<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Banjir Bandang Tanah Datar Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/banjir-bandang-tanah-datar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/banjir-bandang-tanah-datar/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Sep 2025 05:56:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Banjir Bandang Tanah Datar Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/banjir-bandang-tanah-datar/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Hanyut Akibat Banjir Bandang 2023, Jembatan Koto Sipopak Tanah Datar Diresmikan Sestama BNPB</title>
		<link>https://langgam.id/hanyut-akibat-banjir-bandang-2023-jembatan-koto-sipopak-tanah-datar-diresmikan-sestama-bnpb/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Sep 2025 04:00:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Bnpb]]></category>
		<category><![CDATA[Editor Choice]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=234266</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Jembatan Koto Sipopak di Jorong Ampaleh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, akhirnya kembali berdiri kokoh dan diresmikan penggunaannya pada Minggu, 14 September 2025. Jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat ini dibangun kembali setelah hanyut diterjang bencana banjir bandang pada tahun 2023 lalu. Peresmian dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Dr. Apt. Rustian S.Si., M.Kes, didampingi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Ketua DPRD Anton Yondra. Pembangunan jembatan ini menelan biaya sebesar Rp 4,6 Miliar yang bersumber dari anggaran BNPB. Dalam sambutannya, Sestama BNPB Dr. Rustian menekankan pentingnya sinergi dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hanyut-akibat-banjir-bandang-2023-jembatan-koto-sipopak-tanah-datar-diresmikan-sestama-bnpb/">Hanyut Akibat Banjir Bandang 2023, Jembatan Koto Sipopak Tanah Datar Diresmikan Sestama BNPB</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Jembatan Koto Sipopak di Jorong Ampaleh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, akhirnya kembali berdiri kokoh dan diresmikan penggunaannya pada Minggu, 14 September 2025. Jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat ini dibangun kembali setelah hanyut diterjang bencana banjir bandang pada tahun 2023 lalu.</p>



<p>Peresmian dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Dr. Apt. Rustian S.Si., M.Kes, didampingi oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra dan Ketua DPRD Anton Yondra. Pembangunan jembatan ini menelan biaya sebesar Rp 4,6 Miliar yang bersumber dari anggaran BNPB.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sestama BNPB Dr. Rustian menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama dalam penanggulangan bencana. Menurutnya, penanganan bencana harus melibatkan semua pihak tanpa terkecuali.</p>



<p>&#8220;Dalam penanggulangan bencana tidak boleh terkotak-kotak, semuanya harus bersatu mulai dari pusat sampai ke daerah. Mulai dari Pemerintah, TNI, Polri, Pengusaha, Akademisi, tokoh masyarakat, semua kita harus bergandengan tangan untuk menyelesaikannya supaya disaat penanganan bencana tidak timbul masalah yang baru,&#8221; ujar Rustian.</p>



<p>Ia berharap jembatan yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian. Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan memelihara infrastruktur tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.</p>



<p>&#8220;Mari kita jaga dan pelihara jembatan ini secara bersama, sehingga bisa dimanfaatkan terus sampai ke anak cucu kita nantinya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala BNPB beserta jajarannya yang telah membantu pembangunan kembali jembatan Koto Sipopak. Ia berharap fasilitas ini dapat mempermudah aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil panen.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, dengan telah selesainya pembangunan jembatan ini masyarakat akan lebih mudah untuk mengangkut hasil panennya. Kita patut bersyukur, untuk itu mohon ini dijaga dengan baik agar bisa kita manfaatkan dalam jangka waktu yang lama,&#8221; kata Bupati.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra turut mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat. Ia juga berharap pemerintah pusat melalui BNPB dapat merealisasikan pembangunan jembatan lain di Tanah Datar yang rusak akibat bencana alam.</p>



<p>Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, di antaranya Direktur DSDD BNPB Agus Riyanto, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi, pimpinan dan anggota DPRD Tanah Datar, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, serta unsur Forkopimca, wali nagari, dan tokoh masyarakat setempat.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hanyut-akibat-banjir-bandang-2023-jembatan-koto-sipopak-tanah-datar-diresmikan-sestama-bnpb/">Hanyut Akibat Banjir Bandang 2023, Jembatan Koto Sipopak Tanah Datar Diresmikan Sestama BNPB</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">234266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>60 Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Rumah Huntap di Rambatan</title>
		<link>https://langgam.id/60-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-rumah-huntap-di-rambatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 10:03:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Hunian Tetap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=226085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak 60 korban banjir bandang di Tanah Datar menerima bantuan rumah hunian tetap (huntap) dari pemerintah daerah. Huntap tersebut berlokasi di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan. Bupati Tanah Datar, Eka Putra melakukan penyerahan secara simbolis kepada penerima dan melakukan pengguntingan pita. Dalam kegiatan penyerahan bantuan huntap tersebut, hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sumbar, Arry Yuswandi, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatra III, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Dandim 0307 Tanah Datar dan lainnya. Eka Putra mengungkapkan, bahwa bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. &#8220;Hari ini kami menyerahkan hunian</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/60-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-rumah-huntap-di-rambatan/">60 Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Rumah Huntap di Rambatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sebanyak 60 korban banjir bandang di Tanah Datar menerima bantuan rumah hunian tetap (huntap) dari pemerintah daerah. Huntap tersebut berlokasi di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan.</p>



