<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Dinas Kesehatan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/dinas-kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/dinas-kesehatan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Feb 2022 01:33:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Dinas Kesehatan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/dinas-kesehatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Warga Bebas Memilih, Padang Panjang Sediakan 2 Jenis Vaksin Boster</title>
		<link>https://langgam.id/warga-bebas-memilih-padang-panjang-sediakan-2-jenis-vaksin-boster/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2022 00:45:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19 Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksinasi Booster]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=149114</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Padang Panjang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Warga Bebas Memilih, Padang Panjang Sediakan 2 Jenis Vaksin Boster. Langgam.id &#8211; Gerai vaksin di Kota Padang Panjang menyediakan dua jenis vaksinasi dosis ketiga (booster). Warga diberi kebebasan untuk memilih jenis vaksin yang diinginkan. &#8220;Bagi warga yang ingin mendapatkan vaksinasi dosis ketiga diperbolehkan memilih jenis vaksin yang ingin disuntikkan. Sesuai, yang tersedia di gerai vaksin di Kota Padang Panjang ini,&#8221; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang Rahmaisa. Saat ini, lanjut Rahmaisa, gerai-gerai vaksinasi Covid-19 di Padang Panjang menyediakan dua jenis vaksin. Yakni,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-bebas-memilih-padang-panjang-sediakan-2-jenis-vaksin-boster/">Warga Bebas Memilih, Padang Panjang Sediakan 2 Jenis Vaksin Boster</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p>Berita Padang Panjang &#8211; berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Warga Bebas Memilih, Padang Panjang Sediakan 2 Jenis Vaksin Boster.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gerai vaksin di Kota Padang Panjang menyediakan dua jenis vaksinasi dosis ketiga (booster). Warga diberi kebebasan untuk memilih jenis vaksin yang diinginkan.</p>
<p>&#8220;Bagi warga yang ingin mendapatkan vaksinasi dosis ketiga diperbolehkan memilih jenis vaksin yang ingin disuntikkan. Sesuai, yang tersedia di gerai vaksin di Kota Padang Panjang ini,&#8221; kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang Rahmaisa.</p>
<p>Saat ini, lanjut Rahmaisa, gerai-gerai vaksinasi Covid-19 di Padang Panjang menyediakan dua jenis vaksin. Yakni, pertama AstraZeneca dan Pfizer.</p>
<p>&#8220;Kita menyerahkan kepada yang divaksin mau menggunakan vaksin jenis apa. Namun itu tetap sesuai dengan dosis yang sudah didapatkan dari vaksin dosis pertama dan kedua,&#8221; katanya.</p>
<p>Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat tentang penyesuaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis lanjutan (booster) bagi lansia. Sebelumnya, pemberian vaksin booster untuk lansia dapat diberikan dengan interval minimal enam bulan.</p>
<p>Namun, sesuai dengan surat tersebut, vaksin sudah bisa diberikan dengan interval tiga bulan setelah melakukan vaksin dosis pertama dan kedua.</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan surat dari Kemenkes, untuk lansia pemberian vaksin booster ini sudah bisa dengan interval minimal tiga bulan. Namun untuk kategori yang lain, masih minimal enam bulan,&#8221; tuturnya lagi.</p>
<p>Data Dinas Kesehatan, vaksin booster di Kota Padang Panjang baru mencapai 3.41 persen dari target. Jumlah suntikan sebanyak 1.502. Sedangkan total vaksin dosis pertama dan kedua maupun booster sudah mencapai 109,03 persen dengan 96.085 suntikan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/mulai-hari-ini-masyarakat-kota-padang-panjang-sudah-bisa-dapatkan-vaksin-booster/">Mulai Hari Ini, Masyarakat Kota Padang Panjang Sudah Bisa Dapatkan Vaksin Booster</a></strong></p>
<p>&#8220;Mengingat banyaknya manfaat dari pemberian vaksin ini, maka diimbau kepada masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster di gerai-gerai vaksin yang sudah disediakan Pemerintah Kota Padang Panjang,&#8221; tutur Rahmaisa.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Padang Panjang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-bebas-memilih-padang-panjang-sediakan-2-jenis-vaksin-boster/">Warga Bebas Memilih, Padang Panjang Sediakan 2 Jenis Vaksin Boster</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149114</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4,65 Persen Air Minum di Padang Tidak Layak, Masyarakat Diminta Cerdas saat Isi Ulang</title>
