<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita camping Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/camping/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/camping/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Jul 2023 16:58:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita camping Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/camping/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp 2023 Kayuh Wisata Mandeh</title>
		<link>https://langgam.id/mandiri-sungai-nyalo-bike-camp-2023-kayuh-wisata-mandeh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 16:49:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balap Sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Mandiri]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Wisata Mandeh]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184386</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Anak Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia berkolaborasi dengan Bank Mandiri mencoba mengayuh kencang lagi iklim wisata di kawasan wisata Mandeh, terutama Sungai Nyalo Mudiak Aia, dengan menghelat Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp, 29-30 Juli nanti. Sebagaimana diketahui Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sohor menjadi destinasi wisata pilihan di Sumbar setelah kampanye masif seperti Mandeh Joy Sailing tahun 2014, dilanjutkan dengan peresmian KWBT Mandeh oleh Presiden Jokowi tahun 2015, dan rampungnya pembangunan jalan raya antara Sungai Pisang, Kota Padang, kawasan Mandeh, Kecamatan Koto IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tahun 2019. Namun, Sungai Nyalo</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mandiri-sungai-nyalo-bike-camp-2023-kayuh-wisata-mandeh/">Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp 2023 Kayuh Wisata Mandeh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Anak Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia berkolaborasi dengan Bank Mandiri mencoba mengayuh kencang lagi iklim wisata di kawasan wisata Mandeh, terutama Sungai Nyalo Mudiak Aia, dengan menghelat Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp, 29-30 Juli nanti.</p>



<p>Sebagaimana diketahui Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, sohor menjadi destinasi wisata pilihan di Sumbar setelah kampanye masif seperti Mandeh Joy Sailing tahun 2014, dilanjutkan dengan peresmian KWBT Mandeh oleh Presiden Jokowi tahun 2015, dan rampungnya pembangunan jalan raya antara Sungai Pisang, Kota Padang, kawasan Mandeh, Kecamatan Koto IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, tahun 2019.</p>



<p>Namun, Sungai Nyalo Mudiak Aia salah satu spot terpenting kawasan ini, tak bisa memungkiri terjadi pasang surut arus kunjungan wisatawan, salah satunya karena sepinya event imbas covid-19. Bahkan hal yang sangat disayangkan adalah minim dimanfaatkannya<em> amphitheater</em> Pantai Paku Sungai Nyalo, sebagai gelanggang seni pertunjukan (budaya) yang berbonuskan <em>sunset</em> (matahari terbenam).</p>



<p>Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp dibuka sebanyak tiga kelas, yakni Open A untuk usia 16 &#8211; 29 tahun, Open B usia 30 &#8211; 40 tahun dan Open C usia 41 tahun ke atas.</p>



<p>&#8220;Potensi kawasan wisata Mandeh memang sudah dikenali, tapi pas covid-19 karena kurang event, agak meredup. Ini event pertama di Pessel (terkait kawasan wisata Mandeh) setelah covid-19,&#8221; ungkap Pj. Wali Nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia Ressi Amra, saat konfrensi pers di Hotel Truntum, Kota Padang, yang digelar bersama Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri Tbk (Persero) Andrinof A. Chaniago dan Vice President Bank Mandiri Area Padang Oktariza, Selasa (18/7/2023).</p>



<p>Sehingga Ressi berharap, Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp bisa memantik daya tarik wisata di kawasan wisata Mandeh. Setidaknya dengan kehadiran ratusan peserta dan ragam promosi yang dilakukan seperti swafoto, <em>Vlog</em> yang, akan berkontribusi menggaungkan kawasan Mandeh sebagai destinasi wisata yang menarik untuk disambangi.</p>



<p>Event balap sepeda ini, beber Ressi, dibagi 2 kategori yakni lomba (pro) dan <em>fun</em> (bersenang-senang). Untuk <em>fun</em>, peserta yang ikut tak dipungut biaya alias gratis. Sementara pro (atlet) mesti mengisi form (daring) dengan membayar uang pendaftaran Rp.100 ribu. Biaya ini, sebut Ressi, peserta akan mendapatkan asuransi.</p>



<p>Menurutnya, hingga saat ini, event ini cukup disambut bagus. Buktinya, untuk kelas <em>fun bike</em>, peserta terdaftar sudah 250 orang lebih. Sementara pro (pesepeda profesional) untuk ajang King of Mountain, yang mengisi form sudah 25 orang.</p>



<p>Berhubung event ini adalah sepeda dan <em>camp</em> atau (tenda), maka itu pihaknya menyediakan 10 tenda gratis untuk 50 peserta fun bike yang mendaftar paling awal. Artinya tiap tenda diisi 5 orang.</p>



