<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bupati Agam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/bupati-agam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/bupati-agam/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 13 Dec 2025 03:10:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Bupati Agam Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/bupati-agam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Wawancara Eksklusif dengan Bupati Agam: Nyatakan Status Darurat, Anggaran Penanganan Sudah tak Ada</title>
		<link>https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-bupati-agam-nyatakan-status-darurat-anggaran-penanganan-sudah-tak-ada/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 03:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khas]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=240236</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Raut kelelahan terlihat jelas di wajah Bupati Agam Benni Warlis. Kantong matanya pun semakin menebal. Lebih sepekan terakhir ia minim istirahat karena  mengomandoi penanganan bencana alam dahsyat yang menerjang wilayah Agam.  Saat ditemui di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (3/12) malam, Benni baru saja menyelelasaikan rapat koordinasi kesekian kalinya di hari itu, baru selesai sekitar 23.30 WIB. Di hari itu juga dia susah bolak-balik ke lapangan, ke titik terdampak banjir bandang atau galodo di Agam. Di Sumatra Barat, Agam adalah kabupaten yang paling parah terdampak banjir bandang atau pun longsor akibat hidrometeolorologi atau pun ekologis. Bahkan, bencana</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-bupati-agam-nyatakan-status-darurat-anggaran-penanganan-sudah-tak-ada/">Wawancara Eksklusif dengan Bupati Agam: Nyatakan Status Darurat, Anggaran Penanganan Sudah tak Ada</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Raut kelelahan terlihat jelas di wajah Bupati Agam Benni Warlis. Kantong matanya pun semakin menebal. Lebih sepekan terakhir ia minim istirahat karena  mengomandoi penanganan bencana alam dahsyat yang menerjang wilayah Agam.  Saat ditemui di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (3/12) malam, Benni baru saja menyelelasaikan rapat koordinasi kesekian kalinya di hari itu, baru selesai sekitar 23.30 WIB. Di hari itu juga dia susah bolak-balik ke lapangan, ke titik terdampak banjir bandang atau galodo di Agam. Di Sumatra Barat, Agam adalah kabupaten yang paling parah terdampak banjir bandang atau pun longsor akibat hidrometeolorologi atau pun ekologis. Bahkan, bencana besar dipicu siklon tropis senyar yang secara bersamaan menerjang tiga provinsi di Sumatra meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Benni memastikan bahwa Agam adalah wilayah paling banyak terdapat korban jiwa dan juga masih dalam pencarian. Berikut petikan wawancara khusus wartawan Yose Hendra, langsung dengan Bupati Agam Benni Warlis, sekaitan dengan perkembangan bencana banjir bandang dan longsor di Agam, dan sejauh mana penanganan, serta tantangan di masa tanggap darurat hingga rehalibilitasi dan rekonstruksi ke depannya.</p>



<p>Berikut petikan wawancaranya:</p>



<p><strong>Pak Bupati, pertama saya mengucapkan turut berduka di apa yang menimpa Agam, kita menyaksikan bagaimana Agam porak-poranda anda dan juga nyawa, melayang, kemudian kerusakan begitu massif. Nah, Pak Bupati, sekarang ini hari ke-6, itu berapa kecamatan terdampak, nagari (desa) terdampak Kemudian angka korban meninggal, yang dinyatakan hilang dan juga kerusakan lainnya?</strong></p>



<p>Ini kejadian adalah ujian dari Allah SWT. Allah akan memuji kita dengan khawatir, rasa takut. Semua hari ini ketakutan, khawatir, kita juga khawatir. Kemudian kekurangan harta, hilangnya sawah-sawah ternak semuanya, kekurangan buah-buahan, sawah juga padi, dan kehilangan jiwa, ada yang meninggal dimiliki orang yang sabar, itu orang yang bila ditimpa oleh musibah, dia mengatakan milik Allah kembali kepada Allah. Jadi ini benar ayat Allah itu. Tapi terjadi hari ini di Sumatra Barat dan khususnya Kabupaten Agam, ini sangat menyedihkan kita. Kejadian ini sampai sekarang telah menelan korban jiwa manusia yang ditemukan ya, yang meninggal dunia, itu 169 orang. Jadi dari hari ke hari bertambah. Kemudian yang dinyatakan hilang itu ada 86 orang. Tapi saya yakin akan lebih dari itu Kenapa lebih? Jadi yang hilang ini, itu ada yang melaporkan. Kalau saja ada yang satu rumah itu dia meninggal semua, itu gak ada yang melaporkan. Jadi kemungkinan-kemungkinan akan ada akan muncul lagi, dan kayak lain. Ini saja&nbsp; dari kemarin baru 130 kan? 169 sekarang (data per 3 November 2025).</p>



<p><strong>Lonjakan sehari 30 orang. Itu dimana saja yang paling banyak?</strong></p>



<p>Jadi yang paling banyak ini memang di Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Itu yang kena longsor itu. Jadi kejadian-kejadian sebelumnya Itu sebetulnya 16 kecamatan, ini Ini rata, kejadian bencana longsor, Kemudian banjir.&nbsp; Seperti itu lazimnya. Kemudian puncaknya tanggal 27 November itu, hari Kamis itu inilah yang terjadi di Palembayan. Terjadinya semacam galodoh lah. Saya kita tidak tahu bagaimana sumbernya di atas. Yang jelas air itu seperti lepas, masuk ke sungai, menghantam sungai yang kecil menjadi besar, melimpah, menghantam semua perkampungan. Sungainya kecil, gak besar. Jadi ada di situ. Yang dilewati itu yang paling di atas, itu namanya Subarang Aia, kemudian Kampung Tanjung, Kayu Pasak di bawahnya. &nbsp;Kayu Pasak sama Kampung Tanjung sama. Kemudian yang Subarang Aia adalah yang terisolir, setelah beberapa rumah dihantam. Kemudian ada yang terisolasi. Jadi semua ini menyebabkan, yang pertama adalah adanya masyarakat yang tertimbun oleh longsoran. Kemudian yang dihanyutkan ke sungai. Jadi hari pertama itu yang kita terima itu, yang kita temukan itu adalah mereka yang hanyut. Kemudian baru besoknya yang ada di tempat-tempat yang di lumpur-lumpur itu Itu di Salareh Aia. Duluan terdampak sebetulnya di Malalak. Malalak lebih duluan 4 hari, sekitar tanggal 22, 23 November. Malalak dulu terparah. Kemudian muncul lagi saat hujan lebat itu seperti Matua. Tapi yang pertama, yang berat itu dulunya di Paninjauan, kawasan Danau Maninjau. Kemudian muncul di Palembayan. Rentetan dia.</p>



