<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Erupsi Gunung Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/erupsi-gunung-marapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/erupsi-gunung-marapi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 04:10:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Erupsi Gunung Marapi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/erupsi-gunung-marapi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik hingga 2 Kilometer, Ini Peringatan PVMBG</title>
		<link>https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-2-kilometer-ini-peringatan-pvmbg/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 04:10:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Marapi Erupsi]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=248347</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar), kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pagi. Letusan terjadi pada pukul 08.42 WIB dengan kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung. Berdasarkan laporan resmi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu, tinggi kolom abu mencapai sekitar 4.891 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah timur laut. Aktivitas erupsi juga terekam oleh alat pemantauan kegempaan. Pada seismogram, letusan tercatat memiliki amplitudo maksimum 30 milimeter dengan durasi sementara sekitar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-2-kilometer-ini-peringatan-pvmbg/">Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik hingga 2 Kilometer, Ini Peringatan PVMBG</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat (Sumbar), kembali mengalami erupsi pada Sabtu (30/5/2026) pagi. Letusan terjadi pada pukul 08.42 WIB dengan kolom abu vulkanik teramati mencapai sekitar 2.000 meter di atas puncak gunung.</p>



<p>Berdasarkan laporan resmi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Tanah Datar itu, tinggi kolom abu mencapai sekitar 4.891 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah timur laut.</p>



<p>Aktivitas erupsi juga terekam oleh alat pemantauan kegempaan. Pada seismogram, letusan tercatat memiliki amplitudo maksimum 30 milimeter dengan durasi sementara sekitar 1 menit 25 detik.</p>



<p>“Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat,&#8221; kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Teguh Purnomo, dalam laporan tertulisnya.</p>



<p>Hingga laporan ini diterbitkan, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II (Waspada). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi seluruh rekomendasi yang telah ditetapkan.</p>



<p>PVMBG menegaskan bahwa masyarakat, pendaki, pengunjung maupun wisatawan dilarang memasuki serta melakukan aktivitas di dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi yang berada di Kawah Verbeek.</p>



<p>Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lembah, aliran, maupun bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta mewaspadai potensi bahaya lahar, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.</p>



<p>Masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan masker apabila terjadi hujan abu guna mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan. Penggunaan pelindung mata dan kulit juga dianjurkan untuk menghindari dampak paparan abu vulkanik.</p>



<p>&#8220;Warga diminta mengamankan sumber air bersih serta membersihkan timbunan abu yang menumpuk di atap rumah agar tidak menimbulkan beban berlebih yang berpotensi menyebabkan kerusakan,&#8221; katanya.</p>



<p>Di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Marapi, seluruh pihak juga diimbau menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau hoaks. Masyarakat diminta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah daerah serta instansi terkait.</p>



<p>PVMBG juga meminta Pemko Bukittinggi, Padang Panjang, Pemkab Tanah Datar, dan Pemkab Agam, untuk terus berkoordinasi dengan Badan Geologi maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi guna memperoleh perkembangan terbaru mengenai aktivitas gunung tersebut.<strong> (ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/erupsi-gunung-marapi-semburkan-abu-vulkanik-hingga-2-kilometer-ini-peringatan-pvmbg/">Erupsi Gunung Marapi Semburkan Abu Vulkanik hingga 2 Kilometer, Ini Peringatan PVMBG</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">248347</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-kolom-abu-capai-1-500-meter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 08:32:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=243833</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Minggu (1/3/2026) pukul 15.11 WIB. Kolom abu teramati setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 4.391 meter di atas permukaan laut. Informasi tersebut disampaikan melalui laporan resmi Magma-VEN yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan teramati condong ke arah tenggara. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,8 mm dan durasi sekitar 1 menit 8 detik. Hingga laporan ini diterbitkan, Gunung Marapi masih berstatus Level II (Waspada). PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah daerah.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-kolom-abu-capai-1-500-meter/">Gunung Marapi Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Minggu (1/3/2026) pukul 15.11 WIB. Kolom abu teramati setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 4.391 meter di atas permukaan laut.</p>



<p>Informasi tersebut disampaikan melalui laporan resmi Magma-VEN yang dirilis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan teramati condong ke arah tenggara.</p>



<p>Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 29,8 mm dan durasi sekitar 1 menit 8 detik.</p>



