<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bukittinggi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/bukittinggi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/bukittinggi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 31 Dec 2025 01:37:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Bukittinggi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/bukittinggi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”</title>
		<link>https://langgam.id/tutup-2025-fikrul-hanif-sufyan-luncurkan-fort-de-kock-dan-depresi-ekonomi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 01:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=241248</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Peneliti cum Dosen Sejarah Fikrul Hanif Sufyan meluncurkan karya terbarunya, Buku “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi” pada Minggu (28/12/2025) malam. Peluncuran dalam Festival akhir tahun yang digelar Toko Buku Steva tersebut dilanjutkan bedah buku dan diskusi. Momen peluncuran buku Fikrul yang juga mantan reporter Rakyat Merdeka ini bertepatan dengan 1 Abad Muhammadiyah Sumatra Barat, yang awalnya dirintis di Maninjau pada 14 November 1925. Guru Besar Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Prof Dr.Phil. Gusti Asnan dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang Dr. Zaim Rais, MA menjadi pembedah buku tersebut. Fort de Kock Catatan Suksesnya Kongres</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tutup-2025-fikrul-hanif-sufyan-luncurkan-fort-de-kock-dan-depresi-ekonomi/">Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id – Peneliti cum Dosen Sejarah Fikrul Hanif Sufyan meluncurkan karya terbarunya, Buku “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi” pada Minggu (28/12/2025) malam. Peluncuran dalam Festival akhir tahun yang digelar Toko Buku Steva tersebut dilanjutkan bedah buku dan diskusi.</p>



<p>Momen peluncuran buku Fikrul yang juga mantan reporter Rakyat Merdeka ini bertepatan dengan 1 Abad Muhammadiyah Sumatra Barat, yang awalnya dirintis di Maninjau pada 14 November 1925. Guru Besar Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas Prof Dr.Phil. Gusti Asnan dan Dosen Fakultas Ushuluddin UIN Imam Bonjol Padang Dr. Zaim Rais, MA menjadi pembedah buku tersebut.</p>



<p>Fort de Kock Catatan Suksesnya Kongres XIX Muhammadiyah menjadi topik utama dari buku, yang ditulis Fikrul “Kongres yang banyak diramalkan akan berujung gagal, malah sukses di masa badai Malaise. Kongres ke-19 yang diduga berujung gagal karena dilaksanakan di luar Pulau Jawa, malah menjadi catatan emas dalam pelaksanaan pertama iven akbar pertama di Sumatra Barat” – demikian kisah Fikrul Hanif dalam pemaparannya.</p>



<p>Kisah sukses dari Kongres yang dilaksanakan pada 14-21 Maret 1930 itu dalam ilmu sejarah, menurut Gusti Asnan merupakan contoh yang terbaik dari rekonstruksi sejarah yang disebut <em>L’Evenenment historie</em>. “Ini adalah contoh terbaik untuk <em>L’Evenement historie</em> dari sejarah Muhammadiyah secara umum dan <em>L’Evenement historie</em> untuk sejarah lokal Minangkabau&nbsp; secara khusus. Saya mengapresiasi model penulisan <em>L’Evenenment historie</em> yang dilakukan oleh Fikhrul Hanif ini.” – demikian ungkap Gusti Asnan dalam artikelnya berjudul “Penulisan Sejarah Kongres Muhammadiyah XIX Di Bukittinggi, &nbsp;Sebuah Model <em>L’evenement Historie</em>”.</p>



<p>Buku setebal 220 halaman menurut Guru Besar Sejarah Unand itu, tidak hanya rekonstruksi jalannya Kongres XIX Muhammadiyah, tetapi juga menarasikan berbagai iven lain yang terjadi di sekitar kongres, iven-iven yang berhubungan secara langsung atau tidak dengan peristiwa, serta menghadirkan berbagai penafsiran terhadap berbagai aspek sosial, politik, ekonomi, dan budaya dari penyenggaraan iven akbar itu.</p>



<p>Zaim Rais juga mengapreseasi buku yang ditulis oleh Fikrul. “Banyak hal yang tidak saya ketahui, akhirnya ditemukan dalam buku ini. Misalnya hadirnya Nyai Ahmad Dahlan di Bukittinggi. Beragam isu yang diangkat oleh ibu-ibu Aisyiyah seperti persoalan poligami. Ini menarik untuk dibaca!” kata ahli pemikiran Islam dari UIN Imam Bonjol tersebut.</p>



<p>Zaim juga mengakui, bahwa gerak cepat yang dilakukan tokoh Muhammadiyah di masa lalu adalah hal yang luar biasa.&nbsp; “Bagi saya sulit untuk menandingi gerakan mereka. Hanya dalam hitungan bulan, setelah setengah dipaksa oleh Kiyai Fachrodin, Muhammadiyah Minangkabau yang baru berusia lima tahun, sudah mampu menyukseskan di masa depresi ekonomi” lanjut Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatra Barat itu.</p>



<p>Buku karya Fikrul Hanif Sufyan ini mengajak pembaca untuk menengok kembali Kongres XIX Muhammadiyah (1930)—kongres pertama di luar Jawa—yang berhasil digelar di Fort de Kock di tengah krisis ekonomi global. Sebuah kisah tentang keteguhan gerakan, solidaritas lintas kelompok, dan daya hidup organisasi di masa sulit.</p>



<p>Festival akhir tahun yang didapuk oleh Toko Buku Steva dan UGM Press Yogyakarta, juga dimeriahkan oleh The Qori Coustic, &nbsp;Dimension Photography, serta Siteba Berpuisi itu dihadiri oleh akademisi dari Unand, UNP, UIN Imam Bonjol Padang, Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat, dan para pecinta sejarah.</p>



<p>“Terima kasih untuk Steva dan UGM Press yang telah menginisasi sehingga launching dan bedah buku ini terselenggara dengan meriah. Tidak lupa untuk para pecinta sejarah yang turut hadir dan berbagi banyak makna untuk iven di akhir tahun tersebut” kata penulis buku dalam keterangan tertulisnya kepada Langgam.id.</p>



