<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita arus mudik 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/arus-mudik-2019/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/arus-mudik-2019/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Jun 2019 01:27:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita arus mudik 2019 Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/arus-mudik-2019/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Evaluasi Arus Mudik Lebaran di Sumbar: Rekayasa Lalu Lintas Solusi Kepadatan</title>
		<link>https://langgam.id/evaluasi-lalu-lintas-lebaran-di-sumbar-rekayasa-lalu-lintas-solusi-kepadatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jun 2019 01:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=8340</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengklaim arus mudik dan balik lebaran 2019 lebih lancar dan aman dari tahun-tahun sebelumnya. Meski volume kendaraan yang memasuki Sumbar meningkat, waktu tempuh dinilai berkurang. Berkurangnya waktu tempuh pengendara ini, diyakini pihak kepolisian karena tidak ada hambatan berarti atau kemacetan berlebihan di ruas jalur Sumbar. &#8220;Pemetaan titik kemacetan sesuai prediksi seperti di flyover kelok sembilan, pasar tumpah di Koto Baru (jalan Padang-Bukittinggi). Tapi itu dapat diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan, termasuk pengalihan arus,&#8221; terang Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Ari Yuswan Triono kepada langgam.id, Selasa (11//6/2019). Khusus waktu tempuh Padang-Bukittinggi,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evaluasi-lalu-lintas-lebaran-di-sumbar-rekayasa-lalu-lintas-solusi-kepadatan/">Evaluasi Arus Mudik Lebaran di Sumbar: Rekayasa Lalu Lintas Solusi Kepadatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengklaim arus mudik dan balik lebaran 2019 lebih lancar dan aman dari tahun-tahun sebelumnya. Meski volume kendaraan yang memasuki Sumbar meningkat, waktu tempuh dinilai berkurang.</p>
<p>Berkurangnya waktu tempuh pengendara ini, diyakini pihak kepolisian karena tidak ada hambatan berarti atau kemacetan berlebihan di ruas jalur Sumbar.</p>
<p>&#8220;Pemetaan titik kemacetan sesuai prediksi seperti di <em>flyover</em> kelok sembilan, pasar tumpah di Koto Baru (jalan Padang-Bukittinggi). Tapi itu dapat diantisipasi dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan, termasuk pengalihan arus,&#8221; terang Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar, AKBP Ari Yuswan Triono kepada <strong>langgam.id</strong>, Selasa (11//6/2019).</p>
<p>Khusus waktu tempuh Padang-Bukittinggi, kata Ari saat arus mudik dan balik lebaran tahun ini dapat berkurang. Ia mengungkapkan waktu yang dapat ditempuh pengendara tidak sampai delapan jam.</p>
<p>&#8220;Tahun lalu delapan sampai enam jam, tahun sekarang tidak jauh berbeda, tapi tidak sampai memakan waktu hingga delapan jam dan msih lancar,&#8221; kata Ari.</p>
<p>Ari mengakui pengendara banyak yang memanfaatkan jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan. Namun ia tidak menampik untuk pengendara dari luar Sumbar masih kebingungan mencari jalur alternatif tersebut sehingga terjebak kemacetan.</p>
<p>Meski pengaman arus mudik dan balik lebaran telah usai, pihak kepolisian akan segera melakukan evaluasi agar di tahun selanjutnya dapat lebih baik. Pengamanan lebaran ini diberinama Operasi Ketupat Singgalang yang dilaksanakan sejak 29 Mei hingga 10 Juni 2019.</p>
<p>&#8220;Yang jelas untuk tahun berikutnya kami juga akan evaluasi kembali. Seperti sarana dan prasarana yang sudah rusak maupun hilang atau sebagainya kita perbaiki di tahun depan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ari mengungkapkan dalam evaluasi nanti pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memberikan masukan-masukan sehingga Operasi Ketupat Singgalang selanjutnya dapat kembali lancar.</p>
<p>&#8220;Kami koordinasi dengan instansi terkait terkait jalur mudik dan balik di Sumbar tahun depan. Makanya kita akan berikan masukan bersama instansi terkait seperti pelebaran ruas jalan dan lainnya,&#8221; pungkasnya. <strong>(Irwanda/HM)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/evaluasi-lalu-lintas-lebaran-di-sumbar-rekayasa-lalu-lintas-solusi-kepadatan/">Evaluasi Arus Mudik Lebaran di Sumbar: Rekayasa Lalu Lintas Solusi Kepadatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8340</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Klaim Jalur Sumbar Tak Macet Parah, Arus Balik Diprediksi Hingga H+5</title>