<p>Hingga laporan ini diterbitkan, Gunung Marapi masih berstatus <strong>Level II (Waspada)</strong>. PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah daerah.</p>



<p>Masyarakat, termasuk pendaki dan wisatawan, diminta tidak memasuki atau beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.</p>



<p>Selain itu, warga yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi lahar, terutama saat hujan turun.</p>



<p>“Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan,” demikian salah satu poin rekomendasi PVMBG.</p>



<p>PVMBG juga meminta seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.</p>



<p>Pemerintah daerah di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan Badan Geologi maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk memperoleh informasi terkini terkait aktivitas gunung tersebut.</p>



<p>Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi melalui situs resmi Badan Geologi, PVMBG, Magma Indonesia, maupun aplikasi Magma Indonesia yang tersedia di Play Store, serta media sosial resmi PVMBG.</p>



<p>Gunung Marapi merupakan salah satu gunung api aktif di Sumatera Barat yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan aktivitas erupsi secara fluktuatif. Aparat dan masyarakat di sekitar kawasan gunung diminta tetap tenang, namun waspada, serta mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-kolom-abu-capai-1-500-meter/">Gunung Marapi Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">243833</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas dalam Radius 3 Km</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-dalam-radius-3-km/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 05:01:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=242916</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (5/2/2026) pukul 11.27 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tinggi kolom abu tidak teramati, namun aktivitas erupsi terekam jelas pada alat seismograf. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Marapi tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 25,9 milimeter dan durasi sekitar 25 detik. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau waspada. PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan wisatawan agar tidak memasuki serta tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di sekitar Kawah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-dalam-radius-3-km/">Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas dalam Radius 3 Km</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> — Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi pada Kamis (5/2/2026) pukul 11.27 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tinggi kolom abu tidak teramati, namun aktivitas erupsi terekam jelas pada alat seismograf.</p>



<p>Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi Gunung Marapi tercatat pada seismogram dengan amplitudo maksimum 25,9 milimeter dan durasi sekitar 25 detik. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Marapi masih berada pada Level II atau waspada.</p>



<p>PVMBG merekomendasikan masyarakat, pendaki, dan wisatawan agar tidak memasuki serta tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Marapi, khususnya di sekitar Kawah Verbeek.</p>



<p>Selain itu, masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi diminta tetap mewaspadai potensi bahaya lahar atau banjir lahar, terutama pada musim hujan.</p>



<p>Apabila terjadi hujan abu, warga diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan, seperti infeksi saluran pernapasan akut.</p>



<p>PVMBG juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta tidak terpancing isu-isu yang sumbernya tidak jelas serta selalu mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah.</p>



<p>Otoritas terkait juga meminta pemerintah daerah yang berada di sekitar Gunung Marapi, yakni Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam, diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Badan Geologi, baik melalui kantor pusat di Bandung maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi, guna memperoleh informasi terkini terkait aktivitas gunung api tersebut.</p>



<p>Masyarakat juga dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi melalui situs resmi Badan Geologi dan PVMBG, laman Magma Indonesia, aplikasi Magma Indonesia, serta kanal media sosial resmi PVMBG.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-warga-diminta-tak-beraktivitas-dalam-radius-3-km/">Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas dalam Radius 3 Km</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">242916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-pagi-tadi-abu-vulkanik-terpantau-di-wilayah-batu-palano/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 08:25:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236276</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Senin (14/10) pukul 03.52 WIB. Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 milimeter dan durasi 1 menit 11 detik. Meskipun tinggi kolom abu tidak teramati akibat tertutup kabut tebal, laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi menyebutkan bahwa sebaran abu vulkanik mengarah ke timur laut dan sebagian jatuh di wilayah Batu Palano, Kabupaten Agam. Sekitar pukul 08.45 WIB, kondisi di Batu Palano terpantau kondusif. Tim BPBD Kabupaten Agam telah menyisir wilayah terdampak dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-pagi-tadi-abu-vulkanik-terpantau-di-wilayah-batu-palano/">Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Gunung Marapi di perbatasan Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali mengalami erupsi pada Senin (14/10) pukul 03.52 WIB. Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,4 milimeter dan durasi 1 menit 11 detik.</p>



<p>Meskipun tinggi kolom abu tidak teramati akibat tertutup kabut tebal, laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi menyebutkan bahwa sebaran abu vulkanik mengarah ke timur laut dan sebagian jatuh di wilayah Batu Palano, Kabupaten Agam.</p>