<p>Sebelum peluncuran tersebut, membahas buku yang sama, Firul Hanif Sufyan sebelumnya sempat tampil dalam <a href="https://www.youtube.com/watch?v=T-YAW5twuGk">podcast “Catatan Masa Silam” Langgam TV</a>. (*/SS)</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tutup-2025-fikrul-hanif-sufyan-luncurkan-fort-de-kock-dan-depresi-ekonomi/">Tutup 2025, Fikrul Hanif Sufyan Luncurkan “Fort de Kock dan Depresi Ekonomi”</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">241248</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan</title>
		<link>https://langgam.id/langkah-gemilang-menuju-pengakuan-bukittinggi-kota-perjuangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Arief Malinmudo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 09:30:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=232100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Suatu hari, salah seorang wisatawan domestik di lembah anai merasa familiar dengan wajah Ibu Prof Meutia Hatta yang kala itu juga menikmati sejuknya tempias air terjun. &#160;Ketika ibu Halida Hatta yang mendampingi membantu wisatawan itu menjawab rasa penasarannya dengan menjawab bahwa bu Prof Meutia adalah seorang tokoh yang pernah menjadi Menteri, dan anak dari Bung Hatta. Mengejutkan, wisatawan itu justru bertanya, siapa itu Bung Hatta ? Salah seorang pengunjung yang berada disana akhirnya dengan bercanda mengeluarkan uang kertas seratus ribu rupiah dan menjelaskan pada wisawatan lokal tersebut. Begitulah kisah singkat yang penulis dengar, &#160;diceritakan langsung dengan nada jenaka oleh ibu</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/langkah-gemilang-menuju-pengakuan-bukittinggi-kota-perjuangan/">Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>S</strong>uatu hari, salah seorang wisatawan domestik di lembah anai merasa familiar dengan wajah Ibu Prof Meutia Hatta yang kala itu juga menikmati sejuknya tempias air terjun. &nbsp;Ketika ibu Halida Hatta yang mendampingi membantu wisatawan itu menjawab rasa penasarannya dengan menjawab bahwa bu Prof Meutia adalah seorang tokoh yang pernah menjadi Menteri, dan anak dari Bung Hatta. </p>



<p>Mengejutkan, wisatawan itu justru bertanya, siapa itu Bung Hatta ? Salah seorang pengunjung yang berada disana akhirnya dengan bercanda mengeluarkan uang kertas seratus ribu rupiah dan menjelaskan pada wisawatan lokal tersebut. Begitulah kisah singkat yang penulis dengar, &nbsp;diceritakan langsung dengan nada jenaka oleh ibu Halida Hatta saat beliau menjadi pembicara pada seminar 123 tahun Bung Hatta di Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, 12 Agustus 2025. Sebuah cerita yang disampaikan dengan ringan oleh seorang anak Proklamator negara ini, namun sebagai pendengar penulis merasa sedih melihat realita bahwa minimnya arus informasi ketokohan yang dapat diserap anak bangsa, tergantikan dengan ketokohan semu yang diproduksi oleh konten berkiblat pada viralitas di media sosial. &nbsp;Dari secercah kisah ini, dapat dilihat bahwa minimnya literasi sejarah dan pemantapan narasi kebangsaan bisa membuat masyarakat &nbsp;perlahan tak mengenali hal baik, cerita baik, inisiatif baik dan sejarah baik tentang negerinya. Kurangnya literasi tentang ketokohan dan sejarah bangsa tidak hanya saja membuat kurangnya rasa kebanggaan, tapi bisa berujung pada kurangnya rasa cinta pada tanah air.</p>



<p>Ketika kita bicara Bukittinggi juga sama halnya, sebuah kota kecil yang selalu berada dalam pusaran sejarah perjuangan dan kedaulatan. Sebagai insan yang terlahir di kota ini, penulis sangat mengapresiasi langkah pemerintah kota Bukittinggi untuk melakukan langkah legal untuk mengukuhkan kota Bukittinggi sebagai Kota Perjuangan. Pertemuan Walikota Bukittinggi H.M Ramlan Nurmatias dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X pada tanggal 12 Agustus 2025 di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan Yogyakarta adalah salah satu langkah diplomasi dan silaturahmi yang bermartabat untuk menggalang dukungan pengakuan Bukittinggi sebagai kota Perjuangan secara Nasional. Kenapa Yogyakarta, jelas bahwa hubungan tiga kota penting pada masa mempertahankan kemerdekaan adalah ; Jakarta, Yogyakarta dan Bukittinggi. Menurut penulis, sudah sangat tepat ketika pemerintah Kota Bukittinggi meminta arahan dan pandangan langsung dari Sri Sultan. Dua buku yang dihadiahkan oleh Sri Sultan Hamengkubowono X kepada H.M Ramlan Nurmatias jelas dapat dikatakan sebagai simbol kuat dukungan pada kota kota Bukittinggi untuk terus menggali sejarah, memperkaya literasi kajian untuk mempersiapkan naskah yang membuat kesadaran setiap pihak atas pentingnya peran kota, masyarakat dan segenap pemimpin negara yang ada di Bukittinggi pada saat 19 Desember 1948&nbsp;hingga seterusnya berlanjut pada perjuangan di rimba raya saling bertaut dan memiliki nilai yang tak terbandingkan bagi kedaulatan Negara Indonesia.</p>



<p>Kekhawatiran H.M Ramlan Nurmatias atas memudarnya pengetahuan sejarah di kalangan anak muda menjadi pendorong utama inisiatif ini menurut penulis patut sangat tepat. Hari ini generasi muda digempur dengan pesatnya arus informasi tanpa editorialisasi, bertebarannya tawaran ideologi pemikiran menyimpang yang menyandera karakter generasi. Narasi kota perjuangan ini pertama kali muncul dalam sebuah poster yang diminta langsung oleh Walikota Bukittinggi diletakkan berada disebelah panggung kehormatan saat peresmian Jalan Haji Usmar Ismail, 29 April 2025 di Bukittinggi. Sejak saat itu, semua aktifitas kota Bukittinggi dilekatkan oleh Walikota dengan narasi kota Perjuangan. Pada bulan Agustus 2025 ini, penulis melihat hampir disetiap sudut kota, dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dari komplek perumahan hingga spanduk kemerdekaan para anggota dewan perwakilan rakyat, semua terbubuhkan kata “ Bukittinggi Kota Perjuangan”.</p>



<p>Penulis meyakini &nbsp;kedepannya Indonesia akan dibangun oleh narasi kuat para narrator yang paham sejarah, mencintai ilmu dan dapat beradaptasi dengan kehidupan global. Langkah dan inisiatif pemerintah kota Bukittinggi ini dapat menjadi gerbang baru membangun rasa kebanggan generasi muda pada nilai historis sebuah kota. Bahwa kota bukan sekedar tempat menetap dan hidup, tetapi juga tempat bertumbuh dan berkembangnya pemikiran pemikiran sumber daya manusia yang hidup dan tumbuh bersama.</p>



<p><strong>Melihat Sejenak ke Jendela</strong></p>



<p>Kehadiran Bukittinggi sebagai Ibukota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia ( PDRI ) bukanlah suatu hal yang kebetulan. Jauh sebelum agresi militer tersebut terjadi, tanpa disadari bahwa hari &nbsp;itupun akan terjadi.</p>



