<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Balita meninggal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/balita-meninggal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/balita-meninggal/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 15:49:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Balita meninggal Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/balita-meninggal/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</title>
		<link>https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 15:49:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245996</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Manajemen RSUP M Djamil Padang akan memberikan bantuan hukum kepada dokter hingga direkrut utama yang dipolisikan oleh keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika. Bayi 14 bulan itu diduga meninggal dunia karena kelalaian penanganan medis. Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promkes RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi mengatakan, manajemen rumah sakit sangat menghormati langkah hukum yang diambil oleh pihak keluarga sebagai bagian dari hak setiap warga negara. &#8220;Terkait dilaporkannya unsur direksi, kami memandang hal ini sebagai bagian dari proses yang harus dijalani secara objektif dan transparan,&#8221; kata Rizki kepada Langgam.id, Selasa (28/4/2026). Menurutnya, RSUP M Djamil Padang memiliki tanggung jawab</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/">RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Manajemen RSUP M Djamil Padang akan memberikan bantuan hukum kepada dokter hingga direkrut utama yang dipolisikan oleh keluarga almarhum Alceo Hanan Flantika. Bayi 14 bulan itu diduga meninggal dunia karena kelalaian penanganan medis.</p>



<p>Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promkes RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi mengatakan, manajemen rumah sakit sangat menghormati langkah hukum yang diambil oleh pihak keluarga sebagai bagian dari hak setiap warga negara.</p>



<p>&#8220;Terkait dilaporkannya unsur direksi, kami memandang hal ini sebagai bagian dari proses yang harus dijalani secara objektif dan transparan,&#8221; kata Rizki kepada Langgam.id, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Menurutnya, RSUP M Djamil Padang memiliki tanggung jawab untuk memberikan pendampingan kepada tenaga kesehatan yang menjalankan tugasnya sesuai dengan standar profesi dan prosedur yang berlaku.</p>



<p>&#8220;Rumah sakit akan memberikan dukungan, termasuk pendampingan hukum kepada para dokter yang dilaporkan, sepanjang tindakan yang dilakukan berada dalam koridor profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&#8221; ucapnya.</p>



<p>&#8220;Kami juga memastikan bahwa proses ini akan dihadapi secara proporsional, dengan tetap menjunjung tinggi asas keadilan, transparansi, dan profesionalitas,&#8221; sambungnya lagi.</p>



<p>Rizki menegaskan, direksi RSUP M Djamil Padang tetap berkomitmen untuk kooperatif, mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Serta memberikan data dan keterangan yang dibutuhkan oleh pihak berwenang.</p>



<p>&#8220;Kami juga memastikan bahwa pelayanan kepada pasien tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh proses ini. Di sisi lain, kami terus melakukan evaluasi internal melalui audit medis yang saat ini masih berproses, guna memastikan seluruh tindakan pelayanan telah sesuai dengan standar yang berlaku,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Diketahui, laporan keluarga dari bayi Alceo itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Total ada delapan orang berstatus terlapor.</p>



<p>Ayah dari Alceo, Doris Flantika menyebutkan, alasan direksi RSUP M Djamil juga ikut dilaporkan dalam kasus ini karena yang dialami anaknya selama masa perawatan tidak terlepas dari tanggung jawab pimpinan rumah sakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami berkeyakinan, kan instansi ini dipimpin oleh seseorang, apa yang terjadi di instansi itu tidak terlepas dari sepengetahuan pimpinannya,&#8221; kata Doris.</p>



<p>&#8220;Jadi pimpinan itu berkewajiban untuk merapikan kesalahan-kesalaan yang ada di sistem. Jangan biarkan kesalahan di sistem berlarut-larut. Sementara ini sudah berlarut. Makanya kami minta Pak Dovy dan Pak Bestari ikut bertanggung jawab atas kasus ini,&#8221; tambahnya.<strong> (ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rsup-m-djamil-pasang-badan-di-kasus-bayi-alceo-beri-bantuan-hukum-usai-dokter-hingga-dirut-dipolisikan/">RSUP M Djamil Pasang Badan di Kasus Bayi Alceo, Beri Bantuan Hukum Usai Dokter hingga Dirut Dipolisikan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245996</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</title>
		<link>https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 13:16:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245989</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua bayi Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta agar dilakukan investigasi independen terkait meninggalnya sang buah hati di RSUP M Djamil Padang. Balita berumur 14 bulan itu diduga meninggal karena kelalaian standar operasional prosedur (SOP), saat menjalani perawatan medis akibat luka bakar. Dengan berurai air mata, ayah Alceo, Doris Flantika mengatakan, investasi independen diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang. Dia berharap agar investigasi tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia untuk melakukan audit etik dan profesional di RSUP M Djamil Padang. &#8220;Kami tidak menuduh tanpa dasar.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/">Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Orang tua bayi Alceo Hanan Flantika menyampaikan surat terbuka untuk Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta agar dilakukan investigasi independen terkait meninggalnya sang buah hati di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Balita berumur 14 bulan itu diduga meninggal karena kelalaian standar operasional prosedur (SOP), saat menjalani perawatan medis akibat luka bakar.</p>