<p>&#8220;Panitia menyediakan 10<em> camp</em> gratis pendaftar 50 pertama. Dan buka 2 jam pendaftaran, langsung ludes. Tapi kita menyediakan tempat untuk <em>camp</em>, dan ada jasa sewa tenda juga. Siapa pun boleh bawa tenda atau menyewanya. Selain itu juga ada rumah warga yang sudah menjadi <em>home stay </em>selama ini,&#8221; bilang Ressi.</p>



<p>Ada pun rutenya, jelasnya, lagi, melahap Nagari Sungai Nyalo Mudiak Mandeh, sebagai entitas terpenting dalam kawasan wisata Mandeh. Untuk <em>fun bike</em>, akan melahap jalanan sekitar 8 km. Start dimulai di Pantai Paku, kemudian peserta masuk ke pemukiman sembari menyapa warga, berlanjut ke Puncak Paku, terus ke Pandan view, dan kembali ke Pantai Paku.</p>



<p>&#8220;Di titik tertentu, kita suruh peserta untuk foto (<em>Welfie</em> atau <em>selfie</em>). Kita siapkan IG Mandiri Bike Camp ini. Akan di tag di sana. Jadi peserta semua bisa memgambil fotonya di sana,&#8221; terang Ressi.</p>



<p>Sementara untuk pro, jarak yang ditempuh adalah 7 km (2 km start semu atau para pembalap belum laju dalam kecepatan tinggi, melainkan melambaikan tangan ke penduduk. &#8220;Lomba King of Mountain ini akan menempuh jarak sekitar tujuh kilometer dengan melewati Puncak Paku di Sungai Nyalo, yakni jalan dengan tanjakan yang ekstrem,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ressi juga memastikan sisi keamanan event. Menurutnya, soal keamanan sudah dikelola Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) dengan nama Singa Muda (Sungai Nyalo Mudiak Aia).</p>



<p>Malamnya, pembalap dan penonton yang turut kemping di Pantai Paku Sungai Nyalo, akan disuguhi dengan penampilan seni budaya di <em>amphitheater</em>.</p>



<p>Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri Andrinof Chaniago menyebutkan pihaknya merespons positif kegiatan yang diinisiasi oleh anak nagari Sungai Nyalo Mudiak Aia ini.</p>



<p>&#8220;Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp 2023, juga disisipkan acara edukasi atau sosialissi ke masyarakat sadar lingkungan. Kita di dunia BUMN juga menjadikan hal ini sebagai konsentrasi. Kita makin ke sini perhatian pada pembangunan sosial, lingkungan, sistem transparan, sebagai Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (PTJS). Ini dasar Mandiri merespons positif,&#8221; terang Andrinof.</p>



<p>Dikatakan Andrinof, selain 50 peserta pertama yang mendaftar mendapatkan fasilitas tenda gratis, pemenang lomba akan mendapatkan uang tunai dan medali.</p>



<p>Menurut Andrinof, kawasan Mandeh itu adalah destinasi wisata premium, apalagi lihat <em>sunset</em> dari Pantai Paku misalnya.</p>



<p>&#8220;Dan di sana juga ada <em>amphitheater</em>, diisi kegiatan pas <em>sunset</em>. Maka saya sarankan jangan <em>bike camp</em> saja, tapi diisi arena itu sembari menunggu <em>sunset</em>. Artinya sore kegiatan menyambut <em>sunset </em>di <em>amphitheater</em>. Untung dari ISI Padang Panjang menyambut baik sebagai wujud komitmen ikut mengembangkan wisata Mandeh. Nantinya ditampilkan tari tradisional yang dirancang oleh ISI Padang Panjang,&#8221; ungkap Andrinof, penggagas salah satu promosi terpenting dalam destinasi wisata Mandeh, yakni Mandeh Joy Sailing tahun 2014 silam.</p>



<p>&#8220;Ini jarang kegiatan rekreasi dibarengi pertunjukan seni. Lokasi (<em>amphitheater</em>) bagus, sayang dibiarkan menganggur. Potensi luar biasa ini mestinya termanfaatkan untuk ekonomi masyarakat, pemerintah,&#8221; lanjuta Andrinof.</p>



<p>Ia juga mengaku, penggagas di sini (event) menariknya dari wali nagari dan pemuda kelompok sadar wisata. ISI Padang Panjang pun berkomitmen mendukung kemajuan seni di Mandeh.</p>



<p>&#8220;Ini kolaborasi yang bagus untuk memajukan Mandeh. Tak mungkin ini dilanjutan dengan event-event lainnya,&#8221; kata Andrinof, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Ke-13, masa jabatan 27 Oktober 2014 – 12 Agustus 2015.</p>