<p>Dalam buku <em>Memoir, </em>Bung Hatta dapat kit abaca bahwa pada saat agresi militer pertama 21 Juli 1947, Bung Hatta sedang berada di Sumatera Utara. Kegentingan situasi penyerangan pasukan Belanda membuat Bung Hatta memutuskan untuk memilih melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi. Di Kota kelahiran beliau ini Bung Hatta berkantor selama tujuh bulan. Blokade ekonomi yang dilakukan Belanda membuat Bung Hatta harus berpikir cermat untuk dapat menyelematkan kondisi bangsa. Di Bukittinggi bung Hatta membentuk panitia pembelian Pesawat, beliau memilih Mr A Karim sebagai ketua panitia. Pada bulan November 1947 terkumpul 14 kilogram emas dari para bundo kanduang , amai amai yang berada di Bukittinggi, Koto Gadang, Agam dan sekitarnya. Emas tersebut diterima oleh Bung Hatta di kantornya yang sekarang kita kenal dengan Istana Bung Hatta &nbsp;tepat berhadapan dengan Jam Gadang. Selanjutnya dengan bantuan perwakilan RI di Singapura Letnan Penerbangan Sidik Tamimi dan Ferdy Salim ( kemenakan Haji Agus Salim ) dapat membeli sebuah pesawat jenis Avro Anson di Thailand.</p>



<p>Selain kisah fakta tentang pembelian pesawat pertama Republik Indonesia. Berkantornya Bung Hatta lebih kurang selama 7 bulan melahirkan pemikiran Bung Hatta untuk mempersiapkan Bukittinggi sebagai benteng terakahir jika dimasa yang akan datang terjadi kegaduhan di pulau jawa yang pada saat itu sangat rentan sebagai pusat pemerintahan. Ketamakan dan keserakahan Belanda untuk kembali menjajah membuat Hatta harus mempersiapkan peta perjuangan mempertahankan kedaulatan tanpa mudah dibaca oleh pihak mata mata Belanda. Kenapa Bukittinggi? kenapa bung Hatta meminta Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara tetap tinggal di Bukittinggi jauh sebelum agresi terjadi ? &nbsp;Sebuah catatan sejarah yang sungguh membuat dada ini merasa hangat membacanya. Dalam kesempatan penulisan yang terbatas ini, penulis beranggapan para pembaca budiman sudah pernah membaca sejarah tersebut.</p>



<p>Bukittinggi Kota kecil dengan luas 25 Km persegi ini ternyata bukan sekedar kota yang indah dengan suhu udara yang sejuk, tetapi sebuah kota dimana banyak strategi kebangsaan dirumuskan baik oleh pemimpin Nasional maupun perangkat pemimpin daerah yang berjibaku, bersatu padu menyangga keutuhan Republik Indonesia. &nbsp;Hingga hari ini, detak jarum Jam Gadang seakan memberi isyarat kepada dunia bahwa akan terus ada langkah langkah gemilang yang akan hadir di kota Bukittinggi ini, baik insiatif para umara dan ulama yang &nbsp;yang akan bermanfaat bagi peningkatan nilai hidup masyarakatnya, ataupun sumbangsih pemikiran dan pencapaian ditingkat nasional maupun dipanggung dunia yang lahir dari Rahim kota ini. Secara <em>de facto</em>&nbsp;, sebenarnya Bukittinggi telah meraih pengakuan tersebut dari setiap orang yang benar benar mencintai sejarah dan mencintai Indonesia ini dari hati. Pengakuan secara resmi oleh pemerintah pusat adalah bagaikan sebuah bunga yang semerbak wanginya bagi generasi muda hari ini, untuk mengetahi dan menyadari bahwa kota ini layak untuk terus dijaga marwahnya, diisi hari harinya dengan pengabdian dan karya nyata yang merdeka, berkelas, bermartabat oleh segenap pemimpin dan masyarakatnya. Dirgahayu Republik Indonesia ke 80, dari kota yang pernah menjadi penyangga tetap berdirinya Republik Indonesia ini, Bukittinggi &nbsp;</p>



<p><strong><em>Arief Malinmudo adalah Sutradara Film, Penulis dan Pecinta Sejarah </em></strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/langkah-gemilang-menuju-pengakuan-bukittinggi-kota-perjuangan/">Langkah Gemilang Menuju Pengakuan Bukittinggi Kota Perjuangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Napi Meninggal Akibat Minuman Oplosan Jadi 4 Orang, Ditjenpas Sumbar Bentuk Tim Internal</title>
		<link>https://langgam.id/napi-meninggal-akibat-minuman-oplosan-jadi-4-orang-ditjenpas-sumbar-bentuk-tim-internal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 10:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan di Lapas Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Kelas IIA Bukittinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=226032</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jumlah narapidana yang meninggal akibat minuman oplosan di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), terus bertambah. Kini menjadi empat orang pada Selasa (6/5/2025). Para narapidana mengoplos alkohol 70 persen bahan baku parfum dengan minuman kemasan. Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumbar telah membentuk tim internal atas kejadian ini. Pemeriksaan dan penyelidikan dilakukan. &#8220;Kami telah mengalih tugaskan beberapa pejabat Lapas Bukittinggi, dan memindahkan sejumlah warga binaan pemasyarakatan dalam rangka pemeriksaan,&#8221; ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Marselina Budiningsih, Selasa (6/5/2025). Marselina mengklaim keracunan minuman oplosan yang dialami para narapidana terjadi bukan karena unsur kesengajaan dari pihak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/napi-meninggal-akibat-minuman-oplosan-jadi-4-orang-ditjenpas-sumbar-bentuk-tim-internal/">Napi Meninggal Akibat Minuman Oplosan Jadi 4 Orang, Ditjenpas Sumbar Bentuk Tim Internal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Jumlah narapidana yang meninggal akibat minuman oplosan di Lapas Kelas II A Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), terus bertambah. Kini menjadi empat orang pada Selasa (6/5/2025). Para narapidana mengoplos alkohol 70 persen bahan baku parfum dengan minuman kemasan.</p>



<p>Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumbar telah membentuk tim internal atas kejadian ini. Pemeriksaan dan penyelidikan dilakukan.</p>



<p>&#8220;Kami telah mengalih tugaskan beberapa pejabat Lapas Bukittinggi, dan memindahkan sejumlah warga binaan pemasyarakatan dalam rangka pemeriksaan,&#8221; ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Marselina Budiningsih, Selasa (6/5/2025).</p>



<p>Marselina mengklaim keracunan minuman oplosan yang dialami para narapidana terjadi bukan karena unsur kesengajaan dari pihak Lapas.</p>



<p>&#8220;Minuman yang dikonsumsi berupa alkohol dengan kadar 70 persen tersebut tidak datang dari luar Lapas, melainkan diambil dari ruangan pembinaan pembuatan parfum,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pembuatan parfum adalah program pembinaan yang diberikan oleh Lapas Bukittinggi kepada warga binaan. Dengan pembinaan ini, kata Marselina, bisa menjadi bekal kemampuan mereka setelah menjalankan masa tahanan.</p>



