<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Bayi meninggal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/bayi-meninggal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/bayi-meninggal/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2026 09:12:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Bayi meninggal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/bayi-meninggal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Majelis Disiplin Profesi Datangi Keluarga Bayi Alceo, Mulai Dalami Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang</title>
		<link>https://langgam.id/majelis-disiplin-profesi-datangi-keluarga-bayi-alceo-mulai-dalami-dugaan-kelalaian-rsup-m-djamil-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 09:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=248471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim Majelis Disiplin Profesi (MDP) mendatangi keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika, Senin (1/6/2026). Lembaga independen ini adalah bentukan Kementerian Kesehatan, bertujuan menegakkan disiplin dan etika bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.  Tim MDP berjumlah enam orang itu datang ke kediaman Alceo sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka menggali keterangan orang tua almarhum, menanyakan kronologi hingga rekam medis yang dialami Alceo.  Hanya saja, usai pertemuan yang berlangsung hingga pukul 14.30 WIB itu, tim MDP tidak bersedia untuk dikonfirmasi atau menjawab pertanyaan wartawan.  Sebelumnya, keluarga bayi 14 bulan tersebut menduga, adanya kelalaian standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan RSUP M Djamil</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/majelis-disiplin-profesi-datangi-keluarga-bayi-alceo-mulai-dalami-dugaan-kelalaian-rsup-m-djamil-padang/">Majelis Disiplin Profesi Datangi Keluarga Bayi Alceo, Mulai Dalami Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim Majelis Disiplin Profesi (MDP) mendatangi keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika, Senin (1/6/2026). Lembaga independen ini adalah bentukan Kementerian Kesehatan, bertujuan menegakkan disiplin dan etika bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. </p>



<p>Tim MDP berjumlah enam orang itu datang ke kediaman Alceo sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka menggali keterangan orang tua almarhum, menanyakan kronologi hingga rekam medis yang dialami Alceo. </p>



<p>Hanya saja, usai pertemuan yang berlangsung hingga pukul 14.30 WIB itu, tim MDP tidak bersedia untuk dikonfirmasi atau menjawab pertanyaan wartawan. </p>



<p>Sebelumnya, keluarga bayi 14 bulan tersebut menduga, adanya kelalaian standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan RSUP M Djamil Padang. Alceo diketahui meninggal dunia saat dirawat karena luka bakar selama sepekan di rumah sakit plat merah tersebut.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Ayah Alceo, Doris Flantika, meyakini tim MDP merupakan pihak yang netral. Lembaga ini, menurutnya, tentu juga ingin perbaikan jika memang ditemukan adanya kesalahan sistem dilakukan RSUP M Djamil Padang.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Tadi pihak MDP meminta keterangan ulang kepada kami apa yang terjadi. Atas dasar itu, kami sampaikan urutan peristiwa yang dialami Alceo mulai dari rumah, RS Hermina hingga RSUP M Djamil Padang,&#8221; kata Doris usai pertempuran.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kemudian kami menerangkan apa yang sesungguhnya yang menjadi penyebab Alceo meninggal. Dari awal kami konsisten, kami yakin Alceo meninggal bukan gara-gara luka bakarnya,&#8221; sambungnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Ia mengungkap, selain menemui keluarga, informasinya tim MDP juga bakal mendatangi Rumah Sakit Hermina dan RSUP M Djamil Padang. Kemudian dalam jangka waktu 14 hari kerja, akan mengeluarkan surat rekomendasi untuk kepolisian.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Surat tersebut akan menjadi landasan rekomendasi kasus ini dilanjutkan atau tidak di kepolisian.&nbsp; Apakah naik penyidikan dan akan ada tersangka atau tidak,&#8221; ucapnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Doris optimis hukum di Indonesia adil dan berimbang. Kepolisian akan bergerak secara profesional dan presisi dalam menangani kasus anaknya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Dan hari ini saya bertemu pihak MDP, yang punya keinginan yang sama dengan saya,&#8221; imbuhnya. <strong>(WAN) </strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/majelis-disiplin-profesi-datangi-keluarga-bayi-alceo-mulai-dalami-dugaan-kelalaian-rsup-m-djamil-padang/">Majelis Disiplin Profesi Datangi Keluarga Bayi Alceo, Mulai Dalami Dugaan Kelalaian RSUP M Djamil Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">248471</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Bayi Alceo Temui Wali Kota Padang, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan di RSUP M Djamil</title>
		<link>https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-temui-wali-kota-padang-dorong-perbaikan-layanan-kesehatan-di-rsup-m-djamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 10:00:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Fadly Amran]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=247962</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua Hanan Flantika mendatangi Wali Kota Padang Fadly Amran di Balai Kota, Senin (25/5/2026). Ia meminta perlindungan selaku warga Kota Padang, tentang pelayanan kesehatan di RSUP M Djamil Padang.   Keluarga bayi 14 bulan ini menduga, adanya kelalaian medis yang dilakukan rumah sakit pelat merah tersebut. Kasus ini sudah ditangani Polda Sumbar.   Doris Flantika, ayah bayi Alceo, mengakui wali kota tidak bisa mengintervensi langsung RSUP M Djamil Padang, karena rumah sakit berada di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes).  Namun, kepala daerah tentu saja bisa mendorong perbaikan tentang layanan kesehatan di rumah sakit di wilayah yang dipimpinnya.  &#8220;Tentu saja pak</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-temui-wali-kota-padang-dorong-perbaikan-layanan-kesehatan-di-rsup-m-djamil/">Keluarga Bayi Alceo Temui Wali Kota Padang, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan di RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Orang tua Hanan Flantika mendatangi Wali Kota Padang Fadly Amran di Balai Kota, Senin (25/5/2026). Ia meminta perlindungan selaku warga Kota Padang, tentang pelayanan kesehatan di RSUP M Djamil Padang.  </p>



