<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Calon Presiden Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/calon-presiden/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/calon-presiden/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Jun 2024 07:56:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Calon Presiden Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/calon-presiden/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Representasi Calon Presiden dalam Media Menjelang Pemilu 2024</title>
		<link>https://langgam.id/representasi-calon-presiden-dalam-media-menjelang-pemilu-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Muhammad Thaufan Arifuddin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Oct 2023 04:54:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Alam Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Pemilu 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=189147</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjelang Pemilu 2024, terdapat tiga calon kuat yang bersaing untuk menjadi Presiden Indonesia, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketiganya putra terbaik negeri ini. Mereka berusaha merayu elit partai politik, mendapatkan perhatian media dan menonjolkan perbedaan-perbedaan yang mereka miliki agar diminati oleh rakyat sehingga berhasil terpilih dalam Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024. Anies Baswedan terlihat memposisikan dirinya sebagai kandidat yang cerdas dan mendorong keadilan sosial yang sangat dibutuhkan oleh rakyat. Bahkan, ia menawarkan arah yang berbeda dari pemerintahan Jokowi sebelumnya. Anies didukung oleh partai politik yang menyebut dirinya sebagai koalisi perubahan, yang terdiri dari partai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/representasi-calon-presiden-dalam-media-menjelang-pemilu-2024/">Representasi Calon Presiden dalam Media Menjelang Pemilu 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Menjelang Pemilu 2024, terdapat tiga calon kuat yang bersaing untuk menjadi Presiden Indonesia, yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketiganya putra terbaik negeri ini. Mereka berusaha merayu elit partai politik, mendapatkan perhatian media dan menonjolkan perbedaan-perbedaan yang mereka miliki agar diminati oleh rakyat sehingga berhasil terpilih dalam Pemilu yang akan digelar pada 14 Februari 2024.</p>



<p>Anies Baswedan terlihat memposisikan dirinya sebagai kandidat yang cerdas dan mendorong keadilan sosial yang sangat dibutuhkan oleh rakyat. Bahkan, ia menawarkan arah yang berbeda dari pemerintahan Jokowi sebelumnya. Anies didukung oleh partai politik yang menyebut dirinya sebagai koalisi perubahan, yang terdiri dari partai Nasdem, PKS, dan Demokrat. </p>



<p>Ketiga partai ini memiliki kepentingan sebagai oposisi untuk mempertahankan eksistensi partainya dari dominasi PDI-P. Anies juga didukung secara tidak langsung oleh kekuatan kritis masyarakat sipil yang cenderung tidak puas dengan kebijakan ekonomi dan politik Jokowi. </p>



<p>Bahkan akhir-akhir ini, manuver politik dari tokoh-tokoh masyarakat sipil seperti Rocky Gerung dan Refly Harun dkk makin eskalatif untuk mencari celah demi menguatkan diskursus perubahan oposisi dan membelokkan suasana kebatinan politik massa rakyat.</p>



<p>Ganjar Pranowo memiliki strategi yang berbeda. Ia mengandalkan dukungan dari PDI-P yang memiliki basis pemilih yang kuat dan militan di Jawa Tengah dan Bali. Ganjar terlihat sebagai kandidat yang santai, sederhana, dan jarang menyuarakan pandangan politik. Ia terkesan tampil seiring dengan gaya sederhana Jokowi dan sepertinya akan mewarisi gaya kepemimpinan Jokowi. </p>



<p>Bahkan, acap kali Ganjar tampil konyol seolah tak punya ambisi politik dan bukan orang yang pintar bersilat lidah. Tetapi, Ganjar tentu saja didukung maksimal oleh banyak aktifis nasionalis yang khawatir kepemimpinan pasca Jokowi akan menghancurkan agenda ekonomi politik yang telah dirintis Jokowi.</p>



<p>Pertimbangan lainnya adalah latar belakang Ganjar dipandang masih lebih baik dibandingkan Prabowo yang berasal dari militer dan bagian dari Orde Baru, dan juga masih lebih baik dari Anies yang dipandang hanya pandai bersilat lidah dan potensial memanfaatkan kalangan Islam untuk membangun polarisasi politik</p>



<p>Prabowo Subianto mengambil pendekatan yang berbeda lagi. Ia didukung oleh partai Gerindra. Ia berusaha merangkul semua basis pemilih dari berbagai kalangan, dari kelas atas hingga bawah, dari kalangan agamawan hingga sekuler, dan dari pendukung rezim maupun oposisi. </p>



<p>Bahkan, Prabowo juga berhasil mendapatkan dukungan dari Budiman Sudjatmiko belakangan ini, yang dapat membantu menghilangkan propaganda <em>Black Campaign </em>yang menyebut Prabowo sebagai sosok yang otoriter, militeris, dan bengis. </p>



