<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita DBD Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/dbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/dbd/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 03 Nov 2024 02:35:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita DBD Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/dbd/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Antisipasi DBD, Puskesmas Tanjung Makmur Lakukan Fogging di Kecamatan Silaut</title>
		<link>https://langgam.id/antisipasi-dbd-puskesmas-tanjung-makmur-lakukan-fogging-di-kecamatan-silaut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 03 Nov 2024 05:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215069</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan melalui Puskesmas Tanjung Makmur melakukan fogging atau pengasapan di Kecamatan Silaut. Pengasapan dilakukan di area pemukiman penduduk dengan radius minimal 200 meter dari lokasi pasien yang terinfeksi DBD, sesuai wilayah tugas Puskesmas Tanjung Makmur. Kepala Puskesmas Tanjung Makmur, Yulia Nilawati, menjelaskan fogging adalah pengasapan menggunakan insektisida untuk membunuh nyamuk, khususnya yang berpotensi menularkan DBD. “Upaya ini kami lakukan agar penyebaran nyamuk penyebab DBD tidak meluas dan menulari penduduk lain di sekitar kasus teridentifikasi dalam radius 200 meter,” ujar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-dbd-puskesmas-tanjung-makmur-lakukan-fogging-di-kecamatan-silaut/">Antisipasi DBD, Puskesmas Tanjung Makmur Lakukan Fogging di Kecamatan Silaut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dalam upaya mengantisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh nyamuk <em>Aedes aegypti</em>, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan melalui Puskesmas Tanjung Makmur melakukan fogging atau pengasapan di Kecamatan Silaut.</p>



<p>Pengasapan dilakukan di area pemukiman penduduk dengan radius minimal 200 meter dari lokasi pasien yang terinfeksi DBD, sesuai wilayah tugas Puskesmas Tanjung Makmur.</p>



<p>Kepala Puskesmas Tanjung Makmur, Yulia Nilawati, menjelaskan fogging adalah pengasapan menggunakan insektisida untuk membunuh nyamuk, khususnya yang berpotensi menularkan DBD.</p>



<p>“Upaya ini kami lakukan agar penyebaran nyamuk penyebab DBD tidak meluas dan menulari penduduk lain di sekitar kasus teridentifikasi dalam radius 200 meter,” ujar Yulia.</p>



<p>Namun, Yulia juga menekankan bahwa fogging hanya efektif untuk membunuh nyamuk dewasa, sementara larva, telur, dan jentik tidak terpengaruh.</p>



<p>“Oleh karena itu, pencegahan DBD akan lebih optimal jika pengasapan ini diikuti dengan pemberantasan sarang nyamuk,” jelasnya, dicuplik dari <em>Pesisirselatankab.go.id, </em>Minggu (3/11/2024).</p>



<p>Dia menambahkan bahwa fogging dilakukan sesuai ketentuan, terutama jika terdapat kasus penularan DBD di suatu wilayah dengan radius minimal 200 meter.</p>



<p>“Melalui fogging ini, kami berharap dapat mencegah penyebaran DBD yang ditularkan nyamuk dewasa. Namun, kami juga mendorong masyarakat untuk membasmi tempat-tempat yang bisa menjadi sarang larva, telur, dan jentik nyamuk, seperti dengan menguras bak mandi, menimbun kaleng bekas, dan lain-lain,” tutup Yulia. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/antisipasi-dbd-puskesmas-tanjung-makmur-lakukan-fogging-di-kecamatan-silaut/">Antisipasi DBD, Puskesmas Tanjung Makmur Lakukan Fogging di Kecamatan Silaut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215069</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Padang Catat 395 Kasus DBD pada Januari-September 2024</title>
		<link>https://langgam.id/dinkes-padang-catat-395-kasus-dbd-pada-januari-september-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Oct 2024 13:06:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213765</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang mencatat, hingga September 2024 ditemukan ada sebanyak 395 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah tersebut. Rinciannya yaitu Januari ada 48 kasus, Februari 40 kasus, Maret 34 kasus, April 36 kasus, Mei 47 kasus, Juni 50 kasus, Juli 49 kasus, Agustus 47 kasus dan September ada 44 kasus. Berdasarkan data tersebut, Dinas Kesehatan Padang pun mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus. Sub Koordinator Pencegahan dan pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Padang, Evawestari mengatakan, menjaga lingkungan harus menjadi prioritas bersama dan memerlukan dukungan dari semua sektor, termasuk kelurahan dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-padang-catat-395-kasus-dbd-pada-januari-september-2024/">Dinkes Padang Catat 395 Kasus DBD pada Januari-September 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang mencatat, hingga September 2024 ditemukan ada sebanyak 395 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di daerah tersebut.  </p>