<p>Keluarga bayi 14 bulan ini menduga, adanya kelalaian medis yang dilakukan rumah sakit pelat merah tersebut. Kasus ini sudah ditangani Polda Sumbar.  </p>



<p>Doris Flantika, ayah bayi Alceo, mengakui wali kota tidak bisa mengintervensi langsung RSUP M Djamil Padang, karena rumah sakit berada di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes). </p>



<p>Namun, kepala daerah tentu saja bisa mendorong perbaikan tentang layanan kesehatan di rumah sakit di wilayah yang dipimpinnya. </p>



<p>&#8220;Tentu saja pak wali kota ada langkah-langkah yang normatif, yang formal, yang bisa mengusulkan perbaikan-perbaikan RSUP M Djamil Padang. Karena bagaimana pun banyak warga Kota Padang yang berobat ke sana,&#8221; kata Doris usai pertemuan tertutup itu.  </p>



<p>&#8220;Kalau memang senadainya sebuah cara kerja yang belum sempurna, pak wali kota juga berhak melindungi warganya. Supaya ke depan tidak ada kejadian serupa. Ini hal yang luar biasa yang disampaikan pak wali kota yang menyejukkan hati saya,&#8221; sambungnya. </p>



<p>Pada pertemuan itu, Doris juga berharap kepada Fadly Amran agar bisa memfasilitasinya untuk bertemu dengan gubernur dan menteri kesehatan. Termasuk hingga ke Presiden Prabowo Subianto.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Mudah-mudahan melalui pak wali kota saya bisa bertemu dengan pak gubernur. Kemudian bisa juga bisa bertemu dengan pak menkes dan mudah-mudahan sekali berkat pertemuan ini, saya bisa bertemu juga dengan pak presiden,&#8221; ucapnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Menurutnya, dengan pembahasan kasus anaknya sampai ke tingkat provinsi dan pemerintah pusat, maka perbaikan layanan kesehatan terebutb bisa segera terwujud.  </p>



<p>&#8220;Harapan rakyat Indonesia akan adanya perbaikan jika seandainya terbukti adanya yang salah, bisa segera diwujudukan perbaikan,&#8221; ungkapnya.  </p>



<p>Doris mengungkapkan, kasus kematian anaknya masih terus bergulir di kepolisian. Sudah ada 150 orang lebih diperiksa untuk dimintai keterangan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Itu termasuk kemarin ada satu lagi dokter tambahan yang akan diperiksa. Kemudian Kemenkes tidak dalam waktu yang lama lagi akan datang ke kediaman kami meminta klarifikasi,&#8221; imbuhnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Srikurnia Yati mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi hingga manajemen RSUP M Djamil Padang.&nbsp;</p>



<p>Namun, karena kasus sudah masuk ke ranah hukum, Dinas Kesehatan Kota Padang menunggu proses yang berjalan di kepolisian. </p>