<p>Bupati Tanah Datar, Eka Putra melakukan penyerahan secara simbolis kepada penerima dan melakukan pengguntingan pita.</p>



<p>Dalam kegiatan penyerahan bantuan huntap tersebut, hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sumbar, Arry Yuswandi, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatra III, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Dandim 0307 Tanah Datar dan lainnya.</p>



<p>Eka Putra mengungkapkan, bahwa bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.</p>



<p>&#8220;Hari ini kami menyerahkan hunian tetap bagi korban bencana banjir bandang. Alhamdulillah rumah ini telah selesai beberapa bulan lalu, namun karena proses administrasi baru hari ini dapat diserahkan,&#8221; ujar Eka dilansir dari laman Facebook Kominfo Tanah Datar, Rabu (7/5/2025).</p>



<p>Eka menambahkan bahwa rumah hunian tetap yang diberikan tersebut merupakan tipe 36 yang terdiri dari dua kamar tidur, dapur dan kamar mandi.</p>



<p>Selain rumah utama, fasilitas tambahan juga disediakan seperti aula pertemuan, musala serta lapangan bermain untuk anak-anak.</p>



<p>&#8220;Kami harapkan para penghuni merasa nyaman tinggal di sini, walaupun mungkin ada yang lokasinya jauh dari tempat tinggal sebelumnya. Manfaatkanlah rumah ini sebaik-baiknya dan banyak bersyukur, karena semua ini pasti ada hikmahnya,&#8221; ucap Eka.</p>



<p>Selain program hunian tetap, terang Eka, pemerintah daerah juga sedang membangun 141 unit hunian mandiri yang saat ini tengah dalam proses konstruksi.</p>



<p>&#8220;Hunian mandiri sempat terjadi keterlambatan karena proses penyelesaian lahan. Namun hal itu telah diatasi termasuk dukungan dari ninik mamak yang telah menyerahkan tanah kepada warga,&#8221; bebernya.</p>



<p>Eka mengatakan, bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada perumahan. Namun pemerintah juga telah melakukan normalisasi areal pertanian dan sungai dengan bantuan TNI AD serta pembangunan enam sabo dam untuk pengendalian aliran sungai.</p>



<p>&#8220;Bencana ini menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi kita semua. Tapi dari musibah ini, kita bisa belajar dan bangkit bersama membangun Tanah Datar yang lebih kuat dan kompak,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sumbar, Arry Yuswandi menyampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya kepada Kementerian PUPR melalu Balai Sarana Rumah Wilayah III.</p>



<p>&#8220;Anggaran dibantu melalui dana APBN. Tanpa dukungan kita bersama juga membangun ini tentu tidak terwujud,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Ia menyebutkan bahwa rumah hunian tetap ini berdiri di lokasi BBI ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi yang diserahkan kepada Pemkab Tanah Datar.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama terutama saudara kita yang terdampak bencana. Tempat ini sudah difikirkan dan dipilih karena memiliki risikonya rendah. Kita berdoa semoga kedepannya tidak adalagi bencana di negeri kita,&#8221; harap Arry. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/60-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-rumah-huntap-di-rambatan/">60 Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Rumah Huntap di Rambatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226085</post-id>	</item>
		<item>
		<title>8,3 Ha Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Rambatan Tanah Datar Mulai Ditanami</title>
		<link>https://langgam.id/83-ha-lahan-pertanian-terdampak-bencana-di-rambatan-tanah-datar-mulai-ditanami/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Dec 2024 09:49:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=217308</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Seluas 8,3 hektare (Ha) lahan pertanian pasca optimasi lahan di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, sudah mulai ditanami warga. Diketahui, kegiatan optimasi lahan itu bertujuan untuk memulihkan produktivitas lahan sawah warga yang terdampak bencana banjir bandang. &#8220;Data sementara dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rambatan, luas lahan pertanian yang telah mulai ditanami petani itu kurang lebih 8,3 hektare,&#8221; ujar Camat Rambatan Roza Melfita dilansir dari laman Facebook Kominfo Tanah Datar, Selasa (2/12/2024). Ia menjelaskan bahwa lahan pertanian yang mulai ditanami tersebut berada di Jorong Pabalutan seluas 7,5 hektare. Kemudian sisanya di Jorong Panti Nagari Rambatan yang terdiri dari lima</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/83-ha-lahan-pertanian-terdampak-bencana-di-rambatan-tanah-datar-mulai-ditanami/">8,3 Ha Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Rambatan Tanah Datar Mulai Ditanami</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Seluas 8,3 hektare (Ha) lahan pertanian pasca optimasi lahan di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, sudah mulai ditanami  warga. </p>



<p>Diketahui, kegiatan optimasi lahan itu bertujuan untuk memulihkan produktivitas lahan sawah warga yang terdampak bencana banjir bandang.</p>



<p>&#8220;Data sementara dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rambatan, luas lahan pertanian yang telah mulai ditanami petani itu kurang lebih 8,3 hektare,&#8221; ujar Camat Rambatan Roza Melfita dilansir dari laman Facebook Kominfo Tanah Datar, Selasa (2/12/2024).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa lahan pertanian yang mulai ditanami tersebut berada di Jorong Pabalutan seluas 7,5 hektare. Kemudian sisanya di Jorong Panti Nagari Rambatan yang terdiri dari lima kelompok tani.</p>



