<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Akpol Terbaik Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/akpol-terbaik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/akpol-terbaik/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jul 2019 03:24:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Akpol Terbaik Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/akpol-terbaik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Kisah Kapolda Irjen Pol Fakhrizal Menolak Titipan Kerabat Demi SDM Polri Berkualitas</title>
		<link>https://langgam.id/kisah-kapolda-irjen-pol-fakhrizal-menolak-titipan-kerabat-demi-sdm-polri-berkualitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2019 02:36:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Akpol Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=10206</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tidak mudah menjabat sebagai petinggi Polri. Apalagi sampai bertugas di tanah kelahiran. Kadang, upaya mencari sumber daya manusia (SDM) berkualitas di jajaran kepolisian berbenturan dengan keharusan mempertahankan hubungan harmonis bersama karib kerabat. Seperti yang dialami Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Fakhrizal. Meski pundaknya berbintang, kemenakan istrinya sendiri tidak lulus seleksi masuk Akademi Kepolisian (Akpol). Jenderal Bintang Dua itu terharu mengenang penghargaan Adhi Makhayasa Akpol 2019 yang berhasil diraih Muhammad Idris (23), seorang anak petani dari Kabupaten Solok Selatan. Ia kagum semata-mata bukan karena sosok Idris. Namun lebih kepada potensi anak Minangkabau yang dari masa ke masa menujukkan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kisah-kapolda-irjen-pol-fakhrizal-menolak-titipan-kerabat-demi-sdm-polri-berkualitas/">Kisah Kapolda Irjen Pol Fakhrizal Menolak Titipan Kerabat Demi SDM Polri Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Tidak mudah menjabat sebagai petinggi Polri. Apalagi sampai bertugas di tanah kelahiran. Kadang, upaya mencari sumber daya manusia (SDM) berkualitas di jajaran kepolisian berbenturan dengan keharusan mempertahankan hubungan harmonis bersama karib kerabat.</p>
<p>Seperti yang dialami Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Fakhrizal. Meski pundaknya berbintang, kemenakan istrinya sendiri tidak lulus seleksi masuk Akademi Kepolisian<br />
(Akpol).</p>
<p>Jenderal Bintang Dua itu terharu mengenang penghargaan Adhi Makhayasa Akpol 2019 yang berhasil diraih Muhammad Idris (23), seorang anak petani dari Kabupaten Solok Selatan.</p>
<p>Ia kagum semata-mata bukan karena sosok Idris. Namun lebih kepada potensi anak Minangkabau yang dari masa ke masa menujukkan kualitasnya.</p>
<p>Menurut Fakhrizal, melecut semangat generasi ke generasi butuh sentuhan dan kepedulian semua elemen untuk memberikan ruang berproses lebih luas. Sikap acuh tak acuh sebagian kalangan selama ini, harusnya menjadi bahan intropeksi bersama.</p>
<p>Jenderal ini berharap tidak ada lagi pengekangan potensi anak-anak yang ingin mengembangkan diri di berbagai sektor kehidupan. Ia ingin berbuat lebih untuk menampung semua aspirasi dan harapan itu sendiri, terutama untuk generasi Ranah Minang.</p>
<p>Fakhrizal juga berharap, kelak ada lagi Muhammad Idris lainnya. Ia menjamin, siapa pun bisa menjadi anggota Polri. Sebab, proses rekrutmen Polri di Polda Sumbar hari ini sangat transparan.</p>
<p>”SDM berkualitas utama. Jangan cemas masuk polisi tanpa dekingan,” kata Fakhrizal beberapa waktu lalu.</p>
<p>Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama demi melahirkan generasi berkualitas di semua sektor. Diakui Fakhrizal, sikap nepotisme menjadi salah satu kebiasaan yang menghambat lahirnya cikal bakal insan berkualitas.</p>
<p>Tersebab itu, sejak menduduki kursi jabatan Kapolda Sumbar, paling utama ditekankannya adalah soal nepotisme. &#8220;Jangan rusak potensi seseorang dengan nepotisme,&#8221; katanya.</p>
