<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ekonomi kreatif Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ekonomi-kreatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ekonomi-kreatif/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Nov 2025 02:13:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ekonomi kreatif Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ekonomi-kreatif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>SD Telkom Padang Gelar Market Day “Wujudkan Impian dengan Semangat Wirausaha &#038; Public Speaking”</title>
		<link>https://langgam.id/sd-telkom-padang-gelar-market-day-wujudkan-impian-dengan-semangat-wirausaha-public-speaking/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 15:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Dasar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=237788</guid>

					<description><![CDATA[<p>PalantaLanggam &#8211; Sekolah lingkungan SD Telkom Padang penuh dengan semangat hari ini. Suasana ramah jual-beli dan interaksi aktif mewarnai kegiatan tahunan Market Day yang bukan sekadar bazar, melainkan pembelajaran nyata untuk siswa. Tema tahun ini, “Wujudkan Impian dengan Semangat Wirausaha &#38; Public Speaking”, menjadi pijakan utama seluruh rangkaian acara yang dirancang agar siswa aktif sebagai penjual, pembeli, pemasar, sekaligus komunikator. Mulai dari siswa kelas 1 dan 2 yang menjual barang jadi dan cenderamata, hingga siswa kelas 3 dan 4 yang menawarkan makanan ringan seperti donat, ice cream, dan puding. Sementara itu, siswa kelas 5 dan 6 menghadirkan makanan berat seperti</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sd-telkom-padang-gelar-market-day-wujudkan-impian-dengan-semangat-wirausaha-public-speaking/">SD Telkom Padang Gelar Market Day “Wujudkan Impian dengan Semangat Wirausaha &amp; Public Speaking”</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PalantaLanggam &#8211; </strong>Sekolah lingkungan SD Telkom Padang penuh dengan semangat hari ini. Suasana ramah jual-beli dan interaksi aktif mewarnai kegiatan tahunan Market Day yang bukan sekadar bazar, melainkan pembelajaran nyata untuk siswa.</p>



<p>Tema tahun ini, “Wujudkan Impian dengan Semangat Wirausaha &amp; Public Speaking”, menjadi pijakan utama seluruh rangkaian acara yang dirancang agar siswa aktif sebagai penjual, pembeli, pemasar, sekaligus komunikator.</p>



<p>Mulai dari siswa kelas 1 dan 2 yang menjual barang jadi dan cenderamata, hingga siswa kelas 3 dan 4 yang menawarkan makanan ringan seperti donat, ice cream, dan puding. Sementara itu, siswa kelas 5 dan 6 menghadirkan makanan berat seperti sate, spageti, nasi ayam bakar dan es kelapa muda.</p>



<p>Tahun ini hadir pula inovasi: stand-stand khusus seperti kegiatan bimbingan karir (bimkar) Cooking Club Junior dengan rujak, sandwich, puding; bimkar Eco Ranger yang menjual hasil panen sayuran hidroponik; serta stand Perpustakaan sekolah yang mempromosikan buku digital. Pilihan produk yang beragam ini tidak hanya menunjukkan kreativitas siswa, tetapi juga keterlibatan mereka dalam pengorganisasian tugas dan tanggung jawab kelompok.</p>



<p>Market Day dirancang lebih dari sekadar transaksi jual-beli. Tujuan utamanya adalah membangun jiwa kewirausahaan siswa melalui pengalaman langsung: menjual, memasarkan, menghitung uang secara jujur, dan melayani pembeli dengan sopan. Selain itu, melalui tema public speaking dan promosi kreatif, siswa dilatih mengekspresikan diri, bertukar ide dengan teman maupun mitra, dan memperkuat kemampuan bekerja sama secara solid.</p>



<p>Suasana bazar semakin hidup dengan rangkaian kegiatan edukatif dan pertunjukan seni. Ada penampilan tim tahfiz yang menyambung bacaan ayat-ayat pendek dari juz 30, story telling, solo song, pencak silat, tari piring, three-voice junior &amp; senior, student band, hingga teacher band dari SD Telkom Padang. Riuh tepuk tangan, musik, dan tawa siswa serta orang tua menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya ramai tetapi penuh makna.</p>



<p>Semua siswa SD Telkom Padang dari kelas 1 hingga 6 sebanyak 688 orang aktif berpartisipasi. Guru dan karyawan sekolah sebanyak 51 orang ikut membantu mensukseskan acara. Setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok yang bergilir menjadi penjual dan pembeli antar-stand. Keterlibatan seluruh warga sekolah memperkuat semangat kolaborasi dan kebersamaan.</p>



<p>Market Day telah menjadi agnda rutin sekolah sejak tahun 2019. Kegiatan ini diadakan sebagai upaya menanamkan nilai-karakter seperti kemandirian, kreativitas, tanggung jawab, dan semangat kewirausahaan pada siswa sejak dini. Melalui aktivitas nyata, siswa belajar menerapkan teori dalam kehidupan sehari-hari: berjualan, menghitung keuntungan, dan bekerja sama dalam tim. Selain itu, kegiatan ini mendukung profil Pelajar Pancasila dan Kurikulum Merdeka karena mengasah karakter jujur, gotong-royong, tanggung jawab, serta pengalaman belajar yang bermakna.</p>



<p>Tahap persiapan dimulai beberapa hari sebelum pelaksanaan: guru, siswa, dan orang tua bekerja sama memilih produk, membuat video promosi kreatif hingga menyebarkannya melalui media sosial sekolah. Pada hari H, acara dibuka secara formal dengan penampilan tari pasambahan dari bimkar Sanggar Rang Mudo Kaciak, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, Mars YPT, dan Mars Telkom Schools.</p>



<p>Sambutan kepala sekolah serta pemotongan pita secara simbolis oleh kepala sekolah, pengawas sekolah dan tamu undangan menandai dimulainya transaksi. Selama kegiatan, sekolah berubah menjadi pusat kegiatan jual-beli: siswa melayani pembeli dengan percaya diri dan sopan-santun, pembayaran bisa secara tunai maupun QRIS, dan penjualan disiarkan melalui panel layar datar interaktif. Suasana penuh keceriaan dan antusiasme membuat proses belajar berlangsung sekaligus menyenangkan.</p>



<p>Siswa sangat antusias menawarkan produk, melayani pembeli, dan menikmati proses belajar sambil bermain bersama teman serta pengunjung.<br>Guru-guru aktif membimbing dan mendampingi, orang tua hadir dengan semangat mendukung anak-anak mereka. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara siswa, guru dan orang tua dalam suasana yang menyenangkan.</p>



<p>Hasilnya: Market Day berhasil meningkatkan semangat kewirausahaan dan kerja sama antar siswa. Mereka lebih kreatif dalam mempromosikan produk, lebih mandiri dalam menanggung tugas, dan lebih percaya diri dalam berinteraksi. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menumbuhkan karakter pelajar Pancasila: jujur, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab.</p>



<p>“Saya sangat bangga melihat antusiasme anak-anak saat berdagang hari ini. Tidak hanya belajar berwirausaha, mereka juga belajar bekerja sama dengan teman, adanya rasa tanggung jawab dan melayani pembeli dengan sopan. Ini pengalaman yang bermakna bagi mereka.” Wali Kelas 5 A, Hirma Meuthia</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, salah seorang orang tua siswa yang turut aktif terlibat mendukung kegiatan market day menuturkan “Sebagai orang tua, saya senang sekali anak anak aktif terlibat dalam kegiatan Market Day. Melihat siswa memilih produk, belajar komunikasi dengan mitra untuk memasarkan produk, menjual produk produk, menghitung uang dan melayani pembeli, membuat saya yakin bahwa karakter kemandirian dan tanggung-jawab benar-benar tumbuh sejak dini.” ujar Rahmi</p>



<p>“Kegiatan seperti ini sangat penting. Anak-anak bukan hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung praktek di lapangan itu yang membuat perbedaan besar. Terima kasih kepada sekolah atas penyelenggaraan yang mendidik dan menyenangkan ini untuk semua siswa.” Nurwiyeni , Orang tua siswa Kelas 6</p>