		<link>https://langgam.id/klaim-jalur-sumbar-tak-macet-parah-arus-balik-diprediksi-hingga-h5/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2019 13:33:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=8218</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Barat (Sumbar) memprediksi arus balik Lebaran 1440 Hijriah akan terus berlangsung hingga H+5 atau Senin (10/6/2019). Hanya saja, volume kendaraan saat itu diyakini tidak begitu signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebab, puncak padatnya arus balik di Sumbar telah terjadi sejak H+3 atau Sabtu (8/6/2019). Polisi mengklaim arus balik tahun ini, tidak akan mengalami kemacetan parah. &#8220;Sampai sekarang, arus lalu lintas khususnya untuk arus balik Lebaran ada peningkatan, namun tidak signifikan. Masih ramai tapi tetap lancar. Tidak ada hambatan ataupun stagnan kendaraan khususnya jalur-jalur yang banyak dilalui pemudik,&#8221; kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Nurhandono</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/klaim-jalur-sumbar-tak-macet-parah-arus-balik-diprediksi-hingga-h5/">Klaim Jalur Sumbar Tak Macet Parah, Arus Balik Diprediksi Hingga H+5</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatra Barat (Sumbar) memprediksi arus balik Lebaran 1440 Hijriah akan terus berlangsung hingga H+5 atau Senin (10/6/2019).</p>
<p>Hanya saja, volume kendaraan saat itu diyakini tidak begitu signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sebab, puncak padatnya arus balik di Sumbar telah terjadi sejak H+3 atau Sabtu (8/6/2019). Polisi mengklaim arus balik tahun ini, tidak akan mengalami kemacetan parah.</p>
<p>&#8220;Sampai sekarang, arus lalu lintas khususnya untuk arus balik Lebaran ada peningkatan, namun tidak signifikan. Masih ramai tapi tetap lancar. Tidak ada hambatan ataupun stagnan kendaraan khususnya jalur-jalur yang banyak dilalui pemudik,&#8221; kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Nurhandono dihubungi langgam.id, Minggu (9/6/2019).</p>
<p>Nurhandono mengungkapkan, hingga malam ini, arus kendaraan yang melewati jalan lintas nasional dari arah Kota Bukittinggi menuju Padang masih terpantau ramai lancar. Begitupun di jalur lintas nasional arah Solok menuju Padang.</p>
<p>Meski ada peningkatan kendaraan, kata Nurhandono, arus kendaraan di jalan lintas nasional Sumatra terbilang ramai lancar. Pihaknya terus melakukan pemantauan dan antisipasi kepadatan kendaraan pada H+5 esok.</p>
<p>&#8220;Kita akan terus melakukan pantauan, kemungkinan arus masih padat dan cukup ramai. Tapi sebenarnya pemudik yang melaksanakan arus balik dibandingkan masyarakat yang berwisata hampir sama, malah kebanyakan berwisata,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Nurhandono mengimbau pengendara yang melaksanakan arus balik untuk menjaga keselamatan dalam berkendara. Apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan, sebaiknya melakukan istirahat di lokasi-lokasi yang aman, termasuk di pos pengamanan atau pelayanan yang telah disediakan. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/klaim-jalur-sumbar-tak-macet-parah-arus-balik-diprediksi-hingga-h5/">Klaim Jalur Sumbar Tak Macet Parah, Arus Balik Diprediksi Hingga H+5</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8218</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H+3 Lebaran, 21 Nyawa Melayang di Jalan Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/h3-lebaran-21-nyawa-melayang-di-jalan-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jun 2019 13:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Arus Balik]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Lalu Lintas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=8216</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 1440 Hijriah, tercatat 84 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Sumatra Barat (Sumbar). Angka itu tercatat hingga H+3 atau Sabtu (8/6/2019). Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol Nurhandono mengatakan, kasus kecelakaan tersebut setidaknya merenggut 21 nyawa pengendara. Korban meninggal ada yang berasal dari pengendara mobil dan sepeda motor. &#8220;Korban laka lantas itu campuran, ada kendaraan roda empat dan roda dua. Berbagai faktor penyebab kecelakaan ini. Ada karena kelalaian si pengendara mobil maupun sepeda motor. Rata-rata memang kelalaian para pengendara, tidak ada karena bencana alam,&#8221; kata Nurhandono saat dihubungi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/h3-lebaran-21-nyawa-melayang-di-jalan-sumbar/">H+3 Lebaran, 21 Nyawa Melayang di Jalan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Sepanjang arus mudik dan balik Lebaran 1440 Hijriah, tercatat 84 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalur Sumatra Barat (Sumbar). Angka itu tercatat hingga H+3 atau Sabtu (8/6/2019).</p>
