<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Sumbar Hari Ini Terkini, dan Terbaru &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/berita/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 02:50:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Sumbar Hari Ini Terkini, dan Terbaru &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/berita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Jenazah Pratu Rizki Singgah di Yonif 133 Sebelum Dimakamkan di Pessel</title>
		<link>https://langgam.id/jenazah-pratu-rizki-singgah-di-yonif-133-sebelum-dimakamkan-di-pessel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 02:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Prajurit TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256792</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Jenazah Pratu Rizki Kurniawan, prajurit Yonif 133/Yudha Sakti yang gugur dalam kontak tembak di Papua Tengah, akan diberi penghormatan terakhir di markas kesatuannya di Kota Padang. Penghormatan tersebut dilakukan sebelum jenazah dipulangkan ke rumah keluarga di Jorong Kampuang Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Pantauan Langgam.id sebelum kedatangan jenazah Rizki di kawasan Markas Yonif 133/Yudha Sakti pada Rabu (19/8/2026) pagi, suasana di sekitar markas masih terlihat sepi. Sesekali terlihat sejumlah orang keluar dan masuk melalui gerbang penjagaan markas. Aktivitas di sekitar gerbang juga masih berlangsung seperti biasa. Berdasarkan informasi yang diperoleh Langgam.id dari salah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jenazah-pratu-rizki-singgah-di-yonif-133-sebelum-dimakamkan-di-pessel/">Jenazah Pratu Rizki Singgah di Yonif 133 Sebelum Dimakamkan di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id-</strong> Jenazah Pratu Rizki Kurniawan, prajurit Yonif 133/Yudha Sakti yang gugur dalam kontak tembak di Papua Tengah, akan diberi penghormatan terakhir di markas kesatuannya di Kota Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penghormatan tersebut dilakukan sebelum jenazah dipulangkan ke rumah keluarga di Jorong Kampuang Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pantauan Langgam.id sebelum kedatangan jenazah Rizki di kawasan Markas Yonif 133/Yudha Sakti pada Rabu (19/8/2026) pagi, suasana di sekitar markas masih terlihat sepi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sesekali terlihat sejumlah orang keluar dan masuk melalui gerbang penjagaan markas. Aktivitas di sekitar gerbang juga masih berlangsung seperti biasa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan informasi yang diperoleh Langgam.id dari salah seorang prajurit TNI di markas Yonif 133/Yudha Sakti, jenazah Rizki masih dalam perjalanan menuju Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sekitar pukul 08.30 WIB jenazah masih belum datang. Jenazah masih dalam penerbangan dari Papua Tengah menuju Padang,” katanya, Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan, setibanya di Padang, jenazah akan terlebih dahulu singgah di markas Yonif 133/Yudha Sakti. Jenazah akan mendapat penghormatan terakhir dari rekan-rekan satuannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jenazah akan singgah sebentar di markas untuk diberikan penghormatan terakhir. Setelah itu baru dibawa ke rumah keluarga,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, Pratu Rizki Kurniawan gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam insiden tersebut, Pratu Rizki mengalami luka tembak di bagian kepala. Dua prajurit lainnya, yakni Pratu Y Pasaribu dan Pratu Kiki Febrio, turut mengalami luka tembak. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/jenazah-pratu-rizki-singgah-di-yonif-133-sebelum-dimakamkan-di-pessel/">Jenazah Pratu Rizki Singgah di Yonif 133 Sebelum Dimakamkan di Pessel</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit Yonif 133/Yudha Sakti Asal Pessel Gugur dalam Tugas di Papua</title>
		<link>https://langgam.id/pratu-rizki-kurniawan-prajurit-yonif-133-yudha-sakti-asal-pessel-gugur-dalam-tugas-di-papua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fajar Hadiansyah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 02:06:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Prajurit TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256788</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Prajurit Satu (Pratu) Rizki Kurniawan, anggota Yonif 133/Yudha Sakti, gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 08.12 WIT. Pos Yonif 133/Yudha Sakti dan Koramil Jila dilaporkan ditembaki dari tiga arah oleh kelompok bersenjata. Aparat yang berada di lokasi kemudian memberikan tembakan balasan. Kontak tembak pun terjadi antara personel TNI dan kelompok bersenjata tersebut. Dalam insiden itu, Pratu Rizki mengalami luka tembak di bagian kepala. Ia kemudian dinyatakan gugur dalam menjalankan tugas. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, membenarkan informasi tersebut.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pratu-rizki-kurniawan-prajurit-yonif-133-yudha-sakti-asal-pessel-gugur-dalam-tugas-di-papua/">Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit Yonif 133/Yudha Sakti Asal Pessel Gugur dalam Tugas di Papua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id-</strong> Prajurit Satu (Pratu) Rizki Kurniawan, anggota Yonif 133/Yudha Sakti, gugur dalam kontak tembak dengan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 08.12 WIT. Pos Yonif 133/Yudha Sakti dan Koramil Jila dilaporkan ditembaki dari tiga arah oleh kelompok bersenjata.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aparat yang berada di lokasi kemudian memberikan tembakan balasan. Kontak tembak pun terjadi antara personel TNI dan kelompok bersenjata tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam insiden itu, Pratu Rizki mengalami luka tembak di bagian kepala. Ia kemudian dinyatakan gugur dalam menjalankan tugas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Kolonel Kav Taufiq, membenarkan informasi tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Benar, Pratu Rizki Kurniawan gugur,” kata Taufiq saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian Pratu Rizki merupakan anggota Yonif 133/Yudha Sakti yang bermarkas di Air Tawar, Kota Padang, Sumatra Barat. Satuan tersebut berada di bawah komando Korem 032/Wirabraja.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rizki diketahui berasal dari Jorong Kampuang Koto, Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenazah Pratu Rizki dijadwalkan tiba di Sumatra Barat pada Rabu (19/8/2026) pagi ini. Jenazah akan terlebih dahulu disemayamkan di Yonif 133/Yudha Sakti, Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah prosesi penghormatan dari kesatuan, jenazah kemudian akan dibawa ke kampung halamannya di Pesisir Selatan untuk dimakamkan. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pratu-rizki-kurniawan-prajurit-yonif-133-yudha-sakti-asal-pessel-gugur-dalam-tugas-di-papua/">Pratu Rizki Kurniawan, Prajurit Yonif 133/Yudha Sakti Asal Pessel Gugur dalam Tugas di Papua</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256788</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aset Dana Pensiun di Sumbar Tumbuh Jadi Rp2,80 Triliun</title>