<p>Dengan berakhirnya Market Day tahun ini, SD Telkom Padang membawa pulang sebuah kemenangan bukan sekadar angka penjualan, tetapi kemenangan dalam bentuk pengalaman hidup dan karakter siswa yang semakin tangguh menghadapi masa depan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sd-telkom-padang-gelar-market-day-wujudkan-impian-dengan-semangat-wirausaha-public-speaking/">SD Telkom Padang Gelar Market Day “Wujudkan Impian dengan Semangat Wirausaha &amp; Public Speaking”</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">237788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DPRD Sumbar Sahkan Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://langgam.id/dprd-sumbar-sahkan-perda-pengembangan-ekonomi-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 04:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=179690</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; DPRD Provinsi Sumatra Barat mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam rapat paripurna pada Selasa (28/2/2023) di kantor lembaga legislatif itu. Ketua DPRD Sumbar Supardi berharap, Perda ini bisa mendukung perkembangan ekonomi kreatif di provinsi ini. Sehingga, sektor tersebut bisa menjadi salah satu pilar untuk mendorong kemajuan daerah. Supardi yang memimpin rapat paripurna tersebut mengatakan, potensi ekonomi kreatif harus dikelola secara sistematis, terstruktur dan berkelanjutan. Dalam pengelolaan tersebut, harus dititikberatkan pada bagaimana mengembangkan ekonomi kreatif dengan memberi nilai tambah yang cukup memadai untuk bersaing di pasar luas. &#8220;Ekonomi kreatif Sumbar harus dikelola untuk memiliki daya saing</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dprd-sumbar-sahkan-perda-pengembangan-ekonomi-kreatif/">DPRD Sumbar Sahkan Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; DPRD Provinsi Sumatra Barat mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dalam rapat paripurna pada Selasa (28/2/2023) di kantor lembaga legislatif itu.</p>



<p>Ketua DPRD Sumbar Supardi berharap, Perda ini bisa mendukung perkembangan ekonomi kreatif di provinsi ini. Sehingga, sektor tersebut bisa menjadi salah satu pilar untuk mendorong kemajuan daerah.</p>



<p>Supardi yang memimpin rapat paripurna tersebut mengatakan, potensi ekonomi kreatif harus dikelola secara sistematis, terstruktur dan berkelanjutan.</p>



<p>Dalam pengelolaan tersebut, harus dititikberatkan pada bagaimana mengembangkan ekonomi kreatif dengan memberi nilai tambah yang cukup memadai untuk bersaing di pasar luas.</p>



<p>&#8220;Ekonomi kreatif Sumbar harus dikelola untuk memiliki daya saing tinggi, mudah diakses dan juga dilindungi secara hukum,&#8221; ujar Supardi, sebagaimana di.</p>



<p>Menurut dia, Sumbar memiliki kekayaan dan keanekaragaman seni dan bidaya yang beragam. Kekayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi modal dalam pengembangan ekonomi kreatif.</p>



<p>&#8220;Optimalisasi pemanfaatan keanekaragaman seni dan budaya ini melalui sektor ekonomi kreatif ini diharapkan bisa memberi kontribusi yang positif bagi perekonomian daerah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Supardi menilai selama ini ada sejumlah kendala dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Sumbar. Beberapa diantaranya seperti keterbatasan akses, keterbatasan data, belum adanya perencanaan pengembangan ekonomi kreatif yang terukur, keterbatasan promosi, infrastruktur, pengembangan kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif dan belum adanya sinergitas di antara pemangku kepentingan.</p>



<p>Melihat keadaan ini, menurut Supardi, diperlukan aturan yang komprehensif dalam pengembangan ekonomi kreatif di Sumbar dengan optimalisasi peran pemerintah daerah dan masyarakat atas dasar prinsip kemandirian, andal, berdaya saing, efektif dan efisien untuk menjamin pembangunan daerah yang berkelanjutan. Agar hal ini bisa terlaksana maka disusunlah perda tentang ekonomi kreatif.</p>



<p>Supardi memaparkan, secara umum perda ini memuat materi-materi pokok yang disusun secara sistematis, diantaranya yakni kewenangan dan tanggung jawab pemerintah daerah, pelaku ekonomi kreatif, pendataan dan sistem informasi ekonomi kreatif, peta jalan pengembangan ekonomi kreatif, pengembangan ekosistem ekonomi kreatif, kota kreatif, kemitraan, kerja sama, koordinasi dan sinergi, penghargaan, peran serta masyarakat, pembinaan dan pengawasan, dan pendanaan.<br></p>



