<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Epyardi-Ekos Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/epyardi-ekos/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/epyardi-ekos/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 13 Nov 2024 16:08:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Epyardi-Ekos Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/epyardi-ekos/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Debat Pilgub Sumbar: Apa Benar LGBT di Sumbar Peringkat Ketiga Nasional?</title>
		<link>https://langgam.id/debat-pilgub-sumbar-apa-benar-lgbt-di-sumbar-peringkat-ketiga-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 15:57:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Debat Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Mahyeldi - Vasco]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215787</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Debat publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Pemilihan Tahun 2024 berlangsung di Hotel Mercure, Kota Padang, Rabu (13/11/2024) malam. Dua pasangan calon, Mahyeldi &#8211; Vasco Ruseimy (nomor urut 01) dan Epyardi Asda &#8211; Ekos Albar (nomor urut 02), beradu gagasan terkait strategi menekan penyalahgunaan narkoba, kejahatan digital, dan perlindungan masyarakat dari maraknya LGBT. Moderator menanyakan strategi pasangan calon untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dan melindungi masyarakat dari kejahatan digital serta berkembangnya LGBT. Mahyeldi menjawab bahwa peningkatan kualitas pendidikan di keluarga menjadi benteng pertama. &#8220;Kita perlu memantapkan keluarga yang harmonis dalam program ketahanan keluarga 2025-2030,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/debat-pilgub-sumbar-apa-benar-lgbt-di-sumbar-peringkat-ketiga-nasional/">Debat Pilgub Sumbar: Apa Benar LGBT di Sumbar Peringkat Ketiga Nasional?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Debat publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Pemilihan Tahun 2024 berlangsung di Hotel Mercure, Kota Padang, Rabu (13/11/2024) malam. Dua pasangan calon, Mahyeldi &#8211; Vasco Ruseimy (nomor urut 01) dan Epyardi Asda &#8211; Ekos Albar (nomor urut 02), beradu gagasan terkait strategi menekan penyalahgunaan narkoba, kejahatan digital, dan perlindungan masyarakat dari maraknya LGBT.</p>



<p>Moderator menanyakan strategi pasangan calon untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba dan melindungi masyarakat dari kejahatan digital serta berkembangnya LGBT.</p>



<p>Mahyeldi menjawab bahwa peningkatan kualitas pendidikan di keluarga menjadi benteng pertama. &#8220;Kita perlu memantapkan keluarga yang harmonis dalam program ketahanan keluarga 2025-2030,&#8221; ujarnya. Ia menambahkan pentingnya memperkuat kelembagaan di nagari atau desa. &#8220;Kerapatan Adat Nagari, Bundo Kanduang, dan Alim Ulama Nagari harus diberdayakan untuk mengawasi dan menjaga masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Vasco Ruseimy menambahkan bahwa kejahatan digital dan penyalahgunaan narkoba mengancam ketahanan sosial. &#8220;Kami akan memberikan perhatian lebih melalui program Gerak Cepat Sumbar Harmonis,&#8221; ujarnya. Program ini fokus pada pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat seperti narkoba, tawuran, dan kejahatan digital.</p>



<p>Menanggapi hal tersebut, Epyardi Asda mengklaim bahwa Sumatra Barat berada di peringkat ketiga nasional terkait LGBT. &#8220;Sumbar LGBT nomor tiga di Indonesia. Nenek-nenek berjudi, tawuran di mana-mana. Apa yang sudah Bapak lakukan untuk membina generasi muda saat ini?&#8221; tanyanya kepada Mahyeldi.</p>



<p>Ekos Albar menambahkan bahwa kasus narkoba di Sumatra Barat berada di peringkat keenam nasional. &#8220;Ini data terakhir dari BNN Sumbar. Keluhan mereka, dukungan dari pemerintah provinsi tidak maksimal,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Vasco Ruseimy menanggapi pernyataan Epyardi dengan meminta data yang valid. &#8220;Sebagai calon pemimpin, jangan ikut menyebarkan berita hoaks kepada masyarakat Sumatra Barat. Data LGBT itu dari mana? Kok bisa tiba-tiba nomor tiga?&#8221; tanyanya.</p>



<p>Mahyeldi menambahkan bahwa Kabupaten Solok, yang pernah dipimpin Epyardi, termasuk daerah dengan angka peredaran narkoba yang cukup tinggi. &#8220;Ini menjadi pembahasan kita dengan BNN dan lembaga lainnya. Koordinasi antara provinsi dan Kabupaten Solok memang agak lemah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Cek Fakta: Benarkah Sumbar Peringkat Ketiga Nasional Terkait LGBT?</p>



<p>Pernyataan Epyardi Asda bahwa Sumatra Barat berada di peringkat ketiga nasional terkait LGBT perlu ditelusuri lebih lanjut. Berdasarkan data yang tersedia, belum ada laporan resmi yang menyatakan Sumatra Barat berada di peringkat ketiga nasional dalam hal jumlah LGBT.</p>



<p>Menurut data Kementerian Kesehatan yang dirilis beberapa waktu lalu, Sumatra Barat berada di posisi kelima dengan jumlah LGBT terbanyak, dengan estimasi sekitar 18 ribu orang. Data ini dikutip oleh Ketua DPRD Sumatra Barat, Supardi, dalam sebuah acara di Bukittinggi pada Mei 2024.</p>



<p>Sementara itu, dr. Armen Ahmad, Konsultan Penyakit Tropik dan Infeksi RSUP M. Djamil Padang, menyatakan bahwa kasus HIV di Sumatra Barat meningkat, dengan sebagian besar penularan melalui hubungan sesama jenis. &#8220;Pada 2022, dari 350 kasus HIV di Sumbar, 266 di antaranya terjadi karena hubungan sesama jenis,&#8221; ujarnya pada Agustus 2024.</p>



<p>Namun, penting untuk dicatat bahwa data terkait jumlah LGBT seringkali sulit diverifikasi dan bersifat estimasi. Tidak ada berdasarkan penelusuran Langgam.id data resmi yang menyebutkan Sumatra Barat berada di peringkat ketiga nasional terkait LGBT.</p>



<p>Kasus Narkoba di Sumatra Barat</p>



<p>Pernyataan Ekos Albar bahwa Sumatra Barat berada di peringkat keenam nasional terkait kasus narkoba juga perlu ditinjau. Berdasarkan data Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat, kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap pada tahun 2022 mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.</p>



<p>Pada 2022, Polda Sumbar mengungkap 1.151 kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 1.518 tersangka. Pada 2021, jumlah kasus yang diungkap adalah 1.044 dengan 1.444 tersangka. Meski terjadi peningkatan, belum ada data resmi yang menempatkan Sumatra Barat di peringkat keenam nasional terkait kasus narkoba.</p>



<p>Kesimpulan</p>



<p>Pernyataan Epyardi Asda bahwa Sumatra Barat menempati peringkat ketiga nasional terkait LGBT tidak didukung data resmi. Informasi yang ada menunjukkan Sumatra Barat berada di posisi kelima berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan.</p>