<p><strong>Pak Bupati dari lapangan informasinya kalau Malalak memang sudah punya pengalaman galodoh. Sementara di Salareh Aia ini pertama kali. Nah apakah sudah dicari penyebabnya? Apakah memang ini adalah disebabkan oleh hidrometeorologi, curah hujan tinggi atau memang ada faktor lain misal perusakan lingkungan atau ekologisnya?</strong></p>



<p>Jadi di hari pertama sudah terjadi, tapi cuma banjir-banjir di daerah-daerah di bawahnya. Cuma Di hari terakhir itu, kan sudah 8 hari hujan tidak putus-putus itu. Jadi kemungkinannya memang ada suatu genangan di puncak itu. Kan di atas itu. Kemudian itu bobol. Kita prediksi seperti itu. Kan sering kejadian seperti itu. Galodo seperti itu. Ada genangan. Kemudian genangan itu bisa terbuat akibat daripada longsor atau kayu-kayu tersekat, menyumbat. &nbsp;Jadi semacam embung lah. Embung itu diisi terus, diisi terus, sampai ini puncaknya lepas. Ketika air dilepas, dia akan menghantam batu-batuan di sungai. Kalau batu sudah lepas, Ini makanya dikatakan galodo mengelontor dia ke bawah. Batu di bawah diterjang akan seperti api.</p>



<p><strong>Tapi ada indikasi lain tidak?</strong></p>



<p>Kalau di hulu itu tidak ada. Airnya dari hulu. Air bahnya dari hulu. Kecuali kalau penebangan hutan di daerah-daerah hulu. Kita tidak bisa menyimpulkan. Artinya mendorong pihak lain silahkan untuk meneliti. Ini kan kejadian pertama di sekitar Bukit Barisan itu.</p>



<p><strong>Kejadian ini ada gak Yang boleh dikatakan atau disebut itu Ada kampung yang benar-benar hilang seperti di Aceh. Ada kampung yang terkubur?</strong></p>



<p>Jadi fenomena alam ini, sebetulnya terjadi terus siklus yang kita tidak tahu berapa ratus tahun. Kalau sekarang kita jadinya tahu hari kejadian itu karena informasi dari media sosial. Kalau dulu ada kejadian, ada kampung yang terkubur, siapa yang tahu.</p>



<p><strong>Apakah masih yang terisolir?</strong></p>



<p>Terisolir kita sifatnya putus jalan, tak bisa ditempuh. Jembatan putus, atau longsor beberapa titik. Yang benar-benar hilang tidak ada. Karena yang terisolir itu bisa didistribusikan bantuan. Kalau tak bisa darat, kita distribusikan bantuan dengan mengirim melalui udara.</p>



<p>&nbsp;Nah Bapak Bupati selain kita bicara tadi Korban, kemudian Hilang dan lain-lain Hal yang pasti Memukul juga Tentu adalah dampak secara Kerusakan layak dan ujung-ujung ekonomi Apakah sudah didata Berapa tenggamping Perumah yang rusak mudah secara ekonomi Keseluruhan berapa Itu</p>



<p>Sudah di data, cuma kita belum bisa memastikan. Yang dilaporkan per 3 November 2025, rumah rusak ringan sekitar 400 unit, rusak sedang 98 unit. Kemudian rusak berat ada 400an. Kemudian jembatan yang rusak Ini ada 26 titik, jalan ada 37 titik, tempat ibadah ada 11, sekolah 112 unit sekolah Itu dari SD sampai SMA. Irigasi juga 29 unit, kemudian ternak hampir 4000 ekor. Areal persawahan yang rusak Itu ada 1659 hektare. Kemudian diperkirakan akan bertambah terus. Sekarang ini dampak secara ekonomi sudah hampir lebih dari Rp.600 miliar.</p>



<p><strong>Apa yang paling dibutuhkan Agam untuk percepatan saat ini?</strong></p>



<p>Saya sudah sampaikan, kita kekurangan alat berat. Saya minta 10 unit lagi untuk disebar ke Malalak, Salareh Aia mungkin sekitar 3-4 lagi. Alat itu kita sebar untuk percepatan.</p>



<p>&nbsp;Kita juga butuh genset yang menjadi andalan penerangan saat ini sekitar 10 lagi. Selanjutnya air minum, termasuk MCK di titik pengungsian. Kita hanya bisa minta, karena tidak ada uang lagi. Kita juga minta ke pengusaha atau perantau.</p>



<p><strong>Berapa banyak titik pengungsian?</strong></p>



<p>Sekaranga da 20 titik dengan jumlah 15 ribu jiwa. Tapia da juga yang masih terisolasi dengan jumlah penduduk sekitar 20 ribu jiwa.</p>



<p><strong>Apakah Agam sanggup mengatasinya?</strong> Ini kan kerugian masyaraka kita. Apakah sanggup? Kita tak sanggup. Kita sanggup menggerakkan masyarakat gotong royong atau perantau membantu. Tapi Pemerintah Agam tidak akan sanggup mengembalikan ke posisi semula. Maka kita juga berharap untuk perantau semua &nbsp;Kondisinya, kita mundur mungkin bisa 20 tahun yah posisinya. Posisinya jalan yang rusak, sekolah yang rusak, jembatan putus, Agam tidak akan sanggup. Makanya sekarang Agam menyatakan darurat sejak tanggal 27 November. Ada suratnya.</p>



<p><strong>Walaupun nasional belum menyatakan darurat?</strong></p>



<p>Agam yang darurat. Jadi salah satu hal penting ketika Agam menyatakan Ini darurat, maka provinsi bisa masuk, pusat bisa masuk. Apakah jalan-jalannya nasional, apakah jalan-jalan kabupaten, apakah jalan-jalan provinsi, Itu bisa dimasuki oleh pusat.</p>



<p><strong>Apa kekuatannya?</strong></p>



<p>Surat keputusan bupati. Cukup kuat. Ini suatu kekuatan yang luar biasa. Ini surat saktinya bupati. Menyatakan darurat itu, artinya beberapa aturan tidak berlaku lagi, tidak dibatasi lagi. Misalnya kalua jalan, jembatan kabupaten kita yang biayai. Sekarang tidak, bisa provinsi, bisa pusat. Kalau dulu dibiayai tidak boleh, tidak sah. Rentang waktunya atau masa berlakunya satu bulan. Selama satu bulan masa tanggap darurat ini, kita didamping langsung. Dalam satu bulan ini intervisi dilakukan oleh provinsi dan pusat. Sekarang lihat kan kita didamping BNPB. Kita didamping langsung. Disertai bantuan sarana, alat, pangan. Dibantu semua dari pemerintah pusat.</p>