<p>Prabowo selalu dikampanyekan oleh aktivis 98 seperti Adian Napitupulu sebagai capres yang pernah terlibat dalam kontroversi penculikan aktivis mahasiswa dan bahkan dugaan upaya kudeta pada tahun 1998. Imej ini menyandera Prabowo sebagai calon presiden sejak berkompetisi dari tahun 2009.</p>



<p><strong>Potret Tiga Kandidat dalam Media</strong><strong></strong></p>



<p>Di media massa dan media sosial, ketiga calon presiden direpresentasikan oleh jejaring <em>think tank  </em>mereka yang terorganisir dan terlihat mulai aktif dalam melakukan propaganda politik. Media massa menunjukkan antusiasme dalam mengukur dan mendiskusikan pergerakan politik ketiga kandidat beserta partai-partai pendukung mereka. </p>



<p>Hal yang sama juga terjadi di media sosial, di mana ketiganya melakukan pemasaran dan branding politik yang kuat, terutama melalui platform Instagram.</p>



<p>Sesungguhnya, semua narasumber di media massa dan media sosial telah memiliki preferensi partai politik dan figur serta potensial terhubung dengan jejaring <em>think tank </em>yang terorganisir. Konsekuensi logisnya, posisi dan gaya representasi mereka di media massa dan media sosial, terlihat baik secara halus atau obsesif mencari kelemahan, kesalahan bahkan menyudutkan kompetitor mereka.  </p>



<p>Fenomena ini yang membuat teater politik di media massa dan media sosial belum cukup kuat untuk menyampaikan visi dan misi politik partai politik dan figur yang lebih mendalam, struktural ideologis, relevan dan berkelanjutan.</p>



<p>Lebih tragis, dominasi partai politik terhadap calon presiden sangat terlihat sehingga tiga kandidat capres terpaku pada diskursus dan agenda partai politik yang banal dan terbatas. Ketiga capres belum terlihat usaha konkretnya untuk melampaui visi dan misi dari partai politik, yang lebih mengutamakan kemenangan politik daripada visi dan misi politik perubahan untuk memperbaiki negeri dan menghadapi tantangan struktural yang ada.</p>



<p><strong>Jalan Lain Perlawanan Anies</strong><strong></strong></p>



<p>Politik identitas menjadi bagian dari opsi politik dan strategi calon presiden dan tim sukses. Terdapat dua jenis politik identitas yang akan dimainkan. Pertama, politik identitas konservatif, yang bertujuan untuk meraih kemenangan politik dalam pemilu. Politik identitas ini mendorong polarisasi antara pendukung dan lawan untuk memetakan pemilih dan menarik pemilih berdasarkan emosi dan identitas. </p>



<p>Anies dan Prabowo sangat berpotensi berebut untuk memainkan politik identitas ini untuk memenangkan Pemilu. Sementara itu, Ganjar, yang merasa mewakili partai pemenang dan memegang restu presiden Jokowi cenderung menghindari gaya politik ini.</p>



<p>Kedua, politik identitas radikal, yang menekankan pada wacana tentang kaum marjinal dan mereka yang terpinggirkan oleh sistem kekuasaan yang berhasrat meraih keadilan sosial serta hancurnya tatanan oligarki. Anies menunggu momentum politik untuk menerapkan wacana ini karena dianggap membawa misi baru dan perubahan yang berbeda dari rezim Jokowi. </p>



<p>Potensi kemenangan Anies hanya mungkin terwujud ketika ia berani menawarkan perbedaan politik yang benar-benar radikal dan meyakinkan untuk terjadinya perubahan besar yang bisa lebih baik dari era Jokowi. Anies harus bisa menawarkan lebih dari apa yang telah diapresiasi positif oleh publik dari era Jokowi yang mencapai dukungan hingga 70 persen. </p>



<p>Hanya dengan demikianlah Anies dapat menantang kandidat yang seolah diberi restu oleh Jokowi. Alhasil, langkah Anies ini sangat mungkin didukung oleh masyarakat sipil yang beroposisi baik dari sisi kanan maupun kiri.</p>



<p><strong>Prabowo di Atas Angin dan Kemungkinan Menang di 2024</strong><strong></strong></p>



<p>Prabowo Subianto memiliki potensi besar untuk memenangkan pertarungan politik di 2024. Terdapat tiga alasan utama yang mendukung kemenangannya. Pertama, sejak tahun 2008, Prabowo telah aktif dalam melakukan kampanye dan telah dikenal oleh seluruh rakyat Indonesia. </p>



<p>Prabowo berhasil merangkul berbagai kalangan dari atas hingga bawah, termasuk mendapatkan dukungan dan restu dari Presiden Jokowi. Tetapi Prabowo harus belajar menajdi media darling agar branding politiknya makin tajam.</p>



<p>Kedua, Prabowo memiliki personalitas yang tabah, gigih, kuat, dan pintar. Bahkan, ia secara strategis adaptif mengubah watak politik dan personalnya. Prabowo terlihat hanya kalah pesona dan wibawa dari Jokowi. </p>