		<link>https://langgam.id/465-persen-air-minum-di-padang-tidak-layak-masyarakat-diminta-cerdas-saat-isi-ulang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2021 02:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Air Minum]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=141401</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Asisten I Setdako Padang Edy Hasymi menyatakan sebanyak 4,65 persen air minum di Kota Padang tidak layak untuk konsumsi. Masyarakat diminta agar cerdas memilih terutama air minum isi ulang. Edy menyampaikan itu saat mewakili Walikota Padang dalam kegiatan Review Kinerja Tahunan Program Penurunan Stunting Terintegrasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang di Hotel Pangeran Beach, Selasa (14/12/2021). Edy saat menjadi Key Note Speaker pada kegiatan tersebut mengatakan, salah satu faktor penyebab terjadinya stunting atau gagal tumbuh pada anak adalah karena mengkonsumsi air minum yang tidak memenuhi standar kesehatan. Ia menjelaskan saat ini air tak layak minum di Kota Padang berada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/465-persen-air-minum-di-padang-tidak-layak-masyarakat-diminta-cerdas-saat-isi-ulang/">4,65 Persen Air Minum di Padang Tidak Layak, Masyarakat Diminta Cerdas saat Isi Ulang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong>-Asisten I Setdako Padang Edy Hasymi menyatakan sebanyak 4,65 persen air minum di Kota Padang tidak layak untuk konsumsi. Masyarakat diminta agar cerdas memilih terutama air minum isi ulang.</p>
<p>Edy menyampaikan itu saat mewakili Walikota Padang dalam kegiatan Review Kinerja Tahunan Program Penurunan Stunting Terintegrasi oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang di Hotel Pangeran Beach, Selasa (14/12/2021).</p>
<p>Edy saat menjadi Key Note Speaker pada kegiatan tersebut mengatakan, salah satu faktor penyebab terjadinya stunting atau gagal tumbuh pada anak adalah karena mengkonsumsi air minum yang tidak memenuhi standar kesehatan.</p>
<p>Ia menjelaskan saat ini air tak layak minum di Kota Padang berada di angka 4,65 persen. Air tidak layak minum itu disebabkan karena banyak warga yang mengkonsumsi air minum isi ulang, tanpa memperhatikan kelayakan depot air minum tersebut.</p>
<p>&#8220;Saat ini banyak depot air minum yang kita belum ketahui kualitas airnya, sumber airnya darimana serta higienitas air maupun peralatan depot itu bagaimana,&#8221; katanya dikutip dari infopublik.id, Rabu (15/12/2021).</p>
<p>Ia juga meminta masyarakat untuk lebih cerdas dalam memilih air minum yang layak untuk dikonsumsi dan jangan tergiur dengan harga yang murah.</p>
<p>Dia menjelaskan, hingga saat ini, sumber air minum warga Kota Padang berasal dari aliran PDAM, serta dari sumur atau mata air. Persentasenya pun hampir seimbang. Pengguna PDAM tercatat sebanyak 51 persen, sedangkan 49 persen lainnya melalui sumur atau mata air.</p>
<p>Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, air minum yang tidak higienis dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, seperti Diare, Kolera, Disentri, Hepatitis A, Tipus dan Polio.</p>
<p>&#8220;Air yang tidak bersih atau sarana depot yang tidak bersih menjadi tempat berkembangnya bakteri Ecoli, yang dapat membahayakan terutama terhadap ibu hamil dan anak-anak,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia mengimbau kepada masyarakat untuk membiasakan memasak terlebih dahulu air minum sebelum dikonsumsi. Tujuannya untuk membunuh bakteri-bakteri yang mungkin terdapat dalam air tersebut. <strong>(*/Rahmadi)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/465-persen-air-minum-di-padang-tidak-layak-masyarakat-diminta-cerdas-saat-isi-ulang/">4,65 Persen Air Minum di Padang Tidak Layak, Masyarakat Diminta Cerdas saat Isi Ulang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141401</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Terakhir PPKM Level 4, Begini Kondisi Penyebaran Covid-19 di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/hari-terakhir-ppkm-level-4-begini-kondisi-penyebaran-covid-19-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Aug 2021 04:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[PPKM Level IV]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=121353</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Padang berakhir hari ini, Senin (9/8/2021). Pemerintah biasanya akan mengumumkan kelanjutan pembatasan pada malam hari. Lantas, bagaimana kondisi penyebaran covid-19 di Kota Padang pada hari terakhir penerapan PPKM level 4? Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Padang per tanggal 8 Agustus 2021, tercatat kasus harian covid-19 masih cukup tinggi. Pada Minggu (8/8/2021) kasus harian bertambah 332 orang, sehingga secara kumulatif pasien covid-19 di Kota Padang mencapai 37.365 orang. Meski penambahan kasus masih tinggi, angka kesembuhan di Kota Padang justru lebih banyak yakni 401 orang. Sehingga total pasien sembuh mencapai 32.331</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-terakhir-ppkm-level-4-begini-kondisi-penyebaran-covid-19-di-padang/">Hari Terakhir PPKM Level 4, Begini Kondisi Penyebaran Covid-19 di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Kota Padang berakhir hari ini, Senin (9/8/2021). Pemerintah biasanya akan mengumumkan kelanjutan pembatasan pada malam hari.</p>
<p>Lantas, bagaimana kondisi penyebaran covid-19 di Kota Padang pada hari terakhir penerapan PPKM level 4? Berdasarkan data <a href="https://dinkes.padang.go.id/situasi-terkini-perkembangan-kasus-coronavirus-disease-covid-19-di-kota-padang_08-agustus-2021-update-pukul-1300-wib">Dinas Kesehatan</a> Kota Padang per tanggal 8 Agustus 2021, tercatat kasus harian covid-19 masih cukup tinggi.</p>
<p>Pada Minggu (8/8/2021) kasus harian bertambah 332 orang, sehingga secara kumulatif pasien covid-19 di Kota Padang mencapai 37.365 orang.</p>
<p>Meski penambahan kasus masih tinggi, angka kesembuhan di Kota Padang justru lebih banyak yakni 401 orang. Sehingga total pasien sembuh mencapai 32.331 orang. Sedangkan untuk pasien meninggal bertambah 3 orang sehingga totalnya menjadi 488 orang.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/jokowi-soroti-tingginya-lonjakan-kasus-covid-19-di-5-provinsi-ada-sumbar/">Sumbar Masuk Provinsi dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Presiden: Hati-hati</a></strong></p>
<p>Dari 104 kelurahan yang ada di Kota Padang, saat ini hanya 2 kelurahan yang dinyatakan bebas covid-19 atau tidak ada kasus aktif.</p>
<p>Yakni Kelurahan Teluk Kabung Tengah dan Kelurahan Teluk Kabung Selatan. Jumlah kasus suspek sebanyak 262 orang, terdiri dari 45 orang dirawat dan 218 orang isolasi.</p>
<p>Diketahui, Kota Padang menjadi satu-satunya daerah di Sumatra Barat (Sumbar) yang menerapkan PPKM Level 4. Sumbar juga masih menjadi daerah yang mendapat perhatian khusus pemerintah dalam penyebaran kasus covid-19.</p>
<p>Bahkan per tanggal 6 Agustus 2021, Sumbar termasuk provinsi dengan kasus aktif covid-19 tertinggi secara nasional. Angka kasus aktif di Sumbar mencapai 14.712 kasus.</p>
<p>Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level 4 pada Sabtu (7/8/2021).</p>
<p><iframe title="Buset! Ajo Ungkap Rencana Uda Wagub Audy di Sumatra Barat |  [AJO BUSET TALKSHOW] #2" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/oWNEh9xo5eM?list=PLNRGFMpOWwM7HTFn-_fTA3TRB7AAgAVLs" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-terakhir-ppkm-level-4-begini-kondisi-penyebaran-covid-19-di-padang/">Hari Terakhir PPKM Level 4, Begini Kondisi Penyebaran Covid-19 di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">121353</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Marak Petugas Fogging Minta Uang ke Warga, Ini Kata Dinkes Padang</title>
		<link>https://langgam.id/marak-petugas-fogging-minta-uang-ke-warga-ini-kata-dinkes-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jul 2021 02:48:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=119107</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Keberadaan petugas fogging ilegal di Kota Padang semakin marak. Mereka kerap meminta uang ke warga sehingga menimbulkan keresahan. Dedi, salah seorang warga Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang mengatakan, sempat ia menemukan petugas fogging yang tidak berseragam layaknya petugas fogging dari Dinas Kesehatan. Hanya berbaju kaos, seorang di antaranya menenteng alat penyemprot, dua orang lainnya membawa kotak kardus.Mereka meminta uang kepada setiap pemilik rumah yang selesai mereka semprot. Baca juga: PPKM Level IV di Padang Diperpanjang, Berikut Aturannya &#8220;Saya curiga karena ada kejanggalan, petugasnya tidak mengenakan seragam dan juga minta sumbangan ke warga. Yang saya khawatirkan itu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/marak-petugas-fogging-minta-uang-ke-warga-ini-kata-dinkes-padang/">Marak Petugas Fogging Minta Uang ke Warga, Ini Kata Dinkes Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Keberadaan petugas fogging ilegal di Kota Padang semakin marak. Mereka kerap meminta uang ke warga sehingga menimbulkan keresahan.</p>