<p>Rinciannya, kata Roza, Kelompok Tani Sawah Taruko 2,5 hektare yang pengerjaannya swadaya petani, Kelompok Tani Pasir Lantak Jaya 4 hektare pengerjaannya alat berat dan swadaya petani.</p>



<p>Selanjutnya, Kelompok Tani Pulau Indah 1 hektare yang pengerjaannya menggunakan alat berat dan swadaya petani.</p>



<p>Sementara di Jorong Panti terdiri dari Kelompok Tani Ganang Patra 0,5 hektare pengerjaannya swadaya petani, Kelompok Tani Sawah Taba 0,3 hektare pengerjaan menggunakan alat berat bantuan pemerintah dengan total 8,3 hektare.</p>



<p>&#8220;Adapun lahan yang ditanami itu menyesuaikan dengan kondisi lahan. Jika memiliki sumber mata air yang cukup maka akan ditanami padi dan jika tidak akan ditanami jagung terlebih dahulu,&#8221; ungkap  Roza.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Sri Mulyani menyebutkan, optimasi lahan dan Kabupaten Tanah Datar bekerjasama dengan Kodim 0307 Tanah Datar.</p>



<p>Dari data yang ada di Dinas Pertanian Tanah Datar, jumlah lahan yang dilakukan optimasi mencapai 335 hektare yang tersebar di 14 Kecamatan. </p>



<p>Jumlah tersebut sudah dilakukan verifikasi ulang berdasarkan pemetaan di lapangan dan semua lahan itu merupakan kategori berat.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/83-ha-lahan-pertanian-terdampak-bencana-di-rambatan-tanah-datar-mulai-ditanami/">8,3 Ha Lahan Pertanian Terdampak Bencana di Rambatan Tanah Datar Mulai Ditanami</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217308</post-id>	</item>
		<item>
		<title>335 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir Bandang di Tanah Datar akan Dioptimasi</title>
		<link>https://langgam.id/335-hektare-lahan-pertanian-terdampak-banjir-bandang-di-tanah-datar-akan-dioptimasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 08:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=215188</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Pertanian Tanah Datar melakukan optimasi lahan pertanian yang terdampak banjir bandang. Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanah Datar, jumlah lahan pertanian yang dioptimasi mencapai 335 hektare (Ha) dan tersebar di 14 Kecamatan. Kegiatan optimasi lahan ini bertujuan guna memulihkan produktivitas lahan sawah warga yang terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani mengatakan jumlah 335 Ha lahan pertanian tersebut sudah dilakukan verifikasi ulang berdasarkan pemetaan di lapangan. &#8220;Semua lahan itu merupakan kategori berat,&#8221; ujar Sri Mulyani dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/11/2024). Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan optimasi lahan ini di Sumbar dilaksanakan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/335-hektare-lahan-pertanian-terdampak-banjir-bandang-di-tanah-datar-akan-dioptimasi/">335 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir Bandang di Tanah Datar akan Dioptimasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Dinas Pertanian Tanah Datar melakukan optimasi lahan pertanian yang terdampak banjir bandang. Berdasarkan data Dinas Pertanian Tanah Datar, jumlah lahan pertanian yang dioptimasi mencapai 335 hektare (Ha) dan tersebar di 14 Kecamatan.</p>



<p>Kegiatan optimasi lahan ini bertujuan guna memulihkan produktivitas lahan sawah warga yang terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.</p>



<p>Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar, Sri Mulyani mengatakan jumlah 335 Ha lahan pertanian tersebut sudah dilakukan verifikasi ulang berdasarkan pemetaan di lapangan.</p>



<p>&#8220;Semua lahan itu merupakan kategori berat,&#8221; ujar Sri Mulyani dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/11/2024).</p>



<p>Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan optimasi lahan ini di Sumbar dilaksanakan berdasarkan Memorandum of Understand (MoU) antara Korem 032 Wirabraja dengan Dinas Pertanian Sumbar.</p>



<p>Sementara itu, untuk di Kabupaten Tanah Datar sendiri, dilakukan berdasarkan perjanjian kerjasama antara Kodim 0307 dengan Dinas Pertanian Tanah Datar.</p>



<p>&#8220;Jadi pengerjaan optimasi lahan ini dikerjakan bersama pihak TNI dan telah mulai dikerjakan sejak 1 November dengan batas waktu pelaksanaan hingga 31 Desember 2024,&#8221; ucap Sri.</p>



<p>Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemetaan di lapangan bersama TNI, untuk sebaran sawah yang akan dikerjakan ada di 14 kecamatan dengan jumlah bervariasi.</p>



<p>Diketahui saat ini, Dinas Pertanian Tanah Datar dan Kodim 0307 Tanah Datar mulai melaksanakan optimasi lahan di Kecamatan Lima Kaum dan Rambatan.</p>



<p>Untuk di Kecamatan Lima Kaum sendiri, total lahan yang akan dioptimasi mencapai 72,27 Ha dan Kecamatan Rambatan 35,49 Ha dengan jumlah alat berat yang bekerja saat ini sudah delapan alat berat.</p>



<p>&#8220;Sementara untuk lahan lainnya telah mulai juga dikerjakan secara manual oleh TNI bersama masyarakat dan kelompok tani sembari menunggu alat berat masuk. Namun ada juga lahan sawah yang tidak memungkinkan untuk dimasuki alat berat,&#8221; beber Sri.</p>