		<link>https://langgam.id/aset-dana-pensiun-di-sumbar-tumbuh-jadi-rp280-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 01:28:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Pensiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id— Aset industri dana pensiun di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp2,80 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 5,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan kinerja positif industri dana pensiun di daerah. “Pada posisi Juni 2026, total aset dana pensiun sebesar Rp2,80 triliun atau tumbuh 5,94 persen secara tahunan,” kata Roni Nazra, dikutip Rabu (19/8/2026). Meski aset mengalami pertumbuhan, jumlah peserta dana pensiun tercatat sebanyak 4.710 peserta. Angka tersebut terkontraksi 1,51 persen dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnya. Roni mengatakan, perkembangan dana pensiun menjadi</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aset-dana-pensiun-di-sumbar-tumbuh-jadi-rp280-triliun/">Aset Dana Pensiun di Sumbar Tumbuh Jadi Rp2,80 Triliun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong>— Aset industri dana pensiun di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai Rp2,80 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 5,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat, Roni Nazra mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan kinerja positif industri dana pensiun di daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada posisi Juni 2026, total aset dana pensiun sebesar Rp2,80 triliun atau tumbuh 5,94 persen secara tahunan,” kata Roni Nazra, dikutip Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski aset mengalami pertumbuhan, jumlah peserta dana pensiun tercatat sebanyak 4.710 peserta. Angka tersebut terkontraksi 1,51 persen dibandingkan posisi yang sama pada tahun sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Roni mengatakan, perkembangan dana pensiun menjadi salah satu bagian dari kinerja positif sektor jasa keuangan nonbank (IKNB) di Sumbar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara umum, sektor keuangan Sumbar masih menunjukkan kondisi yang terjaga dan terus memberikan dukungan terhadap aktivitas perekonomian daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kondisi tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Sumbar yang tercatat sebesar 4,54 persen pada triwulan II 2026 secara tahunan (yoy).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain dana pensiun, sejumlah subsektor industri keuangan nonbank juga mencatat pertumbuhan positif.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Perusahaan pembiayaan, misalnya, mencatat total pembiayaan sebesar Rp6,03 triliun pada Mei 2026, tumbuh 8,92 persen secara tahunan. Risiko pembiayaan juga masih terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 2,65 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, pinjaman daring atau fintech lending mencatat outstanding pinjaman Rp1,49 triliun hingga April 2026, tumbuh 8,72 persen secara tahunan. Risiko kreditnya juga masih terjaga pada level 2,53 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk lembaga keuangan mikro, total aset hingga Juni 2026 mencapai Rp7,06 miliar atau tumbuh 8,71 persen. Penyaluran pembiayaan juga meningkat 11,62 persen menjadi Rp2,80 miliar, dengan jumlah debitur mencapai 919 orang atau tumbuh 23,03 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Roni, perkembangan sektor jasa keuangan tersebut menunjukkan bahwa industri keuangan di Sumbar masih memiliki peran penting dalam menopang aktivitas ekonomi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">OJK Sumbar, lanjutnya, juga terus memperkuat edukasi dan pelindungan konsumen. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, OJK Sumbar telah melaksanakan 20 kegiatan edukasi secara langsung dan 19 kegiatan secara tidak langsung melalui media sosial serta media digital.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edukasi tersebut menyasar masyarakat umum, pelaku UMKM, hingga pelajar dan mahasiswa, terutama untuk meningkatkan pemahaman terhadap produk dan layanan industri jasa keuangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi pelindungan konsumen, tercatat 626 pengaduan melalui Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (APPK) yang berasal dari domisili Sumbar selama Januari hingga Juli 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengaduan tersebut antara lain berkaitan dengan perilaku petugas penagihan, restrukturisasi atau relaksasi kredit, Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), serta penyalahgunaan data pribadi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Roni menegaskan, penguatan industri jasa keuangan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan pelindungan konsumen agar pertumbuhan sektor keuangan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Sumbar. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/aset-dana-pensiun-di-sumbar-tumbuh-jadi-rp280-triliun/">Aset Dana Pensiun di Sumbar Tumbuh Jadi Rp2,80 Triliun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Departemen Biologi UNP Hadirkan BIO-SPHERE, Wadah Baru Literasi Sains dan Keanekaragaman Hayati</title>
		<link>https://langgam.id/departemen-biologi-fmipa-unp-hadirkan-bio-sphere-wadah-baru-literasi-sains-dan-keanekaragaman-hayati/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2026 00:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UNP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256782</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan terobosan baru dalam penguatan literasi sains melalui penerbitan majalah BIO-SPHERE. Majalah biologi edisi perdana tersebut terbit pada Agustus 2026. Kehadirannya menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk berbagi wawasan, hasil riset, gagasan ilmiah, serta informasi mengenai keanekaragaman hayati dengan kemasan yang lebih inovatif dan mudah dipahami. Penerbitan BIO-SPHERE sekaligus menjadi bagian dari upaya Departemen Biologi FMIPA UNP membangun budaya literasi sains di lingkungan akademik. Tidak hanya berorientasi pada capaian pembelajaran, sivitas akademika juga didorong untuk menghasilkan karya yang kreatif dan memiliki manfaat lebih luas</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/departemen-biologi-fmipa-unp-hadirkan-bio-sphere-wadah-baru-literasi-sains-dan-keanekaragaman-hayati/">Departemen Biologi UNP Hadirkan BIO-SPHERE, Wadah Baru Literasi Sains dan Keanekaragaman Hayati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Departemen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Padang (UNP) menghadirkan terobosan baru dalam penguatan literasi sains melalui penerbitan majalah BIO-SPHERE.