<p>Demikian pula, klaim Ekos Albar tentang peringkat keenam nasional kasus narkoba di Sumatra Barat belum dapat diverifikasi dengan data resmi yang ada.</p>



<p>Masyarakat diharapkan untuk bijak dalam menyikapi informasi dan menunggu data resmi dari instansi berwenang. Penting bagi para calon pemimpin untuk menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. (*/Yh)</p>



<p>Sumber:<br>https://dprd.sumbarprov.go.id/home/berita/1/1981<br>https://jurnalsumbar.com/2024/08/sumbar-darurat-lgbt-pemprov-dinilai-gagal-bentengi-moral-masyarakat/</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/debat-pilgub-sumbar-apa-benar-lgbt-di-sumbar-peringkat-ketiga-nasional/">Debat Pilgub Sumbar: Apa Benar LGBT di Sumbar Peringkat Ketiga Nasional?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Epyardi dan Mahyeldi Debat Soal Angka Stunting di Kabupaten Solok, Bagaimana Faktanya?</title>
		<link>https://langgam.id/epyardi-dan-mahyeldi-debat-soal-angka-stunting-di-kabupaten-solok-bagaimana-faktanya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 15:34:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Debat Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<category><![CDATA[Mahyeldi - Vasco]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Debat publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Pemilihan Tahun 2024 berlangsung di Hotel Mercure, Kota Padang, Rabu (13/11/2024) malam. Dua pasangan calon, Mahyeldi &#8211; Vasco Ruseimy (nomor urut 01) dan Epyardi Asda &#8211; Ekos Albar (nomor urut 02), beradu gagasan terkait upaya penurunan angka stunting di Sumatra Barat. Moderator menyampaikan bahwa hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi stunting di Sumatra Barat sebesar 23,3 persen, lebih tinggi dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20 persen. &#8220;Apa program konkret pasangan calon dalam mengurangi angka stunting sesuai target yang ditetapkan dalam RPJPD Sumatra Barat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/epyardi-dan-mahyeldi-debat-soal-angka-stunting-di-kabupaten-solok-bagaimana-faktanya/">Epyardi dan Mahyeldi Debat Soal Angka Stunting di Kabupaten Solok, Bagaimana Faktanya?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Debat publik pertama pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat Pemilihan Tahun 2024 berlangsung di Hotel Mercure, Kota Padang, Rabu (13/11/2024) malam. Dua pasangan calon, Mahyeldi &#8211; Vasco Ruseimy (nomor urut 01) dan Epyardi Asda &#8211; Ekos Albar (nomor urut 02), beradu gagasan terkait upaya penurunan angka stunting di Sumatra Barat.</p>



<p>Moderator menyampaikan bahwa hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi stunting di Sumatra Barat sebesar 23,3 persen, lebih tinggi dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 20 persen. &#8220;Apa program konkret pasangan calon dalam mengurangi angka stunting sesuai target yang ditetapkan dalam RPJPD Sumatra Barat 2025-2045 sebesar 13,5 persen?&#8221; tanya moderator.</p>



<p>Mahyeldi menjawab bahwa perlu memperkuat sumber daya manusia di tingkat paling bawah, terutama di puskesmas, untuk melakukan pengawasan dan pengukuran. &#8220;Kita perlu membenahi masalah gizi masyarakat melalui program seperti pemberian makanan tambahan dan program makan siang gratis,&#8221; ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan ketersediaan air bersih. &#8220;Jika air bersih tidak memadai, program gizi yang baik tidak akan tercapai,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Mahyeldi menyebut bahwa Kabupaten Solok, yang pernah dipimpin oleh Epyardi Asda, memiliki masalah dalam penyediaan air bersih dan angka stunting yang tinggi dibandingkan daerah lain di Sumatra Barat. Vasco Ruseimy menambahkan bahwa upaya tersebut masuk dalam program unggulan mereka, &#8220;Gerak Cepat Sumbar Unggul&#8221;, yang fokus pada penurunan stunting dan peningkatan layanan kesehatan.</p>



<p>Menanggapi hal itu, Epyardi Asda membantah pernyataan Mahyeldi. &#8220;Terima kasih atas jawabannya, Pak Mahyeldi, yang penuh spekulasi. Mungkin Bapak tidak melihat data. Sebelum saya menjabat, angka stunting di Kabupaten Solok 41,7 persen. Sekarang turun menjadi di bawah 18 persen,&#8221; tegasnya. Ia menyebut dirinya dianugerahi oleh Menko PMK sebagai &#8220;Orang Tua Terhebat se-Indonesia&#8221; dalam penurunan stunting.</p>



<p>Ekos Albar menambahkan bahwa saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota Padang, ia berhasil menurunkan angka stunting dan mendapatkan penghargaan serta insentif dari pusat senilai Rp7,5 miliar yang diserahkan oleh BKKBN Provinsi.</p>



<p>Mahyeldi menegaskan bahwa data yang ia sampaikan berdasarkan fakta. &#8220;Kita tidak meraba-raba. Data angka stunting dari masing-masing kabupaten dan kota di Sumatra Barat ada di tangan kita,&#8221; ujarnya. Ia mengakui penurunan stunting di Kabupaten Solok cukup baik, tetapi angkanya masih tinggi dibandingkan daerah lain. &#8220;Ini menjadi catatan bagi kita untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Cek Fakta: Benarkah Angka Stunting di Kabupaten Solok Turun Signifikan?</strong></p>



<p>Berdasarkan data yang tersedia, angka prevalensi stunting di Kabupaten Solok pada tahun 2023 mencapai 12,11 persen, menurut aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM). Angka ini melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Solok 2021-2026.</p>



<p>Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok, Desmalia Ramadanur, mengatakan bahwa berdasarkan survei Kementerian Kesehatan dari 2021 hingga 2023, Kabupaten Solok berhasil mengurangi angka stunting sebanyak 14,7 persen. &#8220;Penurunan ini menunjukkan kinerja positif Pemerintah Kabupaten Solok dalam upaya percepatan penurunan stunting,&#8221; ujarnya di Padang, Rabu (05/06/2024).</p>



<p>Sebelumnya, angka stunting di Kabupaten Solok berada pada 41,7 persen. Penurunan hingga 12,11 persen menunjukkan kemajuan signifikan dan melebihi target yang ditetapkan dalam RPJMD.</p>



<p>Sementara itu, Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah dalam Rapat Evaluasi Tim Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sumatra Barat di Kota Padang, Kamis (20/06/2024), menyebut bahwa prevalensi stunting di Sumatra Barat berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023 turun ke angka 23,6 persen, setelah sebelumnya mencapai 25,2 persen pada tahun 2022.</p>



<p>Mahyeldi menegaskan perlunya strategi baru yang lebih tepat sasaran untuk mencapai target penurunan stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024. &#8220;Masalah stunting adalah masalah keluarga. Kita harus menghadirkan keluarga yang sejahtera. Masa depan anak-anak bergantung pada upaya kita hari ini,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Kesimpulan</strong></p>