<p>Sekitar pukul 08.45 WIB, kondisi di Batu Palano terpantau kondusif. Tim BPBD Kabupaten Agam telah menyisir wilayah terdampak dan membagikan masker kepada warga. Hujan abu sudah mulai reda, meski jalan permukiman masih tertutup abu dengan ketebalan bervariasi.</p>



<p>“Meski hujan abu berangsur berhenti, partikel halus di jalanan dapat kembali beterbangan saat kendaraan melintas. Karena itu, masyarakat diimbau untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan selalu menggunakan masker,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya, Senin (14/10).</p>



<p>Hingga saat ini, Gunung Marapi masih berstatus Level II (Waspada). Menurut Abdul Muhari, status ini menunjukkan adanya aktivitas vulkanik di atas normal yang teramati melalui peningkatan seismik, perubahan visual, maupun gangguan magmatik.</p>



<p>“Pada level ini, erupsi besar belum terindikasi dalam waktu dekat, namun potensi bahaya lokal seperti gas beracun, lontaran material vulkanik, dan hujan abu masih mungkin terjadi di sekitar kawah,” jelasnya.</p>



<p>PVMBG mengimbau agar pendaki, wisatawan, dan masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah Verbeek, yang menjadi pusat erupsi. Selain itu, warga yang tinggal di sepanjang lembah sungai berhulu di puncak Marapi diminta waspada terhadap ancaman banjir lahar atau galodo, terutama saat hujan deras turun di wilayah puncak.</p>



<p>BNPB bersama BPBD dan pemerintah daerah terus melakukan koordinasi terkait langkah penanganan dampak erupsi. Pemerintah daerah seperti Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, dan Agam diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat sistem peringatan dini bagi masyarakat di wilayah rawan terdampak.</p>



<p>Abdul Muhari juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. “Pastikan informasi bersumber dari PVMBG, BPBD, atau BNPB agar tidak menimbulkan kepanikan,” tegasnya.</p>



<p>Gunung Marapi merupakan gunung api aktif paling sering erupsi di Sumatera Barat. Aktivitasnya terus dipantau oleh PVMBG melalui Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-pagi-tadi-abu-vulkanik-terpantau-di-wilayah-batu-palano/">Gunung Marapi Erupsi Pagi Tadi, Abu Vulkanik Terpantau di Wilayah Batu Palano</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Abu Capai 1.000 M</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-abu-capai-1-000-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 09:53:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=234539</guid>

					<description><![CDATA[<p>LANGGAM.ID&#8211; Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Sabtu sore September 2025, pukul 16.42 WIB, dengan tinggi kolom abu erupsi teramati ± 1,000 m di atas puncak atau kurang lebih 3,891 m di atas permukaan laut. Pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi sementara ini ± 41 detik. PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menetapkan status Gunung Marapi tetap pada Level II (Waspada). Dalam keterangannya, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area dalam radius</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-abu-capai-1-000-m/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Abu Capai 1.000 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>LANGGAM.ID&#8211; Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Sabtu sore September 2025, pukul 16.42 WIB, dengan tinggi kolom abu erupsi teramati ± 1,000 m di atas puncak atau kurang lebih 3,891 m di atas permukaan laut.</p>



<p>Pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.5 mm dan durasi sementara ini ± 41 detik.</p>



<p>PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menetapkan status Gunung Marapi tetap pada Level II (Waspada). Dalam keterangannya, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area dalam radius 3 km dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.</p>



<p>“Masyarakat di sekitar Marapi kami minta untuk tetap waspada. Radius 3 kilometers dari kawah sebaiknya steril dari aktivitas manusia,” kata petugas dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Bukittinggi, dalam rilis resmi yang diterbitkan oleh PVMBG.</p>



<p>Peringatan juga disampaikan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Marapi, terutama menjelang musim hujan. Potensi bahaya lahar dan banjir lahar dingin bisa meningkat sewaktu-waktu.</p>