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Majalah biologi edisi perdana tersebut terbit pada Agustus 2026. Kehadirannya menjadi ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk berbagi wawasan, hasil riset, gagasan ilmiah, serta informasi mengenai keanekaragaman hayati dengan kemasan yang lebih inovatif dan mudah dipahami.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penerbitan BIO-SPHERE sekaligus menjadi bagian dari upaya Departemen Biologi FMIPA UNP membangun budaya literasi sains di lingkungan akademik. Tidak hanya berorientasi pada capaian pembelajaran, sivitas akademika juga didorong untuk menghasilkan karya yang kreatif dan memiliki manfaat lebih luas bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Majalah tersebut menyajikan informasi dan inspirasi bagi generasi muda maupun masyarakat umum untuk mengenal dunia biologi secara lebih dekat. Berbagai isu sains dan keanekaragaman hayati dikemas agar dapat dipahami secara menarik, sekaligus mendorong pembaca untuk lebih peduli terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran BIO-SPHERE juga memperlihatkan bahwa proses pembelajaran dan kolaborasi di Departemen Biologi FMIPA UNP tidak berhenti di ruang kelas. Pengetahuan dan hasil pemikiran sivitas akademika dikembangkan menjadi karya yang dapat menjangkau publik lebih luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edisi perdana ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak yang terlibat, mulai dari tim redaksi, penulis, mahasiswa, dosen, hingga pihak-pihak yang mendukung proses penerbitannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ke depan, BIO-SPHERE diharapkan tidak sekadar menjadi majalah terbitan Departemen Biologi, tetapi berkembang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berani menyampaikan gagasan, mengasah kreativitas, serta memperkenalkan karya dan pemikiran di bidang biologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Departemen Biologi FMIPA UNP juga berharap keberadaan BIO-SPHERE dapat membuka peluang bagi karya-karya mahasiswa dan dosen untuk dikenal lebih luas, bahkan menembus tingkat nasional hingga global.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, majalah ini diharapkan menjadi salah satu langkah kecil yang berdampak besar dalam memperkuat ekosistem literasi sains sekaligus memperkenalkan kekayaan hayati dan perkembangan ilmu biologi kepada masyarakat. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/departemen-biologi-fmipa-unp-hadirkan-bio-sphere-wadah-baru-literasi-sains-dan-keanekaragaman-hayati/">Departemen Biologi UNP Hadirkan BIO-SPHERE, Wadah Baru Literasi Sains dan Keanekaragaman Hayati</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256782</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BESAN ALIA, Inovasi DPMPTSP Dharmasraya untuk Pendampingan Pelaku Usaha</title>
		<link>https://langgam.id/besan-alia-inovasi-dpmptsp-dharmasraya-untuk-pendampingan-pelaku-usaha/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 23:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Dharmasraya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256779</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelaku usaha. Salah satunya melalui BESAN ALIA (Bersama Isan Ayo Lapor Investasi Anda), layanan yang memberikan kemudahan sekaligus pendampingan dalam proses perizinan dan pelaporan kegiatan penanaman modal. Kepala DPMPTSP Kabupaten Dharmasraya, Naldi, mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, responsif dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. “Melalui BESAN ALIA, kami ingin memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mendapatkan informasi, menyampaikan kendala, serta memperoleh pendampingan terkait perizinan dan pelaporan investasi,” kata Naldi di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/besan-alia-inovasi-dpmptsp-dharmasraya-untuk-pendampingan-pelaku-usaha/">BESAN ALIA, Inovasi DPMPTSP Dharmasraya untuk Pendampingan Pelaku Usaha</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<h1 id="h-" class="wp-block-heading"></h1>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Dharmasraya terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelaku usaha. Salah satunya melalui BESAN ALIA (Bersama Isan Ayo Lapor Investasi Anda), layanan yang memberikan kemudahan sekaligus pendampingan dalam proses perizinan dan pelaporan kegiatan penanaman modal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala DPMPTSP Kabupaten Dharmasraya, Naldi, mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, responsif dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Melalui BESAN ALIA, kami ingin memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mendapatkan informasi, menyampaikan kendala, serta memperoleh pendampingan terkait perizinan dan pelaporan investasi,” kata Naldi di Sungai Dareh dikutip, Rabu (19/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Naldi, BESAN ALIA tidak sekadar menyediakan layanan konsultasi. Pelaku usaha juga mendapatkan asistensi secara gratis dari petugas DPMPTSP, terutama dalam memahami prosedur perizinan maupun kewajiban pelaporan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu layanan yang menjadi fokus adalah pendampingan troubleshooting bagi pelaku usaha yang mengalami kendala saat menggunakan aplikasi Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pendampingan tersebut mencakup penanganan kendala sistem, bantuan dalam proses revisi Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), hingga berbagai persoalan teknis lainnya yang dihadapi pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Permasalahan teknis pada sistem jangan sampai menjadi hambatan bagi pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban pelaporan. Karena itu, melalui BESAN ALIA, kami memberikan pendampingan agar proses tersebut dapat berjalan lebih mudah dan sesuai ketentuan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menjelaskan, layanan BESAN ALIA dapat dimanfaatkan seluruh pelaku usaha, baik kategori Usaha Mikro dan Kecil (UMK) maupun Non-UMK.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendampingan secara langsung, pelaku usaha diharapkan tidak hanya mampu menyelesaikan kendala yang dihadapi, tetapi juga semakin memahami berbagai kewajiban dalam menjalankan kegiatan usaha, termasuk pelaporan penanaman modal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">DPMPTSP Dharmasraya berharap kehadiran BESAN ALIA dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. Pelayanan yang cepat, responsif dan profesional dinilai penting untuk menciptakan proses perizinan serta pelaporan investasi yang lebih sederhana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada akhirnya, kemudahan tersebut diharapkan ikut mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif dan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dharmasraya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Naldi menegaskan, DPMPTSP Dharmasraya akan terus melakukan pengembangan pelayanan publik agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“BESAN ALIA merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan pelaku usaha. Kami berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/besan-alia-inovasi-dpmptsp-dharmasraya-untuk-pendampingan-pelaku-usaha/">BESAN ALIA, Inovasi DPMPTSP Dharmasraya untuk Pendampingan Pelaku Usaha</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256779</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pulihkan Nagari Muaro Pingai Pascabencana, Tim PKM UM Sumbar dan Upertis Luncurkan Program SENTUHAN</title>