<p>&#8220;Pasca telah disahkannya perda ini, kita berharap segera ada peraturan gubernur sehingga regulasi ini bisa langsung di tengah masyarakat dan tujuan pembentukannya tercapai,&#8221; kata Supardi. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dprd-sumbar-sahkan-perda-pengembangan-ekonomi-kreatif/">DPRD Sumbar Sahkan Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179690</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako: Jumlah Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Padang Mencapai 120 Ribu</title>
		<link>https://langgam.id/wako-jumlah-pelaku-ekonomi-kreatif-di-kota-padang-mencapai-120-ribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2022 04:52:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang, Sumatra Barat mencapai 120 ribu usaha. Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, mereka bergerak dalam 17 sub sektor ekonomi kreatif. Hendri menyampaikan hal itu saat menghadiri pelantikan Pengurus DPW Gekrafs Sumatera Barat Periode 2022-2025, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (23/12/2022). Sebanyak 17 sub sektor ekonomi kreatif tersebut adalah kriya; seni pertunjukan; desain produk; seni rupa; kuliner; fotografi; musik; arsitektur; desain interior; fesyen; film, animasi dan video; desain komunikasi visual; televisi dan radio; periklanan; penerbitan; aplikasi; serta pengembangan permainan. Hendri mengajak pengurus Gekrafs Sumatera Barat untuk bersinergi dengan Pemerintah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-jumlah-pelaku-ekonomi-kreatif-di-kota-padang-mencapai-120-ribu/">Wako: Jumlah Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Padang Mencapai 120 Ribu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Padang, Sumatra Barat mencapai 120 ribu usaha. Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, mereka bergerak dalam 17 sub sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>Hendri menyampaikan hal itu saat menghadiri pelantikan Pengurus DPW Gekrafs Sumatera Barat Periode 2022-2025, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (23/12/2022).</p>
<p>Sebanyak 17 sub sektor ekonomi kreatif tersebut adalah kriya; seni pertunjukan; desain produk; seni rupa; kuliner; fotografi; musik; arsitektur; desain interior; fesyen; film, animasi dan video; desain komunikasi visual; televisi dan radio; periklanan; penerbitan; aplikasi; serta pengembangan permainan.</p>
<p>Hendri mengajak pengurus Gekrafs Sumatera Barat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Padang menghadirkan berbagai inovasi dalam pengembangkan ekonomi kreatif.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a href="https://langgam.id/buka-pasar-sampai-ke-australia-pemko-padang-kembangkan-17-jenis-ekonomi-kreatif/">Buka Pasar Sampai ke Australia, Pemko Padang Kembangkan 17 Jenis Ekonomi Kreatif</a></strong></p>
<p>“Memajukan ekonomi kreatif merupakan misi dari Pemerintah Kota Padang yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang inklusif,&#8221; katanya, sebagaimana dirilis Prokompim Pemko Padang.</p>
<p>Menurut Hendri, untuk mendukung perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang telah membangun Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center sebagai tempat dan pusat kreatif pemuda di Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Gedung ini kami berikan gratis buat pemuda Kota Padang untuk berkarya dan menciptakan inovasi-inovasi baru. Untuk itu kami berharap kolaborasi dari pengurus baru EKrafs memajukan ekonomi kreatif di Kota Padang,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara, pelantikan dilakukan oleh Ketua DPP Gekrafs Kawendra Lukistan. Mereka yang dilantik, antara lain, Ketua Heru Saputra, Sekretaris Jenderal Cindy Monica, Bendahara Wiskarni Maisa. (*/SS)</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumbar terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-jumlah-pelaku-ekonomi-kreatif-di-kota-padang-mencapai-120-ribu/">Wako: Jumlah Pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Padang Mencapai 120 Ribu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Desain Kemasan dalam Pemasaran Produk</title>
		<link>https://langgam.id/pentingnya-desain-kemasan-dalam-pemasaran-produk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2022 04:49:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Solok]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166210</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berkembangnya perekonomian Indonesia dalam jumlah besar memberikan dampak positif dalam daya beli konsumen. Salah satu perekonomian Indonesia yang memiliki peranan besar dalam mendukung atau meningkatkan ekonomi bangsa adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Usaha ini dapat bertahan dari berbagai macam goncangan krisis ekonomi. UMKM merupakan kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yaitu dibagian pemasaran. Persaingan yang dirasakan oleh pelaku UMKM sangat ketat terlebih lagi bersaing dengan berbagai perusahan-perusahan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pentingnya-desain-kemasan-dalam-pemasaran-produk/">Pentingnya Desain Kemasan dalam Pemasaran Produk</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">B</span>erkembangnya perekonomian Indonesia dalam jumlah besar memberikan dampak positif dalam daya beli konsumen. Salah satu perekonomian Indonesia yang memiliki peranan besar dalam mendukung atau meningkatkan ekonomi bangsa adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).</p>
<p>Usaha ini dapat bertahan dari berbagai macam goncangan krisis ekonomi. UMKM merupakan kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.</p>
<p>Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yaitu dibagian pemasaran. Persaingan yang dirasakan oleh pelaku UMKM sangat ketat terlebih lagi bersaing dengan berbagai perusahan-perusahan yang besar dan mapan.</p>
<p>Strategi pemasaran memiliki peran penting untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk yang dipasarkan. Hal ini yang menjadi kelemahan dari sebagian besar pelaku UMKM.</p>
<p>Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah sering menyepelekan dalam hal desain label dan kemasan. Padahal label dan kemasan merupakan hal yang penting dalam mempromosikan produk sehingga dapat meningkatkan daya tarik konsumen untuk membeli produk tersebut.</p>
<p>Produk yang berkualitas, namun tidak dapat dikomunikasikan kepada konsumen akan menyebabkan produk tidak terekspos secara luas. Para pelaku UMKM memiliki pandangan bahwa dibutuhkan biaya yang mahal untuk membuat kemasan yang menarik dan baik.</p>
<p>Hal ini didasari oleh pemikiran bahwa untuk mengemas produk makanan yang menarik saat dilihat oleh konsumen membutuhkan alat yang mahal. Pandangan tersebut harus diubah, dikarenakan pengaruh kemasan yang baik dapat meningkatkan nilai jual produk 40% &#8211; 100% dari harga awal.</p>
<p>Ketika label dan kemasan dalam kondisi yang memadai dapat meningkatkan keuntungan karena produk dapat dijual dengan harga lebih tinggi.</p>
<p>Kemasan merupakan segala kegiatan yang mencakup merancang dan memproduksi wadah atau bungkus atau kemasan suatu produk. Komponen yang ada pada kemasan adalah merek, kemasan itu sendiri, dan label. Kemasan harus memenuhi syarat keamanan dan kemanfaatan.</p>
<p>Produk yang dikemas harus terlindungi dalam perjalanan dari produsen ke konsumen. Produk yang dikemas biasanya lebih bersih, menarik, dan tahan terhadap kerusakan. Kemasan dapat ditindaklanjuti menuju program pemasaran.</p>
<p>Adanya kemasan memberikan identifikasi produk lebih efektif dan dapat mencegah produk tertukar dengan produk pesaing. Hal ini dapat menjadi cara untuk membedakan produk yang dipasarkan. Kemasan merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan keuntungan perusahaan. Perusahaan berusaha untuk menghasilkan kemasan semenarik mungkin.</p>
<p>Hal ini diharapkan dapat memikat dan menarik perhatian konsumen. Selain menjaga dari kerusakan, kemasan dapat pula mempermudah dalam proses pengiriman barang.</p>
<p>Produk yang akan dipasarkan harus memiliki perencanaan kemasan yang baik. produk yang baru diluncurkan dengan kemasan produk yang unik dan memiliki perbedaan dari produk lain dapat meningkatkan daya tarik konsumen terhadap produk tersebut. Dengan begitu produk baru tidak akan ketinggalan atau redup dari produk lainnya.</p>