<p>Rinciannya yaitu Januari ada 48 kasus, Februari 40 kasus, Maret 34 kasus, April 36 kasus, Mei 47 kasus, Juni 50 kasus, Juli 49 kasus, Agustus 47 kasus dan September ada 44 kasus.</p>



<p>Berdasarkan data tersebut, Dinas Kesehatan Padang pun mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus.</p>



<p>Sub Koordinator Pencegahan dan pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Padang, Evawestari mengatakan, menjaga lingkungan harus menjadi prioritas bersama dan memerlukan dukungan dari semua sektor, termasuk kelurahan dan kecamatan.</p>



<p>Kemudian terang Evawestari, untuk pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), pihaknya telah melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan gotong-royong di lokasi-lokasi yang perlu dibersihkan, dan setelah itu akan dilakukan fogging.</p>



<p>&#8220;Jika terdapat lebih dari satu rumah yang memiliki jentik, dan tingkatnya melebihi 5 persen, maka perlu dilakukan fogging. Namun, jika hanya satu rumah yang memiliki jentik dan masih dalam batas 5 persen, berarti rumah lainnya bersih, sehingga perhatian harus lebih difokuskan pada pemilik rumah yang terjangkit,&#8221; ujar Evawestari dalam keterangannya, Senin (14/10/2024).</p>



<p>Ia menjelaskan, bahwa hal yang tidak kalah penting adalah melaksanan 3 M Plus. Yaitu menguras bak mandi, menutup tempat-tempat penampungan air, dan yang ketiga mendaur ulang barang-barang bekas.</p>



<p>&#8220;Untuk plusnya menggunakan kawat kasa di ventilasi rumah, menggunakan baju lengan panjang, kemudian menggunakan lotion dan obat anti nyamuk,&#8221; bebernya.</p>



<p>Selain itu, Dinkes Kota Padang juga mengimbau kepada masyarakat untuk memaksimalkan program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik) yang bertanggung jawab terhadap kebersihan rumah tersebut.</p>



<p>&#8220;Penyuluhan dan sosialisasi di puskesmas serta posyandu juga terus digencarkan. Kita mengajak masyarakat peduli terhadap kebersihan lingkungan serta berprilaku hidup sehat,&#8221; tuturnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dinkes-padang-catat-395-kasus-dbd-pada-januari-september-2024/">Dinkes Padang Catat 395 Kasus DBD pada Januari-September 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD di Padang Turun, Dinkes Tetap Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan</title>
		<link>https://langgam.id/kasus-dbd-di-padang-turun-dinkes-tetap-imbau-warga-jaga-kebersihan-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 13:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=203497</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kasus demam berdarah dengue (DBD) Kota Padang di awal 2024 ini mengalami penurunan dibandingkan 2023 lalu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, total kasus DBD di Padang dari Januari-April 2024 mencapai 158. Rincian kasus DBD pada 2024 tersebut yaitu 48 kasus di Januari, 40 kasus di Februari, 34 kasus di Maret, dan 36 kasus sepanjang April. Sementara itu, pada Januari-April 2023, total kasus DBD di Kota Padang mencapai 185. Rinciannya, 55 kasus di Januari, 56 kasus Februari, 33 kasus Maret, dan 41 kasus sepanjang April. &#8220;Dari tahun kemarin kalau dari bulan ke bulannya itu, Alhamdulillah (kasus DBD) mengalami penurunan,&#8221; ujar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-dbd-di-padang-turun-dinkes-tetap-imbau-warga-jaga-kebersihan-lingkungan/">Kasus DBD di Padang Turun, Dinkes Tetap Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kasus demam berdarah dengue (DBD) Kota Padang di awal 2024 ini mengalami penurunan dibandingkan 2023 lalu. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, total kasus DBD di Padang dari Januari-April 2024 mencapai 158.</p>



<p>Rincian kasus DBD pada 2024 tersebut yaitu 48 kasus di Januari, 40 kasus di Februari, 34 kasus di Maret, dan 36 kasus sepanjang April.</p>



<p>Sementara itu, pada Januari-April 2023, total kasus DBD di Kota Padang mencapai 185. Rinciannya, 55 kasus di Januari, 56 kasus Februari, 33 kasus Maret, dan 41 kasus sepanjang April.</p>



<p>&#8220;Dari tahun kemarin kalau dari bulan ke bulannya itu, Alhamdulillah (kasus DBD) mengalami penurunan,&#8221; ujar Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Padang, Evawestari, dilansir dari laman Facebook Diskominfo Padang, Kamis (16/5/2024).</p>



