<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Abrasi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/abrasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/abrasi/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Oct 2024 13:02:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Abrasi Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/abrasi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Abrasi di Bungus Teluk Kabung, Rumah Makan Ambruk, 15 Pelajar Padang Terluka</title>
		<link>https://langgam.id/abrasi-di-bungus-teluk-kabung-rumah-makan-ambruk-15-pelajar-padang-terluka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dharma Harisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 12:56:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bungus]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=213915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Abrasi menyebabkan ambruknya bagian belakang Rumah Makan Pasir Putih di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Rabu (16/10/2024). Dalam kejadian ini, sebanyak 15 pelajar SMAN 5 Padang yang sedang makan siang di lokasi tersebut turut terjatuh dan tertimpa reruntuhan bangunan. Para pelajar itu merupakan anggota tim voli putri sekolah tersebut. Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Al Indra melaporkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, tepat di depan SMA N 11 Padang, Kelurahan Bungus Selatan. Bagian belakang rumah makan yang menjorok ke pantai runtuh akibat abrasi, mengakibatkan para pelajar jatuh ke dasar pantai yang dipenuhi batu karang. Kronologi kejadian</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-bungus-teluk-kabung-rumah-makan-ambruk-15-pelajar-padang-terluka/">Abrasi di Bungus Teluk Kabung, Rumah Makan Ambruk, 15 Pelajar Padang Terluka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id – </strong>Abrasi menyebabkan ambruknya bagian belakang Rumah Makan Pasir Putih di Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Rabu (16/10/2024). </p>



<p>Dalam kejadian ini, sebanyak 15 pelajar SMAN 5 Padang yang sedang makan siang di lokasi tersebut turut terjatuh dan tertimpa reruntuhan bangunan. Para pelajar itu merupakan anggota tim voli putri sekolah tersebut.</p>



<p>Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Al Indra melaporkan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, tepat di depan SMA N 11 Padang, Kelurahan Bungus Selatan. </p>



<p>Bagian belakang rumah makan yang menjorok ke pantai runtuh akibat abrasi, mengakibatkan para pelajar jatuh ke dasar pantai yang dipenuhi batu karang.</p>



<p>Kronologi kejadian menurut keterangan saksi, Ariq Fadhillurrahman (18), pelajar kelas 11 SMAN 5 Padang, bahwa rombongan berjumlah sekitar 16 orang sedang menikmati makan siang ketika tiba-tiba lantai rumah makan ambruk. </p>



<p>&#8220;Kami semua terjatuh dan saling terhimpit,&#8221; katanya, Rabu (16/10/2024).</p>



<p>Dari 15 korban, 4 orang pelajar mengalami luka serius dan dirujuk ke Semen Padang Hospital (SPH) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Sementara itu, sisanya mengalami luka ringan seperti memar dan lecet.</p>



<p>Identitas Korban Beberapa korban yang mengalami luka serius antara lain, Celsy Aprilia Putri (15) mengalami luka pada kaki kiri dan tangan kanan, Sarah (17) mengalami cedera bahu dan pusing.</p>



<p>Kemudian, Alifa Febrina Putri (15) mengalami luka lecet pada lutut dan kaki dan Jihan Rahmadani (16) mengalami cedera di pinggang dan kaki.</p>



<p>Korban lainnya mengalami luka ringan, seperti memar dan lecet di berbagai bagian tubuh, namun sebagian besar sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas Teluk Kabung.</p>



<p>Kapolsek Bungus Teluk Kabung, Kompol Al Indra, beserta anggotanya langsung mendatangi tempat kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan area. Polisi juga melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan dari saksi-saksi serta memasang garis polisi di sekitar lokasi.</p>



<p>Pemilik rumah makan, Gusrizaldi (57), sedang dimintai keterangan terkait insiden tersebut. Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian telah aman dan terkendali. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-bungus-teluk-kabung-rumah-makan-ambruk-15-pelajar-padang-terluka/">Abrasi di Bungus Teluk Kabung, Rumah Makan Ambruk, 15 Pelajar Padang Terluka</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abrasi Kian Mendesak Pasir Jambak, Rumah dan Pondok Wisata Semakin Terancam</title>
		<link>https://langgam.id/abrasi-kian-mendesak-pasir-jambak-rumah-dan-pondok-wisata-semakin-terancam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jan 2024 07:48:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=195435</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Abrasi pantai kembali terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat. Kali ini, abrasi terjadi di Pantai Pasir Jambak, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, abrasi terjadi pada Selasa (9/1/2024) malam. Abrasi menyebabkan bibir pantai tergerus sepanjang 150 meter. Selain itu, abrasi juga mengancam 1 unit rumah warga dan 80 pondok wisata. Hal ini dikarenakan jarak hempasan ombak sudah dekat ke pondok wisata dan rumah. &#8220;Abrasi ini terjadi akibat hujan lebat dan pasang naik air laut,&#8221; ujar Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton dicuplik dari Info Publik Padang, Jumat (12/1/2024).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-kian-mendesak-pasir-jambak-rumah-dan-pondok-wisata-semakin-terancam/">Abrasi Kian Mendesak Pasir Jambak, Rumah dan Pondok Wisata Semakin Terancam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Abrasi pantai kembali terjadi di Kota Padang, Sumatra Barat. Kali ini, abrasi terjadi di Pantai Pasir Jambak, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah.</p>