<p>&#8220;Kami dari Pemko Padang dan dinas kesehatan beserta jajaran mengucapkan turut berduka atas kasus ananda Alceo. Jadi kami sudah kooordinasi, jadi instruksi kita tunggu saja dari penyelidikan yang dilakukan kepolisian. kita tetap menunggu hasil penyelidikan,&#8221; katanya. <strong>(WAN)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-temui-wali-kota-padang-dorong-perbaikan-layanan-kesehatan-di-rsup-m-djamil/">Keluarga Bayi Alceo Temui Wali Kota Padang, Dorong Perbaikan Layanan Kesehatan di RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">247962</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil </title>
		<link>https://langgam.id/sudah-2-minggu-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-soal-kematian-bayi-alceo-belum-ada-hasil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2026 10:31:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246898</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kurang lebih sudah dua minggu dibentuk, tim audit internal RSUP M Djamil Padang belum mendapatkan perkembangan hasil temuan tentang kematian Alceo Hanan Flantika. Keluarga bayi tiga tahun ini menduga adanya kelalaian medis yang dilakukan rumah sakit pelat merah tersebut.   Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas, mengakui belum ada hasil yang diperoleh dari tim audit internal pascadibentuk. Ia berdalih proses membutuhkan waktu karena kasus juga berjalan di kepolisian.&#160;&#160; &#8220;Ternyata banyak hal yang nanti yang harus dikonfirmasi dengan laporan di kepolisian,&#8221; ujar Dovy kepada wartawan dikutip, Rabu (13/5/2026).&#160; Dovy menegaskan audit internal ini terus berjalan. Ia berkomitmen untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sudah-2-minggu-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-soal-kematian-bayi-alceo-belum-ada-hasil/">Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kurang lebih sudah dua minggu dibentuk, tim audit internal RSUP M Djamil Padang belum mendapatkan perkembangan hasil temuan tentang kematian Alceo Hanan Flantika. Keluarga bayi tiga tahun ini menduga adanya kelalaian medis yang dilakukan rumah sakit pelat merah tersebut.  </p>



<p>Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas, mengakui belum ada hasil yang diperoleh dari tim audit internal pascadibentuk. Ia berdalih proses membutuhkan waktu karena kasus juga berjalan di kepolisian.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Ternyata banyak hal yang nanti yang harus dikonfirmasi dengan laporan di kepolisian,&#8221; ujar Dovy kepada wartawan dikutip, Rabu (13/5/2026).&nbsp;</p>



<p>Dovy menegaskan audit internal ini terus berjalan. Ia berkomitmen untuk menyelesaikan, termasuk kooperatif dalam penyelidikan di kepolisian.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sekarang sudah ditangani oleh kepolisian, ya kita menyerahkan ke kepolisian dan itu untuk dilakukan minta keterangan, ya sampai sekarang sudah 15 orang dimintai keterangan,&#8221; katanya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Nah, kita tunggu saja. pokoknya semua berjalan sebagaimana mestinya, dan kita ikuti. Insya Allah kami kooperatif,&#8221; tegas Dovy.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, Polda Sumbar telah melakukan pemeriksaan sebanyak 20 orang dalam kasus ini. Mereka terdiri dari pelapor dan terlapor dalam kasus ini.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain itu, tenaga kesehatan di Rumah sakit Hermina Padang, tempat bayi Alceo ditangani sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, turut dimintai keterangan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pemeriksaan saksi masih terus berjalan dan sejauh ini prosesnya berlangsung baik. Jumlah saksi kemungkinan masih akan bertambah,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya.&nbsp;</p>



<p>Rosya tidak memberikan informasi detail terkait detail identitas para saksi yang telah dimintai keterangan.&nbsp;</p>



<p>Termasuk, apakah Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman sudah dimintai keterangan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Keterangan saksi masih berlanjut terus. Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan,&#8221; kata dia.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Tahap penyelidikan kasus meninggalnya Alceo dimulai setelah keluarga membuat laporan yang teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Dalam laporan itu, delapan orang sebagai terlapor terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang.&nbsp;</p>