<p>Meski kasus DBD menurun, terang Evawestari, pihaknya tetap mengimbau warga untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Kalau untuk DBD ini dipengaruhi beberapa faktor di antaranya kondisi alam dan juga kepedulian masyarakat dengan kebersihan. Apabila masyarakat kurang peduli dengan kebersihan lingkungan bisa saja kasus menjadi,&#8221; bebernya.</p>



<p>Menurut Evawestari, kebersihan lingkungan harus jadi perhatian bersama dan butuh dukungan dari semua sektor, seperti dari pihak kelurahan dan kecamatan. Salah satunya lewat kegiatan Padang Bagoro, salah satu kegiatan yang dapat menekan angka DBD.</p>



<p>Dalam melaksanakan kegiatan Padang Bagoro, kata dia, yang dibersihkan bukan hanya sampah kertas dan rumput saja tapi juga tempat-tempat perindukan jentik. Seperti kaleng bekas dan barang-barang bekas yang bisa jadi genangan air.</p>



<p>Hal yang tidak kalah penting adalah melaksanakan 3 M Plus. Yaitu menguras bak mandi, menutup kalau ada tempat-tempat penampungan air, dan yang ketiga mendaur ulang barang-barang bekas.</p>



<p>&#8220;Untuk plusnya menggunakan kawat kasa di ventilasi rumah, menggunakan baju lengan panjang, kemudian menggunakan lotion dan obat anti nyamuk,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Evawestari juga mengimbau kepada masyarakat untuk memaksimalkan program satu rumah satu juru pemantau jentik (Jumantik) yang bertanggung jawab terhadap kebersihan rumah tersebut.</p>