		<link>https://langgam.id/pulihkan-nagari-muaro-pingai-pascabencana-tim-pkm-um-sumbar-dan-upertis-luncurkan-program-sentuhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UM Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256776</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Upaya pemulihan masyarakat Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, pascabencana banjir bandang atau galodo dilakukan dengan memperkuat perlindungan anak dan pemenuhan gizi berbasis pangan lokal. Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran program SENTUHAN atau Sehat, Nutrisi, dan Pertahanan Pasca-Bencana, sebuah program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dirancang untuk menjawab persoalan yang dihadapi kelompok rentan, khususnya anak usia dini, di masa pemulihan pascabencana. Program tersebut didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Hibah PKM Tahun 2026 melalui program BIMA dengan skema kemitraan masyarakat. Tim PKM diketuai Kartika Mariyona, S.ST., M.Biomed., CMBT, dengan anggota Pagdya Haninda Nusantri</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pulihkan-nagari-muaro-pingai-pascabencana-tim-pkm-um-sumbar-dan-upertis-luncurkan-program-sentuhan/">Pulihkan Nagari Muaro Pingai Pascabencana, Tim PKM UM Sumbar dan Upertis Luncurkan Program SENTUHAN</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Upaya pemulihan masyarakat Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, pascabencana banjir bandang atau galodo dilakukan dengan memperkuat perlindungan anak dan pemenuhan gizi berbasis pangan lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran program SENTUHAN atau Sehat, Nutrisi, dan Pertahanan Pasca-Bencana, sebuah program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dirancang untuk menjawab persoalan yang dihadapi kelompok rentan, khususnya anak usia dini, di masa pemulihan pascabencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program tersebut didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Hibah PKM Tahun 2026 melalui program BIMA dengan skema kemitraan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim PKM diketuai Kartika Mariyona, S.ST., M.Biomed., CMBT, dengan anggota Pagdya Haninda Nusantri Rusdi, S.ST., M.Biomed., CMBT, dosen Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar), serta Tika Dwita Adfar, S.ST., M.Biomed., Dietisien, dosen Gizi Universitas Perintis Indonesia (Upertis).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut juga melibatkan mahasiswa UM Sumbar, Azura Dewi Anjelita dan Leni Reskina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua tim PKM Kartika Mariyona mengatakan, kondisi pascabencana membuat anak-anak menghadapi sejumlah kerentanan. Selain terganggunya pemenuhan kebutuhan pangan, situasi pengungsian yang padat dan minim privasi juga dapat meningkatkan risiko kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Karena itu, program SENTUHAN dirancang dengan dua fokus utama, yakni edukasi perlindungan diri dan pemenuhan gizi anak dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam aspek perlindungan anak, tim memberikan edukasi melalui pendekatan interaktif agar anak-anak mampu mengenali bagian tubuh yang bersifat pribadi dan memahami perbedaan antara sentuhan yang boleh dan tidak boleh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Edukasi dilakukan menggunakan video animasi “Sentuhan Boleh &amp; Tidak Boleh” serta simulasi menggunakan boneka edukasi atau hand puppet.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui edukasi tersebut, anak diharapkan memiliki kemampuan dasar untuk mengenali situasi yang tidak aman dan berani menyampaikan kepada orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau melihat tindakan yang tidak semestinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain kepada anak, pendekatan perlindungan juga diarahkan kepada keluarga. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan serta membangun sistem peringatan dini di lingkungan keluarga untuk menciptakan ruang yang lebih aman bagi anak selama masa pengungsian dan pemulihan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, persoalan pemenuhan gizi menjadi perhatian lain dalam program SENTUHAN. Kondisi tanggap darurat dan pemulihan pascabencana berpotensi mengganggu ketersediaan pangan dan menyebabkan konsumsi anak lebih banyak bergantung pada makanan instan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim kemudian memperkenalkan olahan pangan lokal yang mudah diperoleh dan memiliki nilai gizi, yakni ikan bilih dan daun kelor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ikan bilih yang merupakan salah satu komoditas khas kawasan Danau Singkarak diolah menjadi Ikan Bilih Crispy, sedangkan daun kelor diolah menjadi Puding Susu Daun Kelor (Pulor).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tika Dwita Adfar, anggota tim sekaligus pakar gizi, mengatakan pemanfaatan bahan pangan lokal dapat menjadi salah satu strategi memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dalam kondisi pascabencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ikan bilih sangat kaya akan protein dan kalsium, sedangkan daun kelor memasok mikronutrisi seperti vitamin A, kalsium, zat besi dan antioksidan. Kombinasi ini dapat menjadi alternatif pangan bergizi untuk membantu mencegah masalah gizi pada anak,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya membagikan produk siap konsumsi, tim juga menyusun Buku Panduan Praktis Pengolahan Pangan Lokal “Menu SENTUHAN” yang diberikan kepada ibu-ibu di Nagari Muaro Pingai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Panduan tersebut diharapkan membantu keluarga mengolah bahan pangan lokal menjadi menu bergizi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika akses terhadap bahan pangan dari luar daerah masih terbatas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program SENTUHAN juga diarahkan untuk memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Dari sisi sosial, program ini diharapkan meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya perlindungan anak dari pelecehan dan kekerasan seksual sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pengungsian yang aman dan ramah anak.