<p>Ia mengharapkan, hingga batas waktu yang ditargetkan semua lahan pertanian yang tertimbun material bencana banjir bandang itu bisa segera difungsikan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas saat ini fokus pemerintah optimasi lahan sawah ini adalah bagaimana mengembalikan fungsi lahan pertanian untuk bisa difungsikan kembali,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Berikut data rekapitulasi luas kegiatan optimasi lahan sawah yang terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar:</p>



<p>1. Kecamatan Batipuh Selatan: Nagari Padang Laweh Malalo 8,67 hektare.</p>



<p>2. Kecamatan Batipuh: Nagari Batipuh Ateh 7,77 hektare, Batipuah Baruah 18,21 hektare, Andaleh 7 hektare, Gunung Rajo 1,27 hekatare, Sabu 1 hektare.</p>



<p>3. Kecamatan Lima Kaum: Nagari Baringin 2,07 hektare, Limo Kaum 67,92 hektare, Parambahan 2,28 hektare.</p>



<p>4. Kecamatan Lintau Buo: Nagari Buo 0,35 Ha, Pangian 0,29 Ha.</p>



<p>5. Kecamatan Lintau Buo Utara: Nagari Batu Bulek 1,8 Ha, Tanjung Bonai 0,53 Ha.</p>



<p>6. Kecamatan Padang Ganting: Nagari Padang Ganting 14,03 Ha</p>



<p>7. Kecamatan Pariangan: Nagari Sawah Tangah 1,87 Ha, Sungai Jambu 11,45 Ha</p>



<p>8. Kecamatan Rambatan: Nagari Tigo Koto 4,66 Ha, Rambatan 30,83 Ha</p>



<p>9. Kecamatan Salimpaung: Nagari Tabek Patah 7,78 Ha, Nagari Lawang Mandahiling 4,52 Ha</p>



<p>10. Kecamatan Sungai Tarab: Nagari Pasie Laweh 10,76 Ha, Padang Laweh 3,15 Ha, Talang Tangah 2,14 Ha, Sungai Tarab 8,37 Ha</p>



<p>11. Kecamatan Sungayang: Nagari Andaleh Baruah Bukik 2,39 Ha, Minangkabau 0,32 Ha, Tanjung 0,67 Ha </p>



<p>12. Kecamatan Tanjung Baru: Nagari Tanjung Alam 18,17 Ha, Barulak 9,04 Ha</p>



<p>13. Kecamatan Tanjung Emas: Nagari Saruaso 35,31 Ha</p>



<p>14. Kecamatan X Koto: Nagari Koto Baru 0,94 Ha, Koto Laweh 0,79 Ha, Pandai Sikek 16,29 Ha, Paninjauan 7,92 Ha, Panyalaian 2,59 Ha, dan Nagari Singgalang 21,85 Ha. <strong>(*/yki)</strong></p>



<ol class="wp-block-list"></ol>
<p>The post <a href="https://langgam.id/335-hektare-lahan-pertanian-terdampak-banjir-bandang-di-tanah-datar-akan-dioptimasi/">335 Hektare Lahan Pertanian Terdampak Banjir Bandang di Tanah Datar akan Dioptimasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215188</post-id>	</item>
		<item>
		<title>10 Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Santunan dari Kemensos</title>
		<link>https://langgam.id/10-ahli-waris-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-santunan-dari-kemensos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2024 12:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=209858</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahan santunan bagi 10 orang ahli waris korban hilang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Tanah Datar. Ke-10 orang ahli waris korban banjir bandang tersebut masing-masing mendapatkan santunan sebanyak Rp15 juta yang disalurkan melalui Bank Mandiri. Kepala Dinas Sosial Tanah Datar Afrizon di Batusangkar mengungkapkan, pasca banjir bandang yang melanda Tanah Datar beberapa bulan yang lalu, Kemensos RI sangat prihatin dan menjadi salah satu garda terdepan dalam bantuan sosial. &#8220;Kemensos menginstruksikan kami Dinas Sosial untuk segera mendata korban terdampak terutama korban jiwa untuk segera diberikan santunan,&#8221; ujar Afrizon dalam keterangannya, Jumat (16/8/2024). Ia</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-ahli-waris-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-santunan-dari-kemensos/">10 Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Santunan dari Kemensos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyerahan santunan bagi 10 orang ahli waris korban hilang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Tanah Datar.</p>



<p>Ke-10 orang ahli waris korban banjir bandang tersebut masing-masing mendapatkan santunan sebanyak Rp15 juta yang disalurkan melalui Bank Mandiri.</p>



<p>Kepala Dinas Sosial Tanah Datar Afrizon di Batusangkar mengungkapkan, pasca banjir bandang yang melanda Tanah Datar beberapa bulan yang lalu, Kemensos RI sangat prihatin dan menjadi salah satu garda terdepan dalam bantuan sosial.</p>



<p>&#8220;Kemensos menginstruksikan kami Dinas Sosial untuk segera mendata korban terdampak terutama korban jiwa untuk segera diberikan santunan,&#8221; ujar Afrizon dalam keterangannya, Jumat (16/8/2024).</p>