<p>&#8220;Kalau dulu kader Jumantik. Sekarang kalau sudah satu rumah satu Jumantik, yang pemilik rumah itu bertanggung jawab. Kader hanya memonitor, mengawasi, dan mengingatkan warga,&#8221; ucapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-dbd-di-padang-turun-dinkes-tetap-imbau-warga-jaga-kebersihan-lingkungan/">Kasus DBD di Padang Turun, Dinkes Tetap Imbau Warga Jaga Kebersihan Lingkungan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203497</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penderita DBD Meningkat di Padang, Andre Rosiade Minta Tim Gerindra Sumbar Gelar Fogging</title>
		<link>https://langgam.id/penderita-dbd-meningkat-di-padang-andre-rosiade-minta-tim-gerindra-sumbar-gelar-fogging/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Aug 2022 10:29:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Rosiade]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Gerindra]]></category>
		<category><![CDATA[Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=161115</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Meningkatnya jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang membuat warga cemas. Termasuk Ketua RW 14 Lubuk Buaya, Heri Datuk Batuah. Satu per satu warganya dibawa ke rumah sakit karena penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu. Heri tak mau tinggal diam dan membiarkan warganya berjatuhan. Dia mencoba menghubungi anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade. Heri ingat, beberapa waktu lalu tim DPD Gerindra Sumbar melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk penyebab DBD di banyak titik di Kota Padang. &#8220;Saya coba WA langsung pak Andre Rosiade, Alhamdulillah dibalas. Beliau</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penderita-dbd-meningkat-di-padang-andre-rosiade-minta-tim-gerindra-sumbar-gelar-fogging/">Penderita DBD Meningkat di Padang, Andre Rosiade Minta Tim Gerindra Sumbar Gelar Fogging</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Meningkatnya jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang membuat warga cemas. Termasuk Ketua RW 14 Lubuk Buaya, Heri Datuk Batuah. Satu per satu warganya dibawa ke rumah sakit karena penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu.</p>
<p>Heri tak mau tinggal diam dan membiarkan warganya berjatuhan. Dia mencoba menghubungi anggota DPR RI asal Sumbar, Andre Rosiade. Heri ingat, beberapa waktu lalu tim DPD Gerindra Sumbar melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk penyebab DBD di banyak titik di Kota Padang.</p>
<p>&#8220;Saya coba WA langsung pak Andre Rosiade, <em>Alhamdulillah</em> dibalas. Beliau langsung meminta timnya yang dipimpin pak Zulkifli turun ke RW 14 ini. Sekitar 6 RT di-fogging oleh tim dengan peralatan yang lengkap dan bahan yang baik. Semoga bisa menghindarkan warga kami dari bahaya nyamuk DBD,” ujar Heri yang mengaku salut dengan Andre Rosiade.</p>
<p>Heri mewakili warga di RW-nya sangat berterima kasih kepada Andre Rosiade dan Partai Gerindra yang begitu responsif membantu warga. Karena DBD semakin mengkhawatirkan dan harus segera diselesaikan.</p>
<p>&#8220;Terima kasih pak Andre dan tim serta Partai Gerindra. Sudah turun ke daerah kami melakukan pengawasapan,” ucap Heri yang didampingi Ketua RT 05 Musriadi dan Ketua RT 04 Sandi.</p>
<p>Ketua RT 05, Musriadi  juga mengucapkan terima kasih kepada Andre Rosiade dan tim yang bertugas. “Mudah-mudahan, menjadi amal ibadah hendaknya bagi semua yang terlibat, terutama pak Andre Rosiade. Semoga pak Andre Rosiade terus berlanjut karirnya di politik, baik sebagai anggota DPR RI atau lainnya,” ujar Musriadi yang turun bersama Tim Fogging Partai Gerindra Sumbar di lapangan.</p>
<p>Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Lubuk Buaya, Dasril Aciak mengatakan, terima kasih kepada Andre Rosiade dan tim yang telah turun melakukan fogging di Lubuk Buaya. Sebuah langkah hebat dari Gerindra yang cepat tanggap terhadap keluhan warga.</p>
<p>“Saya juga menghubungi pak Andre Rosiade. Kami pengurus LPM dan warga RW 14 Kompleks Pondok Citra Pratama mengucapkan terimakasih kepada pak Andre Rosiade yang sudah cepat tanggap terhadap laporan kami. Bahwa 4 warga telah terdampak DBD dan 1 orang meninggal dunia. Semoga menjadi amal jariyah. Aamiin,” katanya yang meminta Andre Rosiade dapat bersilaturahmi dengan LPM dan RW serta RT di Lubuk Buaya.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD Gerindra Sumbar, Zulkifli yang langsung memimpin tim menyebutkan, saat ini permintaan fogging meningkat kembali di Kota Padang. Hal ini dikarenakan banyaknya warga yang terkena DBD dan ketakutan karena saat ini curah hujan sedang tinggi. Tentu akan mengakibatkan genangan tempat bersarang nyamuk.</p>
<p>“Kami mendapatkan instruksi dari Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade, untuk turun memberikan pelayanan fogging ke kompleks-kompleks warga. Hari ini ada 6 RT di RW 14 Lubukbuaya. Semoga ini efektif membantu warga terhindar dari DBD,” ujar Zulkifli yang juga Ketua Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang.</p>