<p>&#8220;Sejatinya alkohol tersebut diperuntukkan sebagai bahan baku pembuatan parfum, bukan untuk dikonsumsi atau diminum yang jelas-jelas bisa membahayakan kesehatan,&#8221; kata dia.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/petaka-di-lapas-bukittinggi-warga-binaan-oplos-alkohol-parfum-minuman-kemasan-1-meninggal-dunia/">Baca juga: Petaka di Lapas Bukittinggi: Warga Binaan Oplos Alkohol Parfum-Minuman Kemasan, 1 Meninggal Dunia<br></a></strong></p>



<p>Kepala Lapas Kelas II A Bukittinggi, Herdianto, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi berawal dari seorang warga binaan mengambil sisa alkohol sebanyak 200 ml tanpa seizin petugas.</p>



<p>&#8220;Warga binaan ini mengambil dengan maksud untuk menghapus tato temannya,&#8221; kata Herdianto.</p>



<p>Namun, lanjutnya, alkohol itu disalahgunakan. Warga binaan mengoplos alkohol dengan minuman kemasan.</p>



<p>&#8220;Mencampur dengan minuman kemasan ditambah air dan batu es lalu diminum secara bersama-sama, sehingga menyebabkan keracunan,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Total terdapat 23 warga binaan yang keracunan lalu dilarikan ke Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. Warga binaan yang meninggal dunia sempat dirawat di ICU lalu dinyatakan meninggal dunia.</p>



<p>Saat ini, tidak ada warga binaan yang masih dirawat di rumah sakit. Seluruhnya telah dikembalikan ke pihak Lapas Bukittinggi. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/napi-meninggal-akibat-minuman-oplosan-jadi-4-orang-ditjenpas-sumbar-bentuk-tim-internal/">Napi Meninggal Akibat Minuman Oplosan Jadi 4 Orang, Ditjenpas Sumbar Bentuk Tim Internal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226032</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minum Alkohol untuk Campuran Parfum, 1 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/minum-alkohol-untuk-campuran-parfum-1-warga-binaan-lapas-bukittinggi-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 May 2025 02:54:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan di Lapas Bukittinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225815</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu orang warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi meninggal dunia di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. Diduga mengkonsumsi alkohol campuran untuk pembuatan parfum. Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Herdianto, membenarkan hal tersebut. Namun ia belum merinci kronologi dan bagaimana bisa warga binaan mendapatkan alkohol itu. &#8220;Dugaan sementara keracunan karena meminum alkohol pembuatan parfum,&#8221; ujar Herdianto, Kamis (1/5/2025). Warga binaan yang meninggal dunia itu bernama Ilham (35 tahun) asal Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi Ilham merupakan warga binaan pindahan dari Lapas Payakumbuh karena kasus narkotika. Humas RSAM Bukittinggi, Nugrahadi membenarkan bahwa satu pasien</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minum-alkohol-untuk-campuran-parfum-1-warga-binaan-lapas-bukittinggi-meninggal/">Minum Alkohol untuk Campuran Parfum, 1 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Satu orang warga binaan Lapas Kelas IIA Bukittinggi meninggal dunia di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. Diduga mengkonsumsi alkohol campuran untuk pembuatan parfum.</p>



<p>Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Herdianto, membenarkan hal tersebut. Namun ia belum merinci kronologi dan bagaimana bisa warga binaan mendapatkan alkohol itu.</p>



<p>&#8220;Dugaan sementara keracunan karena meminum alkohol pembuatan parfum,&#8221; ujar Herdianto, Kamis (1/5/2025).</p>



<p>Warga binaan yang meninggal dunia itu bernama Ilham (35 tahun) asal Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi</p>



<p>Ilham merupakan warga binaan pindahan dari Lapas Payakumbuh karena kasus narkotika.</p>



<p>Humas RSAM Bukittinggi, Nugrahadi membenarkan bahwa satu pasien dinyatakan meninggal dunia. Pasien sebelumnya sempat dirawat di IGD dan dilakukan analisa intoksikasi alkohol.</p>



<p>&#8220;Diagnosa penyebab meninggal dunia suspek hitosikosi alkohol + akut onckd + hiperkalemi atau masalah pada ginjal,&#8221; kata Nugrahadi.</p>



<p>Sebelumnya 22 warga binaan dilarikan ke RSAM akibat diduga keracunan. Dua di antaranya dalam keadaan berat sehingga mendapat penanganan serius di ICU. Sedangkan 11 orang lainnya dalam tahap observasi, selebihnya sudah kembali ke Lapas.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/minum-alkohol-untuk-campuran-parfum-1-warga-binaan-lapas-bukittinggi-meninggal/">Minum Alkohol untuk Campuran Parfum, 1 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225815</post-id>	</item>
		<item>
		<title>22 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Diduga Keracunan</title>
		<link>https://langgam.id/22-warga-binaan-lapas-bukittinggi-diduga-keracunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 17:48:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Keracunan di Lapas Bukittinggi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225811</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211;Sebanyak 22 warga binaan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) diduga keracunan, Rabu (30/4/2025) malam. Mereka mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. &#8220;Total ada 22 orang, dua di antaranya ada yang dirawat di ruang ICU. Kondisinya berat,&#8221; ujar Direktur RSAM Bukittinggi Busril , Rabu (30/4/2025). Kata Busril, untuk 11 pasien lainnya dalam observasi. Sedangkan lima pasien lagi sudah dibawa kembali ke pihak lapas. &#8220;Untuk 11 orang dalam observasi ini kondisinya perlu penanganan khusus. Potensi terjadi pemburukan. Selebihnya tidak berat,&#8221; ungkapnya. &#8220;Sebagian besar masih dirawat, hanya lima orang sudah kembali dibawa ke Lapas,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/22-warga-binaan-lapas-bukittinggi-diduga-keracunan/">22 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Diduga Keracunan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong>Sebanyak 22 warga binaan di Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) diduga keracunan, Rabu (30/4/2025) malam. Mereka mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi.</p>



<p>&#8220;Total ada 22 orang, dua di antaranya ada yang dirawat di ruang ICU. Kondisinya berat,&#8221; ujar Direktur RSAM Bukittinggi Busril , Rabu (30/4/2025).</p>



<p>Kata Busril, untuk 11 pasien lainnya dalam observasi. Sedangkan lima pasien lagi sudah dibawa kembali ke pihak lapas.</p>



<p>&#8220;Untuk 11 orang dalam observasi ini kondisinya perlu penanganan khusus. Potensi terjadi pemburukan. Selebihnya tidak berat,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>&#8220;Sebagian besar masih dirawat, hanya lima orang sudah kembali dibawa ke Lapas,&#8221; sambung Busril.</p>



<p>Dijelaskannya puluhan warga binaan saat dilarikan ke rumah sakit mengalami ganguan klinis bermacam.</p>



<p>&#8220;Setiap orang berbeda-beda, namanya diduga keracunan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Herdianto belum bisa memberikan keterangan saat dikonfirmasi. Ia mengaku lagi di perjalanan.</p>