<p>Ia menjelaskan bahwa untuk penyaluran bantuan tersebut, pihak ahli waris menerima dalam bentuk buku tabungan dan kartu ATM dari pihak bank penyalur.</p>



<p>&#8220;Karena jika uang tersebut diserahkan secara tunai cukup beresiko bagi yang menerima karena uang yang dibawa cukup besar jumlahnya,&#8221; bebernya.</p>



<p>Selain santunan berupa uang tunai dari Kemensos RI, ungkap Afrizon, posko induk Tanah Datar juga memberikan bantuan satu karung beras berat 10 kilo.</p>



<p>&#8220;Selain bantuan dari Kemensos RI juga ada bantuan beras dari posko induk Tanah Datar untuk memenuhi kebutuhan korban,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Asisten Pemerintahan dan Kesra Tanah Datar, Elizar mengatakan pemerintah daerah selalu ada untuk masyarakat. Ia berpesan kepada ahli waris untuk mendoakan agar almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat disisi Allah.</p>



<p>Sebelumnya diberitakan bahwa satu dari 10 korban banjir bandang yang dinyatakan hilang telah diketahui identitasnya setelah ditemukan beberapa potongan dan dilakukan identifikasi oleh Polres Tanah Datar. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-ahli-waris-korban-banjir-bandang-di-tanah-datar-terima-santunan-dari-kemensos/">10 Ahli Waris Korban Banjir Bandang di Tanah Datar Terima Santunan dari Kemensos</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209858</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masa Tanggap Darurat di Tanah Datar Berakhir, Kini Berstatus Transisi Darurat ke Pemulihan</title>
		<link>https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-di-tanah-datar-berakhir-kini-berstatus-transisi-darurat-ke-pemulihan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 06:12:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205245</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Masa tanggap darurat bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor di Tanah Datar berakhir Sabtu (8/6/2024). Sebelumnya, masa tanggap darurat ini ditetapkan pascabencana selama 14 hari, mulai 11-25 Mei 2024 dan diperpanjang 26 Mei-8 Juni 2024. Usai masa tanggap darurat berakhir, saat ini Tanah Datar berstatus transisi darurat ke pemulihan bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tanah Datar No. 100.3.3.2/214/BPBD-2024 yang terbitkan tanggal 8 Juni 2024. “Menetapkan status transisi darurat ke pemulihan bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tanah Datar dalam</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-di-tanah-datar-berakhir-kini-berstatus-transisi-darurat-ke-pemulihan/">Masa Tanggap Darurat di Tanah Datar Berakhir, Kini Berstatus Transisi Darurat ke Pemulihan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Masa tanggap darurat bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor di Tanah Datar berakhir Sabtu (8/6/2024). Sebelumnya, masa tanggap darurat ini ditetapkan pascabencana selama 14 hari, mulai 11-25 Mei 2024 dan diperpanjang 26 Mei-8 Juni 2024.</p>



<p>Usai masa tanggap darurat berakhir, saat ini Tanah Datar berstatus transisi darurat ke pemulihan bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor.</p>



<p>Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tanah Datar No. 100.3.3.2/214/BPBD-2024 yang terbitkan tanggal 8 Juni 2024.</p>



<p>“Menetapkan status transisi darurat ke pemulihan bencana alam banjir lahar dingin, banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tanah Datar dalam rangka penanganan pasca bencana yang terjadi,” ungkap Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam SK tersebut.</p>



<p>“Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana sebagaimana dimaksud diktum kesatu terhitung mulai tanggal 9 Juni 2024 sampai dengan 9 Juni 2025,” sebut Eka Putra.</p>



<p>Sementara itu, berakhirnya masa tanggap darurat di Tanah datar ditandai dengan apel gabungan berakhirnya masa tanggap darurat yang dilaksanakan di Posko Utama Tanggap Darurat Tanah Datar di Gedung Indojolito, Sabtu (8/6/2024).</p>



<p>Hadir dalam kesempatan itu, Dandim 0307 Tanah Datar, Danyon Marharlan II, Wakapolres Tanah Datar, Kasi OPS Basarnas Padang, serta jajaran juga seluruh relawan yang bertugas.</p>



<p>“Hari ini hari sejarah bagi kita, hari ke-28, tiba masanya kita untuk mengakhiri tanggap darurat di Tanah Datar. Ini tetapkan penuh dengan kajian dari BMKG, dari BPBD, bahwa insya Allah ke depan kondisi kita sudah mulai membaik,” ujar Eka Putra.</p>



<p>Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Tim SAR gabungan yang selama lebih kurang satu bulan menjalankan tugas kemanusiaan.</p>



<p>Bupati menyebut setidaknya ada tiga poin besar yang telah dilakukan tim gabungan selama masa Tanggap Darurat di Tanah Datar.</p>



<p>&#8220;Pertama, bagaimana menyelamatkan, pencarian korban, warga kami sampai hari kemarin masih dilakukan, kami tahu dan kami melihat bapak ibu dengan ikhlas, dengan semangat terus menyusuri sungai, lumpur sampai kabupaten lain. Alhamdulillah bapak ibu masih sehat, ini pertanda apa yang dikerjakan didasari niat yang ikhlas,” ujarya</p>



<p>Kemudian, kata Bupati, ada tim ekspedisi. Dirinya melihat semangat tim menyusuri Sungai Sigarungguang yang berpotensi untuk banjir bandang kembali di Tanah Datar.</p>