<p>Dengan berurai air mata, ayah Alceo, Doris Flantika mengatakan, investasi independen diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut secara terang benderang.</p>



<p>Dia berharap agar investigasi tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan dan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia untuk melakukan audit etik dan profesional di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>&#8220;Kami tidak menuduh tanpa dasar. Namun, berdasarkan apa yang kami alami secara langsung. terdapat dugaan kuat adanya kelalaian dalam pelayanan medis, mulai dari proses penanganan awal hingga tindakan lanjutan yang menurut kami tidak dilakukan dengan standar kehati-hatian yang semestinya,&#8221; kata Doris, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Ia juga meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo untuk keluarga pasien dalam mencari keadilan tanpa intimidasi. Kemudian, mengevaluasi sistem pelayanan rumah sakit pemerintah agar kejadian serupa tidak terulang pada keluarga lain.</p>



<p>&#8220;Hari ini, kami tidak hanya kehilangan anak. Kami juga dihadapkan pada sistem yang terasa sulit ditembus, seolah kebenaran harus diperjuangkan sendirian oleh rakyat kecil. Melalui surat terbuka ini, kami memohon dengan hormat kepada Bapak Presiden,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Doris juga mengungkapkan selama proses perawatan anaknya, ia tidak mendapatkan penjelasan medis yang utuh dan transparan. Begitu juga soal penanganan yang cepat dan responsif sesuai kondisi darurat</p>



<p>&#8220;Kepastian prosedur yang sesuai standar keselamatan pasien. Yang kami dapatkan hanyalah kebingungan, keterlambatan, dan pada akhirnya, kehilangan,&#8221; katanya sembari mengusap air mata.</p>



<p>&#8220;Kami tidak bisa mengembalikan nyawa anak kami. Namun kami percaya, negara masih bisa mencegah agar tragedi ini tidak menjadi cerita yang berulang. Kami tidak mencari sensasi. Kami mencari keadilan,&#8221; katanya lagi.</p>



<p>Seperti diketahui, kasus meninggalnya Alceo telah masuk ke ranah hukum dan saat ini dalam tahap penyelidikan. Laporan keluarga teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.</p>



<p>Dalam laporan tersebut, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang. Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman.</p>



<p>Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Di sisi lain, RSUP M Djamil telah membentuk tim audit invetigasi internal dan audit klinis untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya Alceo. (ICA)</p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/surat-terbuka-orang-tua-bayi-alceo-untuk-presiden-prabowo-desak-investigasi-independen-rsup-m-djamil/">Surat Terbuka Orang Tua Bayi Alceo untuk Presiden Prabowo, Desak Investigasi Independen RSUP M Djamil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</title>
		<link>https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 08:05:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245970</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebanyak delapan orang masuk daftar sebagai terlapor dalam kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan kasus sudah dimulai usai laporan orang tua balita ini diterima Polda Sumatra Barat (Sumbar). Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.Dalam laporan, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang. Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang. &#8220;Iya betul, dua orang jajaran direksi dilaporkan juga,&#8221;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/">Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebanyak delapan orang masuk daftar sebagai terlapor dalam kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Penyelidikan kasus sudah dimulai usai laporan orang tua balita ini diterima Polda Sumatra Barat (Sumbar).</p>



<p>Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar.<br>Dalam laporan, delapan orang sebagai terlapor tersebut terdiri dari dua jajaran direksi RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Dua orang tersebut yakni Direktur Utama Dovy Djanas dan Direktur Medik dan Keperawatan Bestari Jaka Budiman. Sedangkan enam orang terlapor lainnya merupakan dokter spesialis dan dokter residen di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>&#8220;Iya betul, dua orang jajaran direksi dilaporkan juga,&#8221; kata ayah dari Alceo, Doris Flantika, Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Doris mengungkap, alasan direksi RSUP M Djamil juga ikut dilaporkan karena kasus yang dialami anaknya selama masa perawatan tidak terlepas dari tanggung jawab pimpinan rumah sakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Kami berkeyakinan, kan instansi ini dipimpin oleh seseorang, apa yang terjadi di instansi itu tidak terlepas dari sepengetahuan pimpinannya,&#8221; tegasnya.</p>



<p>&#8220;Jadi pimpinan itu berkewajiban untuk merapikan kesalahan-kesalaan yang ada di sistem. Jangan biarkan kesalahan di sistem berlarut-larut. Sementara ini sudah berlarut. Makanya kami minta Pak Dovy dan Pak Bestari ikut bertanggung jawab atas kasus ini,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Sementara itu, langgam.id sudah mencoba konfirmasi ke direksi RSUP M Djamil terkait laporan ini. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada jawaban.</p>