<p>Pernyataan Epyardi Asda bahwa angka stunting di Kabupaten Solok telah turun signifikan dari 41,7 persen menjadi 12,11 persen adalah benar, berdasarkan data dari e-PPGBM dan pernyataan Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok. Penurunan ini menunjukkan kinerja positif dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah tersebut.</p>



<p>Sementara itu, Mahyeldi mengakui bahwa penurunan stunting di Kabupaten Solok cukup baik, namun menekankan bahwa angkanya masih tinggi dibandingkan beberapa daerah lain di Sumatra Barat. Ia mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota guna mencapai target penurunan stunting sesuai RPJPD Sumatra Barat 2025-2045 sebesar 13,5 persen.</p>



<p>Sumber:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><a href="https://biroadpim.sumbarprov.go.id/home/news/569-rapat-evaluasi-penurunan-stunting-sumbar-gubernur-mahyeldi-sebut-perlu-strategi-baru-yang-lebih-tepa#:~:text=Ia%20mengungkapkan%2C%20berdasarkan%20survei%20SSGI,9%20persen%20dari%20tahun%20sebelumnya">Rapat Evaluasi Penurunan Stunting Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sebut Perlu Strategi Baru yang Lebih Tepat.</a></li>



<li><a href="https://sumbar.antaranews.com/berita/614607/prevalensi-stunting-di-kabupaten-solok-pada-2023-capai-1211-persen">Prevalensi Stunting di Kabupaten Solok pada 2023 Capai 12,11 Persen</a>.</li>
</ul>
<p>The post <a href="https://langgam.id/epyardi-dan-mahyeldi-debat-soal-angka-stunting-di-kabupaten-solok-bagaimana-faktanya/">Epyardi dan Mahyeldi Debat Soal Angka Stunting di Kabupaten Solok, Bagaimana Faktanya?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Alasan Mantan Bupati Pasaman Barat Baharuddin Dukung Epyardi-Ekos di Pilgub Sumbar 2024</title>
		<link>https://langgam.id/alasan-mantan-bupati-pasaman-barat-baharuddin-dukung-epyardi-ekos-di-pilgub-sumbar-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 15:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=214022</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211;Mantan Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Baharuddin Raaban, menilai Epyardi Asda dan Ekos Albar cocok memimpin Sumatera Barat (Sumbar). Menurutnya, pasangan itu sangat merakyat dan bisa membawa perubahan bagi provinsi ini. &#8220;Saya yakin Epyardi-Ekos menang dalam Pilgub Sumbar. Masyarakat Sumbar sangat memerlukan sikap pemimpin yang jelas, tegas, dan lantang,&#8221; kata Baharuddin saat bersilahturahmi dengan calon Wakil Gubernur Sumbar, Ekos Albar, di kediamannya di Simpang Empat, Pasbar, Kamis (17/10/2024). Baharuddin yakin bahwa Epyardi dan Ekos akan menggeliatkan perubahan di Sumbar, terutama pembangunan insfratruktur dan kepedulian kepada rakyat kecil. &#8220;Saya dua kali jadi bupati. Selama ini Sumbar soal insfratruktur jalan sangat jauh</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/alasan-mantan-bupati-pasaman-barat-baharuddin-dukung-epyardi-ekos-di-pilgub-sumbar-2024/">Alasan Mantan Bupati Pasaman Barat Baharuddin Dukung Epyardi-Ekos di Pilgub Sumbar 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211;Mantan Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Baharuddin Raaban, menilai Epyardi Asda dan Ekos Albar cocok memimpin Sumatera Barat (Sumbar). Menurutnya, pasangan itu sangat merakyat dan bisa membawa perubahan bagi provinsi ini.</p>



<p>&#8220;Saya yakin Epyardi-Ekos menang dalam Pilgub Sumbar. Masyarakat Sumbar sangat memerlukan sikap pemimpin yang jelas, tegas, dan lantang,&#8221; kata Baharuddin saat bersilahturahmi dengan calon Wakil Gubernur Sumbar, Ekos Albar, di kediamannya di Simpang Empat, Pasbar, Kamis (17/10/2024).</p>



<p>Baharuddin yakin bahwa Epyardi dan Ekos akan menggeliatkan perubahan di Sumbar, terutama pembangunan insfratruktur dan kepedulian kepada rakyat kecil.</p>



<p>&#8220;Saya dua kali jadi bupati. Selama ini Sumbar soal insfratruktur jalan sangat jauh tertinggal,&#8221; ucap mantan Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Sumbar itu.</p>



<p>Baharuddin menilai bahwa sosok Epyardi yang tegas menggambarkan tidak ada keraguan dalam mengambil keputusan. Ia melihat Kabupaten Solok maju berkat ketegasan Epyardi.</p>



<p>Mengenai Ekos, Baharuddin mengatakan bahwa Ekos mengimbangi sosok Epyardi karena Ekos merupakan sosok yang sangat tenang. Ia mengibaratkan Ekos sebagai pemimpin bersosok ninik mamak, yakni berbudi tinggi dan merangkul semua kalangan.</p>



<p>&#8220;Ini ada dua tokoh yang sangat diharapkan untuk memimpin Sumbar ke depan. Yang satu tegas dan satu lagi tenang. Saya kira pasangan yang sudah sangat pas dan ideal,&#8221; ujar tokoh masyarakat Pasbar tersebut.</p>



<p>Baharuddin mengungkapkan bahwa ia sangat dekat dengan Epyardi dan Ekos. Ia bahkan sudah menganggap Ekos sebagai anaknya.</p>



<p>&#8220;Ekos Albar ini sudah saya anggap anak. Beliau ke tempat saya ini berarti ketemu orang tuanya. Ini bukan kali pertama berkunjung ke sini. Ketika dulu maju sebagai calon anggota DPR RI, beliau juga bersilahturahmi dengan saya,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Mengenai kedekatan Baharuddin dengan Epyardi, keduanya pernah menjadi Ketua DPW PPP Sumbar.</p>