<p>Di sisi lain, PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks seputar aktivitas gunungapi. (fx)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-abu-capai-1-000-m/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Abu Capai 1.000 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">234539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Kembali Erupsi</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 05:02:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=232859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali memperlihatkan aktivitas vulkaniknya, Jumat (29/8/2025), pukul 09.35 WIB. Erupsi terjadi dengan kolom abu setinggi sekitar 300 meter dari puncak atau 3.191 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu, berintensitas sedang, condong ke arah tenggara. Dari seismogram, erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 2,5 mm dan durasi sekitar 23 detik. Meski tidak besar, kejadian ini menjadi pengingat bahwa Marapi masih berada dalam status Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-2/">Gunung Marapi Kembali Erupsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali memperlihatkan aktivitas vulkaniknya, Jumat (29/8/2025), pukul 09.35 WIB. Erupsi terjadi dengan kolom abu setinggi sekitar 300 meter dari puncak atau 3.191 meter di atas permukaan laut. Kolom abu tampak berwarna putih hingga kelabu, berintensitas sedang, condong ke arah tenggara.</p>



<p>Dari seismogram, erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum 2,5 mm dan durasi sekitar 23 detik. Meski tidak besar, kejadian ini menjadi pengingat bahwa Marapi masih berada dalam status Level II atau Waspada.</p>



<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat, pendaki, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif, Kawah Verbeek. Warga yang tinggal di bantaran sungai berhulu di puncak gunung juga diminta tetap waspada terhadap potensi lahar, terutama di musim hujan.</p>



<p>Selain itu, jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mencegah gangguan pernapasan. Pemerintah daerah di sekitar Marapi—Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, dan Agam—diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Marapi di Bukittinggi.</p>



<p>PVMBG juga menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi isu atau kabar bohong terkait aktivitas Marapi. Informasi resmi dapat diakses melalui laman Badan Geologi, Magma Indonesia, maupun kanal media sosial PVMBG.</p>



<p>Gunung Marapi adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Sumatra Barat. Aktivitas erupsi yang relatif sering membuat masyarakat di sekitarnya terbiasa hidup dalam kewaspadaan, namun tetap perlu disiplin mengikuti rekomendasi resmi agar terhindar dari ancaman bahaya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-kembali-erupsi-2/">Gunung Marapi Kembali Erupsi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.600 M</title>
		<link>https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1-600-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2025 02:01:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=231675</guid>

					<description><![CDATA[<p>LANGGAM.ID&#8211; Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Erupsi terjadi pada Selasa pagi 12 Agustus 2025, pukul 08:39 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.600 m di atas puncak atau kurang lebih 4.491 m di atas permukaan laut. Pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sementara ini ± 34 detik. Sebelumnya, pada07:10 WIB Gunung Marapi juga erupsi, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19.6 mm dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1-600-m/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.600 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>LANGGAM.ID&#8211; Gunung Marapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik. Erupsi terjadi pada Selasa pagi 12 Agustus 2025, pukul 08:39 WIB, dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.600 m di atas puncak atau kurang lebih 4.491 m di atas permukaan laut.</p>



<p>Pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi melaporkan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi sementara ini ± 34 detik.</p>



<p>Sebelumnya, pada07:10 WIB Gunung Marapi juga erupsi, namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 19.6 mm dan durasi ± 34 detik.</p>



<p>PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) menetapkan status Gunung Marapi tetap pada Level II (Waspada). Dalam keterangannya, masyarakat dan wisatawan diimbau tidak mendekati area dalam radius 3 km dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.</p>



<p>“Masyarakat di sekitar Marapi kami minta untuk tetap waspada. Radius 3 kilometer dari kawah sebaiknya steril dari aktivitas manusia,” kata petugas dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Bukittinggi, dalam rilis resmi yang diterbitkan oleh PVMBG.</p>



<p>Peringatan juga disampaikan kepada warga yang tinggal di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Marapi, terutama menjelang musim hujan. Potensi bahaya lahar dan banjir lahar dingin bisa meningkat sewaktu-waktu.</p>



<p>Di sisi lain, PVMBG juga mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi bohong atau hoaks seputar aktivitas gunungapi. (fx)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gunung-marapi-erupsi-tinggi-kolom-abu-capai-1-600-m/">Gunung Marapi Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.600 M</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231675</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Galodo, Kelompok Siaga Bencana Susuri Aliran Sungai</title>
		<link>https://langgam.id/antisipasi-galodo-kelompok-siaga-bencana-susuri-aliran-sungai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 03:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=230413</guid>