<p>Sebelumnya, pada Senin (28/4/2026), Doris bersama istrinya Nuri Khairma telah menjalani pemeriksaan pertama sebagai pelapor dalam kasus ini di Polda Sumbar. Pemeriksaan berlangsung cukup lama, mulai dari siang hingga malam.<strong> (ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daftar-8-orang-terlapor-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-termasuk-dokter-hingga-dirut/">Daftar 8 Orang Terlapor Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil, Termasuk Dokter hingga Dirut</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245970</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 01:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245961</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polda Sumatra Barat (Sumbar) mulai melakukan penyelidikan kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan ini berdasarkan laporan orang tua dari balita malang tersebut. Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Pelapor atau ayah dari Alceo, Doris Flantika, melaporkan delapan orang yang menangani anaknya selama masa perawatan di RSUP M Djamil Padang. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, membenarkan laporan kasus ini telah diterima dan telah ditindaklanjuti. &#8220;Ya, saat ini laporan masih lidik (penyelidikan),&#8221; kata Andry, dikutip Selasa (28/4/2026). Andry mengungkapkan, dalam tahap proses penyelidikan, penyidik bakal meminta</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/">Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Polda Sumatra Barat (Sumbar) mulai melakukan penyelidikan kasus meninggalnya bayi 14 bulan bernama Alceo Hanan Flantika di RSUP M Djamil Padang. Penyelidikan ini berdasarkan laporan orang tua dari balita malang tersebut.</p>



<p>Laporan itu teregistrasi nomor LP/B/96/IV/2026/SPKT/Polda Sumbar. Pelapor atau ayah dari Alceo, Doris Flantika, melaporkan delapan orang yang menangani anaknya selama masa perawatan di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, membenarkan laporan kasus ini telah diterima dan telah ditindaklanjuti.</p>



<p>&#8220;Ya, saat ini laporan masih lidik (penyelidikan),&#8221; kata Andry, dikutip Selasa (28/4/2026).</p>



<p>Andry mengungkapkan, dalam tahap proses penyelidikan, penyidik bakal meminta keterangan dari pelapor hingga terlapor.</p>



<p>Pada Senin (24/4/2026) siang, pemeriksaan awal dilakukan kepada pelapor yakni Doris Flantika.</p>



<p>&#8220;Laporan adalah dugaan perkara malpraktik yang tertuang dalam pasal 440, UU nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan,&#8221; ucap Andry.</p>



<p>Dalam surat laporan tercatat delapan orang yang dilaporkan yakni berinisial R, S, B, A, T, R, DY, dan DI. Tidak dijelaskan jabatan atau profesi para terlapor di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Sebelumnya, Ayah dari Alceo, Doris Flantika mengatakan, laporan ditujukan kepada petugas medis yang menangani anaknya. Dalam pelaporannya, ia membawa sejumlah barang bukti berupa foto kondisi anaknya saat dirawat hingga air mandi pasien di RSUP M Djamil yang keruh.</p>



<p>&#8220;Kami sangat yakin hukum di Indonesia adil dan berimbang. Kami yakin pihak kepolisian akan bekerja secara profesional. Mudah-mudahan dalam waktu cepat kasus ini akan ditangani pihak kepolisian dan ditentukan pihak yang bersalah,&#8221; kata Doris. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-mulai-selidiki-kasus-bayi-alceo-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-8-orang-dilaporkan/">Polisi Mulai Selidiki Kasus Bayi Alceo Meninggal di RSUP M Djamil Padang, 8 Orang Dilaporkan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245961</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil</title>
		<link>https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-resmi-polisikan-petugas-rsup-m-djamil-padang-sang-ayah-optimistis-hukum-adil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:50:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245797</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kasus Alceo Hanan Flantika, bayi 14 bulan yang diduga meninggal akibat kelalaian penanganan medis di RSUP M Djamil Padang, akhirnya masuk ke ranah hukum. Orang tua balita tersebut resmi melapor ke Polda Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (23/4/2026). Ayah dari Alceo, Doris Flantika mengatakan, laporan ditujukan kepada petugas medis yang menangani anaknya. Ada lebih dari satu orang yang dipolisikan, namun ia tidak merincikannya. &#8220;Yang dilaporkan lebih dari satu orang, mereka petugas yang langsung menangani Alceo,&#8221; ujar Doris di Polda Sumbar. Dalam pelaporannya itu, Doris mengungkapkan membawa sejumlah barang bukti berupa foto kondisi anaknya saat dirawat hingga air mandi pasien</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-resmi-polisikan-petugas-rsup-m-djamil-padang-sang-ayah-optimistis-hukum-adil/">Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kasus Alceo Hanan Flantika, bayi 14 bulan yang diduga meninggal akibat kelalaian penanganan medis di RSUP M Djamil Padang, akhirnya masuk ke ranah hukum. Orang tua balita tersebut resmi melapor ke Polda Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (23/4/2026).</p>