<p>Dua orang direksi itu yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang. <strong>(*)</strong>&nbsp;</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sudah-2-minggu-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-soal-kematian-bayi-alceo-belum-ada-hasil/">Sudah 2 Minggu, Audit Internal RSUP M Djamil Padang Soal Kematian Bayi Alceo Belum Ada Hasil </a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi</title>
		<link>https://langgam.id/rsup-m-djamil-padang-bantah-palsukan-surat-kematian-bayi-alceo-akui-kesalahan-administrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 14:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246745</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; RSUP M Djamil Padang bantah tudingan dugaan pemalsuan surat kematian Alceo Hanan Flantika yang dipersoalkan keluarga hingga berujung pelaporan ke Polda Sumatra Barat (Sumbar) pada Minggu (10/5/2026).  Keluarga bayi tiga tahun ini sebelumnya menemukan ketidaksesuaian tanggal dalam surat kematian Alceo. Surat dokumen tertulis pasien meninggal pada 3 Maret 2026, sementara fakta medis menunjukkan Alceo meninggal pada 3 April 2026. Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil, Rizki Rasyidy mengatakan, surat kematian tersebut merupakan dokumen resmi yang diterbitkan rumah sakit. Perbedaan tanggal kematian murni akibat kesalahan administratif saat penginputan data. “Terkait pelaporan dugaan pemalsuan surat kematian</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-padang-bantah-palsukan-surat-kematian-bayi-alceo-akui-kesalahan-administrasi/">RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; RSUP M Djamil Padang bantah tudingan dugaan pemalsuan surat kematian Alceo Hanan Flantika yang dipersoalkan keluarga hingga berujung pelaporan ke Polda Sumatra Barat (Sumbar) pada Minggu (10/5/2026). </p>



<p>Keluarga bayi tiga tahun ini sebelumnya menemukan ketidaksesuaian tanggal dalam surat kematian Alceo. Surat dokumen tertulis pasien meninggal pada 3 Maret 2026, sementara fakta medis menunjukkan Alceo meninggal pada 3 April 2026.</p>



<p>Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil, Rizki Rasyidy mengatakan, surat kematian tersebut merupakan dokumen resmi yang diterbitkan rumah sakit. Perbedaan tanggal kematian murni akibat kesalahan administratif saat penginputan data.</p>



<p>“Terkait pelaporan dugaan pemalsuan surat kematian yang dituduhkan, kami pastikan surat tersebut asli dikeluarkan oleh rumah sakit,&#8221; ujar Rizki dalam keterangan tertulisnya kepada <strong>Langgam.id</strong>, Senin (11/5/ 2026).&nbsp;</p>



<p>Menurut Rizki, hasil penelusuran internal menunjukkan kesalahan terjadi pada penulisan bulan dalam dokumen administrasi. Kekeliruan itu tidak berkaitan dengan perubahan fakta medis maupun riwayat pelayanan pasien.</p>



<p>&#8220;Pasien tercatat masuk dan mendapatkan pelayanan medis di rumah sakit pada 26 Maret 2026. Jadi ketidaksesuaian tanggal tersebut murni kesalahan administrasi,&#8221; kata dia.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Manajemen RSUP M Djamil menyayangkan langkah keluarga yang langsung melaporkan persoalan itu ke kepolisian tanpa terlebih dahulu melakukan konfirmasi.&nbsp;</p>



<p>Rizki mengatakan pihak keluarga Alceo memang sempat meminta kembali surat kematian pada 4 Mei 2026. Namun, permintaan penerbitan ulang bukan karena adanya kesalahan tanggal pada dokumen sebelumnya.</p>



<p>Ia menambahkan, surat kematian tersebut sebelumnya telah diserahkan kepada pihak keluarga atas nama dan rumah sakit memiliki bukti penerimaan dokumen.</p>



<p>&#8220;Ini murni kekeliruan administratif dalam penginputan bulan pada surat kematian dan tidak ada niatan lain,&#8221; tegasnya.&nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Alceo, Suharizal, mengungkapkan ketidaksesuaian di dokumen kematian berdampak pada proses pengurusan kependudukan dan administrasi lainnya.</p>