<p>Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan untuk menghasilkan atau menampilkan kemasan yang baik, yaitu kemasan harus dapat melindungi produk dari segala kemungkinan yang dapat merusak produk seperti cuaca, sinar matahari, jatuh, tumpukan, kuman, dan serangga; dalam pembuatan kemasan perlu dilakukan perhitungan biaya produksi yang teliti dan efektif termasuk dalam pemilihan bahan sehingga biaya tidak melebihi proporsi manfaatnya.</p>
<p>Lalu, bentuk dan ukuran kemasan harus direncanakan dengan sedemikian rupa agar kemasan mudah untuk didistribusikan dari pabrik ke distributor atau pengecer hingga ke tangan konsumen; kemasan harus dapat menerangkan dan mencerminkan produk, citra merek, mudah untuk dilihat dan dipahami; kemasan produk mudah dibawa atau dipegang, dibuka, dan mudah diambil.</p>
<p>Kemudian, perlu memperhatikan keindahan kemasan terutama dalam mempertimbangkan penggunaan warna, bentuk, merek atau logo, ilustrasi, huruf, tata letak atau <em>layout,</em> dan maskot; kemasan harus bisa menjadi identitas produk yang dihasilkan; kemasan harus memperhatikan keramahan lingkungan.</p>
<p>Daya tarik kemasan yang perlu diperhatikan yaitu daya tarik visual (estetika) dan daya tarik praktis (fungsional). Daya tarik visual meliputi penampilan kemasan yang berkaitan dengan unsur-unsur grafis yang dikombinasikan untuk menciptakan pengaruh positif kepada konsumen sehingga tertarik terhadap produk yang dipasarkan.</p>
<p>Selanjutnya daya tarik praktis merupakan efektivitas dan efisiensi suatu kemasan yang ditujukan kepada konsumen maupun distributor seperti kemudahan dalam penyimpangan atau pemajangan produk.</p>
<p>Oleh karena itu, para pelaku UMKM harus memiliki perencanaan strategi pemasaran yang matang terutama dalam desain kemasan agar produk yang dipasarkan dapat bersaing dengan produk lainnya dan meningkatkan keuntungan UMKM.</p>
<p>Seperti hal yang telah dilakukan oleh UMKM Bilih 7 Muaro. Secara perlahan UMKM ini telah melakukan pembaharuan kemasan produknya. Sebelumnya UMKM Bilih 7 Muaro memiliki kemasan yang hanya mengcover dari sisi fungsional saja, namun saat ini telah memperhatikan estetika kemasan tersebut.</p>
<p>Pembaharuan kemasan merupakan salah satu strategi dalam menghadapi tantangan pengembangan usaha yang dilakukan oleh UMKM Bilih 7 Muaro. Desain kemasan mempunyai peran penting dalam pemasaran produk, karena penampak visual akan mempengaruhi cara berpikir konsumen.</p>
<p>Semakin besar daya tarik konsumen terhadap produk UMKM Bilih 7 Muaro, maka semakin besar peluang penjualan produk usaha UMKM tersebut, maka secara tidak langsung usaha telah berkembang menjadi lebih baik.</p>
<p><strong>*Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pentingnya-desain-kemasan-dalam-pemasaran-produk/">Pentingnya Desain Kemasan dalam Pemasaran Produk</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166210</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ada Festival Ekraf Milenial di Pariaman, Diikuti 6 Daerah</title>
		<link>https://langgam.id/ada-festival-ekraf-milenial-di-pariaman-diikuti-6-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jul 2022 08:34:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159848</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menggelar festival ekonomi kreatif (ekraf) milenial selama tiga hari. Festival tersebut diikuti enam daerah di Sumatra Barat serta 12 pelaku ekraf Kota Pariaman. Wali Kota Genius Umar membuka festival tersebut pada Jumat (29/7/2022) malam. Festival digelar di Rumah Tabuik Pasa, di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah pada 29-32 Juli 2022. Genius mengatakan, festival tersebut sangat bermanfaat untuk memajukan UMKM di Pariaman dan Sumbar. &#8220;Para milenial inilah yang nantinya akan menjadi penggerak ekonomi untuk masa depan,&#8221; katanya, sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Pariaman. Menurutnya, produk yang tampil dalam festival tersebut adalah hasil kerajinan generasi muda.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-festival-ekraf-milenial-di-pariaman-diikuti-6-daerah/">Ada Festival Ekraf Milenial di Pariaman, Diikuti 6 Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman menggelar festival ekonomi kreatif (ekraf) milenial selama tiga hari. Festival tersebut diikuti enam daerah di Sumatra Barat serta 12 pelaku ekraf Kota Pariaman.</p>
<p>Wali Kota Genius Umar membuka festival tersebut pada Jumat (29/7/2022) malam. Festival digelar di Rumah Tabuik Pasa, di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah pada 29-32 Juli 2022.</p>
<p>Genius mengatakan, festival tersebut sangat bermanfaat untuk memajukan UMKM di Pariaman dan Sumbar. &#8220;Para milenial inilah yang nantinya akan menjadi penggerak ekonomi untuk masa depan,&#8221; katanya, sebagaimana dirilis Diskominfo Kota Pariaman.</p>
<p>Menurutnya, produk yang tampil dalam festival tersebut adalah hasil kerajinan generasi muda. Festival ini ingin mendorong pelaku ekraf milenial bisa berpromosi dan mengembangkan jaringan bisnis.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a class="ajax" href="https://langgam.id/pemko-pariaman-gelontorkan-dana-rp2-miliar-lebih-untuk-pendidikan-20-anak-kurang-mampu/">Pemko Pariaman Gelontorkan Dana Rp2 Miliar Lebih untuk Pendidikan 20 Anak Kurang Mampu</a></strong></p>
<p>Generasi milenial, menurut Genius, menjadi salah satu prioritas di Kota Pariaman, sejak penyusunan<br />
RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) hingga pengembangannya.</p>
<p>&#8220;Peran milenial sangat membantu sekali, bagaimana mereka mempromosikan pariwisata dan keunggulan produk Kota Pariaman di berbagai platform media massa, baik itu IG, FB, Twitter maupun media sosial lainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Setelah sempat terganggu pandemi Covid-19, menurutnya, saat ini Kota Pariaman sangat berkembang. &#8220;Yang kita butuhkan saat ini adalah pariwisata kita berkembang dengan baik, dan pelaku Ekraf atau UMKM nya juga harus berkembang, sehingga pariwisata itu akan memberikan dampak pada ekonomi, untuk pengembangan ekonomi kreatif di Kota Pariaman ini,&#8221; kata Genius.</p>
<p>Ia berharap festival ekraf milenial dapat menjadi tempat terjalinnya kerja sama antar pelaku ekraf, sehingga dapat berlanjut dan mendatangkan pendapatan.</p>
<p>Selama festival tersebut, digelar berbagi pengetahuan serta kiat-kiat. Antara lain, dalam mengemas produk, pemasaran dan promosi yang efektif. (*/SS)</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Pariaman dan Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ada-festival-ekraf-milenial-di-pariaman-diikuti-6-daerah/">Ada Festival Ekraf Milenial di Pariaman, Diikuti 6 Daerah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wawancara Eksklusif dengan Edward Kusma: Pabrik Seng Legendaris Disulap Menjadi Pusat Kreatif Publik Terbesar di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-edward-kusma-pabrik-seng-legendaris-disulap-menjadi-pusat-kreatif-publik-terbesar-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2022 03:12:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Fabriek Bloc]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kafe]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=146743</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Fabriek Bloc atau bisa pula disingkat FB (baca: efbi) merupakan lokasi pertama di pulau Sumatra sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru), dan JNM Bloc (Yogyakarta). Langgam.id &#8211; Generasi yang bertumbuh di dekade di bawah tahun 2000-an, tidak bisa menafikan pemandangan industrial di Jl Prof. Hamka, Tabing, ruas jalan menuju pusat Kota Padang dari arah Bukittinggi. Di irisan jalan yang sama, berdiri dua pabrik yang cukup besar yakni pabrikasi seng Polyguna Nusantara dan PT Asia Megah Biskuit yang memproduksi roti. Aroma</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-edward-kusma-pabrik-seng-legendaris-disulap-menjadi-pusat-kreatif-publik-terbesar-di-sumbar/">Wawancara Eksklusif dengan Edward Kusma: Pabrik Seng Legendaris Disulap Menjadi Pusat Kreatif Publik Terbesar di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Fabriek Bloc atau bisa pula disingkat FB (baca: efbi) merupakan lokasi pertama di pulau Sumatra sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru), dan JNM Bloc (Yogyakarta).</p>