<p>Ayah dari Alceo, Doris Flantika mengatakan, laporan ditujukan kepada petugas medis yang menangani anaknya. Ada lebih dari satu orang yang dipolisikan, namun ia tidak merincikannya.</p>



<p>&#8220;Yang dilaporkan lebih dari satu orang, mereka petugas yang langsung menangani Alceo,&#8221; ujar Doris di Polda Sumbar.</p>



<p>Dalam pelaporannya itu, Doris mengungkapkan membawa sejumlah barang bukti berupa foto kondisi anaknya saat dirawat hingga air mandi pasien di RSUP M Djamil yang keruh.</p>



<p>&#8220;Pihak kepolisian juga menanyakan ada saksi, ya kami ada saksi. Yang dilaporkan rangkaian yang kami alami, dugaan kelalaian,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Keluarga belum memutuskan untuk melaporkan manajemen atau direksi RSUP M Djamil Padang. Namun Doris tak menampik, berjalannya waktu laporan akan terus berkembang ke arah itu.</p>



<p>&#8220;Kami sangat yakin hukum di Indonesia adil dan berimbang. Kami yakin pihak kepolisian akan bekerja secara profesional. Mudah-mudahan dalam waktu cepat kasus ini akan ditangani pihak kepolisian dan ditentukan pihak yang bersalah,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan pelaporan yang dilakukan dalam kasus dugaan kelalaian di RSUP M Djamil.</p>



<p>&#8220;Saat ini dikonfirmasi oleh pihak Ditreskrimsus bahwa sedang dilakukan klasifikasi secara lisan. Nanti perkembangan selanjutnya akan kami update dan sampaikan,&#8221; kata Susmelawati. (ICA)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-alceo-resmi-polisikan-petugas-rsup-m-djamil-padang-sang-ayah-optimistis-hukum-adil/">Keluarga Bayi Alceo Resmi Polisikan Petugas RSUP M Djamil Padang, Sang Ayah Optimistis Hukum Adil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245797</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata</title>
		<link>https://langgam.id/keluarga-bayi-meninggal-bakal-polisikan-rsup-m-djamil-padang-dan-petugas-terlibat-berharap-sanksi-pidana-hingga-perdata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 01:27:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Bayi meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245764</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua dari balita bernama Alceo Hanan Flantika melayangkan surat ke Kementerian Kesehatan hingga Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), buntut kematian anak mereka yang diduga akibat kelalaian Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan medis. Alceo, bayi 14 bulan itu meninggal dunia pada 3 April 2026, saat menjalani perawatan selama sepekan di RSUP M Djamil Padang karena alami luka bakar. Keluarga meminta lembaga terkait mengusut tuntas kasus ini. &#8220;Usut kasus ini sampai tuntas, kami ingin ada sanksi pidana dan perdata untuk orang-orang yang sudah melakukan kesalahan,&#8221; kata Doris Flantika, Rabu (22/4/2026). Selain melayangkan surat ke sejumlah lembaga, Doris</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-meninggal-bakal-polisikan-rsup-m-djamil-padang-dan-petugas-terlibat-berharap-sanksi-pidana-hingga-perdata/">Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Orang tua dari balita bernama Alceo Hanan Flantika melayangkan surat ke Kementerian Kesehatan hingga Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI), buntut kematian anak mereka yang diduga akibat kelalaian Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan medis.</p>



<p>Alceo, bayi 14 bulan itu meninggal dunia pada 3 April 2026, saat menjalani perawatan selama sepekan di RSUP M Djamil Padang karena alami luka bakar. Keluarga meminta lembaga terkait mengusut tuntas kasus ini.</p>



<p>&#8220;Usut kasus ini sampai tuntas, kami ingin ada sanksi pidana dan perdata untuk orang-orang yang sudah melakukan kesalahan,&#8221; kata Doris Flantika, Rabu (22/4/2026).</p>



<p>Selain melayangkan surat ke sejumlah lembaga, Doris mengungkapkan bahwa ia juga telah memutuskan menempuh jalur hukum. Laporan resmi dijadwalkan dilakukan pada Kamis (23/4/2026) di Polda Sumbar.</p>



<p>&#8220;Kami berharap pihak berwenang melakukan tindakan yang tegas kepada orang-orang yang bersalah ini. Kami melaporkan lembaganya (rumah sakit) dan personal,&#8221; terangnya.</p>



<p>Personal yang akan dilaporkan ke polisi mulai dari direktur, perawat hingga petugas yang menangani Alceo selama masa perawatan.</p>



<p>&#8220;Dilaporkan pihak-pihak yang menurut kami diduga sudah melakukan kesalahan SOP, kelalaian. Akan kami sebut semua nama-nama itu, kami laporkan ke Polda,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Doris berharap dengan kejadian yang dialami anaknya ini, RSUP M Djamil Padang berbenah dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada siapa saja tanpa pengecualian ke depannya.</p>