<p><strong>Itu kan tahap emergensi. Kalau penanganan jangka Panjang bagaimana?</strong></p>



<p>Kalau bicara jangka panjang, nanti kan ada rehabilitasi rekonstruksi. Kita ajukan. Rehab-rekon itu pemerintah pusat lagi melakukan. &nbsp;Makanya ada namanya BNPB, lembaga penanggulangan bencana nasional. Jadi mereka akan turun ketika kita memang tidak sanggup.</p>



<p><strong>Ketidaksanggupan dari sisi anggaran berapa? Sekarang posisi anggaran untuk penanganan bencana berapa?</strong></p>



<p>&nbsp;Pasti dari sisi anggaran. Untuk kabupaten istilanya dana Bnatuan Tak Terduga (BTT). Kalau setahun kemarin BTT kita untuk tahun 2025 Rp.5 miliar. Sebelum terjadi bencana posisinya tinggal Rp.1,5 miliar. Tidak berapa artinya. Dengan kondisi bencana seperti ini sudah habis. Umurnya paling seminggu untuk memamaksimalkan penggunaan anggaran itu. BTT itu penggunaannya selama ini, misal kita tanggap darurat, ada jembatan roboh, jalan rusak, kita perbaiki. Ada bangunan irigasi rusak, kita perbaiki.</p>



<p><strong>Berarti Agam defisit sekarang?</strong></p>



<p>Ya sekarang untuk bencana tak ada lagi. Kalau untuk menyambangi lokasi atau titik bencana sekarang, BBM kita ada. Tapi untuk membiayai tak bisa. Misal memperbaiki jalan, jembatan tak bisa. Makanya darurat kan. Maka jembatan darurat dulu, bagaimana mobil lewat. Dengan harapan dibangun permanen nanti.</p>



<p><strong>Apakah Agam paling terdampak?</strong></p>



<p>Dibanding kabupaten lain, Agam paling parah. Seluruh kabupaten terdampak di Sumatra, untuk kabupatennya kita paling banyak dari sisi korban. Ini dinyatakan langsung juga oleh pihak BNPB.</p>



<p><strong>Apakah perlu penetapan status nasional, seperti disuarakan kepala daerah terdampak lain?</strong></p>



<p>Kita tak seperti itu caranya. Kita bikin laporan, menyurati. Untuk status nasional kita tak bisa. Kita tak tahu dampak lain di kabupaten lain. Kalau hanya dengan dana provinsi juga tidak sanggup. Kan sudah dinyatakan Pak Gubernur juga. Kami menyatakan bahwa Kabupaten Agam tidak punya anggaran lagi menyelesaikan ini. Maka kita usulkan ke pemerintah pusat, dan sudah direspons BNPB. Maka sudah beberapa hari ini kita didampingi. Artinya pusat sudah terlibat di sini.</p>



<p><strong>Sekali lagi penegasan, kalau menurut Bapak Bupati bencana ini secara narasi, apakah memang hidrometeorologi dengan narasi tunggal atau memang faktor ekologis atau kerusakan lingkungan?</strong></p>



<p>Kalau faktor lingkungan, maksudnya kerusakan-kerusakan, saya tidak yakin dengan itu. Kenapa? Karena semua longsor ini kan semua kecuali pada daerah-daerah yang terjadi penebangan hutan. Itu memang iya. Kalau kita khusus Agam, bukan penyebabnya itu. Saya berani katakan itu, karena saya cuma lihat khusus untuk Salareh Aia, ini hamper sama dengan galodo gunung Marapi. Karena hujannya lebat. Kalau di Malalak hampir sama. Kalau hujan biasa-biasa saja, tidak ada bencana. Kalau tebing runtuh sedikit biasa.</p>



<p><strong>Menurut Pak Bupati, apakah kejadian bencana hari mungkin masyarakat sudah mengabaikan pengetahuan lokal soal kebencanaan?</strong></p>



<p>Bukan ini kan di Salareh Aia, memang masyarakat di situ belum pernah punya pengalaman. Kalau di Salareh Aia baru sekali, jadi tak memahami apa pun yang terjadi. Dan itu sangat mendadak sekali. Beda dengan pengalaman masyarakat di Sungai Batang, Tanjung Sani. Korban tak banyak, karena mereka sering mengalami hal yang sama. Kalau ada tanda-tanda mereka sudah tahu dan cepat menghindar.</p>



<p><strong>Ke depan perlu gak untuk memasifkan mitigasi berbasis nagari?</strong></p>



<p>Ini perlu dengan mengedukasi masyarakat. Jangan terulang lagi. Kita di Agam lengkap potensi bencana deperti galodo, longsor, gempa, erupsi.</p>



<p><strong>Apakah Agam membuka diri untuk dibantu?</strong></p>



<p>Kita sangat terbuka. Baik perantau, maupun LSM. Menurut kita untuk pengananan bencana besar seperti ini; Basamo Mako Bajadi (bersama maka bisa diatasi).</p>