<p>Lalu, Andre Rosiade menyebutkan, DBD merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat, termasuk di Kota Padang. Dia mengaku sering mendapatkan informasi warga yang dirawat karena DBD dan permintaan bantuan fogging. Untuk itu dia meminta Tim DPD Gerindra membentuk tim fogging, agar sewaktu-waktu bisa diturunkan.</p>
<p>“Saat kami mendapatkan laporan, langsung minta tim turun ke lokasi. Alhamdulilah, bisa di-fogging di 6 RT di sana. Semoga bisa membantu warga terhindar dari DBD. Paling tidak, mampu mengurangi kecemasan warga. Apalagi saat ini hujan sering turun di Padang dan Sumbar umumnya,” ujar Andre.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/ini-tanggapan-andre-rosiade-usai-prabowo-dapat-4-bintang-kehormatan-utama/">Ini Tanggapan Andre Rosiade Usai Prabowo Dapat 4 Bintang Kehormatan Utama</a></strong></p>
<p>Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, kata Andre, warga diminta tetap patuh pada 3M, yaitu  menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang bekas. “Tentunya dengan tetap menjaga kebersihan di rumah dan lingkungan sekitar,” katanya. <strong>(Advetorial)</strong></p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/penderita-dbd-meningkat-di-padang-andre-rosiade-minta-tim-gerindra-sumbar-gelar-fogging/">Penderita DBD Meningkat di Padang, Andre Rosiade Minta Tim Gerindra Sumbar Gelar Fogging</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</title>
		<link>https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2021 02:01:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=97618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani menyebut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Padang menurun selama pandemi covid-19. Ia menjelaskan, pada tahun 2020 kasus DBD tercatat sebanyak 292 kasus. Menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 430 kasus. Menurutnya, salah satu penyebab menurunnya kasus DBD adalah pelaksanaa work from home (WFH) yang membuat warga lebih peduli lingkungan. &#8220;Makanya, dari 292 kasus di tahun 2020, 43 kasus di antaranya angka bebas jentiknya di atas 95 persen, dan yang kita fogging sebanyak 249 kasus,&#8221; katanya. Baca juga: Mendag Dijadwal Kunjungi Pasar Raya Padang Besok, Ini Agendanya Sementara itu,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/">Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Kepala Dinas Kesehatan <a href="https://www.facebook.com/DiskominfoKotaPadang/">Kota Padang</a> Feri Mulyani menyebut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Padang menurun selama pandemi covid-19.</p>
<p>Ia menjelaskan, pada tahun 2020 kasus DBD tercatat sebanyak 292 kasus. Menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 yaitu 430 kasus. Menurutnya, salah satu penyebab menurunnya kasus DBD adalah pelaksanaa work from home (WFH) yang membuat warga lebih peduli lingkungan.</p>
<p>&#8220;Makanya, dari 292 kasus di tahun 2020, 43 kasus di antaranya angka bebas jentiknya di atas 95 persen, dan yang kita fogging sebanyak 249 kasus,&#8221; katanya.</p>
<p><a href="https://langgam.id/mendag-dijadwalkan-kunjungi-pasar-raya-padang-besok-ini-agendanya/"><strong>Baca juga: Mendag Dijadwal Kunjungi Pasar Raya Padang Besok, Ini Agendanya</strong></a></p>
<p>Sementara itu, pada triwulan pertama 2021 tercatat sebanyak 39 kasus DBD. Kadiskes juga mengimbau warga untuk tetap peduli terhadap lingkungan.</p>
<p>&#8220;Apalagi saat ini Padang sudah memiliki SK Wali Kota Gerakan 1 Rumah 1 Jentik, pemantauan jentik di setiap rumah merupakan tanggung jawab pemilik rumah sendiri,&#8221; ujarnya.<strong>(*/Ela)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pandemi-covid-19-kasus-dbd-di-padang-turun/">Pandemi Covid-19, Kasus DBD di Padang Turun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">97618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musim Hujan, Dinkes Kota Payakumbuh Imbau Warga Waspadai DBD</title>
		<link>https://langgam.id/musim-hujan-dinkes-kota-payakumbuh-imbau-warga-waspadai-dbd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2020 08:03:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Payakumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=52188</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar) mengimbau seluruh warga di daerah itu untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena musim hujan sudah mulai datang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr Bakhrizal menyebutkan, saat musim hujan ini, DBD perlu diwaspadai, apalagi kasus Covid-19 juga belum selesai. &#8220;Akan dobel pekerjaan kita di lapangan nanti, baik Covid-19 atau DBD, keduanya sama-sama bisa merengut nyawa serta sama-sama bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak kecil hingga orang tua,&#8221; ujarnya dikutip dari website berita.payakumbuh.go.id, Kamis (23/7/2020). Untuk itu, kata Bakhrizal, perlu dilakukan upaya pencegahan agar tidak ada warga yang terinfeksi DBD.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/musim-hujan-dinkes-kota-payakumbuh-imbau-warga-waspadai-dbd/">Musim Hujan, Dinkes Kota Payakumbuh Imbau Warga Waspadai DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/"><strong>Langgam.id</strong> </a>&#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar) mengimbau seluruh warga di daerah itu untuk mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) karena musim hujan sudah mulai datang.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr Bakhrizal menyebutkan, saat musim hujan ini, DBD perlu diwaspadai, apalagi kasus Covid-19 juga belum selesai.</p>