<p>&#8220;RSUP M Djamil Padang yang merupakan rumah sakit kebangaan kita semua warga Sumbar, harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi siapa pun yang ingin berobat ke sana. Mereka harus mampu mengunakan peralatan terbaik di situ supaya orang yang sakit bisa segera sembuh,&#8221; katanya. (<strong>ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-bayi-meninggal-bakal-polisikan-rsup-m-djamil-padang-dan-petugas-terlibat-berharap-sanksi-pidana-hingga-perdata/">Keluarga Bayi Meninggal Bakal Polisikan RSUP M Djamil Padang dan Petugas Terlibat, Berharap Sanksi Pidana hingga Perdata</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245764</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dirut RSUP M Djamil Padang Janji Transparan Soal Kasus Balita Meninggal, Sebut Tim Sedang Bekerja</title>
		<link>https://langgam.id/dirut-rsup-m-djamil-padang-janji-transparan-soal-kasus-balita-meninggal-sebut-tim-sedang-bekerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 12:23:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245712</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim audit klinis RSUP M Djamil sedang bekerja untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya bocah bernama Alceo Hanan Flantika. Hal itu dinyatakan oleh Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas. &#8220;Tim ini sudah bekerja. Apakah sudah SOP dilakukan atau tidak oleh tim medis,&#8221; kata Dovy saat konferensi pers, Selasa (21/4/2026). Diketahui, bayi berumur 14 bulan ini meninggal usai jalani perawatan medis karena alami luka bakar. Keluarga menilai terjadi dugaan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) hingga malpratik yang dilakukan RSUP M Djamil Padang. Dovy menegaskan, RSUP M Djamil Padang berkomitmen menyelesaikan kasus ini dan memastikan tim audit bekerja</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dirut-rsup-m-djamil-padang-janji-transparan-soal-kasus-balita-meninggal-sebut-tim-sedang-bekerja/">Dirut RSUP M Djamil Padang Janji Transparan Soal Kasus Balita Meninggal, Sebut Tim Sedang Bekerja</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Tim audit klinis RSUP M Djamil sedang bekerja untuk mengungkap fakta dari kasus meninggalnya bocah bernama Alceo Hanan Flantika.</p>



<p>Hal itu dinyatakan oleh Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Dovy Djanas. &#8220;Tim ini sudah bekerja. Apakah sudah SOP dilakukan atau tidak oleh tim medis,&#8221; kata Dovy saat konferensi pers, Selasa (21/4/2026).</p>



<p>Diketahui, bayi berumur 14 bulan ini meninggal usai jalani perawatan medis karena alami luka bakar. Keluarga menilai terjadi dugaan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) hingga malpratik yang dilakukan RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Dovy menegaskan, RSUP M Djamil Padang berkomitmen menyelesaikan kasus ini dan memastikan tim audit bekerja secara transparan dan tanpa intervensi.</p>



<p>Ia meminta publik untuk bersabar, hasil dari tim audit investigasi dan klinis bekerja ditargetkan selesai secepatnya.</p>



<p>&#8220;Yang jelas kami berkomitmen, kalau ditemukan tidak sesuai SOP, kami secara tegas akan melakukan tindakan sesuai aturan berlaku. Ini jadi perhatian kami,&#8221; katanya.</p>



<p>&#8220;Mari kita tunggu tim audit ini bekerja. Kita percayakan semua, tanpa intervensi, dan semuanya transparan,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Menurut Dovy, tim audit akan menelaah sesuai dengan dua somasi yang dilayangkan oleh keluarga pasien, yakni persoalan keluhan pelayanan.</p>



<p>&#8220;Sudah kami lakukan langkah-langkah terkait dengan keluhan atau somasi keluarga terhadap layanan yang dilakukan. Tentunya dengan kondisi ini kami merasakan kesedihan keluarga. Ini menjadi hal yang segera ditanggapi serius,&#8221; katanya.<strong> (ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dirut-rsup-m-djamil-padang-janji-transparan-soal-kasus-balita-meninggal-sebut-tim-sedang-bekerja/">Dirut RSUP M Djamil Padang Janji Transparan Soal Kasus Balita Meninggal, Sebut Tim Sedang Bekerja</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis</title>
		<link>https://langgam.id/ombudsman-sumbar-kawal-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-buntut-balita-meninggal-diduga-kelalaian-medis/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 07:18:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) bakal mengawal audit investigasi internal yang dilakukan RSUP M Djamil Padang atas kasus meninggalnya balita bernama Alceo Hanan Flantika. Bayi 14 bulan ini meninggal pada 3 April 2026 saat menjalani perawatan medis karena alami luka bakar. Keluarga pasien menilai terjadi dugaan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) hingga malpratik yang dilakukan RSUP M Djamil Padang. Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini. Termasuk, menggali informasi terbaru. &#8220;Kami ingin memastikan mekanisme yang dilakukan, misalnya tim audit investigasi internal ini berjalan, betul-betul dilakukan oleh mereka,&#8221; ujar Adel kepada</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ombudsman-sumbar-kawal-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-buntut-balita-meninggal-diduga-kelalaian-medis/">Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Ombudsman RI Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) bakal mengawal audit investigasi internal yang dilakukan RSUP M Djamil Padang atas kasus meninggalnya balita bernama Alceo Hanan Flantika.</p>