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Generasi yang bertumbuh di dekade di bawah tahun 2000-an, tidak bisa menafikan pemandangan industrial di Jl Prof. Hamka, Tabing, ruas jalan menuju pusat Kota Padang dari arah Bukittinggi. Di irisan jalan yang sama, berdiri dua pabrik yang cukup besar yakni pabrikasi seng Polyguna Nusantara dan PT Asia Megah Biskuit yang memproduksi roti.</p>
<p>Aroma kota di kawasan Tabing begitu kentara, apalagi Bandara Tabing yang masih di area berdekatan, menjadi pintu gerbang Sumatra Barat saat itu.</p>
<p>Kini harus diakui, kemegahan Padang yang sudah terasa di kawasan Tabing itu, tak terasa lagi. Dua pabrik legendaris itu; yang menyedot banyak tenaga kerja, dan meluapkan budaya urban, kini sudah tutup. Begitu juga dengan Bandara Tabing yang tidak lagi beroperasi setelah selesainya pembangunan Bandara Internasional Minangkabau di Kataping, Padang Pariaman.</p>
<p>Polyguna Nusantara adalah nama besar dalam jajaran pabrik seng di luar Pulau Jawa. Berdiri tahun 1971 di KM 9,5 Padang, pabrik seng ini pernah mencetak rekor produksi hingga 100.000 lembar seng per hari.</p>
<p>Pada pertengahan 1997, pabrik seng ini dibeli Januardi Kusma, di bawah bendera Tropical Multi Co. Produksi seng tetap dipertahankan dan berjalan hingga tahun 2016.</p>
<p>Lima tahun terakhir, pabrik dengan luas area 1,1 Ha tidak lagi beroperasi. Persoalannya cukup rumit. Lantas, pertengahan bulan Januari 2022, pabrik seng legendaris itu kembali menyilaukan publik. Tapi kali ini bukan memproduksi tudung bangunan, melainkan ruang untuk bisa bisa dinikmati publik untuk beraktivitas dan berkreatifitas.</p>
<p>“Kota Padang dengan sejarahnya yang begitu panjang, merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia. Sejak jaman dahulu sudah banyak seniman, pemikir, sastrawan dan juga negarawan yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Proyek renovasi bangunan ini merupakan amanah dari ayah saya sejak pabrik ini berhenti. Dia adalah seorang perantau yang lahir di kota Padang dan sudah menetap di Jakarta. Usia bangunan yang telah mencapai 50 tahun, maka pada hari ini saya ingin mengumumkan dimulainya proses renovasi dan juga program Tenant Hunt di Fabriek Bloc. Mudah-mudahan Fabriek Bloc dapat berkontribusi menjadi wadah kegiatan anak-anak muda yang positif demi kemajuan kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya,” tutur Direktur Fabriek Bloc sekaligus pemilik lahan, Edward Kusma, disela penanda peresmian pembangunan, Rabu (12/1/2022).</p>
<p>Fabriek Bloc atau bisa pula disingkat FB (baca: efbi) merupakan lokasi pertama di pulau Sumatra sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru), dan JNM Bloc (Yogyakarta).</p>
<p>FB merupakan proyek cipta ruang (<em>placemaking</em>) hasil kolaborasi antara PT Radar Ruang Riang dengan pihak swasta (PT Tropical Multi Co) yang kemudian melebur dalam PT Ruang Fabriek Kreatif dan menjadi bagian dari unit usaha M Bloc Group.</p>
<p>FB akan menjadi ruang kreatif publik bagi berbagai acara seni, budaya, hiburan, niaga, sekaligus lab inkubator talenta lokal, hingga pemberdayaan bisnis UKM/UMKM yang terkurasi.</p>
<p>Di dalam area FB ini nantinya akan terdapat berbagai tenant F&amp;B dan Non-F&amp;B dari UKM/UMKM, M Bloc Market (toko kelontong aneka produk UKM terkurasi), ruang pertunjukan (FB Live House) berkapasitas 700 orang, ruang pamer, hingga ampiteater untuk kegiatan berbagai komunitas kreatif.</p>
<p>“Kehadiran Fabriek Bloc di Padang memiliki misi yang kongkret; memperkuat ekosistem kekuatan kreatif lokal dengan para pemangku kepentingan yang akan saling memberdayakan. Kolaborasi adalah kunci. Pabrik boleh beralih fungsi namun mesin kreatif harus terus menyala dimana-mana,” jelas Handoko Hendroyono selaku Co-founder M Bloc Group.</p>
<p>Nah, sekaitan dengan penyulapan pabrik seng legendaris di Padang menjadi ruang kreatif public dengan nama Fabriek Bloc, maka saya mewawancarai khusus pewaris pabrik seng Tropical Multi Co sekaligus pendiri Fabriek Bloc, Edward Kusma, tempo hari. Berikut rangkuman wawancaranya:</p>
<p><strong>1. Bagaimana cerita mula berkolaborasi dengan M Bloc?</strong></p>
<p>Sebetulnya saya sudah kenal dengan M Bloc 2 tahun lalu, dari sebelum pandemi. Sebenarnya, sebelumnya itu, kita sempat mengobrol juga. Ada bioskop mau masuk. Segala macam (lah). Kena (terimbas) pandemi, jadi bisnis bioskop bubar semua deh. Belum waktunya. Selama pandemi, kita kenal M Bloc, sebenarnya kita tak pernah pikir M Bloc ke Padang, gak pernah mimpi M Bloc ke Padang, karena banyak kota yang bagus. Karena awalnya cuma mengobrol-ngobrol saja. Dan justru lebih kepada minta saran, bagamana cara mengelola tempat (pabrik seng) ini, ingin seperti M Bloc. Belajar ke mereka. Sampai satu titik, M Bloc mau main ke Padang lihat kondisi. Yah udah mereka ke Padang beberapa bulan lalu. Kita ngobrol-ngobrol. Mereka juga mengecek komunitas. Sebelum masuk mereka cek, komunitasnya gimana, marketnya gimana. Ternyata sambutannya luar biasa. Mungkin MBloc banyak pergi ke kota Indonesia, Padang salah satu respons dari marketnya luar biasa.</p>
<p><strong>2. Apakah komunitas kuncinya?</strong></p>
<p>Iya. Karena M Bloc utamanya bikin ruang komunitas.</p>
<p><strong>3. Kesepakatan dengan MBloc?</strong></p>
<p>Mereka akan mengelola tempat ini. Kita bikin perusahaan bersama dengan mereka. PT Ruang Fabriek Kreatif namanya. CEO-nya Pak Handoko. Saya sebagai Direksi.</p>
<p><strong>4. Ini PT baru berdiri kah? Berapa digelontorkan untuk Fabriek Bloc ini? </strong></p>
<p>Gak usah ngomong angka lah…</p>
<p><strong>5. Target beroperasi?</strong></p>
<p>Akan dimulai segera, satu dua minggu ke depan pembangunan. Terus nanti sebagian akan dibuka bulan April. Sebagian bertahap lagi.</p>
<p><strong>6. Oh ya, ini kan dulunya pabrik seng legendaris. Bagaimana sejarah pabrik seng itu?</strong></p>
<p>Sebelumnya pabrik seng PT Polyguna, terus dibeli keluarga kita. Kalau gak salah dibeli bapak (Januardi Kusma) dari bank sebelum krismon (krisis moneter) sekitar tahun 1997. Ada kredit macet. Dibeli keluarga kita dan dikembangkan lagi. Saya sendiri generasi kedua.</p>
<p><strong>7. Apakah Anda memang berasal dari Padang. Artinya investasi di kampung sendiri?</strong></p>
<p>Pas kecil tinggal di Pondok, tapi kemudian pindah ke Jakarta. Kuliah di UI. Mungkin kesempatan bisnis saja (tertarik investasi). Kadang bisnis, kadang tidak bisa pilih. Ada kesempatan di sana. Karena Bisnisnya menyangkut besi juga di Jakarta.</p>
<p><strong>8. Kapan berhenti beroperasi?</strong></p>
<p>5 tahun lalu berhenti operasi.</p>
<p><strong>9. Penyebabnya?</strong></p>
<p>Saingan makin banyak. Dulu mungkin di Sumatra ada beberapa pabrik. Tapi seiring waktu, Di Jakarta dan di Jawa, banyak pabrik dan lebih besar, canggih. Lebih efesien. Ini mesinnya tahun 1970an. Mungkin listriknya boros. Terus sempat ada seng impor juga dari luar negeri. Sehingga harganya tidak kompetteif untuk produksi di Padang.</p>
<p><strong>10. Kenapa tidak tertarik menghidupkan kembali pabrik seng?</strong></p>
<p>Saingan sekarang berat. Pabrik kita 1 Ha, sementara di Jakarta lebih luas lagi, kisaran 10-15 Ha. Sangat beratlah untuk bersaing. Padang bukan pelabuhan utama untuk besi. Sehingga barang ke Jakarta dulu, setelah itu baru dikirim ke Padang. Jadinya kurang kompetitif.</p>
<p><strong>11. Apa yang menarik dari Fabriek Bloc?</strong></p>
<p>Fabriek Bloc Adalah prototipe untuk konversi pabrik dari M Bloc. Karena biasanya M Bloc yang sudah lakukan konversi gudang tua, rumah, museum, kantor pos. Untuk pabrik, ini pertama. Nantinya di Fabriek Bloc ini ada M Bloc Market, life art, berbagai macam event. Persis seperti di <strong><a href="https://www.youtube.com/watch?v=-kFfR5CSpIQ">video</a></strong>.</p>
<p><strong>12. Secara pasar, Padang kuat gak?</strong></p>