<p>Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, abrasi terjadi pada Selasa (9/1/2024) malam. Abrasi menyebabkan bibir pantai tergerus sepanjang 150 meter.</p>



<p>Selain itu, abrasi juga mengancam 1 unit rumah warga dan 80 pondok wisata. Hal ini dikarenakan jarak hempasan ombak sudah dekat ke pondok wisata dan rumah.</p>



<p>&#8220;Abrasi ini terjadi akibat hujan lebat dan pasang naik air laut,&#8221; ujar Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton dicuplik dari <em>Info Publik Padang, </em>Jumat (12/1/2024).</p>



<p>Saat ini, BPBD Kota Padang bersama unsur terkait lainnya telah melakukan evakuasi terhadap warga dan barang-barang yang ada di sekitar lokasi abrasi.</p>



<p>Hendri Zulviton mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya abrasi. Masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar lokasi abrasi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-kian-mendesak-pasir-jambak-rumah-dan-pondok-wisata-semakin-terancam/">Abrasi Kian Mendesak Pasir Jambak, Rumah dan Pondok Wisata Semakin Terancam</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195435</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Abrasi, 6 Ribu Bibit Pohon Cemara Laut Ditanam di 5 Pantai di Pessel</title>
		<link>https://langgam.id/cegah-abrasi-6-ribu-bibit-pohon-cemara-laut-ditanam-di-5-pantai-di-pessel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2021 04:54:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[tsunami]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=119688</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemkab Pesisir Selatan menerima bantuan 6 ribu bibit pohon cemara laut pada tahun ini. Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu dalam rangka mitigasi tsunami dengan vegetasi pantai. Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan Andi Syafinal mengucapkan terima kasih kepada KKP yang telah menjadikan Pesisir Selatan sebagai salah satu lokasi penanaman pohon cemara laut. Ia menjelaskan, pohon cemara laut sebanyak 6 ribu batang tersebut ditanam pada 5 titik pantai di daerah tersebut. Yaitu dengan luas areal penanaman 11 hektare. Lokasi penanaman itu terangnya yaitu, di Pantai Muara Anakan, Kecamatan Batang Kapas sebanyak 1.250 batang. Pantai Muara Kandis, Kecamatan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-abrasi-6-ribu-bibit-pohon-cemara-laut-ditanam-di-5-pantai-di-pessel/">Cegah Abrasi, 6 Ribu Bibit Pohon Cemara Laut Ditanam di 5 Pantai di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> <strong>&#8211;</strong> Pemkab Pesisir Selatan menerima bantuan 6 ribu bibit pohon cemara laut pada tahun ini. Bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu dalam rangka mitigasi tsunami dengan vegetasi pantai.</p>
<p>Kepala Dinas Perikanan Pesisir Selatan Andi Syafinal mengucapkan terima kasih kepada KKP yang telah menjadikan <a href="https://berita.pesisirselatankab.go.id/berita/detail/kementerian-kelautan-dan-perikanan-salurkan-6000-pohon-cemara-laut-untuk-pesisir-selatan">Pesisir Selatan</a> sebagai salah satu lokasi penanaman pohon cemara laut.</p>
<p>Ia menjelaskan, pohon cemara laut sebanyak 6 ribu batang tersebut ditanam pada 5 titik pantai di daerah tersebut. Yaitu dengan luas areal penanaman 11 hektare.</p>
<p>Lokasi penanaman itu terangnya yaitu, di Pantai Muara Anakan, Kecamatan Batang Kapas sebanyak 1.250 batang. Pantai Muara Kandis, Kecamatan Linggo Sari Baganti sebanyak 938 batang.</p>
<p>&#8220;Kemudian, Pantai Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir sebanyak 2 ribu batang, Kampung Sungai Tawa, Kecamatan Batang Kapas sebanyak 688 batang. Dan Pantai Sago, Kecamatan IV Jurai sebanyak 938 batang,&#8221; ujarnya, Kamis (29/7/2021).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/12-ribu-unit-rumah-di-pesisir-selatan-masih-tidak-layak-huni/">12 Ribu Unit Rumah di Pesisir Selatan Masih Tidak Layak Huni</a></strong></p>
<p>Andi mengungkapkan, pantai di Pesisir Selatan rawan dilanda abrasi. Seperti Pantai Batu Kalang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pasar Baru, Kecamatan Bayang, Sago, Kecamatan IV Jurai, Anakan, Kecamatan Batang Kapas.</p>
<p>Kemudian, Surantiah, Kecamatan Sutera, Kambang, Kecamatan Lengayang, Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti dan Silaut.</p>