<p>Jika dibandingkan dengan Anies dan Ganjar, saat ini Prabowo masih masih mampu mempertahankan pesona dan wibawanya lebih unggul dalam hal power mengontrol partai politik, bagian dari Menteri Jokowi, kecerdasannya dan pergerakan politiknya yang makin signifikan menyisir Jawa dan Sumatera .</p>



<p>Ketiga, faktor finansial yang dimiliki Prabowo menjadi salah satu keuntungan besar. Dengan memiliki uang dalam jumlah besar, ia memiliki potensi untuk memenangkan pertarungan politik elektoral yang memerlukan biaya sangat tinggi hingga triliunan rupiah. Hal ini memungkinkan Prabowo untuk menarik perhatian pemilih yang cenderung melihat politik secara pragmatis, dengan fokus pada memenangkan pemilu.</p>



<p>Survei terakhir dari LSI di bulan Juli menunjukkan bahwa Prabowo mendapatkan dukungan sebesar 35,8 persen, sementara Ganjar mendapatkan 32,2 persen, dan Anies mendapatkan 21,4 persen. Sedangkan survei Indikator politik yang baru saja rilis Agustus ini memperlihatkan hasil yang mengejutkan di Sumatera Barat di mana Prabowo Subianto unggul mendapatkan 48 persen dan mulai menyalib posisi Anies yang memperoleh 39,5 persen (www.langgam.id).</p>



<p>Hasil survei ini menguatkan trend positif Prabowo sejak Maret 2023 dan mudah dipahami mengingat reputasi Prabowo yang gigih menjadi kandidat presiden sejak 2009, secara tak langsung mendapat restu dan dukungan dari Jokowi, kampanye yang mulai lebih ramah, dan tim sosial medianya berhasil membangun citra positifnya. </p>



<p>Di sisi lain, Anies dan Ganjar belum menunjukkan manuver politik yang menyolok dan menjadi game changer.</p>