<div id="attachment_10226" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img data-recalc-dims="1" fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-10226" class="size-medium wp-image-10226" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Penerimaan-anggota-Polri-baru-di-Polda-Sumbar.jpeg?resize=300%2C169&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" width="300" height="169" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Penerimaan-anggota-Polri-baru-di-Polda-Sumbar.jpeg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Penerimaan-anggota-Polri-baru-di-Polda-Sumbar.jpeg?resize=768%2C432&amp;ssl=1 768w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Penerimaan-anggota-Polri-baru-di-Polda-Sumbar.jpeg?resize=750%2C422&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Penerimaan-anggota-Polri-baru-di-Polda-Sumbar.jpeg?w=800&amp;ssl=1 800w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-10226" class="wp-caption-text">Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal saat penandatanganan pakta integritas penerimaan anggota Polri terpadu Polda Sumbar 2019. (Humas Polda Sumbar)</p></div>
<p>Pernyataan tersebut tak sekadar isapan jembol. Ia bahkan telah membuktikannya sejak jauh-jauh hari. Beberapa karib dekatnya tidak lulus seleksi masuk Polri. Kemenakan kandung istrinya sudah dua kali ikut seleksi Akpol, namun berakhir gagal.</p>
<p>Meski menyandang pangkat Perwira Tinggi, Fakhrizal tidak mau mempertaruhkan amanah tersebut demi membantu kelulusan keluarga. Permintaan bantuan meluluskan anak, kemenakan tidak saja datang dari keluarga sendiri. Namun juga dari teman sekolah atau teman sekolah istrinya yang mayoritas berada di Sumbar.</p>
<p>Pengawal Kapolda yang sehari-hari bersamanya saja, disuruh berjuang dan belajar dengan kemampuan sendiri ketika ingin masuk Sekolah Institut Polisi (SIP). Sekretaris pribadi (Sespri)-nya juga diperlakukan sama.</p>
<p>Sikapnya yang tidak mau campur tangan dalam hal seleksi anggota Polri, pernah berdampak terhadap keharmonisan hubungan dengan kerabat atau jaringan pertemanan lainnya. Namun, ia siap menerima berbagai risiko demi sumber daya berkualitas dan nama baik kepolisian.</p>
<p>&#8220;Banyak juga yang kecewa dengan komitmen saya ini. Tapi saya terus memberikan pemahaman. Jabatan yang diamanahkan kepada saya ini tanggung jawabnya dunia akhirat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Sebelum menjadi orang nomor satu di jajaran Polri Sumbar, ia telah menasehati keluarga di kampung halaman untuk tidak mencampuri profesionalitas kerja dengan kerabat. Komitmen itulah yang membuatnya mampu mengesampingkan virus nepotisme.</p>
<p>Menurut Irjen Pol Fakhrizal, menghilangkan budaya nepotisme harus diberangus bersama-sama. Hal ini demi memajukan Sumbar di segala lini kehidupan. Tidak saja di jajaran kepolisian, nepotisme harus diberantas pada instansi penegak hukum lainnya termasuk juga jajaran pemerintahan daerah.</p>
<p>Dengan begitu, secara berangsur, kelak pandangan hanya keluarga polisi yang bisa jadi polisi, kemenakan jaksa yang jadi jaksa, atau hanya anak pejabat yang bisa jadi pejabat akan hilang di tengah masyarakat.</p>
<p>Polda Sumbar telah membuktikan tidak adanya nepotisme dalam perekrutan. Kisah Muhammad<br />
Idris, peraih Adhi Makayasa Akpol 2019 adalah satu dari sekian banyak bukti nyata.</p>
<div id="attachment_10227" style="width: 310px" class="wp-caption alignnone"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-10227" class="size-medium wp-image-10227" src="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Muhammad-Idris-Lulusan-Terbaik-Akpol-2019-asal-Solok-Selatan.jpeg?resize=300%2C150&#038;ssl=1" alt="Lampiran Gambar" width="300" height="150" srcset="https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Muhammad-Idris-Lulusan-Terbaik-Akpol-2019-asal-Solok-Selatan.jpeg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Muhammad-Idris-Lulusan-Terbaik-Akpol-2019-asal-Solok-Selatan.jpeg?resize=360%2C180&amp;ssl=1 360w, https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/07/Muhammad-Idris-Lulusan-Terbaik-Akpol-2019-asal-Solok-Selatan.jpeg?w=750&amp;ssl=1 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><p id="caption-attachment-10227" class="wp-caption-text">Muhammad Idris asal Solok Selatan dinobatkan sebagai lulusan terbaik Akpol 2019. (Instagram Muhammad Idris)</p></div>
<p>Jangankan berharap, bermimpi saja orangtuanya enggan kala Idris bercita-cita menjadi polisi. Ayahnya Dasrial bahkan tak kuasa menahan tangis mendengar kabar Idris lulus sebagai Taruna terbaik Akpol 2019.</p>
<p>Dasrial gugup saat mendapat kabar yang berdesir dari balik telepon genggam. Tangis ayah membuncah seiring isak anak petani kampung di Muara Labuh, Solok Selatan itu. Dasrial hanya mampu berucap kalimat syukur atas doa yang diijabah. Kabar baik dari Muhammad Idris menambah detak jantungnya. Keluarga pun larut dalam kesedihan. &#8220;Saya lemas, air mata tak tertahan,&#8221; kata Dasrial.</p>