					<description><![CDATA[<p> LANGGAM.ID- Kelompok siaga bencana Nagari Bukikbatabuah menyusuri aliran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi untuk memastikan tidak ada potensi air bah atau galodo pascahujan deras mengguyur lereng Marapi pada Jumat kemarin. Sebelumnya debit air di sejumlah sungai yang berhulu ke Gunung Marapi meningkat pada Jumat malam, di antaranya aliran sungai di Nagari Bukik Batabuah dan Lasi Kecamatan Candung Agam.&#160; &#8220;Hari ini tim KSB dan relawan akan turun langsung menyusuri aliran sungai untuk memastikan tidak ada potensi bahaya bagi masyarakat. Kita ingin memastikan keamanan bersama secara menyeluruh,&#8221; ujar Walinagari Bukik Batabuah Firdaus Sabtu (26/7/2025). Ia menjelaskan tinggi permukaan air sungai kasiak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-galodo-kelompok-siaga-bencana-susuri-aliran-sungai/">Antisipasi Galodo, Kelompok Siaga Bencana Susuri Aliran Sungai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p> LANGGAM.ID- Kelompok siaga bencana Nagari Bukikbatabuah menyusuri aliran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi untuk memastikan tidak ada potensi air bah atau galodo pascahujan deras mengguyur lereng Marapi pada Jumat kemarin.</p>



<p>Sebelumnya debit air di sejumlah sungai yang berhulu ke Gunung Marapi meningkat pada Jumat malam, di antaranya aliran sungai di Nagari Bukik Batabuah dan Lasi Kecamatan Candung Agam.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Hari ini tim KSB dan relawan akan turun langsung menyusuri aliran sungai untuk memastikan tidak ada potensi bahaya bagi masyarakat. Kita ingin memastikan keamanan bersama secara menyeluruh,&#8221; ujar Walinagari Bukik Batabuah Firdaus Sabtu (26/7/2025).</p>



<p>Ia menjelaskan tinggi permukaan air sungai kasiak di Simpang Bukik mulai meningkat menjelang pukul 20.00 WIB. Air tampak keruh dan mengalir dengan deras.&nbsp;</p>



<p>Sungai tersebut menjadi salah satu arus air bah lahar dingin atau galodo pada Mei&nbsp; tahun lalu. Pemerintah nagari juga telah mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk menjauhi area tepi sungai.</p>



<p>Kelompok Siaga Bencana Nagari Bukik Batabuah, Edi Candra mengatakan debit air sungai terpantau masih meningkat hingga dini hari tadi.</p>



<p>&#8220;Dari pantauan dan laporan lapangan sementara, belum ditemukan dampak serius akibat meningkatnya debit air semalam,&#8221; ujar Edi.</p>



<p>Sementara itu, ia menambahkan cuaca pagi ini di Bukik Batabuah terpantau mendung dengan hujan ringan. Masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai diimbau agar tetap waspada dan tidak mendekat ke tepi sungai secara berlebihan.&nbsp;</p>



<p>Di sisi lain, Pos Pengamatan Gunung Marapi mencatat aktivitas erupsi dalam beberapa minggu terakhir. Seperti pada Rabu (23/7/2025) kemarin letusan gunung menimbulkan dentuman yang cukup keras hingga dirasakan oleh masyarakat. Tinggi abu erupsi saat itu juga cukup tinggi mencapai 1.600 m di atas puncak atau ± 4.491 m di atas permukaan laut. (FQ)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-galodo-kelompok-siaga-bencana-susuri-aliran-sungai/">Antisipasi Galodo, Kelompok Siaga Bencana Susuri Aliran Sungai</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230413</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Marapi Menghembuskan Abu, PVMBG Ingatkan Warga Tetap Waspada</title>
		<link>https://langgam.id/marapi-menghembuskan-abu-pvmbg-ingatkan-warga-tetap-waspada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 10:42:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228103</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Langit di atas Gunung Marapi kembali diselimuti kabut kelabu. Rabu sore, sekitar pukul 15.32 WIB, gunung yang berdiri megah di jantung Sumatera Barat itu memperlihatkan aktivitas vulkaniknya. Asap dan abu pekat membumbung dari kawah puncaknya, menjulang setinggi 250 meter—hingga mencapai elevasi 3.141 meter di atas permukaan laut. Kolom abu yang mengarah ke timur laut itu bukan sekadar fenomena alam, tapi juga isyarat diam tentang denyut perut bumi yang belum sepenuhnya tenang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi ini melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 31,2 mm dan durasi sekitar 43 detik. Meski relatif singkat, aktivitas ini</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/marapi-menghembuskan-abu-pvmbg-ingatkan-warga-tetap-waspada/">Marapi Menghembuskan Abu, PVMBG Ingatkan Warga Tetap Waspada</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Langit di atas Gunung Marapi kembali diselimuti kabut kelabu. Rabu sore, sekitar pukul 15.32 WIB, gunung yang berdiri megah di jantung Sumatera Barat itu memperlihatkan aktivitas vulkaniknya. Asap dan abu pekat membumbung dari kawah puncaknya, menjulang setinggi 250 meter—hingga mencapai elevasi 3.141 meter di atas permukaan laut.</p>