<p>Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol Nurhandono mengatakan, kasus kecelakaan tersebut setidaknya merenggut 21 nyawa pengendara. Korban meninggal ada yang berasal dari pengendara mobil dan sepeda motor.</p>
<p>&#8220;Korban laka lantas itu campuran, ada kendaraan roda empat dan roda dua. Berbagai faktor penyebab kecelakaan ini. Ada karena kelalaian si pengendara mobil maupun sepeda motor. Rata-rata memang kelalaian para pengendara, tidak ada karena bencana alam,&#8221; kata Nurhandono saat dihubungi langgam.id, Minggu (9/6/2019).</p>
<p>Meski merenggut puluhan nyawa, lanjut Nurhandono, angka laka lantas tahun ini dibandingkan periode yang sama dengan tahun lalu mengalami penurunan sekitar tiga persen. Sedangkan untuk jumlah korban jiwa, memang mengalami peningkatan, namun tidak begitu signifikan.</p>
<p>&#8220;Korban meninggal ini ada peningkatan dari tahun lalu. Paling satu sampai dua persen. Nanti kita evaluasi kembali tanggal 10 Juni ini atau setelah operasi ketupat ditutup,&#8221; bebernya.</p>
<p>Nurhandono mengatakan, mayoritas pengendara yang menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas merupakan warga Sumbar. Namun, tidak semua korban meninggal sedang melaksanakan mudik Lebaran.</p>
<p>&#8220;Ada juga korban yang kebetulan mengalami kecelakaan saat operasi ketupat ini, tapi dia tidak mudik lebaran. Kebetulan saja kecelakaan ketika musim mudik lebaran ini, ada warga luar (Sumbar) tapi rata-rata orang lokal,&#8221; kata dia.<strong> (Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/h3-lebaran-21-nyawa-melayang-di-jalan-sumbar/">H+3 Lebaran, 21 Nyawa Melayang di Jalan Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">8216</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pekanbaru-Sumbar Diprediksi Meningkat Hingga Dini Hari H-1</title>
		<link>https://langgam.id/jalur-pekanbaru-sumbar-diprediksi-meningkat-hingga-dini-hari-h-1/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jun 2019 16:20:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7986</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki H-1 Idul Fitri 1440 Hijriah, arus kendaraan dari Pekanbaru menuju Sumatra Barat (Sumbar) yang melintasi Kabupaten Limapuluh Kota  terpantau ramai lancar. Termasuk di Kelok 9, tidak ada kemacetan yang berarti. Polres Limapuluh Kota memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terus terjadi hingga malam ini. Terhitung setiap harinya, peningkatan kendaraan mencapai 20 persen dibandingkan dengan hari biasa. &#8220;Biasa saja (arus kendaraan) tidak terlalu padat seperti tahun lalu. Jalan tetap lancar, tidak ada kemacetan. Peningkatan memang ada daripada hari biasa, mencapai 20 persen,&#8221; ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis saat dihubungi langgam.id, Selasa (4/6/2019). Haris mengatakan, peningkatan volume kendaraan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-pekanbaru-sumbar-diprediksi-meningkat-hingga-dini-hari-h-1/">Jalur Pekanbaru-Sumbar Diprediksi Meningkat Hingga Dini Hari H-1</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Memasuki H-1 Idul Fitri 1440 Hijriah, arus kendaraan dari Pekanbaru menuju Sumatra Barat (Sumbar) yang melintasi Kabupaten Limapuluh Kota  terpantau ramai lancar. Termasuk di Kelok 9, tidak ada kemacetan yang berarti.</p>
<p>Polres Limapuluh Kota memprediksi peningkatan volume kendaraan akan terus terjadi hingga malam ini. Terhitung setiap harinya, peningkatan kendaraan mencapai 20 persen dibandingkan dengan hari biasa.</p>
<p>&#8220;Biasa saja (arus kendaraan) tidak terlalu padat seperti tahun lalu. Jalan tetap lancar, tidak ada kemacetan. Peningkatan memang ada daripada hari biasa, mencapai 20 persen,&#8221; ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis saat dihubungi langgam.id, Selasa (4/6/2019).</p>
<p>Haris mengatakan, peningkatan volume kendaraan terjadi sejak siang. Diperkirakan paling padat terjadi jelang dini hari.</p>
<p>&#8220;Iya. Sampai dini hari ini, kami prediksi peningkatan arus kendaraan akan terus terjadi. Tapi kami telah mengantisipasi apabila terjadi kemacetan akibat kepadatan kendaraan ini,&#8221; pungkasnya.<strong> (Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jalur-pekanbaru-sumbar-diprediksi-meningkat-hingga-dini-hari-h-1/">Jalur Pekanbaru-Sumbar Diprediksi Meningkat Hingga Dini Hari H-1</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7986</post-id>	</item>
		<item>
		<title>H-3 Lebaran, Penumpang Lewat BIM Turun 38,14 Persen</title>