<p>*<strong>(Pengamat Media dan Demokrasi. Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/representasi-calon-presiden-dalam-media-menjelang-pemilu-2024/">Representasi Calon Presiden dalam Media Menjelang Pemilu 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">189147</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terkait Pernyataan Presiden, Andre Rosiade: Ada Kerutan itu Prabowo</title>
		<link>https://langgam.id/terkait-pernyataan-presiden-andre-rosiade-ada-kerutan-itu-prabowo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2022 04:55:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Joko Widodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade diminta mencermati perkataan Presiden Jokowi tentang ciri-ciri pemimpinan yang sebaiknya dipilih masyarakat, ada kerutan dan berambut putih. Pernyataan itu, menurutnya, mengarah pada dua orang. &#8220;Pertama yang ada kerutan tentu Prabowo Subianto. Kalau yang rambut putih indikasinya ya Ganjar Pranowo,&#8221; katanya saat diundang dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi salah satu stasiun televisi bertema Nasib Prabowo Setelah Jokowi Sebut Rambut Putih, Senin (28/11/2022) pukul 07.00 WIB. Andre hadir bersama pengamat politik Ray Rangkuti. Dia diminta mencermati perkataan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11/2022) itu. Meski</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terkait-pernyataan-presiden-andre-rosiade-ada-kerutan-itu-prabowo/">Terkait Pernyataan Presiden, Andre Rosiade: Ada Kerutan itu Prabowo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Politisi Partai Gerindra Andre Rosiade diminta mencermati perkataan Presiden Jokowi tentang ciri-ciri pemimpinan yang sebaiknya dipilih masyarakat, ada kerutan dan berambut putih. Pernyataan itu, menurutnya, mengarah pada dua orang.</p>
<p>&#8220;Pertama yang ada kerutan tentu Prabowo Subianto. Kalau yang rambut putih indikasinya ya Ganjar Pranowo,&#8221; katanya saat diundang dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi salah satu stasiun televisi bertema Nasib Prabowo Setelah Jokowi Sebut Rambut Putih, Senin (28/11/2022) pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Andre hadir bersama pengamat politik Ray Rangkuti. Dia diminta mencermati perkataan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Nusantara Bersatu di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11/2022) itu.</p>
<p>Meski mengarah pada dua nama, menurutnya, yang lebih tahu Presiden sendiri. Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu mengaku sangat mengapresiasi dukungan Presiden Jokowi pada Prabowo.</p>
<p>Harapannya basis-basis Jokowi pada Pilpres 2019 akan pindah ke Prabowo. &#8220;Kalau memang Pak Jokowi memberikan dukungan penuh ke Pak Prabowo,” kata Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.</p>
<p>Namun, Andre Rosiade mengingatkan semua pihak, bahwa Pemilu masih lama, Februari 2024. Sebagai kader, pihaknya akan terus meningkatkan elektabilitas Prabowo di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>Terkait isu berpasangannya Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo, Andre menyebut bisa saja terjadi. Apalagi sudah banyak survei yang menyebutkan Prabowo-Ganjar bisa meraup dukungan sampai 60 persen.</p>
<p>Pasangan ini bahkan diklaim mampu memenangkan Pilpres dalam satu putaran. Elektabilitas Prabowo dan Ganjar selalu masuk dalam tiga besar.</p>
<p>“Saat ini Pak Prabowo belum melakukan keliling Indonesia. Fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan belum turun saja, elektabilitas Prabowo stabil di 30 persen. Tentu akan lebih besar lagi kalau sudah turun berkeliling.</p>
<p>&#8220;Kami yakin Prabowo akan menjadi Presiden Indonesia,” katanya.</p>
<p>Pengamat Politik Ray Rangkuti mengatakan, Prabowo dan Ganjar memiliki kekuatan yang seimbang. Kemungkinan Prabowo dan Ganjar berpasangan itu juga satu hal yang bisa terjadi.</p>
<p>&#8220;Apalagi, Pak Jokowi sudah menyebutkan nama atau isyarat untuk keduanya. Dua kali Pak Prabowo dan dua kali Ganjar. Jokowi tidak langsung atau to the point. Tidak vulgar,” katanya.</p>
<p>Dia mengatakan, sudah jelas ada dua figur yang disebut-sebut Jokowi. Padahal di kubu koalisi banyak nama lain. Artinya sudah agak mengerucut.</p>
<p>Menurutnya, keduanya disebut-sebut memiliki elektabilitas di tiga besar dari berbagai lembaga survei.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/andre-rosiade-kimia-farma-gencarkan-vaksinasi-covid-19-di-daerah-terdepan-terluar-dan-tertinggal/">Andre Rosiade: Kimia Farma Gencarkan Vaksinasi Covid-19 di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal</a></strong></p>
<p>&#8220;Kenapa Jokowi mengumbar orang-orang tertentu, sebagai bagian untuk mempromosikan seseorang. Seperti menyebut Prabowo, bisa meningkatkan elektabilitasnya. Jokowi lebih mungkin mengendors Prabowo dan Ganjar. Karena keduanya dirasakan bisa menahan calon lain yang tak mungkin didukungnya,” katanya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terkait-pernyataan-presiden-andre-rosiade-ada-kerutan-itu-prabowo/">Terkait Pernyataan Presiden, Andre Rosiade: Ada Kerutan itu Prabowo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165591</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Buya Zainal MS dan Sejumlah Tokoh Beri Dukungan pada Ganjar</title>