<p>&#8220;Dengan Pak Epyardi, saya sangat dekat. Beliau tegas, tetapi sangat pemaaf dan pekerja keras ingin memajukan Sumbar,&#8221; ucapnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/alasan-mantan-bupati-pasaman-barat-baharuddin-dukung-epyardi-ekos-di-pilgub-sumbar-2024/">Alasan Mantan Bupati Pasaman Barat Baharuddin Dukung Epyardi-Ekos di Pilgub Sumbar 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214022</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dapat Penghargaan Nasional Tangani Stunting, Jubir: Epyardi Targetkan Zero Stunting di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/dapat-penghargaan-nasional-tangani-stunting-jubir-epyardi-targetkan-zero-stunting-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 04:44:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213955</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam—Epyardi Asda membawa keberhasilannya menangani stunting di Kabupaten Solok menjadi program unggulannya sebagai calon Gubernur Sumbar. Ia bersama calon wakil gubernur, Ekos Albar, mengusung program Sumbar zero stunting. Juru bicara (jubir) muda Epyardi-Ekos, Zahara Ramadani, mengatakan bahwa pasangan calon pemimpin Sumbar itu mengusung program Sumbar zero stunting karena memahami bahwa masa depan Sumbar terletak pada mutu kesehatan generasi penerusnya. Karena itu, menurut Epyardi, pemerintah daerah dan orang tua harus mempersiapkan tumbuh kembang anak agar mampu bersaing dalam kehidupan. Zahara menjelaskan bahwa program Sumbar zero stunting bukanlah program omong kosong karena Epyardi sudah berhasil menjalankan program penurunan angka stunting di Kabupaten</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dapat-penghargaan-nasional-tangani-stunting-jubir-epyardi-targetkan-zero-stunting-di-sumbar/">Dapat Penghargaan Nasional Tangani Stunting, Jubir: Epyardi Targetkan Zero Stunting di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam</strong>—Epyardi Asda membawa keberhasilannya menangani stunting di Kabupaten Solok menjadi program unggulannya sebagai calon Gubernur Sumbar. Ia bersama calon wakil gubernur, Ekos Albar, mengusung program Sumbar zero stunting.</p>



<p>Juru bicara (jubir) muda Epyardi-Ekos, Zahara Ramadani, mengatakan bahwa pasangan calon pemimpin Sumbar itu mengusung program Sumbar zero stunting karena memahami bahwa masa depan Sumbar terletak pada mutu kesehatan generasi penerusnya. Karena itu, menurut Epyardi, pemerintah daerah dan orang tua harus mempersiapkan tumbuh kembang anak agar mampu bersaing dalam kehidupan.</p>



<p>Zahara menjelaskan bahwa program Sumbar zero stunting bukanlah program omong kosong karena Epyardi sudah berhasil menjalankan program penurunan angka stunting di Kabupaten Solok. </p>



<p>Ia menginformasikan bahwa berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia, pada 2021 angka prevalensi stunting di Kabupaten Solok tercatat 40,1 persen. Pada 2022 angka tersebut turun menjadi 24,2 persen. Pada 2023, berdasarkan aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka prevalensi stunting Kabupaten Solok tinggal 12,11 persen. Sementara itu, menurut hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi stunting Kabupaten Solok 25,4 persen.</p>



<p>“Pada Oktober 2023 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan Kabupaten Solok dan Kabupaten Kendal (Jawa Tengah) sebagai contoh baik dalam menangani stunting secara drastis. Pada Juni 2024, Pak Epyardi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Bu Emiko, meraih penghargaan nasional, Manggala Karya Kencana dari BKKBN, karena Pemkab Solok dinilai berpartisipasi aktif menjalankan program pengendalian penduduk, seperti keluarga berencana, percepatan penurunan stunting, dan perencanaan keluarga,” ujar Zahara.</p>



<p>Karena keberhasilan itu, kata Zahara, Epyardi-Ekos akan menerapkan cara-cara yang dilakukan Pemkab Solok untuk menekan angka stunting terhadap semua daerah di Sumbar. Untuk menekan angka stunting di Kabupaten Solok, Epyardi melakukan beberapa hal. Pertama, mengalokasikan dana Rp4 miliar per tahun untuk membiayai pemberian makanan tambahan untuk menekan angka stunting. Pengalokasian dana Rp4 miliar itu dimulai pada 2021 hingga 2024.</p>



<p>Kedua, kerja sama lintas sektor dalam Solok Superteam. Zahara mengatakan bahwa Epyardi membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting. Tim tersebut dikomandoi Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan. Dalam tim itu terdapat Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, Dinas Perikanan dan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan, PKK, wali nagari, dan kader kesehatan (warga yang mau bekerja untuk sektor kesehatan).</p>



<p>“Bahkan ada nagari di Kabupaten Solok yang mengalokasikan dana anggaran pendapatan dan belanja nagari untuk penanganan stunting,” ucapnya.</p>



<p>Zahara menjelaskan bahwa instansi dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Misalnya, Dinas Kesehatan memperbaiki sistem pelayanan kesehatan, seperti memeriksa bayi dengan menyiapkan antropometri kit di tiap posyandu. Antropometri kit adalah serangkaian alat yang berfungsi untuk mendeteksi stunting pada anak melalui pengukuran berat badan, panjang dan tinggi badan serta lingkar lengan atas dan kepala. Contoh lain, Dinas Kesehatan membekali bayi yang mengalami gangguan menelan air susu dengan slang makan (sonde) setelah pulang dari rumah sakit.</p>



<p>Tim Percepatan Penurunan Stunting, kata Zahara, mendata penderita stunting berdasarkan nama, alamat, dan masalahnya. Data itu diberikan kepada tenaga kesehatan (pegawai Dinas Kesehatan) untuk menangani masalah penderita stunting.</p>



<p>“Misalnya, jika masalahnya kekurangan asupan gizi makanan, tenaga kesehatan akan menambah asupan gizi makanan. Kunci penangangan stunting ialah memastikan penderita stunting tidak kekurangan asupan gizi. Apabila asupan gizi cukup, anak tidak akan stunting. Kader PKK bekerja sama dengan kader kesehatan untuk mengawasi pemberian makanan tambahan benar-benar masuk ke dalam mulut anak yang menderita stunting,” tuturnya.</p>



<p>Selain itu, kata Zahara, Tim Percepatan Penurunan Stunting menyiapkan pasangan usia subur, misalnya memastikan calon ibu tidak mengalami anemia dan tidak kekurangan gizi. Untuk ibu hamil, tim melaksanakan pemeriksaan kehamilan lengkap. Ia menginformasikan bahwa ibu hamil minimal enam kali bertemu tenaga kesehatan, dua kali bertemu dokter, dan dua kali diperiksa dengan USG. Ibu hamil diperiksa dengan USG untuk mengetahui lingkar kepala bayi dalam kandungan untuk mencegah bayi lahir tidak stunting.</p>



<p>“Pemkab Solok menyediakan 1.300 petugas kesehatan dan 3.400 kader kesehatan untuk menangani masalah stunting. Salah satu elemen terbawah yang memiliki andil besar dalam penurunan stunting di Kabupaten Solok ialah posyandu dan kader-kadernya. Posyandu bisa menjangkau masyarakat secara langsung hingga ke pelosok. Posyandu memantau tumbuh kembang bayi dan balita. Jika ada masalah pertumbuhan anak pada usia 0-23 bulan, masalahnya dapat segera terdeteksi,” ujarnya.</p>



<p>Zahara menambahkan bahwa untuk menekan angka stunting, Pemkab Solok melibatkan remaja GenRe. Pemkab menyediakan dana untuk mendukung kegiatan remaja GenRe dalam mengampanyekan perilaku anti-Triad KRR (pernikahan di usia anak, seks menyimpang, dan napza). Atas dukungan itu, Epyardi sebagai bupati dan Emiko Ketua TP-PKK Kabupaten Solok mendapatkan penghargaan dari BKKBN Sumbar sebagai Ayah dan Bunda GenRe Kategori Pengayom 2024.</p>