<p>&#8220;Akan dobel pekerjaan kita di lapangan nanti, baik Covid-19 atau DBD, keduanya sama-sama bisa merengut nyawa serta sama-sama bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak kecil hingga orang tua,&#8221; ujarnya dikutip dari website <a href="http://berita.payakumbuh.go.id">berita.payakumbuh.go.id</a>, Kamis (23/7/2020).</p>
<p>Untuk itu, kata Bakhrizal, perlu dilakukan upaya pencegahan agar tidak ada warga yang terinfeksi DBD. &#8220;Musim hujan, itu waktunya nyamuk berkembang biak, ini yang perlu kita waspadai,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Berikut 4M+ sebagai salah satu upaya mencegah agar tak terinfeksi DBD menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Bakhrizal;</p>
<h4>1. Menguras</h4>
<p>Sebaiknya menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, kolam, dan lainnya. Usahakan membersihkan tempat-tempat tersebut minimal satu kali seminggu.</p>
<p>“Asal tahu saja, nyamuk <em>aedes aegypti</em> menyukai genangan air bersih. Mereka akan bertelur di tempat tersebut.” paparnya.</p>
<h4>2. Menutup</h4>
<p>Selanjutnya, tutup rapat-rapat semua tempat penampungan air seperti gentong air dan lainnya. Opsi lainnya, bisa memposisikan ember terbalik agar tidak ada genangan air di dalamnya.</p>
<h4>3. Mendaur ulang atau mengubur barang bekas.</h4>
<p>Warga bisa memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas seperti kaleng dan botol bekas. Bisa memanfaatkan barang bekas tersebut sebagai pot bunga atau lainnya. Selain mengurangi tempat-tempat yang berpotensi menjadi wadah air, daur ulang tersebut bisa mengurangi jumlah sampah plastik. Opsi lainnya, warga bisa mengubur barang bekas yang tidak bisa didaur ulang. Pastikan mengubur barang-barang tidak terpakai tersebut cukup dalam.</p>
<h4>4. Memantau</h4>
<p>Langkah selanjutnya, wajib memantau jentik-jentik nyamuk pembawa penyakit demam berdarah ini. Bila menemukan sarang nyamuk <em>aedes aegypti</em> segera bersihkan. Selain itu, sebaiknya menaburkan bubuk <em>abate</em> pada tempat penampungan air. Warga juga bisa menggunakan obat anti nyamuk untuk mengusir nyamuk yang datang.</p>
<p>Selain itu, jelas Bakhrizal, sebaiknya membuka jendela dan pintu rumah agar sirkulasi udara tetap baik. Bila perlu pasang kelambu di tempat tidur. Kelambu tersebut bisa mencegah nyamuk menggigit kita ketika tidur di siang atau malam hari.</p>
<p>“Yang tidak kalah penting, kita harus menjaga kebersihan badan dengan mandi teratur, jangan lupa terus waspada,” katanya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/musim-hujan-dinkes-kota-payakumbuh-imbau-warga-waspadai-dbd/">Musim Hujan, Dinkes Kota Payakumbuh Imbau Warga Waspadai DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">52188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>6 Bulan, 64 Kasus DBD Ditemukan di Agam</title>
		<link>https://langgam.id/6-bulan-64-kasus-dbd-ditemukan-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jul 2020 09:23:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=49782</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 64 kasus demam berdarah dengue (DBD) ditemukan sepanjang Januari-Juni 2020 di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Namun, jumlah tersebut menurun dibanding tahun lalu selama periode yang sama. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Agam, Tri Pipo mengatakan, pada Januari hingga Juni 2019, tercatat 91 penderita DBD. &#8220;Kasus saat ini, berdasarkan laporan dari tiap Puskesmas terbanyak ditemukan di pasar tradisional,&#8221; katanya, Kamis (9/7/2020). Penyebarannya mencakup wilayah kerja 10 puskesmas dari 23 puskesmas di Kabupaten Agam. Untuk 13 puskesmas sisanya masih nihil kasus sejauh ini. &#8220;Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pasien DBD di Agam. Kami mengimbau warga agar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/6-bulan-64-kasus-dbd-ditemukan-di-agam/">6 Bulan, 64 Kasus DBD Ditemukan di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Sebanyak 64 kasus demam berdarah dengue (DBD) ditemukan sepanjang Januari-Juni 2020 di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Namun, jumlah tersebut menurun dibanding tahun lalu selama periode yang sama.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Agam, Tri Pipo mengatakan, pada Januari hingga Juni 2019, tercatat 91 penderita DBD.</p>
<p>&#8220;Kasus saat ini, berdasarkan laporan dari tiap Puskesmas terbanyak ditemukan di pasar tradisional,&#8221; katanya, Kamis (9/7/2020).</p>