<p>&#8220;Setelah saya sampai baru disampaikan informasi secara detail. Mohon menunggu, nanti dihubungi kembali,&#8221; ujarnya..</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/22-warga-binaan-lapas-bukittinggi-diduga-keracunan/">22 Warga Binaan Lapas Bukittinggi Diduga Keracunan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225811</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pahlawan Nasional Usmar Ismail Diabadikan Jadi Nama Jalan di Bukittinggi</title>
		<link>https://langgam.id/pahlawan-nasional-usmar-ismail-diabadikan-jadi-nama-jalan-di-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 09:38:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Usmar Ismail]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225791</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kota Bukittinggi resmi mengabadikan nama Haji Usmar Ismail sebagai nama jalan di pusat kota, kemarin. Peresmian itu dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain itu juga ada rangkaian acara yang menampilkan pertunjukan budaya Minangkabau. Usmar Ismail, yang lahir di Bukittinggi pada 20 Maret 1921, dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2021. Penamaan jalan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap dunia seni dan budaya Indonesia. “Bagi kami pribadi dan masyarakat Bukittinggi, sosok Usmar Ismail yang berasal dari keluarga terdidik dan memiliki ragam talenta, patut menjadi teladan bagi generasi muda. Ini</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pahlawan-nasional-usmar-ismail-diabadikan-jadi-nama-jalan-di-bukittinggi/">Pahlawan Nasional Usmar Ismail Diabadikan Jadi Nama Jalan di Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kota Bukittinggi resmi mengabadikan nama Haji Usmar Ismail sebagai nama jalan di pusat kota, kemarin. Peresmian itu dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Selain itu juga ada rangkaian acara yang menampilkan pertunjukan budaya Minangkabau.</p>



<p>Usmar Ismail, yang lahir di Bukittinggi pada 20 Maret 1921, dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 2021. Penamaan jalan ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusinya terhadap dunia seni dan budaya Indonesia.</p>



<p>“Bagi kami pribadi dan masyarakat Bukittinggi, sosok Usmar Ismail yang berasal dari keluarga terdidik dan memiliki ragam talenta, patut menjadi teladan bagi generasi muda. Ini sejalan dengan misi pengembangan SDM kota Bukittinggi yang berdaya saing global, berakhlak, dan berbudaya,” ujar Wali Kota Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias.</p>



<p>Inisiatif penamaan jalan ini diajukan oleh sutradara film asal Bukittinggi, Arief Malinmudo, melalui surat resmi kepada Pemkot Bukittinggi pada 7 Maret 2025. Usulan tersebut disambut baik oleh Wali Kota Ramlan Nurmatias yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Proses penetapan nama Jalan Haji Usmar Ismail dituangkan dalam Surat Keputusan Wali Kota Nomor 188.45.68-2025 tanggal 18 Maret 2025, setelah melalui serangkaian kajian lintas dinas dan disetujui DPRD Bukittinggi.</p>



<p>Lokasi jalan yang diresmikan berada di jantung kota dan dapat diakses dengan berjalan kaki dari ikon kota, Jam Gadang.</p>



<p>Mewakili keluarga, Heidy Hermia Ismail, anak keempat Usmar Ismail, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas penghormatan ini.</p>



<p>“Peresmian nama jalan ini adalah peristiwa yang sangat berharga bagi keluarga besar Usmar Ismail. Apalagi Bukittinggi menjadi kota pertama yang mengabadikan nama beliau sebagai nama jalan secara santun dan melalui persetujuan keluarga,” kata Heidy.</p>



<p>Sutradara Riri Riza yang juga menjadi kurator Pameran 100 Tahun Usmar Ismail menyatakan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbolik, tetapi juga berdampak pada kesadaran kolektif bangsa terhadap nilai sejarah dan budaya.</p>



<p>“Usmar Ismail adalah tokoh penting dalam perjalanan kebudayaan Indonesia. Dengan mengabadikan namanya sebagai nama jalan, kota Bukittinggi memberi contoh konkret bagaimana sejarah lokal terhubung dengan identitas nasional,” ujar Riri.</p>



<p>Arief Malinmudo menambahkan, “Percakapan tentang idealisme Usmar Ismail tidak akan pernah habis dikupas. Ke depan, kami berharap di Bukittinggi berdiri Museum Film Usmar Ismail sebagai pusat studi literasi dan budaya perfilman.”</p>



<h3 class="wp-block-heading" id="h-warisan-usmar-ismail-dan-jejak-di-bukittinggi"><strong>Warisan Usmar Ismail dan Jejak di Bukittinggi</strong></h3>



<p>Usmar Ismail adalah sutradara film <em>Darah dan Doa</em> (1950), film pertama yang diakui sebagai film nasional Indonesia. Tanggal 30 Maret, hari dimulainya produksi film tersebut, kini diperingati sebagai Hari Film Nasional. Karya-karya penting lainnya meliputi <em>Lewat Jam Malam</em>, <em>Tiga Dara</em>, <em>Harimau Tjampa</em>, <em>Tamu Agung</em>, dan <em>Enam Jam di Jogja</em>.</p>



<p>Usmar menempuh pendidikan di HIS Batusangkar, MULO Padang, AMS Yogyakarta, dan kemudian studi lanjut di UCLA, Amerika Serikat. Warisan intelektual dan karyanya tetap hidup dan terus dikenang, terutama sejak peringatan 100 Tahun Usmar Ismail di tahun 2021.</p>



<p>Sejumlah inisiatif telah digelar sejak itu, termasuk Pameran 100 Tahun Usmar Ismail di Bukittinggi (20–30 Maret 2021), yang disusun oleh Riri Riza, Arief Malinmudo, dan arsiparis film Lisa Bona Rahman. Pameran ini memamerkan arsip-arsip pribadi, naskah, puisi, dan analisis film oleh tokoh perfilman Indonesia seperti Dian Sastro, Riri Riza, dan Arief Malinmudo.</p>