<p>“Duta GenRe Kabupaten Solok berperan menurunkan angka stunting. Kegiatan remaja GenRe mengampanyekan perilaku anti-Triad KRR dinilai penting karena beberapa kasus ditemukan bayi stunting terlahir dari orang tua yang masih berusia sangat muda,” ucapnya. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dapat-penghargaan-nasional-tangani-stunting-jubir-epyardi-targetkan-zero-stunting-di-sumbar/">Dapat Penghargaan Nasional Tangani Stunting, Jubir: Epyardi Targetkan Zero Stunting di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213955</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Epyardi Asda Komit Majukan Pendidikan dan Perkuat Ekonomi Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/epyardi-asda-komit-majukan-pendidikan-dan-perkuat-ekonomi-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 23:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id&#8211;Pada masa lalu Sumbar pernah menjadi barometer pendidikan bagi daerah-daerah Sumatera bagian tengah, tetapi kini tidak lagi. Menurut Epyardi Asda, salah satu penyebabnya ialah tidak adanya perhatian serius pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan. &#8220;Dahulu Sumbar menjadi pusat pendidikan untuk daerah Sumatera tengah. Banyak generasi muda dari Jambi, Riau, dan provinsi lain yang ingin kuliah di UNAND dan UNP. Sekarang mutu pendidikan kita tidak bisa dibanggakan. Ke depan pendidikan harus dievaluasi dengan membuat program-program yang lebih berkualitas,&#8221; ujar calon gubernur, Epyardi, dalam bedah visi misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Auditorium UNAND, Sabtu (12/10/2024). Epyardi menilai bahwa Sumbar tidak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/epyardi-asda-komit-majukan-pendidikan-dan-perkuat-ekonomi-sumbar/">Epyardi Asda Komit Majukan Pendidikan dan Perkuat Ekonomi Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id&#8211;</strong>Pada masa lalu Sumbar pernah menjadi barometer pendidikan bagi daerah-daerah Sumatera bagian tengah, tetapi kini tidak lagi. Menurut Epyardi Asda, salah satu penyebabnya ialah tidak adanya perhatian serius pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan.</p>



<p>&#8220;Dahulu Sumbar menjadi pusat pendidikan untuk daerah Sumatera tengah. Banyak generasi muda dari Jambi, Riau, dan provinsi lain yang ingin kuliah di UNAND dan UNP. Sekarang mutu pendidikan kita tidak bisa dibanggakan. Ke depan pendidikan harus dievaluasi dengan membuat program-program yang lebih berkualitas,&#8221; ujar calon gubernur, Epyardi, dalam bedah visi misi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Auditorium UNAND, Sabtu (12/10/2024).</p>



<p>Epyardi menilai bahwa Sumbar tidak lagi menjadi tujuan utama pendidikan di Sumatera merupakan bukti ketidakseriusan pemerintah daerah untuk memajukan sumber daya manusia (SDM).</p>



<p>Selain itu, kata Epyardi, kompleksitas dunia pendidikan Sumbar dihantui oleh susahnya lapangan pekerjaan untuk lulusan, baik perguruan tinggi maupun SLTA.</p>



<p>Jika menjadi gubernur, Epyardi berkomitmen untuk mencarikan solusi-solusi strategis demi kemajuan dunia pendidikan dan memperkuat ekonomi Sumbar, salah satunya menggaet investor untuk membuka lapangan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi dan sekolah. Menurutnya, tidak ada satu pun daerah atau negara yang maju tanpa investasi.</p>



<p>&#8220;Investasi akan memberikan dampak positif untuk kesejahteraan masyarakat. Jika kita bergantung pada APBN, tidak cukup karena alokasinya fokus pada sarana prasarana saja,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Bedah visi misi Pilkada bertema &#8220;Sinergi Mata Daerah 2024&#8221; menghadirkan sejumlah panelis dari akademi dan tokoh masyarakat.<br>Ketiga panelis pada bedah visi misi kali ini ialah Virtuos Setyaka, dosen Hubungan Internasional Unand; Indah Adi Putri, dosen ilmu politik Unand; dan Yose Hendra, Pemred Langgam.id.</p>



<p>Presiden Mahasiswa BEM KM Unand, Firdaus, menyampaikan bahwa pihaknya menggelar acara bedah gagasan calon kepala daerah agar mahasiswa bisa menyampaikan keresahan dan mengetahui visi misi calon kepala daerah. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/epyardi-asda-komit-majukan-pendidikan-dan-perkuat-ekonomi-sumbar/">Epyardi Asda Komit Majukan Pendidikan dan Perkuat Ekonomi Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213635</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cawagub Ekos Albar Soroti Banyaknya Jalan Provinsi yang Rusak di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/cawagub-ekos-albar-soroti-banyaknya-jalan-provinsi-yang-rusak-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 08:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekos Albar]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id&#8211;Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Ekos Albar, pulang kampung ke Tanah Datar dan bersilahturahmi dengan para tokoh masyarakat di sana, Senin (7/10/2024). Dalam pertemuan itu Ekos menyampaikan bahwa ia bersama calon gubernur, Epyardi Asda, akan berusaha untuk membuat Sumbar lebih bergairah. &#8220;Paling penting sekali, kami jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, kami bukan gubernur dan wakil gubernur golongkan atau kelompok tertentu, bukan gubernur warna ini, warna itu,&#8221; kata Ekos, dalam keterangannya, Jumat (12/10/2024). Ekos menegaskan ia bersama Epyardi akan menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk Sumbar. Menurutnya, setelah pejabat diambil sumpah jabatan, maka harus melepaskan tugas kepartaian. &#8220;Kita</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cawagub-ekos-albar-soroti-banyaknya-jalan-provinsi-yang-rusak-di-sumbar/">Cawagub Ekos Albar Soroti Banyaknya Jalan Provinsi yang Rusak di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id&#8211;</strong>Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Ekos Albar, pulang kampung ke Tanah Datar dan bersilahturahmi dengan para tokoh masyarakat di sana, Senin (7/10/2024). Dalam pertemuan itu Ekos menyampaikan bahwa ia bersama calon gubernur, Epyardi Asda, akan berusaha untuk membuat Sumbar lebih bergairah.</p>



<p>&#8220;Paling penting sekali, kami jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur, kami bukan gubernur dan wakil gubernur golongkan atau kelompok tertentu, bukan gubernur warna ini, warna itu,&#8221; kata Ekos, dalam keterangannya, Jumat (12/10/2024).</p>



<p>Ekos menegaskan ia bersama Epyardi akan menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk Sumbar. Menurutnya, setelah pejabat diambil sumpah jabatan, maka harus melepaskan tugas kepartaian.</p>