<p>Dedi, salah seorang warga Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang mengatakan, sempat ia menemukan petugas fogging yang tidak berseragam layaknya petugas fogging dari Dinas Kesehatan.</p>
<p>Hanya berbaju kaos, seorang di antaranya menenteng alat penyemprot, dua orang lainnya membawa kotak kardus.Mereka meminta uang kepada setiap pemilik rumah yang selesai mereka semprot.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ppkm-level-iv-di-padang-diperpanjang-berikut-aturannya/">PPKM Level IV di Padang Diperpanjang, Berikut Aturannya</a></strong></p>
<p>&#8220;Saya curiga karena ada kejanggalan, petugasnya tidak mengenakan seragam dan juga minta sumbangan ke warga. Yang saya khawatirkan itu pestisidanya. Jika tanpa anjuran atau rekomendasi dari Dinkes tentu berbahaya dan jadi ancaman serius bagi kesehatan. Fogging tanpa rekomendasi Dinkes itu pestisidanya tidak terjamin,&#8221; kata Dedi dilansir dari situs <a href="https://www.facebook.com/DiskominfoKotaPadang/">Kominfo</a> Padang, Minggu (25/7/2021).</p>
<p>Dedi menyebut, ia sempat menanyakan identitas petugas tersebut. Namun, petugas tersebut mengaku sebagai anggota organisasi di salah satu kecamatan.</p>
<p>&#8220;Waktu saya minta dilihatkan surat tugasnya, mereka terkesan mengelak. Ya tentu saya menolak rumahnya disemprot. Tidak mau,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Warga lain, Silvia, juga mengakui hal serupa. Ibu dua anak itu sebelumnya juga pernah didatangi petugas fogging ilegal.</p>
<p>Saat itu, petugas tersebut menawarkan untuk melakukan pengasapan di rumahnya. Namun Silvia Menolak. Ia mengaku bahkan sudah 3 kali mengalami hal serupa.</p>
<p>&#8220;Di komplek saya sudah tiga kali ada fogging tersebut, saya yakin mereka sudah ke kompleks-kompleks lain. Kalau petugas dari Dinkes setahu saya tidak pernah meminta-minta begitu,&#8221; tuturnya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/perpanjang-ppkm-level-iv-hingga-2-agustus-wako-padang-harap-setelah-itu-pandemi-terkendali/">Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus, Wako Padang Harap Setelah Itu Pandemi Terkendali</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani mengimbau warga untuk tidak melayani petugas fogging ilegal tersebut.</p>
<p>&#8220;Ketika ada petugas fogging ilegal ini, Ketua RT kita minta cepat bertindak dan menolak kedatangan mereka,&#8221; kata Kadinkes.</p>
<p>Feri menjelaskan, petugas fogging resmi tidak pernah meminta sumbangan kepada warga saat melakukan penyemprotan. Bahkan petugas datang dengan kendaraan dinas, dilengkapi surat tugas dan berpakaian lengkap.</p>
<p>&#8220;Ini karena sebelum turun ke lokasi, petugas koordinasi dili dengan lurah setempat. Penyemprotan juga dilakukan di hari kerja,&#8221; tuturnya.</p>
<p>&#8220;Untuk fogging tentu harus ada kasus positif dulu di daerah yang akan disemprot. Kemudian dilakukan PE dulu agar dapat nilai ABJ. Jika nilai ABJ kurang dari 95 persen baru ada indikasi fogging, dan sebelum difogging, PSN dulu, jadi semua itu ada protapnya,&#8221; sambung Feri Mulyani.</p>
<p>Ia memastikan pihaknya akan menelusuri kejadian ini. Jika kedapatan, pihaknya akan memprosesnya secara hukum.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/marak-petugas-fogging-minta-uang-ke-warga-ini-kata-dinkes-padang/">Marak Petugas Fogging Minta Uang ke Warga, Ini Kata Dinkes Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119107</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepolisian Diminta Tertibkan Layanan Rapid Test Tak Berizin di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/kepolisian-diminta-tertibkan-layanan-rapid-tes-tak-berizin-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2021 02:06:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rapid Test]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=109974</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan Kota Padang meminta kepolisian untuk segera menertibkan layanan rapid tes tak berizin yang menjamur di Kota Padang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani mengatakan, tempat pelayanan Rapid Tes Antigen harus berada di fasilitas kesehatan resmi seperti klinik. Sedangkan yang berada di luar fasilitas kesehatan harus memenuhi syarat-starat seperti memiliki sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan ketentuan, memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta memilik pengelolaan limbah medis. &#8220;Kita sudah mengunjungi tempat layanan tes cepat yang berada di luar fasilitas kesehatan, ternyata tidak memenuhi persyaratan,&#8221; katanya, Selasa (22/6/2021). Baca juga: Tolak Vaksin Covid-19, ASN di Padang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepolisian-diminta-tertibkan-layanan-rapid-tes-tak-berizin-di-padang/">Kepolisian Diminta Tertibkan Layanan Rapid Test Tak Berizin di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Langgam.id">Langgam.id</a></strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Padang meminta kepolisian untuk segera menertibkan layanan rapid tes tak berizin yang menjamur di Kota Padang.</p>