<p>&#8220;Dokumen itu menjadi dasar untuk pengurusan administrasi. Kalau ada persoalan pada surat, tentu proses berikutnya ikut terhambat,&#8221; katanya.&nbsp;&nbsp;<strong>(KSR)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-padang-bantah-palsukan-surat-kematian-bayi-alceo-akui-kesalahan-administrasi/">RSUP M Djamil Padang Bantah Palsukan Surat Kematian Bayi Alceo, Akui Kesalahan Administrasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246745</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-sudah-periksa-20-orang-soal-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 13:41:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246741</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) masih melakukan penyelidikan kasus meninggalnya Alceo Hanan Flantika diduga karena kelalaian medis saat dirawat di RSUP M Djamil Padang.  Dalam penyelidikan tersebut, kepolisian telah melakukan pemeriksaan sebanyak 20 orang. Mereka terdiri dari pelapor dan terlapor dalam kasus ini.&#160;&#160; Selain itu, tenaga kesehatan di Rumah sakit Hermina Padang, tempat awal bayi tiga tahun ini ditangani sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, turut dimintai keterangan.&#160;&#160; &#8220;Pemeriksaan saksi masih terus berjalan dan sejauh ini prosesnya berlangsung baik. Jumlah saksi kemungkinan masih akan bertambah,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya dihubungi Langgam.id,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-sudah-periksa-20-orang-soal-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang/">Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) masih melakukan penyelidikan kasus meninggalnya Alceo Hanan Flantika diduga karena kelalaian medis saat dirawat di RSUP M Djamil Padang. </p>



<p>Dalam penyelidikan tersebut, kepolisian telah melakukan pemeriksaan sebanyak 20 orang. Mereka terdiri dari pelapor dan terlapor dalam kasus ini.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain itu, tenaga kesehatan di Rumah sakit Hermina Padang, tempat awal bayi tiga tahun ini ditangani sebelum dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, turut dimintai keterangan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pemeriksaan saksi masih terus berjalan dan sejauh ini prosesnya berlangsung baik. Jumlah saksi kemungkinan masih akan bertambah,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya dihubungi <strong>Langgam.id</strong>, Senin (11/5/2026).</p>



<p>Rosya tidak memberikan informasi detail terkait detail identitas para saksi yang telah dimintai keterangan.&nbsp;</p>



<p>Termasuk, apakah Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman sudah dimintai keterangan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Keterangan saksi masih berlanjut terus. Nanti kalau ada perkembangan akan kami sampaikan,&#8221; kata dia.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, tahap penyelidikan kasus meninggalnya Alceo dimulai setelah keluarga membuat laporan yang teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Dalam laporan itu, delapan orang sebagai terlapor terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang. Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman.&nbsp;</p>



<p>Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang.&nbsp;</p>



<p>Di sisi lain, RSUP M Djamil telah membentuk tim audit invetigasi internal dan audit klinis untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya Alceo. <strong>(KSR) </strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-sudah-periksa-20-orang-soal-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang/">Polisi Sudah Periksa 20 Orang Soal Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246741</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Bayi Alceo Kembali Lapor Polisi, Perkarakan Dugaan Kejanggalan Dokumen Kematian</title>
		<link>https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-kembali-lapor-polisi-perkarakan-dugaan-kejanggalan-dokumen-kematian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 04:55:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=246687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika kembali membuat laporan ke Polda Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (10/5/2026). Kali ini, perkara yang diadukan tentang dugaan ketidaksesuaian surat keterangan kematian yang diterbitkan RSUP M Djamil Padang. Dalam laporan tersebut, keluarga menyertakan dugaan adanya pemalsuan keadaan dalam surat resmi yang ditandatangani salah seorang pejabat manajemen rumah sakit berinisial CM. Kuasa hukum keluarga, Suharizal mengatakan, hasil penelusuran awal ditemukan adanya perbedaan antara waktu kematian dengan tanggal yang tercantum pada surat keterangan kematian. Pada surat kematian tertulis 3 Maret 2026. Padahal, bayi tiga tahun ini meninggal 3 April 2026. Keluarga menilai, perbedaan waktu pada surat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-kembali-lapor-polisi-perkarakan-dugaan-kejanggalan-dokumen-kematian/">Keluarga Bayi Alceo Kembali Lapor Polisi, Perkarakan Dugaan Kejanggalan Dokumen Kematian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika kembali membuat laporan ke Polda Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (10/5/2026). Kali ini, perkara yang diadukan tentang dugaan ketidaksesuaian surat keterangan kematian yang diterbitkan RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Dalam laporan tersebut, keluarga menyertakan dugaan adanya pemalsuan keadaan dalam surat resmi yang ditandatangani salah seorang pejabat manajemen rumah sakit berinisial CM.</p>



<p>Kuasa hukum keluarga, Suharizal mengatakan, hasil penelusuran awal ditemukan adanya perbedaan antara waktu kematian dengan tanggal yang tercantum pada surat keterangan kematian.</p>