<p>&#8220;Kita harus bicara tentang masyarakat Sumbar lagi. Kesejahteraan yang merata, itu yang harus kita wujudkan, dan nyata. Tanpa tebang pilih,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ekos menyatakan bahwa dalam 15 tahun terakhir ini, Sumbar tertinggal daripada provinsi tetangga, terutama persoalan insfratruktur jalan. Ia melihat banyak jalan berstatus jalan provinsi yang rusak parah.</p>



<p>&#8220;Kalau saya ke Payakumbuh, susah jalan. Banyak berlubang. Jalan provinsi di Tanah Datar juga sama. Pertanyaannya, ke mana anggaran? Padahal, jalan adalah urat nadi perekonomian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ekos sangat miris dengan keadaan Sumbar yang apalagi satu-satunya provinsi yang tidak kunjung selesai permasalahan pembangunan jalan tol.</p>



<p>&#8220;Se-sumatera sudah meresmikan tol, kecuali Sumbar. Salahnya di mana? Permalasahan lahan. Kenapa? Tanah ulayat?&#8221; ucap Ekos kepada tokoh masyarakat.</p>



<p>Mantan Wakil Wali Kota Padang itu menyebutkan bahwa tiap malasah pasti ada jalan keluar. Menurutnya, persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol hanya dibutuhkan musyawarah.</p>



<p>&#8220;Harus diikutsertakan tali tigo sapilin. Kalau niniak mamak diajak, alim ulama diajak, cadiak pandai diajak, tidak mungkin tidak selesai. Dikerjakan bersama, duduk berlapang-lapang, harusnya jalan tol sudah selesai,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Karena itu, Ekos mengajak masyarakat untuk bersama-sama merenung untuk kemajuan Sumbar ke depan. Ia bersama Epyardi telah sepakat dengan konsep visi mambangkik batang tarandam, menjadikan Sumbar sebagai provinsi terbaik di Sumatera.</p>



<p>&#8220;Kami ingin jadikan Sumbar provinsi terbaik di Sumatera. Ini butuh kerja keras. Jadi, memang harus ada lompatan khusus untuk keluar dari ketertinggalan,&#8221; ujarnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cawagub-ekos-albar-soroti-banyaknya-jalan-provinsi-yang-rusak-di-sumbar/">Cawagub Ekos Albar Soroti Banyaknya Jalan Provinsi yang Rusak di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213632</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Inginkan Perubahan, Mantan Tokoh PKS Sijunjung Perjuangkan Kemenangan Epyardi-Ekos</title>
		<link>https://langgam.id/inginkan-perubahan-mantan-tokoh-pks-sijunjung-perjuangkan-kemenangan-epyardi-ekos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 23:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213545</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211;Mantan tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sijunjung, Antonio Oksa Mursil, mendukung Epyardi Asda-Ekos Albar untuk memimpin Sumbar. Ia mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur itu karena menginginkan kondisi provinsi ini lebih baik daripada sebelumnya. &#8220;Mudah-mudahan kehadiran Pak Epyardi di Sijunjung hari ini dapat meningkatkan elektabilitas beliau di Sijunjung dan memenangkan pilgub untuk menjadikan Sumbar lebih baik,&#8221; ujar Antonio di sela-sela kunjungan Epyardi ke Sijunjung, Kamis (10/10/2024). Ia ikut mendampingi Epyardi bersilaturahmi dengan warga Sijunjung. Antonio mengatakan bahwa ia memiliki kedekatan emosional dengan Epyardi. Karena itu dan demi perubahan Sumbar ke arah yang lebih baik, ia akan berupaya keras</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/inginkan-perubahan-mantan-tokoh-pks-sijunjung-perjuangkan-kemenangan-epyardi-ekos/">Inginkan Perubahan, Mantan Tokoh PKS Sijunjung Perjuangkan Kemenangan Epyardi-Ekos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211;Mantan tokoh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sijunjung, Antonio Oksa Mursil, mendukung Epyardi Asda-Ekos Albar untuk memimpin Sumbar. Ia mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur itu karena menginginkan kondisi provinsi ini lebih baik daripada sebelumnya.</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan kehadiran Pak Epyardi di Sijunjung hari ini dapat meningkatkan elektabilitas beliau di Sijunjung dan memenangkan pilgub untuk menjadikan Sumbar lebih baik,&#8221; ujar Antonio di sela-sela kunjungan Epyardi ke Sijunjung, Kamis (10/10/2024). </p>



<p>Ia ikut mendampingi Epyardi bersilaturahmi dengan warga Sijunjung.</p>



<p>Antonio mengatakan bahwa ia memiliki kedekatan emosional dengan Epyardi. Karena itu dan demi perubahan Sumbar ke arah yang lebih baik, ia akan berupaya keras untuk memenangkan Epyardi-Ekos di kabupaten itu.</p>



<p>&#8220;Saya akan optimalkan bagaimana Pak Epyardi bisa menang di Sijunjung,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Antonio mengatakan bahwa ia merupakan anggota DPRD Sijunjung periode 2019-2024. Ia sudah keluar dari PKS per Juli 2024. Selanjutnya, ia akan mencoba peruntungan di partai lain.</p>



<p>Dalam kunjungannya ke Sijunjung, Epyardi mengunjungi tiga tempat, yaitu Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari; Kecamatan Tanjung Gadang; dan Koto Tangah, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung.</p>



<p>Di tiap tempat kunjungannya, Epyardi dikenal oleh warga karena Sijunjung termasuk daerah pemilihannya, yaitu dapil 1 Sumbar, ketika ia menjadi anggota DPR (2004-2018). Rata-rata warga yang berjumpa dengan Epyardi mengingat bahwa Epyardi dulu sering membawa bantuan ke kabupaten tersebut.</p>



<p>Anak Epyardi yang anggota DPR, Athari Gauthi Ardi, juga dikenal oleh warga Sijunjung karena sering membawa program dari dana aspirasi ke kabupaten itu, salah satunya program bedah rumah tidak layak huni. Pada Pileg 2024 Athari mendapatkan 25 ribu suara di sana. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/inginkan-perubahan-mantan-tokoh-pks-sijunjung-perjuangkan-kemenangan-epyardi-ekos/">Inginkan Perubahan, Mantan Tokoh PKS Sijunjung Perjuangkan Kemenangan Epyardi-Ekos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213545</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belasan Baner Epyardi-Ekos Dirusak di Pariangan, Jubir Minta Aparat Bertindak Tegas</title>
		<link>https://langgam.id/belasan-baner-epyardi-ekos-dirusak-di-pariangan-jubir-minta-aparat-pertindak-tegas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Oct 2024 10:23:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213540</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id -Belasan baner calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Epyardi Asda-Ekos Albar, dirusak di Pariangan, Tanah Datar, Rabu (9/10/2024) malam. Belum diketahui perusak alat peraga kampanye (APK) itu. Informasi tentang belasan baner Epyardi-Ekos yang dirusak itu datang dari relawan pasangan tersebut, yaitu Artati Akbar, Ketua UMKM Perubahan Madani. Ia mengatakan bahwa anggotanya melihat bahwa pada malam itu belasan baner Epyardi-Ekos tinggal kayu tempat baner itu dipasang. &#8220;Sebelum ada perusakan baner itu, ada konser Sumbar Bangkit yang diselenggarakan oleh Pak Epyardi dan Pak Ekos di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, pada 7 Oktober,&#8221; ujarnya, Kamis (10/10/2024). Juru bicara Epyardi-Ekos, Zulherman meminta Bawaslu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/belasan-baner-epyardi-ekos-dirusak-di-pariangan-jubir-minta-aparat-pertindak-tegas/">Belasan Baner Epyardi-Ekos Dirusak di Pariangan, Jubir Minta Aparat Bertindak Tegas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> -Belasan baner calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Epyardi Asda-Ekos Albar, dirusak di Pariangan, Tanah Datar, Rabu (9/10/2024) malam. Belum diketahui perusak alat peraga kampanye (APK) itu.</p>