<p>Pameran tersebut juga menampilkan mural di Janjang 40 dan tikungan jalan depan Museum Perjuangan Tri Daya Eka Dharma, serta disusul dengan seminar nasional bersama Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pahlawan-nasional-usmar-ismail-diabadikan-jadi-nama-jalan-di-bukittinggi/">Pahlawan Nasional Usmar Ismail Diabadikan Jadi Nama Jalan di Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>4 Mantan Kepala Daerah Diperkirakan Comeback Setelah Menang dalam Pilkada Serentak</title>
		<link>https://langgam.id/4-mantan-kepala-daerah-diperkirakan-comeback-setelah-menang-dalam-pilkada-serentak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 08:19:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=217034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Empat mantan kepala daerah diperkirakan berhasil kembali menduduki posisi kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2024 di Sumatra Barat. Mereka adalah Hendri Arnis (Kota Padang Panjang), Ramlan Nurmatias (Kota Bukittinggi), Hendrajoni (Kabupaten Pesisir Selatan), dan Yulianto (Kabupaten Pasaman Barat). Pilkada Serentak berlangsung pada Rabu (27/11/2024), diikuti antusiasme masyarakat. Berdasarkan data hitung cepat dari situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan sumber lainnya, keempat tokoh ini menunjukkan keunggulan signifikan. Berikut rangkuman hasil hitung cepat untuk daerah-daerah tersebut: Kota BukittinggiDengan seluruh suara dari 206 TPS telah dihitung (100%), pasangan Muhammad Ramlan Nurmatias-Ibnu Asis unggul dengan perolehan suara 51,69%. Hasil ini menunjukkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-mantan-kepala-daerah-diperkirakan-comeback-setelah-menang-dalam-pilkada-serentak/">4 Mantan Kepala Daerah Diperkirakan Comeback Setelah Menang dalam Pilkada Serentak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id – </strong>Empat mantan kepala daerah diperkirakan berhasil kembali menduduki posisi kepala daerah dalam Pilkada Serentak 2024 di Sumatra Barat. </p>



<p>Mereka adalah Hendri Arnis (Kota Padang Panjang), Ramlan Nurmatias (Kota Bukittinggi), Hendrajoni (Kabupaten Pesisir Selatan), dan Yulianto (Kabupaten Pasaman Barat).</p>



<p>Pilkada Serentak berlangsung pada Rabu (27/11/2024), diikuti antusiasme masyarakat. Berdasarkan data hitung cepat dari situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan sumber lainnya, keempat tokoh ini menunjukkan keunggulan signifikan.</p>



<p>Berikut rangkuman hasil hitung cepat untuk daerah-daerah tersebut:</p>



<p><strong>Kota Bukittinggi<br></strong>Dengan seluruh suara dari 206 TPS telah dihitung (100%), pasangan Muhammad Ramlan Nurmatias-Ibnu Asis unggul dengan perolehan suara 51,69%. Hasil ini menunjukkan Ramlan, yang pernah menjabat Wali Kota Bukittinggi periode 2016–2021, berhasil comeback setelah kalah pada Pilkada 2020.</p>



<p><strong>Kabupaten Pasaman Barat<br></strong>Dari 886 TPS yang sudah dihitung (99,22%), Yulianto-Ihpan memimpin dengan perolehan suara 32,50%. Yulianto, mantan Bupati Pasaman Barat periode 2019–2021, menunjukkan peluang kuat untuk kembali memimpin kabupaten tersebut.</p>



<p><strong>Kabupaten Pesisir Selatan<br></strong>Data dari 1.038 TPS (99,62%) menunjukkan pasangan Hendrajoni-Risnaldi Ibrahim unggul dengan 60,41% suara. Hendrajoni, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Pesisir Selatan periode 2016–2021, berhasil merebut kembali dukungan masyarakat.</p>



<p><strong>Kota Padang Panjang<br></strong>Dari seluruh suara di 96 TPS yang telah dihitung (100%), pasangan Hendri Arnis-Allex Saputra memimpin dengan perolehan suara 43,49%. Hendri, yang pernah menjabat Wali Kota Padang Panjang periode 2013–2018, menunjukkan potensi kuat untuk kembali memimpin kota tersebut.</p>



<p>Meski demikian, hasil hitung cepat ini belum bersifat resmi. Penetapan pemenang Pilkada 2024 akan dilakukan oleh KPU setelah rekapitulasi resmi. Masyarakat dapat terus memantau perkembangan suara melalui situs pilkada2024.kpu.go.id.</p>



<p>Langgam.id akan terus memperbarui informasi terkait hasil Pilkada Serentak 2024. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/4-mantan-kepala-daerah-diperkirakan-comeback-setelah-menang-dalam-pilkada-serentak/">4 Mantan Kepala Daerah Diperkirakan Comeback Setelah Menang dalam Pilkada Serentak</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217034</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Empat Wali Kota Petahana di Sumbar Diperkirakan Tumbang di Pilkada 2024</title>
		<link>https://langgam.id/empat-wali-kota-petahana-di-sumbar-diperkirakan-tumbang-di-pilkada-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Nov 2024 07:50:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Sawahlunto]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=217028</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Hasil hitung cepat Pilkada Serentak 2024 menunjukkan empat wali kota petahana di Sumatra Barat (Sumbar) diperkirakan tidak melanjutkan masa jabatannya. Pilkada serentak ini berlangsung pada Rabu (27/11/2024), dengan tujuh kota di Sumbar turut menggelar pemilihan kepala daerah. Keempat petahana yang ikut bertarung adalah Hendri Septa (Padang), Genius Umar (Pariaman), Erman Safar (Bukittinggi), dan Deri Asta (Sawahlunto). Berdasarkan data dari berbagai sumber, termasuk situs resmi KPU, mereka diprediksi kalah dari penantang mereka. Hasil Hitung Cepat Empat Kota di Sumbar: Kota Padang: Dari total 1.487 TPS, sebanyak 1.481 TPS (99,60 persen) sudah masuk. Pasangan Fadly Amran-Maigus Nasir unggul dengan perolehan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/empat-wali-kota-petahana-di-sumbar-diperkirakan-tumbang-di-pilkada-2024/">Empat Wali Kota Petahana di Sumbar Diperkirakan Tumbang di Pilkada 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id –</strong> Hasil hitung cepat Pilkada Serentak 2024 menunjukkan empat wali kota petahana di Sumatra Barat (Sumbar) diperkirakan tidak melanjutkan masa jabatannya. Pilkada serentak ini berlangsung pada Rabu (27/11/2024), dengan tujuh kota di Sumbar turut menggelar pemilihan kepala daerah.</p>



<p>Keempat petahana yang ikut bertarung adalah Hendri Septa (Padang), Genius Umar (Pariaman), Erman Safar (Bukittinggi), dan Deri Asta (Sawahlunto). Berdasarkan data dari berbagai sumber, termasuk situs resmi KPU, mereka diprediksi kalah dari penantang mereka.</p>



<p><strong>Hasil Hitung Cepat Empat Kota di Sumbar: </strong></p>



<p><strong>Kota Padang:</strong> Dari total 1.487 TPS, sebanyak 1.481 TPS (99,60 persen) sudah masuk. Pasangan Fadly Amran-Maigus Nasir unggul dengan perolehan 175.722 suara (55,16 persen), mengalahkan pasangan petahana Hendri Septa-Hidayat yang hanya meraih 88.384 suara (27,74 persen).</p>



<p><strong>Kota Sawahlunto: </strong>Seluruh data dari 111 TPS telah terkumpul (100 persen). Pasangan Riyanda Putra-Jeffry Hibatullah meraih kemenangan telak dengan 30.628 suara (79,09 persen), jauh mengungguli pasangan petahana Deri Asta-Desni Seswinari yang memperoleh 8.097 suara (20,91 persen).</p>