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara dari sisi ekonomi, pemanfaatan ikan bilih dan daun kelor sebagai sumber pangan bergizi diharapkan dapat membantu keluarga mengurangi ketergantungan terhadap makanan olahan serta mengoptimalkan komoditas lokal yang relatif mudah diperoleh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaksanaan program dilakukan melalui kemitraan dengan Pemerintah Nagari Muaro Pingai, Puskesmas/Pustu serta tokoh masyarakat setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim PKM berharap program SENTUHAN dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan pascabencana, khususnya dalam mengintegrasikan perlindungan anak dan pemenuhan gizi berbasis potensi lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pendekatan tersebut, pemulihan pascabencana tidak hanya diarahkan pada perbaikan sarana dan aktivitas ekonomi, tetapi juga memastikan kelompok paling rentan, terutama anak-anak, tetap terlindungi, sehat dan mendapatkan asupan gizi yang memadai. (<strong>HER)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pulihkan-nagari-muaro-pingai-pascabencana-tim-pkm-um-sumbar-dan-upertis-luncurkan-program-sentuhan/">Pulihkan Nagari Muaro Pingai Pascabencana, Tim PKM UM Sumbar dan Upertis Luncurkan Program SENTUHAN</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256776</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,54 Miliar untuk Pemprov Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/bank-nagari-salurkan-bantuan-pendidikan-rp254-miliar-untuk-pemprov-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:11:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Nagari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256771</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — PT Bank Nagari menyalurkan bantuan sosial bidang pendidikan senilai Rp2,54 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Nagari dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Sumatera Barat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli bersama Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Secara keseluruhan, Bank Nagari menyalurkan bantuan sosial bidang pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp2.540.000.000 untuk</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bank-nagari-salurkan-bantuan-pendidikan-rp254-miliar-untuk-pemprov-sumbar/">Bank Nagari Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,54 Miliar untuk Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — PT Bank Nagari menyalurkan bantuan sosial bidang pendidikan senilai Rp2,54 miliar kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kontribusi Bank Nagari dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Sumatera Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis bertepatan dengan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Gubernur Sumatera Barat, Senin (17/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bantuan tersebut diserahkan Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli bersama Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, Bank Nagari menyalurkan bantuan sosial bidang pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp2.540.000.000 untuk Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengatakan, dukungan terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Karena itu, Bank Nagari ingin mengambil bagian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia. Kami berharap kontribusi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujar Gusti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan kontribusi sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bank Nagari menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab terhadap lingkungan sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bank Nagari, kata Gusti, akan terus memperkuat kinerja, tata kelola, pengelolaan risiko dan kualitas layanan, sekaligus meningkatkan kontribusi bagi pembangunan daerah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi dukungan Bank Nagari terhadap sektor pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mahyeldi, sebagai bank milik daerah, Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui fungsi intermediasi perbankan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah, tetapi juga melalui program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita mengapresiasi kontribusi Bank Nagari kepada Sumatera Barat, baik melalui dividen maupun bantuan di bidang pendidikan. Ini menunjukkan bahwa Bank Nagari tidak hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahyeldi berharap kontribusi Bank Nagari terhadap sektor pendidikan dapat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain bantuan pendidikan, dalam momentum yang sama Bank Nagari juga menyerahkan dividen Tahun Buku 2025 kepada pemerintah daerah dengan total Rp339.354.950.155.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Khusus untuk Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dividen yang diterima mencapai Rp110.415.754.634.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan demikian, total kontribusi Bank Nagari yang diserahkan dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut mencapai Rp341.894.950.155, terdiri dari dividen dan bantuan sosial bidang pendidikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyerahan tersebut menjadi gambaran bahwa kinerja Bank Nagari tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat kembali kepada daerah dan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui dukungan terhadap pendidikan, Bank Nagari turut mengambil bagian dalam menyiapkan sumber daya manusia Sumatera Barat yang berkualitas, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah dalam jangka panjang. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bank-nagari-salurkan-bantuan-pendidikan-rp254-miliar-untuk-pemprov-sumbar/">Bank Nagari Salurkan Bantuan Pendidikan Rp2,54 Miliar untuk Pemprov Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256771</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Mahyeldi: Pengawasan Narkoba Harus Diperkuat dari Pintu Masuk Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/gubernur-mahyeldi-pengawasan-narkoba-harus-diperkuat-dari-pintu-masuk-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256756</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pengawasan dan pencegahan peredaran narkotika harus diperkuat sejak dari pintu masuk Sumbar. Upaya pemberantasan tidak cukup hanya dilakukan melalui penangkapan dan pemusnahan barang bukti, tetapi harus dibangun sebagai sistem pengawasan berlapis hingga ke tingkat nagari. Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026). Menurut Mahyeldi, Sumbar memiliki sejumlah jalur masuk dari provinsi tetangga yang perlu mendapat perhatian dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika. Sedikitnya terdapat enam pintu masuk utama melalui jalur perbatasan, yakni perbatasan Dharmasraya–Jambi, Solok Selatan–Jambi, Pesisir Selatan–Bengkulu,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gubernur-mahyeldi-pengawasan-narkoba-harus-diperkuat-dari-pintu-masuk-sumbar/">Gubernur Mahyeldi: Pengawasan Narkoba Harus Diperkuat dari Pintu Masuk Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph" id="h-"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan pengawasan dan pencegahan peredaran narkotika harus diperkuat sejak dari pintu masuk Sumbar. Upaya pemberantasan tidak cukup hanya dilakukan melalui penangkapan dan pemusnahan barang bukti, tetapi harus dibangun sebagai sistem pengawasan berlapis hingga ke tingkat nagari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Mahyeldi, Sumbar memiliki sejumlah jalur masuk dari provinsi tetangga yang perlu mendapat perhatian dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika. Sedikitnya terdapat enam pintu masuk utama melalui jalur perbatasan, yakni perbatasan Dharmasraya–Jambi, Solok Selatan–Jambi, Pesisir Selatan–Bengkulu, Sijunjung–Riau, Limapuluh Kota–Riau, dan Pasaman–Sumatera Utara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pengawasan harus kita mulai dari pintu masuk daerah. Dengan kesiapsiagaan kepolisian, BNN dan seluruh pihak, mudah-mudahan akan semakin berkurang peredaran narkoba di Sumbar,” ujar Mahyeldi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengatakan penguatan pengawasan di pintu masuk harus berjalan seiring dengan pencegahan di dalam daerah. Pemerintah kabupaten dan kota diminta mengambil peran aktif, termasuk memperkuat pengawasan di jalur transportasi serta lingkungan masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahyeldi juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah nagari dan masyarakat dalam mencegah peredaran narkotika. Ninik mamak, Kerapatan Adat Nagari (KAN), pemuda dan unsur masyarakat lainnya dinilai memiliki posisi strategis untuk mendeteksi serta mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kita harapkan nagari-nagari, Kerapatan Adat Nagari dan pemuda bisa menjadi yang terdepan dalam melakukan pencegahan. Agar peredaran narkoba dapat kita minimalisir,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain memperkuat pengawasan di pintu masuk dan lingkungan masyarakat, Pemprov Sumbar juga akan memaksimalkan upaya pencegahan di sekolah. Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan akan didorong untuk meningkatkan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nanti insyaAllah melalui Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah, ini akan kita maksimalkan lagi ke depan. Semua akan maksimal, jika kolaborasi dan sinergitas lintas sektor terjaga,” ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mahyeldi menilai pemberantasan narkotika membutuhkan gerakan bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat dan generasi muda. Dengan kolaborasi tersebut, pengawasan tidak hanya dilakukan ketika kasus sudah terjadi, tetapi juga diarahkan untuk mencegah narkotika masuk dan berkembang di tengah masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Besarnya ancaman narkotika di Sumbar tergambar dari pengungkapan Ditresnarkoba Polda Sumbar. Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyebut, sepanjang 1 Juli hingga 10 Agustus 2026, polisi mengungkap 43 kasus dengan 51 tersangka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 1.813,48 gram sabu, 152.288,53 gram ganja, serta ratusan butir ekstasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan, barang bukti yang telah mendapat penetapan untuk dimusnahkan mencapai sekitar 1,46 kilogram sabu, 124,72 kilogram ganja, 201 butir ekstasi dan 36,23 gram barang bukti lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus tersebut sebagian besar berawal dari informasi masyarakat dan pengembangan perkara sebelumnya. Karena itu, Mahyeldi kembali mengajak seluruh unsur masyarakat ikut memperkuat pengawasan agar Sumbar tidak menjadi sasaran jaringan peredaran narkotika. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gubernur-mahyeldi-pengawasan-narkoba-harus-diperkuat-dari-pintu-masuk-sumbar/">Gubernur Mahyeldi: Pengawasan Narkoba Harus Diperkuat dari Pintu Masuk Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256756</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KBRI Beijing Luncurkan Buku 30 Tulisan Terbaik tentang Indonesia-Tiongkok</title>
		<link>https://langgam.id/kbri-beijing-luncurkan-buku-30-tulisan-terbaik-tentang-indonesia-tiongkok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:37:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KBRI Beijing]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256768</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing meluncurkan buku berjudul Indonesia-Tiongkok, Siapa Melakukan Apa? yang memuat 30 tulisan terbaik karya penulis Indonesia mengenai hubungan Indonesia dan Tiongkok. Buku setebal 400 halaman tersebut diluncurkan Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun bersama Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Al Busyra Basnur di KBRI Beijing, Senin (17/8/2026). Peluncuran buku digelar setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Beijing. Kegiatan dihadiri ratusan masyarakat Indonesia di Tiongkok, warga Indonesia yang datang langsung dari Tanah Air, sejumlah undangan serta keluarga besar KBRI Beijing. Dalam sambutannya, Djauhari Oratmangun mengatakan buku tersebut penting dibaca</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kbri-beijing-luncurkan-buku-30-tulisan-terbaik-tentang-indonesia-tiongkok/">KBRI Beijing Luncurkan Buku 30 Tulisan Terbaik tentang Indonesia-Tiongkok</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing meluncurkan buku berjudul <em>Indonesia-Tiongkok, Siapa Melakukan Apa?