<p>Pada surat kematian tertulis 3 Maret 2026. Padahal, bayi tiga tahun ini meninggal 3 April 2026. Keluarga menilai, perbedaan waktu pada surat bukan sekadar kekeliruan administrasi.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Ketidaksesuaian serupa muncul pada lebih dari satu dokumen yang diterima keluarga. Maka itukeluarga memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diatur dalam Pasal 391 ayat (1) KUHP,&#8221; ujar Suharizal dalam keteranganya dikutip, Senin (11/5/2026).&nbsp;</p>



<p>Ia mengungkapkan, dokumen kematian memiliki fungsi penting karena menjadi dasar pengurusan berbagai kebutuhan administras. Di antaranya pengurusan dokumen kependudukan, hingga klaim asuransi.</p>



<p>Karena adanya dugaan kekeliruan tersebut, proses administrasi yang dilakukan keluarga disebut belum dapat dilanjutkan.</p>



<p>&#8220;Dokumen itu menjadi dasar untuk pengurusan administrasi. Kalau ada persoalan pada surat, tentu proses berikutnya ikut terhambat,&#8221; jelasnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sebelumnya, pada laporan pertama, keluarga telah polisikan&nbsp; delapan orang yang terdiri dari dua orang direksi dan enam tenaga medis yang menangani bayi Alceo. Laporan itu terkait dugaan kelalaian dalam pelayanan medis.</p>



<p>Suharizal membeberkan, dua hari sebelum bayi Alceo meninggal, sempat terjadi perbedaan pandangan antara keluarga dengan pihak rumah sakit. Keluarga sempat mengajukan permintaan rujukan untuk perawatan ke Singapura.</p>



<p>&#8220;Permintaan itu tidak dikabulkan. Situasi itu terjadi satu hingga dua hari sebelum meninggal. Kami masih menelaah sejumlah dokumen lain dan tidak menutup kemungkinan akan ada laporan tambahan dalam waktu dekat,&#8221; pungkasnya.  <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-kembali-lapor-polisi-perkarakan-dugaan-kejanggalan-dokumen-kematian/">Keluarga Bayi Alceo Kembali Lapor Polisi, Perkarakan Dugaan Kejanggalan Dokumen Kematian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">246687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</title>
		<link>https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 15:49:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245996</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Manajemen RSUP M Djamil Padang akan memberikan bantuan hukum kepada dokter hingga direkrut utama yang dipolisikan oleh keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika. Bayi 14 bulan itu diduga meninggal dunia karena kelalaian penanganan medis. Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promkes RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi mengatakan, manajemen rumah sakit sangat menghormati langkah hukum yang diambil oleh pihak keluarga sebagai bagian dari hak setiap warga negara. &#8220;Terkait dilaporkannya unsur direksi, kami memandang hal ini sebagai bagian dari proses yang harus dijalani secara objektif dan transparan,&#8221; kata Rizki kepada Langgam.id, Selasa (28/4/2026). Menurutnya, RSUP M Djamil Padang memiliki tanggung jawab</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/">RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Manajemen RSUP M Djamil Padang akan memberikan bantuan hukum kepada dokter hingga direkrut utama yang dipolisikan oleh keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika. Bayi 14 bulan itu diduga meninggal dunia karena kelalaian penanganan medis.</p>



<p>Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promkes RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi mengatakan, manajemen rumah sakit sangat menghormati langkah hukum yang diambil oleh pihak keluarga sebagai bagian dari hak setiap warga negara.</p>



<p>&#8220;Terkait dilaporkannya unsur direksi, kami memandang hal ini sebagai bagian dari proses yang harus dijalani secara objektif dan transparan,&#8221; kata Rizki kepada Langgam.id, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Menurutnya, RSUP M Djamil Padang memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan kepada tenaga kesehatan yang menjalankan tugasnya sesuai dengan standar profesi dan prosedur yang berlaku.</p>



<p>&#8220;Rumah sakit akan memberikan dukungan, termasuk pendampingan hukum kepada para dokter yang dilaporkan, sepanjang tindakan yang dilakukan berada dalam koridor profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>&#8220;Kami juga memastikan bahwa proses ini akan dihadapi secara proporsional, dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan, transparansi, dan profesionalitas,&#8221; sambungnya lagi.</p>



<p>Rizki menegaskan, direksi RSUP M Djamil Padang tetap berkomitmen untuk kooperatif, mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Serta memberikan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh pihak berwenang.</p>