<p><strong>Kota Bukittinggi: </strong>Dari 206 TPS (100 persen), pasangan Muhammad Ramlan Nurmatias-Ibnu Asis meraih suara terbanyak dengan 31.480 suara (51,69 persen), mengalahkan pasangan petahana Erman Safar-Heldo Aura yang memperoleh 23.863 suara (39,18 persen).</p>



<p><strong>Kota Pariaman: </strong>Dengan 163 TPS (100 persen) yang telah terkumpul, pasangan Yota Balad-Mulyadi memimpin dengan 24.961 suara (50,48 persen), sementara pasangan petahana Genius Umar-Muhammad Ridwan tertinggal dengan 17.687 suara (35,77 persen).</p>



<p>Hasil ini masih bersifat sementara dan merupakan hitung cepat (quick count). Penetapan resmi pemenang Pilkada 2024 akan dilakukan oleh KPU melalui proses rekapitulasi manual. Masyarakat dapat memantau hasil resmi melalui situs KPU. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/empat-wali-kota-petahana-di-sumbar-diperkirakan-tumbang-di-pilkada-2024/">Empat Wali Kota Petahana di Sumbar Diperkirakan Tumbang di Pilkada 2024</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217028</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menengok Geomorfologi Ngarai Sianok</title>
		<link>https://langgam.id/menengok-geomorfologi-ngarai-sianok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 12:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Khas]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Ngarai Sianok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Banjir yang melanda Ngarai Sianok, perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Minggu (2/6/2024) sore, menunjukkan betapa rapuhnya lembah indah di tubir Bukittinggi ini dari ancaman bencana ekologis. Banjir yang merendam, bahkan merusak sejumlah rumah dan lepau, baik di Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, maupun di Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam. Ketua RW 01 Atas Ngarai, Rajaul Awal mengatakan, berdasarkan informasi dari warga, penyebab banjir adalah hujan lebat di sisi hulu (kawasan Gunung Singgalang, dan adanya longsor tebing di Ngarai Kalong, Parambahan, Agam. Longsor tersebut menutup arus air, sehingga air meluap dan mengalir</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menengok-geomorfologi-ngarai-sianok/">Menengok Geomorfologi Ngarai Sianok</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Banjir yang melanda Ngarai Sianok, perbatasan Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Minggu (2/6/2024) sore, menunjukkan betapa rapuhnya lembah indah di tubir Bukittinggi ini dari ancaman bencana ekologis.</p>



<p>Banjir yang merendam, bahkan merusak sejumlah rumah dan lepau, baik di Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, maupun di Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam.</p>



<p>Ketua RW 01 Atas Ngarai, Rajaul Awal mengatakan, berdasarkan informasi dari warga, penyebab banjir adalah hujan lebat di sisi hulu (kawasan Gunung Singgalang, dan adanya longsor tebing di Ngarai Kalong, Parambahan, Agam. Longsor tersebut menutup arus air, sehingga air meluap dan mengalir deras ke arah Ngarai Sianok.</p>



<p>Informasi ini nyaris sama dengan hasil penelusuran Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Wali Kota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi serta dinas terkait, dimana dikatakan di bagian hulu terjadi longsor. Sehingga sedimen menebal.</p>



<p>&#8220;Sore kita melihat langsung dampak dari kejadian banjir di Ngarai Sianok, dan setelah kita susuri sungainya, ternyata juga terjadi longsor di hulu. Sedimennya sudah tinggi sehingga sungai menjadi sangat dangkal,&#8221; ucap Gubernur usai penyusuran sungai bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Bukittinggi, Marfendi, beserta jajaran dari dinas terkait, dikutip dari Adp Sumbar, Rabu (5/6/2024).</p>



<p>Dari hasil penyusuran dan pengumpulan informasi di lapangan, sambung Gubernur, juga diketahui bahwa sekitar 100 meter area perbukitan di kawasan tersebut sudah runtuh dan menyebabkan longsoran. Di samping itu, tumpukan sampah juga ikut memicu terjadinya banjir, sehingga juga harus segera dibereskan.</p>



<p>Ngarai Sianok adalah saujana yang indah. Di kedalaman lembahnya, mengalir sungai Batang Sianok yang berhulu dari Gunung Singgalang.</p>



<p>Ngarai Sianok adalah bagian struktur geologis yang turut membentuk morfologi dataran besar Bukittinggi. Ngarai Sianok berada di sisi barat Bukittinggi. Sementara sisi timur, berdiri tegak Pegunungan Kamang yang terisi, dengan lipatan baratnya perlahan tenggelam di bawah lapisan tufa. Hanya bukit kapur kecil yang menunjukkan arah lipatan selanjutnya.</p>



<p>Sistem lembah di dataran Bukittinggi, terutama Ngarai Sianok sangat kontras dengan lembah-lembah lain di sekitarnya. Hal ini memberikan pandangan unik tentang formasi geologi Bukittinggi.</p>



<p>Ngarai Sianok yang lazim disebut Karbouwengat di masa kolonial Belanda, terletak sebagai anomali di dataran Bukittinggi (Fort de Kock), membuktikan bahwa tidak semua lembah di sana begitu berkembang.</p>



<p>Secara morfologis, Karbouwengat putus secara curam dan tidak berkembang secara bertahap. Karbouwengat terpotong sangat dalam, mengindikasikan adanya fenomena khusus di sini.</p>



<p>Dan terbentunya geomorfologi Ngarai Sianok dipengaruhi oleh keberadaan Patahan Sumatra segmen Sianok.</p>



<p>Ahli morfologi dari Belanda S. Van Valkenburg pernah mengkaji geomorfologi Ngarai Sianok pada permulaan abad ke 20 atau masa penjajahan Belanda. Valkenburg mengatakan, adalah sebuah kesalahan menyamakan formasi bentang alam Bukittinggi dengan formasi Ngarai Sianok muda. Bukittinggi alias Fort de Kock, katanya, lembah-lembah dangkal yang lebar dan menonjol di daerah perbukitan tufa rendah dengan dinding curam (hingga 15 meter). Sementara lembah tufa, seperti Karbouwengat, dalam dan sempit, bukan dangkal dan lebar.</p>



<p>Menurutnya, proses penggalian untuk pertanian menyebabkan perbukitan rendah tufa di Fort de Kock menjadi lembah yang lebar dan datar. Lapisan atas tanah digali dan digunakan untuk membangun sawah, sehingga terbentuk lembah dengan punggung bukit yang curam. </p>



<p>Daerah rendah ini berbeda dengan perbukitan tinggi yang lebih kering dan tidak subur. Irigasi sawah secara khusus berkontribusi besar pada transformasi ini, menghentikan erosi air dan mengubah lanskap.</p>