		<link>https://langgam.id/h-3-lebaran-penumpang-lewat-bim-turun-3814-persen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Heri Faisal]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2019 04:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Internasional Minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[BIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7919</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Manajemen PT Angkasa Pura II cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatra Barat mengakui penumpang bandara tersebut selama arus mudik tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Executive General Manager BIM Dwi Ananda Wicaksana mengatakan sejak adanya kenaikan harga tiket pesawat pada penghujung tahun lalu, terjadi penurunan penumpang secara signifikan hingga sekitar 30 persen. “Termasuk untuk angkutan Lebaran, kalau dibandingkan tahun lalu menurun. H-3 dibandingkan tahun lalu turun 38 persen,” katanya, Senin (3/6/2019). Penurunan itu juga sejalan dengan penambahan pesawat atau extra flight di masa mudik, yaitu hanya dua penerbangan dari tahun lalu mencapao 15 penerbangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/h-3-lebaran-penumpang-lewat-bim-turun-3814-persen/">H-3 Lebaran, Penumpang Lewat BIM Turun 38,14 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> – Manajemen PT Angkasa Pura II cabang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatra Barat mengakui penumpang bandara tersebut selama arus mudik tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.</p>
<p>Executive General Manager BIM Dwi Ananda Wicaksana mengatakan sejak adanya kenaikan harga tiket pesawat pada penghujung tahun lalu, terjadi penurunan penumpang secara signifikan hingga sekitar 30 persen.</p>
<p>“Termasuk untuk angkutan Lebaran, kalau dibandingkan tahun lalu menurun. H-3 dibandingkan tahun lalu turun 38 persen,” katanya, Senin (3/6/2019).</p>
<p>Penurunan itu juga sejalan dengan penambahan pesawat atau <em>extra flight</em> di masa mudik, yaitu hanya dua penerbangan dari tahun lalu mencapao 15 penerbangan dalam satu hari.</p>
<p>Lebih lanjut, Humas BIM Fendrick Sondra memaparkan jumlah penumpang dalam negeri yang datang (arrival) ke Padang pada H-3 Lebaran atau Minggu (2/6/2019) sebanyak 6.244 orang dan berangkat sebanyak 2.001 dengan total penumpang 8.245 orang dari 74 penerbangan.</p>
<p>Jumlah itu jauh lebih rendah dari tahun lalu, yang mencapai total 13.861 penumpang dari 93 penerbangan. Terdiri dari 8.960 penumpang datang dan 4.901 penumpang berangkat (departure).</p>
<p>PT AP II cabang BIM melayani pebernangan domestik dari Jakarta Bandara Soekarno Hatta, Jakarta Halim Perdanakusuma, Medan, Batam, Jambi, Gunung Sitoli, Bengkulu, Palembang, Pekanbaru, Bandung, dan Yogyakarta.</p>
<p>Adapun, rute internasional yang melayani penerbangan Padang – Kuala Lumpur pada H-3 Lebaran tahun ini tercatat total jumlah penumpang baik penerbangan kedatangan maupun keberangkatan mencapai 819 penumpang dari 6 penerbangan.</p>
<p>Jumlah itu justru sedikit mengalami peningkatan dari tahun lalu yang hanya 792 penumpang dari 6 penerbangan.</p>
<p>“Totalnya, jumlah penumpang mengalami penurunan 38,14 persen dari H-3 tahun lalu. Dan pergerakan pesawat juga turun 19,19 persen,” ujar Fendrick.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/h-3-lebaran-penumpang-lewat-bim-turun-3814-persen/">H-3 Lebaran, Penumpang Lewat BIM Turun 38,14 Persen</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7919</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur dan Kapolda Sumbar Turun Memantau, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Mudik</title>
		<link>https://langgam.id/gubernur-dan-kapolda-sumbar-turun-memantau-hari-ini-diprediksi-puncak-arus-mudik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2019 17:04:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik 2019]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7893</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Kapolda Irjen Pol Fakhrizal turun memantau perkembangan arus mudik. Kedua pejabat tersebut mengunjungi lima pos pengamanan Lebaran di Padang dan Padang Pariaman, pada Minggu (2/6/2019). Di Padang, gubernur dan kapolda mengunjungi Posko Transmart, Stasiun Tabing, Lubuk Buaya dan Danau Cimpago. Di Padang Pariaman, mengunjungi Posko Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Gubernur Irwan kepada wartawan mengatakan, mayoritas pemudik pulang kampung ke Ranah Minang melalui jalur darat. Mulai dari bus maupun kendaraan pribadi masing-masing perantau. “Berkurangnya penumpang pesawat karena memang tiket mahal. Makanya lebih banyak beralih melalui jalur darat,” katanya. (Baca: Bandara Sepi Penumpang,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gubernur-dan-kapolda-sumbar-turun-memantau-hari-ini-diprediksi-puncak-arus-mudik/">Gubernur dan Kapolda Sumbar Turun Memantau, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Mudik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Kapolda Irjen Pol Fakhrizal turun memantau perkembangan arus mudik. Kedua pejabat tersebut mengunjungi lima pos pengamanan Lebaran di Padang dan Padang Pariaman, pada Minggu (2/6/2019).</p>