<p>Semua kayu yang ada menghambat sudah disingkirkan, yang besar sudah diperkecil dan hambatan lain, pekerjaan yang tidak mudah dengan tantangan yang besar.</p>



<p>“Kemudian, pembersihan rumah penduduk yang masih ada lumpur, dengan ikhlas bersama ribuan relawan, membantu kami menghadapi musibah ini, belum lagi dapur umum yang humanis,” ucap Bupati.</p>



<p>Lebih lanjut, Bupati menyebut, bahwa kini tiba masanya Tanah Datar untuk bangkit pasca tanggap darurat berakhir.</p>



<p>“Kami Kabupaten Tanah Datar, mulai 9 Juni nanti, masuk masa transisi darurat dalam pemulihan, kami harus bangkit, semangat yang bapak tampilkan di depan kami itu menular besar kepada kami sehingga kami tidak pernah lelah memperbaiki kondisi di Tanah Datar, bagaimana kami akan recovery kembali secepatnya,” ungkapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-di-tanah-datar-berakhir-kini-berstatus-transisi-darurat-ke-pemulihan/">Masa Tanggap Darurat di Tanah Datar Berakhir, Kini Berstatus Transisi Darurat ke Pemulihan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hingga Hari ke-27 Pascabanjir Bandang, 2.931 Jiwa Masih Mengungsi di Tanah Datar</title>
		<link>https://langgam.id/hingga-hari-ke-27-pascabanjir-bandang-2-931-jiwa-masih-mengungsi-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jun 2024 07:26:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205088</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Hingga hari ke-27 pascabanjir bandang yang melanda Tanah Datar, sebanyak 2.931 jiwa masih mengungsi di daerah tersebut. Informasi ini diperoleh berdasarkan data dari Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar per hari Kamis (6/6/2024) pukul 08.00 WIB. Rincian pengungsi tersebut yaitu di Kecamatan Rambatan 567 jiwa, Kecamatan Batipuh 171 jiwa, Kecamatan Sungai Tarab 297 jiwa, Kecamatan Pariangan 210 jiwa, Kemuidna, Kecamatan Lima Kaum 1.359 jiwa dan Kecamatan X Kota yang mengungsi ada sebanyak 327 jiwa. &#8220;Sementara itu, sebanyak 78 unit rumah rusak ringan, 29 unit rumah rusak sedang, 46 unit rumah rusak berat, 43 unit rumah hanyut, 36</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hingga-hari-ke-27-pascabanjir-bandang-2-931-jiwa-masih-mengungsi-di-tanah-datar/">Hingga Hari ke-27 Pascabanjir Bandang, 2.931 Jiwa Masih Mengungsi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Hingga hari ke-27 pascabanjir bandang yang melanda Tanah Datar, sebanyak 2.931 jiwa masih mengungsi di daerah tersebut.</p>



<p>Informasi ini diperoleh berdasarkan data dari Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar per hari Kamis (6/6/2024) pukul 08.00 WIB.</p>



<p>Rincian pengungsi tersebut yaitu di Kecamatan Rambatan 567 jiwa, Kecamatan Batipuh 171 jiwa, Kecamatan Sungai Tarab 297 jiwa, Kecamatan Pariangan 210 jiwa, </p>



<p>Kemuidna, Kecamatan Lima Kaum 1.359 jiwa dan Kecamatan X Kota yang mengungsi ada sebanyak 327 jiwa. </p>



<p>&#8220;Sementara itu, sebanyak 78 unit rumah rusak ringan, 29 unit rumah rusak sedang, 46 unit rumah rusak berat, 43 unit rumah hanyut, 36 jembatan rusak,&#8221; tulis Dinas Kominfo Tanah Datar dalam laman Facebooknya, Kamis (6/6/2024).</p>



<p>Data lainnya yaitu, bencana banjir bandang juga mengakibatkan korban meninggal sebanyak 32 orang, luka ringan 19 orang, luka berat 7 orang, hilang 10 orang, 15 orang mengalami penyakit lainnya.</p>



<p>Banjir bandang ini merusak 18 tempat ibadah, 4 unit fasilitas pendidikan, 87 sarana perdagangan, 1 unit fasilitas kesehatan, lebih dari 412 hektare lahan persawahan, 131 unit irigasi, 146 sektor perikanan, 10 titik objek wisata, dan 9 unit IKM serta 15.038 hewan ternak.</p>