<p>Sementara Vice President Bank Mandiri Area Padang Oktariza menambahkan, dalam kegiatan itu pihaknya juga akan sama-sama mensosialisasikan kepada pihak domestik maupun luar negeri terkait dengan persiapan wisata Mandeh untuk menerima <em>cashless society</em> atau gerakan non tunai.</p>



<p>&#8220;Di sana kami sekalian akan melakukan<em> launching</em> salah satu seri e-money edisi (kekayaan) pariwisata Sumatra Barat seperti salah satunya Mandeh, Jam Gadang, Masjid Raya Sumatera Barat, Lembah Harau, dan Ngarai Sianok. Ini bagaimana kita mengenalkan pariwsata di Sumbar, bukan saja go nasional saja, melainkan internaisonal,&#8221; tandas Oktariza.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mandiri-sungai-nyalo-bike-camp-2023-kayuh-wisata-mandeh/">Mandiri Sungai Nyalo Bike Camp 2023 Kayuh Wisata Mandeh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184386</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pantai Kata Pariaman Bakal Disulap Jadi Camping Ground</title>
		<link>https://langgam.id/pantai-kata-pariaman-bakal-disulap-jadi-camping-ground/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nabila Hanum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Oct 2021 00:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai Kata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=131806</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kota Pariaman akan menghadirkan konsep camping ground di kawasan wisata Pantai Kata. Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekdako Pariaman Yaminurizal, Senin (11/10/2021). “Dengan adanya investor yang akan berinvestasi di kawasan wisata Pantai Kata Pariaman dengan konsep camping ground, tentunya akan menambah wisatawan yang datang,&#8221; kata Yaminurizal. “Semua perizinan dan dokumen akan ditindaklanjuti bersama OPD terkait, karena menjadikan Kota Pariaman menjadi kota wisata tanggung jawab bersama,&#8221; sambungnya. Ia mengatakan, Pemko Pariaman menyambut baik dan mengapresiasi kepada investor yang akan mengembangkan pariwisata di Kota Pariaman. Sementara itu, Popo Java selaku investor memgatakan, camping ground merupakan menginap dengan konsep berkemah. Konsep</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pantai-kata-pariaman-bakal-disulap-jadi-camping-ground/">Pantai Kata Pariaman Bakal Disulap Jadi Camping Ground</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kota Pariaman akan menghadirkan konsep camping ground di kawasan wisata Pantai Kata. Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekdako Pariaman Yaminurizal, Senin (11/10/2021).</p>
<p dir="ltr">“Dengan adanya investor yang akan berinvestasi di kawasan wisata Pantai Kata Pariaman dengan konsep camping ground, tentunya akan menambah wisatawan yang datang,&#8221; kata Yaminurizal.</p>
<p dir="ltr">“Semua perizinan dan dokumen akan ditindaklanjuti bersama OPD terkait, karena menjadikan Kota Pariaman menjadi kota wisata tanggung jawab bersama,&#8221; sambungnya.</p>
<p dir="ltr">Ia mengatakan, Pemko Pariaman menyambut baik dan mengapresiasi kepada investor yang akan mengembangkan pariwisata di Kota Pariaman.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Popo Java selaku investor memgatakan, camping ground merupakan menginap dengan konsep berkemah.</p>
<p dir="ltr">Konsep seperti ini unik dan berbeda, tempatnya menyatu dengan alam yang bisa menikmati hembusan udara pantai yang sejuk.</p>
<p dir="ltr"><strong>Baca juga:<a href="https://langgam.id/hafifah-dan-almar-terpilih-jadi-cik-uniang-dan-ciak-ajo-kota-pariaman-2021/"> Hafifah dan Almar Terpilih Jadi Cik Uniang dan Ciak Ajo Kota Pariaman 2021</a></strong></p>
<p dir="ltr">“Desain tempat ini ditujukan agar kota Pariaman dapat dinikmati dengan nyaman dan menyenangkan dengan konsep keluarga,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, nantinya di lokasi camping ground juga akan disediakan mobil odong-odong untuk transportasi dari camping ground ke pelabuhan dan juga tour pantai ke pantai.</p>
<p dir="ltr">Kapal juga akan disediakan bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Pulau Tangah.</p>
<p dir="ltr">“Kami  berharap, investasi yang kami lakukan bisa berjalan dengan baik dan segala hal yang diperlukan akan segera dilengkapi,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Popo menyebut, keindahakan pantai di Kota Pariaman membuatnya tertarik berinvestasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Keunggulan yang dimiliki Kota Pariaman yaitu tempat wisata yang letaknya strategis. Serta jarak antara tempat wisata satu dengan yang lain saling berdekatan. Sehingga memudahkan wisatawan untuk mengunjungi beberapa tempat wisata secara serentak,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pantai-kata-pariaman-bakal-disulap-jadi-camping-ground/">Pantai Kata Pariaman Bakal Disulap Jadi Camping Ground</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">131806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kopi, Pagi dan Panorama Danau Maninjau</title>