<p>&#8220;Kami juga memastikan bahwa pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh proses ini. Di sisi lain, kami terus melakukan evaluasi internal melalui audit medis yang saat ini masih berproses, guna memastikan seluruh tindakan pelayanan telah sesuai dengan standar yang berlaku,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Diketahui, laporan keluarga dari bayi Alceo itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Total ada delapan orang berstatus terlapor.</p>



<p>Ayah dari Alceo, Doris Flantika menyebutkan, alasan direksi RSUP M Djamil juga ikut dilaporkan dalam kasus ini karena yang dialami anaknya selama masa perawatan tidak terlepas dari tanggung jawab pimpinan rumah sakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami berkeyakinan, kan instansi ini dipimpin oleh seseorang, apa yang terjadi di instansi itu tidak terlepas dari sepengetahuan pimpinannya,&#8221; kata Doris.</p>



<p>&#8220;Jadi pimpinan itu berkewajiban untuk merapikan kesalahan-kesalaan yang ada di sistem. Jangan biarkan kesalahan di sistem berlarut-larut. Sementara ini sudah berlarut. Makanya kami minta Pak Dovy dan Pak Bestari ikut bertanggung jawab atas kasus ini,&#8221; tambahnya.<strong> (ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/">RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</title>
		<link>https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua bayi Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta agar dilakukan investigasi independen terkait meninggalnya sang buah hati di RSUP M Djamil Padang. Balita berumur 14 bulan itu diduga meninggal karena kelalaian standar operasional prosedur (SOP), saat menjalani perawatan medis akibat luka bakar. Dengan berurai air mata, ayah Alceo, Doris Flantika mengatakan, investasi independen diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang. Dia berharap agar investigasi tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia untuk melakukan audit etik dan profesional di RSUP M Djamil Padang. &#8220;Kami tidak menuduh tanpa dasar.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/">Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Orang tua bayi Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta agar dilakukan investigasi independen terkait meninggalnya sang buah hati di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Balita berumur 14 bulan itu diduga meninggal karena kelalaian standar operasional prosedur (SOP), saat menjalani perawatan medis akibat luka bakar.</p>



<p>Dengan berurai air mata, ayah Alceo, Doris Flantika mengatakan, investasi independen diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.</p>



<p>Dia berharap agar investigasi tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia untuk melakukan audit etik dan profesional di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>&#8220;Kami tidak menuduh tanpa dasar. Namun, berdasarkan apa yang kami alami secara langsung. terdapat dugaan kuat adanya kelalaian dalam pelayanan medis, mulai dari proses penanganan awal hingga tindakan lanjutan yang menurut kami tidak dilakukan dengan standar kehati-hatian yang semestinya,&#8221; kata Doris, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Ia juga meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo untuk keluarga pasien dalam mencari keadilan tanpa intimidasi. Kemudian, mengevaluasi sistem pelayanan rumah sakit pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang pada keluarga lain.</p>



<p>&#8220;Hari ini, kami tidak hanya kehilangan anak. Kami juga dihadapkan pada sistem yang terasa sulit ditembus, seolah kebenaran harus diperjuangkan sendirian oleh rakyat kecil. Melalui surat terbuka ini, kami memohon dengan hormat kepada Bapak Presiden,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Doris juga mengungkapkan selama proses perawatan anaknya, ia tidak mendapatkan penjelasan medis yang utuh dan transparan. Begitu juga soal penanganan yang cepat dan responsif sesuai kondisi darurat</p>



<p>&#8220;Kepastian prosedur yang sesuai standar keselamatan pasien. Yang kami dapatkan hanyalah kebingungan, keterlambatan, dan pada akhirnya, kehilangan,&#8221; katanya sembari mengusap air mata.</p>



<p>&#8220;Kami tidak bisa mengembalikan nyawa anak kami. Namun kami percaya, negara masih bisa mencegah agar tragedi ini tidak menjadi cerita yang berulang. Kami tidak mencari sensasi. Kami mencari keadilan,&#8221; katanya lagi.</p>



<p>Seperti diketahui, kasus meninggalnya Alceo telah masuk ke ranah hukum dan saat ini dalam tahap penyelidikan. Laporan keluarga teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.</p>



<p>Dalam laporan tersebut, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang. Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman.</p>