<p>&#8220;Kerugian kendaraan roda empat sebanyak 51 unit dan roda dua sebanyak 119 unit,&#8221; tulis Dinas Kominfo Tanah Datar. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hingga-hari-ke-27-pascabanjir-bandang-2-931-jiwa-masih-mengungsi-di-tanah-datar/">Hingga Hari ke-27 Pascabanjir Bandang, 2.931 Jiwa Masih Mengungsi di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205088</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selama Tanggap Darurat di Tanah Datar, 50 Ribu Lebih Nasi Bungkus Disalurkan dari Dapur Umum</title>
		<link>https://langgam.id/selama-tanggap-darurat-di-tanah-datar-50-ribu-lebih-nasi-bungkus-disalurkan-dari-dapur-umum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 12:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanggap Darurat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205048</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Puluhan ribu nasi bungkus sudah disalurkan dari dapur umum yang ada di posko utama tanggap darurat Tanah Datar sejak Senin lalu (13/5/2025). Dapur umum tersebut mensuplai makanan kepada relawan pencarian korban hilang serta pemenuhan makan bagi bagi korban terdampak dan pengungsi dari banjir bandang. Seperti sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. &#8220;Terhitung semenjak didirikannya dapur umum di posko utama tanggap darurat pada Senin 13 Mei 2024, jumlah bekal yang disalurkan sebanyak 55.311 bungkus,&#8221; ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal, Rabu (5/6/2024). Yusrizal menjelaskan, bantuan bekal tersebut, selain diproduksi langsung dari dapur umum, juga bersumber</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selama-tanggap-darurat-di-tanah-datar-50-ribu-lebih-nasi-bungkus-disalurkan-dari-dapur-umum/">Selama Tanggap Darurat di Tanah Datar, 50 Ribu Lebih Nasi Bungkus Disalurkan dari Dapur Umum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Puluhan ribu nasi bungkus sudah disalurkan dari dapur umum yang ada di posko utama tanggap darurat Tanah Datar sejak Senin lalu (13/5/2025). </p>



<p>Dapur umum tersebut mensuplai makanan kepada relawan pencarian korban hilang serta pemenuhan makan bagi bagi korban terdampak dan pengungsi dari banjir bandang. Seperti sarapan pagi, makan siang, dan makan malam.</p>



<p>&#8220;Terhitung semenjak didirikannya dapur umum di posko utama tanggap darurat pada Senin 13 Mei 2024, jumlah bekal yang disalurkan sebanyak 55.311 bungkus,&#8221; ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanah Datar, Yusrizal, Rabu (5/6/2024).</p>



<p>Yusrizal menjelaskan, bantuan bekal tersebut, selain diproduksi langsung dari dapur umum, juga bersumber dari bantuan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Tidak hanya dari dapur umum saja, tapi juga ada bantuan dari masyarakat,&#8221; bebernya.</p>



<p>Yusrizal mengatakan, bahwa dapur umum tersebut hingga saat ini masih tersedia hingga berakhir masa tanggap darurat pada 8 Juni mendatang.</p>



<p>Koordinator Dapur Umum Zainal Abidin, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua relawan- relawan dapur umum, baik dari Dinas Sosial dan PPA, Tagana, Relawan, ASN, Dharma Wanita (DW), PKK dan lainnya yang ikut membantu di dapur umum.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama pemerintah daerah atau yang dipercaya sebagai koordinator dapur umum dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terimakasih seluas-luasnya atas kerjasamanya di dapur umum tanggap darurat,&#8221; beber Zainal.</p>



<p>Diketahui, Pemkab Tanah Datar telah menetapkan status tanggap darurat pasca dilanda bencana banjir bandang semenjak 12 Mei 2024 lalu. </p>



<p>Status tanggap darurat diperpanjang hingga 8 Juni karena masih adanya 10 korban jiwa yang belum ditemukan.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/selama-tanggap-darurat-di-tanah-datar-50-ribu-lebih-nasi-bungkus-disalurkan-dari-dapur-umum/">Selama Tanggap Darurat di Tanah Datar, 50 Ribu Lebih Nasi Bungkus Disalurkan dari Dapur Umum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205048</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tuntas Dipasang, 5 Jembatan Bailey di Tanah Datar Sudah Bisa Dilalui Kendaraan</title>
		<link>https://langgam.id/tuntas-dipasang-5-jembatan-bailey-di-tanah-datar-sudah-bisa-dilalui-kendaraan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Jun 2024 10:41:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205039</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; TNI Angkatan Darat (AD) sudah memasang sebanyak lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya putus karena diterjang banjir bandang yang melanda Tanah Datar. Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi mengungkapkan bahwa dari tujuh jembatan bailey yang dikerjakan TNI AD, lima di antaranya sudah terpasang dan sudah dilalui oleh pengendara. &#8220;Jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua hingga roda enam dengan beban maksimal 10-40 ton sesuai ruas jembatan,” ujar Agus, Rabu (5/6/2024). Pujo mengungkapkan, lima jembatan yang sudah terpasang tersebut adalah Jembatan Rona Taluak di Nagari Sungai Jambu, Jembatan Tigo</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tuntas-dipasang-5-jembatan-bailey-di-tanah-datar-sudah-bisa-dilalui-kendaraan/">Tuntas Dipasang, 5 Jembatan Bailey di Tanah Datar Sudah Bisa Dilalui Kendaraan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>TNI Angkatan Darat (AD) sudah memasang sebanyak lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya putus karena diterjang banjir bandang yang melanda Tanah Datar.</p>



<p>Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi mengungkapkan bahwa dari tujuh jembatan bailey yang dikerjakan TNI AD, lima di antaranya sudah terpasang dan sudah dilalui oleh pengendara.</p>



<p>&#8220;Jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua hingga roda enam dengan beban maksimal 10-40 ton sesuai ruas jembatan,” ujar Agus, Rabu (5/6/2024).</p>



<p>Pujo mengungkapkan, lima jembatan yang sudah terpasang tersebut adalah Jembatan Rona Taluak di Nagari Sungai Jambu, Jembatan Tigo Niniak di Nagari Parambahan.</p>