<p>Penyebarannya mencakup wilayah kerja 10 puskesmas dari 23 puskesmas di Kabupaten Agam. Untuk 13 puskesmas sisanya masih nihil kasus sejauh ini. &#8220;Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pasien DBD di Agam. Kami mengimbau warga agar lebih waspada terhadap wabah penyakit DBD ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Demi menekan penyebaran DBD, pihaknya bakal lebih gencar dan intens ke lapangan melakukan pemeriksaan lingkungan dengan target pemusnahan jentik. Pihaknya mengerahkan 100 petugas pemeriksa jentik nyamuk aedes aegypti di rumah warga apabila ada laporan DBD.</p>
<p>&#8220;Satu petugas akan memeriksa 10 rumah setiap hari selama satu minggu. Pemeriksaan jentik nyamuk juga dilakukan di sekolah, sarana ibadah dan kantor pemerintahan,&#8221; paparnya.<strong> (*/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/6-bulan-64-kasus-dbd-ditemukan-di-agam/">6 Bulan, 64 Kasus DBD Ditemukan di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">49782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasaman Barat Cegah DBD di Tengah Pandemi Corona</title>
		<link>https://langgam.id/pasaman-barat-cegah-dbd-di-tengah-pandemi-corona/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2020 03:33:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=46552</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sejumlah rumah warga di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) disemprotkan pestisida atau fogging nyamuk. Hal ini untuk mencegah penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah pandemi corona. Petugas Dinkes Pasbar melakukan fogging di kawasan Jorong Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Sabtu (20/6/2020). Hal ini untuk membunuh jentik dan sarang nyamuk di sekitar rumah warga positif DBD. Ketua RT 03 Ophir Barat Artuna mengatakan, penyemprotan dilakukan bersama masyarakat dan tim Dinkes dengan cara berkeliling di setiap rumah masyarakat terdampak DBD. &#8220;Tim menyasar bagian dalam dan luar rumah agar sarang dan jentik nyamuk benar benar mati. Sebelumnya kita sudah informasikan kepada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasaman-barat-cegah-dbd-di-tengah-pandemi-corona/">Pasaman Barat Cegah DBD di Tengah Pandemi Corona</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Sejumlah rumah warga di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) disemprotkan pestisida atau fogging nyamuk. Hal ini untuk mencegah penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah <a href="https://corona.sumbarprov.go.id/">pandemi corona</a>.</p>
<p>Petugas Dinkes Pasbar melakukan fogging di kawasan Jorong Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Sabtu (20/6/2020). Hal ini untuk membunuh jentik dan sarang nyamuk di sekitar rumah warga positif DBD.</p>
<p>Ketua RT 03 Ophir Barat Artuna mengatakan, penyemprotan dilakukan bersama masyarakat dan tim Dinkes dengan cara berkeliling di setiap rumah masyarakat terdampak DBD.</p>
<p>&#8220;Tim menyasar bagian dalam dan luar rumah agar sarang dan jentik nyamuk benar benar mati. Sebelumnya kita sudah informasikan kepada masyarakat tentang rencana foging dan mereka terlihat siap,&#8221; katanya.</p>
<p>Selama fogging, tim Dinkes juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Serta, membersihkan lingkungan dari sarang nyamuk atau jentik. Apalagi, Pasbar saat sedang dilanda musim hujan.</p>
<p>&#8220;Saya berharap tidak ada lagi warga Pasbar terjangkit DBD,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut petugas Dinkes, Gina Alecia, fogging ini dilakukan setelah tim turun melakukan peninjauan di lapangan, dan memang ditemukan jentik dan sarang nyamuk.</p>
<p>&#8220;Kita turunkan tim fogging dan akan menyasar lokasi diduga sebagai sarang nyamuk,&#8221; ujarnya. <strong>(Iyan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pasaman-barat-cegah-dbd-di-tengah-pandemi-corona/">Pasaman Barat Cegah DBD di Tengah Pandemi Corona</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46552</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus DBD Meningkat di Pasaman Barat, Bulan Juni Paling Rawan</title>
		<link>https://langgam.id/kasus-dbd-meningkat-di-pasaman-barat-bulan-juni-paling-rawan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Jun 2020 09:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=46180</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Empat orang warga ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat positif DBD atau deman berdarah dengue. Empat kasus tersebut termonitor hanya selang waktu empat hari belakangan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Jon Hardi membenarkan temuan kasus DBD itu. Empat pasien tersebut berada di satu lokasi yang berdekatan. Saat ini, satu dari empat pasien sudah sembuh, sementara tiga pasien lainnya masih di rawat di RS Yarsi. &#8220;Pasien pertama sudah sembuh, sementara itu kondisi kesehatan tiga pasien lainnya stabil dan dalam perawatan petugas medis di Rumah Sakit,&#8221; ujarnya, Kamis (18/6/2020). Ia mengungkapkan pasien pertama diketahui</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-dbd-meningkat-di-pasaman-barat-bulan-juni-paling-rawan/">Kasus DBD Meningkat di Pasaman Barat, Bulan Juni Paling Rawan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id </strong>&#8211; Empat orang warga ophir, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat positif DBD atau deman berdarah dengue. Empat kasus tersebut termonitor hanya selang waktu empat hari belakangan.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat Jon Hardi membenarkan temuan kasus DBD itu. Empat pasien tersebut berada di satu lokasi yang berdekatan. Saat ini, satu dari empat pasien sudah sembuh, sementara tiga pasien lainnya masih di rawat di RS Yarsi.</p>