<p><strong>Apakah babakan penanganan yang sudah dirancang?</strong></p>



<p>Pertama, hunian sementara bagi mereka yang mau. Tapi karena orang Minang tentu juga punya dunsanak atau keluarga, mereka ingin di sana kita bantu juga. Kita anggap seperti indekos. Kedua, soal hunian tetap dengan harapan itu dibangun pemerintah pusat. Untuk masa darurat ini kita akan pastikan data untuk keperluan bantuan masa rehabilitasi dan rekonstruksi.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wawancara-eksklusif-dengan-bupati-agam-nyatakan-status-darurat-anggaran-penanganan-sudah-tak-ada/">Wawancara Eksklusif dengan Bupati Agam: Nyatakan Status Darurat, Anggaran Penanganan Sudah tak Ada</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">240236</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Benni Warlis Sebut 3 Nama Ini Paling Berjasa di Kabupaten Agam, Siapa Saja ?</title>
		<link>https://langgam.id/benni-warlis-sebut-3-nama-ini-paling-berjasa-di-kabupaten-agam-siapa-saja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Mar 2025 05:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223360</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Kabupaten Agam Benni Warlis Dt Tan Batuah menyebutkan tiga nama paling berjasa dalam pembangunan daerah itu selama ini. Menurutnya, kemajuan yang diraih Kabupaten Agam saat ini adalah hasil dari visi dan dedikasi para tokoh hebat tersebut. Pernyataan itu disampaikan Bupati Benni Warlis saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Raudhatul ‘Ilmi, Lambah Tangah, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kamis (6/3/2025) malam. &#8220;Kabupaten Agam telah mengalami berbagai kemajuan di bawah kepemimpinan tokoh-tokoh hebat yang memiliki visi dan dedikasi tinggi dalam membangun daerah,&#8221; ujarnya, dikutip dari AMCNews. Ia menyebutkan beberapa nama pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kabupaten Agam,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/benni-warlis-sebut-3-nama-ini-paling-berjasa-di-kabupaten-agam-siapa-saja/">Benni Warlis Sebut 3 Nama Ini Paling Berjasa di Kabupaten Agam, Siapa Saja ?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Bupati Kabupaten Agam Benni Warlis Dt Tan Batuah menyebutkan tiga nama paling berjasa dalam pembangunan daerah itu selama ini. Menurutnya, kemajuan yang diraih Kabupaten Agam saat ini adalah hasil dari visi dan dedikasi para tokoh hebat tersebut.</p>



<p>Pernyataan itu disampaikan Bupati Benni Warlis saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Raudhatul ‘Ilmi, Lambah Tangah, Nagari Lambah, Kecamatan Ampek Angkek, Kamis (6/3/2025) malam.</p>



<p>&#8220;Kabupaten Agam telah mengalami berbagai kemajuan di bawah kepemimpinan tokoh-tokoh hebat yang memiliki visi dan dedikasi tinggi dalam membangun daerah,&#8221; ujarnya, dikutip dari AMCNews.</p>



<p>Ia menyebutkan beberapa nama pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi Kabupaten Agam, mereka adalah Aristo Munandar, Indra Catri, dan Andri Warman yang merupakan bupati sebelum dirinya. Setiap pemimpin memiliki ciri khas dan prestasi masing-masing dalam memajukan daerah.</p>



<p>&#8220;Aristo Munandar dikenal sebagai pemimpin yang membawa berbagai inovasi dalam pembangunan daerah. Indra Catri dengan kepemimpinannya yang visioner berhasil meningkatkan berbagai sektor strategis di Kabupaten Agam,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Andri Warman dan Irwan Fikri dinilai telah melanjutkan perjuangan dengan kebijakan-kebijakan yang berdampak positif bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Setiap pemimpin Kabupaten Agam telah memberikan kontribusi besar, mereka tidak hanya bekerja keras dalam pembangunan fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Di bawah kepemimpinannya saat ini, Benni Warlis mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Agam untuk mendukung program-program pemerintah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Dengan kepemimpinan yang solid dan penuh dedikasi, serta dukungan dari seluruh masyarakat, Kabupaten Agam akan terus berkembang menjadi daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,&#8221; pungkasnya. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/benni-warlis-sebut-3-nama-ini-paling-berjasa-di-kabupaten-agam-siapa-saja/">Benni Warlis Sebut 3 Nama Ini Paling Berjasa di Kabupaten Agam, Siapa Saja ?</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223360</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polemik Wilayah Pasangrahan Marapi: Berikut Jawaban Bupati Agam pada Bupati Tanah Datar</title>
		<link>https://langgam.id/polemik-wilayah-pasangrahan-marapi-berikut-jawaban-bupati-agam-pada-bupati-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2022 07:44:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangrahan Marapi]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165255</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Agam Andri Warman mengaku tidak mempersoalkan jika jalur pendakian Proklamator, Pasangrahan (Gaduang) di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi masuk wilayah administrasi Kabupaten Tanah Datar. Hal ini menjawab pernyataan Bupati Tanah Datar Eka Putra bahwa jalur pendakian tersebut masuk wilayahnya. Andri menyatakan tidak persoalan mau jalur itu masuk wilayah Kabupaten Agam maupun Tanah Datar. &#8220;Saya tidak ada persoalan, mau dari Batusangkar, mau dari mana masuknya, yang wilayah kami, wilayah Agam (yakni) Batu Palano, di luar itu tidak ada urusan dari kami,&#8221; kata Andri saat dihubungi Langgam.id, Senin (21/11/2022). Ia mengungkapkan jika menurut catatan jalur pendakian masuk wilayah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polemik-wilayah-pasangrahan-marapi-berikut-jawaban-bupati-agam-pada-bupati-tanah-datar/">Polemik Wilayah Pasangrahan Marapi: Berikut Jawaban Bupati Agam pada Bupati Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Bupati Agam Andri Warman mengaku tidak mempersoalkan jika jalur pendakian Proklamator, Pasangrahan (Gaduang) di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Marapi masuk wilayah administrasi Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Hal ini menjawab pernyataan Bupati Tanah Datar Eka Putra bahwa jalur pendakian tersebut masuk wilayahnya. Andri menyatakan tidak persoalan mau jalur itu masuk wilayah Kabupaten Agam maupun Tanah Datar.</p>
<p>&#8220;Saya tidak ada persoalan, mau dari Batusangkar, mau dari mana masuknya, yang wilayah kami, wilayah Agam (yakni) Batu Palano, di luar itu tidak ada urusan dari kami,&#8221; kata Andri saat dihubungi <em>Langgam.id</em>, Senin (21/11/2022).</p>
<p>Ia mengungkapkan jika menurut catatan jalur pendakian masuk wilayah Kabupaten Agam maka akan diambil. Namun jika tidak, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar silakan mengambilnya.</p>
<p>&#8220;Kalau menurut itu catatan masuk wilayah Agam kami ambil, kalau tidak silakan ambil. Tidak ada urusan sama saya, jangan kepada saya mengklaim, kami tidak pernah, kami kalau wilayah kami Batu Palano, habis cerita,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Andri menyebutkan, waktu rapat bersama pemerintah provinsi, pihak Pemerintah Kabupaten Tanah Datar tidak mempermasalahkannya. Akan tetapi, sekarang malah mengklaim.</p>
<p>&#8220;Kenapa sekarang dilakukan klaim-klaim. Saya berhubungan baik dengan Pak Eka, kan jadi tidak enak saya. Jadi tidak ada persoalan sama kami, kalau dari Tanah Datar silakan, kalau dari Agam silahkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, semua tergantung keputusan pemerintah provinsi. Baginya, yang penting masyarakat terfasilitasi untuk mendaki Gunung Marapi.</p>
<p>Ia mengatakan, di wilayah itu kebanyakan yang bermukim merupakan warga Kabupaten Agam. &#8220;Kalau dia beranggapan orang Batusangkar dan dia punya (wilayah) apa buktinya? Silahkan,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Sebelumnya, Eka melakukan peninjauan ke lapangan jalur pendakian Proklamator, Pasangrahan di TWA Gunung Marapi, Kecamatan X Koto. Ia menyatakan jalur ini masuk administrasi Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Ada Permendagri Nomor 110 Tahun 2019 yang mengatur tentang batas daerah antara Kabupaten Agam dengan Kabupaten Tanah Datar. Hal tersebut disampaikan saat peninjauan lapangan jalur pendakian di TWA Gunung Marapi, Kecamatan X Koto, Minggu (20/11/2022).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/bupati-tanah-datar-bantah-bupati-tetangga-pasangrahan-marapi-bukan-wilayah-agam/">Bupati Tanah Datar Bantah Bupati Tetangga: Pasangrahan Marapi Bukan Wilayah Agam</a></strong></p>
<p>&#8220;Kita berjalan pada ketentuan yang ada. <em>InshaAllah</em>, niat kita baik, bagaimana jalur pendakian Proklamator, Pasangrahan di TWA Gunung Marapi bisa dimanfaatkan masyarakat kita,&#8221; tutur Bupati Eka.</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polemik-wilayah-pasangrahan-marapi-berikut-jawaban-bupati-agam-pada-bupati-tanah-datar/">Polemik Wilayah Pasangrahan Marapi: Berikut Jawaban Bupati Agam pada Bupati Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165255</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Istri Camat Meninggal Kecelakaan, Bupati Agam Ucapkan Duka</title>
		<link>https://langgam.id/istri-camat-meninggal-kecelakaan-bupati-agam-ucapkan-duka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2022 05:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Camat Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=147418</guid>