<p>&#8220;Dengan melakukan kegiatan penanaman pohon cemara laut, maka dapat mengantisipasi bencana abrasi pantai, termasuk meredam ancaman gelombang tsunami,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Ia meminta kerja sama masyarakat yang ada di pinggir pantai untuk merawat dan menjaga pohon tersebut.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan dapat mengantisipasi abrasi dan tsunami, sekaligus berpotensi sebagai objek wisata,&#8221; harapnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cegah-abrasi-6-ribu-bibit-pohon-cemara-laut-ditanam-di-5-pantai-di-pessel/">Cegah Abrasi, 6 Ribu Bibit Pohon Cemara Laut Ditanam di 5 Pantai di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119688</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Cukup Sea Wall, Doni Monardo Minta Pesisir Barat Sumbar Ditanami Tumbuhan Vegetasi</title>
		<link>https://langgam.id/tak-cukup-sea-wall-doni-monardo-minta-pesisir-barat-sumbar-ditanami-tumbuhan-vegetasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2021 05:11:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=99269</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau proses pembangunan sea wall di kawasan Pantai Padang, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) Kamis (15/4/2021). Sea wall dibangun sebagai upaya untuk penanganan abrasi pantai. Sebelumnya, BNPB mengucurkan dana sebesar Rp19 miliar dalam pembangunan sea wall tersebut. Ada tiga titik lokasi pembangunan, di antaranya Pantai Padang dekat Masjid Al Hakim dan Muaro Lasak serta Pasir Jambak. &#8220;Alhamdulillah sudah diselesaikan. Dan kita harapkan tanggul penahan ini tidak berhenti di sini saja,&#8221; kata Doni kepada wartawan usai melakukan tinjauan, Kamis (15/4/2021). Baca juga: Doni Monardo Bicara Soal Potensi Ancaman Gempa dan Tsunami</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tak-cukup-sea-wall-doni-monardo-minta-pesisir-barat-sumbar-ditanami-tumbuhan-vegetasi/">Tak Cukup Sea Wall, Doni Monardo Minta Pesisir Barat Sumbar Ditanami Tumbuhan Vegetasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://langgam.id">Langgam.id</a> &#8211;</strong> Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau proses pembangunan sea wall di kawasan Pantai Padang, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) Kamis (15/4/2021). Sea wall dibangun sebagai upaya untuk penanganan abrasi pantai.</p>
<p>Sebelumnya, BNPB mengucurkan dana sebesar Rp19 miliar dalam pembangunan sea wall tersebut. Ada tiga titik lokasi pembangunan, di antaranya Pantai Padang dekat Masjid Al Hakim dan Muaro Lasak serta Pasir Jambak.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sudah diselesaikan. Dan kita harapkan tanggul penahan ini tidak berhenti di sini saja,&#8221; kata Doni kepada wartawan usai melakukan tinjauan, Kamis (15/4/2021).</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://langgam.id/doni-monardo-bicara-soal-potensi-ancaman-gempa-dan-tsunami-di-sumbar/">Doni Monardo Bicara Soal Potensi Ancaman Gempa dan Tsunami di Sumbar</a></p>
<p>Menurutnya, jika tidak ingin dilanda abrasi, tidak cukup hanya membangun tanggul penahan gelombang. Tapi bagaimana ke depannya bisa mengembangkan ekosistem tumbuhan secara berkelanjutan.</p>
<p>Doni pun mengenang ketika dirinya masih remaja di Kota Padang. Kawasan Pantai Padang tersebut diakuinya merupakan tempat bermainnya yang dahulu keberadaan bibir pantai tidak seperti saat ini.</p>
<p>&#8220;Dulu saya waktu SMP dan SMA ini adalah tempat bermain kami, masih ada puluhan meter pantainya, sekarang habis sama sekali. Dan juga sudah dipasang batu grib, tapi ternyata habis setelah 30 tahun,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&#8220;Ini pun (sea wall) kita duga akan seperti itu, hanya bisa bertahan selama 30 tahun. Makanya saya sarankan kepada bapak gubernur, pemerintah daerah membuat peraturan, apakah peraturan kepala daerah atau perda yang bisa membangun ekosistem secara berlanjut,&#8221; sambungnya.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://langgam.id/pesan-doni-monardo-ke-perantau-minang-mudik-dilarang-basaba-wak-dulu/">Pesan Doni Monardo ke Perantau Minang: Mudik Dilarang, Basaba Wak Dulu</a></p>
<p>Doni menginginkan seluruh kawasan pesisir barat di Sumbar bisa ditanam tumbuhan vegetasi. Di antaranya tanaman pinago, cemara udang, beringin hingga ketapang.</p>
<p>&#8220;Nah kalau ini bisa dikembangkan bertahap dan berlanjut, maka kita bisa menyelamatkan generasi mendatang. 30, 50 tahun ke depan Pantai Padang dan semua pesisir Sumbar akan terlindungi dari abrasi,&#8221; tegasnya.</p>