<p>Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Di sisi lain, RSUP M Djamil telah membentuk tim audit invetigasi internal dan audit klinis untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya Alceo. (ICA)</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/">Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</title>
		<link>https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak delapan orang masuk daftar sebagai terlapor dalam kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan kasus sudah dimulai usai laporan orang tua balita ini diterima Polda Sumatra Barat (Sumbar). Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.Dalam laporan, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang. Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang. &#8220;Iya betul, dua orang jajaran direksi dilaporkan juga,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/">Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak delapan orang masuk daftar sebagai terlapor dalam kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Penyelidikan kasus sudah dimulai usai laporan orang tua balita ini diterima Polda Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.<br>Dalam laporan, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>&#8220;Iya betul, dua orang jajaran direksi dilaporkan juga,&#8221; kata ayah dari Alceo, Doris Flantika, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Doris mengungkap, alasan direksi RSUP M Djamil juga ikut dilaporkan karena kasus yang dialami anaknya selama masa perawatan tidak terlepas dari tanggung jawab pimpinan rumah sakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami berkeyakinan, kan instansi ini dipimpin oleh seseorang, apa yang terjadi di instansi itu tidak terlepas dari sepengetahuan pimpinannya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>&#8220;Jadi pimpinan itu berkewajiban untuk merapikan kesalahan-kesalaan yang ada di sistem. Jangan biarkan kesalahan di sistem berlarut-larut. Sementara ini sudah berlarut. Makanya kami minta Pak Dovy dan Pak Bestari ikut bertanggung jawab atas kasus ini,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Sementara itu, langgam.id sudah mencoba konfirmasi ke direksi RSUP M Djamil terkait laporan ini. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban.</p>



<p>Sebelumnya, pada Senin (28/4/2026), Doris bersama istrinya Nuri Khairma telah menjalani pemeriksaan pertama sebagai pelapor dalam kasus ini di Polda Sumbar. Pemeriksaan berlangsung cukup lama, mulai dari siang hingga malam.<strong> (ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/">Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polda Sumatra Barat (Sumbar) mulai melakukan penyelidikan kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan ini berdasarkan laporan orang tua dari balita malang tersebut. Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Pelapor atau ayah dari Alceo, Doris Flantika, melaporkan delapan orang yang menangani anaknya selama masa perawatan di RSUP M Djamil Padang. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, membenarkan laporan kasus ini telah diterima dan telah ditindaklanjuti. &#8220;Ya, saat ini laporan masih lidik (penyelidikan),&#8221; kata Andry, dikutip Selasa (28/4/2026). Andry mengungkapkan, dalam tahap proses penyelidikan, penyidik bakal meminta</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/">Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Polda Sumatra Barat (Sumbar) mulai melakukan penyelidikan kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan ini berdasarkan laporan orang tua dari balita malang tersebut.</p>



<p>Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Pelapor atau ayah dari Alceo, Doris Flantika, melaporkan delapan orang yang menangani anaknya selama masa perawatan di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, membenarkan laporan kasus ini telah diterima dan telah ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Ya, saat ini laporan masih lidik (penyelidikan),&#8221; kata Andry, dikutip Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Andry mengungkapkan, dalam tahap proses penyelidikan, penyidik bakal meminta keterangan dari pelapor hingga terlapor.</p>



<p>Pada Senin (24/4/2026) siang, pemeriksaan awal dilakukan kepada pelapor yakni Doris Flantika.</p>



<p>&#8220;Laporan adalah dugaan perkara malpraktik yang tertuang dalam pasal 440, UU nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan,&#8221; ucap Andry.</p>



<p>Dalam surat laporan tercatat delapan orang yang dilaporkan yakni berinisial R, S, B, A, T, R, DY, dan DI. Tidak dijelaskan jabatan atau profesi para terlapor di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Sebelumnya, Ayah dari Alceo, Doris Flantika mengatakan, laporan ditujukan kepada petugas medis yang menangani anaknya. Dalam pelaporannya, ia membawa sejumlah barang bukti berupa foto kondisi anaknya saat dirawat hingga air mandi pasien di RSUP M Djamil yang keruh.</p>



<p>&#8220;Kami sangat yakin hukum di Indonesia adil dan berimbang. Kami yakin pihak kepolisian akan bekerja secara profesional. Mudah-mudahan dalam waktu cepat kasus ini akan ditangani pihak kepolisian dan ditentukan pihak yang bersalah,&#8221; kata Doris. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/">Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245961</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/81 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 11:37:27 by W3 Total Cache
-->