					<description><![CDATA[<p>Berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Istri Camat Meninggal Kecelakaan, Bupati Agam Ucapkan Duka. Langgam.id &#8211; Istri Camat Palembayan Ny. Yenita Sabirun meninggal dunia akibat kecelakaan. Bupati Agam Andri Warman menyatakan turut berduka cita saat melayat ke rumah duka. &#8220;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ny. Yenita Sabirun,&#8221; kata Bupati saat melayat, Sabtu (5/2/2022). Ketua TP-PKK Palembayan itu kecelakaan di Padang Koto Batuang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari pada Sabtu sore. Bupati Agam mendoakan semoga almarhumah diampuni segala dosa serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/istri-camat-meninggal-kecelakaan-bupati-agam-ucapkan-duka/">Istri Camat Meninggal Kecelakaan, Bupati Agam Ucapkan Duka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="intro-text">
<p dir="ltr">Berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Istri Camat Meninggal Kecelakaan, Bupati Agam Ucapkan Duka.</p>
</div>
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Istri Camat Palembayan Ny. Yenita Sabirun meninggal dunia akibat kecelakaan. Bupati Agam Andri Warman menyatakan turut berduka cita saat melayat ke rumah duka.</p>
<p>&#8220;Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ny. Yenita Sabirun,&#8221; kata Bupati saat melayat, Sabtu (5/2/2022).</p>
<p>Ketua TP-PKK Palembayan itu kecelakaan di Padang Koto Batuang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari pada Sabtu sore.</p>
<p>Bupati Agam mendoakan semoga almarhumah diampuni segala dosa serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Amal ibadah almarhumah diharapkan diterima dan dikarunia nikmat kubur.</p>
<p>Dirilis AMC Kabupaten Agam, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Edi Busti juga menyampaikan rasa bela sungkawanya. Edi Busti juga mendoakan tempat terbaik bagi almarhumah.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, mobil dinas Camat Palembayan terlibat kecelakaan dengan truk fuso di Jalan Lintas Sumatra Padang, Nagari Koto Batuang, Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Sabtu (5/2/2022).</p>
<p>Kecelakaan terjadi antara kendaraan Toyota Rush No Pol BA 58 T dengan kendaraan tangki Tronton merek Isuzu nomor polisi BK 8708 ES.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/mobil-dinas-alami-kecelakaan-istri-camat-palembayan-agam-meninggal-dunia/">Mobil Dinas Alami Kecelakaan, Istri Camat Palembayan Agam Meninggal Dunia</a></strong></p>
<p>Bagian belakang mobil dinas tersebut hancur sampai ke bagian tengah. Kasatlantas Polres Agam Iptu Apriman Sural menjelaskan mobil dinas dikendarai oleh sopir bernama Yoranda Yusman. Sementara penumpangnya yaitu Sabirun dan istrinya Yenita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4>Dapatkan update berita Agam – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/istri-camat-meninggal-kecelakaan-bupati-agam-ucapkan-duka/">Istri Camat Meninggal Kecelakaan, Bupati Agam Ucapkan Duka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">147418</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perantau Jawa di Agam Dapat Bantuan Satu Unit Ambulans dari Bupati</title>
		<link>https://langgam.id/perantau-jawa-di-agam-dapat-bantuan-satu-unit-ambulans-dari-bupati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2022 01:31:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=143634</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Perantau asal pulau Jawa yang tergabung dalam Para Perantau Jawa (Paperja) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) mendapat bantuan satu unit ambulans dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Agam Andri Warman menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan Paperja di Jorong Aro Kandikir Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu (01/01/2021). “Kita semua bersaudara, tidak ada bedanya antara orang Jawa, Minang, maupun Batak, karena kita semua itu satu rakyat Indonesia,” ujar Bupati dalam keterangan resmi dikutip Minggu (2/2/2021). Untuk itu, dia berharap bantuan ambulans  bisa bermanfaat bagi Paperja untuk keperluan dalam keadaan darurat. Sementara itu, Ketua Paperja, H. Loso menyampaikan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/perantau-jawa-di-agam-dapat-bantuan-satu-unit-ambulans-dari-bupati/">Perantau Jawa di Agam Dapat Bantuan Satu Unit Ambulans dari Bupati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id-</strong>Perantau asal pulau Jawa yang tergabung dalam Para Perantau Jawa (Paperja) di Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) mendapat bantuan satu unit ambulans dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab).</p>
<p dir="ltr">Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Agam Andri Warman menyerahkan langsung bantuan kepada perwakilan Paperja di Jorong Aro Kandikir Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, Sabtu (01/01/2021).</p>
<p dir="ltr">“Kita semua bersaudara, tidak ada bedanya antara orang Jawa, Minang, maupun Batak, karena kita semua itu satu rakyat Indonesia,” ujar Bupati dalam keterangan resmi dikutip Minggu (2/2/2021).</p>
<p dir="ltr">Untuk itu, dia berharap bantuan ambulans  bisa bermanfaat bagi Paperja untuk keperluan dalam keadaan darurat.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Ketua Paperja, H. Loso menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Agam Andri Warman, atas pemberian bantuan ambulans.</p>
<p dir="ltr">“Kami para perantau Jawa yang berada di Agam berterimakasih, atas bantuan yang di berikan Bupati Agam,” katanya. (*)</p>
<h4>—<br />
<em>Dapatkan update <strong>berita terbaru</strong> setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</em></h4>
<p dir="ltr">
<p>The post <a href="https://langgam.id/perantau-jawa-di-agam-dapat-bantuan-satu-unit-ambulans-dari-bupati/">Perantau Jawa di Agam Dapat Bantuan Satu Unit Ambulans dari Bupati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143634</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ajak Beribadah, Bupati Agam Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Malam Tahun Baru</title>