		<link>https://langgam.id/buya-zainal-ms-dan-sejumlah-tokoh-beri-dukungan-pada-ganjar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2022 01:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=163894</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Buya Zainal MS dan sejumlah tokoh memberi dukungan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dukungan tersebut diberikan dalam acara bertajuk Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama di Auditorium Makkatul M Karramah, UPT Asrama Haji, Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (24/10/2022). Dalam pidatonya, ia mengklaim, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin moderat yang mengedepankan peran ulama dalam setiap program yang digagasnya di Jawa Tengah. &#8220;Beliau sangat memperhatikan ulama, meminta pendapat para ulama, bekerjasama dengan pemerintahan. Beliau mencari solusi-solusi dalam membangun bangsa. Kemudian kalau diperhatikan, Pak Ganjar itu merakyat sekali dan peduli nasib rakyat,&#8221; kata Buya Zainal usai deklarasi, Minggu (23/10/22). Pria yang juga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/buya-zainal-ms-dan-sejumlah-tokoh-beri-dukungan-pada-ganjar/">Buya Zainal MS dan Sejumlah Tokoh Beri Dukungan pada Ganjar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Buya Zainal MS dan sejumlah tokoh memberi dukungan pada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dukungan tersebut diberikan dalam acara bertajuk Istighosah Kebangsaan dan Doa Bersama di Auditorium Makkatul M Karramah, UPT Asrama Haji, Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (24/10/2022).</p>
<p>Dalam pidatonya, ia mengklaim, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin moderat yang mengedepankan peran ulama dalam setiap program yang digagasnya di Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Beliau sangat memperhatikan ulama, meminta pendapat para ulama, bekerjasama dengan pemerintahan. Beliau mencari solusi-solusi dalam membangun bangsa. Kemudian kalau diperhatikan, Pak Ganjar itu merakyat sekali dan peduli nasib rakyat,&#8221; kata Buya Zainal usai deklarasi, Minggu (23/10/22).</p>
<p>Pria yang juga Ketua Majelis Dakwah Islamiyah Sumbar ini menyebut, salah satu pelibatan ulama adalah melalui program menekan angka kemiskinan di Jateng seperti rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat pra-sejahtera. Hingga saat ini, lebih dari 1 juta rumah telah direnovasi. Sepanjang 2022, sebanyak 1.195 unit rumah warga ditarget masuk dalam program tersebut.</p>
<p>Agar tidak membebankan anggaran daerah (APBD), upaya pengentasan kemiskinan dilakukan Ganjar melalui dana zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jateng bekerja sama dengan Baznas Jateng dan berhasil mendapatkan Rp57 miliar dari penghimpunan zakat. Selain itu, dana tersebut digunakan untuk merehabilitasi pondok pesantren, masjid, madrasah, dan pemberian beasiswa.</p>
<p>Di sisi lain, sejak 2019 Ganjar berkomitmen memberikan insentif pengajar agama senilai Rp1,2 juta per orang, sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng meningkatkan kesejahteraan guru agama di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Quran (TPQ), Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha). Lebih dari 211.455 pengajar agama telah menerima bantuan.</p>
<p>&#8220;Jadi, orang Sumbar itu sangat merasakan kalau beliau menjadi Presiden negara ini akan aman, budaya akan diperhatikan. Jadi terwujudlah <em>Adat Busandi Sarak Sarak Busandi Kitabullah</em>, bukan untuk sekadar <em>lip service</em> atau semboyan di tanah Minangkabau,&#8221; kata Buya Zainal.</p>
<p>Hal senada diungkapkan Tuanku Bagindo H. Mohammad Leter. Dia menegaskan, Ganjar layak menakhodai Indonesia, karena memiliki potensi dan karakter yang kuat untuk mempersatukan bangsa.</p>
<p>Buya Bagindo Leter menyebutkan, slogan &#8216;Tuanku ya Rakyat, Jabatan Cuma Mandat&#8217; ini menjadi tolok ukur bahwa Ganjar pemimpin yang punya moralitas tinggi.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a class="ajax" href="https://langgam.id/nasdem-deklarasi-anies-capres-2024-pengamat-pemilih-prabowo-di-sumbar-bisa-berpindah/">NasDem Deklarasi Anies Capres 2024, Pengamat: Pemilih Prabowo di Sumbar Bisa Berpindah</a></strong></p>
<p>&#8220;Pak Ganjar adalah sosok yang diharapkan oleh bangsa dan punya potensi yang sangat layak menjadi RI 1. Beliau punya etika, punya ilmu pengetahuan, ramah tamah, santun. Ini sangat perlu di negara kita saat ini,&#8221; kata Buya Bagindo Leter.</p>
<p>Sementara itu, dukungan terhadap bakal calon presiden lainnya juga mengemuka di Sumbar. Beberapa bakal calon presiden yang dapat dukungan besar adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).</p>
<p>Sebelumnya, Pengamat Politik dari Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi menyebutkan pemilih Prabowo di Sumatra Barat (Sumbar) akan berpindah sehubungan deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 dari Partai NasDem.</p>
<p>Ia menilai deklarasi ini langkah cerdas yang dilakukan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Sehingga akan dapat kembali meraup suara pemilih yang sempat hilang pada pemilu sebelumnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a class="ajax" href="https://langgam.id/usung-ahy-di-pilpres-2024-ketua-demokrat-sumbar-rakyat-rindu-era-sby/">Usung AHY di Pilpres 2024, Ketua Demokrat Sumbar: Rakyat Rindu Era SBY</a></strong></p>
<p>Sebelumnya juga, Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Mulyadi DPD Demokrat Sumbar bersama 32 DPD lainnya satu suara mendukung AHY menjadi kontestan di Pilpres 2024.</p>
<p>Kehadiran AHY, kata Mulyadi, akan memberikan harapan baru bagi rakyat Indonesia. Apalagi, rakyat pernah dipimpin 10 tahun oleh tokoh terbaik Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).</p>
<div class="code-block code-block-5">
<p>&nbsp;</p>
</div>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/buya-zainal-ms-dan-sejumlah-tokoh-beri-dukungan-pada-ganjar/">Buya Zainal MS dan Sejumlah Tokoh Beri Dukungan pada Ganjar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">163894</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Calon Presiden, Terserah Ketum?</title>
		<link>https://langgam.id/calon-presiden-terserah-ketum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Prof Asrinaldi A]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Sep 2022 03:07:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Asrinaldi]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Parpol]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=162331</guid>