<p>Informasi tentang belasan baner Epyardi-Ekos yang dirusak itu datang dari relawan pasangan tersebut, yaitu Artati Akbar, Ketua UMKM Perubahan Madani. Ia mengatakan bahwa anggotanya melihat bahwa pada malam itu belasan baner Epyardi-Ekos tinggal kayu tempat baner itu dipasang.</p>



<p>&#8220;Sebelum ada perusakan baner itu, ada konser Sumbar Bangkit yang diselenggarakan oleh Pak Epyardi dan Pak Ekos di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, pada 7 Oktober,&#8221; ujarnya, Kamis (10/10/2024).</p>



<p>Juru bicara Epyardi-Ekos, Zulherman meminta Bawaslu dan kepolisian untuk menyelidiki perusakan APK itu karena menjurus kepada tindakan pidana pemilu. Menurutnya, penindakan Bawaslu dan polisi terhadap perusak APK tersebut perlu dilakukan sebagai shock therapy bagi oknum yang punya niat melakukan hal yang sama.</p>



<p>Zulherman menduga perusakan baner tersebut dilakukan oleh pihak yang panik akan gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tim Epyardi-Ekos. Ia menduga bahwa pihak-pihak yang melakukan perusakan alat peraga kampanye itu takut akan naiknya elektabilitas dan popularitas Epyardi-Ekos dua bulan menjelang pencoblosan.</p>



<p>Zulherman mengajak siapa pun yang ikut pilkada untuk bersaing secara sehat dan jujur untuk menciptakan pilkada damai. Ia juga mengajak pihak-pihak yang terlibat pilkada untuk tidak melakukan cara-cara kotor dan kasar, seperti merusak APK dalam bersaing dengan lawan politik.</p>



<p>Meskipun APK Epyardi-Ekos dirusak, kata Zulherman, timses Epyardi-Ekos tidak akan membalas perbuatan tersebut dengan merusak alat peraga kampanye pihak lain. Ia mengatakan bahwa timses tetap fokus meyakinkan masyarakat bahwa Epyardi-Ekos akan membawa perubahan dan kebangkitan untuk Sumbar.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau timses dan relawan 02 untuk tetap tenang dan tidak terpancing dengan tindakan-tindakan yang &#8220;tidak berkelas. Kami mengimbau timses dan relawan tetap fokus untuk menyampaikan program perubahan dan kebangkitan kepada masyarakat Sumbar,&#8221; ucapnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/belasan-baner-epyardi-ekos-dirusak-di-pariangan-jubir-minta-aparat-pertindak-tegas/">Belasan Baner Epyardi-Ekos Dirusak di Pariangan, Jubir Minta Aparat Bertindak Tegas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213540</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Warga Kampung Mahyeldi Nyatakan Dukung Epyardi Asda Jadi Gubernur Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/ratusan-warga-kampung-mahyeldi-nyatakan-dukung-epyardi-asda-jadi-gubernur-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 13:33:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213474</guid>

					<description><![CDATA[<p>LanggamInfo&#8211;Epyardi Asda bersilaturahmi dengan warga Tilatang Kamang, Agam, Selasa (8/10/2024). Mereka antusias menyambut kedatangan Bupati Solok yang sedang cuti itu. Sebelum Epyardi datang, ratusan warga Tilatang Kamang sudah berkumpul di ruangan pertemuan. Mereka pada umumnya terdiri atas orang berusia paruh baya. Mereka menyatakan dukungan kepada Epyardi untuk menjadi Gubernur Sumbar. &#8220;Kami menyatakan sikap mendukung Bapak Epyardi Asda sebagai calon gubernur nomor urut 2,&#8221; kata salah seorang koordinator acara silaturahmi tersebut. Yang menarik dari dukungan tersebut ialah bahwa dukungan itu datang dari orang kampung Mahyeldi. Tilatang Kamang merupakan kampung halaman Mahyeldi, Gubernur Sumbar 2021-2024. Setelah bertemu dan berbicara serta bercanda dengan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ratusan-warga-kampung-mahyeldi-nyatakan-dukung-epyardi-asda-jadi-gubernur-sumbar/">Ratusan Warga Kampung Mahyeldi Nyatakan Dukung Epyardi Asda Jadi Gubernur Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>LanggamInfo</strong>&#8211;Epyardi Asda bersilaturahmi dengan warga Tilatang Kamang, Agam, Selasa (8/10/2024). Mereka antusias menyambut kedatangan Bupati Solok yang sedang cuti itu.</p>



<p>Sebelum Epyardi datang, ratusan warga Tilatang Kamang sudah berkumpul di ruangan pertemuan. Mereka pada umumnya terdiri atas orang berusia paruh baya.</p>



<p>Mereka menyatakan dukungan kepada Epyardi untuk menjadi Gubernur Sumbar.</p>



<p>&#8220;Kami menyatakan sikap mendukung Bapak Epyardi Asda sebagai calon gubernur nomor urut 2,&#8221; kata salah seorang koordinator acara silaturahmi tersebut.</p>



<p>Yang menarik dari dukungan tersebut ialah bahwa dukungan itu datang dari orang kampung Mahyeldi. Tilatang Kamang merupakan kampung halaman Mahyeldi, Gubernur Sumbar 2021-2024.</p>



<p>Setelah bertemu dan berbicara serta bercanda dengan Epyardi, mereka menyatakan bahwa tak ada kesan pemarah dan arogan pada Epyardi. Kesan mereka kepada Epyardi ialah bahwa Epyardi sosok yang tegas, tetapi juga mudah bercanda dan tertawa.</p>



<p>Warga Tilatang Kamang berharap Epyardi sering datang ke daerah tersebut jika menjadi gubernur.</p>



<p>Sementara itu, Epyardi berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada oleh warga Tilatang Kamang. Ia menyatakan bahwa dirinya memang orang yang tegas dan pemarah kepada pihak yang menindas rakyat yang ia pimpin, seperti marahnya ia kepada PT Aqua di Kabupaten Solok karena memecat karyawan yang merupakan orang daerah tersebut.</p>