		<link>https://langgam.id/ajak-beribadah-bupati-agam-imbau-masyarakat-tidak-rayakan-malam-tahun-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2021 00:10:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=143361</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Bupati Agam Andri Warman mengimbau masyarakat tidak ikut merayakan malam pergantian tahun baru. Dia meminta masyarakat beribadah di masjid atau di rumah masing-masing. Imbauan itu tertuang dalam surat edaran Bupati Agam, nomor 400/562/Kesra/XII/2021 tentang pergantian tahun baru masehi di Kabupaten Agam. “Kita harapkan masyarakat tidak ikut merayakan malam pergantian tahun baru masehi,” katanya dikutip dari halaman amcnews.co.id (30/12/2021). Dia mengharapkan partisipasi seluruh elemen masyarakat seperti ninik mamak, alim ulama, dan tokoh masyarakat dengan mengingatkan anak kemenakan agar tidak melakukan perayaan tahun baru. Apalagi katanya ini tidak sesuai dengan norma adat dan agama Islam. Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi agar hal</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ajak-beribadah-bupati-agam-imbau-masyarakat-tidak-rayakan-malam-tahun-baru/">Ajak Beribadah, Bupati Agam Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Malam Tahun Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id-</strong>Bupati Agam Andri Warman mengimbau masyarakat tidak ikut merayakan malam pergantian tahun baru. Dia meminta masyarakat beribadah di masjid atau di rumah masing-masing.</p>
<p dir="ltr">Imbauan itu tertuang dalam surat edaran Bupati Agam, nomor 400/562/Kesra/XII/2021 tentang pergantian tahun baru masehi di Kabupaten Agam.</p>
<p dir="ltr">“Kita harapkan masyarakat tidak ikut merayakan malam pergantian tahun baru masehi,” katanya dikutip dari halaman amcnews.co.id (30/12/2021).</p>
<p dir="ltr">Dia mengharapkan partisipasi seluruh elemen masyarakat seperti ninik mamak, alim ulama, dan tokoh masyarakat dengan mengingatkan anak kemenakan agar tidak melakukan perayaan tahun baru. Apalagi katanya ini tidak sesuai dengan norma adat dan agama Islam.</p>
<p dir="ltr">Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi agar hal ini tidak terjadi. Kepada aparat ia meminta untuk mengawasi tempat yang berkemungkinan dijadikan sebagai lokasi perayaan malam pergantian tahun.</p>
<p dir="ltr">“Kepada kita semua juga diminta untuk menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Ia mengajak masyarakat melaksanakan muhasabah dan bersyukur kepada Allah SWT, karena menurutnya ini banyak manfaatnya dibanding berkumpul-kumpul di malam tahun baru yang lebih besar mudaratnya.</p>
<p dir="ltr">“Lebih baik kita beribadah baik di masjid maupun di rumah, memohon pada Allah SWT agar kita dijauhkan dari segala marabahaya, supaya pandemi Covid-19 yang masih mengancam ini cepat berlalu,”imbaunya.</p>
<p dir="ltr"><em>—</em></p>
<p dir="ltr"><em>Dapatkan <strong>update berita</strong> terbaru setiap hari dari <strong>Langgam.id</strong>. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ajak-beribadah-bupati-agam-imbau-masyarakat-tidak-rayakan-malam-tahun-baru/">Ajak Beribadah, Bupati Agam Imbau Masyarakat Tidak Rayakan Malam Tahun Baru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">143361</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wadah Tampilkan Kreasi Seni, Nagari Simarosok Agam Adakan Festival</title>
		<link>https://langgam.id/wadah-tampilkan-kreasi-seni-nagari-simarosok-agam-adakan-festival/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Dec 2021 03:20:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[festival seni]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupatan Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=142852</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Nagari Simaraso, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar Festival Sumarak Nagari. Acara ini digelar sebagai wadah menampilkan kreasi dan seni. Acara Festival Sumarak Nagari dibuka secara resmi oleh Bupati Agam Andri Warman di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Sabtu (25/11/2021). Bupati menjelaskan, bahwa Ranah minang kaya dengan seni budaya yang perlu ditampilkan dan dilestarikan. Diantaranya kegiatan kuliner yang khas nagari dan tutur pasambahan adatnya. Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreasi adat dan budaya di daerahnya masing-masing. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif di dalam pelaksanaan kegiatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wadah-tampilkan-kreasi-seni-nagari-simarosok-agam-adakan-festival/">Wadah Tampilkan Kreasi Seni, Nagari Simarosok Agam Adakan Festival</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id-</strong>Nagari Simaraso, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar Festival Sumarak Nagari. Acara ini digelar sebagai wadah menampilkan kreasi dan seni.</p>
<p dir="ltr">Acara Festival Sumarak Nagari dibuka secara resmi oleh Bupati Agam Andri Warman di Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Sabtu (25/11/2021).</p>
<p dir="ltr">Bupati menjelaskan, bahwa Ranah minang kaya dengan seni budaya yang perlu ditampilkan dan dilestarikan. Diantaranya kegiatan kuliner yang khas nagari dan tutur pasambahan adatnya.</p>
<p dir="ltr">Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreasi adat dan budaya di daerahnya masing-masing.</p>
<p dir="ltr">“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif di dalam pelaksanaan kegiatan ini”, katanya sebagaimana dikutip dari media resmi Pemkab Agam amcnews.co.id, Minggu (26/12/2021).</p>
<p dir="ltr">Selain itu, Panitia Pelaksana kegiatan Ifnaldi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat gotong royong dalam membangun dan mengembangkan potensi dan kreativitas nagari. Seperti pengembangan sumber daya alam dan sumber daya manusia.</p>