<p>Bayi 14 bulan ini meninggal pada 3 April 2026 saat menjalani perawatan medis karena alami luka bakar. Keluarga pasien menilai terjadi dugaan kelalaian standar operasional prosedur (SOP) hingga malpratik yang dilakukan RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi menegaskan, pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini. Termasuk, menggali informasi terbaru.</p>



<p>&#8220;Kami ingin memastikan mekanisme yang dilakukan, misalnya tim audit investigasi internal ini berjalan, betul-betul dilakukan oleh mereka,&#8221; ujar Adel kepada Langgam.id, Selasa (21/4/2026).</p>



<p>Menurut Adel, audit investigasi internal ini menjadi penting, karena akan menentukan titik terang perkara kasus. Dan diharapkan tim medis yang menangani pasien bertanggung jawab dengan hasil yang ditemukan tim audit investigasi internal nantinya.</p>



<p>&#8220;Jadi di setiap profesi ada sejenis majelis untuk mengkurur tindakan medis tersebut. Inilah menentukan titik terang kasus itu, karena dalam perkara tersebut adalah dugaan malpraktik,&#8221; katanya.</p>



<p>&#8220;Apa pun hasil rekomendasi nantinya tentu harus terbuka untuk keluarga pasien. Semoga tim audit ini bekerja secara profesional, agar kasus ini tidak berlarut-larut,&#8221; sambung Adel.</p>



<p>Terkait apakah hasil audit perlu diumumkan ke publik, Adel mengaku belum mengetahui dan membaca lebih jauh terkait aturan yang berlaku. Namun yang pasti, hasil akan terbuka untuk kekuarga pasien.</p>



<p>&#8220;Di satu sisi publik juga menunggu. Setidaknya ringkasan hasil audit ini bisa diumumkan oleh RSUP M Djamil Padang. Karena publik harus tahu juga dan tindaklanjutnya seperti apa,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>RSUP M Djamil Harus Bertindak Adil</p>



<p>Adel tak menampik beberapa kali aduan keluarga pasien RSUP M Djamil Padang diterima Ombudsman RI Perwakilan Sumbar. Akan tetapi kebanyakan dalam konteks maladministrasi.</p>



<p>Ia menambahkan, RSUP M Djamil Padang harus bertindak adil terhadap komplain keluarga pasien tersebut. Sejauh ini, pihak rumah cukup responsif.</p>



<p>&#8220;Hitungan kami yang paling banyak kategori maladministrasi. Untuk kasus ini tentu berbeda, keluarga menilai dugaan malpraktik. Kalau malpratik sudah pasti terjadi maladministrasi,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Kebanyakan maladministrasi yang terjadi itu, lanjut Adel, seperti waktu tunggu pengajuan rujukan pasien dari rumah sakit tipe berbeda. Ketika laporan itu masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, RSUP M Djamil Padang cukup responsif untuk menyikapi.</p>



<p>&#8220;Nah, dalam kasus bayi meninggal ini kali ini levelnya berbeda karena sudah mengarah ke dugaan malpraktik. Mudah-mudah institusi rumah sakit ini profesional dan integritas,&#8221; tuturnya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ombudsman-sumbar-kawal-audit-internal-rsup-m-djamil-padang-buntut-balita-meninggal-diduga-kelalaian-medis/">Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245687</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian</title>
		<link>https://langgam.id/pakar-hukum-kesehatan-soroti-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-sebut-potensi-kelalaian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 07:03:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245664</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pakar Hukum Kesehatan dari Universitas Andalas (Unand), Siska Elvandari, menilai adanya dugaan kelalaian dalam penanganan medis Alceo Hanan Flantika, balita yang meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang. Bayi 14 bulan ini mengalami luka bakar hingga dinyatakan meninggal dunia pada 3 April 2026 setelah menjalani perawatan selama kurang lebih sepekan. Menurut Siska, dugaan kelalaian penanganan tentu saja terjadi jika ketika pemberian upaya kesehatan yang sudah dilakukan sudah tidak sesuai dengan tiga standar yang ada dalam sebuah pelayanan kesehatan. Ketiga standar dalam pelayanan kesehatan itu adalah standar profesi, standar pelayanan, dan standar operasional prosedur. Ia juga menyoroti antrian masuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pakar-hukum-kesehatan-soroti-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-sebut-potensi-kelalaian/">Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pakar Hukum Kesehatan dari Universitas Andalas (Unand), Siska Elvandari, menilai adanya dugaan kelalaian dalam penanganan medis Alceo Hanan Flantika, balita yang meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>Bayi 14 bulan ini mengalami luka bakar hingga dinyatakan meninggal dunia pada 3 April 2026 setelah menjalani perawatan selama kurang lebih sepekan.</p>