<p>Irjen Pol Fakhrizal mengaku sangat bangga dengan prestasi yang diraih Idris sebab telah mengharumkan nama Sumbar. Sebab, tidak mudah menjadi lulusan terbaik. Capaian Idris membuktikkan rekrutmen yang dilakukan Polda Sumbar bersih dari praktik menyimpang.</p>
<p>&#8220;Semoga kisah Idris melecut semangat dan memotivasi generasi muda tanah air, khususnya di Ranah Minang,&#8221; kata Fakhrizal yang juga membantu keberangkatan ayah Muhammad Idris ke Semarang.</p>
<p>Selain Idris, putra Minang lainnya Doly Septian juga meraih prestasi serupa tahun lalu. Anak muda asal Halaban, Jorong Subarang, Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung ini juga terlahir dari keluarga sederhan. <strong>(Heri/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kisah-kapolda-irjen-pol-fakhrizal-menolak-titipan-kerabat-demi-sdm-polri-berkualitas/">Kisah Kapolda Irjen Pol Fakhrizal Menolak Titipan Kerabat Demi SDM Polri Berkualitas</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lulusan Terbaik Akpol 2019 Muhammad Idris Juga Piawai Berceramah, Ini Videonya</title>
		<link>https://langgam.id/lulusan-terbaik-akpol-2019-muhammad-idris-juga-piawai-berceramah-ini-videonya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2019 16:53:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Akpol Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Idris]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=9666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Muhammad Idris (23), peraih Adhi Makayasa asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) itu telah diwisuda bersama 306 taruna dan taruni tingkat IV angkatan 50 Akademi Kepolisian (Akpol) 2019 di Gedung Cendekia, Komplek Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/7/2019). Namun, cerita dan kisah hidup anak petani itu terus mengalir dibahas netizen hingga populer di media massa. Ia tumbuh dan besar dilingkungan yang sangat sederhana. Namun, kegigihan disertai doa dan ketaatannya membawa Idris ke pintu kesuksesan yang tidak semua orang bisa maraihnya. Selain berprestasi sejak SD hingga SMA, lelaki kelahiran 8 Juli 1996 itu dikenal juga piawai berdakwah. Di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lulusan-terbaik-akpol-2019-muhammad-idris-juga-piawai-berceramah-ini-videonya/">Lulusan Terbaik Akpol 2019 Muhammad Idris Juga Piawai Berceramah, Ini Videonya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Muhammad Idris (23), peraih Adhi Makayasa asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) itu telah diwisuda bersama 306 taruna dan taruni tingkat IV angkatan 50 Akademi Kepolisian (Akpol) 2019 di Gedung Cendekia, Komplek Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (5/7/2019).</p>
<p>Namun, cerita dan kisah hidup anak petani itu terus mengalir dibahas netizen hingga populer di media massa. Ia tumbuh dan besar dilingkungan yang sangat sederhana. Namun, kegigihan disertai doa dan ketaatannya membawa Idris ke pintu kesuksesan yang tidak semua orang bisa maraihnya.</p>
<p>Selain berprestasi sejak SD hingga SMA, lelaki kelahiran 8 Juli 1996 itu dikenal juga piawai berdakwah. Di kampungnya, Idris dipanggil ustaz yang sering berceramah dan berkhotbah dari masjid ke masjid. Idris juga kerap mengikuti MTQ.</p>
<p>Muhammad Idris masih tetap meluangkan waktu untuk berdakwah saat menempuh pendidikan di Akpol. Terlihat, beberapa kali ia memposting kegiatan ceramah dan khotbah Jumat di akun Instagram resminya <em>@muhammadidris_nubie</em>.</p>
<p>Dari pengamatan <strong>langgam.id</strong>, Muhammad Idris pernah mengisi khotbah Jumat di Masjid Al Ikhlas Markas Besar (Mabes) Polri. Video postingan khotbah itu telah ditonton ribuan warganet. Para netizen juga tidak lupa mengomentari videonya dengan pujian.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/BfSGib4hhwZ/" data-instgrm-version="12">
<div style="padding: 16px;">
<p>&nbsp;</p>
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="margin: 8px 0 0 0; padding: 0 4px;"><a style="color: #000; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none; word-wrap: break-word;" href="https://www.instagram.com/p/BfSGib4hhwZ/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Alhamdulillah dapat kesempatan khutbah jumat di masjid AL IKHLAS Mabes Polri Barakallahuly walakum 🙂 #dakwah #kepada #jalan #allah &#x1f4f7; @m.darwis93</a></p>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px;" href="https://www.instagram.com/muhammadidris_nubie/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> M.Idris Sikumbang (IdrisNubie)</a> (@muhammadidris_nubie) pada <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2018-02-17T03:41:51+00:00">16 Feb 2018 jam 7:41 PST</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script></p>