<p dir="ltr">“Kita mengucapkan terimakasih kepada donatur atau perantau telah membantu dan berpartisipasi bersama warga nagari Simarasok sehingga kegiatan ini berjalan aman dan lancar,&#8221; katanya<strong>. (*/Rahmadi)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wadah-tampilkan-kreasi-seni-nagari-simarosok-agam-adakan-festival/">Wadah Tampilkan Kreasi Seni, Nagari Simarosok Agam Adakan Festival</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142852</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Agam akan Bangun Masjid Terapung di Pasia Tiku Tahun 2022</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-agam-akan-bangun-masjid-terapung-di-pasia-tiku-tahun-2022/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2021 00:00:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=142398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Agam akan membangunan masjid terapung di daerah Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara di tahun 2022. Selain tempat ibadah, masjid ini juga sebagai destinasi wisata religi dan ikon daerah. Bupati Agam Andri Warman mengatakan, Kecamatan Tanjung Mutiara punya banyak potensi yang belum tergarap dengan baik. Oleh sebab itu, pihaknya ingin mengoptimalkan potensi yang ada. &#8220;Salah satunya adalah sektor pariwisata, yaitu direncanakan akan membuat masjid terapung di Pantai Pasia Tiku,” katanya dikutip Langgam.id dari laman amcnews.co.id, Kamis (23/12/2021). Bupati bersama dengan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Bungus, Soma Sumantri telah datang untuk meninjau lokasi pembangunan masjid Rabu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-akan-bangun-masjid-terapung-di-pasia-tiku-tahun-2022/">Pemkab Agam akan Bangun Masjid Terapung di Pasia Tiku Tahun 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id –</strong> Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Agam akan membangunan masjid terapung di daerah Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara di tahun 2022. Selain tempat ibadah, masjid ini juga sebagai destinasi wisata religi dan ikon daerah.</p>
<p>Bupati Agam Andri Warman mengatakan, Kecamatan Tanjung Mutiara punya banyak potensi yang belum tergarap dengan baik. Oleh sebab itu, pihaknya ingin mengoptimalkan potensi yang ada.</p>
<p>&#8220;Salah satunya adalah sektor pariwisata, yaitu direncanakan akan membuat masjid terapung di Pantai Pasia Tiku,” katanya dikutip Langgam.id dari laman amcnews.co.id, Kamis (23/12/2021).</p>
<p>Bupati bersama dengan Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Bungus, Soma Sumantri telah datang untuk meninjau lokasi pembangunan masjid Rabu (22/12/20221). Andri menyampaikan bahwa Kecamatan Mutiara memiliki potensi daerah yang sangat besar, namun belum tergarap dengan baik.</p>
<p>&#8220;Nantinya masjid ini akan dibuat berbeda dari masjid-masjid lainnya, sehingga bisa menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Agam, khususnya ke Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara,” jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Kepala PPS Bungus, Soma Somantri juga memberikan respon positif terhadap rencana pembangunan Masjid Terapung tersebut. Dikatakan, kedepannya Pantai Pasia Tiku tidak hanya akan menjadi pelabuhan bagi masyarakat, namun juga dapat menjadi destinasi wisata religi.</p>
<p>“Namun, pembangunan tempat wisata ini harus sesuai dengan aturan yang berlaku, kajian lingkungan, ekonomi dan wisatanya harus jelas, sehingga masyarakat, khususnya di kawasan Pasia Tiku tidak dirugikan,”katanya. <strong>(*/Rahmadi/Dewi Habiba)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-akan-bangun-masjid-terapung-di-pasia-tiku-tahun-2022/">Pemkab Agam akan Bangun Masjid Terapung di Pasia Tiku Tahun 2022</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">142398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Agam Diminta Tindak Pihak yang Menghambat Revitalisasi Danau Maninjau</title>
		<link>https://langgam.id/bupati-agam-diminta-tindak-pihak-yang-menghambat-revitalisasi-danau-maninjau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Dec 2021 03:17:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[KJA Danau Maninjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=141995</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id-Aktivis lingkungan Zukri Saad meminta Bupati Agam agar menindak pihak-pihak yang menghambat revitalisasi Danau Maninjau. Hal itu dilakukan sebagai langkah dalam penyelamatan Danau Maninjau. Dia menyampaikan itu saat diskusi rutin lewat aplikasi zoom meting digagas MSTV dengan acara Maota Lamak pada Sabtu (18/12/2021) lalu. Diskusi dengan judul “Dilema Danau Maninjau, Wisata atau Keramba Apung?” dihadiri sejumlah pihak terkait dan Bupati Agam Andri Warman. Zukri Saad menjelaskan untuk menyelamatkan Danau Maninjau perlu dibuat moratorium untuk menghentikan aktivitas ekonomi keramba jaring apung (KJA). Tujuannya untuk pemulihan danau lalu ditata pengembangan kerambanya. &#8220;Tindakan ini harus dibarengi dengan pengembangan ekonomi alternatif yang didampingi secara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-agam-diminta-tindak-pihak-yang-menghambat-revitalisasi-danau-maninjau/">Bupati Agam Diminta Tindak Pihak yang Menghambat Revitalisasi Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong>-Aktivis lingkungan Zukri Saad meminta Bupati Agam agar menindak pihak-pihak yang menghambat revitalisasi Danau Maninjau. Hal itu dilakukan sebagai langkah dalam penyelamatan Danau Maninjau.</p>
<p>Dia menyampaikan itu saat diskusi rutin lewat aplikasi zoom meting digagas MSTV dengan acara Maota Lamak pada Sabtu (18/12/2021) lalu. Diskusi dengan judul “Dilema Danau Maninjau, Wisata atau Keramba Apung?” dihadiri sejumlah pihak terkait dan Bupati Agam Andri Warman.</p>
<p>Zukri Saad menjelaskan untuk menyelamatkan Danau Maninjau perlu dibuat moratorium untuk menghentikan aktivitas ekonomi keramba jaring apung (KJA). Tujuannya untuk pemulihan danau<br />
lalu ditata pengembangan kerambanya.</p>