<p dir="ltr">Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang <a href="https://www.padang.go.id/">Feri Mulyani</a> mengatakan, tempat pelayanan Rapid Tes Antigen harus berada di fasilitas kesehatan resmi seperti klinik.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan yang berada di luar fasilitas kesehatan harus memenuhi syarat-starat seperti memiliki sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan ketentuan, memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta memilik pengelolaan limbah medis.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita sudah mengunjungi tempat layanan tes cepat yang berada di luar fasilitas kesehatan, ternyata tidak memenuhi persyaratan,&#8221; katanya, Selasa (22/6/2021).</p>
<p dir="ltr"><a href="https://langgam.id/tolak-vaksin-covid-19-asn-di-padang-bakal-kena-sanksi/"><strong>Baca juga: Tolak Vaksin Covid-19, ASN di Padang Bakal Kena Sanksi</strong></a></p>
<p dir="ltr">Dikhawatirkan karena tidak memenuhi syarat, hasil tes cepat tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan atau tidak valid, sehingga juga bisa berpotensi menambah penularan covid 19.</p>
<p dir="ltr">Ia meminta kepolisian dapat segera melakukan penindakan terhadap tempat-tempat pelayanan tes Rapid Antigen yang tidak memiliki izin tersebut.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Karena DKK bukan lembaga yang mengeluarkan izin Rapid antigen maka kita tidak punya kewenangan lebih jauh, maka kita minta aparat penegak hukum untuk dapat melakukan penindakan,&#8221; ujarnya.(*/Ela)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kepolisian-diminta-tertibkan-layanan-rapid-tes-tak-berizin-di-padang/">Kepolisian Diminta Tertibkan Layanan Rapid Test Tak Berizin di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Lebaran, Ratusan Pasien Covid-19 di Padang Isolasi di Tempat Karantina</title>
		<link>https://langgam.id/pasca-lebaran-ratusan-pasien-covid-19-di-padang-isolasi-di-tempat-karantina/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 May 2021 04:04:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Karantina]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=106655</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ratusan pasien Covid-19 diisolasi di tempat karantina milik Pemko Padang sejak dibuka Lebaran lalu. &#8220;Rata-rata hari rawat di karantina hanya 6-7 hari,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid, Minggu (29/5). Feri mengklaim, isolasi di tempat karantina membuat waktu dan tingkat kesembuhan pasien lebih cepat dari biasanya. Biasanya, hari rawat di karantina lebih dari satu pekan. Menurut Feri, cepatnya tingkat dan waktu kesembuhan pasien Covid-19 karena kecukupan gizi dan aktifitas fisik yang terkendali selama di karantina. &#8220;Dan rata-rata yang terkonfirmasi positif yakni anak muda, bergejala ringan, dan tanpa gejala,&#8221; ungkap Feri Mulyani. Menariknya, tempat karantina di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-lebaran-ratusan-pasien-covid-19-di-padang-isolasi-di-tempat-karantina/">Pasca Lebaran, Ratusan Pasien Covid-19 di Padang Isolasi di Tempat Karantina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ratusan pasien Covid-19 diisolasi di tempat karantina milik Pemko Padang sejak dibuka Lebaran lalu.</p>
<p>&#8220;Rata-rata hari rawat di karantina hanya 6-7 hari,&#8221; kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid, Minggu (29/5).</p>
<p>Feri mengklaim, isolasi di tempat karantina membuat waktu dan tingkat kesembuhan pasien lebih cepat dari biasanya.</p>
<p>Biasanya, hari rawat di karantina lebih dari satu pekan. Menurut Feri, cepatnya tingkat dan waktu kesembuhan pasien Covid-19 karena kecukupan gizi dan aktifitas fisik yang terkendali selama di karantina.</p>
<p>&#8220;Dan rata-rata yang terkonfirmasi positif yakni anak muda, bergejala ringan, dan tanpa gejala,&#8221; ungkap Feri Mulyani.</p>
<p>Menariknya, tempat karantina di Rumah Nelayan di Koto Tangah memang sengaja didesain seperti suasana di rumah sendiri. Asupan gizi dan makanan para penyintas itu benar-benar diperhatikan.</p>