</em> yang memuat 30 tulisan terbaik karya penulis Indonesia mengenai hubungan Indonesia dan Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku setebal 400 halaman tersebut diluncurkan Duta Besar RI untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun bersama Ketua Umum Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok (PPIT) Al Busyra Basnur di KBRI Beijing, Senin (17/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran buku digelar setelah upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Beijing. Kegiatan dihadiri ratusan masyarakat Indonesia di Tiongkok, warga Indonesia yang datang langsung dari Tanah Air, sejumlah undangan serta keluarga besar KBRI Beijing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Djauhari Oratmangun mengatakan buku tersebut penting dibaca karena memuat beragam pemikiran penulis Indonesia mengenai Indonesia dan Tiongkok, sekaligus gagasan untuk memperkuat hubungan kedua negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Al Busyra Basnur mengatakan 30 tulisan yang dimuat dalam buku tersebut merupakan karya terbaik dari 727 tulisan yang masuk dalam Sayembara Menulis 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayembara tersebut terbuka bagi masyarakat umum Indonesia dari berbagai profesi dan latar belakang. Tulisan-tulisan yang terpilih kemudian dihimpun dan diterbitkan menjadi sebuah buku yang diharapkan dapat memperkaya perspektif masyarakat mengenai hubungan Indonesia-Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Buku ini berisi 30 tulisan terbaik dari 727 tulisan peserta yang mengikuti Sayembara Menulis 2026,” ujar Al Busyra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Buku <em>Indonesia-Tiongkok, Siapa Melakukan Apa?</em> dieditori Al Busyra Basnur dan Taufan Teguh Akbari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sayembara menulis dan penerbitan buku tersebut diselenggarakan PPIT bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri RI, KBRI Beijing dan Indonesia China Partnership Institution (ICPI)–President University.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dua pemenang utama Sayembara Menulis 2026, Ayu Prawitasari dan Sulthan Daffa Alzana, turut hadir dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus peluncuran buku di KBRI Beijing.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ayu Prawitasari merupakan wartawan, redaktur dan penulis esai di Harian Solopos. Sementara Sulthan Daffa Alzana tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Padang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Al Busyra, buku tersebut tidak berhenti pada penerbitan dalam bahasa Indonesia. Dalam waktu dekat, buku akan diterbitkan dalam bahasa Mandarin agar dapat menjangkau pembaca yang lebih luas di Tiongkok.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, buku tersebut akan didiskusikan di berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia maupun Tiongkok. Diskusi perdana dijadwalkan berlangsung di LSPR Institute of Communication and Business pada 7 September 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Diskusi buku tersebut untuk pertama kali akan diselenggarakan di LSPR Institute of Communication and Business tanggal 7 September 2026, disusul kemudian di berbagai perguruan tinggi dan lembaga di berbagai daerah di Indonesia dan Tiongkok,” kata Al Busyra.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peluncuran dan rangkaian diskusi buku ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai hubungan Indonesia-Tiongkok, sekaligus memperkuat pemahaman publik terhadap peluang kerja sama kedua negara di berbagai bidang. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kbri-beijing-luncurkan-buku-30-tulisan-terbaik-tentang-indonesia-tiongkok/">KBRI Beijing Luncurkan Buku 30 Tulisan Terbaik tentang Indonesia-Tiongkok</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256768</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dosen UM Sumbar dan Upertis Latih Kader ‘Aisyiyah Cegah Stunting di Daerah Rawan Bencana</title>
		<link>https://langgam.id/dosen-um-sumbar-dan-upertis-latih-kader-aisyiyah-cegah-stunting-di-daerah-rawan-bencana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:29:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[UM Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=256765</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id — Tim dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) bersama Universitas Perintis Indonesia (Upertis) menggelar pelatihan kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah bertajuk “Siaga Gizi dan Bencana” di Kenagarian Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam mencegah stunting sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang didanai BIMA Kemdiktisaintek melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat itu dilaksanakan di Kantor Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Batipuh Selatan. Tim PKM terdiri dari Yuliza Anggraini, S.ST., M.Keb sebagai ketua, Chyka Febria, S.ST., M.Biomed, dosen Kebidanan UM Sumbar, serta Maria</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dosen-um-sumbar-dan-upertis-latih-kader-aisyiyah-cegah-stunting-di-daerah-rawan-bencana/">Dosen UM Sumbar dan Upertis Latih Kader ‘Aisyiyah Cegah Stunting di Daerah Rawan Bencana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph" id="h-"></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Langgam.id</strong> — Tim dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) bersama Universitas Perintis Indonesia (Upertis) menggelar pelatihan kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah bertajuk “Siaga Gizi dan Bencana” di Kenagarian Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader dalam mencegah stunting sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan yang didanai BIMA Kemdiktisaintek melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat itu dilaksanakan di Kantor Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Batipuh Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tim PKM terdiri dari Yuliza Anggraini, S.ST., M.Keb sebagai ketua, Chyka Febria, S.ST., M.Biomed, dosen Kebidanan UM Sumbar, serta Maria Nova, M.Kes, dosen Gizi Upertis. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Studi Kebidanan UM Sumbar, Salsabila dan Adelliya Meiva Putri.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan diikuti 15 kader ‘Aisyiyah yang juga merupakan kader posyandu, 10 keluarga sasaran, Wali Nagari Padang Laweh Malalo, Kepala Puskesmas Batipuh Selatan, Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Batipuh Selatan, kader PKK serta sejumlah perwakilan warga ‘Aisyiyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua tim PKM, Yuliza Anggraini, mengatakan pendekatan pencegahan stunting perlu dilakukan secara terintegrasi dengan mitigasi bencana, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan bencana hidrometeorologi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Stunting dan bencana saling terkait. Saat bencana terjadi, rantai pangan dan layanan kesehatan bisa terputus. Balita dan ibu hamil merupakan kelompok yang paling rentan. Kita khawatir akan muncul stunting baru. Karena itu, kader tidak hanya harus memahami gizi, tetapi juga memiliki kesiapsiagaan ketika bencana datang,” ujarnya, dikutip Selasa (18/8/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melalui pelatihan tersebut, kader dibekali dua kompetensi utama. Pertama, kemampuan melakukan deteksi dini dan pencegahan stunting melalui pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak, edukasi tentang 1.000 hari pertama kehidupan serta pemanfaatan pangan lokal bergizi untuk pembuatan makanan pendamping ASI (MPASI).