<p>Di Padang, gubernur dan kapolda mengunjungi Posko Transmart, Stasiun Tabing, Lubuk Buaya dan Danau Cimpago. Di Padang Pariaman, mengunjungi Posko Bandara Internasional Minangkabau (BIM).</p>
<p>Gubernur Irwan kepada wartawan mengatakan, mayoritas pemudik pulang kampung ke Ranah Minang melalui jalur darat. Mulai dari bus maupun kendaraan pribadi masing-masing perantau.</p>
<p>“Berkurangnya penumpang pesawat karena memang tiket mahal. Makanya lebih banyak beralih melalui jalur darat,” katanya. (Baca: <a href="https://langgam.id/bandara-sepi-penumpang-gubernur-klaim-bim-bebas-calo-dan-copet/">Bandara Sepi Penumpang, Gubernur Klaim BIM Bebas Calo dan Copet</a>)</p>
<p>Irjen Fakhrizal memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada H-2 Lebaran atau pada Senin (3/6/2019) hari ini. Menurutnya, masih banyak pemudik yang berada dalam perjalanan menuju Sumbar.</p>
<p>“Arus mudik tentunya satu sampai dua hari lagi. Pemudik masih di jalan dari Jakarta. Makanya, jalur Dharmasraya dan jalur arah Pekanbaru itu seperti Bukittinggi kami prioritaskan (pengamanan) kalau dari luar daerah Sumbar,” katanya.</p>
<p>Kapolda mengatakan, untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik lewat darat itu, polisi menyiapkan pos-pos pengamanan. (Baca: <a href="https://langgam.id/prediksi-puncak-mudik-h-2-ini-warning-kapolda-untuk-jalur-dharmasraya-bukittinggi/">Prediksi Puncak Mudik H-2, Ini Warning Kapolda Untuk Jalur Dharmasraya-Bukittinggi</a>)</p>
<p>“Arus mudik meningkat, karena banyak lewat darat (pemudik). Tapi sudah kami siapkan pos-pos pengamanan dan pemudik bisa mampir untuk beristirahat,” ujarnya.</p>
<p>Pantauan tim Langgam.id, jalur lintas tengah Sumatra antara Solok dan Sijunjung yang mengarah ke Dharmasraya, atau perbatasan dengan Jambi, terlihat peningkatan arus lalu lintas dibanding hari biasa.</p>
<p>Kendaraan pribadi dengan plat nomor B, F dan D (Jakarta, Bogor dan Bandung) terlihat mendominasi. Mobil-mobil tersebut, membawa barang di atap.</p>
<p>Arus mudik di jalan lintas Sumatra antara Solok dan Padang Panjang juga terlihat mulai ramai. Namun, masih lancar. Beberapa kendaraan terlihat berhenti di Teluk Kacang, pinggir Danau Singkarak.</p>
<p>Diprediksi, kendaraan mudik yang masuk ke wilayah Sumbar akan terus bertambah hingga H-1 Lebaran.</p>
<p>Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir yang mengawal perbatasan Sumbar dengan Jambi mengatakan, peningkatan volume kendaraan masuk melalui Dharmasraya mencapai angka 50 persen. Mayoritas kendaraan bernopol luar Sumbar, seperti B, D, F, dan H.</p>
<p>Untuk mengantisipasi kemacetan, Polres Dharmasraya menempatkan personel di beberapa titik. Selain itu, pos pengamanan dan pelayanan juga didirikan di perbatasan Sumbar-Jambi.</p>
<p>“Sudah kami antisipasi. Anggota sudah kami sebar setiap jalur. Sekarang memang terjadi peningkatan arus dari arah lintas Sumatra, cukup padat. Makanya, anggota kita vloting di jalur lintas banyak. Kami juga melakukan tes urine sopir travel untuk antisipasi kecelakaan,” kata AKBP Imran Amir kepada langgam.id.</p>
<p>Untuk pengamanan arus mudik, Polres Dharmasraya mengerahkan 324 personel gabungan. &#8220;Ada beberapa pos pengaman dan pelayanan juga yang bisa digunaka. pemudik untuk istirahat,” katanya.</p>
<p>Sementara, arus mudik melalui jalur udara diyakini sepi penumpang. Kondisi ini terjadi sejak melambungnya harga tiket pesawat beberapa bulan terakhir.</p>
<p>Kendati demikian, menurut Irwan, aparat tetap menempatkan pos pengamanan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk menjaga kenyamanan pemudik.</p>
<p>General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Cabang BIM Dwi Ananda Wicaksana mengatakan, hingga H-3 Lebaran, penurunan penumpang mencapai 30 persen dibandingkan arus mudik tahun lalu. Penurunan itu telah terjadi sejak H-10 Lebaran.</p>
<p>“Sekarang rencana 88 flight, tapi belum final, baru terbang 30 lagi. Puncak sebenarnya terjadi di tanggal 1-2 Juni dan mestinya terjadi puncak hari ini. Tapi malah terjadi di H-6 tertinggi sama H-4,” katanya. (Irwanda/RC/Osh/And/HM)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gubernur-dan-kapolda-sumbar-turun-memantau-hari-ini-diprediksi-puncak-arus-mudik/">Gubernur dan Kapolda Sumbar Turun Memantau, Hari Ini Diprediksi Puncak Arus Mudik</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Info Mudik Sumbar: Jalur Alternatif Padang-Bukittinggi Via Malalak Longsor</title>