<p>Kolom abu yang mengarah ke timur laut itu bukan sekadar fenomena alam, tapi juga isyarat diam tentang denyut perut bumi yang belum sepenuhnya tenang.</p>



<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi ini melalui seismogram dengan amplitudo maksimum 31,2 mm dan durasi sekitar 43 detik. Meski relatif singkat, aktivitas ini cukup untuk membunyikan alarm kewaspadaan.</p>



<p>Hingga kini, status Gunung Marapi masih ditetapkan pada Level II (Waspada). PVMBG mengimbau masyarakat, pendaki, serta wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek. Larangan ini bukan semata prosedur, melainkan bentuk perlindungan bagi siapa saja yang hidup dalam lingkar potensi bahaya.</p>



<p>Kewaspadaan juga ditujukan kepada warga yang bermukim di bantaran sungai yang berhulu dari puncak Marapi. Di musim hujan seperti sekarang, banjir lahar bisa terjadi sewaktu-waktu. Jika hujan abu turun, warga diimbau menggunakan masker untuk menghindari gangguan saluran pernapasan.</p>



<p>PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Di tengah derasnya arus media sosial, hoaks bisa menyebar lebih cepat dari letusan itu sendiri. “Ikuti informasi resmi dan jangan panik,” demikian pesan lembaga pemantau aktivitas gunung api tersebut.</p>



<p>Pemerintah daerah di sekitar Marapi—Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam—diminta tetap siaga dan menjaga koordinasi intensif dengan PVMBG maupun Pos Pengamatan Gunungapi Marapi di Jalan Prof. Hazairin, Bukittinggi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/marapi-menghembuskan-abu-pvmbg-ingatkan-warga-tetap-waspada/">Marapi Menghembuskan Abu, PVMBG Ingatkan Warga Tetap Waspada</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228103</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Lahar Erupsi Gunung Marapi, Andre Rosiade Bakal Temui Presiden Prabowo Minta Tambah Anggaran Sabo Dam</title>
		<link>https://langgam.id/antisipasi-lahar-erupsi-gunung-marapi-andre-rosiade-bakal-temui-presiden-prabowo-minta-tambah-anggaran-sabo-dam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 04:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Lahar Dingin]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=226064</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade ingin memastikan pembangunan Sabo Dam di Kabupaten Tanah Datar dan Agam Sumatra Barat dapat segera dikerjakan, karena potensi banjir lahar susulan dari erupsi Gunung Marapi masih menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan Andre saat menemani Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi untuk pembangunan Sabo Dam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Anai Kabupaten Tanah Datar, untuk pengendalian banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sabtu (3/5/2025). Andre juga ditemani Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Anggota Komisi V DPR Zigo Rolanda, dan Kepala BWS</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-lahar-erupsi-gunung-marapi-andre-rosiade-bakal-temui-presiden-prabowo-minta-tambah-anggaran-sabo-dam/">Antisipasi Lahar Erupsi Gunung Marapi, Andre Rosiade Bakal Temui Presiden Prabowo Minta Tambah Anggaran Sabo Dam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id- </strong>Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade ingin memastikan pembangunan Sabo Dam di Kabupaten Tanah Datar dan Agam Sumatra Barat dapat segera dikerjakan, karena potensi banjir lahar susulan dari erupsi Gunung Marapi masih menjadi ancaman bagi masyarakat sekitar.</p>



<p>Hal ini disampaikan Andre saat menemani Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau lokasi untuk pembangunan Sabo Dam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Anai Kabupaten Tanah Datar, untuk pengendalian banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sabtu (3/5/2025).</p>