<p>Dalam silaturahmi itu Epyardi memaparkan program-program unggulannya, seperti seragam gratis bagi siswa, bebas uang komite dan uang sekolah untuk siswa SMA dan SMK, BPJS gratis, pemberian bantuan alat dan mesin pertanian bagi kelompok tani. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ratusan-warga-kampung-mahyeldi-nyatakan-dukung-epyardi-asda-jadi-gubernur-sumbar/">Ratusan Warga Kampung Mahyeldi Nyatakan Dukung Epyardi Asda Jadi Gubernur Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Seribuan Kader Partai Ka&#8217;bah Sumbar Dukung Epyardi-Ekos, Yulfadri: Epyardi Masih Dianggap Keluarga PPP</title>
		<link>https://langgam.id/seribuan-kader-partai-kabah-sumbar-dukung-epyardi-ekos-yulfadri-epyardi-masih-dianggap-keluarga-ppp/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 09:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Epyardi-Ekos]]></category>
		<category><![CDATA[PPP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id—Seribuan orang kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan dukungan kepada Epyardi Asda untuk menjadi gubernur. Mereka menyampaikan dukungan itu dalam kegiatan “Silaturahmi untuk Pemenangan Epyardi Asda-Ekos Albar Menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar” di Bukit Cinangkiak, Kabupaten Solok, Sabtu (5/10/2024) lalu. Koordinator kegiatan tersebut, Yulfadri Nurdin, mengatakan bahwa para kader PPP itu merupakan kader DPC PPP dari 18 kabupaten dan kota di Sumbar. “Yang tidak datang hanya kader DPC PPP Padang Pariaman, tetapi mereka ingin membuat acara sendiri di Padang Pariaman dengan mengundang Pak Epyardi,” ucap Ketua DPW PPP Sumbar 2013—2018 itu. Yulfadri mengatakan bahwa DPW PPP</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seribuan-kader-partai-kabah-sumbar-dukung-epyardi-ekos-yulfadri-epyardi-masih-dianggap-keluarga-ppp/">Seribuan Kader Partai Ka&#8217;bah Sumbar Dukung Epyardi-Ekos, Yulfadri: Epyardi Masih Dianggap Keluarga PPP</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong>—Seribuan orang kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Sumatera Barat (Sumbar) menyatakan dukungan kepada Epyardi Asda untuk menjadi gubernur. </p>



<p>Mereka menyampaikan dukungan itu dalam kegiatan “Silaturahmi untuk Pemenangan Epyardi Asda-Ekos Albar Menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar” di Bukit Cinangkiak, Kabupaten Solok, Sabtu (5/10/2024) lalu.</p>



<p>Koordinator kegiatan tersebut, Yulfadri Nurdin, mengatakan bahwa para kader PPP itu merupakan kader DPC PPP dari 18 kabupaten dan kota di Sumbar.</p>



<p>“Yang tidak datang hanya kader DPC PPP Padang Pariaman, tetapi mereka ingin membuat acara sendiri di Padang Pariaman dengan mengundang Pak Epyardi,” ucap Ketua DPW PPP Sumbar 2013—2018 itu.</p>



<p>Yulfadri mengatakan bahwa DPW PPP Sumbar memang secara resmi belum memutuskan untuk mendukung salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Akan tetapi, kata Yulfadri, DPW PPP Sumbar tidak menganjurkan atau melarang kader PPP di Sumbar untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.</p>



<p>“Karena tidak ada larangan, kami kader PPP se-Sumbar memutuskan untuk mendukung Pak Epyardi dan Ekos Albar untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur,” ucapnya.</p>



<p>Mengenai kegiatan silaturahmi dengan Epyardi, Yulfadri menjelaskan bahwa ia ditelepon oleh banyak kader PPP di seluruh Sumbar untuk difasilitas bertemu dengan Epyardi. Setelah itu, ia membuat grup WhatsApp bernama “Epyardi Selalu di Hatiku” hingga akhirnya diputuskan pertemuan dengan Epyardi pada 5 Oktober.</p>



<p>Adapun perihal dukungan kader PPP se-Sumbar kepada Epyardi, Yulfadri menerangkan bahwa Epyardi memimpin PPP Sumbar dengan hati ketika menjadi Ketua DPW PPP Sumbar. Menurutnya, hal itu membuat kader PPP di Sumbar dekat dengan Epyardi secara emosinal.</p>



<p>“Pak Epyardi dulu ketika menjadi Ketua DPW PPP Sumbar dekat dengan kader dan tidak berjarak. Kalau ia marah, ia marah bukan karena benci, tetapi agar partai kuat. Jadi, kalau kawan-kawan di PPP Sumbar lupa dengan kebaikan<br>Pak Epyardi, dengan marahnya kita ingat,” tutur Yulfadri sembari bercanda.</p>



<p>Karena hubungan Epyardi dengan kader PPP di Sumbar dekat secara emosional, kata Yulfadri, banyak kader PPP yang hadir dalam silaturahmi di Bukit Cinangkiak tersebut yang menangis terharu karena sudah lama tidak bertemu dengan Epyardi. Ia mengungkapkan bahwa Epyardi juga terlihat terharu dengan pertemuan tersebut.</p>



<p>“Begitu mendalam hubungan kader PPP di Sumbar dengan Pak Epyardi. Kader PPP di Sumbar masih menganggap Pak Epyardi sebagai bagian keluarga PPP. Begitu Pak Epyardi maju sebagai calon gubernur, bagi kader PPP Sumbar, seakan-akan kader PPP yang maju sebagai calon gubernur,” ujar kader senior PPP Sumbar itu.</p>



<p>Ketua DPC PPP Padang Pariaman, Muhammad Hasby, mengatakan bahwa pihaknya memang ingin membuat acara silaturahmi dengan Epyardi. Waktu untuk acara itu, kata Hasby, sedang disiapkan dan menunggu kesiapan Epyardi untuk datang.</p>



<p>“Secara prinsip, kader DPC Padang Pariaman hingga ke ranting siap untuk memenangkan Pak Epyardi. Secara pribadi, saya memiliki kecocokan dengan Pak Epyardi. Saya pernah sepuluh tahun berhubungan dengan Pak Epyardi ketika Pak Epyardi memimpin PPP Sumbar. Karana itu, berinteraksi kembali dengan Pak Epyardi lebih mudah,” tuturnya.</p>



<p>Alasan lain pihaknya mendukung Epyardi jadi gubernur, kata Hasby, ialah ingin pergantian kepemimpinan di Sumbar. Menurutnya, gubernur definitif Sumbar sekarang terlalu partisan sehingga pihak yang tidak separtai dengan gubernur susah berinteraksi. (*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/seribuan-kader-partai-kabah-sumbar-dukung-epyardi-ekos-yulfadri-epyardi-masih-dianggap-keluarga-ppp/">Seribuan Kader Partai Ka&#8217;bah Sumbar Dukung Epyardi-Ekos, Yulfadri: Epyardi Masih Dianggap Keluarga PPP</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213471</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/34 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-07 14:50:27 by W3 Total Cache
-->