		<link>https://langgam.id/info-mudik-sumbar-jalur-alternatif-padang-bukittinggi-via-malalak-longsor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2019 16:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Padang-Bukittinggi]]></category>
		<category><![CDATA[mudik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7896</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemudik yang melewati jalur alternatif Padang-Bukittinggi via Malalak, Kabupaten Agam diminta berhati-hati. Pasalnya, satu titik ruas jalan Malalak dilaporkan longsor. Dari informasi yang diterima langgam.id, titik longsor berada di kawasan jalan Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak. Peristiwa alam ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Minggu (2/6/2019). Hingga kini, badan jalan tersebut masih ditutupi material tanah lumpur. Informasi, longsoran tebing jalan ini dipicu curah hujan yang cukup deras mengguyur Kabupaten Agam sejak sore hari. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, petugas BPBD Kabupaten Agam bersama masyarakat setempat sedang berupaya membersihkan material longsor</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/info-mudik-sumbar-jalur-alternatif-padang-bukittinggi-via-malalak-longsor/">Info Mudik Sumbar: Jalur Alternatif Padang-Bukittinggi Via Malalak Longsor</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemudik yang melewati jalur alternatif Padang-Bukittinggi via Malalak, Kabupaten Agam diminta berhati-hati. Pasalnya, satu titik ruas jalan Malalak dilaporkan longsor.</p>
<p>Dari informasi yang diterima langgam.id, titik longsor berada di kawasan jalan Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak. Peristiwa alam ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, Minggu (2/6/2019).</p>
<p>Hingga kini, badan jalan tersebut masih ditutupi material tanah lumpur. Informasi, longsoran tebing jalan ini dipicu curah hujan yang cukup deras mengguyur Kabupaten Agam sejak sore hari.</p>
<p>Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, petugas BPBD Kabupaten Agam bersama masyarakat setempat sedang berupaya membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.</p>
<p>&#8220;Betul di Malalak longsor. Teman-teman sedang bekerja di lapangan. Tapi yang kena longsor itu bukan jalan utama. Hanya jalan alternatif di Kabupaten,&#8221; kata Rumainur saat dihubungi langgam.id, Minggu (2/6/2019) malam.</p>
<p>Rumainur memastikan, bencana longsor hanya terjadi di satu titik. Tepatnya Jorong Bantiang Selatan, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak. Sedikitnya, material longsor menimbun badan jalan sepanjang 7 meter.</p>
<p>&#8220;Tidak menutupi semua jalan. Material sedang dibersihkan dan teman-teman sedang bekerja dibantu masyarakat setempat,&#8221; katanya.</p>
<p>Hingga kini, terang Rumainur, arus kendaraan masih berjalan normal. Sebab, jalur via Malalak tidak begitu padat digunakan para pemudik. &#8220;Arus kendaraan tidak padat, ini hanya jalan di kabupaten (alternatif),&#8221; tutupnya. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/info-mudik-sumbar-jalur-alternatif-padang-bukittinggi-via-malalak-longsor/">Info Mudik Sumbar: Jalur Alternatif Padang-Bukittinggi Via Malalak Longsor</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7896</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Kenyamanan Pemudik, Polres Dharmasraya Periksa Urine Sopir Bus dan Travel</title>
		<link>https://langgam.id/pastikan-kenyamanan-pemudik-polres-dharmasraya-periksa-urine-sopir-bus-dan-travel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2019 15:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Dharmasraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7888</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Jajaran Polres Dharmasraya melakukan pemeriksaan urine kepada sejumlah sopir bus dan travel yang melintas di jalur lintas Sumatra di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (2/6/2019). Setidaknya, 50 orang sopir bus dan travel mendapatkan pemeriksaan urine oleh Polres Dharmasraya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan para sopir dalam keadaan sehat tanpa pengaruh miras, apalagi narkoba. Ini demi kelancaran mudik dan keselamatan penumpang jalur transportasi darat. &#8220;Kami laksanakan tes urine untuk para sopir di pos pengamanan ruang terbuka hijau (RTH) Pulau Punjung. Tidak ada yang terbukti satu pun dari 50 orang sopir yang kami periksa. Mereka negatif narkoba,&#8221; kata</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pastikan-kenyamanan-pemudik-polres-dharmasraya-periksa-urine-sopir-bus-dan-travel/">Pastikan Kenyamanan Pemudik, Polres Dharmasraya Periksa Urine Sopir Bus dan Travel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Jajaran Polres Dharmasraya melakukan pemeriksaan urine kepada sejumlah sopir bus dan travel yang melintas di jalur lintas Sumatra di wilayah Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (2/6/2019).</p>