<p>Andre juga ditemani Gubernur Sumbar Mahyeldi, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Anggota Komisi V DPR Zigo Rolanda, dan Kepala BWS Sumatera V Padang Naryo Widodo.</p>



<p>Kebutuhan Sabo Dam untuk Kabupaten Tanah Datar dan Agam itu adalah sebanyak 46 unit. Namun, yang disetujui pemerintah pusat baru sebanyak 25 Sabo Dam.&nbsp;</p>



<p>Andre berjanji akan memperjuangkan tambahan&nbsp;&nbsp;anggaran untuk pembangunan seluruh Sabo Dam tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya akan laporkan ke Pak Presiden Prabowo agar pembangunan semua Sabo Dam yang diharapkan bisa dianggarkan. Apalagi ada tanda ‘bintang’ yang hanya bisa dibuka oleh Presiden,&#8221; kata Andre yang juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI ini.&nbsp;</p>



<p>Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan, potensi banjir lahar dingin susulan masih tinggi mengingat ada sekitar 1 juta kubik material abu vulkanik yang berada di atas puncak Gunung Marapi, yang sewaktu-waktu bisa turun ketika terjadi hujan. Apalagi Marapi hingga kini kerap erupsi, sehingga potensi banjir lahar susulan sangat tinggi.&nbsp;</p>



<p>Kata Eka, untuk penanggulangan banjir lahar dingin Marapi ini dibutuhkan pembangunan sebanyak 46 Sabo Dam. Namun dari kebutuhan tersebut, baru 25 Sabo Dam yang bisa dianggarkan tahun ini. Pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap atau multiyears.</p>



<p>&#8220;Kita sudah dianggarkan sebanyak 25 Sabo Dam dengan anggaran sekitar Rp285 miliar. Satu Sabo Dam Rp25 miliar. Yang baru cair dananya itu untuk 6 sabo dam, tiga di Batang Malana, terus di Batang Anai dan satu lagi di Pagu-pagu Nagari Pandai Sikek Kecamatan X Koto. Insya Allah bulan ini akan dilakukan lelang, dan Agustus sudah dilakukan pengerjaan fisik sabo dam di Batang Malana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Eka berharap, kebutuhan anggaran untuk pembangunan Sabo Dam ini dapat dibantu oleh anggota DPR RI Andre Rosiade dan juga Zigo Rolanda.</p>



<p>“Mohon dukungannya dari anggota DPR untuk tambahan anggarannya. Ada pak Zigo dan pak Andre yang memperjuangkan Tanah Datar agar sabo damnya segera dibangun,&#8221; ujarnya Eka.</p>



<p>Menteri PU Dody Hanggodo meminta pembangunan Sabo Dam ini dipercepat, mengingat potensi ancaman banjir lahar susulan masih sangat tinggi. Ia juga meminta anggota DPR RI Andre Rosiade dan Zigo Rolanda memperjuangkan penambahan anggaran untuk pembangunan Sabo Dam ini.</p>



<p>&#8220;Kita minta tolong ke pak Andre dan pak Zigo agar anggaran untuk pengadaan sambo dam ini ditambah. Semua sudah siap, lahan sudah, desain juga sudah. Ini segera kita eksekusi, tahun ini bisa jalan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V Padang Naryo Widodo menyebut, tahap awal akan dibangun sebanyak 9 Sabo Dam, tiga di Kabupaten Agam dan enam lagi di Kabupaten Tanah Datar. &#8220;Dimulai tahun 2025 sampai 2027, dilakukan secara multiyears,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menjelaskan, dengan pembangunan sabo dam ini akan melindungi 9 ribuan hektare (Ha) lahan pertanian dan 37 ribu jiwa penduduk yang terdampak banjir lahar dingin Marapi. “Semoga bisa dibantu dalam penganggarannya di pusat,” katanya.&nbsp;&nbsp;(*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-lahar-erupsi-gunung-marapi-andre-rosiade-bakal-temui-presiden-prabowo-minta-tambah-anggaran-sabo-dam/">Antisipasi Lahar Erupsi Gunung Marapi, Andre Rosiade Bakal Temui Presiden Prabowo Minta Tambah Anggaran Sabo Dam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226064</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/83 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 12:12:48 by W3 Total Cache
-->