<p>Dalam sehari, mereka mendapat makan sebanyak tiga kali. Termasuk makanan ringan atau cemilan sebanyak dua kali dalam sehari. Semuanya itu lengkap dengan sayur, buah dan protein.</p>
<p>&#8220;Aktifitas fisik mereka juga terjaga, seperti senam, berjemur, dan sebagainya. Cek kesehatan juga selalu dilakukan,&#8221; pungkas Feri. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasca-lebaran-ratusan-pasien-covid-19-di-padang-isolasi-di-tempat-karantina/">Pasca Lebaran, Ratusan Pasien Covid-19 di Padang Isolasi di Tempat Karantina</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106655</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</title>
		<link>https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 02:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=97618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Padang menurun selama pandemi covid-19. Ia menjelaskan, pada tahun 2020 kasus DBD tercatat sebanyak 292 kasus. Menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 430 kasus. Menurutnya, salah satu penyebab menurunnya kasus DBD adalah pelaksanaa work from home (WFH) yang membuat warga lebih peduli lingkungan. &#8220;Makanya, dari 292 kasus di tahun 2020, 43 kasus di antaranya angka bebas jentiknya di atas 95 persen, dan yang kita fogging sebanyak 249 kasus,&#8221; katanya. Baca juga: Mendag Dijadwal Kunjungi Pasar Raya Padang Besok, Ini Agendanya Sementara itu,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/">Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan <a href="https://www.facebook.com/DiskominfoKotaPadang/">Kota Padang</a> Feri Mulyani menyebut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Padang menurun selama pandemi covid-19.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada tahun 2020 kasus DBD tercatat sebanyak 292 kasus. Menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 430 kasus. Menurutnya, salah satu penyebab menurunnya kasus DBD adalah pelaksanaa work from home (WFH) yang membuat warga lebih peduli lingkungan.</p>
<p>&#8220;Makanya, dari 292 kasus di tahun 2020, 43 kasus di antaranya angka bebas jentiknya di atas 95 persen, dan yang kita fogging sebanyak 249 kasus,&#8221; katanya.</p>
<p><a href="https://langgam.id/mendag-dijadwalkan-kunjungi-pasar-raya-padang-besok-ini-agendanya/"><strong>Baca juga: Mendag Dijadwal Kunjungi Pasar Raya Padang Besok, Ini Agendanya</strong></a></p>
<p>Sementara itu, pada triwulan pertama 2021 tercatat sebanyak 39 kasus DBD. Kadiskes juga mengimbau warga untuk tetap peduli terhadap lingkungan.</p>
<p>&#8220;Apalagi saat ini Padang sudah memiliki SK Wali Kota Gerakan 1 Rumah 1 Jentik, pemantauan jentik di setiap rumah merupakan tanggung jawab pemilik rumah sendiri,&#8221; ujarnya.<strong>(*/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/">Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Suntik Vaksin Dilakukan 2 Kali, Dinkes Sumbar Siapkan 520 Petugas Vaksinator</title>
		<link>https://langgam.id/suntik-vaksin-dilakukan-2-kali-dinkes-sumbar-siapkan-520-petugas-vaksinator/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2021 05:43:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=84902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat (Sumbar) menyiapkan sebanyak 520 orang tenaga pelaksana pemberian vaksin atau vaksinator. Mereka bertugas memberikan vaksin kepada para tenaga kesehatan nantinya. Kepala Bidang Sumber daya Kesehatan Dinkes Sumbar, Lila Yanwar mengatakan, 520 orang vaksinator tersebut akan menjalankan program vaksin Covid-19 di Sumbar. 520 orang tersebut terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang bertugas di RS dan Puskesmas di Sumbar. &#8220;Sekarang ada 520 orang vaksinator yang sudah kita latih di Bapelkes Batam,&#8221; katanya, Baca juga: 36.920 Vaksin Tiba di Sumbar, Pemprov Tunggu Arahan Pusat Soal Vaksinasi Ia menjelaskan peyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskuler atau injeksi ke dalam</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suntik-vaksin-dilakukan-2-kali-dinkes-sumbar-siapkan-520-petugas-vaksinator/">Suntik Vaksin Dilakukan 2 Kali, Dinkes Sumbar Siapkan 520 Petugas Vaksinator</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>-Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat (Sumbar) menyiapkan sebanyak 520 orang tenaga pelaksana pemberian vaksin atau vaksinator. Mereka bertugas memberikan vaksin kepada para tenaga kesehatan nantinya.</p>