<p>Sebenarnya, saya justru melihatnya terbalik. Setiap kota saya lihat ada potensi beda. Potensi lokal. Restoran bagus bermuncul di Padang. Di Jambi juga. Di tahap awal, secara <em>visible</em> (terlihat) bisnis tidak menarik lagi. Tapi di generasi kedua, ketiga, yang tumbuh besar di Jakarta atau luar negeri, mereka diminta pulang, mereka bawa gaya hidup baru di Jakarta atau hidup di luar negeri, ke kota masing-masing. Sehingga muncul kafe-kafe, restoran baru, Di Padang pun sudah tumbuh. Di Padang juga berjejar resto, Secara market, hotel di Padang cukup banyak, penuh lagi. Maksud saya, ada proyek hotel, hal yang cukup berani. Secara investasi besar dari apa yang kita lakukan. Yang Kita lakukan cukup <em>safe</em> (aman), karena menggunakan gedung lama, lalu kita renovasi bangunan. Yang sulit menjalankan programnya. Saya sendiri mungkin bisa, tanpa M Bloc bisa. Tapi tapi untuk ramainya, M Bloc bisa setahun, saya mungkin 5 tahun. Karena M Bloc scara program, jaringan, mereka sangat dikenal. Boleh disebut sangat dipandang dalam industri ini. Karena kaitannya erat dengan musik dan hiburan.</p>
<p><strong>13. Alur untuk bergabung?</strong></p>
<p>Kita bisa lihat di IG? Tenant hunt.</p>
<p>Semua bisa daftar. Tapi nanti dikurasi. Mana konsep cocok, desain cocok. Penggiat seperti apa profilnya. Karena buka toko sekarang beda zaman dulu. Buka toko sekarang, orang punya toko harus aktif berkegiatan (seperti aktif berkomunitas). Temanya banyak. Kalau konvensional berat deh..</p>
<p><strong>14. Apakah UMKM disediakan lapak?</strong></p>
<p>UMKM bisa diakomodir di M Bloc Market. Mereka bisa masukkan barang. Tapi produknya menarik. Intinya dikurasi lah.</p>
<p><strong>15. Operasionanya seperti apa?</strong></p>
<p>Masih nanti. Pasti hari biasa dan <em>weekend</em> jamnya beda-beda.</p>
<p><strong>16. Harapan?</strong></p>
<p>Harapan Fabriek Bloc tempat kumpul yang baru untuk semua anak muda melakukan kegiatan positif. Karena zaman sekarang, kita bingung yah. Kalau tidak ada tempat hiburan, cari tempat hiburan aneh. Kalau aktivitas banyak, akan muncul kreatifitas. Muncul komunitas musik, komunitas <em>skate</em> berkembang, komunitas desain produk. Diharapkan jadi inkubator lah.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/pabrik-seng-seluas-11-ha-di-padang-bakal-disulap-jadi-ruang-kreatif/">Pabrik Seng Seluas 1,1 Ha di Padang Bakal Disulap Jadi Ruang Kreatif</a></strong></p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-edward-kusma-pabrik-seng-legendaris-disulap-menjadi-pusat-kreatif-publik-terbesar-di-sumbar/">Wawancara Eksklusif dengan Edward Kusma: Pabrik Seng Legendaris Disulap Menjadi Pusat Kreatif Publik Terbesar di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146743</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pabrik Seng Seluas 1,1 Ha di Padang Bakal Disulap Jadi Ruang Kreatif</title>
		<link>https://langgam.id/pabrik-seng-seluas-11-ha-di-padang-bakal-disulap-jadi-ruang-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 15:20:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Fabriek Bloc]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=144904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bekas pabrik seng legendaris, Polyguna Nusantara, di Jl Prof. Hamka KM 9,5, Kota Padang, bakal disulap menjadi ruang kreatif publik tahun ini juga. Nantinya, di bekas pabrik yang memiliki total luas area lebih dari 1,1 hektare, akan berdiri Fabriek Bloc, sebuah ruang kreatif publik terbaru persembahan M Bloc Group (PT Radar Ruang Riang). .Polyguna Nusantara yang telah berdiri sejak 1971 dan memproduksi beragam jenis seng untuk mensuplai kebutuhan atap jutaan rumah maupun gedung di Sumatera Barat dan Pekanbaru. Pada masa jayanya pabrik seng ini pernah mencetak rekor produksi hingga 100.000 lembar seng per hari. Pada pertengahan 1997, pabrik</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pabrik-seng-seluas-11-ha-di-padang-bakal-disulap-jadi-ruang-kreatif/">Pabrik Seng Seluas 1,1 Ha di Padang Bakal Disulap Jadi Ruang Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Bekas pabrik seng legendaris, Polyguna Nusantara, di Jl Prof. Hamka KM 9,5, Kota Padang, bakal disulap menjadi ruang kreatif publik tahun ini juga.</p>
<p>Nantinya, di bekas pabrik yang memiliki total luas area lebih dari 1,1 hektare, akan berdiri Fabriek Bloc, sebuah ruang kreatif publik terbaru persembahan M Bloc Group (PT Radar Ruang Riang).</p>
<p>.Polyguna Nusantara yang telah berdiri sejak 1971 dan memproduksi beragam jenis seng untuk mensuplai kebutuhan atap jutaan rumah maupun gedung di Sumatera Barat dan Pekanbaru.</p>
<p>Pada masa jayanya pabrik seng ini pernah mencetak rekor produksi hingga 100.000 lembar seng per hari. Pada pertengahan 1997, pabrik seng ini beralih kepemilikannya kepada Tropical Multi Co. yang meneruskan proses produksi hingga tahun 2016.</p>
<p>“Kota Padang dengan sejarahnya yang begitu panjang, merupakan salah satu kota terpenting di Indonesia. Sejak jaman dahulu sudah banyak seniman, pemikir, sastrawan dan juga negarawan yang berasal dari provinsi Sumatera Barat. Proyek renovasi bangunan ini merupakan amanah dari ayah saya sejak pabrik ini berhenti. Dia adalah seorang perantau yang lahir di kota Padang dan sudah menetap di Jakarta. Usia bangunan yang telah mencapai 50 tahun, maka pada hari ini saya ingin mengumumkan dimulainya proses renovasi dan juga program Tenant Hunt di Fabriek Bloc. Mudah-mudahan Fabriek Bloc dapat berkontribusi menjadi wadah kegiatan anak-anak muda yang positif demi kemajuan kota Padang dan Sumatera Barat pada umumnya,” tutur Direktur Fabriek Bloc sekaligus pemilik lahan, Edward Kusma, disela penanda peresmian pembangunan, Rabu (12/1/2022).</p>
<p>Fabriek Bloc atau bisa pula disingkat FB (baca: efbi) merupakan lokasi pertama di pulau Sumatera sekaligus yang keempat setelah sebelumnya hadir M Bloc Space (Blok M), Pos Bloc Jakarta (Pasar Baru), dan JNM Bloc (Yogyakarta).</p>
<p>Turut hadir dalam acara jumpa pers di antaranya Walikota Padang, Hendri Septa, Direktur Fabriek Bloc, Edward Kusma, Co-founder M Bloc Group, Handoko Hendroyono, Menteri PPN/Kepala Bappenas 2014-2015 Andrinof A. Chaniago, beserta segenap dewan direksi, jajaran pemerintahan kota hingga berbagai komunitas kreatif di kota Padang dan sekitarnya.</p>
<p>FB merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Radar Ruang Riang dengan pihak swasta (PT Tropical Multi Co) yang kemudian melebur dalam PT Ruang Fabriek Kreatif dan menjadi bagian dari unit usaha M Bloc Group.</p>
<p>FB akan menjadi ruang kreatif publik bagi berbagai acara seni, budaya, hiburan, niaga, sekaligus lab inkubator talenta lokal, hingga pemberdayaan bisnis UKM/UMKM yang terkurasi.</p>
<p>Di dalam area FB ini nantinya akan terdapat berbagai tenant F&amp;B dan Non-F&amp;B dari UKM/UMKM, M Bloc Market (toko kelontong aneka produk UKM terkurasi), ruang pertunjukan (FB Live House) berkapasitas 700 orang, ruang pamer, hingga ampiteater untuk kegiatan berbagai komunitas kreatif.</p>
<p>“Kehadiran Fabriek Bloc di Padang memiliki misi yang kongkret; memperkuat ekosistem kekuatan kreatif lokal dengan para pemangku kepentingan yang akan saling memberdayakan. Kolaborasi adalah kunci. Pabrik boleh beralih fungsi namun mesin kreatif harus terus menyala dimana-mana,” jelas Handoko Hendroyono selaku Co-founder M Bloc Group.</p>
<p>Pengembangan Fabriek Bloc akan dilakukan secara bertahap nantinya. Tahap Pertama yang terdiri dari ampiteater, gerai tenant, M Bloc Market rencananya akan diresmikan sekitar April 2022.</p>
<p>sementara Tahap Kedua direncanakan pada pertengahan 2022 yang terdiri dari ruang pertunjukan dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.</p>
<p>Fabriek Bloc Tenant Hunt: Ajang Inkubasi Bisnis UKM/UMKM Keren dan Terkurasi</p>
<p>Sebelum dibuka untuk umum pada April mendatang, Fabriek Bloc (FB) selama sebulan ke depan bakal menggelar ajang FB Tenant Hunt yang berperan menjaring para WNI, wirausahawan, pelaku ekonomi kreatif, UKM/UMKM di Sumatera Barat dengan prospek bisnis terbaik masing-masing untuk menjadi bagian dari gerakan kultural-ekonomi di FB nantinya.</p>
<p>Tujuan utama dari Fabriek Bloc Tenant Hunt di antaranya mendukung usaha/produk lokal, mengembangkan bisnis UKM/UMKM secara terukur, memperkuat penyangga ekonomi lokal, serta mengembangkan industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.</p>