					<description><![CDATA[<p>Koalisi partai politik menghadapi Pemilu Presiden 2024 semakin terbentuk. Paling tidak sudah ada dua koalisi partai politik yang sudah mendeklarasikan kerjasama mereka. Misalnya, Koalisi Indonesia Bersatu terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Koalisi partai lain yang mengikuti adalah Gerindra dan PKB. Walaupun belum dideklarasikan koalisi antara Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS, nampaknya juga akan segera menyusul. Bagaimana dengan PDI Perjuangan? Beberapa hari yang lalu, rombongan PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Puan Maharani mengunjungi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Tentu tujuan kunjungan ini juga terkait dengan penjajakan koalisi yang ingin dibangun menghadapi Pemilu 2024. Sebenarnya tanpa berkoalisi pun PDI</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/calon-presiden-terserah-ketum/">Calon Presiden, Terserah Ketum?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">K</span>oalisi partai politik menghadapi Pemilu Presiden 2024 semakin terbentuk. Paling tidak sudah ada dua koalisi partai politik yang sudah mendeklarasikan kerjasama mereka. Misalnya, Koalisi Indonesia Bersatu terdiri dari Golkar, PAN dan PPP. Koalisi partai lain yang mengikuti adalah Gerindra dan PKB. Walaupun belum dideklarasikan koalisi antara Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS, nampaknya juga akan segera menyusul. Bagaimana dengan PDI Perjuangan? Beberapa hari yang lalu, rombongan PDI Perjuangan yang dipimpin oleh Puan Maharani mengunjungi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Tentu tujuan kunjungan ini juga terkait dengan penjajakan koalisi yang ingin dibangun menghadapi Pemilu 2024.</p>
<p>Sebenarnya tanpa berkoalisi pun PDI Perjuangan sudah bisa mengajukan calon presidennya sendiri. Dengan jumlah 128 kursi di DPR, PDI Perjuangan sudah melewati nilai ambang batas pencalonan yang hanya mensyaratkan 115 kursi. Akan tetapi, PDI Perjuangan sangat paham selagi bisa menjalin koalisi tentu ini pilihan yang terbaik. Apalagi jika calon presiden yang diusungnya dapat diterima baik oleh partai koalisi.</p>
<h3><strong>Syarat Ideal</strong></h3>
<p>Memang tidak mudah bagi partai politik membangun kesepahaman siapa calon presiden yang layak diusungkan bersama. Selain peluang keterpilihan calon yang diusung, juga harus dipertimbangkan kekuatan modal yang dimiliki. Bagaimana tidak. Peluang calon untuk terpilih sangat bergantung pada kekuatan figur calon presiden apakah bisa diterima oleh masyarakat atau tidak. Karena tidak heran, hari ini calon presiden dan tim pemenangan mereka berlomba-lomba membangun kesan (image) yang positif untuk calon presiden ini. Rosenberg dan Cafferty (1987) dalam artikelnya <em>The images and the vote manipulating voters&#8217; preferences </em>menilai, terlepas dari afiliasi politik dan posisi isu yang berkembang, ternyata kualitas personal seorang kandidat mempengaruhi pilihan pemilih. Selain itu, bagaimana kandidat memproyeksikan tampilan dirinya secara nonverbal ke masyarakat juga memiliki pengaruh cara pandang peilih terhadap kandidat. Apalagi kalau partai politik dapat &#8220;memanipulasi&#8221; seperti apa kandidat yang diinginkan publik, maka publik akan lebih mudah terpengaruh untuk memberikan dukungannya.</p>
<p>Untuk mengetahuinya tentu dengan riset kuantitatif melalui survei yang juga lazim dilakukan oleh lembaga independen. Pada dasarnya survei yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah calon presiden yang akan diusung dikenal dan disukai masyarakat atau tidak. Karena bagaimana pun, masyarakat sebagai pemilih memiliki persepsi dan harapan seperti calon presiden yang diinginannya. Di sinilah partai politik bisa mengukur peluang keterpilihan calon presiden mereka. Memang banyak faktor yang akan menentukan keterpilihan seorang calon presiden. Namun, langkah awalnya tetap saja harus dimulai seberapa popular calon tersebut dan apakah diterima oleh masyarakat atau tidak pencalonan dirinya sebagai presiden.</p>
<p>Hal lain juga perlu menjadi pertimbangan adalah kekuatan modal yang juga dibutuhkan dalam Pemilu. Modal digunakan untuk menggerakan mesin politik yang berasal dari partai politik dan jejaring yang dibentuk oleh tim. Apalagi dinamika Pemilu di Indonesia dalam hal pembiayaan Pemilu memang agak berbeda dengan negara-negara yang sudah matang dalam melaksanakan demokrasi elektoral ini.  Di negara-negara yang sudah mapan berdemokrasi ada proses penggalangan dana kampanye untuk calon presiden yang bersumber dari publik. Bahkan penggalangan dana ini bisa menghasilkan dana yang fantastis untuk membiayai kampanye calon presiden yang mereka dukung. Namun, di Indonesia upaya penggalangan dana kampanye untuk calon presiden memang sulit dilakukan. Akibatnya calon presiden akan berusaha sendiri membiayai kampanyenya. Kalaupun ada bantuan yang diberikan korporasi dan perorangan tentu jumlahnya sangat terbatas dan publik wajib tahu dari mana sumbernya dan berapa jumlahnya sesuai dengan aturan perundang-undangan. Karenanya tidak heran dari pengumpulan dana kampanye ini tidak akan pernah maksimal sehingga pembiayaan kampanye ini memang dibebankan kepada calon presiden.</p>