<p>&#8220;Semakin banyak tanaman di pantai akan membuat pantai semakin tahan abrasi. Dan arah ke laut akan bertambah secara alami pasirnya,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://langgam.id/doni-monardo-akan-evaluasi-kesiapsiagaan-gempa-hingga-siklon-tropis-di-sumbar/">Doni Monardo akan Evaluasi Kesiapsiagaan Gempa hingga Siklon Tropis di Sumbar</a></p>
<p>Sementara itu, Gubernur <a href="http://sumbarprov.go.id">Sumbar</a> Mahyeldi Ansharullah menegaskan, pihaknya akan mendorong kabupaten dan kota di sepanjang pantai dapat menanam tanaman vegetasi.</p>
<p>&#8220;Itu ada tujuh daerah untuk menanam vegetasi. Ada beberapa tanaman, insya Allah kita dorong. Kemarin dari Kota Pariaman. Kita harapkan dukungan anggaran kabupaten dan kota akan lebih baik,&#8221; kata Mahyeldi.</p>
<p>Diakuinya ketika kawasan pantai banyak pepohonan maka akan mengurangi tekanan atau energi gelombang laut. &#8220;Insya Allah, ke depan kita akan dorong bagaimana kabupaten dan kota di sepanjang pantai,&#8221; tuturnya. <strong>(Irwanda/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tak-cukup-sea-wall-doni-monardo-minta-pesisir-barat-sumbar-ditanami-tumbuhan-vegetasi/">Tak Cukup Sea Wall, Doni Monardo Minta Pesisir Barat Sumbar Ditanami Tumbuhan Vegetasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">99269</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abrasi di Batang Agam, Gubernur Minta Normalisasi dan Tertibkan Tambang Ilegal</title>
		<link>https://langgam.id/abrasi-di-batang-agam-gubernur-minta-normalisasi-dan-tertibkan-tambang-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2020 04:38:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=71698</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina yang juga isteri Irwan berkunjung ke Batang Agam, Jumat (23/10/2020). Gubernur mengecek tempat terjadinya abrasi sungai yang terletak di Jorong Salasa Kenagarian Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam, itu. Gubernur Irwan Prayitno mengatakan abrasi tersebut sering terjadi disepanjang sungai Batang Agam apabila terjadi hujan lebat. Akibatnya sungai itu meluap mengerus sawah sampai kepemukiman penduduk. &#8220;Bahkan setelah kita tinjau ada sebagian lahan pertanian warga yang terkena abrasi. Kalau dibiarkan terus, lama-kelamaan dapat menjangkau pemukiman warga,&#8221; katanya. Dari hasil kunjungan tersebut diketahui bahwa  di wilayah tersebut ada beberapa</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-batang-agam-gubernur-minta-normalisasi-dan-tertibkan-tambang-ilegal/">Abrasi di Batang Agam, Gubernur Minta Normalisasi dan Tertibkan Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno dan anggota Komisi VI DPR RI Nevi Zuairina yang juga isteri Irwan berkunjung ke Batang Agam, Jumat (23/10/2020). Gubernur mengecek tempat terjadinya abrasi sungai yang terletak di Jorong Salasa Kenagarian Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam, itu.</p>
<p dir="ltr">Gubernur Irwan Prayitno mengatakan abrasi tersebut sering terjadi disepanjang sungai Batang Agam apabila terjadi hujan lebat. Akibatnya sungai itu meluap mengerus sawah sampai kepemukiman penduduk. &#8220;Bahkan setelah kita tinjau ada sebagian lahan pertanian warga yang terkena abrasi. Kalau dibiarkan terus, lama-kelamaan dapat menjangkau pemukiman warga,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Dari hasil kunjungan tersebut diketahui bahwa  di wilayah tersebut ada beberapa titik membutuhkan penambahan tinggi tanggul dan bronjong yang harus segara ditangani oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Agam, yaitu mulai dari normalisasi sejumlah sungai, penanganan abrasi sungai.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Abrasi ini harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kami segera carikan solusi dan melakukan kajian terlebih dahulu hingga mendapatkan jalan terbaik. Saya harap warga bersabar terlebih dahulu,&#8221; katanya, sebagaimana dirilis Humas Pemprov Sumbar.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, diketahui di daerah tersebut banyak laporan dari warga setempat terkait adanya penambangan galian C ilegal. Tambang ilegal marak di beberapa titik sungai Batang Agam. Gubernur berharap hal itu segera ditertibkan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita akan koordinasikan bersama pihak dari Polda Sumbar untuk menertibkan penambangan ilegal. Apabila terbukti melanggar akan kita tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Sekda Agam Martias Wanto mengatakan pihaknya telah mengusulkan dan memasukkannya ke dalam program perbaikan abrasi. Hal itu telah dikoordinasikan dengan Perwakilan BWS V Sumatera</p>