<p>&#8220;Pasien pertama sudah sembuh, sementara itu kondisi kesehatan tiga pasien lainnya stabil dan dalam perawatan petugas medis di Rumah Sakit,&#8221; ujarnya, Kamis (18/6/2020).</p>
<p>Ia mengungkapkan pasien pertama diketahui pada 15 Juni lalu, dan tiga kasus lainnya ditemukan Rabu 17 Juni 2020. Pasca temuan kasus, tim langsung meninjau ke lokasi dan memang ditemukan jentik di beberapa titik sekitar permukiman masyarakat.</p>
<p>Rencananya, Sabtu (20/6) lusa, masyarakat akan menggelar gotong royong membersihkan lingkungan dan penyuluhan di lokasi agar masyarakat bisa memahami langkah pencegahan.</p>
<p>&#8220;Tim kita sudah melakukan surve ke lapangan dan rencananya akan dilakukan <em>fogging</em> hari Minggu,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Jon Hardi menjelaskan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, bulan Juni menjadi bulan yang rawan kasus DBD seiring dengan cuaca ekstrim dan curah hujan tinggi. Sehingga, masyarakat harus memperhatikan lingkungan dan kondisi kebersihan agar terhindar dari penyakit.</p>
<p>&#8220;Kita minta masyarakat untuk sama-sama aktif, kita jaga lingkungan dan kondisi kesehatan,&#8221; harapnya. <strong>(Iyan/HF)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-dbd-meningkat-di-pasaman-barat-bulan-juni-paling-rawan/">Kasus DBD Meningkat di Pasaman Barat, Bulan Juni Paling Rawan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46180</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</title>
		<link>https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Furqan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2019 03:06:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dharmasraya]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=22321</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seorang bocah berumur tiga tahun, atas nama Bagas asal Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya yang sebelumnya sempat dirawat intensif akibat terjangkit penyakit  Demam Berdarah Dengue (DBD) dinyatakan meninggal dunia. Bagas merupakan salah satu dari dua korban yang terjangkit DBD di Dharmasraya meninggal dunia. Sebelumnya, Riani (27) dinyatakan meninggal dunia juga disebabkan DBD. Diketahui, Bagas sempat dirawat di Puskesmas Koto Besar, dan diagnosa mengalami DBD, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Rahmadian menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan fogging di tiga jorong, yaitu Jorong Koto Tangah, Koto</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/">Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Seorang bocah berumur tiga tahun, atas nama Bagas asal Nagari Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya yang sebelumnya sempat dirawat intensif akibat terjangkit penyakit  Demam Berdarah Dengue (DBD) dinyatakan meninggal dunia.</p>
<p>Bagas merupakan salah satu dari dua korban yang terjangkit DBD di Dharmasraya meninggal dunia. <a href="https://langgam.id/seorang-warga-dharmasraya-meninggal-setelah-terjangkit-dbd-1-lagi-dirawat-intensif/">Sebelumnya, Riani (27) dinyatakan meninggal dunia juga disebabkan DBD</a>.</p>
<p>Diketahui, Bagas sempat dirawat di Puskesmas Koto Besar, dan diagnosa mengalami DBD, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Rahmadian menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan <em>fogging</em> di tiga jorong, yaitu Jorong Koto Tangah, Koto Panjang dan Durian Gadang.</p>
<p>Dinkes, kata Rahmadian juga akan melakukan investigasi untuk meneliti secara <em>epidemologis</em> dalam upaya mencari tahu peta penyebaran penyakit DBD di Dharmasraya.</p>
<p>“Hasil investigasi itu akan menjadi pijakan bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan terkait penanganan lanjutan,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Selasa (31/12/2019).</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan meminta agar Dinas Kesehatan beserta jajaran untuk waspada penyebaran penyakit demam berdarah.</p>
<p>Sutan Riska meminta agar segera melakukan antisipasi dengan melaksanakan gerakan 3M (menguras, mengubur dan membuang genangan air) yang berpotensi dimanfaatkan untuk penyebaran nyamuk demam berdarah.</p>
<p>“Kita semua harus waspada dan segera mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak kita inginkan,” ujarnya.</p>
<p>Dia juga mengimbau, agar masyarakat yang mengalami gejala penyakit demam berdarah, agar segera melapor ke petugas kesehatan terdekat. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lagi-warga-dharmasraya-meninggal-dunia-akibat-dbd/">Lagi, Warga Dharmasraya Meninggal Dunia Akibat DBD</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22321</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/72 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-03 16:37:38 by W3 Total Cache
-->