<p>Setidaknya, 50 orang sopir bus dan travel mendapatkan pemeriksaan urine oleh Polres Dharmasraya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan para sopir dalam keadaan sehat tanpa pengaruh miras, apalagi narkoba. Ini demi kelancaran mudik dan keselamatan penumpang jalur transportasi darat.</p>
<p>&#8220;Kami laksanakan tes urine untuk para sopir di pos pengamanan ruang terbuka hijau (RTH) Pulau Punjung. Tidak ada yang terbukti satu pun dari 50 orang sopir yang kami periksa. Mereka negatif narkoba,&#8221; kata apolres Dharmasraya AKBP Imran Amir kepada langgam.id, Minggu (2/6/2019) malam.</p>
<p>Imran Amir mengatakan, hasil negatif para sopir bus dan travel setidaknya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang. Sehingga, para pemudik dapat selamat sampai ke tujuan untuk merayakan hari Lebaran bersama keluarga tercinta.</p>
<p>&#8220;Petugas juga mendapat apresiasi dari para penumpang. Seluruh penumpang yang akan melaksanakan mudik sangat mendukung program yang kami ini,&#8221; terang Kapolres.</p>
<p>Menurut AKBP Imran Amir, kegiatan tes urine untuk sopir bus dan travel ini akan terus dilakukan secara bertahap. Hal ini tak lain untuk melayani masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami akan tindak tegas pelaku penyalahgunaan narkoba. Apalagi sampai merugikan orang lain (penumpang bagi sopir),&#8221; katanya. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pastikan-kenyamanan-pemudik-polres-dharmasraya-periksa-urine-sopir-bus-dan-travel/">Pastikan Kenyamanan Pemudik, Polres Dharmasraya Periksa Urine Sopir Bus dan Travel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7888</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bandara Sepi Penumpang, Gubernur Klaim BIM Bebas Calo dan Copet</title>
		<link>https://langgam.id/bandara-sepi-penumpang-gubernur-klaim-bim-bebas-calo-dan-copet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2019 13:11:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[BIM]]></category>
		<category><![CDATA[Harga Tiket Pesawat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7884</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Arus mudik melalui jalur udara diyakini sepi penumpang. Kondisi ini terjadi sejak melambungnya harga tiket pesawat beberapa bulan terakhir. Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengakui, mayoritas pemudik pulang kampung ke Ranah Minang beralih ke jalur transportasi darat. Mulai dari bus maupun kendaraan pribadi masing-masing perantau. &#8220;Berkurangnya penumpang pesawat karena memang tiket mahal.Makanya lebih banyak beralih melalui jalur darat,&#8221; kata Irwan Prayitno kepada wartawan usai meninjau pos pengamanan arus mudik Lebaran bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Minggu (2/6/2019). Kendati demikian, lanjut Irwan, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) masih sangat aman dan terjaga untuk para pemudik. Apalagi, di dalam</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bandara-sepi-penumpang-gubernur-klaim-bim-bebas-calo-dan-copet/">Bandara Sepi Penumpang, Gubernur Klaim BIM Bebas Calo dan Copet</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Arus mudik melalui jalur udara diyakini sepi penumpang. Kondisi ini terjadi sejak melambungnya harga tiket pesawat beberapa bulan terakhir.</p>
<p>Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengakui, mayoritas pemudik pulang kampung ke Ranah Minang beralih ke jalur transportasi darat. Mulai dari bus maupun kendaraan pribadi masing-masing perantau.</p>
<p>&#8220;Berkurangnya penumpang pesawat karena memang tiket mahal.Makanya lebih banyak beralih melalui jalur darat,&#8221; kata Irwan Prayitno kepada wartawan usai meninjau pos pengamanan arus mudik Lebaran bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Minggu (2/6/2019).</p>
<p>Kendati demikian, lanjut Irwan, Bandara Internasional Minangkabau (BIM) masih sangat aman dan terjaga untuk para pemudik. Apalagi, di dalam kawasan BIM, tidak ada pungutan liar (calo) maupun copet.</p>
<p>&#8220;Kalau sisi keamanan, aman. Tidak masalah, tidak ada kejadian yang mencolok, tidak ada calo, pencopet juga tidak ada.  Alhamdulillah, lancar aja sampai saat ini,&#8221; katanya.</p>
<p>General Manager (GM) PT Angkasa Pura II Cabang BIM Dwi Ananda Wicaksana mengatakan, hingga H-3 Lebaran, penurunan penumpang mencapai 30 persen dibandingkan arus mudik tahun lalu. Penurunan itu telah terjadi sejak H-10 Lebaran.</p>