<p dir="ltr">Ia berharap pemerintah provinsi bisa menindaklanjuti dampak atas kondisi abrasi yang kian parah. Pembangunan bronjong bisa disegerakan. &#8220;Semoga pembangunan bronjong ini segera terlaksana dan masyarakat disini tidak lagi khawatir akan abrasi,&#8221; ujarnya. (*/Rahmadi/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-batang-agam-gubernur-minta-normalisasi-dan-tertibkan-tambang-ilegal/">Abrasi di Batang Agam, Gubernur Minta Normalisasi dan Tertibkan Tambang Ilegal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">71698</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abrasi Ancaman Serius Tiku</title>
		<link>https://langgam.id/abrasi-ancaman-serius-tiku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2020 00:47:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi Pantai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=67477</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Abrasi adalah masalah serius di kawasan Tiku, Kabupaten Agam. Abrasi kerap datang bilang ombak pasang, dan menggerus pesisir kawasan tersebut. Kemarin, saat kunjungan kerja dari anggota DPR RI Komisi VI Dapil 2 Provinsi Sumatra Barat, Nevi Zuairina, masyarakat Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, mengeluhkan soal abrasi ini. Dalam kunker itu juga dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, camat dan wali nagari setempat. Camat Tanjung Mutiara, melalui Kasi Pemerintahan Weri Ikhwan, mengatakan bahwa kunjungan kerja Nevi Zuairina itu dalam rangka menampung aspirasi masyarakat melalui resesnya. Salah satu aspirasi yang cukup dominan disampaikan masyarakat adalah masalah abrasi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-ancaman-serius-tiku/">Abrasi Ancaman Serius Tiku</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Abrasi adalah masalah serius di kawasan Tiku, Kabupaten Agam. Abrasi kerap datang bilang ombak pasang, dan menggerus pesisir kawasan tersebut.</p>
<p>Kemarin, saat kunjungan kerja dari anggota DPR RI Komisi VI Dapil 2 Provinsi Sumatra Barat, Nevi Zuairina, masyarakat Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, mengeluhkan soal abrasi ini.</p>
<p>Dalam kunker itu juga dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, camat dan wali nagari setempat.</p>
<p>Camat Tanjung Mutiara, melalui Kasi Pemerintahan Weri Ikhwan, mengatakan bahwa kunjungan kerja Nevi Zuairina itu dalam rangka menampung aspirasi masyarakat melalui resesnya. Salah satu aspirasi yang cukup dominan disampaikan masyarakat adalah masalah abrasi pantai.</p>
<p>“Salah satunya, mereka meninjau proyek pengaman pantai,” ujarnya, sebagaimana dicuplik dari <em><a href="https://amcnews.co.id/2020/10/03/dikunjungi-anggota-dpr-ri-masyarakat-tiku-v-jorong-keluhkan-abrasi-pantai/">amcnews.co.id</a>.</em></p>
<p>Mengulangi ucapan Nevi, jelas Weri, semua aspirasi dan temuan di lapangan serta harapan masyarakat ketika reses, akan dirangkumnya dan menjadi kewajiban untuk ditindaklanjuti.</p>
<p>Masalah itu akan menjadi salah satu aspirasi yang akan disampaikan Nevi ke pusat. Langkah selanjutnya, jelas Weri, Nevi memastikan akan berkoordinasi dengan mitra kerja terkait untuk mengatasi persoalan proyek <em>ground</em> pengaman pantai tersebut. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-ancaman-serius-tiku/">Abrasi Ancaman Serius Tiku</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">67477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abrasi di Nagari Sasak Pasaman Barat Rusak Mushala dan Ancam Rumah Warga</title>