<p>Pada pembukaan Fase Pertamanya, manajemen FB telah mengalokasikan 30 unit tenant berkategori F&amp;B dan Non-F&amp;B untuk diikutsertakan pada ajang FB Tenant Hunt ini. Kategori F&amp;B terdiri dari cafe, restoran, bistro hingga kedai kopi.</p>
<p>Sementara Non-F&amp;B di antaranya tenant buku, hobi, game, musik, seni, fesyen dan gaya hidup, kriya, cinderamata, hingga kesehatan dan kecantikan.</p>
<p>DNA bisnis dari Fabriek Bloc nanti bakal serupa dengan M Bloc Space, Pos Bloc Jakarta maupun JNM Bloc yaitu memberdayakan usaha dan jenama lokal (local brands), penerapan sistem bagi hasil (revenue sharing), dan melakukan transaksi non-tunai (cashless).</p>
<p>Proses pendaftaran FB Tenant Hunt telah dibuka mulai hari ini (Rabu, 12 Januari 2022) hingga 12Februari mendatang. Para calon tenant yang tertarik untuk bergabung diwajibkan untuk mengirimkan proposal bisnis mereka melalui alamat surel fabriekpadang@gmail.com dan tanpa dikenakan biaya apapun (gratis).</p>
<p>Isi proposal bisnis para calon tenant wajib menyertakan di dalamnya deskripsi usaha, produk dan layanan, menu dan harga, profil perusahaan, profil pemilik usaha, kontak, rencana pemasaran, konsep desain interior, rencana keuangan dan target penjualan lima tahun, foto/video dokumentasi bisnis hingga rencana legalitas usaha.</p>
<p>Setelah mengirimkan proposal bisnis, pasca penutupan program Tenant Hunt, Tim Kurator Tenant Fabriek Bloc akan mulai bekerja melakukan proses seleksi sekaligus kurasi atas seluruh proposal bisnis yang masuk dari para calon tenant.</p>
<p>Bakal ada dua tahap seleksi nantinya. Jika calon tenant dinyatakan lolos seleksi di Tahap Pertama, maka pada saat seleksi di Tahap Kedua para finalis calon tenant akan diminta melakukan presentasi proposal bisnis mereka masing-masing di hadapan Komite Kurator Tenant, baik melalui daring maupun tatap muka secara langsung.</p>
<p>Proses penentuan tenant terpilih nantinya akan dilakukan secara demokratis melalui mekanisme persidangan Komite Kurator Tenant Hunt yang berdasarkan pada penilaian masing-masing atas proposal bisnis yang telah dipelajari.</p>
<p>Komite Kurator Tenant Hunt di antaranya terdiri dari Edward Kusma, Handoko Hendroyono, Jimmy Saputro, Jacob Gatot Sura, Mario Sugianto, Wendi Putranto, Ardy Siji, hingga Lance Mengong.</p>
<p>Pengumuman para tenant terpilih dari program Tenant Hunt ini rencananya akan dilakukan secara terbuka via jejaring media sosial Fabriek Bloc pada hari Senin, 28 Februari 2022.</p>
<p>Setelah terpilih nantinya para tenant tersebut akan melakukan perjanjian kerja sama dengan PT Ruang Fabriek Kreatif untuk kurun waktu tertentu dan selanjutnya mulai melakukan proses persiapan menuju pembukaan tenant pada April 2022.</p>
<p>Kolaborasi ini tentunya tidak berhenti sampai di sana. Karena setelah dibuka nantinya proses inkubasi bisnis akan terus dijalankan dan dievaluasi bersama.</p>
<p>Proses pembinaan bagi tenant, UKM dan atau pengembangan produk baru akan dilakukan bersama manajemen Fabriek Bloc selaku inkubator bisnis dalam hal penyediaan sarana dan prasarana usaha, pengembangan usaha, jejaring bisnis, dan dukungan manajemen serta teknologi.</p>
<p>M Bloc GroupM Bloc Group (PT Radar Ruang Riang) merupakan perusahaan induk yang berdiri di Jakarta Selatan sejak 2019 dan bergerak di bidang cipta ruang kreatif, retail, kuliner, hingga kreasi konten.</p>
<p>Visi utamanya menciptakan Jalur Sutra Kreatif yang menghubungkan antar sirkuit di Indonesia Barat dengan Indonesia Timur hingga ke Mancanegara.</p>
<p>Para pendirinya berlatar belakang lintas bidang industri kreatif: Handoko Hendroyono (periklanan), Lance Mengong (film), Glenn Fredly (musik), Wendi Putranto (media), Jacob Gato Sura (arsitektur), Mario Sugianto (bisnis dan keuangan).</p>
<p>Pasca wafatnya Glenn Fredly pada April 2020, dua sosok pelaku ekonomi kreatif ikut bergabung memperkuat M Bloc Group mulai Oktober 2020 yaitu Jimmy Saputro (event organizer) dan Ardy Siji (promotor musik dan clothing line).</p>
<p>Hingga saat iniM Bloc Space, Pos Bloc Jakarta, JNM Bloc, Fabriek Bloc, M Bloc Market, Foya Restaurant, Twalen Spirit &amp; Restaurant, Bloc Burger, Coldheart BEC, Canggu Bakehouse, hingga Republik Rendang merupakan unit usaha yang dimiliki oleh M Bloc Group hasil kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari level UKM/UMKM, BUMN maupun perusahaan swasta.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pabrik-seng-seluas-11-ha-di-padang-bakal-disulap-jadi-ruang-kreatif/">Pabrik Seng Seluas 1,1 Ha di Padang Bakal Disulap Jadi Ruang Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buka Pasar Sampai ke Australia, Pemko Padang Kembangkan 17 Jenis Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://langgam.id/buka-pasar-sampai-ke-australia-pemko-padang-kembangkan-17-jenis-ekonomi-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2021 03:31:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139859</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengembangkan 17 sub sektor ekonomi kreatif. Pengembangan itu untuk mewujudkan Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan ekonomi kreatif. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa saat mendapatkan kehormatan untuk memaparkan tentang perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang pada acara Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Sabtu (27/11/2021). ICCC merupakan bagian dari kegiatan Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Dalam kegiatan itu sebanyak 13 bupati wali kota yang tergabung dalam jaringan kota kreatif di Indonesia didapuk menjadi pembicara terkait pengembangan ekonomi kreatif didaerahnya. Wako Hendri Septa tampil bersama Wali Kota Ternate Tauhid Soloeman,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/buka-pasar-sampai-ke-australia-pemko-padang-kembangkan-17-jenis-ekonomi-kreatif/">Buka Pasar Sampai ke Australia, Pemko Padang Kembangkan 17 Jenis Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong>-Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengembangkan 17 sub sektor ekonomi kreatif. Pengembangan itu untuk mewujudkan Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan ekonomi kreatif.</p>
<p>Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Padang Hendri Septa saat mendapatkan kehormatan untuk memaparkan tentang perkembangan ekonomi kreatif di Kota Padang pada acara Indonesia Creative Cities Conference (ICCC) di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Sabtu (27/11/2021).</p>
<p>ICCC merupakan bagian dari kegiatan Indonesia Creative Cities Network (ICCN). Dalam kegiatan itu sebanyak 13 bupati wali kota yang tergabung dalam jaringan kota kreatif di Indonesia didapuk menjadi pembicara terkait pengembangan ekonomi kreatif didaerahnya.</p>
<p>Wako Hendri Septa tampil bersama Wali Kota Ternate Tauhid Soloeman, Wakil Wali Kota Payahkumbuh Erwin Yunaz, Wali Kota Kendari Sulkarnain, dan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.</p>
<p>Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan, Kota Padang memiliki berbagai macam industri ekonomi kreatif yang tersebar di setiap kecamatan.</p>
<p>Industri tersebut diantaranya periklanan, film, animasi dan video, desain produk, seni pertunjukan, fotografi, kriya, kuliner, penerbitan serta televisi dan radio.</p>
<p>&#8220;Ada 17 Sub sektor ekonomi kreatif yang terus kita kembangkan di Kota Padang. 17 sub sektor ekonomi kreatif tersebut merupakan penjabaran dari misi kota Padang yakni mewujudkan Kota Padang sebagai pusat perdagangan dan ekonomi kreatif,&#8221; katanya lewat keterangan resmi.</p>
<p>Hendri menambahkan, untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif, Pemko Padang telah melakukan berbagai upaya diantaranya, peningkatan SDM pelaku Ekraf, pemberian akses modal, dukungan pemasaran produk ekraf dan pembangunan youth centre (pusat kreatif pemuda).</p>
<h2><strong>Kerja Sama dengan Australia</strong></h2>
<p>Disamping hal itu juga dilakukan kerja sama dengan negara Australia dalam membuka pasar dan peluang baru untuk bisnis, produsen utama, penyedia jasa, dan investor.</p>