<p>Kemudian, Jembatan Silaki 1 di Nagari Baringin, serta Jembatan Tanjung Pintu Rangkuangan dan Jembatan Bawah Kubang di Nagari Koto Laweh.</p>



<p>“Untuk dua titik lainnya, yaitu Jembatan Katiagan dan Jembatan Taweh di Nagari Paninjauan masih dalam tahap pengerjaan. Saat ini tim bersama warga sedang melaksanakan penyiapan pondasi jembatan bailey dan melansir materil bailey ke lokasi,” bebernya.</p>



<p>Kabid Bina Marga Tanah Datar, Refdizalis mengungkapkan, selain lima jembatan bailey yang dikerjakan oleh TNI AD, satu jembatan darurat di Panti Rambatan juga telah dipasang.</p>



<p>“Jembatan Panti Rambatan, ruas jalan menuju Ombilin juga sudah terpasang satu jembatan darurat jenis acrows, jembatan ini sudah bisa dilewati sejak Senin (3/6/2024) lalu. Jembatan ini merupakan bantuan dari PU Provinsi,” tuturnya.</p>



<p>Diketahui, akibat banjir bandang yang melanda Tanah Datar pada Sabtu (11/5/2024) lalu mengakibatkan 23 unit jembatan di enam kecamatan putus. Sementara itu, tiga unit mengalami rusak berat dan 10 unit rusak ringan.</p>



<p>Sejumlah unit jembatan telah dibangun secara swadaya oleh masyarakat bersama pemerintah setempat untuk memulihkan akses yang menghubungkan dua daerah itu.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tuntas-dipasang-5-jembatan-bailey-di-tanah-datar-sudah-bisa-dilalui-kendaraan/">Tuntas Dipasang, 5 Jembatan Bailey di Tanah Datar Sudah Bisa Dilalui Kendaraan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205039</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hambat Aliran Sungai, Tim Ekspedisi Batang Sigarunggung Lakukan Pembersihan Material</title>
		<link>https://langgam.id/hambat-aliran-sungai-tim-ekspedisi-batang-sigarunggung-lakukan-pembersihan-material/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 07:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=204783</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Tanah Datar, Eka Putra melepas tim ekspedisi Sungai Batang Sigarunggung Gunung Marapi, Sabtu (1/6/2024) di halaman depan gedung Indojolito Batusangkar. Dalam kegiatan itu hadir Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, Kabag Ops Polres Tanah Datar dan juga Pasi Ops Yon Marinir Padang. Eka Putra mengungkapkan bahwa ekspedisi ini merupakan tugas kemanusiaan dalam rangka menelusuri aliran sungai Batang Sigarunggung. Sebab berdasarkan penglihatan melalui drone dan laporan tim advan, ditemukan banyak material yang menghambat aliran sungai tersebut. &#8220;Berdasarkan hasil video drone dan laporan tim advan kemarin, kita lihat dan dengar ada banyak material yang menghambat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hambat-aliran-sungai-tim-ekspedisi-batang-sigarunggung-lakukan-pembersihan-material/">Hambat Aliran Sungai, Tim Ekspedisi Batang Sigarunggung Lakukan Pembersihan Material</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bupati Tanah Datar, Eka Putra melepas tim ekspedisi Sungai Batang Sigarunggung Gunung Marapi, Sabtu (1/6/2024) di halaman depan gedung Indojolito Batusangkar.</p>



<p>Dalam kegiatan itu hadir Dandim 0307 Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, Kabag Ops Polres Tanah Datar dan juga Pasi Ops Yon Marinir Padang.</p>



<p>Eka Putra mengungkapkan bahwa ekspedisi ini merupakan tugas kemanusiaan dalam rangka menelusuri aliran sungai Batang Sigarunggung. Sebab berdasarkan penglihatan melalui drone dan  laporan tim advan, ditemukan banyak material yang menghambat aliran sungai tersebut.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan hasil video drone dan laporan tim advan kemarin, kita lihat dan dengar ada banyak material yang menghambat aliran sungai ini dan berpotensi menjadi genangan air yang bisa mengakibatkan galodo susulan,&#8221; ujar Eka dilansir dari laman Facebook Prokopim Setda Tanah Datar, Sabtu (1/6/2024).</p>



<p>Oleh karena itu, terang Eka, tugas tim ini ada tiga yaitu mencari titik untuk pembangunan sabo dam, mencari titik untuk pemasangan Early Warning System (EWS) dan melakukan pembersihan material yang menghambat aliran sungai.</p>



<p></p>



<p>Eka Pmenyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim gabungan TNI, Polri, BPBD, relawan Nagari, ORARI, RAPI dan relawan lainnya.</p>



<p>&#8220;Saya mewakili masyarakat Tanah Datar mengucapkan terima kasih kepada semua tim. Pesan Saya, utamakan keselamatan, saling berkomunikasi dan saling menjaga, jangan ada yang meninggalkan rekan timnya. Ingat, medan yang akan kita tempuh cukup berat dan berdasarkan informasi juga ada binatang buas di sana,&#8221; ungkapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hambat-aliran-sungai-tim-ekspedisi-batang-sigarunggung-lakukan-pembersihan-material/">Hambat Aliran Sungai, Tim Ekspedisi Batang Sigarunggung Lakukan Pembersihan Material</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204783</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/32 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-05-27 19:54:34 by W3 Total Cache
-->