		<link>https://langgam.id/abrasi-di-nagari-sasak-pasaman-barat-rusak-mushala-dan-ancam-rumah-warga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2020 14:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=53793</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Abrasi dan peralihan muara Sungai Batang Ampu di Jorong Pondok, Nagari Sasak merusak mushala dan mengancam puluhan rumah masyarakat sekitar. Sebagian dinding dan pondasi mushala sudah patah dan amblas, sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk beribadah. Ancaman abrasi terhadap bangunan mushala itu, sebenarnya sudah lama terjadi. Belakangan ini, akibat gelombang dan hempasan ombak membuat pondasi semakin rusak sehingga amblas. Agar tidak mengalami kerugian semakin besar baberapa bagian mushala di bongkar warga. Salah soerng masyarakat Mahyudi mengatakan, sebelumnya masyarakat sudah melakukan langkah antisipasi dengan memasang tanggul dan penahan ombak dari batu dan karung pasir. Namun, usaha itu tidak bertahan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-nagari-sasak-pasaman-barat-rusak-mushala-dan-ancam-rumah-warga/">Abrasi di Nagari Sasak Pasaman Barat Rusak Mushala dan Ancam Rumah Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/"><strong>Langgam.id</strong></a> &#8211; Abrasi dan peralihan muara Sungai Batang Ampu di Jorong Pondok, Nagari Sasak merusak mushala dan mengancam puluhan rumah masyarakat sekitar. Sebagian dinding dan pondasi mushala sudah patah dan amblas, sehingga tidak bisa digunakan lagi untuk beribadah.</p>
<p>Ancaman abrasi terhadap bangunan mushala itu, sebenarnya sudah lama terjadi. Belakangan ini, akibat gelombang dan hempasan ombak membuat pondasi semakin rusak sehingga amblas. Agar tidak mengalami kerugian semakin besar baberapa bagian mushala di bongkar warga.</p>
<p>Salah soerng masyarakat Mahyudi mengatakan, sebelumnya masyarakat sudah melakukan langkah antisipasi dengan memasang tanggul dan penahan ombak dari batu dan karung pasir. Namun, usaha itu tidak bertahan lama, sehingga beberapa Minggu belakangan mushala semakin rusak akibat ombak</p>
<p>&#8220;Sekarang mushalla ini tidak digunakan untuk beribadah, semoga dalam waktu dekat ada solusi,&#8221; harapnya.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/atasi-abrasi-pemprov-sumbar-bangun-pengaman-pantai-di-air-haji/">Atasi Abrasi, Pemprov Sumbar Bangun Pengaman Pantai di Air Haji</a></strong></p>
<p>Sementara Jorong Pondok Hendrik membenarkan, kerusakan mushala nurul ikhlas dampak dari abrasi dan peralihan muara sungai. Ia bersama warga sudah melaporkan kejadian tersebut, dan berharap segera mendapatkan perhatian dari berbagai pihak, agar aktivitas ibadah masyarakat bisa kembali normal di Kampung Karambia Ampek itu.</p>
<p>&#8220;Mushala ini bisanya digunakan masyarakat sekitar untuk ibadah, dan sekarang kerusakannya cukup parah,&#8221; ujarnya. <strong>(Iyan/HFS)</strong>.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/abrasi-di-nagari-sasak-pasaman-barat-rusak-mushala-dan-ancam-rumah-warga/">Abrasi di Nagari Sasak Pasaman Barat Rusak Mushala dan Ancam Rumah Warga</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">53793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerhana Matahari Cincin 21 Juni Berpotensi Timbulkan Abrasi</title>
		<link>https://langgam.id/gerhana-matahari-cincin-21-juni-berpotensi-timbulkan-abrasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Jun 2020 08:51:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Gerhana Matahari Cincin di Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=46587</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 21 Juni 2020 berpotensi timbulkan abrasi dan banjir rob. Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur menjelaskan, perlu diwaspadai dampak kalender astronomi tanggal 21 Juni 2020 yang merupakan bulan penuh. Pasalnya, berdasarkan informasi pasang dari dishidros bernilai 1,3-1,4 meter pada tanggal 20-22 Juni 2020 pukul 06.00-09.00 WIB. Sementara informasi gelombang laut di pesisir pantai Sumatra Barat maksimum 1,5 meter ( kategori sedang ). Baca Juga: Video Live Streaming Gerhana Matahari Cincin di Sumbar Kondisi Angin di pesisir pantai relatif normal 2- 10 knots. Maka itu, ungkap prakirawan BMKG Maritim Teluk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gerhana-matahari-cincin-21-juni-berpotensi-timbulkan-abrasi/">Gerhana Matahari Cincin 21 Juni Berpotensi Timbulkan Abrasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Gerhana Matahari Cincin yang terjadi pada 21 Juni 2020 berpotensi timbulkan abrasi dan banjir rob.</p>
<p>Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur menjelaskan, perlu diwaspadai dampak kalender astronomi tanggal 21 Juni 2020 yang merupakan bulan penuh.</p>
<p>Pasalnya, berdasarkan informasi pasang dari dishidros bernilai 1,3-1,4 meter pada tanggal 20-22 Juni 2020 pukul 06.00-09.00 WIB. Sementara informasi gelombang laut di pesisir pantai Sumatra Barat maksimum 1,5 meter ( kategori sedang ).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/video-live-streaming-gerhana-matahari-cincin-dari-bmkg-padang-panjang/">Video Live Streaming Gerhana Matahari Cincin di Sumbar</a></strong></p>