<p>Menurut Siska, dugaan kelalaian penanganan tentu saja terjadi jika ketika pemberian upaya kesehatan yang sudah dilakukan sudah tidak sesuai dengan tiga standar yang ada dalam sebuah pelayanan kesehatan.</p>



<p>Ketiga standar dalam pelayanan kesehatan itu adalah standar profesi, standar pelayanan, dan standar operasional prosedur.</p>



<p>Ia juga menyoroti antrian masuk pasien yang tentu saja berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP) di rumah sakit tersebut. Akan tetapi, semuanya bisa tergantung pada kondisi.</p>



<p>&#8220;Seperti kondisi yang ada di ruang IGD, apakah sedang terjadi kondisi gawat darurat, gawat tapi tidak darurat, dan tidak gawat dan tidak darurat,&#8221; ujar Siska kepada Langgam.id, Senin (20/4/2026).</p>



<p>Siska mengatakan, jika dikaitkan dengan kondisi yang dialami Alceo yang tersiram air panas, kondisinya berpotensi gawat darurat. Harusnya, pasien seperti itu mendapatkan skala prioritas utama, mengingat status pasien adalah seorang balita.</p>



<p>&#8220;Untuk menentukan siapa yang terlebih dahulu mendapatkan atau masuk kamar bedah, tentunya harus diawali dengan informed consent yang kemudian dilihat juga dengan medical record si anak,&#8221; katanya.</p>



<p>&#8220;Dan apakah dokter yang menangani diawal jelas status dan kompetensinya untuk memberikan upaya kesehatan,&#8221; sambungnya lagi.</p>



<p>Siska mengungkapkan, banyak kasus jika seorang dokter yang sedang bertugas di IGD berstatus mahasiswa dengan status PPDS.</p>



<p>&#8220;Di kebanyakan rumah sakit jarang yang mendapatkan prioritas utama, yang diutamakan dokter yang didampingi dengan seorang dosen senior atau konsulen,&#8221; bebernya.</p>



<p>Meski demikian, kata dia, jika terjadi dampak terhadap proses pemberian upaya kesehatan yang mengakibatkan pasien meninggal dunia, hal ini tentu menyisakan persoalan siapa yang harus bertanggungjawab atas terjadinya insiden keselamatan pasien.</p>



<p>&#8220;Bisa ke dokter yang sedang bertugas, bisa perawat, dan bisa juga rumah sakit. Namun semua ini harus dipastikan terlebih dahulu apakah yang terjadi sama anak merupakan sebuah resiko medis atau memang telah terjadi sebuah kelalaian dan atau kesalahan medis,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Siska menyebutkan, pasien seorang anak yang berumur 14 bulan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, harusnya mendapatkan perhatian yang serius.</p>



<p>Jika berkaitan dengan seorang anak, yang menjadi inti dalam perspektif hukum pidana, hukum kesehatan, dan dalam UU Perlindungan Anak, tentunya semua yang diutamakan kepentingan terbaik seorang anak.</p>



<p>&#8220;Jadi dalam hal ini tidak ada yang menjadi senioritas dalam upaya pemberian kesehatan, yang paling utama adalah melakukan upaya kesehatan berdasarkan nilai kemanusiaan dan perikemanusiaan itu sendiri sebagai upaya meminimalkan gangguan kesehatan terhadap si anak dalam memaksimalkan upaya penyembuhan terhadap anak,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Siska menambahkan, ketika yang menjadi pasien adalah seorang bayi yang saat ini berusia 14 bulan, tentu sangat berbeda pola penanganannya. Misalnya dalam upaya pemberian obat yang harus disesuaikan dengan umur, dosis, berat badan, dan apakah si anak punya riwayat alergen atau tidak.</p>



<p>&#8220;Dalam kasus ini dengan membiarkan si anak mengalami puasa sampai 24 jam dengan kondisi sedang terjadi indikasi kedaruratan medis, tentu ini telah terjadi pembiaran pasien, dan tidak tertutup kemungkinan telah terjadi kelalaian medik, atau yang lebih dikenal di masyarakat luar sedang terjadi malapraktik medik, yang dilakukan oleh dokter, tenaga kesehatan, dan rumah sakit,&#8221; katanya. (ICA)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pakar-hukum-kesehatan-soroti-kasus-bayi-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-sebut-potensi-kelalaian/">Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kasus Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Orang Tua Bakal Tempuh Jalur Hukum</title>
		<link>https://langgam.id/kasus-balita-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-orang-tua-bakal-tempuh-jalur-hulum/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 07:42:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Balita meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil]]></category>
		<category><![CDATA[RSUP M Djamil Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=245604</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Orang tua dari almarhum Alceo Hanan Flantika sedang mempertimbangkan mengambil langkah hukum atas meninggalnya sang buah hati. Balita berusia 1 tahun 2 bulan meninggal karena diduga adanya kelalaian penanganan medis di RSUP M Djamil Padang. &#8220;Langkah hukum nanti saya rasa ada. Saya diskusikan dulu bersama suami. Pokoknya langkah hukum Insya Allah ada,&#8221; kata ibu almarhum Alceo, Nuri Khairma, dikutip Sabtu (18/4/2026). Balita malang ini meninggal pada 3 April 2026 setelah dirawat selama kurang lebih sepekan karena mengalami luka bakar. Kasus ini viral setelah keluarga mencurahkan kekecewaan ke media sosial. Nuri berharap tim medis yang menangani anaknya yang diduga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-balita-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-orang-tua-bakal-tempuh-jalur-hulum/">Kasus Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Orang Tua Bakal Tempuh Jalur Hukum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Orang tua dari almarhum Alceo Hanan Flantika sedang mempertimbangkan mengambil langkah hukum atas meninggalnya sang buah hati. Balita berusia 1 tahun 2 bulan meninggal karena diduga adanya kelalaian penanganan medis di RSUP M Djamil Padang.</p>