<p dir="ltr">Kepala Bidang Sumber daya Kesehatan Dinkes Sumbar, Lila Yanwar mengatakan, 520 orang vaksinator tersebut akan menjalankan program vaksin Covid-19 di Sumbar. 520 orang tersebut terdiri dari dokter, perawat dan bidan yang bertugas di RS dan Puskesmas di Sumbar.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sekarang ada 520 orang vaksinator yang sudah kita latih di Bapelkes Batam,&#8221; katanya,</p>
<p dir="ltr"><a href="https://langgam.id/36-920-vaksin-tiba-di-sumbar-pemprov-tunggu-arahan-pusat-soal-vaksinasi/"><strong>Baca juga: 36.920 Vaksin Tiba di Sumbar, Pemprov Tunggu Arahan Pusat Soal Vaksinasi</strong></a></p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan peyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskuler atau injeksi ke dalam otot tubuh. Sama dengan cara penyuntikkan vaksin yang ada sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">Walau demikian, Dinkes <a href="http://sumbarprov.go.id">Sumbar</a> tetap memberikan pelatihan untuk penyegaran skill dan kemampuan vaksinator. &#8220;Karena ada sedikit perbedaan tata cara penyimpanan dan efek samping vaksin,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, satu orang vaksinator bisa mengerjakan 40 sampai 70 suntikan. Adapun tahap pertama vaksinasi akan dilakukan pada bulan Januari-April 2021.</p>
<p dir="ltr">Tahap pertama vaksin akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan, baik itu PNS, swasta maupun relawan yang terdata di Dinkes Sumbar. Nakes yang akan divaksin adalah mereka yang belum pernah positif covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nakes yang pernah positif tidak perlu divaksin lagi karena sudah terbentuk kekebalan di dalam tubuhnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sebelumnya diketahui, 36.920 dosis vaksin sinovac tiba di Kota Padang pagi ini. Vaksin tersebut dikirim dari Biofarma Bandung dengan pengawalan dari Mako Brimob Polri.</p>
<p dir="ltr">Pelaksanaan vaksinasi masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Karena sampai saat ini Kementerian Kesehatan harus menunggu perizinan dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).</p>
<p dir="ltr">Dinas Kesehatan Sumbar mencatat tenaga kesehatan dan relawan yang akan mendapatkan vaksin sebanyak 18 ribu orang.<strong>(Rahmadi/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suntik-vaksin-dilakukan-2-kali-dinkes-sumbar-siapkan-520-petugas-vaksinator/">Suntik Vaksin Dilakukan 2 Kali, Dinkes Sumbar Siapkan 520 Petugas Vaksinator</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">84902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Corona, Dinas Kesehatan Sumbar Buka Posko Covid-19</title>
		<link>https://langgam.id/antisipasi-corona-dinas-kesehatan-sumbar-buka-posko-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2020 15:31:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=31310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat (Sumbar) mendirikan Posko Covid-19 untuk meningkatkan kewaspadaan terkait wabah Virus Corona. Posko itu berada di lantai satu Kantor Dinkes Sumbar dan buka setiap jam kerja. Paosko itu difungsikan untuk memantau perkembangan kasus Virus Corona di Sumbar. Termasuk, ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan mendapatkan informasi terkait Virus Corona. “WHO sudah menyatakan Pandemi Covid-19, maka peningkatan kewaspadaan perlu dilakukan. Salah satunya dengan mendirikan posko,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumbar, Linarni Jamil kepada Langgam.id, Jumat (13/3/2020). Tidak hanya itu, menurut Linarni, Posko Covid-19 juga didirikan di setiap Kantor Dinkes di kabupaten/kota</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-corona-dinas-kesehatan-sumbar-buka-posko-covid-19/">Antisipasi Corona, Dinas Kesehatan Sumbar Buka Posko Covid-19</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong><span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://dinkes.sumbarprov.go.id/">Dinas Kesehatan (Dinkes)</a></span> Sumatra Barat (Sumbar) mendirikan Posko Covid-19 untuk meningkatkan kewaspadaan terkait wabah Virus Corona. Posko itu berada di lantai satu Kantor Dinkes Sumbar dan buka setiap jam kerja.</p>
<p>Paosko itu difungsikan untuk memantau perkembangan kasus Virus Corona di Sumbar. Termasuk, ruang bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan mendapatkan informasi terkait Virus Corona.</p>
<p>“WHO sudah menyatakan Pandemi Covid-19, maka peningkatan kewaspadaan perlu dilakukan. Salah satunya dengan mendirikan posko,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sumbar, Linarni Jamil kepada <span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a></span>, Jumat (13/3/2020).</p>