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kedua, kader diperkuat sebagai garda terdepan dalam mitigasi bencana. Mereka dilatih memanfaatkan bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar lingkungan untuk memastikan balita tetap memperoleh asupan bergizi dalam kondisi darurat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kader juga mendapatkan kit berisi peralatan untuk mendukung deteksi dini stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelatihan berlangsung selama dua hari. Setelah sambutan Kepala Puskesmas Batipuh Selatan dan pembukaan oleh Wali Nagari Padang Laweh Malalo, peserta mendapatkan materi terkait gizi, pencegahan stunting, kesiapsiagaan bencana, aspek budaya hingga pendekatan agama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Bidang KL BPBD Kabupaten Tanah Datar, Purwanto, S.P., MPH, yang menjadi salah satu pemateri, menjelaskan telah terjadi perubahan paradigma dalam penanganan bencana, dari yang sebelumnya berorientasi pada tanggap darurat menjadi pengurangan risiko bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, upaya membangun nagari tangguh bencana membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sinergi pentahelix adalah solusi yang paling efektif. Lima pilar kolaborasi terdiri dari pemerintah, akademisi, usaha, masyarakat dan media demi menuju nagari tangguh bencana. Gotong royong adalah kunci. Akademisi dapat memberikan pelatihan tanggap bencana seperti yang kita laksanakan hari ini,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aspek budaya juga menjadi bagian dalam pelatihan. Pengurus Bundo Kanduang Kabupaten Tanah Datar, Erliyensi, S.Keb.Bd., SKM., M.Kes, mengatakan perempuan dalam struktur adat Minangkabau memiliki peran penting dalam pola asuh, pemenuhan gizi, kebersihan serta ketahanan pangan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurutnya, Bundo Kanduang memiliki posisi strategis dalam menggerakkan keluarga dan masyarakat untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jika satu Bundo Kanduang bergerak, maka satu nagari akan bergerak,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Buya Dr. Muhammad Husni, Lc., MA, mengingatkan bahwa pencegahan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Persoalan tersebut juga berkaitan erat dengan pola asuh, pemenuhan gizi dan kualitas kehidupan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia mengutip sejumlah tuntunan dalam Alquran terkait pentingnya menyiapkan generasi yang sehat dan kuat. Salah satunya sebagaimana terdapat dalam QS An-Nisa ayat 9 mengenai pentingnya tidak meninggalkan generasi yang lemah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga menekankan pentingnya pemberian ASI serta pemilihan makanan dan minuman yang memenuhi unsur halal dan thayyib.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Makanan atau minuman yang akan dikonsumsi baik oleh ibu maupun anak mesti memperhatikan dua unsur atau sifat, yaitu halalan dan thayyiban, sebagaimana dijelaskan dalam QS An-Nahl ayat 114 dan Al-Baqarah ayat 168,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Memasuki hari kedua, materi dilanjutkan oleh Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Kecamatan Batipuh Selatan, Elfira Deviyanti, S.Pd. Ia menekankan pentingnya kekuatan jejaring ‘Aisyiyah dalam mendukung upaya pencegahan stunting.</p>



<p class="wp-block-paragraph">‘Aisyiyah dinilai memiliki jumlah kader yang cukup banyak dan hubungan yang dekat dengan ibu serta balita di tengah masyarakat. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk memperluas edukasi dan pendampingan keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penguatan mengenai stunting serta peran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam pencegahannya kembali disampaikan Yuliza Anggraini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Chyka Febria dan Maria Nova memberikan materi mengenai “Isi Piringku”, kebutuhan gizi balita serta praktik pembuatan MPASI berbasis pangan lokal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Salah satu bahan yang digunakan adalah ikan bilis yang tersedia di kawasan Danau Singkarak, termasuk wilayah Nagari Padang Laweh Malalo. Selain memiliki kandungan gizi, ikan bilis juga dinilai mudah diperoleh masyarakat sehingga berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan lokal untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam kegiatan tersebut, peserta juga menjalani penilaian sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur peningkatan pengetahuan serta keterampilan kader dalam mengimplementasikan materi yang diberikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rangkaian implementasi kemudian dilanjutkan melalui kegiatan Posyandu pada 15 Juli 2026. Para kader mempraktikkan keterampilan yang diperoleh dengan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan balita menggunakan peralatan yang disediakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kader juga membagikan produk hasil praktik berupa abon ikan bilis kepada balita dan ibu hamil. Masyarakat terlihat antusias menerima produk pangan lokal tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para kader mengaku mendapatkan manfaat dari pelatihan, terutama dalam meningkatkan kemampuan melakukan deteksi dini stunting dan memahami langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, khususnya untuk kelompok bayi, balita, ibu hamil dan ibu menyusui.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kader juga memperoleh keterampilan mengolah pangan lokal menjadi MPASI yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menghadapi kondisi darurat bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah berharap kegiatan tersebut dapat dilanjutkan secara berkesinambungan melalui berbagai pelatihan lainnya. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada kader ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah lainnya di Kecamatan Batipuh Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program pencegahan stunting yang menjadi bagian dari program kelembagaan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah tersebut juga diharapkan dapat diterapkan di nagari lainnya di Kabupaten Tanah Datar, sehingga terbentuk model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pencegahan stunting dengan kesiapsiagaan bencana. (HER)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/dosen-um-sumbar-dan-upertis-latih-kader-aisyiyah-cegah-stunting-di-daerah-rawan-bencana/">Dosen UM Sumbar dan Upertis Latih Kader ‘Aisyiyah Cegah Stunting di Daerah Rawan Bencana</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">256765</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 25/34 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 2/4 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-08-19 09:56:49 by W3 Total Cache
-->