<p>&#8220;Tindakan ini harus dibarengi dengan pengembangan ekonomi alternatif yang didampingi secara serius dan intensif,&#8221; katanya lewat rilis Indonesia’s Public Policy Research and Advocacy/IPPRA yang diterima langgam.id, Senin (20/12/2021).</p>
<p>Zukri mengatakan, sebagai orang yang merasa ikut bertanggungjawab atas perkembangan KJA di Danau Maninjau, dia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Agam yaitu bupati dan jajarannya untuk tegas menindak pihak-pihak yang menghambat pengembalian fungsi danau sebagai kawasan tujuan lestari.</p>
<p>Pemda memurutnya jangan lagi berlindung pada ketiadaan dokumen tata ruang danau<br />
hingga saat ini, namun harus mengatasi dulu dampak yang ada.</p>
<p>“Kalau perlu buat skenario untuk jangka waktu enam bulan mengingat langkah-langkah yang akan dilakukan sudah jelas, asalkan kita semua konsisten,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu peserta diskusi lainnya, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno mengatakan pihaknya siap mendukung langkah penyelamatan Danau Maninjau.</p>
<p>Komitmen atas dukungannya itu akan diwujudkan dengan mengawal tindak lanjut pasca Maota Lamak kali ini dengan Direktorat Jenderal lain di KLHK serta kementerian lain seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).</p>
<p>&#8220;Bupati kita minta membuat surat dalam minggu ini dan mengirimkannya kepada Menteri LHK dengan tembusan ke dirjen lain,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirje lain diantaranya Dirjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan/Pedas RH, Direktur Konservasi Tanah dan Air serta Dirjen Pencemaran dan kerusakan lingkungan/PPKL). Selain itu bupati juga diharapkan segera membentuk Tim Penyelamat Danau Maninjau yang terdiri dari pakar, praktisi, akademisi, aktivis lingkungan dan berkoordinasi intensif dengan Gubernur Sumatra Barat.</p>
<p>Bupati Agam Andri Warman yang ikut hadir dalam diskusi tersebut menyatakan pihaknya akan serius dalam menyelesaikan masalah keramba apung di Danau Maninjau.</p>
<p>Sebagai bentuk keseriusan, dalam diskusi itu ia juga didampingi empat kepala dinas terkait yaitu Kominfo, Pariwisata, Perikanan dan Lingkungan.<strong> (*/Rahmadi)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-agam-diminta-tindak-pihak-yang-menghambat-revitalisasi-danau-maninjau/">Bupati Agam Diminta Tindak Pihak yang Menghambat Revitalisasi Danau Maninjau</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">141995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mengenal Baganang, Tradisi Melepas Ikan ke Sawah di Agam</title>
		<link>https://langgam.id/mengenal-baganang-tradisi-melepas-ikan-ke-sawah-di-agam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lisa Septri Melina]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2021 00:22:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=139578</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Masyarakat Jorong Tanjuang Barulak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, punya cara unik dalam budidaya ikan. Mereka menjadikan sawah untuk budidaya ikan, suatu hal yang mereka sebut baganang. Sudah puluhan tahun baganang atau membudidaya ikan di sawah tidak dihelat di sana. Kemarin, baganang kembali dihelat di lahan Gapoktan Talago Agam. Bupati Agam Andri Warman turut serta dalam kegiatan itu, melepaskan 40 ribu ekor bibit ikan rayo ke lahan sawah. “Kini bibit sudah tersedia 40 ribu ekor bibit ikan rayo dan dilepas di lahan baganang yang dipinjamkan warga,” terang, salah seorang warga di sana. Ia mengatakan baganang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-baganang-tradisi-melepas-ikan-ke-sawah-di-agam/">Mengenal Baganang, Tradisi Melepas Ikan ke Sawah di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Masyarakat Jorong Tanjuang Barulak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, punya cara unik dalam budidaya ikan. Mereka menjadikan sawah untuk budidaya ikan, suatu hal yang mereka sebut <em>baganang</em>.</p>
<p>Sudah puluhan tahun <em>baganang</em> atau membudidaya ikan di sawah tidak dihelat di sana. Kemarin, <em>baganang </em>kembali dihelat di lahan Gapoktan Talago Agam.</p>
<p>Bupati Agam Andri Warman turut serta dalam kegiatan itu, melepaskan 40 ribu ekor bibit ikan rayo ke lahan sawah. “Kini bibit sudah tersedia 40 ribu ekor bibit ikan rayo dan dilepas di lahan baganang yang dipinjamkan warga,” terang, salah seorang warga di sana.</p>
<p>Ia mengatakan <em>baganang</em> ini terlaksana ketika Palupuah dan Kamang Magek masih bergabung dengan Tilatang Kamang yang menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat.<br /><br />“Dulu <em>baganang</em> ini jadi swasembada di Tilatang Kamang, bahkan jadi salah satu menu utama ketika ada pesta pernikahan,” katanya, sebagaimana dicuplik dari <em>AMCNews.</em><br /><br />Lanjut dia, karena telah lama tidak dilakukan baganang maka kini katanya dihidupkan kembali dengan penyediaan bibit melalui swadaya.<br /><br />Dengan begitu, ia berharap setiap jorong di Nagari Koto Tangah melaksanakan baganang, karena kegiatan ini memkliki manfaat besar bagi masyarakat. &#8220;Ini adalah kegiatan yang bermanfaat, semoga setiap nagari dapat menerapkannya,&#8221; harap dia.</p>
<p>“Meski sudah lama tidak dilaksanakan, tapi berkat kerja sama masyarakat baganang ini kembali dihidupkan,” ujar Bupati Agam Andri Warman.</p>
<p>Menurutnya, ini akan jadi salah satu sumber penghasilan bagi masyarakat, sehingga diharapkannya budidaya ikan kembali meluas di wilayah ini.<br /><br />“Kita merasa senang banyak program yang diluncurkan untuk kepentingan masyarakat, salah satunya baganang,” tuturnya. (*/Lisa)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mengenal-baganang-tradisi-melepas-ikan-ke-sawah-di-agam/">Mengenal Baganang, Tradisi Melepas Ikan ke Sawah di Agam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">139578</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/83 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-20 21:31:12 by W3 Total Cache
-->