<p><strong>Karbouwengat: Lembah Erosi yang Menakjubkan</strong></p>



<p>“Karbouwengat merupakan contoh sempurna lembah erosi,” tulis S. Van Valkenburg dalam <em>Geomorphologische Beschouwingen over de Padangsche Bovenlanden</em>, terbitan Topographische Inrichting, Batavia, tahun 1922.</p>



<p>Valkenburg menabalkan pendapat geolog berkebangsaan Belanda, Rogier Diederik Marius Verbeek mengenai morfologi Ngarai Sianok.</p>



<p>&#8220;Lembah (Ngarai Sianok) ini sebagai atap erosi,&#8221; urai Verbeek, dalam <em>Topographische en geologische Beschrijving van een Deel van Sumatra&#8217;s Westkust</em>, tahun 1883.</p>



<p>Valkenburg menjelaskan, dinding tufa yang tererosi bergerak mundur akibat aliran air tanah dari Marapi dan Singgalang. Lembah ini melebar karena berkurangnya aliran sungai dan air tanah, dengan jurang samping yang terbentuk oleh aliran air tanah.</p>



<p>Namun, sedimentasinya tidak selalu kering, karena terjadi hujan deras selama letusan gunung yang menjadi hulunya; aliran lumpur yang besar mungkin telah mengisi sebagian; juga banyak abu yang jatuh di lereng kemudian tersapu ke dataran. </p>



<p>Hujan abu tidak terjadi secara konstan di semua tempat, sehingga genangan air sementara dapat dimengerti; ini entah habis atau diisi ulang nanti. “Lapisan abu yang terbentuk di air kadang-kadang ditemukan di Karbouwengat sebagai lapisan tanah liat berdaun berwarna abu-abu. Lapisan lignit kecil di Karbouwengat dekat Fort de Koek juga dapat menunjukkan hal ini,” jelas Valkenburg.</p>



<p>Kini, ‘lembah erosi’ itu menunjukkan kelabilan. Setidaknya terbukti pada kejadian Minggu, 2 Juni lalu. Dan Kamis (6/6/2024), hujan lebat di sisi hulu, membuat sungai Batang Sianok di lembah Ngarai Sianok kembali meluap.</p>



<p>Dari video yang dikirim otoritas local setempat, sungai meluapkan air berkelindan pasir. Sehingga Ngarai Sianok sedang tidak baik-baik saja.</p>



<p>Dan tentu marabahaya mengintai, terutama bagi mereka yang tinggal dan membuka usaha; mendesak, mengokupasi ekosistem Ngarai Sianok. </p>



<p><strong>*Pemred Langgam.id / Periset di Patahan Sumatra Institute</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menengok-geomorfologi-ngarai-sianok/">Menengok Geomorfologi Ngarai Sianok</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205110</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPDB SD dan SMP Negeri di Bukittinggi Dibuka Juni, Berikut Jadwal dan Syaratnya</title>
		<link>https://langgam.id/ppdb-sd-dan-smp-negeri-di-bukittinggi-dibuka-juni-berikut-jadwal-dan-syaratnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 May 2024 12:39:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=204586</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bukittinggi sudah mengumumkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk SD dan SMP negeri. Pengumuman PPDB 2024 itu disampaikan Disdikbud Bukittinggi melalui postingan di Instagramnya pada Rabu (29/5/2024). Berikut jadwal pendaftaran SD Negeri 1. Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua 2. Zonasi 3. Pemenuhan Kuota Jadwal pendaftaran SMP Negeri 1. Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua 2. Zonasi 3. Pemenuhan Kuota dan Prestasi Sementara itu, syarat pendaftaran PPDB 2024 di Bukittinggi yaitu: Untuk file persyaratan yang akan discan berbentuk PDF kecuali pas photo dalam bentuk jpg/jpeg. (*/yki)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppdb-sd-dan-smp-negeri-di-bukittinggi-dibuka-juni-berikut-jadwal-dan-syaratnya/">PPDB SD dan SMP Negeri di Bukittinggi Dibuka Juni, Berikut Jadwal dan Syaratnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bukittinggi sudah mengumumkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 untuk SD dan SMP negeri.</p>



<p>Pengumuman PPDB 2024 itu disampaikan Disdikbud Bukittinggi melalui postingan di Instagramnya pada Rabu (29/5/2024).</p>



<p><strong>Berikut jadwal pendaftaran SD Negeri</strong></p>



<p>1. Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 19-20 Juni 2024</li>



<li>Seleksi : 20-21 Juni 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 24 Juni 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 25 Juni 2024</li>
</ul>



<p>2. Zonasi</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 24-25 Juni 2024</li>



<li>Seleksi : 26-27 Juni 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 28 Juni 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 28-29 Juni 2024</li>
</ul>



<p>3. Pemenuhan Kuota</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 1-2 Juli 2024</li>



<li>Seleksi : 3 Juli 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 4 Juli 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 5-6 Juli 2024</li>
</ul>



<p><strong>Jadwal pendaftaran SMP Negeri</strong></p>



<p>1. Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 19-20 Juni 2024</li>



<li>Verifikasi dan perengkingan : 21-22 Juni 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 24 Juni 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 25 Juni 2024</li>
</ul>



<p>2. Zonasi</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 26-28 Juni 2024</li>



<li>Verifikasi dan perengkingan : 29-30 Juni 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 1 Juli 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 2-3 Juli 2024</li>
</ul>



<p>3. Pemenuhan Kuota dan Prestasi</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Pendaftaran : 4-5 Juli 2024</li>



<li>Verifikasi dan perengkingan : 8-9 Juli 2024</li>



<li>Pengumuman calon yang diterima : 10 Juli 2024</li>



<li>Pendaftaran calon yang diterima : 11-12 Juli 2024</li>
</ul>



<p><strong>Sementara itu, syarat pendaftaran PPDB 2024 di Bukittinggi yaitu:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Foto copy/scan KTP orang tua</li>



<li>Foto copy/scan Kartu Keluarga</li>



<li>Foto copy/scan Akta Kelahiran</li>



<li>Foto copy/scan Surat Keterangan Lulus/SKHU</li>



<li>Foto copy/scan KIP/PKH/KKS (untuk jalur afirmasi)</li>



<li>Foto copy/scan surat keterangan pindah orang tua PNS/TNI/Polri (untuk jalur perpindahan)</li>



<li>Foto copy/scan sertifikat prestasi tiga tahun terakhir (untuk jalur prestasi)</li>



<li>Pas Photo/file foto peserta didik</li>
</ul>



<p>Untuk file persyaratan yang akan discan berbentuk PDF kecuali pas photo dalam bentuk jpg/jpeg. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ppdb-sd-dan-smp-negeri-di-bukittinggi-dibuka-juni-berikut-jadwal-dan-syaratnya/">PPDB SD dan SMP Negeri di Bukittinggi Dibuka Juni, Berikut Jadwal dan Syaratnya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204586</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/101 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-12 17:38:58 by W3 Total Cache
-->