<p>Kondisi Angin di pesisir pantai relatif normal 2- 10 knots.</p>
<p>Maka itu, ungkap prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, perlu diwaspadai potensi hempasan gelombang laut ( ombak ) ke daratan dapat menimbulkan abrasi. Lalu potensi banjir rob.</p>
<p>&#8220;Masyarakat yang beraktifitas di pinggir pantai agar lebih berhati-hati. Masyarakat untuk tidak berenang dipinggir pantai,&#8221; imbau BMKG. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gerhana-matahari-cincin-21-juni-berpotensi-timbulkan-abrasi/">Gerhana Matahari Cincin 21 Juni Berpotensi Timbulkan Abrasi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">46587</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Upaya Cegah Abrasi, Pemko Padang Akan Tanam Pohon di Kawasan Tugu Merpati</title>
		<link>https://langgam.id/upaya-cegah-abrasi-pemko-padang-akan-tanam-pohon-di-kawasan-tugu-merpati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2020 13:23:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Tugu Merpati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=24068</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota (Pemko) Padang berencana akan menanam pohon di kawasan Tugu Merpati, Pantai Padang, Sumatra Barat (Sumbar) untuk mencegah abrasi yang melanda wilayah tersebut. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Barlius menyebutkan, penanganan abrasi di Pantai Padang akan dilakukan secara soft solution. “Akan kita lakukan secara non struktur, yaitu dengan penanaman pohon,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Sabtu (18/1/2020). Penanaman pohon itu, kata Barlius, akan dilakukan oleh BPBD Kota Padang. Tidak hanya itu, menurut Barlius, penanganan abrasi di kawasan Tugu Merpati, juga dengan memasang pemecah gelombang lepas pantai. “Jadi, penanaman pohon dilakukan BPBD. Sementara, pemasangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/upaya-cegah-abrasi-pemko-padang-akan-tanam-pohon-di-kawasan-tugu-merpati/">Upaya Cegah Abrasi, Pemko Padang Akan Tanam Pohon di Kawasan Tugu Merpati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemko) Padang berencana akan menanam pohon di kawasan Tugu Merpati, Pantai Padang, Sumatra Barat (Sumbar) untuk mencegah abrasi yang melanda wilayah tersebut.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah<a href="https://bpbd.sumbarprov.go.id/details/news/274"><span style="color: #000000;"> (BPBD) </span></a>Kota Padang, Barlius menyebutkan, penanganan abrasi di Pantai Padang akan dilakukan secara <em>soft solution</em>. “Akan kita lakukan secara non struktur, yaitu dengan penanaman pohon,” ujarnya melalui rilis yang diterima <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a>, Sabtu (18/1/2020).</p>
<p>Penanaman pohon itu, kata Barlius, akan dilakukan oleh BPBD Kota Padang.</p>
<p>Tidak hanya itu, menurut Barlius, penanganan abrasi di kawasan Tugu Merpati, juga dengan memasang pemecah gelombang lepas pantai.</p>
<blockquote>
<h5><span style="font-size: 12pt;"><strong><em>“Jadi, penanaman pohon dilakukan BPBD. Sementara, pemasangan pemecah gelombang lepas pantai akan ditangani oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V,” ungkapnya.</em></strong></span></h5>
</blockquote>
<p>Konsep itu, menurut Barlius, akan diterapkan di sepanjang Pantai Padang secara bertahap dan diprioritaskan di kawasan Pantai Muaro Lasak atau kawasan Tugu Merpati Perdamaian (TPM).</p>
<p>“TPM diresmikan Presiden RI Joko Widodo 2016 bersamaan dengan event IOLTF dan dihadiri sejumlah negara lautan Hindia, ini merupakan aset negara yang punya arti penting dan strategis, baik dibidang sosial, ekonomi serta politik yang harus kita jaga dan rawat,” katanya. <strong>(*/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/upaya-cegah-abrasi-pemko-padang-akan-tanam-pohon-di-kawasan-tugu-merpati/">Upaya Cegah Abrasi, Pemko Padang Akan Tanam Pohon di Kawasan Tugu Merpati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">24068</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terancam Roboh, BWS V Sumatra Pasang &#8216;Hexapod&#8217; di Tugu Merpati</title>
		<link>https://langgam.id/terancam-roboh-bws-v-sumatra-pasang-hexapod-di-tugu-merpati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Oct 2019 05:43:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Abrasi Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen Merpati Perdamaian]]></category>