<p>&#8220;Langkah hukum nanti saya rasa ada. Saya diskusikan dulu bersama suami. Pokoknya langkah hukum Insya Allah ada,&#8221; kata ibu almarhum Alceo, Nuri Khairma, dikutip Sabtu (18/4/2026).</p>



<p>Balita malang ini meninggal pada 3 April 2026 setelah dirawat selama kurang lebih sepekan karena mengalami luka bakar. Kasus ini viral setelah keluarga mencurahkan kekecewaan ke media sosial.</p>



<p>Nuri berharap tim medis yang menangani anaknya yang diduga melanggar SOP mendapatkan hukuman setimpal. Karena menurutnya, tindakan yang dilakukan telah menghilang nyawa seseorang.</p>



<p>&#8220;Mereka (tim medis) melalaikan. Ini termasuk malapraktik, harus dihukum,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bagi Nuri dan suaminya, Doris Flantika, Alceo adalah anak yang sangat berharga. Mereka mengaku sudah menanti bertahun-tahun akan kehadiran buah hati.</p>



<p>&#8220;Alceo anak berharga bagi kami. Saya sudah enam tahun menanti kehadirannya. Selama hamil dia, hamil sangat berat. Ini pukulan yang sangat besar bagi kami,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan RSUP M Djamil Padang, Rizki Rasyidi mengungkapkan selama masa perawatan, tim dokter multidisiplin yang terdiri dari berbagai spesialis kompeten telah dikerahkan secara optimal untuk melakukan penanganan intensif terhadap pasien.</p>



<p>Namun, meski seluruh upaya medis telah dilakukan secara maksimal, kondisi pasien terus mengalami dinamika klinis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Kami menyadari bahwa dalam praktik kedokteran, terdapat batasan-batasan di mana faktor kondisi klinis pasien tidak selamanya dapat dikendalikan sepenuhnya oleh kemampuan manusia, dan pada akhirnya hasil akhir adalah ketetapan dari Tuhan Yang Maha Kuasa,&#8221; kata Rizki.</p>



<p>Ia menegaskan manajemen RSUP M Djamil telah mengambil langkah proaktif dengan membentuk Tim Audit Investigasi Internal. Tim ini bekerja secara mandiri dan terdiri dari Komite Medik, Komite Keperawatan, Komite Etik, Komite Mutu hingga tim medikolegal untuk memastikan bahwa seluruh proses penelusuran dilakukan secara komprehensif, objektif, dan berbasis pada bukti-bukti autentik dalam rekam medis.</p>



<p>&#8220;Audit ini bertujuan untuk memverifikasi apakah seluruh tindakan yang diambil telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kode etik profesi,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>RSUP M Djamil Padang, lanjut Rizki, menegaskan telah berkomitmen untuk tidak menutupi fakta apa pun dan siap mengambil tindakan tegas sesuai dengan regulasi yang berlaku apabila di kemudian hari ditemukan adanya ketidaksinkronan prosedur atau indikasi kelalaian dalam pelayanan terhadap pasien.</p>



<p>Sebagai bagian dari upaya menjalin komunikasi yang jujur dan terbuka, manajemen RSUP M Djamil Padang juga telah menginisiasi dua kali pertemuan tatap muka secara langsung dengan pihak keluarga, yang juga dihadiri oleh tim medis yang menangani pasien.</p>



<p>&#8220;Kami pun telah melaksanakan proses mediasi secara tertutup sebagai ruang diskusi yang bebas dari tekanan, demi mencari pemahaman bersama atas proses pelayanan yang telah diberikan,&#8221; tuturnya. <strong>(ICA)</strong></p>



<p></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kasus-balita-meninggal-di-rsup-m-djamil-padang-orang-tua-bakal-tempuh-jalur-hulum/">Kasus Balita Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Orang Tua Bakal Tempuh Jalur Hukum</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">245604</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/80 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-18 21:00:02 by W3 Total Cache
-->