<p>Tidak hanya itu, menurut Linarni, Posko Covid-19 juga didirikan di setiap Kantor Dinkes di kabupaten/kota di Sumbar. Setiap wartawan dapat mengupdate data perkembangan penanganan kasus corona di wilayah Sumbar.</p>
<p>“Kemudian posko ini juga menerima <em>notifikasi</em> orang dalam pemantauan melalui <em>Health Alert Card</em> (HAC) yang diberikan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Kartu ini akan diteruskan ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota untuk memantau orang yang pulang dari luar negeri,” ungkapnya.</p>
<p>Hingga saat ini, Dinkes Sumbar mencatat sebanyal 162 warga sedang dalam pemantauan untuk antisipasi penyebaran Virus Corona. Ratusan orang itu diketahui memiliki riwayat perjalanan luar negeri.</p>
<p>“Semua warga yang pulang dari negara atau daerah yang terjangkit (Virus Corona), kami akan langsung memasukkan ke kriteria orang dalam pemantauan. Jadi, semua kami pantau dari HAC,” jelasnya.</p>
<p>Pasca meninggalnya seorang pasien yang disebut Dinkes <em>suspect</em> Covid-19, hingga saat ini belum ada keputusan terkait penetapan status untuk wilayah Sumbar dengan adanya Wabah Virus Corona tersebut.</p>
<p>Rapat koordinasi bersama Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit serta Forkompimda akan segera dilaksanakan. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-corona-dinas-kesehatan-sumbar-buka-posko-covid-19/">Antisipasi Corona, Dinas Kesehatan Sumbar Buka Posko Covid-19</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">31310</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</title>
		<link>https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2019 03:06:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=22321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang bocah berumur tiga tahun, atas nama Bagas asal Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya yang sebelumnya sempat dirawat intensif akibat terjangkit penyakit  Demam Berdarah Dengue (DBD) dinyatakan meninggal dunia. Bagas merupakan salah satu dari dua korban yang terjangkit DBD di Dharmasraya meninggal dunia. Sebelumnya, Riani (27) dinyatakan meninggal dunia juga disebabkan DBD. Diketahui, Bagas sempat dirawat di Puskesmas Koto Besar, dan diagnosa mengalami DBD, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Rahmadian menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan fogging di tiga jorong, yaitu Jorong Koto Tangah, Koto</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/">Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang bocah berumur tiga tahun, atas nama Bagas asal Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya yang sebelumnya sempat dirawat intensif akibat terjangkit penyakit  Demam Berdarah Dengue (DBD) dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Bagas merupakan salah satu dari dua korban yang terjangkit DBD di Dharmasraya meninggal dunia. <a href="https://langgam.id/seorang-warga-dharmasraya-meninggal-setelah-terjangkit-dbd-1-lagi-dirawat-intensif/">Sebelumnya, Riani (27) dinyatakan meninggal dunia juga disebabkan DBD</a>.</p>
<p>Diketahui, Bagas sempat dirawat di Puskesmas Koto Besar, dan diagnosa mengalami DBD, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Rahmadian menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan <em>fogging</em> di tiga jorong, yaitu Jorong Koto Tangah, Koto Panjang dan Durian Gadang.</p>
<p>Dinkes, kata Rahmadian juga akan melakukan investigasi untuk meneliti secara <em>epidemologis</em> dalam upaya mencari tahu peta penyebaran penyakit DBD di Dharmasraya.</p>
<p>“Hasil investigasi itu akan menjadi pijakan bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan terkait penanganan lanjutan,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Selasa (31/12/2019).</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta agar Dinas Kesehatan beserta jajaran untuk waspada penyebaran penyakit demam berdarah.</p>
<p>Sutan Riska meminta agar segera melakukan antisipasi dengan melaksanakan gerakan 3M (menguras, mengubur dan membuang genangan air) yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyebaran nyamuk demam berdarah.</p>
<p>“Kita semua harus waspada dan segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak kita inginkan,” ujarnya.</p>
<p>Dia juga mengimbau, agar masyarakat yang mengalami gejala penyakit demam berdarah, agar segera melapor ke petugas kesehatan terdekat. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/">Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22321</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/40 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-18 04:23:37 by W3 Total Cache
-->