		<category><![CDATA[Tugu Merpati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=17721</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V mulai memasang puluhan hexapod yang disusun di belakang Monumen Merpati Perdamaian, Kota Padang. Diketahui, Monumen Merpati Perdamaian yang diresmikan Presiden Joko Widodo, 12 April 2016 itu terancam roboh. Pasalnya, abrasi pantai sudah mengikis bagian belakang kawasan monumen tersebut. Mengantisipasi hal itu, BWS Sumatra V, memasang hexapod di bagian belakang monumen. Hexapod merupakan batu beton terdiri atas enam sisi yang nantinya sebagai pemecah ombak. Direncanakan, penyusunan hexapod melintang sepanjang 20 meter dengan tinggi 2,5 meter yang ditargetkan rampung hingga satu bulan kedepan. Pelaksana Teknis Operasi Perawatan II BWS Sumatra V, Riashel mengatakan, selain</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terancam-roboh-bws-v-sumatra-pasang-hexapod-di-tugu-merpati/">Terancam Roboh, BWS V Sumatra Pasang &#8216;Hexapod&#8217; di Tugu Merpati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; <a href="https://langgam.id/terancam-roboh-bws-v-sumatra-pasang-hexapod-di-tugu-merpati/">Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V mulai memasang puluhan <em>hexapod</em></a> yang disusun di belakang Monumen Merpati Perdamaian, Kota Padang.</p>
<p>Diketahui, M<a href="https://langgam.id/siasat-pemko-padang-menyelamatkan-monumen-merpati-perdamaian-dari-gempuran-ombak/">onumen Merpati Perdamaian</a> yang diresmikan Presiden Joko Widodo, 12 April 2016 itu terancam roboh. Pasalnya, abrasi pantai sudah mengikis bagian belakang kawasan monumen tersebut.</p>
<p>Mengantisipasi hal itu, BWS Sumatra V, memasang <em>hexapod</em> di bagian belakang monumen. <em>Hexapod</em> merupakan batu beton terdiri atas enam sisi yang nantinya sebagai pemecah ombak. Direncanakan, penyusunan <em>hexapod</em> melintang sepanjang 20 meter dengan tinggi 2,5 meter yang ditargetkan rampung hingga satu bulan kedepan.</p>
<p>Pelaksana Teknis Operasi Perawatan II BWS Sumatra V, Riashel mengatakan, <a href="https://langgam.id/siasat-pemko-padang-menyelamatkan-monumen-merpati-perdamaian-dari-gempuran-ombak/">selain pemasangan </a><em>hexapod,</em> pihaknya juga bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk gotong royong penyusunan karung-karung pasir. Karung pasir berbagai ukuran di susunan sebagai penahan terkahir di pondasi belakang monumen.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan hari ini selesai gotong royong memasang karung untuk perkuat pondasi. Di belakang, disusun (karung), nanti di depan karung baru <em>hexapod</em>. Jadi nanti jaraknya tujuh meter dari titik pondasi belakang monumen,&#8221; ujar Riashel kepada <a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id</strong></a> di Monumen Merpati, Kamis (31/10/2019).</p>
<p>Dikatakannya, abrasi yang terjadi hingga merusak bagian belakang Monumen Merpati Perdamaian telah berlangsung sejak Mei 2019. Namun, saat itu sudah ditangani dengan pemasangan karung-karung berukuran besar, tapi masih belum sanggup menahan abrasi.</p>
<p>&#8220;Agustus kembali dipasang, akhirnya ombak yang terlalu besar tidak sanggup menahan juga. Di bulan Oktober ini paling parah, karena kondisi ombak sangat besar,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Parahnya abrasi yang melanda Monumen Merpati Perdamaian, kata Riashel diakibatkan penahan ombak (<em>seawall</em>) yang dibangun terlalu pendek dari bibir pantai.</p>
<p>Rencananya, BWS Sumatra V akan mengirim surat ke Kementerian PUPR untuk pembangunan ulang <em>seawall</em> secara permanen.</p>
<p>&#8220;Tahun 2020 akan kami surati Dirjen Kementerian PUPR untuk membuat permanen (<em>seawall</em>). Karena ini penanganan langsung dari kementerian, jadi akan kami surati. Kalau untuk penanganan darurat ini, setidaknya memakan dana Rp250 juta,&#8221; jelasnya. <strong>(Irwanda/ZE)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/terancam-roboh-bws-v-sumatra-pasang-hexapod-di-tugu-merpati/">Terancam Roboh, BWS V Sumatra Pasang &#8216;Hexapod&#8217; di Tugu Merpati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">17721</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/82 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-19 10:18:18 by W3 Total Cache
-->