<h3><strong>Terserah Ketum?</strong></h3>
<p>Oleh karena itu, kekuatan modal yang dimiliki calon presiden ini juga akan menjadi pertimbangan koalisi partai politik untuk mendukung atau tidak mendukung calon yang mereka sepakati. Besarnya biaya pemilihan presiden yang harus ditanggung oleh setiap calon tidak serta merta menjadi tanggung jawab partai politik. malah dalam praktiknya, tidak sedikit partai politik yang mengajukan dana kepada calon presiden untuk membiayai mesin politiknya. Ini memang ironi dalam praktik demokrasi elektoral kita yang berbiaya mahal. Karena keadaan seperti inilah yang mendorong calon presiden mencari biaya kampanye dengan berbagai cara, termasuk meminta bantuan kepada pengusaha. Tentu pembiayaan yang didapatkan ini memiliki implikasi politik serius ketika Pemilu selesai dan calon presiden yang mereka dukung memenangkan Pemilu ini.</p>
<p>Faktanya, beberapa partai politik memang sudang melakukan proses seleksi dan nominasi calon presiden untuk Pemilu 2024. Di tahap awal tentu partai politik ini akan memperhatikan sisi kualitas personal calon presiden dan kekuatan modal yang mereka miliki. Proses seleksi dan nominasi ini juga dilakukan dengan berbagai cara seperti menampung usulan pengurus daerah, konvensi internal, dan menjaring aspirasi publik melalui survei yang dilakukan. Akan tetapi yang perlu menjadi perhatian bahwa pada akhirnya yang menentukan siapa calon presiden ini adalah Ketua umum (Ketum) partai politik. Hampir semua Ketum Partai politik memiliki hak veto. Misalnya, PDI Perjuangan sudah menegaskan bahwa calon presiden ditentukan oleh Ketumnya Megawati Soekarnoputri. Koalisi Indonesia Bersatu pun begitu. Calon presiden sudah jelas akan ditentukan oleh hasil kesepakatan antara Airlangga Hartarto (Golkar), Zulkifli Hasan (PAN), dan Suharso Manoarfa (PPP). Bagaimana dengan koalisi Gerindra dan PKB? Sama saja. Penentuan calon presiden dari koalisi dua partai ini adalah kesepakatan yang dibuat oleh Prabowo Subianto dan Muhamin Iskandar. Bahkan Partai Nasdem yang sudah mendeklarasikan nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Andika Perkasa sebagai calon presiden, pada akhirnya juga akan ditentukan oleh Surya Paloh. Tinggal bagaimana Partai Nasdem meyakinkan Partai Demokrat dan PKS untuk mendukung apa yang diputuskan oleh ketua koalisi yang digagas oleh Partai Nasdem ini.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/kursi-wawako-padang-masih-kosong-pengamat-bukti-buruknya-komunikasi-parpol-pengusung/">Kursi Wawako Padang Masih Kosong, Pengamat: Bukti Buruknya Komunikasi Parpol Pengusung</a></strong></p>
<p>Realita ini adalah implikasi belum terbentuknya mekanisme demokrasi yang baik di interal partai politik. Bahkan suara masyarakat yang menginginkan calon presiden tertentu untuk dicalonkan harus berhadapan dengan veto Ketum masing-masing partai. Jadi masyarakat jangan terlalu berharap banyak dengan calon presiden yang sesuai dengan harapan mereka jika realitanya tidak sejalan dengan &#8220;selera&#8221; Ketum partai politik.</p>
<p>_<br />
<strong>Asrinaldi A<br />
</strong><strong>Dosen Ilmu Politik dan Studi Kebijakan Universitas Andalas<br />
</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/calon-presiden-terserah-ketum/">Calon Presiden, Terserah Ketum?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">162331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 Menggema dari Warga Desa di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/dukungan-untuk-ganjar-pranowo-sebagai-capres-2024-menggema-dari-warga-desa-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2022 02:11:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Presiden]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Pranowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159654</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dukung mendukung Calon Presiden 2024 mulai menggema di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini, di Green Talao Park, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, seribuan warga menyatakan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Seribuan warga yang menyatakan dukungan untuk Ganjar itu menamakan diri mereka warga desa se-Sumatra Barat. Dukungan untuk Ganjar itu digemakan, Rabu (28/7/2022). Seribuan orang yang menamakan diri warga desa itu terdiri dari petani, nelayan, ibu-ibu majelis taklim, hingga milenial. Mereka mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024. Acara ini diinisiasi oleh relawan Des Ganjar atau Desa untuk Ganjar, Sumbar.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dukungan-untuk-ganjar-pranowo-sebagai-capres-2024-menggema-dari-warga-desa-di-sumbar/">Dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 Menggema dari Warga Desa di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Dukung mendukung Calon Presiden 2024 mulai menggema di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Sumatra Barat (Sumbar). Kali ini, di Green Talao Park, Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, seribuan warga menyatakan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024.</p>