<p><em>&#8220;Alhamdulillah dapat kesempatan khotbah Jumat di masjid Al Ikhlas Mabes Polri. Barakallahuly walakum,&#8221; tulis Muhammad Idris dalam salah satu postingan pada pertengahan Februari 2018 lalu.</em></p>
<p>Akun Instagram @akpol_50-wa juga pernah posting video Idris berkhotbah Idul Fitri 1440 Hijriah di salah satu masjid di Kabupaten Solok Selatan. Dalam video itu, Idris tampak mengenakan seragam tarunanya.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 540px; min-width: 326px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-captioned="" data-instgrm-permalink="https://www.instagram.com/p/By40Zy7AJtU/" data-instgrm-version="12">
<div style="padding: 16px;">
<p>&nbsp;</p>
<div style="display: flex; flex-direction: row; align-items: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 40px; margin-right: 14px; width: 40px;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: column; flex-grow: 1; justify-content: center;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; margin-bottom: 6px; width: 100px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 4px; flex-grow: 0; height: 14px; width: 60px;"></div>
</div>
</div>
<div style="padding: 19% 0;"></div>
<div style="display: block; height: 50px; margin: 0 auto 12px; width: 50px;"></div>
<div style="padding-top: 8px;">
<div style="color: #3897f0; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: 550; line-height: 18px;">Lihat postingan ini di Instagram</div>
</div>
<div style="padding: 12.5% 0;"></div>
<div style="display: flex; flex-direction: row; margin-bottom: 14px; align-items: center;">
<div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(0px) translateY(7px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; height: 12.5px; transform: rotate(-45deg) translateX(3px) translateY(1px); width: 12.5px; flex-grow: 0; margin-right: 14px; margin-left: 2px;"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; height: 12.5px; width: 12.5px; transform: translateX(9px) translateY(-18px);"></div>
</div>
<div style="margin-left: 8px;">
<div style="background-color: #f4f4f4; border-radius: 50%; flex-grow: 0; height: 20px; width: 20px;"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 2px solid transparent; border-left: 6px solid #f4f4f4; border-bottom: 2px solid transparent; transform: translateX(16px) translateY(-4px) rotate(30deg);"></div>
</div>
<div style="margin-left: auto;">
<div style="width: 0px; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-right: 8px solid transparent; transform: translateY(16px);"></div>
<div style="background-color: #f4f4f4; flex-grow: 0; height: 12px; width: 16px; transform: translateY(-4px);"></div>
<div style="width: 0; height: 0; border-top: 8px solid #F4F4F4; border-left: 8px solid transparent; transform: translateY(-4px) translateX(8px);"></div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
<p style="margin: 8px 0 0 0; padding: 0 4px;"><a style="color: #000; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none; word-wrap: break-word;" href="https://www.instagram.com/p/By40Zy7AJtU/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Brigtar Muhammad Idris @muhammadidris_nubie Khutbah Hari Raya Idul Fitri 1440 H Di Masjid Solok Selatan Sumatera Barat #50 #wa #mengaji</a></p>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;">Sebuah kiriman dibagikan oleh <a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px;" href="https://www.instagram.com/akpol_50_wa/" target="_blank" rel="noopener noreferrer"> Wicaksana Adhimanggala</a> (@akpol_50_wa) pada <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2019-06-19T10:24:29+00:00">19 Jun 2019 jam 3:24 PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async src="//www.instagram.com/embed.js"></script><strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lulusan-terbaik-akpol-2019-muhammad-idris-juga-piawai-berceramah-ini-videonya/">Lulusan Terbaik Akpol 2019 Muhammad Idris Juga Piawai Berceramah, Ini Videonya</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9666</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lulusan Terbaik 2019 Akpol, Muhammad Idris Diundang ke Istana</title>
