemarin, Marapi hanya mengalami erupsi sebanyak 12 kali. Hari Minggunya hanya 9 kali,&#8221; kata Petugas Pos Pemantau Gunung Api Marapi, Ahmad Rifandi, Selasa (17/1/2023). Namun menurut Ahmad Rifandi, tremor masih terjadi secara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aktivitas-vulkanik-gunung-marapi-mulai-menurun-sudah-erupsi-229-kali/">Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi Mulai Menurun, Sudah Erupsi 229 Kali</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Aktivitas vulkanik Gunung Marapi mulai menurun dalam grafik vulkanologi. Data yang dikeluarkan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi menunjukkan, Marapi erupsi sebanyak 229 kali sejak Sabtu (7/1/2023) sampai Senin (16/1/2023).</p>



<p>Gunung setinggi 2.891 mdpl itu, mengalami erupsi terbanyak 35 kali, pada Senin pekan lalu. Sedangkan kemarin hanya mengalami erupsi 12 kali dan satu hari sebelumnya hanya 9 kali.</p>



<p>&#8220;Data rekam sesimograf untuk periode pengamatan pada Senin kemarin, Marapi hanya mengalami erupsi sebanyak 12 kali. Hari Minggunya hanya 9 kali,&#8221; kata Petugas Pos Pemantau Gunung Api Marapi, Ahmad Rifandi, Selasa (17/1/2023).</p>



<p>Namun menurut Ahmad Rifandi, tremor masih terjadi secara terus menerus. Senin (16/1/2023) kemarin, masih terekam dengan amplitudo 0.5-2.5 mm (dominan pada 1.5 mm).</p>



<p>Untuk itu, kata dia, belum bisa disimpulkan apakah aktivitas vulkanologi Gunung Marapi sudah benar melandai atau belum. Masih butuh waktu untuk mengkaji dan menganalisa hal tersebut.</p>



<p>&#8220;Saat ini Marapi masih berada di level II atau waspada dengan rekomendasi tetap sama yakni, dilarang melakukan pendakian apalagi mendekati radius 3 kilometer dari kawah atau puncak,&#8221; ujarnya. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aktivitas-vulkanik-gunung-marapi-mulai-menurun-sudah-erupsi-229-kali/">Aktivitas Vulkanik Gunung Marapi Mulai Menurun, Sudah Erupsi 229 Kali</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178393</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dampak Erupsi Gunung Marapi, Warga di Lereng Marapi Mulai Cium Bau Belerang</title>
		<link>https://langgam.id/dampak-erupsi-gunung-marapi-warga-di-lereng-marapi-mulai-cium-bau-belerang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Editor Choice]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=178217</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Warga Cumantiang, Nagari Balai Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) mulai mencium bau belerang akibat dampak erupsi Gunung Marapi. Wilayah ini salah satu yang berada di lereng Gunung Marapi. Camat Canduang, Noviardi mengatakan, setelah letusan tadi pagi, sekitar pukul 7.45 WIB, arah angin berubah arah barat daya. &#8220;Sehingga mengarahkan abu vulkanik halus agak berbau belerang di Cumantianh,&#8221; katanya, Jumat (13/1/2023). Noviardi menyebutkan bau belerang di Cumantiang tidak lama. Sekitar setengah jam kemudian angin kembali menuju arah timur. &#8220;Hal ini membuat udara di kampung tersebut kembali normal,&#8221; ujarnya. Erupsi Gunung Marapi masih terus terjadi sampai hari ini,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-erupsi-gunung-marapi-warga-di-lereng-marapi-mulai-cium-bau-belerang/">Dampak Erupsi Gunung Marapi, Warga di Lereng Marapi Mulai Cium Bau Belerang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Warga Cumantiang, Nagari Balai Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) mulai mencium bau belerang akibat dampak erupsi Gunung Marapi.</p>



<p>Wilayah ini salah satu yang berada di lereng Gunung Marapi. Camat Canduang, Noviardi mengatakan, setelah letusan tadi pagi, sekitar pukul 7.45 WIB, arah angin berubah arah barat daya. &#8220;Sehingga mengarahkan abu vulkanik halus agak berbau belerang di Cumantianh,&#8221; katanya, Jumat (13/1/2023).</p>



<p>Noviardi menyebutkan bau belerang di Cumantiang tidak lama. Sekitar setengah jam kemudian angin kembali menuju arah timur. &#8220;Hal ini membuat udara di kampung tersebut kembali normal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Erupsi Gunung Marapi masih terus terjadi sampai hari ini, sejak Sabtu (7/1/2023) lalu. Catatan dari Pos Pemantau Gunung Marapi pada Kamis (12/1/2023) gunungapi aktif ini teramati 24 kali mengalami letusan dengan tinggi 150-1000 m dan warna asap putih dan kelabu.</p>



<p>Sementara data erupsi hari ini masih dihimpun oleh tim Pos Pemantau Gunung Marapi. Diketahui Gunung Marapi kini berada di level II atau waspada. Masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah atau puncak. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dampak-erupsi-gunung-marapi-warga-di-lereng-marapi-mulai-cium-bau-belerang/">Dampak Erupsi Gunung Marapi, Warga di Lereng Marapi Mulai Cium Bau Belerang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">178217</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/104 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-29 07:34:03 by W3 Total Cache
-->