<p>Seribuan warga yang menyatakan dukungan untuk Ganjar itu menamakan diri mereka warga desa se-Sumatra Barat. Dukungan untuk Ganjar itu digemakan, Rabu (28/7/2022).</p>
<p>Seribuan orang yang menamakan diri warga desa itu terdiri dari petani, nelayan, ibu-ibu majelis taklim, hingga milenial. Mereka mendeklarasikan Ganjar Pranowo Presiden 2024. Acara ini diinisiasi oleh relawan Des Ganjar atau Desa untuk Ganjar, Sumbar.</p>
<p>Mereka menilai, Ganjar memiliki kecakapan, karakter yang teguh, serta wibawa dalam memimpin dan pantas melanjutkan kepemimpinan Nasional 2024-2029.</p>
<p>&#8220;Kami memilih mengadakan acara desa untuk Ganjar di sini karena lebih dekat dari pusat kota. Kemudian, masyarakat desa Sumbar sangat antusias begitu melihat adanya dukungan untuk Pak Ganjar,&#8221; ujar Ketua Des Ganjar Sumbar, Iswandi.</p>
<p>Iswandi mengeklaim, sokongan terhadap Ganjar tersebut merupakan perwujudan dari cita-cita masyarakat dalam mewujudkan kemajuan desa. Masyarakat menilai, Ganjar dengan sikap egaliternya, lebih memahami mengenai desa dan kebutuhan masyarakat di dalamnya.</p>
<p>&#8220;Pak Ganjar itu dia ngerti tentang desa, ngerti tentang kita semua, jadi kami di desa sangat yakin akan jaya kalau Bapak Ganjar jadi Presiden. Beliau lebih mengerti apa itu desa dan yang menjadi kebutuhan desa,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Tidak hanya itu, Iswandi juga mengeklaim, pengalaman dan keberhasilan Ganjar dalam birokrasi pemerintahan tak perlu diragukan lagi. Pria berambut putih itu dicintai rakyatnya untuk memimpin Provinsi Jawa Tengah selama dua periode.</p>
<p>Selain itu, kata Iswandi, Ganjar juga pernah menjadi Anggota DPR RI dan berhasil mengegolkan UU tentang Desa serta berbagai regulasi lain terkait perlindungan dan kesejahteraan desa.</p>
<p>Di Jateng, lanjut Iswandi, Ganjar memiliki beragam inovasi dan selalu bergerak cepat untuk mengentaskan masalah kesejahteraan masyarakat desa dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Mulai dari program sekolah gratis, Lapak Ganjar guna mendorong UMKM, hingga Kartu Tani.</p>
<p>&#8220;Pak Ganjar itu yang pertama kartu tani itu sudah jalan di Jawa Tengah. Kemudian Pak Ganjar itu orangnya sangat dekat dengan kepala desa jadi apapun nanti kepala desa WA saja, dan beliau langsung menanggapi. Kami punya harapan besar terhadap beliau,&#8221; paparnya.</p>
<p>Melalui Des Ganjar, Iswandi berkomitmen untuk terus menyiarkan dukungan secara masif untuk Ganjar Pranowo ke berbagai kabupaten/kota se-Sumbar. Sehingga, aspirasi Ganjar Presiden RI 2024 dapat terwujud.</p>
<p>&#8220;Komitmen kami nanti setelah ini kami akan selalu keliling Sumatera Barat untuk lebih mendekatkan Pak Ganjar ke jaring-jaring kabupaten/ kota. Kami bertekad nantinya bagaimana tiap desa ada Posko Des Ganjar,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, seorang pemuda asal Nagari Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Hendra Lesmana (28) mengaku selalu mengikuti rekam jejak Ganjar Pranowo selama menjadi anggota badan legislatif maupun orang nomor satu di Jateng.</p>
<p>Dari pantauannya, Ganjar merupakan pemimpin idaman masyarakat, hal ini terlihat dari sikapnya yang amanah, disiplin, merakyat, tetapi juga tegas.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/pemanasan-jelang-pilpres-2024-gerbong-pecinta-sandi-sumbar-gagas-peluang-usaha-rumahan/">Pemanasan Jelang Pilpres 2024, Gerbong Pecinta Sandi Sumbar Gagas Peluang Usaha Rumahan</a></strong></p>
<p>&#8220;Walaupun belum pernah ketemu, saya sering melihat Pak Ganjar di televisi maupun sosial media. Saya berharap, jika Bapak Ganjar menjadi Presiden, beliau selalu memerhatikan rakyat kecil termasuk di Sumatera Barat ini,&#8221; ujar Hendra.</p>
<p>Dalam rangkaian acara tersebut, turut ditampilkan sejumlah kesenian dan budaya khas Sumatera Barat. Di antaranya Silat Gelombang, Prosesi Siriah Carano Niniak Mamak, Tari Pasambahan, Randai Anak Nagari Ulakan, Indang Anak Nagari Ulakan, serta penampilan alat musik Talempong.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dukungan-untuk-ganjar-pranowo-sebagai-capres-2024-menggema-dari-warga-desa-di-sumbar/">Dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024 Menggema dari Warga Desa di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159654</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/72 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-22 20:13:50 by W3 Total Cache
-->