		<link>https://langgam.id/lulusan-terbaik-2019-akpol-muhammad-idris-diundang-ke-istana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jul 2019 07:16:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Akpol Terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Idris]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=9672</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Muhammad Idris, lulus terbaik pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) 2019 akan tamu ramah bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara bersama tiga lulusan Akpol terbaik Polri dan TNI lainya. Jika tidak ada aral melintang, anak petani asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat ini dijadwalkan bertemu dengan Presiden pada 16 Juli mendatang. Sebelum bertemu, Muhammad Idris dan seluruh lulusan Akpol akan dilantik langsung oleh Presiden Jokowi. Selanjutnya, baru empat orang lulusan terbaik dari Polri dan TNI tahun ini akan tamu ramah bersama presiden. Momen ini, seakan menjadi kado terindah dan tidak akan terlupakan bagi Muhammad Idris yang akan ulang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lulusan-terbaik-2019-akpol-muhammad-idris-diundang-ke-istana/">Lulusan Terbaik 2019 Akpol, Muhammad Idris Diundang ke Istana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Muhammad Idris, lulus terbaik pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) 2019 akan tamu ramah bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara bersama tiga lulusan Akpol terbaik Polri dan TNI lainya.</p>
<p>Jika tidak ada aral melintang, anak petani asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat ini dijadwalkan bertemu dengan Presiden pada 16 Juli mendatang.</p>
<p>Sebelum bertemu, Muhammad Idris dan seluruh lulusan Akpol akan dilantik langsung oleh Presiden Jokowi. Selanjutnya, baru empat orang lulusan terbaik dari Polri dan TNI tahun ini akan tamu ramah bersama presiden. Momen ini, seakan menjadi kado terindah dan tidak akan terlupakan bagi Muhammad Idris yang akan ulang tahun ke-23 pada 8 Juli nanti.</p>
<p>Saat bertemu Jokowi, Muhammad Idris akan didampingi oleh ayah kandungnya, Dasrial, yang sejak awal telah menemani anak bungsunya tersebut sejak wisuda pada Jumat (5/7/2019) kemarin di Gedung Cendekia, Komplek Akpol, Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Dasril juga ditemani langsung oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Damisnur dan Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto saat proses wisuda. Keberangkatan petani ini sebelumnya terkendala biaya, namun Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal salah satu ikut membantu proses keberangkatan Dasrial ke Semarang.</p>
<p>&#8220;Hari ini saya lagi bersamaa Pak Kapolres Solok Selatan, rencana mau ke Jakarta ada perlu sementar. Kalau jadwal bertemu Bapak Jokowi itu tanggal 16 Juli nanti, seluruh lulusan Akpol Polri dan Akademi TNI. Tapi karena Idris lulusan terbaik anak saya akan tamu ramah dengan Bapak Jokowi bersama tiga anak yang terbaik juga,&#8221; kata Dasrial dihubungi <strong>langgam.id</strong>, Sabtu (6/7/2019).</p>
<p>Dasrial mengatakan dirinya tidak tahu sampai kapan akan berada di Jakarta. Karena menurutnya, rangkaian proses kegiatan anaknya usai diwisuda selalu padat dan mendadak.</p>
<p>&#8220;Kalau pulang ke Solok Selatan masih menunggu informasi selanjutnya. Saya memantau serangkaian kegiatan yang bisa saja mendadak. Yang jelas sekarang menuju Jakarta dulu,&#8221; kata dia.</p>
<p>Seperti diketahui, Muhammad Idris meraih lulusan Akpol terbaik dengan mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa. Selain itu, ia juga memboyong Ati Tanggon Emas, Ati Trengginas Perak dan Ati Tangkas Perak.</p>
<p>Sementara itu, Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto selaku senior Muhammad Idris di institusi kepolisian<br />
mengaku bangga dengan raihan prestasi anak petani itu.</p>
<p>&#8220;Dia (Idris) bisa meraih prestasi yang luar biasa dan bisa bersaing dengan kawan-kawan yang berasal se-Nusantara. Ia mengharumkan nama Solok Selatan yang baru saja pemekaran. Namun mampu melahirkan putra asli daerah terbaik di Akademi Kepolisian,&#8221; ujar Imam kepada <strong>langgam.id</strong> beberapa waktu lalu <strong>(Irwanda/</strong>HM<strong>)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lulusan-terbaik-2019-akpol-muhammad-idris-diundang-ke-istana/">Lulusan Terbaik 2019 Akpol, Muhammad Idris Diundang ke Istana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9672</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 85/396 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-21 11:59:04 by W3 Total Cache
-->