<p>&#8220;Sekarang rencana 88 flight, tapi belum final, baru terbang 30 lagi. Puncak sebenarnya terjadi di tanggal 1-2 Juni dan mestinya terjadi puncak hari ini. Tapi malah terjadi di H-6 tertinggi sama H-4,&#8221; terang Dwi Ananda. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bandara-sepi-penumpang-gubernur-klaim-bim-bebas-calo-dan-copet/">Bandara Sepi Penumpang, Gubernur Klaim BIM Bebas Calo dan Copet</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prediksi Puncak Mudik H-2, Ini Warning Kapolda Untuk Jalur Dharmasraya-Bukittinggi</title>
		<link>https://langgam.id/prediksi-puncak-mudik-h-2-ini-warning-kapolda-untuk-jalur-dharmasraya-bukittinggi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Jun 2019 12:27:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[arus mudik 2019]]></category>
		<category><![CDATA[jalur mudik]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=7875</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Arus lalu lintas kian meningkat tiga hari jelang Idul Fitri 1440 Hijirah. Diyakini, kendaraan mudik yang masuk ke wilayah Sumatra Barat (Sumbar) akan terus bertambah hingga H-1 Lebaran. &#8220;Arus mudik meningkat, karena banyak lewat darat (pemudik). Tapi sudah kami siapkan pos-pos pengamanan dan pemudik bisa mampir untuk beristirahat,&#8221; kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal kepada wartawan usai meninjau pos pengamanan arus mudik Lebaran, Minggu (2/6/2019/). Memasuki H-3 Lebaran 2019 ini, Kapolda bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan sejumlah stakeholder terkait meninjau sekitar 5 pos pengamanan Lebaran yang tersebar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Termasuk pos yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/prediksi-puncak-mudik-h-2-ini-warning-kapolda-untuk-jalur-dharmasraya-bukittinggi/">Prediksi Puncak Mudik H-2, Ini Warning Kapolda Untuk Jalur Dharmasraya-Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Arus lalu lintas kian meningkat tiga hari jelang Idul Fitri 1440 Hijirah. Diyakini, kendaraan mudik yang masuk ke wilayah Sumatra Barat (Sumbar) akan terus bertambah hingga H-1 Lebaran.</p>
<p>&#8220;Arus mudik meningkat, karena banyak lewat darat (pemudik). Tapi sudah kami siapkan pos-pos pengamanan dan pemudik bisa mampir untuk beristirahat,&#8221; kata Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal kepada wartawan usai meninjau pos pengamanan arus mudik Lebaran, Minggu (2/6/2019/).</p>
<p>Memasuki H-3 Lebaran 2019 ini, Kapolda bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan sejumlah stakeholder terkait meninjau sekitar 5 pos pengamanan Lebaran yang tersebar di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Termasuk pos yang berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).</p>
<p>Jenderal Bintang Dua ini memprediksikan puncak arus mudik terjadi pada H-2 Lebaran. Sebab, saat ini, masih banyak pemudik yang tengah berada dalam perjalanan menuju Sumbar.</p>
<p>&#8220;Arus mudik tentunya satu sampai dua hari lagi. Pemudik masih di jalan dari Jakarta. Makanya, jalur Dharmasraya dan jalur arah Pekanbaru itu seperti Bukittinggi kami prioritaskan (pengamanan) kalau dari luar daerah Sumbar,&#8221; katanya.</p>
<p>Dharmasraya sendiri adalah pintu masuk pemudik dari pulau Jawa. Terhadap hal ini, Kapolres Dharmasraya AKBP Imran Amir mengaku telah mengantisipasi kemacetan dengan menempatkan personel di setiap jalur lintas Sumattra di kawasan Dharmasraya. Pos pengaman dan pelayanan juga didirikan di perbatasan Sumbar-Jambi.</p>
<p>&#8220;Sudah kami antisipasi. Anggota sudah kami sebar setiap jalur. Sekarang memang terjadi peningkatan arus dari arah lintas Sumatra, cukup padat. Makanya, anggota kita vloting di jalur lintas banyak. Kami juga melakukan tes urine sopir travel untuk antisipasi kecelakaan,&#8221; kata AKBP Imran Amir kepada <em><strong>langgam.id</strong></em>.</p>
<p>Menurut Imran Amir, peningkatan volume kendaraan masuk melalui Dharmasraya mencapai angka 50 persen. Mayoritas kendaraan bernopol luar Sumbar, seperti B, D, F, dan H.</p>
<p>&#8220;Kami ekstra dalam pengaman arus mudik dengan mengerahkan 324 personel gabungan. Ada beberapa pos pengaman dan pelayanan juga yang bisa digunaka. pemudik untuk istirahat,&#8221; pungkasnya. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/prediksi-puncak-mudik-h-2-ini-warning-kapolda-untuk-jalur-dharmasraya-bukittinggi/">Prediksi Puncak Mudik H-2, Ini Warning Kapolda Untuk Jalur Dharmasraya-Bukittinggi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7875</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/83 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-07-21 18:26:21 by W3 Total Cache
-->