		<link>https://langgam.id/kopi-pagi-dan-panorama-danau-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Syahrul Rahmat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2019 01:12:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[camping]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[lawang park]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=5125</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pagi itu sunyi, matahari belum sepenuhnya muncul dari balik bebukitan, embun tipis perlahan mulai hinggap di atas rumput serta dedaunan. Perlahan, dari ufuk timur, cahaya matahari mulai menembus daun-daun cemara yang tumbuh di atas bukit, biasnya menyisakan rona keemasan pada awan. Sinarnya mulai mengusir rasa dingin yang menempel pada kulit, jauh di permukaan air, beling-beling cahayanya memantul di atas riak danau. Segelas kopi panas diseruput oleh seorang pria yang sejak malam telah mendirikan tenda di kawasan Lawang Park, Kecamatan Matur Kabupaten Agam Sumatra Barat. Sebelumnya, berbekal kompor gas mini, Hengky Renanda memanaskan air untuk kemudian diseduh bersama kopi lokal yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kopi-pagi-dan-panorama-danau-maninjau/">Kopi, Pagi dan Panorama Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi itu sunyi, matahari belum sepenuhnya muncul dari balik bebukitan, embun tipis perlahan mulai hinggap di atas rumput serta dedaunan.</p>
<p>Perlahan, dari ufuk timur, cahaya matahari mulai menembus daun-daun cemara yang tumbuh di atas bukit, biasnya menyisakan rona keemasan pada awan.</p>
<p>Sinarnya mulai mengusir rasa dingin yang menempel pada kulit, jauh di permukaan air, beling-beling cahayanya memantul di atas riak danau.</p>
<p>Segelas kopi panas diseruput oleh seorang pria yang sejak malam telah mendirikan tenda di kawasan Lawang Park, Kecamatan Matur Kabupaten Agam Sumatra Barat.</p>
<p>Sebelumnya, berbekal kompor gas mini, Hengky Renanda memanaskan air untuk kemudian diseduh bersama kopi lokal yang sudah dipersiapkan menjelang keberangkatan menuju lokasi perkemahan.</p>
<p>Tidak seperti biasanya, pagi itu hamparan panorama Danau Maninjau begitu bersih tanpa terhalang oleh sedikit pun embun.</p>
<p>Rumah-rumah yang berada di pinggir danau seolah hanya berupa titik kecil dari atas bukit dengan ketinggian lebih kurang 1.200 mdpl itu.</p>
<p>Sambil memegang gelas untuk memindahkan hawa panas ke tangannya, Hengky menyebutkan lokasi tersebut sangat cocok untuk menikmati Danau Maninjau dari ketinggian.</p>
<p>Pada siang hari, biasanya kawasan itu selalu dipadati oleh pengunjung, akan tetapi sangat jarang pengunjung yang memilih untuk melewati malam dengan berkemah.</p>
<p>Selain tenda dome yang ditempati oleh Hengky, juga berdiri dua buah tenda berwarna Hitam, merah dan kuning yang ditempati oleh serombongan pramuka asal Kota Bukittinggi.</p>
<p>&#8220;Pagi ini kami akan melanjutkan perjalanan menuju Danau Maninjau setelah kemarin berjalan dari Bukittinggi,&#8221; kata Ferdi, salah seorang rombongan pramuka yang seluruhnya berjumlah 17 orang.</p>
<p>Asisten Manager Lawang Park, Masrialdi mengatakan, lahan yang memiliki luas lebih kurang 1 hektare itu selain dapat dikunjungi wisatawan di siang hari juga dapat dijadikan area perkemahan.</p>
<p>Menurutnya, di lokasi tersebut pengunjung yang ingin berkemah akan mendapatkan fasilitas kamar mandi serta air bersih, sebab biasanya kendala melakukan kemah di puncak bukit adalah ketersediaan air.</p>
<p>Tidak hanya itu, bagi pengunjung yang tidak memiliki perlengkapan kemah, pihaknya juga menyediakan tenda dome berbagai ukuran.</p>
<p>Sejauh ini, beberapa pengunjung yang pernah berkemah di lokasi itu biasanya berasal dari komunitas maupun kampus yang ada di Sumatra.</p>
<p>Ia menambahkan, selain panorama danau yang dapat dinikmati sejak matahari terbit, pada malam harinya orang yang berkemah juga dapat menikmati kerlipan lampu dari rumah penduduk yang mendiami sekeliling pinggiran danau.<strong>(SR)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kopi-pagi-dan-panorama-danau-maninjau/">Kopi, Pagi dan Panorama Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5125</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/51 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-13 05:25:46 by W3 Total Cache
-->