<p>&#8220;Kita juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, Medan, dan Jogjakarta serta Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BPBPPEI),&#8221; katanya.</p>
<p>Langkah lain yang juga telah diupayakan dalam pengembangan industri kreatif ini yaitu, pengembangan infrastruktur berupa pembangunan sentral rendang yang saat ini sedang pengerjaan dan membuat Youth Center.</p>
<p>&#8220;Semoga usaha yang dilakukan Pemko Padang dapat meningkatkan perkembangan industri kreatif kearah yang lebih baik,” ujarnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/buka-pasar-sampai-ke-australia-pemko-padang-kembangkan-17-jenis-ekonomi-kreatif/">Buka Pasar Sampai ke Australia, Pemko Padang Kembangkan 17 Jenis Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Anggaran Dipangkas, Kemenparekraf Batalkan Bantuan Insentif Pelaku Ekonomi Kreatif Reguler</title>
		<link>https://langgam.id/anggaran-dipangkas-kemenparekraf-batalkan-bantuan-insentif-pelaku-ekonomi-kreatif-reguler/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2021 00:04:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenparekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=130507</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membatalkan program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) kategori reguler 2021. BIP reguler sebelumnya akan dikucurkan untuk badan usaha yang berkecimpung di bidang aplikasi, game developer, kriya, fashion, kuliner, dan film. &#8220;Anggaran bantuan program BIP reguler 2021 untuk ekonomi kreatif tidak tersedia akibat refocusing anggaran yang dilakukan guna membantu penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/10/2021). Keputusan ini merujuk pada Surat Menteri Keuangan Nomor S-584/MK.02/2021 tertarikh 6 Juli 2021 tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021. Kebijakan juga mengacu pada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/anggaran-dipangkas-kemenparekraf-batalkan-bantuan-insentif-pelaku-ekonomi-kreatif-reguler/">Anggaran Dipangkas, Kemenparekraf Batalkan Bantuan Insentif Pelaku Ekonomi Kreatif Reguler</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Langgam.id</strong> &#8211; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membatalkan program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) kategori reguler 2021.</p>
<p>BIP reguler sebelumnya akan dikucurkan untuk badan usaha yang berkecimpung di bidang aplikasi, game developer, kriya, fashion, kuliner, dan film.</p>
<p>&#8220;Anggaran bantuan program BIP reguler 2021 untuk ekonomi kreatif tidak tersedia akibat refocusing anggaran yang dilakukan guna membantu penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional,” kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf Fadjar Hutomo dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/10/2021).</p>
<p>Keputusan ini merujuk pada Surat Menteri Keuangan Nomor S-584/MK.02/2021 tertarikh 6 Juli 2021 tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga TA 2021.</p>
<p>Kebijakan juga mengacu pada Nota Dinas Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Nomor B/KU.00.07/975/S/2021 tentang Refocusing dan Realokasi Belanja TA 2021 pada 12 Juli 2021 dan Surat Nomor B/KU.00.07/1001/S/2021 perihal Refocusing dan Realokasi Belanja TA 2021 Tahap IV.</p>
<p>Bantuan insentif pemerintah reguler adalah program bantuan untuk penambahan modal kerja atau investasi aktiva tetap. Bantuan ini memiliki nilai maksimal Rp 200 juta dan proses pendaftarannya sudah dibuka pada 4 Juni serta ditutup pada 7 Juli 2021.</p>
<p>Fadjar menyampaikan permohonan maafnya kepada para peserta yang telah berpartisipasi dan menyampaikan pengajuan proposalnya untuk mengikuti seleksi program BIP.</p>
<p>Ia mengatakan kondisi yang ada memaksa kementerian mengambil kebijakan keputusan refocusing anggaran.</p>
<p>“Keputusan berat ini diambil salah satunya agar pandemi covid-19 dapat segera teratasi dan proses pemulihan segera berjalan,” ujarnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/sandiaga-sebut-pantai-padang-cocok-jadi-lokasi-surfing-untuk-pemula/">Sandiaga Sebut Pantai Padang Cocok Jadi Lokasi Surfing untuk Pemula</a></strong></p>
<p>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengklaim, meski program BIP kategori reguler dihapus, kementerian tetap akan membantu pelaku usaha kreatif melalui program-program lainnya.</p>
<p>Program yang ada akan dioptimalkan untuk membantu pelaku usaha bangkit di tengah pandemi.</p>
<p>Kemenparekraf sebelumnya membagi program BIP dalam dua kategori. Selain kategori reguler, ada pula kategori BIP Jaring Pengaman Usaha (BIP JPU). BIP JPU dibuka untuk usaha di bidang kuliner, kriya, dan fashion.</p>
<p>Untuk memperoleh bantuan tersebut, kmenterian telah menggelar beberapa tahap seleksi. Di antaranya seleksi administrasi, seleksi substansi proposal, seleksi wawancara, dan verifikasi lapangan.</p>
<p>Lalu setelahnya, terdapat penetapan penerima bantuan, pengikatan komitmen perjanjian kerja sama, pencairan bantuan, laporan dan pertanggungjawaban, serta monitoring, pengendalian dan evaluasi.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/anggaran-dipangkas-kemenparekraf-batalkan-bantuan-insentif-pelaku-ekonomi-kreatif-reguler/">Anggaran Dipangkas, Kemenparekraf Batalkan Bantuan Insentif Pelaku Ekonomi Kreatif Reguler</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130507</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sandiaga Ingin Youth Center Padang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://langgam.id/sandiaga-ingin-youth-center-padang-jadi-pusat-pengembangan-ekonomi-kreatif/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Aug 2021 23:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sandiaga Uno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=124308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung pembangunan youth center di Kota Padang pada 2022 mendatang. &#8220;Saya sangat setuju dan mendukung sekali program youth centre di Kota Padang ini. Semoga pembangunannya dapat terwujud dan selesai sesuai harapan,&#8221; kata Sandiaga, Minggu (29/8/2021). Sandiaga menyebut, selain menjadi pusat kegiatan kepemudaan, youth center juga bisa menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif di Kota Padang. Baca juga: Padang Segera Miliki Youth Center, Pemko Alokasikan Anggaran Rp15 Miliar &#8220;Apalagi hadirnya youth centre juga akan memberikan wadah bagi sektor ekraf di Kota Padang nantinya,&#8221; ujarnya. Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sandiaga-ingin-youth-center-padang-jadi-pusat-pengembangan-ekonomi-kreatif/">Sandiaga Ingin Youth Center Padang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendukung pembangunan youth center di Kota Padang pada 2022 mendatang.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya sangat setuju dan mendukung sekali program youth centre di Kota Padang ini. Semoga pembangunannya dapat terwujud dan selesai sesuai harapan,&#8221; kata Sandiaga, Minggu (29/8/2021).</p>
<p dir="ltr">Sandiaga menyebut, selain menjadi pusat kegiatan kepemudaan, youth center juga bisa menjadi wadah pengembangan ekonomi kreatif di Kota Padang.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/padang-segera-miliki-youth-center-pemko-alokasikan-anggaran-rp15-miliar/">Padang Segera Miliki Youth Center, Pemko Alokasikan Anggaran Rp15 Miliar</a></strong></p>
<p dir="ltr">&#8220;Apalagi hadirnya youth centre juga akan memberikan wadah bagi sektor ekraf di Kota Padang nantinya,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut ekonomi kreatif yang paling berkembang saat ini adalah kuliner.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saat ini di Padang sudah punya UMKM sebanyak 34 ribu lebih. Yang paling berkembang adalah sektor kuliner di samping pariwisata dan kebudayaan,&#8221; sebut Hendri Septa.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sandiaga-ingin-youth-center-padang-jadi-pusat-pengembangan-ekonomi-kreatif/">Sandiaga Ingin Youth Center Padang Jadi Pusat Pengembangan Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">124308</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/94 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-26 13:26:07 by W3 Total Cache
-->